MAKALAH SISTEM PEMERINTAHAN RI

NAMA : I MADE MADA ADI SETIABUDI KELAS : C.2 NO. ABSEN : 15 NPP : 22.1274

Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Terima kasih. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Penulis sadar dalam penyusunan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan oleh sebab itu penyusun mengharapkan saran yang membangun agar dapat menjadi acuan dalam penyusunan makalah yang akan datang. Jatinangor. 16 Mei 2012 . Makalah ini disusun untuk memenuhi nilai pada mata kuliah “Sistem Pemerintahan Indonesia”. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.KATA PENGANTAR Puji Syukur penyusun panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

” Dengan demikian. Latar Belakang Pembukaan UUD 1945 Alinea IV menyatakan bahwa kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu disusun dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat. “Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undanag-Undang Dasar. . sistem pemerintahan di Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial. Untuk mengetahuinya. Hal itu didasarkan pada Pasal 4 Ayat 1 yang berbunyi. sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republik. terlebih dahulu dibahas mengenai sistem pemerintahan. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan sebagai kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan.BAB I PENDAHULUAN A. Berdasarkan Pasal 1 Ayat 1 UUD 1945. Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa bentuk negara Indonesia adalah kesatuan. Selain bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik.

Lembaga-lembaga yang berada dalam satu system pemerintahan Indonesia . Tujuan pemerintahan negara pada umumnya didasarkan pada cita-cita atau tujuan negara. Kekuasaan Legislatif yang berate kekuasaan membentuk undangundang. Misalnya. c. Jadi. dan yang berasal dari kata perintah. jaringan. pemerintaha adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. legislative dan yudikatif. Pemerintahan adalaha perbuatan. eksekutif. Pemerintah adalah kekuasaan yang memerintah suatu wilayah. dan bekerjanya lembaga negara dalam mencapai tujuan pemerintahan negara yang bersangkutan. Kata sistem merupakan terjemahan dari kata system (bahasa Inggris) yang berarti susunan. Sistem pemerintaha diartikan sebagai suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapaian tujuan dan fungsi pemerintahan. kata-kata itu berarti: a. Dalam arti yang sempit. tatanan. urusan dalam memerintah Maka dalam arti yang luas. Kekuasaan dalam suatu Negara menurut Montesquieu diklasifikasikan menjadi tiga. daerah. cara. serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Pengertian Sistem Pemerintahan Istilah sistem pemerintahan berasal dari gabungan dua kata sistem dan pemerintahan. pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan-badan legislative. Negara. Perintah adalah perkataan yang bermakna menyuruh melakukan sesuatau b. system pemerintaha negara menggambarkan adanya lembaga-lembaga negara. atau. Sedangkan Pemerintahan berasal dari kata pemerintah. yaitu Kekuasaan Eksekutif yang berarti kekuasaan menjalankan undang-undang atau kekuasaan menjalankan pemerintahan. tujuan pemerintahan negara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Dan Kekuasaan Yudiskatif yang berate kekuasaan mengadili terhadap pelanggaran atas undang-undang. atau cara. perdamaian abadi dan keadilan social. Dan dalam Kamus Bahasa Indonesia. mencerdaskan kehidupan bangsa. Komponen-komponen tersebut secara garis besar meliputi lembaga eksekutif. hal.BAB II SISTEM PEMERINTAHAN A. dan yudikatif di suatu Negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. hubungan antarlembaga negara.

