P. 1
pendeteksi stress

pendeteksi stress

|Views: 109|Likes:
Published by Ulfia Ramadhiyahti
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Ulfia Ramadhiyahti on Dec 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

PERANCANGAN ALAT PENDETEKSI AWAL KETEGANGAN (STRESS) PADA MANUSIA BERBASIS PC DIUKUR DARI SUHU TUBUH, KELEMBABAN KULIT

DAN DETAK JANTUNG

TUGAS AKHIR Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan Program Studi Strata 1 Pada Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta

Disusun Oleh :

ALI ROHMAD D 400 030 102

FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2009

L. Suryantha Chandra. mental.KJ. Seperti pengalaman dr.1.BAB I PENDAHULUAN 1.4 Stres dapat terjadi pada setiap manusia dan pada setiap waktu. dan emosional yang timbul karena perubahan atau keadaan yang menyenangkan atau tidak menyenangkan.). seorang dokter spesialis kelenjar kulit menyatakan “Kalau pasien ditanya apakah sedang stres. namun ada juga yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami stres. Ari Muhandri Andhie. (dr. Stres juga merupakan suatu tuntutan yang mendorong organisme untuk beradaptasi atau menyesuaikan diri (dr. secara otomatis otak akan mengaktifkan sistem hypothalamic-pituitary- . Karena tidak paham akan definisi stres yang sebenarnya. Pada umumnya orang menyadari adanya stres pada dirinya. LATAR BELAKANG Stres adalah perubahan respon fisik..4 Kebanyakan masyarakat tidak mau mengakui dirinya mengalami stres. maka langsung marah dan menyangkalnya.). Ari Muhandri Ardhie. (dr. Begitu stresor datang.KK. Anita Chandra) Ketika menghadapi stresor (hal-hal yang memicu stres).” Keadaan stres akan merangsang pengeluaran hormon adrenalin secara berlebihan sehingga menyebabkan jantung berdebar keras dan cepat. karena stres merupakan bagian dari kehidupan manusia yang tidak dapat dihindarkan tetapi dapat dikendalikan. maka tubuh akan mengadakan reaksi secara terpadu untuk menghadapi stresor. Sp. Sp. Sp.KK.

Namun yang lebih serius. sehingga kulit akan mengeluarkan keringat dingin. sumsum tulang dan kelenjar limfe untuk lebih siaga. paru-paru dan otak bisa bertambah hampir 300% sampai 400%. metabolisme tubuh. Jadi. Penyempitan pembuluh darah (konstriksi) biasanya diikuti oleh gejalagejala yang lain mengenai gangguan saraf vegetatif seperti keluar keringat dingin.10 Stres juga akan mengakibatkan penyempitan pembuluh darah (konstriksi) pada organ-organ dalam. Pada saat seseorang berada pada kondisi stres. peredaran darah.adrenal dan selanjutnya akan memacu sekresi hormon dan sistem tubuh yang lain. dan otot-otot) menjadi berkesinambungan diaktifkan berlebihan atau kurang. tangan dan kaki. 2004:361). berdetak lebih cepat. wajar saja ketika stres jantung berdebar-debar. jantung. paru-paru. darah dialirkan dalam jumlah yang lebih besar ke otot-otot tubuh. (Kumpulan jurnal rumah-sehat dari berbagai sumber). tubuh juga akan mengaktifkan sistem imun di kulit. Bahkan peredaran darah di otot. semua bagian perlengkapan tubuh yang stres (otak. Akibatnya. Ketika stres. 2003:52). Ini bisa jadi . maka denyut jantung dan tekanah darah naik secara mendadak. (Supratiknya. Aliran darah di kulit juga akan dikurangi dan dialihkan ke organ lain yang lebih penting. dan paru-paru mengambil oksigen lebih banyak. Hormon kortisol akan mengkoordinasi seluruh sistem dalam tubuh (jantung. paru-paru. Oleh sebab itu ketika stres. pembuluh darah. pernapasan semakin cepat. Hal itu menyebabkan bagian-bagian itu terasa tegang. (Maramis. sistem imun dan kulit) untuk bereaksi terhadap stresor. penyempitan pembuluh darah pada organ-organ dalam tersebut menyebabkan jantung bekerja keras.

