P. 1
matriks

matriks

|Views: 31|Likes:
Published by Elon J. Sirait

More info:

Published by: Elon J. Sirait on Dec 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/22/2013

pdf

text

original

Kalkulus 3

Matriks dan Transformasi Laplace
DISUSUN OLEH:
YOSANDI ALIEFIAN (03101003110)
M. MEZAL RIZQI D (03101003074)
ELON J. SIRAIT (03101003100)
RIZQI ROMADHON (03101003048)
CHANDRA KARTA WIJAYA (03101003028)
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK KIMIA
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
TAHUN 2012
Jenis-jenis Matriks
Jenis-jenis matriks dapat dibagi berdasarkan ordo dan elemen / unsur dari matriks
tersebut.
Berdasarkan ordo Matriks dapat di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :
• Matriks Bujursangkar adalah matriks yang memiliki ordo n x n atau banyaknya
baris sama dengan banyaknya kolom yang terdapat dalam mtriks tersebut.
Matriks ini disebut juga dengan matriks persegi berordo n.
Contoh :
• Matriks Baris adalah Matriks Baris adalah matriks yang terdiri dari satu baris
Contoh : A = ( 2 1 3 -7 )
• Matriks Kolom adalah Matriks Kolom adalah matriks yang terdiri dari satu
kolom.
Contoh :

Contoh Soal :
Matriks adalah matriks ........ berorde ........
adalah matriks ........... berorde .........
• Matriks Tegak adalah suatu matriks yang banyaknya baris lebih dari banyaknya
kolom.
Contoh :
• Matriks datar adalah Matriks yang banyaknya baris kurang dari banyaknya
kolom.
Contoh :
Berdasarkan elemen-elemen penyusunnya matriks dapat di bagi menjadi beberapa
jenis yaitu :
• Matriks Nol adalah Suatu matriks yang setiap unsurnya 0 berordo m x n, ditulis
dengan huruf O.
contoh :
• Matriks Diagonal adalah suatu matriks bujur sangkar yang semua unsurnya ,
kecuali unsur-unsur pada diagonal utama adalah nol.
Contoh :
• Matriks Segi Tiga adalah suatu matriks bujur sangkar yang unsur-unsur dibawah
atau diatas diagonal utama semuanya 0 .
Contoh :
Dimana Matriks C disebut matriks segi tiga bawah dan matriks D disebut matriks
segitiga atas.
• Matriks Skalar adalah matriks diagonal yang unsur-unsur pada diagonal utama
semuanya sama.
Contoh :
• Matriks Identitas atau Matriks Satuan adalah matriks diagonal yang unsur-
unsur pada diagonal utama semuanya satu ditulis dengan huruf I.
Contoh :
• Matriks Simetri adalah suatu matriks bujur sangkar yang unsur pada baris ke-i
kolom ke-j sama dengan unsur pada baris ke-j kolom ke-i sehingga aij = aji .
Contoh :
Transpose Matriks
Yang dimaksud dengan Transpose dari suatu matriks adalah mengubah komponen-
komponen dalam matriks, dari yang baris menjadi kolom, dan yang kolom di ubah
menjadi baris.
Contoh:
Matriks
A = ditranspose menjadi A
T
=
Matriks
B = ditranspose menjadi B
T
=
Rumus-rumus operasi Transpose sebagai berikut:
1.
2. dan
3. (dimana k adalah scalar)
4.
Contoh Soal

,
_

¸
¸


·

,
_

¸
¸

− ·
0 2 1
1 3 2
0 1
2 3
1 2
t
makaA A
\
Invers Matriks
Jika A dan B adalah matriks persegi, dan berlaku maka dikatakan
matriks A dan B saling invers. B disebut invers dari A, atau ditulis . Matriks yang
mempunyai invers disebut invertible atau matriks non singular, sedangkan matriks yang
tidak mempunyai invers disebut matriks singular.
Untuk mencari invers matriks persegi berordo 2×2, coba perhatikan berikut ini.
Jika dengan , maka invers dari matriks A (ditulis ) adalah
sebagai berikut:
Jika maka matriks tersebut tidak mempunyai invers, atau disebut matriks
singular.
Sifat-sifat matriks persegi yang mempunyai invers:



Misal A =

,
_

¸
¸
33 23 31
23 22 21
13 12 11
a a a
a a a
a a a
.
Invers matriks A yang berordo 3x3 dapat dicari dengan menggunakan aturan :
A
-1
=
) ( .
) det(
1
A Adj
A
Keterangan :
A
-1
= Invers dari matriks A
Adj(A) = matriks Adjoin dari A
det(A) = determinan dari matriks A
Cara menghitung determinan A adalah :
Cara I (metode sarrus)
- - -
det (A) =
33 32 31
23 22 21
13 12 11
a a a
a a a
a a a

32 31
22 21
12 11
a a
a a
a a

+ + +
= (a
11
a
22
a
33
) + (a
12
a
23
a
31
) + (a
13
a
21
a
32
) – (a
31
a
22
a
13
) – (a
32
a
23
a
11
) – (a
33
a
21
a
12
)
Cara II (metode cramer)
det (A) =
33 32 31
23 22 21
13 12 11
a a a
a a a
a a a
= a
11
33 32
23 22
a a
a a
- a
12
33 31
23 21
a a
a a
+ a
13
32 31
22 21
a a
a a