Jika dilihat dari komposisi (susunan keanggotaannya). Setiap departemen akan dipimpin oleh seorang menteri. Contoh negara yang menggunakan sistem kabinet presidensial adalah Amarika Serikat dan Indonesia b. cabinet ministrial dapat dibagi menjadi dua. Dalam suatu negara yang bentuk pemerintahannya republik. baik seorang menteri secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama seluruh anggota kebinet bertanggung jawab kepada parlemen/DPR. Kabinet Presidensial Kabinet presidensial adalah suatu kabinet dimana pertanggungjawaban atas kebijaksanaan pemerintah dipegang oleh presiden. yaitu cabinet parlementer dan cabinet ekstraparlementer. dan kabinet ministrial. Contoh negara yang menggunakan sistem kabinet ini adalah negara-negara di Eropa Barat. yaitu kabinet koalisi. dan kabinet partai. Kabinet Ekstraparlementer adalah kebinet yang pembentukannya tidak memperhatikan dan memperhitungkan suara-suara serta keadaan dalam parlemen/DPR.bekerja secara bersama dan saling menunjang untuk terwujudnya tujuan dari pemerintahan di negara Indonesia. presiden adalah kepala negaranya dan berkewajiban membentuk departemen-departemen yang akan melaksakan kekuasaan eksekutif dan melaksakan undang-undang. Kabinet parlementer adalah suatu kabinet yang dibentuk dengan memperhatikan dan memperhitungkan suara-suara yang ada didalam parlemen. Apabile semua menteri yang ada tersebut dikoordinir oleh seorang perdana menteri maka dapat disebut dewan menteri/cabinet. Kabinet dapat berbentuk presidensial. Kabinet Ministrial Kabinet ministrial adalah suatu kabinet yang dalam menjalankan kebijaksaan pemerintan. Apabila dilihat dari cara pembentukannya. a. Presiden merangkap jabatan sebagai perdana menteri sehingga para menteri tidak bertanggung jawab kepada perlemen/DPR melainkan kepada presiden. cabinet parlementer dibagi menjadi tiga. kabinet nasional. .

Inggris disebut sebagai Mother of Parliaments (induk parlemen).B. Amerika Serikat juga sebagai pelopor dalam sistem pemerintahan presidensial. Partai politik yang menang dalam pemilihan umum memiliki peluang besar menjadi mayoritas dan memiliki kekuasaan besar di parlemen. Anggota parlemen terdiri atas orang-orang dari partai politik yang memenangkan pemiihan umum. Badan legislatif atau parlemen adalah satu-satunya badan yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum. Kedua negara tersebut sampai sekarang tetap konsisten dalam menjalankan prinsip-prinsip dari sistem pemerintahannya. kelebihan serta kekurangan dari sistem pemerintahan parlementer. Sistem pemerintahan disebut parlementer apabila badan eksekutif sebagai pelaksana kekuasaan eksekutif mendapat pengawasan langsung dari badan legislatif. . berikut ini ciri-ciri. Kedua negara tersebut disebut sebagai tipe ideal karena menerapkan ciri-ciri yang dijalankannya. Pada umumnya. yaitu: 1. sedangkan Amerika Serikat merupakan tipe ideal dari negara dengan sistem pemerintahan presidensial. Ciri-ciri dari sistem pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut: 1. Dari dua negara tersebut. Bhakan. Untuk lebih jelasnya. sistem pemerintahan parlementer. Negara Inggris dianggap sebagai tipe ideal dari negara yang menganut sistem pemerintahan parlemen. Parlemen memiliki kekuasaan besar sebagai badan perwakilan dan lembaga legislatif. 2. kemudian sistem pemerintahan diadopsi oleh negara-negara lain dibelahan dunia. Sistem Pemerintahan Parlementer Dan Presidensial Sistem pemerintahan negara dibagi menjadi dua klasifikasi besar. Inggris adalah negara pertama yang menjalankan model pemerintahan parlementer. Klasifikasi sistem pemerintahan presidensial dan parlementer didasarkan pada hubungan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. sistem pemerintahan presidensial. negara-negara didunia menganut salah satu dari sistem pemerintahan tersebut. 2. Sistem pemerintahan disebut presidensial apabila badan eksekutif berada di luar pengawasan langsung badan legislatif. Adanya sistem pemerintahan lain dianggap sebagai variasi atau kombinasi dari dua sistem pemerintahan diatas.