sensitif Mengurung diri Meningkatnya sekresi adrenalin dan noradrenalin Mudah lelah secara fisik Penurunan prestasi dan produktivitas Meningkatnya frekuensi absensi Ketidakpuasan Lebih sering berkeringat Meningkatnya agresivitas. dan kriminalitas Kehilangan spontanitas Menurunnya fungsi Kepala pusing. Gejala-gejala Stres Kerja Gejala Psikologis Kecemasan.KJ). yaitu gejala psikologis.menimbulkan kerusakan fisik atau psikologis dari waktu ke waktu. dan kadar gula darah meningkat. marah. Suryantha Chandra. Tabel 1. seperti jantung berdenyut dengan cepat. dan gejala perilaku. karena peningkatan gula darah ini disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah. ketegangan Gejala Fisik Meningkatnya detak jantung dan tekanan darah Gejala Perilaku Menunda ataupun menghindari pekerjaan/ tugas Bingung.4 Menurut Terry Beehr dan John Newman (1978). gejala stres dapat dibagi dalam 3 (tiga) aspek. temperatur tubuh meningkat. Pengaruh meningkatnya kadar gula darah ini akan menyebabkan keluarnya keringat dingin. (dr. gejala psikis. Sp.1. sehingga stres dapat menyebabkan terjadinya perubahan dalam tubuh. migrain intelektual Sumber : e-psikologi. L.com Kecenderungan bunuh diri Ketegangan otot .

kelembaban kulit dan sensor detak jantung membutuhkan suatu interface. Salah satunya teknologi komputer yang tidak hanya berperan dalam satu bidang saja.Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong manusia untuk berusaha mengatasi segala permasalahan yang timbul di sekitarnya. 1997). karena langsung menampilkan pengukuran rata-rata per menit. (Santoso. muncul ide untuk membuat suatu alat yang dapat berfungsi untuk memonitoring atau mengetahui kondisi stres seseorang diukur dari suhu tubuh.0. Alat ini menggunakan komputer sebagai penampil grafik suhu tubuh. Selain itu. alat ini diharapkan dapat mengukur detak jantung dengan waktu respon yang cepat dan mampu menyediakan sinyal yang kuat untuk proses timing. Perangkat keras tambahan disebut perangkat antarmuka (Interface) yang berfungsi menghubungkan peralatan perlengkapan tambahan dengan Komputer (Prasetyo. melainkan di segala bidang kehidupan manusia. Program yang dibutuhkan untuk penampilannya menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic V6. Penghubung sensor suhu tubuh. Alat yang akan penulis buat ini menggunakan sensor yang mampu mengecek dan mengukur suhu dengan range dari -40oC sampai 123. Berawal dari kasus tersebut. kelembaban kulit dan detak jantung. sehingga alat ini sangat tepat untuk digunakan terutama dalam bidang medis. kelembaban kulit dan detak jantung yang dimaksudkan untuk mempermudah pembacaan. Penulis menggunakan mikrokontroller . 1997).8oC dan mengukur kelembaban kulit dengan range dari 0% sampai 100%. Pengembangan pemakaian komputer dapat dilakukan dengan menambah sebagian perangkat keras dan pembuatan perangkat lain yang sesuai untuk tujuan yang diinginkan.

1.3.2. KELEMBABAN KULIT DAN DETAK JANTUNG”. .4. maka perumusan masalah yang menjadi sasaran utama dari perancangan ini yaitu bagaimana merancang dan membuat alat yang mampu menentukan kondisi mudah stres atau tidak mudah stres pada seseorang. 1. maka penulis memperoleh judul “PERANCANGAN ALAT PENDETEKSI AWAL KETEGANGAN (STRESS) PADA MANUSIA BERBASIS PC DIUKUR DARI SUHU TUBUH. PEMBATASAN MASALAH Penulis membatasi pembuatan alat ini yaitu hanya bisa menentukan kondisi mudah stres atau tidak mudah stres. tidak bisa menentukan tentang tingkatan-tingkatan kondisi stres yang lebih detail.AT89C2051 sebagai interface dengan didukung RS-232 untuk menghubungkan komputer dengan alat dan didukung juga perangkat lain seperti komputer dan rangkaian elektronika lainnya. 1. PERUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang yang ada. sensor kelembaban kulit dan sensor detak jantung untuk memonitoring atau mengetahui kondisi mudah stres atau tidak mudah stres-nya seseorang. Berdasarkan uraian tersebut di atas. TUJUAN TUGAS AKHIR Tujuan pembuatan Tugas Akhir yaitu untuk membuat alat pendeteksi ketegangan atau stres dengan menggunakan sensor suhu tubuh.