= a
11
(a
22
a
33
-a
32
a
23
) – a
12
(a
21
a
33
-a
31
a
23
) + a
13
(a
21
a
32
-a
31
a
22
)
Cara menentukan matriks Adj(A) adalah :
Ajd(A) =
1
1
1
1
1
1
1
]
1

¸

+ − +
− + −
+ − +
22 21
12 11
32 31
12 11
32 31
22 21
23 21
13 11
33 31
13 11
33 31
23 21
23 22
13 12
33 32
13 12
33 32
23 22
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
a a
Pada Matriks 2x2
Misalkan A dan B adalah dua matriks yang berordo 2 × 2 dan memenuhi persamaan AB =
BA = I2 maka matriks A adalah matriks invers dari matriks B atau matriks B adalah
matriks invers dari matriks A.
Contoh :
perhatikanlah perkalian matriks-matriks berikut.
• Misalkan A =
1
]
1

¸
− −
2 5
1 3
dan B =
1
]
1

¸
− −
3 5
1 2

AB =
1
]
1

¸
− −
2 5
1 3

1
]
1

¸
− −
3 5
1 2
=
1
]
1

¸

+ − + −
− −
6 5 10 10
3 3 5 6
=
1
]
1

¸

1 0
0 1
=
2
I
Perkalian AB menghasilkan
2
I (matriks identitas berordo 2 × 2)
• Misalkan P =
1
]
1

¸

1 4
2 7
dan Q =
1
]
1

¸



7 4
2 1

PQ=
1
]
1

¸

1 4
2 7

1
]
1

¸



7 4
2 1
=
1
]
1

¸

− + −
− + −
7 8 4 4
14 14 8 7
=
1
]
1

¸

1 0
0 1
=
2
I
Perkalian PQ menghasilkan
2
I .
Berdasarkan perkalian-perkalian tersebut, ada hal yang harus Anda ingat, yaitu perkalian
matriks A dan matriks B menghasilkan matriks identitas (AB = I ) Ini menunjukkan
matriks B merupakan matriks invers dari matriks A, yaitu B = A–1 atau bisa juga
dikatakan bahwa matriks A merupakan invers dari matriks B, yaitu A = B–1. Begitu
pula untuk perkalian matriks P dan matriks Q berlaku hal serupa.
Contoh :
Diketahui matriks A =
1
]
1

¸
− −
1 1
2 1
dan B =
1
]
1

¸

− − 1 1
2 1
tentukan Apakah matriks B
merupakan invers dari matriks A?
Jawab :
Matriks B merupakan invers dari matriks A jika memenuhi persamaan
AB = I
AB =
1
]
1

¸
− −
1 1
2 1

1
]
1

¸

− − 1 1
2 1
=
1
]
1

¸

− −
+ − + −
1 2 1 1
2 2 2 1
=
1
]
1

¸

1 0
0 1
= I
Oleh karena AB = I maka matriks B merupakan invers dari matriks A.
• penurunan rumus invers matriks ordo 2 × 2
Rumus Invers Matriks Berordo 2 × 2
Misalkan A =
1
]
1

¸

d c
b a
invers dari A adalah A
-1
, yaitu
A
-1
=
1
]
1

¸



a c
b d
A det
1
, dengan det A ≠ 0
Contoh :
Tentukan invers dari matriks D =
1
]
1

¸



11 7
6 3

Jawab :
det D =
1
]
1

¸



11 7
6 3
= 3(11) – (–7)(–6) = 33 – 42 = –9
D
-1
=
1
]
1

¸

3 7
6 11
det
1
A
=
1
]
1

¸

− 3 7
6 11
9
1
=
1
1
1
]
1

¸

− −
− −
9
3
9
7
9
6
9
11
=
1
1
1
]
1

¸

− −
− −
3
1
9
7
3
2
9
11
Contoh Soal lain :
Contoh:
Diketahui matriks-matriks A =

,
_

¸
¸
5 7
2 3
dan B =

,
_

¸
¸
3 2
1 5
.
Tentukan matriks X berordo 2x2 yang memenuhi persamaan berikut !
a. A.X = B b. X.A = B
Jawab:
det(A) =
5 7
2 3
= 15 – 14 = 1, sehingga A
-1
=

,
_

¸
¸


3 7
2 5
.
a. Untuk persamaan matriks A.X = B penyelesaiannya adalah :
X = A
-1
.B =

,
_

¸
¸


3 7
2 5

,
_

¸
¸
3 2
1 5
=

,
_

¸
¸


2 29
1 21
b. Untuk persamaan matriks X.A = B penyelesaiannya adalah :
X = B. A
-1
=

,
_

¸
¸
3 2
1 5

,
_

¸
¸


3 7
2 5
=

,
_

¸
¸


5 11
7 18
Latihan!
1. Hitunglah !
a.
3 1
6 5

b.
5 0 3
1 1 1
4 3 2


2. Tentukan invers matriks-matriks berikut !
a.

,
_

¸
¸
7 10
2 3
b.

,
_

¸
¸
6 3
8 4
c.

,
_

¸
¸
7 4
4 2
3. Tentukan transpos dari matriks-matriks berikut :
a. b. c.
A =

,
_

¸
¸ −
0 2 1
1 4 2
B =

,
_

¸
¸

3 0
2 1
6 4
C =

,
_

¸
¸
9 4 2
4 2 1
2 1 3
4. Tentukan invers matriks-matriks berikut !
a.

,
_

¸
¸
−1 2 0
5 4 1
3 0 2
b.

,
_

¸
¸
6 1 4
7 3 2
1 0 1

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->