4. Kekurangan Sistem Pemerintahan Parlementer: a. Kepala negara tidak sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Ia hanya berperan sebgai symbol kedaulatan dan keutuhan negara. Anggota kabinet umumnya berasal dari parlemen. Perdana menteri dipilih oleh parlemen untuk melaksakan kekuasaan eksekutif. 5. sedangkan kepala negara adalah presiden dalam negara republik atau raja/sultan dalam negara monarki. c. Hal ini berarti bahwa sewaktu-waktu parlemen dapat menjatuhkan kabinet jika mayoritas anggota parlemen menyampaikan mosi tidak percaya kepada kabinet. Kepala pemerintahan adalah perdana menteri. Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen. Kepala negara tidak memiliki kekuasaan pemerintahan. Pemerintah atau kabinet terdiri dari atas para menteri dan perdana menteri sebagai pemimpin kabinet. Selanjutnya. Dalam sistem ini. Pembuat kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. kekuasaan eksekutif berada pada perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Sebagai imbangan parlemen dapat menjatuhkan kabinet maka presiden atau raja atas saran dari perdana menteri dapat membubarkan parlemen.3. . diadakan pemilihan umum lagi untuk membentukan parlemen baru. 6. Kelebihan Sistem Pemerintahan Parlementer: a. Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi barhati-hati dalam menjalankan pemerintahan. b. b. Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tidak bias ditentukan berakhir sesuai dengan masa jabatannya karena sewaktu-waktu kabinet dapat bubar. Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen dan dapat bertahan sepanjang mendapat dukungan mayoritas anggota parlemen. Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan public jelas. Hal ini karena kekuasaan eksekutif dan legislatif berada pada satu partai atau koalisi partai.

Kabinet dapat mengendalikan parlemen. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimanfaatkan dan manjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya.c. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. 1. Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Presiden tidak dipilih oleh parlemen. 5. 4. badan eksekutif dan legislatif memiliki kedudukan yang independen. Penyelenggara negara berada ditangan presiden. Presiden Indonesia adalah lima tahun. Ciri-ciri dari sistem pemerintaha presidensial adalah sebagai berikut. Kabinet bertangungjawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen atau legislatif. Parlemen memiliki kekuasaan legislatif dan sebagai lembaga perwakilan. Presiden tidak dapat membubarkan parlemen seperti dalam sistem parlementer. Dalam sistem pemerintahan presidensial. Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen. Misalnya. c. . 3. Hal itu dikarenakan presiden tidak dipilih oleh parlemen. b. Presiden tidak berada dibawah pengawasan langsung parlemen. Kedua badan tersebut tidak berhubungan secara langsung seperti dalam sistem pemerintahan parlementer. 6. 2. anggota kabinet dapat mengusai parlemen. kelebihan serta kekurangan dari sistem pemerintahan presidensial. Presiden tidak bertanggungjawab kepada parlemen. Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Kelebihan Sistem Pemerintahan Presidensial: a. Untuk lebih jelasnya. Kabinet (dewan menteri) dibentuk oleh presiden. Mereka dipilih oleh rakyat secara terpisah. Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya. masa jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun. Anggota parlemen dipilih oleh rakyat. Hal itu terjadi apabila para anggota kabinet adalah anggota parlemen dan berasal dari partai meyoritas. Karena pengaruh mereka yang besar diparlemen dan partai. berikut ini ciri-ciri. tetapi dipilih langsung oleh rakyat atau suatu dewan majelis. d.