yaitu untuk mengukur dan mencatat kurva tegangan bioelektrik jantung.6% saja. Alat yang dibuat ini menggunakan Elektrokardiograf (EKG) yaitu suatu alat yang digunakan untuk keperluan diagnostik (pemeriksaan).6.5. sensor . kelembaban kulit dan detak jantung. Alat yang dibuat ini mampu menampilkan hasil perhitungan sampai tiga angka (999). MANFAAT PENELITIAN Manfaat yang diperoleh dari hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membantu kerja bidang medis terutama untuk memonitoring kondisi seseorang jika teridentifikasi kepanikan atau mudah stres. Monitoring atau kegiatan untuk mengetahui kondisi stres atau tidak stres pada seseorang dapat diukur dari suhu tubuh. Hasil pengukuran ditampilkan melalui osiloskop atau monitor komputer. Tugas akhir yang pernah dikerjakan terdahulu antara lain : Tugas akhir dari Ghoni Musyakar (2003) dengan judul “Perancangan Penghitung Denyut Nadi Digital untuk Olahragawan”. 1.1. Tugas Akhir dari Agus Muslih (2004) dengan judul “Alat Ukur Sinyal Detak Jantung”. bila denyut nadi jumlahnya di atas 100 alat ini mampu untuk menghitungnya. TINJAUAN PUSTAKA Proposal ini meninjau dan mengacu pada tugas akhir terdahulu yang relevan dengan proposal yang akan penulis kerjakan. Sedangkan keakuratan dari alat yang telah dibuatnya adalah 99. Perancangan alat ini menggunakan sensor suhu tubuh. jadi. Angka jumlah denyut nadi ditampilkan dalam seven segment selama 60 detik (1 menit).

3. Studi Literatur Mencari dan mengumpulkan referensi serta dasar teori yang diambil dari berbagai buku penunjang untuk mendukung pembuatan modul dan software.kelembaban kulit dan sensor detak jantung dengan interface menggunakan mikrokontroller AT89C2051. Studi Lapangan Melakukan pengamatan baik secara langsung maupun tidak langsung. kelembaban kulit dan sensor detak jantung dan dengan tampilan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic V6. kelembaban kulit dan detak jantung dimaksudkan untuk mempermudah pembacaan. 2. Alat yang akan dikerjakan ini menggunakan komputer sebagai penampil grafik suhu tubuh.0. Metode Perancangan Metode ini digunakan untuk memberikan gambaran singkat tentang obyek penelitian yang diharapkan.0. dengan penampilannya menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic V6. . METODE PENELITIAN Dalam penelitian tugas akhir ini penulis menggunakan beberapa metode sebagai berikut: 1.7. serta mencari informasi mengenai harga bahan-bahan benda jari yang akan diperlukan dalam pembuatan alat pendeteksi ketegangan atau stres dengan menggunakan sensor suhu tubuh. 1. wawancara dengan pihak-pihak yang berkompeten. didukung perangkat lain seperti komputer dan rangkaian elektronika lainnya.

petunjuk. Metode Bimbingan Metode ini dilakukan dalam bentuk pengarahan. sistematika penulisan laporan.8. metode pembuatan alat. tujuan. BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Berisi tentang pengujian alat dan menganalisa hasil pengujian alat. BAB II LANDASAN TEORI Berisi tentang dasar-dasar teori yang berhubungan dengan perancangan dan pembuatan alat.4. pembatasan masalah. serta saran dari dosen pembimbing atau semua pihak yang bisa membantu proses penelitian selama tugas akhir ini. BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT Berisi tentang perancangan sistem meliputi blok diagram perancangan. 1. . BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Berisi tentang kesimpulan dari pembuatan alat dan saran untuk perbaikan alat. SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN TUGAS AKHIR Laporan tugas akhir ini akan disusun dengan sistematika sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Berisi tentang latar belakang masalah. perumusan masalah. penentuan komponen yang akan digunakan dan pembuatan alat dan program.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->