P. 1
Makalah Lompat Jauh

Makalah Lompat Jauh

|Views: 3,348|Likes:
Published by Debby Here

More info:

Published by: Debby Here on Dec 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2014

pdf

text

original

MAKALAH LOMPAT JAUH

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "athlon" yang berarti "kontes". Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan pada olimpiade pertama pada 776 SM. Induk organisasi untuk olahraga atletik di Indonesia adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia). Masyarakat lain menggemari kontes atletik, seperti Celtic, Teuton dan Goths yang juga digemari orang Roma. Tetapi, olahraga ini sering dihubungkan dengan pelatihan tempur. Di masa abad pertengahan anak seorang bangsawan akan dilatih dalam berlari, bertarung dan bergulat dan tambahan berkuda, memanah dan pelatihan senjata. Kontes antar rival dan sahabat sangat umum di arena resmi maupun tidak resmi. Olahraga lompat jauh berkembang pesat di daerah Eropa bahkan sekarang olahraga ini dikenal di seluruh negara – negara di muka bumi ini. Dalam kejuaraan nasional maupun dunia, olahraga ini menjadi salah satu inti dari cabang atletik. Oleh karena itu lompat jauh sangat penting perannya dalam kejuaraan – kejuaraan olahraga nasional maupun dunia. B. Rumusan Masalah 1. Apakah Pengertian Lompat jauh? 2. Bagai manakah cara atau teknik-teknik dalam lompat jauh? 3. Peralatan atau perlengkapan dalam lompat jauh? C. Tujuan Pembahasan 1. Untuk mengetahui pengertian loampat jauh 2. Untuk mengetahui cara atau teknik-teknik dalam lompat jauh 3. Untuk mengetahui peralatan apa saja yang digunakan dalam lompat jauh

dan gaya menggantung. Pada semua teknik lonpat jauh ancang – ancang merupakan lari dengan percepatan dari start. Ketimang mereka yang lamban mencapai kecepatan maksimalnya kebanyakan dari para pelompat menggunakan jarak awalan sejauh 45 meter. Akan tetapi prinsip dasar dari ketiga gaya tersebut tetap sama.BAB II PEMBAHASAN A. Dalam lompat jauh terdapat bak lompat yang berisi pasir sebagai tempat pendaratan akhir dari melompat. Mereka yang lebih cepat mencapai kecepatan maksimalnya. Teknik – tekik dalam lompat jauh 1. Sementara itu badan melompat semakin tegak. satu langkah sebelum terakhir. dan mendarat. Akan memerlukan jarak awalan yang lebih pendek. . Pelompat dianjurkan melakukan tolakan pada saat mencapai kecepatan maksimal untuk mendapatkan tenaga tolakan yang sebesar – besarnya. kira – kira 10cm – 15cm lebih panjang dari langkah sebelumnya dan terakhir. Maka untuk mencapai jarak lompat yang jauh. B. Pada saat itu sebaiknya kecepatan jangan dikurangi. terlebih dahulu pelompat harus memahami unsur – unsur pokok pada lompat. lepas tapak. Pengertian Lompat Jauh Lompat jauh adalah cabang olahraga atletik yang bertujuan melompat dengan pencapaian jarak lompatan yang sejauh jauhnya. Frekwensi dan panjang langkah lari awalan makin meningkat sampai persiapan melakukan tolakkan. gaya berjalan. Karena itu titik berat badan agak terbawa kebawah. Loncat jauh dapat dibagi kedalam ancang – ancang. yaitu gaya jongkok. Dalam lompat jauh gaya dibagi menjadi 3 macam gaya. Pada tiga lima langkah terakir pelompat mempersiapkan diri untuk mengalihkan kecepatan gerak horizontal kepada kecepatan gerak vertikal dengan tanpa mengurangi kecepatan lari. Teknik Awalan Awalan dilakukan dengan berlari yang kian lama kian mendekati kecepatan maksimal namun masih tetap terkendali untuk melakukan tolakan tujuannya adalah meraih kecepatan maksimal yang terkendali untuk melakukan tolakan yang sekuat-kuatnya. Untuk itu untuk jarak lari awalan yang digunakan oleh setiap pelompat berbeda – beda tergantung pada kemampuan untuk mencapai kecepatan maksimalnya. Ancang – ancang kira – kira sejauh 30m – 45m. Selama 3 – 5 langkah terakhir peloncat mempersiapkan diri untuk mengalihkan ancang – ancang (kecepatan horizontal) kepada lepas tapak (kecepatan vertical). Frekuensi serta panjang langkah ancang – ancang makin meningkat sampai persiapan lepas tapak. dan sodokan tenaga vertical diperbesar. melayang.