Jepang. Mesir. negaranegara tertentu memakai sistem campuran antara presidensial dan parlementer (mixed parliamentary presidential system). Pengaruh Sistem Pemerintahan Satu Negara Terhadap Negara-negara Lain. dan Australia. Negara tersebut memiliki presiden sebagai kepala negara yang memiliki kekuasaan besar. Dari dua model tersebut. Amerika Serikat dan Inggris masing-masing dianggap pelopor dari sistem pemerintahan presidensial dan sistem pemerintahan parlementer. b. Filipina. Sistem pemerintahan negara-negara didunia ini berbeda-beda sesuai dengan keinginan dari negara yang bersangkutan dan disesuaikan dengan keadaan bangsa dan negaranya. Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri. Contohnya. Misalnya. Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial: a. negara Prancis sekarang ini. Brasil. Bahkan. terdapat variasi-variasi disesuaikan dengan perkembangan ketatanegaraan negara yang bersangkutan. dan Argentina. sistem pemerintahan presidensial dan sistem pemerintahan parlementer merupakan dua model sistem pemerintahan yang dijadikan acuan oleh banyak negara. Sebagaimana dikemukakan sebelumnya. Suatu negara dapat mengadakan perbandingan . Salah satu kegunaan penting sistem pemerintahan adalah sistem pemerintahan suatu negara menjadi dapat mengadakan perbandingan oleh negara lain. Dan contoh negara yang menggunakan sistem pemerintahan parlemen: Inggris. India. Indonesia yang menganut sistem pemerintahan presidensial tidak akan sama persis dengan sistem pemerintahan presidensial yang berjalan di Amerika Serikat. Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan memakan waktu yang lama. Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak. tetapi juga terdapat perdana menteri yang diangkat oleh presiden untuk menjalankan pemerintahan sehari-hari. Malaysia. kemudian dicontoh oleh negara-negar lainnya. Meskipun sama-sama menggunakan sistem presidensial atau parlementer. c. Sistem pemerintahan suatu negara berguna bagi negara lain. Sistem pertanggungjawaban kurang jelas. C.d. Contoh negara yang menggunakan sistem pemerintahan presidensial: Amerika Serikat.

tidak semua praktik pemerintahan di Indonesia bersifat tiruan semata dari sistem pemerintahan Amerika Serikat. Konvensi Partai Golkar menjelang pemilu tahun 2004 juga mencontoh praktik konvensi di Amerika Serikat. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Sebelum Diamandemen. sedangkan di Amerika Serikat tidak ada lembaga semacam itu. Tujuan selanjutnya adalah negara dapat mengembangkan suatu sistem pemerintahan yang dianggap lebih baik dari sebelumnya setelah melakukan perbandingan dengan negara-negara lain. Indonesia banyak mengadopsi praktik-praktik pemerintahan di Amerika Serikat. Dengan demikian. Negara-negara dapat mencari dan menemukan beberapa persamaan dan perbedaan antarsistem pemerintahan. Mereka bisa pula mengadopsi sistem pemerintahan negara lain sebagai sistem pemerintahan negara yang bersangkutan.sistem pemerintahan yang dijalankan dengan sistem pemerintahan yang dilaksakan negara lain. Sistem Pemerintahan Indonesia a. D. sistem pemerintahan suatu negara dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan atau model yang dapat diadopsi menjadi bagian dari sistem pemerintahan negara lain. . Para pejabat negara. perbandingan sistem pemerintahan negara yang dikunjungi dengan sistem pemerintahan negaranya. Pokok-pokok sistem pemerintahan negara Indonesia berdasarkan UUD 1945 sebelum diamandemen tertuang dalam Penjelasan UUD 1945 tentang tujuh kunci pokok sistem pemerintahan negara tersebut sebagai berikut. Misalnya. Indonesia mengenal adanya lembaga Majelis Permusyawaratan Rakyat. Mereka melakukan pengamatan. pengkajian. Pembangunan sistem pemerintahan di Indonesia juga tidak lepas dari hasil mengadakan perbandingan sistem pemerintahan antarnegara. Seusai kunjungan para anggota parlemen tersebut memiliki pengetahuan dan wawasan yang semakin luas untuk dapat mengembangkan sistem pemerintahan negaranya. politisi. dan para anggota parlemen negara sering mengadakan kunjungan ke luar negeri atau antarnegara. Namun. pemilihan presiden langsung dan mekanisme cheks and balance. Amerika Serikat dan Inggris masing-masing telah mampu membuktikan diri sebagai negara yang menganut sistem pemerintahan presidensial dan parlementer seara ideal. Sistem pemerintahan dari kedua negara tersebut selanjutnya banyak ditiru oleh negara-negara lain di dunia yang tentunya disesuaikan dengan negara yang bersangkutan. Contohnya. Sebagai negara dengan sistem presidensial.

