SISTEM EKRESI PADA MANUSIA 9.

1 DEWI GANAWATI
Dari Crayonpedia
Langsung ke: navigasi, cari Ekskresi merupakan salah satu proses pengeluaran zat dari tubuh. Selain ekskresi ada juga proses sekresi dan defekasi. Apa perbedaan antara ketiganya? Ekskresi adalah proses pengeluaran sisa metabolisme. Zat tersebut diserap dan diangkut oleh darah dan dikeluarkan bersama urine, keringat dan pernapasan. Defekasi adalah proses pengeluaran sisa-sisa pencernaan atau zat yang tidak mengalami pencernaan. Zat tersebut berupa feses yang dikeluarkan melalui anus. Sekresi merupakan proses pengeluaran zat oleh kelenjar yang masih digunakan oleh tubuh. Zat yang dihasilkan berupa enzim dan hormon. Berikut akan kita bahas satu per satu alat-alat ekskresi pada manusia, sehingga kalian dapat mendeskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

Daftar isi
[sembunyikan]
• •

• •

1 A. Pendahuluan 2 B. Ginjal o 2.1 1. Filtrasi (Penyaringan) o 2.2 2. Reabsorbsi (Penyerapan Kembali) o 2.3 3. Augmentasi (Pengumpulan) 3 C. Kulit o 3.1 1. Epidermis (Kulit Ari)  3.1.1 a. Lapisan tanduk  3.1.2 b. Lapisan malpighi o 3.2 2. Dermis (Kulit Jangat) o 3.3 3. Jaringan Ikat Bawah Kulit 4 D. Paru-paru 5 E. Hati o 5.1 1. Menghasilkan Getah Empedu o 5.2 2. Menghasilkan Urea 6 F. Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi o 6.1 1. Gagal Ginjal o 6.2 2. Batu Ginjal o 6.3 3. Diabetes Insipidus
o

6.4 4. Nefritis

A. Pendahuluan
Sistem ekskresi pada manusia melibatkan alatalat ekskresi yaitu ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Zat-zat sisa yang dikeluarkan dari alat- alat tersebut berasal dari proses metabolisme. Ginjal mengeluarkan urine, kulit mengeluarkan keringat, paru-paru mengeluarkan karbondioksida, dan hati mengeluarkan zat warna empedu.

B. Ginjal
Ginjal manusia bentuknya seperti biji kacang merah. Terletak di dalam rongga perut bagian belakang, di sebelah kanan kiri tulang pinggang, sehingga sering disebut buah pinggang. Ginjal sebelah kanan sedikit lebih rendah karena terdesak oleh hati. Setiap ginjal panjangnya 6 – 7½ sentimeter dan tebal 1½ - 2½ sentimeter. Pada orang dewasa beratnya kira-kira 140 gram. Perhatikan Gambar 1.1 yang memperlihatkan letak ginjal di rongga perut!

Apabila sebuah ginjal dipotong secara melintang maka akan tampak tiga lapisan. Bagian luar disebut korteks atau kulit ginjal, di bawahnya ada medula atau sumsum ginjal dan di bagian dalam berupa rongga yang disebut pelvis renalis atau rongga ginjal (lihat Gambar 1.2).

Pada bagian korteks atau kulit ginjal terdapat glomerulus dan simpai Bowman. Glomerulus dan simpai Bowman membentuk kesatuan yang disebut Badan Malpighi. Pada bagian inilah proses penyaringan darah dimulai. Badan malpighi merupakan awal

3. Cairan tersebut tersusun oleh urea. tetapi dapat berubah tergantung dari jumlah cairan yang masuk. .1 berikut. Pelvis renalis atau rongga ginjal berupa rongga yang berfungsi sebagai penampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui ureter. Cairan yang tersaring ditampung oleh simpai Bowman.dari nefron. Urine yang normal berwarna bening orange pucat tanpa endapan. Di bagian ini juga masih terjadi penyerapan ion natrium. Augmentasi (Pengumpulan) Proses ini terjadi di tubulus kontortus distal dan juga di saluran pengumpul. Pada bagian ini terjadi pengumpulan cairan dari proses sebelumnya. yang kemudian disalurkan ke rongga ginjal. Cairan yang dihasilkan sudah berupa urine sesungguhnya. Zat yang diserap kembali adalah glukosa. Tekanan pada kandung kemih selain disebabkan oleh pengaruh saraf juga adanya kontraksi otot perut dan organorgan yang menekan kandung kemih. melalui tiga tahapan. asam amino dan ion-ion anorganik. Tiga tahap pembentukan urine tersebut adalah: 1. Nefron adalah satuan struktural dan fungsional ginjal (lihat Gambar 1. Filtrasi (Penyaringan) Proses ini terjadi di glomerulus. Tiap ginjal tersusun oleh kira-kira 1 juta nefron. Reabsorbsi (Penyerapan Kembali) Proses ini terjadi di tubulus kontortus proksimal. Darah dan protein tetap tinggal di dalam kapiler darah karena tidak dapat menembus pori–pori glomerulus. baunya tajam (pesing). Sedangkan urea hanya sedikit diserap kembali. kandung kemih dan uretra. Proses pengeluaran urine disebabkan oleh adanya tekanan di dalam kandung kemih. Dari badan Malpighi terbentuk saluran yang menuju bagian medula (sumsum ginjal).Cairan yang tertampung di simpai Bowman disebut urine primer. Selama 24 jam darah yang tersaring dapat mencapai 170 liter. 2.3). ion-ion anorganik seperti natrium kalium. glukosa. kalsium. Untuk mengetahui bagian-bagian ginjal lakukan Kegiatan 1. Fungsi ginjal adalah menyaring darah sehingga dihasilkan urine. air. Cairan yang dihasilkan dari proses reabsorbsi disebut urine sekunder. Proses yang terjadi adalah penyerapan kembali zatzat yang masih dapat diperlukan oleh tubuh. air. Urine yang sudah terbentuk dan terkumpul di rongga ginjal dibuang keluar tubuh melalui ureter. Medula (sumsum ginjal) tersusun atas saluran-saluran yang merupakan kelanjutan badan malphigi dan saluran yang ada di bagian korteks. sedikit asam terhadap lakmus (pH 6). klor serta urea. dan klor. Jumlah urine yang dikeluarkan dalam sehari ratarata 1-2 liter.

Lapisan tanduk .C. Epidermis (Kulit Ari) Epidermis tersusun oleh sejumlah lapisan sel yang pada dasarnya terdiri atas dua lapisan yaitu: a. 1. Kulit Kulit merupakan jaringan yang terdapat pada bagian luar tubuh. Kulit memiliki banyak fungsi karena di dalamnya terdapat berbagai jaringan. Kulit terdiri atas tiga lapisan yaitu epidermis. dermis dan jaringan ikat bawah kulit.

di dalam lapisan ini terdapat beberapa jaringan yaitu: a. Ujung saraf yang terdapat pada lapisan ini adalah ujung saraf perasa dan peraba. Kelenjar minyak. karena merupakan sel-sel mati dan selalu mengelupas. Fungsinya antara lain untuk penahan suhu tubuh dan cadangan makanan. 2. d.Merupakan lapisan epidermis paling luar. Lapisan ini jelas sekali terlihat pada telapak tangan dan telapak kaki. b. 3. Lapisan malpighi Lapisan ini terdapat di bawah lapisan tanduk. Keringat tersebut bermuara pada pori-pori kulit. Sel-selnya terdapat pigmen yang menentukan warna kulit. yang berfungsi untuk menghasilkan keringat. Jaringan Ikat Bawah Kulit Di bagian ini terdapat jaringan lemak (adiposa). Kelenjar ini letaknya dekat akar rambut. Dengan adanya berbagai jaringan yang terdapat di dalamnya. maka kulit dapat berfungsi . Pada lapisan ini tidak terdapat pembuluh darah dan serabut saraf. Pembuluh darah. Ujung-ujung saraf. Kelenjar keringat. b. c. Dermis (Kulit Jangat) Merupakan lapisan kulit di bawah epidermis. yang berfungsi untuk mengedarkan darah ke semua sel atau jaringan termasuk akar rambut. yang berfungsi untuk menghasilkan minyak guna menjaga rambut tidak kering.

Selain berfungsi sebagai alat pernapasan. pelindung tubuh terhadap luka dan kuman. 5. kesehatan dan emosi. penyimpan kelebihan lemak. 4. Suhu tubuh diatur oleh pusat pengatur panas di sumsum lanjutan agar konstan 36o – 37. Sebaliknya bila tubuh merasa kedinginan. kulit menjadi panas dan kelebihan panas dipancarkan ke kelenjar keringat. Sehingga terjadi penguapan cairan dalam bentuk keringat pada permukaan tubuh. tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D dengan bantuan sinar ultraviolet cahaya matahari. coba analisalah kasus berikut. Paru-paru Pembahasan tentang organ paruparu sudah banyak dibahas pada pokok bahasan sistem pernapasan. Zat sisa yang dikeluarkan . Keringat yang dikeluarkan oleh kelenjar keringat berisi larutan garam.5o C. Sebagai penutup bahasan kulit. kulit menjadi pucat dan dingin. keringat dibatasi pengeluarannya. pembuluh darah mengkerut. Dari berbagai fungsi tersebut yang berkaitan dengan sistem ekskresi adalah kemampuan kulit sebagai pengatur suhu tubuh. urea dan air. Banyaknya keringat yang dikeluarkan tergantung dari beberapa faktor antara lain aktivitas tubuh. 3. maka kapiler darah melebar. makanan. Jelaskan pendapat kalian tentang kasus ini! D. suhu lingkungan. pengatur suhu tubuh. paru-paru juga berfungsi sebagai alat ekskresi. Bila suhu badan meningkat.sebagai: 1. Di berbagai kota di Indonesia banyak ditemukan penduduk yang mengalami kelainan pada kulit yaitu kulit bersisik seperti ikan sehingga seringkali diistilahkan dengan manusia bersisik. 2. indra peraba dan perasa.

Kedua zat ini mengakibatkan warna feses dan urine kuning kecoklatan. Menghasilkan Urea . Menghasilkan Getah Empedu Getah empedu dihasilkan dari hasil perombakan sel darah merah.oleh paru-paru adalah karbondioksida dan uap air. Kalian tentu masih ingat beberapa fungsi hati bukan? Dari beberapa fungsi hati. 2. yaitu zat yang mewarnai feses dan beberapa diserap kembali oleh darah dibuang melalui ginjal sehingga membuat warna pada urine yang disebut urobilin. Getah ini ditampung di dalam kantung empedu kemudian disalurkan ke usus 12 jari. Zat warna empedu yang diekskresikan ke usus 12 jari. Getah empedu pada dasarnya terdiri atas dua komponen yaitu garam empedu dan zat warna empedu. Sedangkan zat warna empedu tidak berfungsi sehingga harus diekskresikan. sebagian menjadi sterkobilin. yang terkait dengan fungsi ekskresi adalah: 1. Hati Organ hati sudah kita singgung pada pokok bahasan sistem pencernaan. Untuk mengetahui bahwa zat yang dikeluarkan dari paru-paru adalah karbondioksida dan uap air lakukan kegiatan berikut ini! E. Garam empedu berfungsi dalam proses pencernaan makanan yaitu untuk mengemulsi lemak.

dan dikembalikan ke urat dalam lengan (tabung bawah). Penderita gagal ginjal tetap dapat ditolong dengan mencangkok ginjal (Gambar 1. Dengan menggunakan alat yang disebut dialisator darah dari penderita dikeluarkan dari arteri (tabung atas). Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi 1. Darah yang sudah dimurnikan keluar dari ginjal buatan (bawah). Dari hati urea diangkut ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urine.7 yang memperlihatkan alat dialisator tersebut. . dan masuk ke dalam ginjal tiruan. kecuali cabang yang berhubungan dengan kelenjar adrenal. Penderita gagal ginjal sementara dapat ditolong dengan cuci darah secara berkala. F. Ginjal sakit yang dimiliki penderita biasanya diambil. Karena zat ini beracun bagi tubuh maka harus dibuang keluar tubuh. Ada dua macam gagal ginjal yaitu gagal ginjal yang bersifat sementara dan gagal ginjal tetap. melewati perangkap gelembung.8).Urea adalah salah satu zat hasil perombakan protein. Gagal Ginjal Gagal ginjal adalah kelainan ginjal yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya (sebagai alat penyaring darah). Arteri dan uratnya diikat (agar putus hubungan). Perhatikan Gambar 1.

kemudian terbawa arus urine. 2. yaitu hormon yang mempengaruhi proses reabsorbsi cairan pada ginjal. Endapan ini pada mulanya terdapat di rongga ginjal. 4. yaitu mengkonsumsi obat yang dapat menghancurkan batu ginjal. Bila kekurangan hormon ADH. Batu ginjal dapat dihilangkan dengan beberapa cara antara lain dengan pengobatan. Namun bila dengan pengobatan sulit hancur dapat dilakukan dengan pembedahan untuk mengambil batu ginjal tersebut. jumlah urine dapat meningkat sampai 30 kali lipat. Diabetes Insipidus Diabetes insipidus adalah suatu penyakit yang penderitanya mengeluarkan urine terlalu banyak. Nefritis . juga terdapat di ureter dan kantong kemih. Batu Ginjal Batu ginjal terbentuk karena adanya endapan garam kalsium yang makin lama makin mengeras dan membesar. 3.Kemudian ginjal yang sakit tersebut diganti ginjal yang sehat dari donor yang sesuai. Penyebab penyakit ini adalah kekurangan hormon ADH (Anti Diuretic Hormone).

Sisa-sisa tersebut dapat berupa air.Nefritis adalah peradangan pada nefron terutama glomerulus. Penyebabnya adalah infeksi bakteri Streptococcus. Ekskresi adalah pengeluaran zat-zat sisa yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Eliminasi adalah proses pengeluaran zat dari rongga tubuh. dan zat-zat racun lainnya. vitamin. Sekresi adalah pengeluaran getah oleh kelenjar pencernaan ke dalam saluran pencernaan. Defekasi adalah proses pembuangan zat-zat sisa metabolisme dari dalam tubuh yang berupa zat padat atau feces. garam-garam mineral. Getah yang dikeluarkan masih berguna bagi tubuh dan umumnya mengandung enzim. urea. baik rongga yang .

dermis (lapisan dalam/kulit jangat).Mengatur temperatur tubuh dalam kisaran normal(termoregulasi) Homeostatis Organ-organ: 1. Fungsi sistem eksresi: Membuang zat yang tidak berguna dari dalam tubuh. Dan hipodermis (jaringan ikat bawah kulit). Kulit tersusun atas tiga lapisan.kecil(saluran air mata) dan rongga yang besar(usus). Kulit Kulit (integumen) merupakan lapisan terluar tubuh manusia dan pelindung bagian dalam tubuh. yaitu epidermis (lapisan luar/kulit ari). Mengatur konsentrasi dan cairan tubuh(osmoregulasi) . Epidermis .

Lapisan epidermis terdiri atas stratum korneum. Stratum lusidium. stratum granulosum. Lapisan ini banyak mengandung lemak. stratum lusidum. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan. Stratum germinativum tersusun atas sel-sel yang selalu membentuk sel-sel baru ke arah luar. Lapisan ini mengandung akar rambut. Di dalam kantong rambut terdapat akar rambut dan batang rambut. kelenjar. merupakan lapisan zat tanduk Stratum granulosum. terdapat di bawah dermis yang berfungsi melindungi tubuh dari pengaruh suhu luar. selalu membentuk sel-sel baru ke arah luar Dermis terletak di bawah epidermis. mengandung pigmen Stratum germonativum. merupakan lapisan zat tanduk. Hipodermis terletak di bawah dermis. Kelenjar yang terdapat dalam lapisan ini adalah kelenjar keringat (glandula sudorifera) dan kelenjar minyak (glandula sebasea). pembuluh darah. dan stratum germinativum. dan saraf. Keringat dialirkan melalui saluran kelenjar keringat dan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui poripori. Di dekat akar rambut terdapat otot penegak rambut. pelindung tubuh terhadap . Kelenjar keringat menghasilkan keringat yang di dalamnya terlarut berbagai macam garam. Stratum lusidum tersusun atas sel-sel yang tidak berinti dan berfungsi mengganti stratum korneum. Stratum granulosum tersusun atas sel-sel yang berinti dan mengandung pigmen melanin. • • • • • • Akar rambut Pembuluh darah Syaraf Kelenjar minyak (glandula sebasea) Kelenjar keringat (glandula sudorifer Lapisan lemak. Stratum korneum tersusun dari sel-sel mati dan selalu mengelupas. terutama garam dapur. mati dan selalu mengelupas. • • • • Stratum korneum. Rambut dapat tumbuh terus karena mendapat sari-sari makanan pembuluh kapiler di bawah kantong rambut. Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan minyak yang berfungsi meminyaki rambut agar tidak kering.

sehingga sangat penting untuk menjaga agar suhu tubuh tetap normal.benturan. Bagian terkecil dari paru paru adalah tempat pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida yaitu alveolus. Fungsi menyimpan mengatur suhu pro mengeluarkan pelindung kelebihan tubuh. . dan menahan panas tubuh. 2. Karena pangkal kelenjar keringat berhubungan dengan pembuluh darah maka terjadilah penyerapan air. vitamin D kulit: keringat tubuh lemak dan dengan tempat pembuatan vitamin D dari bantuan sinar matahari yang mengandung ultraviolet Proses pembentukan keringat: Bila suhu tubuh kita meningkat atau suhu udara di lingkungan kita tinggi. pembuluh-pembuluh darah di kulit akan melebar. garam dan sedikit urea oleh kelenjar keringat. Keringat yang keluar membawa panas tubuh. Hal ini mengakibatkan banyak darah yang mengalir ke daerah tersebut. Kemudian air bersama larutannya keluar melalui pori-pori yang merupakan ujung dari kelenjar keringat. Paru-paru (pulmo) Disebut organ ekskresi karena mengeluarkan zat sisa berupa gas karbon dioksida.

Fungsi hati : 1. garam empedu. 3. terdapat di rongga perut sebelah kanan atas. Hati juga terdapat sel-sel perombak sel darah merah yan gtelah tua disebut histiosit. 8. 9. Hati dibungkus oleh selaput hati (capsula hepatica). kolesterol dan juga bacteri serta obat-obatan. Hati (hepar) Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh.3. 6. berwarna kecoklatan. Hati terdapat pembuluh darah dan empedu yang dipersatukan selaput jaringan ikat (capsula glison). 7. Menyimpan kelebihan gula dalam bentuk glikogen (gula otot) Merombak kelebihan asam amino (deaminasi) Menawarkan racun Membentuk protombin dan fibrinogen Membentuk albumin dan globulin Mengubah provitamin a menjadi vitamin a Tempat pembentukan urea Menghasilkan empedu Tempat pembentukan dan penghancuran eritrosit yang telah tua . Hati mendapat suplai darah dari pembuluh nadi (arteri hepatica) dan pembuluh gerbang (vena porta) dari usus. 5. Zat warna empedu terbentuk dari rombakan eritrosit yang telah tua atau rusak akan ditangkap histiosit selanjutnya dirombak dan haeglobinnya dilepas. 4. Sebagai alat eksresi hati menghasilkan empedu yang merupakan cairan jernih kehijauan. 2. di dalamnya mengandung zat warna empedu (bilirubin).

4. Ginjal .

Glomrerulus merupakan anyaman pembuluh kapiler. terletak di rongga perut sebelah kanan depan dan kiri depan ruas-ruas tulang belakang bagian pinggang. Medula (sumsum ginjal) dan pelvis (rongga ginjal) .'I'ubulus kontortus terdiri atas tubulus kontortus proksimal. Ginjal berbentuk seperti biji ercis dengan panjang sekitar 10 cm dan berat sekitar 200 gram. Dan tubulus kontortus kolektivus. Setiap nefron terdiri atas badan Malpighi dan tubulus kontortus. Di antara .Ginjal (ren) manusia berjumlah sepasang. Ginjal yang dibelah secara membujur akan memperlihatkan bagian-bagian korteks yang merupakan lapisan luar. tubulus kontortus distal.Di bagian korteks terdapat jutaan alat penyaring yang disebut nefron. Badan Malpighi terdiri atas kapsula (simpai) Bowman Dan glomerulus. Kapsula Bowman berbentuk mangkuk yang mengelilingi glomerulus. Ginjal kanan lebih rendah dari pada ginjal kiri karena di atas ginjal kanan terdapat hati.

antara lain : 1. bacteri dan juga obat-obatan • • • Mengekskresikan gula kelebihan gula dalam darah Membantu keseimbangan air dalam tubuh. Ginjal merupakan alat pengeluaran sisa metabolisme dalam bentuk urine yang di dalamnya mengandung air. mengekskresikan zat-zat yang jumlahnya berlebihan. garam anorganik 3. Penderita diabetes miletus urine mengandung glukosa. dan bermacam -macam garam. urea. asam urat. asam urat. misalnya kadar gula darah yang melebihi normal. Lapisan dalam (medula/ sumsum ginja) yang terdiri atas tubulus kontorti yan gbermuara pada tonjolan papila di ruang (pelvis renalis). meliputi : Lapisan luar (korteks/ kulit ginjal) yang mengandung kurang lebih 1 juta nefron.tubuIus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal terdapat gelung /lengkung Henle pars ascenden (naik) dan pars descenden (turun). Anatomi ginjal.1694). seorang ahli anatomi berkebangsaan Jerman yang mendeskripsikan lengkung di dalam ginjal tersebut. . Tiap nefron terdiri atas badan malpighi (badan renalis) yang tersusun dari kapsula bowman dan glomerulus. antara lain menyaring darah sehingga menghasilkan urine. creatinin 2. Lengkung Henle meugambil nama Jacob Henle (1809-1885). ureum. misalnya protein-protein asing yang masuk ke dalam tubuh. amoniak (NH3). Glomerulus di identifikasi oleh seorang ahli mikroanatomi berkebangsaan ltalia bernama Marcerllo Malpighi (1628 . Kapsula Bowman mengambil nama William Bowman (l816 – 1892). amoniak. Tubulus kontorti terdiri atas tubulus kontorti proksimal dan tubulus kontorti distal. yaitu mem-pertahankan tekanan osmotik ektraseluler Mengatur konsentrasi garam dalam darah dan keseim-bangan asam basa darah. Fungsi ginjal Ginjal merupakan alat ekskresi penting yang mempunyai beberapa fungsi. dan mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Penamaan beberapa bagian ginjal mengambil nama ahli yang berjasa dalam penelitian ginjal. urea. Seorang ahli bedah yang merupakan perintis di bidang saluran kentih yang mengidentifikasi kapsula tersebut. • Mengekskresikan zat-zat yang merugikan bagi tubuh. asam urat dan garam mineral tertentu. mengekskresikan zat-zat yang membahayakan tubuh. mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler.

urine dialirkan oleh pembuluh ureter ke kandung urine (vesika urinaria) kemudian melalui uretra. Penyakit ini antara lain disebabkan oleh peradangan gnjal. Penyakit atau gangguan dalam sistem ekskresi: 1. pembuluh darah menambahkan zat lain yang tidak digunakan dan terjadi reabsornsi aktif ion Na+ dan Cl. gula. Di dalam filtrat ini terlarut zat yang masih berguna bagi tubuh maupun zat yang tidak berguna bagi tubuh. Hematuria Hematuria (kencing darah) adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan urine penderita mengandung darah. Albumin merupakan protein yang bermanfaat bagi manusia karena berfungsi untuk mencegah agar cairan tidak terlalu banyak keluar dari darah. penyakit ginjal. Dari kedua ginjal. 3. Reabsorbsi (penyerapan kembali) : dalam tubulus kontortus proksimal zat dalam urine primer yang masih berguna akan direabsorbsi yang dihasilkan filtrat tubulus (urine sekunder) dengan kadar urea yang tinggi. dan penyakit hati. dan kanker kandung kemih. 2. Ekskesi (pengeluaran) : dalam tubulus kontortus distal. misal glukosa.Proses pembentukan urine : Terdapat 3 proses penting yang berhubungan dengan proses pembentukan urine. Albuminuria Albuminuria adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan urine penderita mengandung albumin. yaitu : 1. Di tempat sudah terbentuk urine yang sesungguhnya yang tidak terdapat glukosa dan protein lagi. urine dikeluarkan dari tubuh. garm. . batu ginjal. Penyakit ini rnenyebabkan terlalu banyak albumin yang lolos dari saringan ginjal dan terbuang bersama urine. Hal yang perlu diperhatikan meliputi : • • • Dalam keadaan normal urine tidak mengandung glukosa dan protein Diabetes melitus terjadi karena adanya glukosa dalam urine yang disebabkan kekurangan hormon insulin Banyak urine yan gdikeluarkan tergantung dari banyaknya air yang diminum dan kadar ADH. selanjutnya akan disalurkan ke tubulus kolektifus ke pelvis renalis. Filtrasi (penyaringan) : kapsula bowman dari badan malpighi menyaring darah dalam glomerus yang mengandung air. urea dan zat bermolekul besar (protein dan sel darah) sehingga dihasilkan filtrat glomerus (urine primer).dan sekresi H+ dan K+. Penyakit ini antara lain disebabkan oleh kekurangan protein. 2. asm amino dan garam-garam.

Penyakit ini dapat diatasi dengan pemberian ADH sintetik. atau kandung kemih. Diabetes melitus pada anak diatasi dengan penyuntikan insulin secara rutin. 5. saluran ginjal. Gagal Ginjal Gagal ginjal adalah ketidakmampuan. Gagal ginjal antara lain disebabkan oleh nefritis. kalsium fosfat. Apabila batu ginjal masih berukuran kecil. Cangkok ginjal dapat dilakukan jika ada kecocokan antara organ donor dan jaringan penderita sehingga tidak terjadi penolakan. ginjal menjalankan fungsinya. Penyakit ini diobati dengan cara mengeluarkan batu ginjal. Kadar urea darah yang tinggi dapat menimbulkan keracunan dan mengakibatkan kematian. Kelebihan glukosa darah akan dikeluarkan bersama urine. dapat dihancurkan dengan obat-obatan.3. Kedua dengan transplantasi (cangkok) ginjal dari donor. harus dikeluarkan dengan tindakan operasi. Batu ginjal pada umumnya mengandung garam kalsium ( zat kapur) antara lain kalsium oksalat. atau campurannya. Nefrolitiasis Nefrolitiasis (batu ginjal) adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan adanya batu pada ginjal. Batu ginjal terbentuk karena konsentrasi unsur-unsur tersebut dalam urine tinggi. 6. olahlaga. Penyakit ini harus segera ditangani dokter. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi. Salah satu contohnya adalah timbulnya uremia. Diabetes Melitus Diabetes melitus (kencing manis) adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan kadar glukosa darah melebihi normal karena kekurangean hormon insulin. akibatnya zat-zat yang seharusnya dapat dikeluarkan rnelalui ginjal menjadi tertumpuk di dalam darah. Nefritis Nefritis adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan peradangan ginjal. 8. Penyakit ini dapat diatasi dengan dua alternatif. Apabila batu ginjal sudah berukuran besar. yang dipercepat dengan infeksi dan penyumbatan pada ureter. dan pemberian obat-obatan penurun kadar glukosa darah. Pertama melakukan dialisis ginjal (cuci darah) yang diIakukan secara rutin. 7. Diabetes melitus pada orang dewasa dapat diatasi dengan mengatur diet. kemudian menyebar ke jaringan sekitarnya. khususnya nefron. Proses peradangan biasanya berasal dari glomerulus. 4. Diabetes Insipidus Diabetes insipidus adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan meningkatnya jumlah urine sampai 20-30 kali lipat karena kekurangan hormon antidiuretika (ADFI). Hepatitis . batu ginjal dapat dihancurkan dengan gelombang suara yang berintensitas tinggi tanpa perlu tindakan operasi. yaitu peningkatan kadar urea di dalam darah.

Jika terbentuk di dalam kantong kemih disebut kencing batu. 10. Sirosis Hati Sirosis hati adalah kelainan pada hati yang ditandai dengan timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel normal hati. Beberapa hepatitis. Posted by Rara at 5:53 PM Labels: biology. Ganggren banyak terjadi pada penderita diabetes melitus dan aterosklerosis yang sudah lanjut. Karena hati merupakan organ yang mempunyai banyak fungsi vital. Untuk mengatasi infeksi diperlukan antibiotik. pemulihan fungsi hati. antara lain gangguan kesadaran. kulit. Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksin hepatitis. Jika endapan terbentuk di dalam rongga ginjal disebut batu ginjal. infeksi bakteri. pengobatan. paru-paru. tugas . ekskresi. Jaringan yang terkena mula-mula menjadi kebiruan dan terasa dingin jika disentuh. menghindari kontak langsung dengan penderita hepatitis dan tidak menggunakan jarum suntik untuk pemakaian lebih baik satu kali. sirosis hati akan menimbulkan beberapa akibat. Urine penderita pun berwarna kuning. Endapan ini dapat terjadi pada rongga ginjal atau dalam kantong kemih. Baik batu ginjal maupunpun kencing batu dapat dihilangkan dengan pembedahan {operasi). koma. atau penembakan dengan sinar laser. Pada keadaan yang tidak tertolong bagian tubuh yang terkena gangren harus diamputasi. sampai transplantasi hati. ginjal. Video tentang sistem ekskresi: Klik disini atau disini untuk lebih lengkapnya. Sirosis hati sering terjadi pada peminum alkohol. SISTEM EKSKRESI View more presentations from guest3cccad. 11. Pengobatan sirosis hati ditujukan pada penyebab utamanya. Kencing Batu Kencing batu disebabkan pembentukan endapan zat kapur (kalium) dalam ginjal. Gangren sering terjadi di tangan dan kaki karena gangguan aliran darah. dan kematian. 9. menjaga kebersihan lingkungan. hati. keracunan obat-obatan. sistem. atau komplikasi hepatitis. Penderita hepatitis mengalami perubahan warna kulit dan putih mata menjadi berwarna kuning.Hepatitis adalah radang hati yang umumnya disebabkan oleh virus. bahkan kecokelatan seperti teh. kemudian menghitam dan berbau busuk. Gangren Gangren adalah kematian jaringan lunak yang disebabkan oleh gangguan pengaliran darah ke jaringan tersebut. antara lain hepatitis A dan B.

Kalo mau liat blog gue yang pribadi.0 comments: Post a Comment Newer Post Home Subscribe to: Post Comments (Atom) Hello there! Hey semuanya. tanya aja linknya ke gue ya. I heart biology! Materi biologi apa yang lebih anda sukai? Biology news:) Biology movies Better click • Bakti Mulya 400's website . Blog ini khusus untuk biologi aja. terutama Pak Bondi. oke oke? Yep. Jangan lupa vote di poll gue.

• • My facebook Pak Bondi's blog Labels • • • • • • • • • • • • • • • biology (3) Charles Darwin (1) ekskresi (1) evolusi (1) ginjal (1) Harun Yahya (1) hati (1) indera (1) kulit (1) Lamark (1) organisme (1) paru-paru (1) saraf (1) sistem (2) tugas (3) You can google everything :) powered by Visitors:) Free Counter Followers Blog Archive .

• ▼ 2009 (3) o ► October (1)  Tokoh-Tokoh Teori Organisme o ► August (1)  Soal-soal sistem saraf dan indera manusia o ▼ July (1)  Sistem Ekskresi Pada Manusia About Me Rara View my complete profile Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Selain itu. misalnya vitamin yang larut dalam air. mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam. Sekresi dari ginjal berupa urin. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. .

dan kelenjar keringat a. dan panjangnya ± 10 cm. paruparu. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. korteks (bagian luar) b. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. pelvis renalis (rongga ginjal). Pada badan Malphigi terdapat kapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal. Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a.Gbr. kulit. Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa ginjal. jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas. medulla (sumsum ginjal) c. Berat ginjal diperkirakan 0. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal. .5% dari berat badan.

Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi. b. Penyaringan (filtrasi) . Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh.Gbr. Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. dan augmentasi. Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang Gbr. 1. reabsorbsi. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra.

jika hormon ADH banyak. kalium. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus.5% garam. dan sisa substansi lain. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah.5% urea. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. bikarbonat. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. klorida. 2. 1200 g garam. garam lain. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. dan garamgaram lainnya. Sebaliknya. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. Sebaliknya. Pada urin sekunder.Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air. asam amino. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. keping darah. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. natrium. 3. 2. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. Oleh karena itu. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. dan 150 g glukosa. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. Sisa sampah kelebihan garam. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. Selain penyaringan. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. natrium. seperti glukosa.03`. glukosa. misalnya ureum dari 0. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. dan sebagian besar protein plasma. . Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. kalium. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. 1.

Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus). Selanjutnya. H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03. 4. karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. c. Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu. sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). 2. Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. 3.Gambar 4: Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal. Jumlah air yang diminum Akibat banyaknya air yang diminum. b. banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : a. dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. Akibatnya. urin yang diproduksi banyak. Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. Paru-paru (Pulmo) Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. sehingga orang akan sering mengeluarkan urin. Hati (Hepar) Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. Kulit (Cutis) . dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. Hasilnya. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. Akan tetapi. Selain ADH. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin.

serabut saraf. kelenjar minyak. Keringat mengandung air. gangguan emosional. Selain berfungsi mengekskresikan keringat. larutan garam. kelembapan udara. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. stratum luar. Dalam kondisi normal. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi. air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilang melanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. stratum 4. stratum 3. b. serangan kuman. keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. 18 Oktober 2009 07:25 Jeni Roxy . Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi. sebagai organ penerima rangsang (reseptor). serta otot penegak rambut. a. penguapan. pembuluh darah. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas: 1.Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. penyinaran. stratum 2. Selanjutnya. korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas lusidum granulosum yang mengandung pigmen germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah Pembentukan Urine Minggu. serta pengatur suhu tubuh. kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik. Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut. dap urea. dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal). Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan.

sedangkan air melalui peristiwa osmosis. di glomelurus juga terjadi penyerapan kembali sel-sel darah. Selain penyaringan. natrium. sedangkan di tubulus kontortus distal terjadi penambahan zat-zat sisa dan urea. natrium. Gula dan asam amino meresap melalui peristiwa difusi. asam amino. kalium. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara.PROSES PEMBENTUKAN URINE Ginjal berperan dalam proses pembentukan urin yang terjadi melalui serangkaian proses. Penyerapan air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. Substansi yang masih diperlukan seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. penyerapan kembali dan augmentasi. kalium. tekanan dan permeabilitas yang tinggi pada glomerulus mempermudah proses penyaringan. Hasil penyaringan di glomerulus disebut filtrat glomerolus atau urin primer. klorida. mengandung asam amino. Sel-sel kapiler glomerulus yang berpori (podosit). Penyerapan kembali (reabsorbsi) Bahan-bahan yang masih diperlukan di dalam urin pimer akan diserap kembali di tubulus kontortus proksimal. bikarbonat dan urea dapat melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin sekunder. misalnya urea. . Zat amonia. yaitu: penyaringan. dan sebagian besar protein plasma. Bahan-bahan kecil yang terlarut di dalam plasma darah. keping darah. kelebihan garam dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan bersama urin. Sebaliknya. 1. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. Penyaringan (filtrasi) Proses pembentukan urin diawali dengan penyaringan darah yang terjadi di kapiler glomerulus. seperti glukosa. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. obat-obatan seperti penisilin. glukosa. dan garam-garam lainnya 2.

Urin akan keluar melalui uretra. Jika kantong kemih telah penuh terisi urin. urin akan menuju rongga ginjal. garam. selanjutnya menuju kantong kemih melalui saluran ginjal. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warna dan bau pada urin. Komposisi urin yang dikeluarkan melalui uretra adalah air. urea dan sisa substansi lain. .3. dinding kantong kemih akan tertekan sehingga timbul rasa ingin buang air kecil. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Dari tubulus-tububulus ginjal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful