P. 1
Perilaku Tercela

Perilaku Tercela

|Views: 210|Likes:
Perilaku-perilaku tercela dalam Amgama Isla
Perilaku-perilaku tercela dalam Amgama Isla

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Aprilliana Dwi Putri on Dec 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2015

pdf

text

original

Perilaku Tercela

Anggota :
Aprilliana Dwi Putri Bagus Yosan Muhammad Septian

XII IPA IV

Perilaku Tercela

ISRAF TABZIR

GIBAH FITNA H

ISRAF
Kata Israf berasal dari bahasa Arab yang artinya melampaui batas.

Orang yang berbuat Israf disebut musrif, bentuk jamaknya musrifun atau musrifin.
Israf adalah mempergunakan sesuatu yang melewati batasbatas yang patut menurut ajaran Allah SWT. Israf termasuk perbuatan tercela yang mendatangkan kerugian dan tidak disenangi Allah SWT. Allah SWT berfirman : “...Dan janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas), sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Q.S. Al An’am, 6: 141)

Lanjutan
Israf itu terdapat dalam berbagai perbuatan, seperti :
- makan, minum, dan berpakaian (Q.S. Al-A’raf, 7: 31). - membelanjakan harta (Q.S. Al-Isra, 26-27). Dalam beribadah juga tidak boleh berlebihan. Berlebihan dalam beribadah termasuk akhlak tercela, karena akan menghalangi pelaksanaan kewajiban-kewajiban lainnya.

Rasulullah bersabda :
“Binasalah orang yang keterlaluan dalam beribadah, beliau ulangi ucapan itu sampai tiga kali.” (H.R. Muslim dari Ibu Mas’ud)

Kata tabzir berasal dari bahasa Arab yang artinya “pemborosan”. Orang yang melakukan pemborosan disebut mubazzirun atau mubazzirin.

TABZIR

Pengertian tabzir menurut istilah para ulama sebagai berikut :
-Sahabat Nabi SAW, yaitu Ibnu Mas’ud dan Ibnu Abas radiyallahu „anhuma  tabzir adalah infak (membelanjakan harta) yang tidak pada tempatnya. - Qatadah  tabzir adalah menginfakkan harta dalam maksiat kepada Allah, dalam jalan yang tidak benar dan untuk kerusakan. - Mustafa Al-Galayini dalam bukunya Menggapai Keluruhan Akhlak  “boros” artinya berlebih-lebihan dalam pengeluaran harta atau uang semata-mata untuk tujuan bersenang-senang dan berfoya-foya. - M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah  tabzir adalah mengeluarkan harta pada hal-hal yang bukan pada tempatnya dan tidak mendatangkan kemaslahatan.

Kata gibah berasal dari bahasa Arab, yang artinya mengumpat, sedangkan orang yang diumpatnya tidak ada di tempat (tidak mendengarkan langsung). Yang dimaksud dengan gibah ialah mengumpat atau menggunkjing, yakni menyebut atau membicarakan hal-hal yang tidak disukai oleh orang yang digunjing, seperti kekurangannya, keburukannya atau aibnya, kepada orang lain dengan maksud untuk mencemarkan nama baiknya.

Pengertian gibah seperti tersebut di atas dapat dilihat dari sabda Rasulullah SAW yang artinya : “Tahukah engkau apakah gibah itu?”
Para sahabat menjawab, “Allah dan rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Rasulullah SAW bersabda, “Engkau menyebut-nyebut saudaramu dengan kata-kata yang tidak disenanginya.” Para sahabat berkata, “Bagaimana pendapatmu, ya Rasulullah, jika memang terdapat pada saudaraku apaapa yang saya katakan?” Nabi SAW menjawab, “Jika memang ada padanya apa yang kamu katakan itu, berarti kamu telah mengumpat/menggunjing. Jika tidak ada berarti kamu telah membuat kebohongan yang keji terhadapt dirinya (fitnah).” (H.R. Muslim)

GIBAH

Gibah termasuk perilaku tercela yang dilarang Allah SWT karena akan mendatangkan kerugian. (Lihat Q.S. Al-Hujurat, 49: 12!)

FITNAH
Fitnah ialah kabar bohong tentang keburukan (aib) seseorang atau sekelompok orang, yang disampaikan oleh seseorang atau sekelompok orang kepada orang lain atau masyarakat. Fitnah termasuk perbuatan tercela, karena termasuk yang dilarang Allah SWT dan akan mendatangkan kerugian atau bencana.

Juga Rasulullah bersabda :
“Tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba (menyebarkan fitnah).” (H.R. Bukhari dan Muslim) Demikian hebatnya akibat buruk dari fitnah itu, sehingga Allah SWT berfirman, bahwa fitnah

itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. (lihat Q.S. Al-Baqarah, 2: 191,217)

Sikap Kita Terhadap Pembawa Fitnah
1. Jangan cepat-cepat mempercayai kebenaran berita itu, karena mungkin saja pembawa berita itu orang fasik yang sengaja membuat fitnah. Kalau memang dirasa perlu dan ada manfaatnya, seyogianya berita itu dicek kebenarannya. Allah SWT berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya, yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Q.S. Al-Hujurat, 49: 6) 2. Memberi nasihat dengan bijaksana (mengingatkan) bahwa menceritakan keburukan (aib) seseorang itu adalh perilaku tercela. 3. Jangan menyiarkan berita tentang keburukan (aib) seseorang yang kita terima kepada orang lain. Karena kalau ini dilakukan, berarti kita ikut melakukan gibah atau fitnah yang dilarang Allah dan berdosa. 4. Jangan langsung berprasangka jahat kepada orang yang keburukannya (aibnya) disampaikan kepada kita. (Lihat Q.S. Al-Hujurat, 49: 12) 5. Sebagai orang islam, hendaknya kita membenci perbuatan gibah atau fitnah karena Allah SWT.

QUIZZZZ

Soal #1
• Sahabat nabi mengatakan bahwa infak (membelanjakan harta) tidak pada tempatnya disebut... A. Gibah B. Tabzir C. Israf D. Mubazirrun E. Musrif

B

Soal #2
• Perilaku yang lebih besar bahayanya dari pembunuhan adalah.. A. Gibah B. Fitnah C. Israf D. Tabzir E. Jujur

B

Soal #3
• Mempergunakan sesuatu yang melewati batas-batas yang patut menurut ajaran allah SWT adalah pengertian dari... A. Tabzir B. Gibah C. Fitnah D. Israf E. mubazzirun

D

Soal #4
• Dalil naqli bahwa Allah SWT tidak menyukai orang yang berbuat israf adalah... A. B. C. D. E. Al-An’am: 141 Al-A’raf: 31 An-Nur: 33 Al-Qalam:10 Al-Munafiqun: 1

B

Soal #5
• Perhatikan ungkapan-ungkapan berikut!
1. 2. 3. 4. 5. Membicarakan kebaikan hati Ali Membeberkan aib Lala Menceritakan bagaimana prestasi Cika Menggosipi tingkah laku Dino Menggunjingkan kejelekan sifat Edci Dari pernyataan-pernyataan diatas manakah yang menunjukkan perilaku gibah? 1,2,dan 3 2,4,dan 5 2,4,dan 1 3,4,dan 5 4 saja

A. B. C. D. E.

B

Soal #6
Mengumpat atau menggunjing adalah pengertian dari ...... A. Gibah B. Israf C. Asraf D. Tabzir E. Fitnah

A

Soal #7
Septian Bagus Uti Septian : Eh, tau gak sih si Zino itu sifatnya jelek loh.. : masa sih? : beneran loe? : iya, kemarin aja dia nyontek pas ulangan kesenian, iih

Dialog diatas mencerminkan sifat.. A. Fitnah B. Gibah C. Israf D. Tabzir E. Asraf

B

Soal #8
Septian Bagus Uti Septian Uti Septian : eeh, loe tw gagh cii, kemaren gueh beli mobil 2 milyar : iya yaach? Keren beuud loeh : mobil apa? : mobil ferrari sekend spore ajjah : ya Allah.. Mending kasih sedekah ke yang membutuhkan.. : malas beeeuuuuuuuuuuud

Dari dialog diatas karakter Septian mencerminkan sifat.. A. Fitnah B. Gibah C. Israf D. Tabzir E. Asraf

D

Terima Kaciiiii ;)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->