Ciri dari sistem pemerintahan masa itu adalah adanya kekuasaan yang amat besar pada lembaga kepresidenan. Namun. Mekipun adanya kelemahan. Presiden adalah penyelenggara pemerintah negara yang tertinggi dibawah Majelis Permusyawaratan Rakyat. d. Untuk itu. Sistem pemerintahan ini dijalankan semasa pemerintahan Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Suharto. Memasuki masa Reformasi ini. tidak mudah jatuh atau berganti. Sistem pemerintahan lebih stabil. 2. menteri negara tidak bertanggungjawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Berdasarkan tujuh kunci pokok sistem pemerintahan. Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Sistem Konstitusional. f. Menteri negara ialah pembantu presiden. Konflik dan pertentangan antarpejabat negara dapat dihindari. Kekuasaan negara yang tertinggi di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat. c. Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum (rechtsstaat). maka kekuasaan presiden sangat besar dan cenderung dapat disalahgunakan. Kekuasaan kepala negara tidak tak terbatas. b. perlu disusun pemerintahan yang konstitusional atau pemerintahan yang berdasarkan pada konstitusi. . sistem pemerintahan Indonesia menurut UUD 1945 menganut sistem pemerintahan presidensial. Pemerintah konstitusional bercirikan bahwa konstitusi negara itu berisi : 1. Hamper semua kewenangan presiden yang di atur menurut UUD 1945 tersebut dilakukan tanpa melibatkan pertimbangan atau persetujuan DPR sebagai wakil rakyat. kekuasaan yang besar pada presiden juga ada dampak positifnya yaitu presiden dapat mengendalikan seluruh penyelenggaraan pemerintahan sehingga mampu menciptakan pemerintahan yang kompak dan solid. bangsa Indonesia bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis. e. dalam praktik perjalanan sistem pemerintahan di Indonesia ternyata kekuasaan yang besar dalam diri presiden lebih banyak merugikan bangsa dan negara daripada keuntungan yang didapatkanya. g. adanya pembatasan kekuasaan pemerintahan atau eksekutif. Karena itui tidak adanya pengawasan dan tanpa persetujuan DPR. jaminan atas hak asasi manusia dan hak-hak warga negara.a.

Parlemen terdiri atas dua bagian (bikameral). sistem pemerintahan Indonesia masih mendasarkan pada UUD 1945 dengan beberapa perubahan seiring dengan adanya transisi menuju sistem pemerintahan yang baru. Untuk masa jabatan 2004-2009. Bentuk pemerintahan adalah republik. berdasarkan UUD 1945 yang telah diamandemen itulah menjadi pedoman bagi sistem pemerintaha Indonesia sekarang ini. 5. Amandemen atas UUD 1945 telah dilakukan oleh MPR sebanyak empat kali.unsur dari sistem pemerintahan parlementer dan melakukan pembaharuan untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan yang . 1. Bentuk negara kesatuan dengan prinsip otonomi daerah yang luas. Para anggota dewan merupakan anggota MPR. Presiden dan wakil presiden dipilih dan diangkat oleh MPR untuk masa jabatan lima tahun. Sistem pemerintahan baru diharapkan berjalan mulai tahun 2004 setelah dilakukannya Pemilu 2004. 6. Reformasi yang harus dilakukan adalah melakukan perubahan atau amandemen atas UUD 1945.Berdasarkan hal itu. sedangkan sistem pemerintahan presidensial. Sistem pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Setelah Diamandemen Sekarang ini sistem pemerintahan di Indonesia masih dalam masa transisi. Kabinet atau menteri diangkat oleh presiden dan bertanggung jawab kepada presiden. presiden dan wakil presiden akan dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket. Presiden adalah kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Makamah Agung dan badan peradilan dibawahnya. Sebelum diberlakukannya sistem pemerintahan baru berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen keempat tahun 2002. yaitu pada tahun 1999. 2001. b. dan 2002. diharapkan dapat terbentuk sistem pemerintahan yang lebih baik dari yang sebelumnya. 3. Wilayah negara terbagi dalam beberapa provinsi. 4. 2. DPR memiliki kekuasaan legislatif dan kekuasaan mengawasi jalannya pemerintahan. Sistem pemerintahan ini juga mengambil unsur . Pokok-pokok sistem pemerintahan Indonesia adalah sebagai berikut. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). dengan mengamandemen UUD 1945 menjadi konstitusi yang bersifat konstitusional. 2000.