2. Tujuannya adalah menghasilkan tolakan sekuat – kuatnya agar dapat menggangkat titik berat badan setinggi – tingginya. Gaya ini lebih menjanjikan tinggal landas yang efisien dan kesempatan mempersiapkan pendapatan yang lebih awal. . Gaya Jalan Diudara ( Walking In The Air ) Merupakan gaya yang sekarang paling populer dari pada kedua gaya sebelumnya. Mengusakan melayang diudara selama mungkin dan. a. Mengusahakan tahanan udara sekecil mungkin. Kedua lutut membentuk sudut siku – siku dan kedua lengan berada di atas kepala sehingga posisi tersebut sedang menggantung. Melayang Diudara. b. Merupakan gaya lompat yang dianjurkan diberikan pada pemula Gaya Menggantung ( Hang Style ) Karena anggota tubuh bagian bawah menggantung dibawah badan. Menyiapkan letak kaki dalam posisi yang menguntungkan pada waktu mendarat. Yaitu dengan cara menjulurkan kaki lemas kedepan sehubungan dengan sasaran pokok tehnik melayang diudara maka selanjutnya sering disebut sebagai gaya dalam melakukan lompat jauh. Gaya Lompat Jauh Gaya Langkah / Jongkok (Float Style ) termasuk siswa disekolah. Teknik Tolakan Tolakan dilakukan sebagai tahap pengalihan telapak kaki tolak untuk lepas landas. Seluruh telapak tangan kaki bergulir ke depn kaki tolak sedikit dibengkokkan dan disusul oleh gerakan kaki ayun lengan diayun tinggi kedepn berlawanan dengan gerak kaki badan bagian depan dijaga atas dijaga tegak membentuk sudut hampir 90 derajat dengan pandangan kedepan. Sasaran pokok dari tehnik melayang diudara adalah : Memelihara keseimbangan badan saat melayang.

. Untuk itu sewaktu kaki menyentuh pasir kepala ditundukkan dan lengan diayunkan kedepan membawa pinggang kedepan mendekati titik berat badan melawati titik pendaratan di pasir sehingga tidak melakukan pendaratan yang dapat merugikan pelompat. Hal – hal yang perlu dihindari: · · · · · · · Memperpendek atau memperpanjang langkah terakhir sebelum bertolak. Gerak kaki yang premature. Latihan gerakan pendaratan. · · · · · · · · Hal – hal yang harus diperhatikan/dilakukan: Pelihara kecepatan sampai saat menolak Capailah dorongan yang cepat dan dinamis dan balok tumpuan. baertujuan mencapai posisi lebih tegak. Badan miring jauh kedepan atau kebelakang. C. Gerak akhir agar dibuwat lebih kuat dengan menggunakan lebih besar daya kepadanya. Peraturan – Peraturan dalam Lompat Jauh 1.3. Kuasai gerak yang betul dari lengan dan kaki dalam meluruakan dan membengkokkan. 2. Bertolak dari tumit dengan kecepatan yang tidak memadai. Tak cukup angkatan kaki pada pendaratan. Satu kaki turun mendahului kaki lain pada darat. Pada saat mendarat kedua tungkai menjuluk kedepan dengan rilex tidak tegang sehingga siap menekuk pada saat yang tepat. Fase yang tidak seimbang. Rubahlah sedikit posisi lari. Teknik Mendarat Mendarat harus dilakukan dengan cara yang tidak menjadi penyebab terjadinya pendaratan yang merugikan. Gunakan gerakan kompensasi lengan yang baik Capailah jangkuan gerak yang baik.

. · Sikap badan di udara. Sikap – sikap dalam melakukan lompatan: · Awalan. · Pengukuran lompatan diambil dari balok ujung balok tumpu yang terdekat dengan bak pasir. yaitu harus-diusahakan badan melayang selama mungkin dan diusahakan badan tetap seimbang. Pengukuran akan dilakukan apabila lompatan tersebut dinyatakan syah. Jarak awalan biasanya 30 – 50 meter. Hasil lompatan akan dicatat oleh pencatat hasil perlombaan. Setelah melompat. Menumpu dengan 2 kaki. Awalan itu harus dilakukan dengan secepat – cepatnya serta jangan mengubah langkah pada saat akan melompat. 4. yaitu pelompat harus mengusahakan jatuh / mendarat dengan sebaik – baiknya jangan sampai jatuhnya badan atau lengan ke belakang. · Selain itu alat yang digunakan untuk mengukur juga harus sama (hanya ada satu alat ukur). Cara mengukur lompatan pada lompat jauh: · · · Pada lompat jauh pengukuran sebetulnya sama dengan pengukuran pada loncat jangkit. · Sikap badan pada waktu jatuh / mendarat. karena akan merugikan. 5. · Tolakan. · Bila pelompat berjalan mundur seusai melakukan lompatan maka yang diukur adalah jarak ketika atlet tersebut mundur.3. Diskualifikasi · · · · Dipanggil 3 menit belum melompat. Oleh karena itu ketika seusai meloncat maka atlet harus berjalan mungkin maju. Mendaratlah dengan kedua kaki dan lengan kedepan. Pengukuran dilakukan oleh juri pengukur yang biasanya berjumlah 2 (dua) orang. kembali ke arah awalan. yaitu menolak sekuat – kuatnya pada papan tolakan dengan kaki terkuat ke atas (tinggi dan kedepan). yaitu untuk mendapat kecepatan pada waktu akan melompat. sampai pada tanda awal pendaratan. · Pada pengukuran ini diusahakan untuk seteliti sebab selisih satu cm saja akan berpengaruh. Mendarat luar bak lompat.

gaya berjalan di udara. olahraga Etruscan memakai pertempuran galiatoral. agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan. yaitu gaya jongkok. Yang menjadi tujuan dari lompat jauh adalah pencapain jarak lompatan yang sejauh jauhnya. Roman Games memakai perlombaan lari dan melempar. Banyak hal yang perlu di perhatikan dalam olahraga lompat jauh. dan gaya menggantung. The Roman Games – Berasal dari akar Yunani murni. Dalam lompat jauh terdapat bak lompat yang berisi pasir sebagai tempat pendaratan akhir dari melompat. . Bukannya berlomba kereta kuda dan bergulat seperti di Yunani. terlebih dahulu pelompat harus memahami unsur – unsur pokok pada lompat. Atletik adalah event asli dari Olimpiade pertama ditahun 776 sebelum Masehi dimana satusatunya event adalah perlombaan lari atau stade Ada beberapa “Games” yang digelar selama era klasik Eropa. Maka untuk mencapai jarak lompat yang jauh.BAB III PENUTUP A. yang juga sama-sama memakai panggung. Kesimpulan Lompat jauh adalah cabang olahraga atletik yang bertujuan melompat dengan pencapaian jarak lompatan yang sejauh jauhnya. Dalam lompat jauh gaya dibagi menjadi 3 macam gaya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->