ada dalam sistem presidensial. Hal itu diperuntukan dalam memperbaiki sistem presidensial yang lama. Parlemen diberi kekuasaan yang lebih besar dalam hal membentuk undang-undang dan hak budget (anggaran) Dengan demikian. DPR tetap memiliki kekuasaan megawasi presiden meskipun secara tidak langsung. ada perubahan-perubahan baru dalam sistem pemerintahan Indonesia. dan pemberian kekuasaan yang lebih besar kepada parlemen untuk melakukan pengawasan dan fungsi anggaran. Jadi. . 1. 4. Presiden sewaktu-waktu dapat diberhentikan oleh MPR atas usul dari DPR. 3. antara lain adanya pemilihan secara langsung. Presiden dalam mengeluarkan kebijakan tertentu perlu pertimbangan atau persetujuan dari DPR. Perubahan baru tersebut. mekanisme cheks and balance. sistem bikameral. 2. Beberapa variasi dari sistem pemerintahan presidensial di Indonesia adalah sebagai berikut. Presiden dalam mengangkat penjabat negara perlu pertimbangan atau persetujuan dari DPR.

yaitu eksekutif. legislatif. Pembagian sistem pemerintahan negara secara modern terbagi dua. birokratif. dan dewan menteri. Selain itu. yaitu saat perpindahan kekuasaan atau kepemimpinan dalam negara. terdapat juga beberapa persamaan antarsistem pemerintahan negara itu. . apabila badan eksekutif berada diluar pengawasan legislatif maka sistem pemerintahannya adalah presidensial. terdapat lembaga lain atau unsur lain seperti parlemen. dua negara memiliki sistem pemerintahan yang sama. Perubahan pemerintah di negara terjadi pada masa genting. pemilu. Sebaliknya. Lembaga-lembaga negara dalam suatu sistem politik meliputi empat institusi pokok. Pembagian sistem pemerintahan presidensial dan parlementer didasarkan pada hubungan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif.BAB III KESIMPULAN Sistem pemerintahan negara menggambarkan adanya lembaga-lembaga yang bekerja dan berjalan saling berhubungan satu sama lain menuju tercapainya tujuan penyelenggaraan negara. dan yudikatif. Namun. Dalam sistem parlementer. sedangkan dalam sistem pemerintahan negara monarki. lebaga-lembaga negara itu berjalan sesuai dengan mekanisme demokratis. Misalnya. Hal itu bermula dari adanya krisis moneter dan krisis ekonomi. yaitu presidensial dan ministerial (parlemen). badan eksekutif mendapat pengwasan langsung dari legislatif. Perubahan pemerintahan di Indonesia terjadi antara tahun 1997 sampai 1999. lembaga itu bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip yang berbeda. Dalam sistem pemerintahan negara republik. Sistem pemerintahan suatu negara berbeda dengan sistem pemerintahan yang dijalankan di negara lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful