KATA PENGANTAR

Sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menyelesaikan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan yang kemudian dikukuhkan menjadi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 dan Nomor 23 Tahun 2006, serta Nomor 24 Tahun 2006 yang disempurnakan dengan Nomor 6 tahun 2007 tentang ketentuan pelaksanaannya. BSNP juga telah menerbitkan Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Pengalaman melakukan persiapan untuk penyusunan Model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada Sekolah Menengah Kejuruan (KTSP-SMK), ternyata berbagai ketentuan tentang penyusunan KTSP yang termuat pada peraturan-peraturan tersebut, termasuk pedoman penyusunannya, masih memerlukan analisis dan upaya pensistematisan yang tidak sederhana, terutama karena ada beberapa ketentuan yang saling terkait tapi berada pada dokumen yang berbeda-beda. Atas dasar itulah, maka sesuai dengan tugas dan fungsinya, Direktorat Pembinaan SMK berupaya merevisi Bahan Bimbingan Teknis Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan tahun 2006 menjadi Edisi 2008 yang sepenuhnya diturunkan secara sistematis dari peraturan-peraturan tersebut dan pedoman pelaksanaannya. Bahan bimbingan teknis hasil revisi ini diharapkan dapat membantu para pihak yang terlibat dalam pengembangan dan implementasi KTSP-SMK serta satuan pendidikan SMK pada umumnya, dalam upaya menerapkan peraturan-peraturan dimaksud. Pada gilirannya, seperti yang diharapkan, setiap SMK atau kelompok SMK akan mampu menyiapkan sendiri KTSP yang akan diimplementasikannya.

i

Seri bahan bimbingan teknis (Bimtek) ini meliputi judul-judul berikut.

1.
2.

Teknik Penyusunan KTSP dan Silabus SMK; Teknik Penyusunan RPP; Teknik Pengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal SMK; Teknik Penyusunan Modul Bahan Ajar); Teknik Pelaksanaan Pengembangan Diri pada SMK; Model-model Pembelajaran SMK; Penilaian dan Pelaporan Hasil Belajar Peserta Didik SMK; Implementasi Sistem Kridit Semester pada SMK.

3. 4. 5.
6.

7. 8.

Kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi sehingga terwujudnya seri buku bahan bimbingan teknis ini, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Jakarta, November 2008 Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan,

Dr. Joko Sutrisno NIP. 131415680

ii

DAFTAR ISTILAH (GLOSARIUM)

1.

Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Badan Standar Nasional Pendidikan yang disingkat BSNP adalah badan mandiri dan independen yang bertugas mengembangkan, memantau pelaksanaan, dan mengevaluasi standar nasional pendidikan. Standar Isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi lulusan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kerangka Dasar Kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan. Keunggulan Lokal dan Global adalah potensi unggulan daerah dan atau internasional dalam bentuk sumberdaya alam dan sosial budaya (seni, produk, jasa, kerajinan, bahasa, teknologi dan lainlain). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masingmasing satuan pendidikan.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

iii

kecakapan sosial. jenjang. dan jenis pendidikan tertentu. dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester untuk mata pelajaran tertentu. 9. Peserta Didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur. 15. dan bertindak secara konsisten sebagai perwujudan dari pengetahuan. pengetahuan. Standar Kompetensi Mata Pelajaran adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap. 12. berpikir. Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi. Kompetensi adalah kemampuan bersikap. peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap. olahraga dan kesehatan. estetika dan jasmani. kecakapan iv . Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan minimal 14. Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik pada setiap kelompok mata pelajaran yang mencakup kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Standar Kompetensi Lulusan adalah kualifikasi kemampuan 11. dan keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik. lulusan yang mencakup sikap. Standar Kompetensi Lulusan meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau seluruh kelompok mata pelajaran. Pendidikan Kecakapan Hidup adalah pendidikan yang memberikan kecakapan personal. 10.8. sikap. pengetahuan. dan keterampilan. pengetahuan. dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester. standar kompetensi terdiri atas sejumlah kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku secara nasional. ilmu pengetahuan dan teknologi. 13. kewarganegaraan dan kepribadian.

dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk mencapai standar kompetensi lulusan serta kemampuan lainnya dengan memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Penugasan terstruktur termasuk kegiatan perbaikan. Kegiatan Tatap Muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik. 18. Beban belajar setiap mata pelajaran pada sistem paket dinyatakan dalam satuan jam pembelajaran. untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan. dan percepatan 19. Sistem Kredit Semester (SKS) adalah sistem penyelenggaraan kompetensi pendidikan. yang peserta didiknya menentukan sendiri beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester pada satuan pendidikan. pengayaan. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik. pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh kompetensi pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan.intelektual dan kecakapan vokasional untuk bekerja atau usaha mandiri. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik. Penugasan Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. 16. Beban Belajar adalah rumusan satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik dalam mengikuti kompetensi pembelajaran melalui sistem tatap muka. 20. pendidik dan lingkungan. penugasan terstruktur. Sistem Paket adalah sistem penyelenggaraan kompetensi 21. 17. Beban belajar setiap mata pelajaran v . materi pembelajaran.

pada sistem kredit semester. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. libur akhir tahun pelajaran. hari libur umum (termasuk hari-hari besar nasional). jasmani. 25. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. Satuan Pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal. dan hari libur khusus. vi . jeda antar semester. Minggu Efektif Belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. kewarganegaraan dan kepribadian. ilmu pengetahuan dan teknologi. Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. minggu efektif belajar. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester. Susunan mata pelajaran tersebut terbagi dalam lima kelompok. Waktu Libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. 23. olahraga dan kesehatan. estetika. nonformal dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. 24. 28. 27. Struktur Kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalam kegiatan pembelajaran. yaitu kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Waktu Pembelajaran Efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu. 26. 22. hari libur keagamaan. pada satuan pendidikan yang dimaksud. Permulaan Tahun Ajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun ajaran pada setiap satuan pendidikan. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks).

29. Kategori Standar, SMK yang belum memenuhi 8 Standar
Nasional Pendidikan (SNP).

30. Kategori Mandiri, SMK kategori mandiri adalah SMK yang hampir
atau telah memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).

31. SKK adalah Standar Kompetensi Kerja 32. SKKNI adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia yang
merupakan salah satu bentuk dari SKK.

vii

DAFTAR ISI

PENGANTAR i DAFTAR iii DAFTAR ISI vii BAB I ISTILAH(Glosarium)

A. B.

PENDAHULUAN Landasan 1 Tujuan Bahan Bimbingan Teknis Penyusunan KTSP SMK 2

C. Pengertian D.
2 Prinsip-prinsip Pengembangan KTSP SMK 2

E. Acuan Operasional Penyusunan KTSP SMK
5 BAB II KOMPONEN DAN PENYUSUNAN KTSP SMK Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan SMK

A.

viii

9

B. Struktur C. D.
9 Kalender

dan

Muatan

KTSP

SMK

Pendidikan

....................

32 Pelaksanaan 34

Penyusunan

KTSP

BAB III

A.

PENGEMBANGAN SILABUS Pengertian Silabus 45

B. Prinsip-prinsip Pengembangan Silabus C. D.
45 Langkah-langkah Pengembangan Silabus 46 Unit Waktu Silabus 53

E. Pengembangan Silabus Berkelanjutan F.
53 Komponen dan Format Silabus 53 LAMPIRAN Lampiran 1. 61 Contoh Struktur Kurikulum

ix

... 67 3...... 100 Contoh KTSP Lampiran Contoh Silabus Lampiran 4.................................. …………………. .. 251/C/KEP/MN/2007.....................................................................Lampiran 2.................... Keputusan Dirjen Mandikdasmen No..... .. 104 x ....

1 6. (Permendiknas) Permendiknas Nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Direktorat Pembinaan SMK sesuai dengan tugas dan fungsinya berkewajiban untuk memberikan bimbingan teknis kepada setiap SMK melalui berbagai strategi dan pendekatan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi. agar pada saatnya setiap SMK memiliki kemampuan untuk menyiapkan kurikulum sebagaimana diharapkan. Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 yang disempurnakan dengan Permendiknas Nomor 6 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Standar Isi dan SKL pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. 4.BAB I PENDAHULUAN Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3. 5. 2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. setiap satuan pendidikan dalam hal ini Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). A. dan Panduan yang dikeluarkan oleh BSNP. mengacu kepada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan. mengamanatkan tersusunnya kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Standar Kompetensi Lulusan. diharapkan dapat menyiapkan kurikulum yang akan digunakan sebagai kurikulum operasional. . Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Berdasarkan Standar Isi. Landasan 1.

7. untuk digunakan oleh para pihak yang terlibat dalam pengembangan KTSP SMK. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. sehingga harapan setiap SMK memiliki KTSP sendiri segera terwujud. alokasi waktu. Pengertian Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. di bawah koordinasi dan supervisi 2 . Prinsip-Prinsip Pengembangan KTSP SMK Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah. 8. penilaian. Panduan Penyusunan KTSP yang dikeluarkan BSNP Standar Kompetensi Kerja (SKK) yang berlaku. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. dan sumber/bahan/alat belajar. dan silabus. kompetensi dasar. indikator. isi. kegiatan pembelajaran. KTSP terdiri atas tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. C. kegiatan pembelajaran. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. kalender pendidikan. dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. materi pokok/pembelajaran. struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan. B. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi. Tujuan Bahan Bimbingan Teknis Penyusunan KTSP SMK Bahan bimbingan teknis penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) SMK ini disiapkan sebagai upaya mengoperasionalkan Panduan yang disiapkan oleh BSNP. D.

1. Oleh karena itu. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik. perkembangan. jenjang dan jenis pendidikan. mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan penyusunan KTSP yang disusun oleh BSNP. KTSP SMK dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut. dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. teknologi. kreatif. semangat dan isi kurikulum harus 3 . Berpusat pada potensi. perkembangan. status sosial ekonomi. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. cakap. berilmu. teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. sehat. kondisi daerah. kebutuhan. berakhlak mulia. dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. berarti segala kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. adat istiadat.dinas pendidikan. kebutuhan. suku. 2. Sebagaimana Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada umumnya. dan pengembangan diri secara terpadu. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan jender. budaya. muatan lokal. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. Peserta didik memiliki posisi sentral. 3. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi.

memberikan kegiatan pembelajaran peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. 4. 6. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. kecakapan sosial. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. berbangsa. teknologi. 4 . Oleh karena itu. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. dunia usaha/industri dan dunia kerja. pembudayaan. dan seni. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). kecakapan akademik dan kecakapan vokasional merupakan keniscayaan. 7. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. dan bernegara. upaya pengembangan kecakapan pribadi. 5. nonformal.

kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah. Keragaman lingkungan potensi dan karakteristik daerah dan Daerah memiliki potensi. Untuk itu. tantangan. emosional dan sosial. kecerdasan intelektual. Oleh karena itu. 1. dan keragaman karakteristik lingkungan. 3. Peningkatan potensi. kebutuhan. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik Pendidikan merupakan proses sistematis untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. kognitif. 5 . Sejalan dengan itu. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. dan kinestetik peserta didik. kurikulum disusun dengan memperhatikan potensi. psikomotor) berkembang secara optimal. minat. Acuan Operasional Penyusunan KTSP SMK Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan memperhatikan hal-hal sebagai berikut. tingkat perkembangan. disusun dengan Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh.E. kecerdasan. Kurikulum yang disusun harus memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia. spiritual. 2. 4.

Oleh karena itu. Tuntutan dunia kerja Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuhkembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. teknologi. taqwa dan akhlak mulia. Agama Kurikulum harus dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Oleh sebab itu. Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta mempunyai kemampuan untuk hidup berdampingan dengan suku dan bangsa lain. 7. 6 . Perkembangan ilmu pengetahuan.keduanya harus ditampung secara berimbang dan saling mengisi. kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja. Dinamika perkembangan global Pendidikan harus menciptakan kemandirian. teknologi. Oleh karena itu. 8. dan seni (IPTEKS) sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. 6. 5. kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan IPTEKS. muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan iman. baik pada individu maupun bangsa. Hal ini sangat penting terutama bagi satuan pendidikan kejuruan dan peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. dan seni Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan di mana ilmu pengetahuan. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEKS sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. yang sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas.

9. 10. Karakteristik satuan pendidikan Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi. Kesetaraan jender Kurikulum harus diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan memperhatikan kesetaraan jender. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. misi. 11. kurikulum harus mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI. Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain. 12. kondisi. dan ciri khas masing-masing satuan pendidikan. Oleh karena itu. 7 . tujuan. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya.

8 .

B.BAB II KOMPONEN DAN PENYUSUNAN KTSP SMK A. pengetahuan. Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan SMK Tujuan pendidikan sekolah menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan. (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi (4) Kelompok mata pelajaran estetika (5) Kelompok mata pelajaran jasmani. olahraga dan kesehatan Kelima kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 7. 9 . kepribadian. akhlak mulia. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. Struktur dan Muatan KTSP SMK Struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam Standar Isi meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK disusun dengan memperhatikan kelompok mata pelajaran tersebut dan cakupan sebagaimana tertuang pada tabel 1.

berbangsa. hak. Pendidikan Kewarganegaraan. Kesadaran dan wawasan termasuk 10 Mata Pelajaran Terkait Agama. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status.Tabel 1. serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan bernegara. Kewarganegaraan dan Kepribadian Agama. Bahasa Indonesia. Bahasa Inggris. budi pekerti. Seni Budaya. Pengembangan Diri. Matematika dan Kejuruan. Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Cakupan Kelompok Mata Pelajaran No 1. Penjaskes. Kewarganegaraan. Seni Budaya. Penjaskes. IPA. dan Pengembangan Diri. serta berakhlak mulia. dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat. IPS. . 2. Akhlak mulia mencakup etika.

demokrasi. kecakapan. dan Muatan Lokal. 11 . Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK dimaksudkan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi. kolusi. Bahasa Inggris.No Kelompok Mata Pelajaran Cakupan wawasan kebangsaan. dan sikap serta perilaku anti korupsi. tanggung jawab sosial. kemajemukan bangsa. Matematika. pelestarian lingkungan hidup. ketaatan membayar pajak. Kejuruan. penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. dan kemandirian kerja. ketaatan pada hukum. jiwa dan patriotisme bela negara. IPA. kesetaraan gender. membentuk kompetensi. Mata Pelajaran Terkait 3. IPS. KKPI. dan nepotisme. Bahasa Indonesia.

IPA. Mata Pelajaran Terkait Bahasa Indonesia. Kelompok mata pelajaran jasmani. KKPI. Bahasa Inggris. Seni Budaya. disiplin. kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kelompok Mata Pelajaran Estetika Cakupan Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup. 12 . Olahraga dan Kesehatan Penjaskes. kerja sama.No 4. maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. Kejuruan dan Muatan Lokal. olahraga dan kesehatan pada SMK dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif. 5. dan Muatan Lokal. Jasmani.

kecanduan narkoba. Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum. 13 . peserta didik harus memiliki stamina yang tinggi. Agar dapat bekerja secara efektif dan efisien serta dapat mengembangkan keahlian dan keterampilan. seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas. menguasai bidang keahliannya dan dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan. 1. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. tujuan pendidikan menengah kejuruan utamanya adalah mempersiapkan peserta didik untuk mampu bekerja pada bidang tertentu.No Kelompok Mata Pelajaran Cakupan dan hidup sehat. muntaber. Mata pelajaran Merujuk pada penjelasan Pasal 15 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Mata Pelajaran Terkait Isi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar peserta didik pada satuan pendidikan. sikap. HIV/AIDS. demam berdarah. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran.

e. mata pelajaran Kejuruan. Menurut UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 37. g.memiliki etos kerja yang tinggi. Keterampilan/kejuruan. dan Pengembangan Diri. f. Pendidikan jasmasi dan olah raga. b. Pendidikan Agama. kurikulum SMK wajib memuat: a. dan mampu berkomunikasi sesuai dengan tuntutan pekerjaannya. Seni dan Budaya. c. Kewirausahaan dan mata pelajaran kejuruan). maka mata pelajaran wajib pada kurikulum SMK terdiri atas Pendidikan Agama. Jika standar kompetensi mata pelajaran kelompok DKK tidak dijumpai pada SKK. Bahasa. Pendidikan Kewarganegaraan. dan Keterampilan/Kejuruan (terdiri atas Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi. Kurikulum SMK berisi mata pelajaran wajib. Atas dasar itu. dikembangkan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja (SKK) melalui proses analisis. Bahasa. Ilmu Pengetahuan Sosial. Muatan Lokal. maka Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) dapat dirumuskan melalui analisis kompetensi kejuruan melalui langkah-langkah : 14 . Mata pelajaran Kejuruan terdiri atas beberapa mata pelajaran yang dikelompokkan dalam Dasar Kompetensi Kejuruan (DKK) dan Kompetensi Kejuruan (KK). Seni dan budaya. Matematika. Ilmu Pengetahuan Alam. d. h. Pendidikan kewarganegaraan. IPA. j. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. serta memiliki kemampuan mengembangkan diri. dan Muatan lokal. i. Matematika. maka struktur kurikulum pendidikan kejuruan dalam hal ini Sekolah Menengah Kejuruan diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. Mata pelajaran ini bertujuan untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya dalam spektrum manusia kerja. IPS.

Mengidentifikasi materi-materi pendukung pada indikator kompetensi kejuruan. dan Akuntansi 5. 2. 1. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum SMK meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun atau dapat diperpanjang hingga empat tahun.2 Matematika Kelompok Sosial. Pariwisata. 2. dan Teknologi Kerumahtanggaan 5. Mendata standar kompetensi yang terdapat pada SKK.3 Matematika Kelompok . Mata Pelajaran dan Alokasi Waktu pada Struktur Kurikulum SMK Komponen Durasi Waktu (Jam) 192 192 192 440 a) 330 a) 403 a) 516 a) 15 A.a. c. 3. Mengidentifikasi kompetensi yang sifatnya mendasar dan melandasi prinsip-prinsip keilmuan. 4. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika 5. Selanjutnya kompetensi-kompetensi yang tertuang dalam DKK dan KK dikelompokkan dalam standar kompetensi baru yang menjadi nama mata pelajaran sesuai dengan Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan berdasarkan Keputusan Dirjen Mandikdasmen nomor 251/C/KEP/MN/2008 tanggal 22 Agustus 2008. b. Mata pelajaran beserta alokasi waktu pada struktur kurikulum SMK tercantum pada Tabel 2 berikut : Tabel 2.1 Matematika Kelompok Seni. dan kompetensi yang menjadi prasyarat untuk kompetensi kejuruan. mulai kelas X sampai dengan kelas XII atau kelas XIII. Administrasi Perkantoran. 5.

3. Kesehatan. Ilmu Pengetahuan Alam 6.4.2 Fisika Kelompok Teknologi 6.4. Seni Budaya 9.3 Kimia 6.2 Kimia Kelompok Teknologi dan Kesehatan 6.2 Biologi Kelompok Kesehatan 7.Komponen Teknologi. Muatan Lokal C.1 Biologi Kelompok Pertanian 6.3 Dasar Kompetensi Kejuruan b) 10.2.2. jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama di luar jumlah jam yang dicantumkan.1 Kimia Kelompok Pertanian 6. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 10.1 Fisika Kelompok Pertanian 6.2 Kewirausahaan 10.3.4 Biologi 6.2 Fisika 6. dan Pertanian 6. Kompetensi Keahlian yang memerlukan waktu lebih. 16 .1 IPA 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Kejuruan 10.4 Kompetensi Kejuruan b) B.1 Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi 10. a) Durasi Waktu (Jam) 192 a) 192 a) 276 a) 192 a) 192 a) 192 a) 192 a) 128 a) 128 a) 192 202 192 140 1044 c) 192 (192) Pengembangan Diri d) Keterangan notasi : Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakan oleh setiap Kompetensi Keahlian.

dan Seni Budaya. Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi. Matematika. IPS. 17 . Alokasi waktu untuk Praktik Kerja Industri (Prakerin) diambil dari durasi waktu mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044 jam). dan Kewirausahaan. c) d) Durasi jam yang tertulis pada struktur kurikulum adalah jumlah jam pembelajaran tatap muka. dan dapat diselenggarakan dalam blok waktu atau alternatif lain. dua jam pembelajaran praktik di sekolah atau empat jam pembelajaran praktIk di DU/DI setara dengan satu jam tatap muka. Di dalam penyusunan struktur kurikulum SMK. Kelompok program normatif adalah mata pelajaran yang dialokasikan secara tetap yang meliputi Pendidikan Agama. Implikasi dari struktur kurikulum berikut: diatas dijelaskan sebagai a. Kelompok program adaptif terdiri atas mata pelajaran Bahasa Inggris. IPA. Pendidikan Kewarganegaraan. Kelompok program produktif terdiri atas sejumlah mata pelajaran yang dikelompokkan dalam Dasar Kompetensi Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan. mata pelajaran dibagi ke dalam tiga kelompok. dan program produktif. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Bahasa Indonesia. yaitu kelompok program normatif. Kelompok program adaptif dan produktif adalah mata pelajaran yang alokasi waktunya disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian. Materi pembelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian untuk memenuhi standar kompetensi di dunia kerja. c. b. Jumlah jam Kompetensi Kejuruan pada dasarnya sesuai dengan kebutuhan standard kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja tetapi tidak boleh kurang dari 1044 jam. Ekuivalen 2 jam pembelajaran (per minggu). adaptif.b) Terdiri dari berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan setiap Kompetensi Keahlian. Evaluasi pembelajaran dilakukan setiap akhir penyelesaian satu standar kompetensi atau beberapa penyelesaian kompetensi dasar dari setiap mata pelajaran.

3. Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka. c.2 – 4.d. praktik di sekolah (PS) dan praktik industri (PI). Pendidikan SMK diselenggarakan dalam bentuk pendidikan sistem ganda. Minggu efektif penyelenggaraan pendidikan SMK adalah 38 minggu dalam satu tahun pelajaran. Mengkonversi jam estimasi untuk TM. Kolom jam untuk praktik di sekolah (PS) atau praktik di industri (PI) tidak harus selalu terisi jam. Perhitungan jam terstruktur Penghitungan jam terstruktur untuk kompetensi produktif dilakukan melalui langkah-langkah berikut : a. Alokasi waktu satu jam pelajaran tatap muka adalah 45 menit. e. f. Berdasarkan struktur kurikulum dan implikasinya disusun struktur kurikulum untuk masing-masing satuan pendidikan sesuai Kompetensi Keahlian masing-masing (lihat Lampiran 1). Menghitung jumlah total jam terstruktur rumus : Ej TM 1 berdasarkan + Ej PS 2 + Ej PI 4 Keterangan : Ej TM = Estimasi jam TM Ej PS = Estimasi jam PS Ej PI = Estimasi jam PI 18 . Penentuan alokasi waktu mata pelajaran didasarkan hasil analisis kebutuhan waktu pada silabus yang terdiri atas jam tatap muka (TM) / teori. b. tergantung pada tuntutan waktu kebutuhan penugasan kompetensi. g. praktik di sekolah dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri ekuivalen dengan 36 jam pelajaran per minggu. PS dan PI dengan ketentuan konversi 1 .

angka 50 adalah jumlah jam kerja/minggu @ 45 menit) 19 . misalnya 800 jam. bulan 200 Keterangan : 800 jam X bulan = 4 bulan Nilai 200 diperoleh dari 4 x 50 (angka 4 adalah 200 jumlah minggu/bulan. Menjumlahkan estimasi jam real untuk praktik di industri bagi setiap kompetensi yang tertuang dalam silabus. Untuk menentukan jam Prakerin dapat dihitung dengan langkah-langkah berikut : a. Menghitung total jam praktik di industri untuk seluruh kompetensi sehingga diperoleh jumlah/angka tertentu. Penentuan Jam Prakerin Jumlah jam untuk praktik di industri (Prakerin) tergantung pada ketentuan yang dipersyaratkan industri dan seberapa erat hubungan sekolah dengan industri.Misalnya satu belajar sbb : Kompetensi Dasar membutuhkan jam • • • • • • tatap muka (TM) = 6 jam praktik di sekolah (PS) = 8 jam praktik di industri (PS) = 20 jam Maka : Jumlah jam terstruktur : 6 + 8 + 20 = 15 jam 1 2 4 Jumlah jam belajar di sekolah : 6 + 8 = 14 jam Jumlah jam di industri (dalam bentuk prakerin) = 20 jam •Total jam belajar di sekolah dan industri (jam terjadwal) adalah : 6 + 8 + 20 = 34 4. Menghitung total kebutuhan waktu Prakerin (dalam bulan) sbb : Total jam PI X Bulan = ……………. b. c.

jam 4 800 X jam = 200 jam 4 Jumlah jam 200 akan diambil dari jumlah jam terstruktur mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044). Alokasi Jam Mata Pelajaran Program Produktif Program Produktif terdiri dari beberapa mata pelajaran yang dikelompokkan ke dalam mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan (DKK) dan Kompetensi Kejuruan (KK). dengan alokasi jam 140 jam untuk DKK dan 1044 jam untuk KK.d. Tabel 3. 5. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mendistribusikan jam DKK dan KK dengan menggunakan tabel 3 berikut. Perhitungan Distribusi Jam Mata Pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan No Mata Pelajaran 2 Standar Kompetensi 3 ∑ jam / pertemu -an 4 ∑ pertemu -an 5 Alokasi Waktu Total Jam 6 TM 7 PS 8 PI 9 Jam Terstruktur 10 1 20 . Menghitung jumlah kebutuhan jam terstruktur untuk praktik di industri sbb : Total jam PI X jam = …………….

PS yang merupakan distribusi dari Total jam (kolom 6) Kolom 9 : Diisi dengan estimasi jam untuk PI Kolom 10 : Diisi dengan hasil perhitungan jam TM. 21 .Penjelasan Tabel 3. tinggal membagi dengan blok waktu yang diinginkan. Penyusunan jadwal kompetensi per mata pelajaran harus memperhatikan urutan kompetensi yang tertera pada diagram pencapaian kompetensi. PS. PI dengan perbandingan 1:2:4 Selanjutnya kolom 4 dan 5 dari tabel 3 diatas digunakan untuk menyusun jadwal pelajaran. : Kolom 1 : Diisi dengan nomor urut Kolom 2 : Diisi dengan nama mata pelajaran (hasil analisis pengelompokan kompetensi yang ditetapkan oleh Direktorat PSMK) Kolom 3 : Diisi dengan sejumlah stándar kompetensi mata pelajaran dimaksud (kolom 2) Kolom 4 : Diisi dengan jumlah kebutuhan jam per pertemuan (berdasarkan empirik dan hasil analisis silabus). Kolom 5 : Diisi dengan prediksi jumlah / frekuensi pertemuan Kolom 6 : Diisi dengan hasil perkalian kolom 4 dan 5 Kolom 7 dan 8 : Diisi dengan alokasi jam untuk TM. Pelaksanaan sistem blok juga tetap dapat dilakukan karena total jam TM dan PS sudah diperoleh. Sedangkan kolom 10 merupakan alokasi jam yang akan tertera pada struktur kurikulum.

2)Mengembangkan SK dan KD muatan lokal. Muatan lokal merupakan mata pelajaran yang kompetensinya tidak dapat diwadahi pada mata pelajaran yang telah ada. ekonomi. 3)Menetapkan nama mata pelajaran muatan lokal dan menentukan prioritas bahan kajian muatan lokal yang akan dilaksanakan. kekayaan alam. Selanjutnya diuraikan standar kompetensi. tujuan.6. budaya. ruang lingkup. dan sumber daya manusia yang ada di daerah. Satuan pendidikan dan komite sekolah mempunyai tugas dan wewenang penuh mengembangkan mata pelajaran muatan lokal. Pengembangan muatan lokal meliputi latar belakang. lingkup dan tugas-tugas pekerjaan. kompetensi dasar dan indikator yang diperlukan untuk menyiapkan makanan pembuka yang perumusannya mengacu pada rambu-rambu yang telah dijelaskan. SK. Kompetensi Dasar (KD). karena itu setiap satuan pendidikan harus mengembangkan Standar Kompetensi (SK). diawali dengan mengidentifikasi bidang. KD dan arah pengembangan mata pelajaran dilaksanakan melalui kegiatan : 1)Menganalisis informasi tentang potensi daerah yang meliputi aspek sosial. 4)Mengembangkan silabus mata pelajaran muatan lokal. serta prioritas pembangunan daerah di berbagai sektor yang selaras dengan Kompetensi Keahlian dan perkembangan usia peserta didik. Muatan lokal a. lingkup “makanan pembuka”. dan indikator. Contoh : Bidang pekerjaan adalah “Pengolahan makanan”. uraian tugas misalnya “menyiapkan makanan pembuka”. Pengembangan SK dan KD muatan lokal sama seperti pada SKK Kompetensi Keahlian. 22 .

dan pengetahuan tentang berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar. adat istiadat. yang disesuaikan dengan arah perkembangan daerah serta potensi daerah yang bersangkutan.  Kebutuhan daerah adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat di suatu daerah. bahasa Inggris. keterampilan dan kerajinan daerah. 2)Lingkup Isi/Jenis Muatan Lokal. dapat berupa: bahasa daerah. Secara skematis langkah-langkah pengembangannya digambarkan dalam diagram alur berikut. khususnya untuk kelangsungan hidup dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat tersebut. kesenian daerah. serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah dan selaras dengan kompetensi keahliannya.b. lingkungan sosial ekonomi. Ruang Lingkup muatan lokal terdiri atas : 1)Lingkup keadaan dan kebutuhan daerah  Keadaan daerah adalah segala sesuatu yang terdapat didaerah tertentu yang pada dasarnya berkaitan dengan lingkungan alam. dan lingkungan sosial budaya. Mengidentifikasi potensi dan kebijakan daerah Menganalisis pilihan muatan lokal yang mungkin dikembangkan sesuai dengan kompetensi keahlian Mengembangkan SK-KD dan indikator mata pelajaran muatan lokal Menyusun silabus mata pelajaran muatan lokal 23 .

lomba karya ilmiah siswa (LKS). PMR. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor. karya ilmiah siswa. setiap peserta didik dan kondisi sekolah. bimbingan profesi. penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak 24 . pameran hasil karya siswa. praktik di sekolah dan praktik di industri). Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. paskibra. Penilaian kegiatan pengembangan diri dilakukan secara kualitatif.7. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran. Pengaturan beban belajar Beban belajar adalah rumusan satuan waktu yang dibutuhkan peserta didik dalam mengikuti kompetensi pembelajaran melalui sistem tatap muka (teori. guru. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial. minat. Pengembangan kreativitas Pengembangan kreativitas dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler antara lain pramuka. tidak kuantitatif seperti pada mata pelajaran. bimbingan tata cara mancari pekerjaan. b. pengenalan serta pengembangan kepribadian. Pengembangan diri pada SMK terutama ditujukan untuk pengembangan kreativitas dan bimbingan karir. atau tenaga kependidikan lainnya yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. belajar. Pengembangan karir dapat dilakukan antara lain melalui pemberian informasi lapangan kerja. a. dan pengembangan karier. Pengembangan karir. 8. dan pentas seni. bakat.

Pemanfaatan jam pembelajaran mempertimbangkan kebutuhan peserta mencapai kompetensi. tambahan didik dalam c. SMK kategori standar menggunakan pengaturan beban belajar dalam sistem paket dan dapat menggunakan pengaturan beban belajar dalam sistem kredit semester (SKS). termasuk kegiatan perbaikan.terstruktur untuk mencapai standar kompetensi lulusan. atau menambah mata pelajaran baru yang dianggap penting tetapi tidak terdapat pada struktur kurikulum yang tercantum pada standar isi.60% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. a. contoh : mata pelajaran dasar pengolahan 25 . didesain oleh pendidik untuk menunjang pencapaian kompetensi pada kegiatan tatap muka. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum 4 (empat) jam pelajaran per minggu secara keseluruhan. SMK kategori standar adalah SMK yang belum memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP). SMK kategori mandiri adalah SMK yang hampir atau telah memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP). SMK kategori mandiri menggunakan pengaturan beban belajar dalam sistem kredit semester (SKS). Penambahan 4 jam pelajaran per minggu dapat dilakukan terhadap satu atau lebih mata pelajaran yang ada. b. Sedangkan kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang didesain oleh pendidik untuk menunjang pencapaian kompetensi yang waktu penyelesaiannya diatur oleh peserta didik. pengayaan dan percepatan. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum (Tabel 2). Penugasan terstruktur merupakan kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem paket untuk SMK 0% .

diberi skor 3 Rata-rata nilai < 60 . Pengertian tentang penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dapat dilihat pada glosarium. KKM Kompetensi Normatif dan Adaptif KKM kompetensi normatif dan adaptif ditentukan dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik. diberi • 1 Kompleksitas/kesulitan tinggi. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. diberi skor 1 2) Tingkat kompleksitas/kesulitan kompetensi • Kompleksitas/kesulitan rendah.dan penyajian makanan 114 jam pelajaran. diberi skor 26 . diberi skor 3 • • Rata-rata nilai 60 .79. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) KKM merupakan kriteria ketuntasan belajar untuk setiap indikator dalam suatu kompetensi dasar yang ditentukan oleh satuan pendidikan. berkisar antara 0-100%. Dua jam pembelajaran kegiatan praktik di sekolah atau empat jam pembelajaran kegiatan praktik di luar sekolah. a. kompleksitas kompetensi dan kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran dengan rincian sebagai berikut : 1) Tingkat Kemampuan rata-rata peserta didik • Rata-rata nilai 80 – 100. setara dengan satu jam pembelajaran tatap muka yang tercantum pada struktur kurikulum. maka penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur maksimum adalah 60% x 114 jam = 68 jam . Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator kompetensi normatif dan adaptif adalah 75%. d. 9. diberi skor 2 • skor 2 Kompleksitas/kesulitan sedang.

diberi skor 2 Dukungan rendah. diberi skor 1 27 . alat dan bahan) • • • Dukungan tinggi. diberi skor 3 Dukungan sedang.3) Sumber daya pendukung pembelajaran (SDM.

.55 3 3 2 88. intonasi. tekanan.67 2 3 2 77.....89 KKM Mata Pelajaran 3 3 2 88.89 2 2 2 66. Komentar atau ungkapan .. Intake Siswa (A) 2 3 Indi kator 77...67 KD 77... Skor Kom pleks (B) 2 2 Nilai KKM Daya dkng (C) 3 1 Standar Kompetensi Berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia setara tingkat Semenjana Kompetensi Dasar Menyimak untuk memahami lafal. • Pengidentifikasi an sumber informasi .. • Pengenalan ragam/laras bahasa. Pembedaan proses dan hasil dengan .89 80. • Pencatatan isi pokok informasi .78 28 .78 66..24 SK 78... dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat Indikator Reaksi kinetik ..Tabel 4 Contoh Perhitungan KKM Pogram Normatif dan Adaftif.

Nilai KKM indikator = (A+B+C)/9 X 100 Dengan menghitung seluruh nilai KKM Indikator, KKM KD diperoleh dari rerata KKM indikator, dan KKM SK diperoleh dari rerata KKM KD, pada akhirnya KKM Mata Pelajaran adalah rerarta dari KKM SK pada semester berjalan.

29

b. KKM Program Produktif
KKM program produktif mengacu kepada standar minimal penguasaan kompetensi yang berlaku di dunia kerja yang bersangkutan. Kriteria ideal ketuntasan untuk masingmasing indikator pada KD program produktif pada dasarnya adalah lulus/tidak lulus atau kompeten/tidak kompeten. Peserta didik yang mencapai kompetensi minimal diberi skor 70 atau 7,0. Penentuan nilai ketuntasan belajar program produktif dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut : 1) Tentukan proporsi pembobotan untuk pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan indikator/ kompetensi dasar/standar kompetensi mengarah pada kebutuhan ranah taksonomi. 2) Tentukan batas kompeten untuk pengetahuan, keterampilan dan sikap. Batas kompeten adalah cerminan penguasaan indikator yang dipersyaratkan pada setiap SK/KD/indikator yang merupakan kemampuan minimal. Peserta didik dinyatakan kompeten jika memenuhi persyaratan minimal berikut : - Pengetahuan : sesuai dengan kisi-kisi soal teori. - Keterampilan dan sikap : sesuai dengan indikator yang dijabarkan menjadi aspek penilaian pada lembar observasi (lihat lampiran RPP Perangkat Penilaian). 3) Menghitung perolehan nilai untuk setiap ranah dan menggabungkannya sesuai dengan bobot yang telah ditentukan. Peserta didik yang telah mencapai standar minimal sesuai dengan indikator dinyatakan kompeten dan memperoleh nilai konversi 70. Gradasi nilai hanya diberikan kepada peserta didik yang telah dinyatakan kompeten, yang berarti nilai 70 telah dimiliki peserta didik. Jika peserta didik memiliki performansi/unjuk kerja melebihi standar minimal yang ditetapkan dalam aspek penilaian seperti : Lebih cepat, lebih presisi, lebih indah, lebih kreatif, lebih bersih, dan lebih teliti, maka peserta didik dapat memperoleh nilai lebih dari 70. 30

10. Kenaikan Kelas dan Kelulusan
Yang dimaksud dengan kenaikan kelas adalah pernyataan yang menegaskan bahwa peserta didik telah kompeten dan berhak melanjutkan ke jenjang kompetensi-kompetensi tahun selanjutnya. Pernyataan kompeten atau yang berarti dapat melanjutkan, ditetapkan berdasarkan pertimbangan kinerja peserta didik yang meliputi aspek : a.

b. 1). Kehadiran ≥ 80%

Akademik : sesuai dengan KKM Nonakademik : 2). Sikap/kepribadian minimal B

Pernyataan kenaikan kelas dilakukan melalui pembagian buku rapor yang dilakukan di akhir tahun pelajaran. Setiap siswa akan memperoleh buku rapor yang berisi laporan hasil belajar sesuai dengan jumlah kompetensi yang telah dinyatakan kompeten. Yang dimaksud kelulusan menurut ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1) adalah bahwa peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan dasar dan menengah setelah:

a. menyelesaikan seluruh kompetensi pembelajaran; yang
berarti peserta didik telah dinyatakan tuntas atau kompeten oleh gurunya untuk seluruh kompetensi pendidikan dan pembelajaran yang diikuti.

b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk
seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan. Berarti peserta didik memperoleh nilai kepribadian minimal B (baik) atau telah dinyatakan kompeten untuk mata pelajaran kompetensi normatif.

c. lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu
pengetahuan dan teknologi; Berarti telah mengikuti ujian

31

d. Ke empat persyaratan di atas merupakan urutan prasyarat. tinggi badan (tergantung pada Kompetensi Keahlian). nilai tes masuk.60/U/2002 dan Keputusan Dirjen Mandikdasmen No. artinya kelulusan bukan semata-mata hanya ditentukan oleh kelulusan ujian nasional. Penjurusan Yang dimaksud penjurusan pada SMK menyangkut 2 hal: a. dan Ujian Kompetensi Keahlian). Persyaratan siswa memilih masuk Kompetensi Keahlian tertentu. 11.sekolah dan dinyatakan lulus atau kompeten untuk mata pelajaran yang diujikan. Pelaksanaan Ujian Nasional mengikuti Permendiknas yang dikeluarkan setiap tahun oleh Depdiknas dan SOP yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Matematika. Program produktif tidak menjadi bagian dari ujian sekolah. 2) persyaratan non akademik : antara lain persyaratan administrasi. Pembukaan dan penutupan Bidang/Program Studi Keahlian dan Kompetensi Keahlian di SMK yang diatur dalam Kepmendiknas No. Pelaksanaan ujian sekolah mengikuti ketentuan Permendiknas dan SOP yang diterbitkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). tetapi untuk bisa mengikuti ujian nasional dan ujian sekolah syarat sebelumnya harus dilalui. 32 . Bahasa Inggris. meliputi: 1) persyaratan akademik : seperti nilai hasil UN. persyaratan tidak buta warna. b.251/C/KEP/MN/2008. lulus Ujian Nasional untuk mata pelajaran yang diujikan (Bahasa Indonesia.

Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang b. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi. yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik. kegiatan organisasi siswa dan atau dari satuan pendidikan formal lain dan/atau nonformal. b. seperti kegiatan kepemudaan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global. c. Pendidikan kecakapan hidup a. kegiatan ekstrakurikuler. kursus. ekologi. bahasa. teknologi informasi dan komunikasi. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran dan atau dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global a. kecakapan sosial. budaya. d. kecakapan intelektual dan kecakapan vokasional untuk bekerja atau usaha mandiri (penjelasan Pasal 26 ayat (3) UU Nomor 20 Tahun 2003). c. 13. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup yaitu pendidikan yang memberikan kecakapan personal. pemberdayaan perempuan.12. dan lain-lain. 33 . Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian integral dari pendidikan semua mata pelajaran dan/atau berupa paket/modul yang direncanakan secara khusus. Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan melalui kegiatan kurikuler. dan lain-lain.

3. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu.bersangkutan dan atau dari satuan pendidikan formal lain dan/atau non formal. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. 6. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. 34 . 4. apabila ada perubahan sekolah melaporkan kepada dinas pendidikan 2. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. dan hari libur khusus. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. minggu efektif belajar. C. hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional. Kalender Pendidikan 1. libur akhir tahun pelajaran. Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. 5. jeda antarsemester. Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran. hari libur keagamaan. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester. Kalender pendidikan ditetapkan oleh sekolah.

Minggu efektif belajar 2. Jeda tengah semester Jeda antarsemester 4.Alokasi waktu minggu efektif belajar. Hari libur umum/nasional Maksimum 2 minggu 35 . Hari libur keagamaan 2 – 4 minggu 6. Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 3 minggu 5. 3. Alokasi Waktu pada Kelender Pendidikan No Kegiatan Alokasi Waktu Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 2 minggu Keterangan Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan Satu minggu setiap semester Antara semester I dan II Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah 1. Tabel 5. waktu libur dan kegiatan lainnya tertera pada Tabel 5.

No Kegiatan Alokasi Waktu Maksimum 1 minggu Keterangan Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masing-masing Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 7. biaya. b. Analisis peluang dan tantangan yang ada di masyarakat dan lingkungan sekitar. Hari libur khusus 8. Pelaksanaan Penyusunan KTSP 1. pendidik. serta kompetensi keahlian yang ada di sekolah. Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu D. dinas pendidikan. sumber daya alam dan sosial budaya. tenaga kependidikan. dewan pendidikan. antara lain: komite sekolah. sarana prasarana. meliputi: peserta didik. 36 . Analisis potensi serta kekuatan dan kelemahan yang ada di sekolah. Mengidentifikasi standar isi dan standar kompetensi lulusan sebagai acuan dan panduan penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan. dunia kerja. asosiasi profesi. dunia usaha/industri. c. Analisis Konteks a.

2) Review dan revisi. konselor. Guru. 37 . Dinas Pendidikan bertindak sebagai koordinator dan supervisor. Kegiatan Penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan merupakan bagian dari kegiatan perencanaan sekolah. dan 5) nara sumber. Langkah yang lebih rinci dari masing-masing kegiatan diatur dan diselenggarakan oleh tim penyusun. Kegiatan ini dapat berbentuk rapat kerja dan/atau lokakarya sekolah dan/atau kelompok sekolah yang diselenggarakan dalam jangka waktu sebelum tahun pembelajaran baru.2. dunia kerja. komite sekolah (khususnya DU/DI. 4) komite sekolah (sebagai wadah keterlibatan pihak du/di. Dunia Kerja. Mekanisme Penyusunan a. asosiasi. dan anggota Institusi Pasangan lainnya) dan nara sumber bertindak sebagai anggota tim penyusun KTSP. 3) kepala sekolah. Tim penyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh sekolah dan komite sekolah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan. 2) konselor. 3) Finalisasi. b. Asosiasi. Kepala sekolah sebagai ketua merangkap anggota. Tahap kegiatan penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan secara garis besar meliputi : 1) Penyiapan dan penyusunan draf. dan anggota institusi pasangan lainnya). Tim penyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan SMK terdiri atas: 1) guru.

c. Pemberlakuan Dokumen KTSP SMK dinyatakan berlaku oleh kepala sekolah setelah mendapat pertimbangan dari komite sekolah dan diketahui oleh dinas pendidikan. 38 .

ANALISIS KONTEKS SWOT Analisis Visi. Misi dan Tujuan Identifikasi Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan PENYUSUNAN KTSP Pembentukan Tim Penyusun (1) Penyiapan dan Penyusunan Draf KTSP (2) Finalisasi (5) Review dan Validasi KTSP (3) Revisi (4) ISI KTSP Tujuan Tingkat Satuan Pendidikan SMK Visi dan Misi SMK yang Bersangkutan Tujuan SMK yang Bersangkutan Tujuan Kompetensi Keahlian Standar Kompetensi Lulusan Diagram Pencapaian Kompetensi • Struktur dan Muatan KTSP SMK yang Bersangkutan Kalender Pendidikan SMK yang Bersangkutan Silabus SMK yang Bersangkutan • Disahkan oleh Kepala Sekolah • Diketahui oleh Komite Sekolah dan Dinas 39 .Alur pelaksanaan penyusunan KTSP SMK adalah sebagai berikut.

....... Visi dan misi yang dirumuskan akan mengarahkan penyusunan kurikulum.. Merumuskan tujuan pendidikan menengah kejuruan Rumusan tujuan pendidikan menengah kejuruan pada dasarnya merupakan tujuan yang dirumuskan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai jabaran dari UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 dan penjelasan Pasal 15......... yang merupakan kristalisasi dari kompetensi-kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik untuk dapat bekerja sesuai dengan Standar 40 ....... c...... b....3.... Rumusan visi dan misi secara jelas menggambarkan eksistensi SMK yang bersangkutan serta gambaran masa depannya. Merumuskan visi dan misi SMK Setiap satuan SMK merumuskan visi dan misinya masing-masing dengan memperhatikan acuan operasional penyusunan KTSP... Merumuskan tujuan Kompetensi Keahlian Setiap Kompetensi Keahlian yang dibuka memiliki rumusan tujuan......... Merumuskan tujuan SMK Setiap satuan SMK merumuskan tujuan masing-masing mengacu kepada visi dan misi SMK yang telah ditetapkannya...... seperti berikut : Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan ..... Penulisan cover kurikulum Penulisan judul kurikulum yang tertera pada lembar cover mengacu pada nama sekolah... Kompetensi Keahlian : .. Langkah-langkah Penyusunan KTSP a. Rumusan tujuan SMK menggambarkan tujuan institusional satuan pendidikan yang bersangkutan... d..... e..

• Standar Kompetensi Lulusan Kelompok Mata Pelajaran. sebagaimana tercantum dalam Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006. merupakan profil lulusan SMK yang tercantum dalam Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. f. 41 . • Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran (SKL-MP). 1) Standar kompetensi lulusan. meliputi: • Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan (SKL-SP). • Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD). Keseluruhan standar kompetensi lulusan tersebut adalah kompetensi minimum yang harus dilaksanakan. merupakan kompetensi minimum setiap mata pelajaran sebagaimana yang tercantum dalam Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. Menetapkan standar kompetensi Penetapan standar kompetensi dalam penyusunan KTSP SMK menggunakan acuan sebagai berikut. serta untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan Kompetensi Keahliannya. Setiap satuan pendidikan dapat menambahkan kompetensi-kompetensi yang dinilai penting untuk menunjang mutu dan relevansi kompetensi lulusan.Kompetensi Kerja (SKK) yang dijadikan acuan dan berlaku di dunia kerja. merupakan kompetensi minimum setiap substansi mata pelajaran yang tercantum dalam Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan.

Direktorat Pembinaan SMK telah menyiapkan Standar Kompetensi dimaksud dalam bentuk SK dan KD. 3) Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Muatan Lokal. • Standar Kompetensi Mata Pelajaran Dasar Kejuruan. atau berdasarkan akar keilmuan yang disusun oleh SMK bersama Komite Sekolah berdasarkan tuntutan kebutuhan mata pelajaran kompetensi kejuruan untuk Kompetensi Keahlian tertentu. disusun oleh SMK dan komite SMK sesuai dengan ciri khas dan potensi daerah termasuk keunggulan daerah. diambil Standar Kompetensi Kerja (SKK) atau standar kompetensi kerja lain yang berlaku di dunia kerja yang merupakan kompetensi prasyarat untuk Kompetensi Keahlian tertentu.2) Standar Kompetensi Program Produktif Standar Kompetensi Program Produktif ditetapkan mengacu ke Standar Kompetensi Kerja (SKK) yang berlaku di dunia kerja. Mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan (DKK) dan Kompetensi Kejuruan (KK) yang dimuat dalam Spektrum Keahlian meliputi : • Standar Kompetensi Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan. diambil dari Standar Kompetensi Kerja (SKK) atau standar kompetensi kerja lain yang berlaku di dunia kerja untuk level kualifikasi lulusan SMK. serta selaras dengan Kompetensi Keahlian 42 .

g.

Menyusun diagram pencapaian kompetensi Diagram pencapaian kompentensi merupakan tahapan atau tata urutan logis kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan, serta kemungkinan dilaksanakan multi entrymulti exit. Diagram pencapaian kompetensi cukup dibuat untuk mata pelajaran kompetensi kejuruan.

h.

Menyusun struktur kurikulum Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri yang harus ditempuh oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalam kegiatan pembelajaran. Susunan mata pelajaran dibagi ke dalam tiga kelompok program, yaitu kelompok program normatif, program adaptif, dan program produktif. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, selaras dengan Kompetensi Keahlian yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran yang ada, atau terlalu banyak sehingga perlu menjadi mata pelajaran tersendiri. Pengembangan diri meskipun bukan mata pelajaran dan dapat diperoleh dari kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan atau ekstrakurikuler yang ditujukan untuk pengembangan kreativitas dan pelayanan bimbingan karir, tetap harus tercantum dalam struktur kurikulum. Di dalam struktur kurikulum harus memuat durasi waktu, yaitu estimasi jumlah jam yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri sesuai dengan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Kecakapan hidup, keunggulan lokal dan global, lingkungan hidup serta materi lain yang tidak termasuk dalam struktur kurikulum dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran pada setiap mata pelajaran yang 43

sesuai. Contoh Struktur Kurikulum untuk SMK tertera pada Lampiran.

i.

Menetapkan beban belajar Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka, praktik di sekolah, dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri dengan jumlah 36-40 jam pelajaran per minggu @ 45 menit. Penyelenggaraan pendidikan SMK maksimum 38 minggu efektif dalam satu tahun pelajaran.

j.

Menetapkan kalender pendidikan Setiap satuan pendidikan SMK dapat menyusun dan menetapkan kalender pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pendidikan sistem ganda (pembelajaran di sekolah dan pembelajaran di dunia kerja), pembelajaran berbasis kompetensi, karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut. 1) Permulaan tahun pelajaran adalah bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya.

2) Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan
Menteri Pendidikan Nasional dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan, Kepala Daerah Kabupaten/Kota. Organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus.

3) Pemerintah

Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dapat menetapkan hari libur serentak untuk satuan-satuan pendidikan. disusun oleh masing-masing satuan pendidikan berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen Standar Isi dengan memperhatikan ketentuan dari Pemerintah/pemerintah daerah.

4) Kalender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan

44

i.

ii.
iii. iv. 1. 2. 3.

4.
5.

Out Line KTSP Cover Lembar Penetapan Kata Pengantar Daftar Isi Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan Visi dan Misi SMK Tujuan Sekolah (SMK) Tujuan Kompetensi Keahlian Standar Kompetensi A. Standar Kompetensi Lulusan SMK B. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama Islam 2. Pendidikan Agama Kristen 3. Pendidikan Agama Katolik 4. Pendidikan Agama Hindu 5. Pendidikan Agama Buddha 6. Pendidikan Kewarganegaraan 7. Bahasa Inggris 8. Bahasa Indonesia 9. Matematika 10. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 11. Físika 12. Kimia 13. Biologi 14. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 15. Seni Budaya 16. Pendidikan Jasmani dan Olah Raga 17. KKPI 18. Kewirausahaan

19. 20.

Dasar Kompetensi Kejuruan Kompetensi Kejuruan (+ diagram Pencapaian Kompetensi Kejuruan)

45

46 . SK dan KD Muatan Lokal 6. 1 sd no 20 (sesuai dengan kubutuhan masing-masing Kompetensi Keahlian) D. Struktur Kurikulum (Struktur Kurikulum yang dioperasionalkan di sekolah) 7.C. Kalender Pendidikan Silabus Mencakup seluruh mata pelajaran yang yang terdapat pada struktur dan muatan KTSP Kompetensi Keahlian masing-masing. SK dan KD semua mata pelajaran dari No.

2. sosial. kedalaman. kegiatan pembelajaran. indikator. materi pokok/pembelajaran. alokasi waktu. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. Pengertian Silabus Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi. kegiatan pembelajaran. Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik. kegiatan pembelajaran. Prinsip-prinsi Pengembangan Silabus 1. dan sistem penilaian. materi pokok. dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. B. taat asas) antara kompetensi dasar. emosional. kompetensi dasar. Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi. Relevan Cakupan. intelektual. dan sumber/bahan/alat belajar. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg. indikator. penilaian. 4. 3. dan spiritual peserta didik. sumber belajar.BAB III PENGEMBANGAN SILABUS A. 47 .

sumber belajar. C. 8. teknologi. Memadai Cakupan indikator. materi pokok.5. dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar. afektif. 48 . 6. materi pokok. dan peristiwa yang terjadi. Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi variasi peserta didik. dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif. kegiatan pembelajaran. Langkah-langkah Pengembangan Silabus Langkah-langkah pengembangan silabus disajikan pada diagram alir berikut. pendidik. dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata. kegiatan pembelajaran. dan psikomotor). serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. Aktual dan kontekstual Cakupan indikator. sumber belajar. 7.

Diagram Alir Penyusunan Silabus Mata Pelajaran Pengkajian Standar Kompetensi Lulusan (SKL dan SKK) SMK Standar Kompetensi Lulusan Kelompok Mata Pelajaran Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Penyusunan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Indikator Analisis Kedalaman dan Keluasan Materi Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu Penilaian Sumber Belajar Komponen silabus 49 .

potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. 23 Tahun 2006). 50 . mencakup sikap. mata pelajaran. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. satuan pendidikan. dan c. sehingga rumusan indikator tidak lebih tinggi dari KD (berdasarkan prinsip taksonomi Bloom).Komponen-komponen pengembangan silabus mencakup unsurunsur di bawah ini (sistem penomoran yang ada bukan merupakan urutan sedangkan urutan pengembangan silabus disajikan pada diagram alir di atas). b. pengetahuan. dan keterampilan. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. 2. Merumuskan indikator Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang diwujudkan dalam bentuk perubahan perilaku yang dapat diukur dan diamati. Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran sebagaimana tercantum pada Standar Kompetensi Lulusan/SKL (Permendiknas No. keterkaitan antar standar kompetensi kompetensi dasar dalam mata pelajaran. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. Indikator dapat juga diartikan sebagai tingkat kinerja yang akan didemonstrasikan untuk setiap kompetensi dasar atau sejauh mana setiap uraian dalam kompetensi dasar dapat tercapai dan terukur. dengan memperhatikan hal-hal berikut: a. tidak selalu harus sesuai dengan urutan yang ada dalam dokumen SKL. Perumusan indikator harus memperhatikan Kompetensi Dasar yang ingin dicapai. 1.

dan penilaian diri. pembelajaran remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan. menganalisis. pengukuran sikap. Penentuan jenis penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian. pengamatan kinerja. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. penggunaan portofolio. penilaian hasil karya berupa tugas. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya.3. Penilaian diarahkan kompetensi. kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum. c. jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan. dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. e. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. Misalnya. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. dan pembelajaran pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan. untuk mengukur pencapaian b. maka evaluasi harus diberikan 51 . serta untuk mengetahui kesulitan belajar peserta didik. proyek dan/atau produk. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. a. Penilaian menggunakan acuan kriteria. d. yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran.

5. g. Mengidentifikasi materi pembelajaran Mengidentifikasi materi pembelajaran yang menunjang pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar dengan mempertimbangkan: a. c. kedalaman dan keluasan materi aktualitas. maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. d. sosial. dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. potensi peserta didik. Kegiatan pembelajaran yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. intelektual. pembelajaran. f. Untuk program produktif penyusunan materi pembelajaran memperhatikan indikator (kriteria kinerja) dan lingkup variable/kondisi kinerja yang tertuang dalam SKK Kompetensi Keahlian bersangkutan. tingkat perkembangan fisik. lingkungan. peserta didik dengan guru. Kegiatan pembelajaran memuat kecakapan hidup yang 52 . emosional. khususnya dunia kerja.baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara. e. 4. dan spiritual peserta didik . b. alokasi waktu. Mengembangkan kegiatan pembelajaran Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik. kebermanfaatan bagi peserta didik.relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan. struktur keilmuan.

d. Kegiatan Prakerin dirancang dan dilaksanakan dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1) Prakerin bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata bagi peserta didik dalam pembentukan kompetensi secara utuh dan lebih bermakna. a. c. agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran. sehingga guru lebih berperan sebagai fasilitator. pada kegiatan pembelajaran akan tergambar bahwa peserta didik tidak hanya akan memperoleh pengalaman belajar tentang substansi yang dipelajari tetapi juga tentang kompetensi generik/kompetensi kunci/soft skill. Kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik sebagai subjek/student center. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan kegiatan pembelajaran siswa. yaitu kegiatan siswa dan materi. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar. Atau dengan kata lain.perlu dikuasai peserta didik. Praktik Kerja Industri Praktik Kerja Industri (Prakerin) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan kegiatan pembelajaran mata pelajaran kelompok program produktif. 53 . Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para pendidik. terutama pembentukan sikap (etos) kerja sesuai dengan tuntutan kebutuhan di lapangan kerja. khususnya guru. f. b. e.

4) Ketersediaan sarana dan prasarana/sumber daya yang dimiliki sekolah untuk mendukung proses pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan standar kompetensi yang berlaku. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam. disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing Kompetensi Keahlian dan kondisi tempat Prakerin. 5) Prakerin dapat dilaksanakan secara bertahap untuk setiap standar kompetensi dan atau di blok dalam satuan waktu tertentu. objek. dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. sosial. 6.2) Waktu pelaksanaan Prakerin dialokasikan dari waktu yang tersedia pada mata pelajaran Kompetensi Kejuruan. dan budaya. alam. 7. lingkungan fisik. juga dimanfaatkan sebagai bagian dari penilaian hasil belajar (kompetensi) peserta didik. nara sumber. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik. Menentukan sumber belajar Sumber belajar adalah rujukan. Menentukan alokasi waktu Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar. dan/atau alat/bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. kedalaman. dengan ketentuan empat jam praktik di industri setara dengan satu jam tatap muka yang terstruktur dalam kurikulum. keluasan. tingkat kesulitan. 54 . 3) Kegiatan Prakerin sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran.

dan evaluasi rencana pembelajaran. Penggalan silabus kelompok program normatif dan adaptif sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar serta alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum. dan indikator pencapaian kompetensi. dievaluasi. b. Pengembangan Silabus Berkelanjutan Dalam implementasinya. dilaksanakan. D. Penyusunan silabus dilaksanakan bersama-sama oleh guru yang mengajarkan mata pelajaran yang sama pada tingkat satuan pendidikan untuk satu sekolah atau kelompok sekolah. Silabus harus dikaji dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan data evaluasi hasil belajar. Implementasi pembelajaran per semester a. Unit Waktu Silabus 1. silabus dijabarkan menjadi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). E. b. Silabus mata pelajaran a. kegiatan pembelajaran. Penggalan silabus kelompok program produktif ditetapkan berdasarkan satuan kompetensi sesuai dengan prinsip pembelajaran tuntas (mastery learning).Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pembelajaran. evaluasi proses (pelaksanaan pembelajaran). 2. dengan tetap memperhatikan karakteristik masing-masing sekolah. dan ditindaklanjuti oleh masing-masing guru. Disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan. 55 .

Komponen dan Format Silabus 1.F. Bagi mata pelajaran yang belum memiliki kode standar kompetensi. Khusus kompetensi kejuruan mengacu kepada SKKD yang dikembangkanoleh Direktorat Pembinaan SMK atau standar kompetensi kerja lain yang berlaku di dunia kerja/industri terkait. kode kompetensi (khusus untuk kompetensi kejuruan). b. keterampilan dan sikap). Identitas Berisi identitas sekolah. durasi pembelajaran. Kompetensi dasar Kompetensi dasar merupakan sejumlah tugas/kemampuan untuk mendukung ketercapaian standar kompetensi dan merupakan aktivitas yang dapat diamati. standar kompetensi. dapat diukur. Standar kompetensi Standar kompetensi merupakan uraian fungsi dan tugas atau pekerjaan yang mendukung tercapainya kualifikasi peserta didik. d. e. f. kelas/semester. Kode kompetensi Yang dimaksud dengan kode kompetensi asalah kode standar kompetensi yang merupakan identitas standar kompetensi. c. mencakup keseluruhan ranah kompetensi (pengetahuan. Materi pembelajaran Merupakan substansi pembelajaran utama yang berfungsi menunjang pencapaian kompetensi dasar. Komponen Silabus a. dan durumuskan dalam kata kerja operasional. mata pelajaran. SMK dapat mengembangkan model kodefikasi sendiri. Kompetensi Keahlian. Indikator Indikator merupakan pernyataan yang mengindikasikan ketercapaian kompetensi dasar yang dipersyaratkan. 56 .

keunggulan lokal dan global. Kegiatan pembelajaran dirancang secara utuh (komprehensif). j. i. sosial. Kegiatan pembelajaran disusun dengan mengintegrasikan aspek kecakapan hidup/kompetensi kunci (untuk kompetensi kejuruan). serta lingkungan hidup. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi 57 . Sumber belajar Sumber belajar adalah rujukan. Kegiatan pembelajaran Kegiatan pembelajaran adalah kegiatan fisik dan atau mental yang dilakukan peserta didik dalam berinteraksi dengan sumber belajar untuk mencapai penguasaan kompetensi dasar sesuai dengan indikator. objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran.Materi pokok/materi pembelajaran dirumuskan mengacu pada indikator pencapaian kompetensi. dapat berupa media cetak dan elektronik. Metode penilaian yang digunakan dalam bentuk tes dan non tes disesuaikan dengan karakteristik indikator pencapaian kompetensi dan kegiatan pembelajaran yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Penilaian Penilaian merupakan proses membandingkan pencapaian hasil belajar peserta didik dengan indikator pencapaian kompetensi. narasumber. Alokasi waktu Alokasi waktu adalah estimasi jumlah jam pembelajaran yang diperlukan untuk mencapai kompetensi dasar yang dirinci ke dalam jumlah jam pembelajaran untuk tatap muka (teori). praktik di sekolah. serta lingkungan fisik. sistematis dan berpusat pada peserta didik. g. dan praktik di industri. dan budaya. alam. h.

yang menyatakan bahwa indikator merupakan indikasi seseorang telah menguasai Kompetensi Dasar. kegiatan pembelajaran. Namun demikian sekolah dapat menggunakan format yang dikeluarkan oleh BSNP. penilaian. seperti terlihat pada bagan berikut. standar kompetensi. dan sumber belajar. Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Materi Pembelajaran Penilaian 58 . sehingga urutannya terletak setelah Kompetensi Dasar. tetapi prinsip pengembangan silabus mengikuti alur pikir yang menyatakan bahwa indikator akan menentukan ruang lingkup materi dan penilaian. Urutan komponen di atas didasarkan atas konsep tentang Pengembangan Kompetensi Diklat Berbasis Kompetensi yang dikemukakan oleh Blank. alokasi waktu. indikator. materi pokok pembelajaran. kompetensi dasar. dan indikator pencapaian kompetensi. 2.pokok/pembelajaran. (1982). William E. Format Silabus Format silabus dapat dikembangkan oleh satuan pendidikan dalam bentuk narasi atau tabel yang berisi komponen: identitas. kegiatan pembelajaran.

59 .

FORMAT SILABUS (Bentuk tabel) : : : : : : MATERI POKOK PEMBELAJARA N KEGIATAN PEMBELAJARA N ALOKASI WAKTU TM* PS PI NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER KOMPETENSI KEAHLIAN KODE KOMPETENSI DURASI PEMBELAJARAN KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENILAIAN SUMBER BELAJAR *TM : Tatap Muka (teori) PS : Praktik di sekolah PI : Praktik di industri 60 .Contoh.

Keterangan : Nama sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Kompetensi Keahlian : : : : diisi dengan nama SMK.). pengetahuan. praktik di sekolah dan praktik di industri dengan perbandingan 1:2:4. diisi dengan nama kompetensi keahlian (jurusan) sesuai dengan keputusan Dirjen Mandikdasmen No. diisi dengan jumlah jam belajar yang telah dikonversikan dari tatap muka.2 dst. diisi dengan materi apa yang akan diajarkan agar siswa dapat mencapai indikator yang 61 Standar Kompetensi Kode Kompetensi : : Durasi Pembelajaran : Kompetensi Dasar Indikator : : Materi Pokok : . diisi dengan kompetensi dasar sebagaimana tertulis pada silabus. untuk normatif dan adaptif dapat menggunakan nomor urut mata pelajaran (1. diisi dengan kode kompetensi. diisi dengan kelas dan semester berapa mata pelajaran tersebut diberikan. diisi dengan mata pelajaran yang tertuang pada struktur kurikulum. dan keterampilan. Untuk komponen produktif menggunakan kode kompetensi yang tertuang pada deskripsi kompetensi keahlian yang dikeluarkan oleh Direktorat Pembinaan SMK. diisi dengan nama/judul kompetensi yang akan diajarkan yang tertuang pada silabus.251/C/KEP/MN/2008. diisi dengan penanda pencapaian kompetensi dasar berupa perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap. Untuk mata pelajaran program produktif dapat menggunakan kriteria unjuk kerja (KUK)/kinerja yang terdapat pada SKK.

dapat berupa media cetak dan elektronik. rujukan. minimal mengandung unsur kegiatan dan materi. sosial. Pengajaran aspek kecakapan hidup generik (misalnya kerjasama. diisi dengan metode penilaian yang akan digunakan baik bentuk tes maupun non tes disesuaikan dengan karakteristik indikator antara lain. dan budaya. toleransi. tes lisan. keterampilan maupun sikap. diisi dengan estimasi waktu yang dibutuhkan untuk teori. produk dan lain-lain. objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. khusus untuk program produktif dapat mengacu pada KUK dan batasan variabel/lingkup variabel/range of variabel.Kegiatan Pembelajaran : Penilaian : Alokasi Waktu Sumber Belajar : : diharapkan. diisi dengan strategi mengajar guru yang akan diterapkan agar siswanya aktif dan dapat mencapai indiaktor yang diharapkan. baik untuk pengetahuan. pengamatan kinerja. serta lingkungan fisik. praktik di sekolah dan praktik di industri. narasumber. Materi yang disusun mengacu pada indikator yang harus dicapai. tes tertulis. alam. 62 . berkomunikasi dll) harus tergambar pada kegiatan belajar.

LAMPIRAN-LAMPIRAN 63 .

5 Seni Budaya 2. …………… b.1 1.4 Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 1. dan Pariwisata NO.3 2. ……. b. b. STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Bidang Studi Keahlian: Seni . …… Pengembangan Diri 140 1044 ……… 192 ……… (192) 3948 64 B.6 3. …………… Muatan Lokal a.2 1. 3. A.Lampiran 1a. Normatif 1. Kerajinan.2 2. .1 Matematika Bahasa Inggris Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial KKPI Kewirausahaan 330 440 192 128 202 192 192 192 192 192 128 Komponen Durasi Waktu (Jam) 3.3 1. C.4 2.1 2. ……………. …………….5 2. Adaptif 2.2 Kompetensi Kejuruan a. Produktif Dasar Kompetensi Kejuruan a. Mata Pelajaran 1.

65 .

2.1Pendidikan Agama 1.2Pendidikan Kewarganegaraan 1. 3 3.1Matematika h. 2.6Kewirausahaan a. d. …………….3Ilmu Pengetahuan Alam j.4Pendidikan Jasmani. b. STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Bidang Studi Keahlian: Bisnis dan Manajemen NO A. … 2 ………… b.1 m. 3. Produktif 3. 2.3Bahasa Indonesia 1. Adaptif g. 2. e. Mata Pelajaran 192 192 192 192 128 403 440 192 128 202 192 140 Komponen Durasi Waktu (Jam) 1.3 Kompetensi Kejuruan . …………….2Bahasa Inggris i. Pengembangan Diri 1044 192 (192) 4021 66 . 2. 1. Olahraga dan Kesehatan f. c. Dasar Kompetensi Kejuruan a. …………… C.4Ilmu Pengetahuan Sosial k.5KKPI l. 2. b.Lampiran 1b. a. ……………. a. Normatif 1. Muatan Lokal b. c. … ………… B.5Seni Budaya a. 2.

2 Pendidikan Kewarganegaraan 1. Mata Pelajaran 1.2 Matematika 2. b.8 Kewirausahaan 3. Adaptif 2. STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Bidang Studi Keahlian: Teknologi dan Rekayasa NO A.1 Pendidikan Agama 1. …………… b. Olahraga dan Kesehatan 1.1 Bahasa Inggris 2.6 Ilmu Pengetahuan Sosial 2. ……….4 Fisika 2. 67 . …………… Muatan Lokal …………….4 Dasar Kompetensi Kejuruan a. Normatif 1.5 Seni Budaya 2. …………… Pengembangan Diri …… 140 …… …… 1044 …… 192 (192) 192 192 192 192 128 440 516 192 276 192 128 202 192 Komponen Durasi Waktu (Jam) B.4 Pendidikan Jasmani. C.3 Ilmu Pengetahuan Alam 2. Produktif 3.5 Kompetensi Kejuruan a.5 Kimia 2.3 Bahasa Indonesia 1.Lampiran 1c. ……… 3.7 KKPI 2.

NO Komponen Jumlah Durasi Waktu (Jam) 4602 68 .

.. …………………….4 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 1.. .. Muatan Lokal a.........5 Seni Budaya 2.... Mata Pelajaran 1. 69 ..4 Fisika 2.. C. Produktif 3...8 KKPI 2...1 Bahasa Inggris 2.... Normatif 1...5 Kimia 2.. …………………….. ……………………..1Dasar Kompetensi Kejuruan a.. Pengembangan Diri Jumah 192 192 192 192 128 440 516 192 192 192 192 128 202 192 140 1044 192 (192) 4710 Komponen Durasi Waktu (Jam) B. Adaptif 2.... b..1 Pendidikan Agama 1...... STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Bidang Studi Keahlian: Agribisnis dan Agroteknologi NO A.. b.. 3.7 Ilmu Pengetahuan Sosial 2...... . b.2 Pendidikan Kewarganegaraan 1..3 Bahasa Indonesia 1..2Kompetensi Kejuruan a.....9 Kewirausahaan 3......6 Biologi 2...........2 Matematika 2. ……………………....Lampiran 1d..3 Ilmu Pengetahuan Alam 2......

7 KKPI 2.2 Matematika 2. 192 (192) 4518 70 . b.3 Bahasa Indonesia 1. STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Bidang Studi Keahlian: Kesehatan No A.Lampiran 1e.6 Ilmu Pengetahuan Sosial 2. …………………………. C. …………………………. Produktif 3.2 Kompetensi Kejuruan a. Muatan Lokal …………………………. Mata Pelajaran 1. 3.5 Biologi 2.1 Bahasa Inggris 2.2 Pendidikan Kewarganegaraan 1. …………………………. Normatif 1.5 Seni Budaya 2. Pengembangan Diri Jumlah 192 192 192 192 128 440 516 192 192 192 128 202 192 140 1044 Komponen Durasi Waktu (Jam) B.8 Kewirausahaan 3. b.4 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 1. Adaptif 2.3 Ilmu Pengetahuan Alam 2. ………………………….1 Dasar Kompetensi Kejuruan a.1 Pendidikan Agama 1.4 Kimia 2. ………………………….

71 .

teknologi. Berbudi pekerti luhur. akhlak mulia. Misi a. pengetahuan. kepribadian. Bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. ulet dan gigih dalam berkompetisi. mampu bekerja mandiri. Mempersiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif. b. III.Lampiran 2. mengisi lowongan pekerjaan yang ada di DU/DI sebagai tenaga kerja tingkat menengah. Memiliki wawasan luas. Visi dan Misi SMK Abdi Luhur Jakarta Visi Menjadikan SMK Abdi Luhur Jakarta sebagai lembaga pendidikan unggulan di bidang pariwisata yang berstandar internasional. e. Membekali peserta didik agar mampu memilih karir. 3. beradaptasi di lingkungan kerja dan mengembangkan sikap profesional dalam Kompetensi Keahlian yang diminatinya. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan. dan seni agar mampu mengembangkan diri di kemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi. c. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan Tujuan pendidikan menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan. 2. 72 . CONTOH KTSP KURIKULUM SMK ABDI LUHUR JAKARTA KOMPETENSI KEAHLIAN: JASA BOGA I. sesuai dengan Kompetensi Keahlian pilihannya. Memberikan pelayanan prima. d. mandiri dan memiliki daya suai. Tujuan SMK Abdi Luhur Jakarta 1. II. Terampil.

perbuatan. diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya. 5. makanan pokok. Menghargai keberagaman agama. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis. V. lauk pauk. mengolah dan menyajikan aneka minuman non-alkohol.IV. 2. Berpartisipasi dalam menegakkan aturan-aturan sosial golongan sosial ekonomi dalam lingkup global. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja. kreatif. ras. 4. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab 4. bangsa. 2. melayani makan dan minum baik di restoran maupun di kamar tamu. Standar Kompetensi A. kritis. dan inovatif. Mengembangkan 3. dan pekerjaannya. 73 . 3. suku. dan makanan penutup. serta menata meja makan dan meja prasmanan. dan makanan penutup. mengolah dan menyajikan makanan Indonesia yang terdiri dari makanan pembuka. mengolah dan menyajikan makanan kontinental yang terdiri dari makanan pembuka. Standar Kompetensi Lulusan SMK 1. makanan utama. mengorganisasikan operasi pelayanan makan dan minum di restoran. dan 6. 5. atas perilaku. Tujuan Kompetensi Keahlian Jasa Boga Tujuan Kompetensi Keahlian Jasa Boga membekali peserta didik dengan keterampilan. pengetahuan dan sikap agar kompeten dalam: 1.

8. Menunjukkan 10. Menunjukkan 9. dan inovatif dalam pengambilan keputusan. kreatif. secara produktif dan dalam kehidupan bermasyarakat. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan 12. Menunjukkan kemampuan berpikir logis. Menunjukkan keterampilan menyimak. budaya dan belajar sportif untuk untuk dan sikap kompetitif mendapatkan hasil yang terbaik. berbangsa.7. menganalisis 11. Mengapresiasi karya seni dan budaya. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya. sosial. 17. 20. 16. kritis. Menunjukkan kemampuan pemberdayaan diri. 21. kemampuan memecahkan masalah kompleks. dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 22. serta kebersihan lingkungan. baik individual maupun kelompok. Berkomunikasi lisan dna tulisan secara efektif dan santun. 15. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estesis. Memanfaatkan 13. 74 . menulis. Berpartisipasi lingkungan bertanggungjawab. kebugaran jasmani. 19. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain. 18. Menghasilkan karya kreatif. 14. Menjaga kesehatan dan keamanan diri. membaca. dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Pendidikan Agama Kristen a. e. c. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran SMK 1. Mewujudkan nilai-nilai kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial. d. b. Memahami sumber hukum Islam dan hukum taklifi serta menjelaskan hukum muamalah dan hukum keluarga dalam Islam. B.23. Pendidikan Agama Islam a. Menguasai Kompetensi Keahlian dan kewirausahaan baik untuk memenuhi tuntutan dunia kerja maupun untuk mengikuti pendidikan tinggi sesuai dengan kejuruannya. b. Merespon berbagai bentuk kehidupan modern. Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam kehidupan gereja. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fungsi manusia sebagai khalifah. c. Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar melalui pemahaman terhadap sifat dan Asmaul Husna. demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. perkembangan budaya dan ilmu pengetahuan dan teknologi. dengan mengacu pada ajaran Kristen. Berperilaku terpuji seperti husnuzzhan. Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan periode Madinah serta perkembangan Islam di Indonsia dan di dunia. 75 . masyarakat dan bangsa. tabdzir dan fitnah. Menyampaikan berita damai dan menjadi pembawa damai sejahtera. d. taubat dan raja’ dan meninggalkan perilaku tercela seperti isyrof. 2.

hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci. Peserta didik dapat menguraikan pemahaman tentang pribadinya sebagai pria dan wanita serta sebagai Citra Allah yang memiliki akal budi untuk berpikir kritis serta memiliki suara hati dan kehendak yang bebas untuk bertindak secara bertanggung jawab. fungsi dan sifat-sifatnya serta hubungannya dengan dunia dan bagaimana menghayati dalam hidup bergereja. e. b. Pendidikan Agama Hindu a. dan perkawinan menurut Hindu (Wiwaha). c. Catur Warna. Hukum Karma dan Punarbhawa. Memahami Atman sebagai sumber hidup. b. Peserta didik menguraikan fungsi Gereja yaitu melanjutkan perutusan Yesus untuk mewartakan Kerajaan Allah dan melibatkan diri dalam perutusan itu untuk memperjuangkan martabat dan hak asasi manusia dengan menegakkan nilai-nilai Kerajaan Allah. Memahami pokok-pokok ajaran Weda (Weda Sruti dan Smerti) sebagai sumber hukum Hindu. dan Catur Purusartha. d. c. Memahami tata cara persembahyangan. Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala. 76 . 4. pelaksanaan Yadnya dalam kehidupan. dan ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi. Catur Asrama. d. ajaran Tat Twam Asi. Pendidikan Agama Katolik a. Peserta didik menguraikan pemahaman tentang pribadi Yesus Kristus yang diwartakan oleh Kitab Suci dan diajarkan oleh Gereja dan bagaimana upaya nyata meneladani dalam hidup sehari-hari. Peserta didik dapat menguraikan pemahaman makna Gereja. kejujuran dan keutuhan lingkungan hidup. Memahami struktur.3. antara lain: keadilan.

Pendidikan Agama Buddha a. sikap dan kepribadian Buddha. kritis. f. dan kreatif untuk memecahkan masalah. Bodhisattva. i. 77 . Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu. Beribadah (kebaktian) dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan masing-masing aliran. Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta. 5. Memiliki kemampuan dasar berpikir logis. e. c. Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tri Ratna dengan mengetahui fungsi serta terefleksi dalam moralitas (sila). Memahami nilai-nilai budaya Dharma Gita. dan kebijaksanaan (panna). h. PKN a. Memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.f. meditasi (samadhi). d. seni keagamaan Hindu dan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lainnya. h. Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra dan hakekatnya. dan para siswa utama Buddha. Membaca Paritta dan Dhammapada serta mengerti artinya. i. Memiliki kemampuan untuk memahami dan meyakini hukum alam. Meneladani sifat. 6. b. Memahami sejarah kehidupan Buddha Gotama. g. Memahami peran agama dalam kehidupan sehari-hari. Memahami hakekat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. g.

peradilan nasional. dalam bentuk menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan seharihari. Menganalisis sistem hukum internasional. Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum. Menganalisis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan NKRI. Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan internasional. f. c. konstitusi . dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. secara formal maupun informal. h. dan kerja sama global lainnya. dan mahkamah internasional. e. i. Bahasa Inggris Level Novice a. Membaca 78 . kedaulatan negara. 7. c. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional. regional. d. b. Menganalisis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan. Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional. g. dan tindakan anti korupsi. Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional. Menganalisis budaya politik demokrasi. Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun di luar negeri. keterbukaan dan keadilan di Indonesia. secara formal maupun informal.b. timbulnya konflik internasional.

79 . dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. secara formal maupun informal. Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional. secara formal maupun informal. dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional. d.

secara formal maupun informal. dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan. secara formal maupun informal. secara formal maupun informal. Membaca Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional. secara formal maupun informal. Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional. secara formal maupun informal. dalam bentuk menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian. dalam bentuk menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan. d.Level Elementary a. b. c. dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan. Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional. Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional. 80 . secara formal maupun informal. b. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional. Level Intermediate a. dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian. dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan.

permainan di air dan keselamatan di air. d. dan b. Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi. Membaca Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional. e. dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian. Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang. kebugaran jasnani serta aktivitas lainnya. Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh. secara formal maupun informal. senam aerobik. g. dan lain-lain. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat. Pendidikan Jasmani. f. dan aktivitas lainnya. dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian. 8. secara formal maupun informal. Olahraga dan Kesehatan a.c. d. Mempraktekkan kegiatan-kegiatn di luar kelas seperti melakukan perkemahan. 81 . serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. mengenal berbagai penyakit dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV. mendaki gunung. Mempraktekkan keterampilan permainan olahraga dengan menggunakan peraturan. Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional. penjelajahan alam sekitar. Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama c.

dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Tingkat Madia a. dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan pekerjaan c. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang berkaitan dengan pekerjaan b. dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan 82 . Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks. dan penyampaian informasi dalam bentuk teks. grafik. Bahasa Indonesia Tingkat Semenjana a. Menulis Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran. perasaan. grafik. perasaan. Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari b. dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari c. perasaan. grafik.9. dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari d. Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran.

d. grafik. dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana 10. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. Menyiapkan Bahan Makanan dan Bumbu (mise en place) • Mengorganisir dan menyiapkan makanan 83 . dan penyampaian informasi dalam bentuk teks. Sanitasi Keselamatan Kerja • Melaksanakan prosedur hygiene di tempat kerja • Membersihkan lokasi. dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana d. grafik. perasaan. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran Dasar Kompetensi Jasa Boga a. dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan. grafik. dan penyampaian informasi dalam bentuk teks. Menulis Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran. Melaksanakan Prosedue Hygiena. Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana b. Menulis Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran. area kerja dan peralatan • Memberikan pertolongan pertama dan b. Tingkat Unggul a. Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks. perasaan. dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana c. perasaan.

Mengolah dan Menyajikan Makanan Indonesia 1)Menyiapkan dan membuat salad (gado-gado. urap dan rujak) 2)Menyiapkan dan membuat kaldu dan sup (soto) 3)Menyiapkan dan membuat hidangan nasi dan mie 4)Menyiapkan panggang c.• Menyiapkan dan membuat bumbu c. Standar Kompetensi Lulusan Kompetensi Kejuruan Jasa Boga Mata Pelajaran a. dan membuat sate/jenis makanan Menyiapkan Layanan Makan dan Minum 1)Menyiapkan layanan makanan dan minuman 2)Menyediakan room service 3)Menyiapkan dan menghidangkan minuman non alkohol 84 . dan makanan yang terbuat dari tepung terigu 6)Menyiapkan dan memasak unggas dan binatang buruan 7)Menyiapkan dan memasak seafood 8)Mengidentifikasi dan menyiapkan daging 9)Menyiapkan dessert yang disajikan panas dan dingin b. telur. Mengolah dan Menyajikan Makanan Kontinental 1)Menyiapkan stock dan saus 2)Menyiapkan sup 3)Meyipakan appetizer dan salad 4)Menyiapkan sandwich 5)Menyiapkan hidangan yang terbuat dari sayuran. Mengolah dan Menyajikan Makanan • Menggunakan metode dasar memasak • Menyajikan makanan 11.

Mengelola Usaha Jasa Boga 1)Menerima dan menyimpan persedian makanan 2)Merencanakan dan menyiapkan makanan untuk buffet 3)Memilih sistem jasa boga 4)Memilih. Merencanakan Menú Sehat 1)Merencanakan hidangan harian untuk meningkatkan kesehatan e. menyiapkan.4)Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan d. dan menghidangkan jenis makanan khusus 5)Mengorganisir operasi makanan dalam jumlah besar 6)Mengoprasikan outlet makanan cepat saji 7)Merencanakan dan berdasarkan menu Diagram Pencapaian Kompetensi Diagram pada halaman berikut ini menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan dengan menperhatikan tata urutan/tahapan logis pemebelajaran kompetensi : mengontrol jasa boga 85 .

ITHHGHS ITHHGHS 01AIS 01AIS ITHHBKT ITHHBKT A04AIS A04AIS ITHHGHS ITHHGHS 03AIS 03AIS ITHHBKT ITHHBKT A01AIS A01AIS ITHHBC ITHHBC MC01AIS MC01AIS ITHHBKT ITHHBKT A02AIS A02AIS ITHHINA ITHHINA 02AIS 02AIS ITHHBC ITHHBC MC04AIS MC04AIS ITHHINA ITHHINA 07AIS 07AIS ITHHBFB ITHHBFB S03AIS S03AIS ITHHBM ITHHBM C02AIS C02AIS ITHHBFB ITHHBFB S12AIS S12AIS ITHHIN ITHHIN A04AIS A04AIS ITHHBC ITHHBC MC05AIS MC05AIS ITHHINA ITHHINA 05AIS 05AIS ITHHBC ITHHBC M03AIS M03AIS ITHHBC ITHHBC MC06AIS MC06AIS ITHHBC ITHHBC MC07AIS MC07AIS ITHHBC ITHHBC MC08AIS MC08AIS ITHHINA ITHHINA 08AIS 08AIS ITHHINA ITHHINA 10AIS 10AIS ITHHBC ITHHBC MC09AIS MC09AIS ITHHBFB ITHHBFB S08AIS S08AIS ITHHBFB ITHHBFB S10AIS S10AIS ITHHACA ITHHACA T01AIS T01AIS ITHHBKT ITHHBKT A03AIS A03AIS ITHHAC ITHHAC AT03AIS AT03AIS ITHHBC ITHHBC MC15AIS MC15AIS ITHHAPS ITHHAPS F01AIS F01AIS ITHHBCA ITHHBCA T04AIS T04AIS ITHHBCM ITHHBCM C16AIS C16AIS ITHHBCM ITHHBCM C12AIS C12AIS 86 .

dan makanan yang terbuat dari tepung terigu Menyiapkan dan memasak unggas dan binatang buruan Menyiapkan dan memasak seafood Merencanakan hidangan harian untuk meningkatkan kesehatan Menyediakan room service Menyiapkan dan menghidangkan minuman non-alkohol Menyiapkan dan membuat sate/ jenis makanan panggang 87 .Keterangan ITHHGHS01AIS ITHHBKTA04AIS ITHHGHS03AIS ITHHBKTA01AIS ITHHBKTA02AIS ITHHBCMC01AIS ITHHBCMC04AIS ITHHBCMC05AIS ITHHBFBS03AIS ITHHBCMC02AIS ITHHINA02AIS ITHHINA04AIS ITHHINA05AIS ITHHINA07AIS ITHHBCMC03AIS ITHHBCMC06AIS ITHHBCMC07AIS ITHHBCMC08AIS ITHHACAT01AIS ITHHBFBS08AIS ITHHBFBS10AIS ITHHINA08AIS Melaksanakan prosedur hygiene di tempat kerja Membersihkan lokasi. telur. urap dan rujak) Menyiapkan dan membuat kaldu dan sup (soto) Menyiapkan dan membuat hidangan nasi dan mie Menyiapkan sandwich Menyiapkan hidangan yang terbuat sayuran.area kerja dan peralatan Memberikan pertolongan pertama Mengorganisir dan menyiapkan makanan Menyajikan makanan Menggunakan metode dasar memasak Menyiapkan stock dan saus Menyiapkan sup Menyediakan layanan makanan dan minuman Menyiapkan appetizer dan salad Menyiapkan dan membuat bumbu Menyiapkan dan membuat salad (gado-gado.

ITHHBKTA03AIS ITHHBCMC09AIS ITHHBCMC10AIS ITHHBCMC12AIS ITHHACAT03AIS ITHHAPSF01AIS ITHHBCMC16AIS ITHHBCAT04AIS ITHHBCMC15AIS ITHHBFBS12AIS Menerima dan menyimpan persediaan makanan Mengidentifikasi dan menyiapkan daging Menyiapkan dessert yang disajikan panas dan dingin Merencanakan dan menyiapkan makanan untuk buffet Memilih system Jasa Boga Memilih. menyiapkan dan menghidangkan jenis makanan khusus Mengorganisir operasi makanan dalam jumlah besar Mengoperasikan outlet makanan cepat saji Merencanakan dan mengontrol jasa boga berdasarkan menu Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan 88 .

Pendidkan Agama Islam 89 . Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran 2.C.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 1. Al-Mukminum: 12-14.3 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 90 .Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14.2 2.1 2. 1 3. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 Aqidah 3.

Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 91 . Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 1 3.1 2.3 Aqidah 3.2 2.2 1.3 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2.3 Aqidah 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 1 3.2 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.3 2. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 92 .

1 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.2 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 93 . Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.3 2. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.3 Aqidah 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.2 2.

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1

Kompetensi Dasar

Membaca QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5

1.2

1.3

2.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah

2.1 2.2

2.3

Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 1 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah

94

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1

Kompetensi Dasar

Membaca QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5

1.2

1.3

2.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah

2.1 2.2

2.3

Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 1 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 95

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1

Kompetensi Dasar

Membaca QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5

1.2

1.3

2.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah

2.1 2.2

2.3

Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 1 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah

96

Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14.2 2.2 1.3 Aqidah 3.1 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 97 .1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.

3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.1 2.2 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 98 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 2. 1 3.2 1.

Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 1. Al-Mukminum: 12-14.2 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 99 .Standar Kompetensi Al Qur’an 1.3 2. 1 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1 2.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.

3 Aqidah 3.2 1. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.1 2.3 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 100 . Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 2. Al-Mukminum: 12-14. 1 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.

2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 101 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.2 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.1 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 1.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.

3 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.2 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 102 .2 1. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 Aqidah 3.1 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.

2 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 2. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 2.1 2.3 Aqidah 3. 1 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 103 .

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 104 . AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.1 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. 1 3.2 2.

3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 2.1 2.3 2.2 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 105 . AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.

1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.1 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 106 .2 2.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. 1 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 Aqidah 3.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.

Al-Mukminum: 12-14.2 2. 1 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 107 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.

2 1.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 2. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. 1 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 108 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14.3 2.2 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 Aqidah 3. 1 3. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 109 . Al-Mukminum: 12-14.1 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 1.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. 1 3.3 Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 110 .

3 Aqidah 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 111 .2 2. Al-Mukminum: 12-14.2 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.3 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.

1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 1 3.2 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.3 2.2 2.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 112 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.2 1. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 113 . AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 2.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.

Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 114 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 2.2 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 1 3.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.

2 1.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 115 .2 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1 2. 1 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.

Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 116 .2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.3 2.2 1. Al-Mukminum: 12-14.1 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 Aqidah 3. 1 3.

2 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 117 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 1 3. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 2.1 2.2 2.

Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 Aqidah 3.3 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.1 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 118 . Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 1 3.

Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.3 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 119 .Standar Kompetensi Al Qur’an 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 1.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 2.1 2.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 Aqidah 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 1 3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 120 . Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.3 2.2 1.1 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.

AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 1.1 2.2 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 121 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 2. Al-Mukminum: 12-14.1 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 1. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 1 3.2 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 122 .

Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.2 1. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 123 .3 Aqidah 3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 1 3. Al-Mukminum: 12-14.3 2. Al-Mukminum: 12-14.

1 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 2.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 124 .3 Aqidah 3. 1 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.

AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 2.2 2. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1 2. 1 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 125 .Standar Kompetensi Al Qur’an 1.

Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.1 2.2 2.3 2.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.2 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 1 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 126 . AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.

3 2.1 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 2. 1 3.3 Aqidah 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 127 . Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14.

1 2.2 2. 1 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 128 . Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 1. Al-Mukminum: 12-14.1 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 129 . Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 2. 1 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 Aqidah 3.

2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.2 1.1 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.3 Aqidah 3.3 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 130 . Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 1 3.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.2 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 131 .3 Aqidah 3.2 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 1 3.3 2. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 Aqidah 3. 1 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 132 .2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.

2 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 133 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 1 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.1 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14.2 2. 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 2.1 2.3 Aqidah 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 134 . Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.

3 Aqidah 3. 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 135 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 2. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 1.2 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.

3 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. 1 3.2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 1. Al-Mukminum: 12-14.1 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 136 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.

Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 137 . Al-Mukminum: 12-14.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2.2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 1.

1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2. 1 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.2 1. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 138 .2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 Aqidah 3.3 2.

Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 139 . Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2.2 2.3 Aqidah 3.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.

1 3.1 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 140 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 2.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3.2 2.

Al-Mukminum: 12-14.2 1.2 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 2. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 2.3 Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. 1 3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 141 .Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.

2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 142 . 1 3.3 Aqidah 3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.3 2.2 2.2 1. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.

AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 1.2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 143 . Al-Mukminum: 12-14.3 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 1 3. Al-Mukminum: 12-14.

1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.3 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 2. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 Aqidah 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 144 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14.2 1. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1 2.

1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 145 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 2. 1 3. Al-Mukminum: 12-14.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.

3 2.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 2. 1 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 1. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 146 .

2 1. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. 1 3.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 147 .1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.

Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 148 .Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 2.3 2. 1 3.1 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.

Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas 1.1 Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh dengan pola pikir yang komprehensif dalam segala aspek 1. 2 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam keluarga dalam kaitannya dengan pengaruh modernisasi 149 . Agama Kristen Kelas X semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai-Nilai Kristiani 1.3.

Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas 2.Kelas X semester 2 Standar Kompetensi Nilai-Nilai Kristiani 1.1 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam keluarga serta kaitannya dengan pengaruh modernisasi Menjelaskan makna kebersamaan dengan orang lain tanpa kehilangan identitas Kompetensi Dasar 2.1 Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh dengan pola pikir yang komprehensif dalam segala aspek 1.2 150 . Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas 1. 2 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam keluarga dalam kaitannya dengan pengaruh modernisasi Kompetensi Dasar Kelas X. Semester 2 Standar Kompetensi Nilai-Nilai Kristiani 2.

Menggunakan bahasa lisan untuk menyampaikan informasi kepada tamu c. Memahami bahasa tulisan dalam membaca resepresep masakan 151 . Semester 1 Standar Kompetensi Nilai-Nilai Kristiani 1. Bahasa Prancis a. Merespon nilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari 1.Kelas XI.1 Mengidentifikasikan dan mewujudkan nilai-nilai Kristiani 1.2 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan sosial Kompetensi Dasar D. Memahami bahasa lisan dalam menerima/menyambut tamu b. Standar Kompetensi Muatan Lokal 1.

3 Matematika Bahasa Inggris Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial KKPI Kewirausahaan 3.2 2. Menyiapkan Bahan makanan dan Bumbu c.3 2. Mengolah dan Menyajikan Makanan Kompetensi Kejuruan Jasa Boga a.6 3. A. Mata Pelajaran 1. Struktur Kurikulum Kompetensi Keahlian : Jasa Boga Lama Pendidikan*) : 3 Tahun NO. Mengolah dan Menyajikan Makanan Indonesia 3.VI.4 2. Adaptif 192 192 192 192 128 330 440 192 128 202 192 140** *) 28 34 78 Komponen Durasi Waktu (Jam) 2.5 2. Sanitasi dan Keselamatan Kerja b. Mengolah dan Menyajikan Makanan Kontinental b. Produktif Dasar Kompetensi Jasa Boga a. Normatif Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Seni Budaya 2.1 2. Melaksanakan prosedur Hygiene.4 1044 ***) 152 .

B. Komponen Merencanakan Hidangan Sehat Melayani makan dan minum Mengelola Usaha Boga Durasi Waktu (Jam) e. *) **) ***) Jumlah jam keseluruhan pada struktur kurikulum menentukan lamanya pendidikan.. d. Muatan Lokal …………………………. c. tidak dihitung dalam penjumlahan jam pelajaran. dialokasikan untuk beberapa mata pelajaran 153 . …………………………… …………………………… Pengembangan Diri Paskibra/PMR/KIR/dll Jumlah 192 192** ) 3772 akan C.NO.

VII.2009 BULAN JULI 2008 AGUSTUS 2008 SEPTEMBER 2008 OKTOBER 2008 NOVEMBER 2008 DESEMBER 2008 JANUARI 2009 FEBRUARI 2009 MARET 2009 APRIL 2009 MEI 2009 JUNI 2009 JULI 2009 Tahun Pelajaran 2007 – 2008 x x x x x x x 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 0 154 . KALENDER PENDIDIKAN Contoh KALENDER PENDIDIKAN SMK TAHUN PELAJARAN 2008 .

Keterangan: = Hari Pertama Sekolah / MOS = Hari Ahad / Minggu = Libur Semester = = = = = Libur Umum Perkiraan Ujian Nasional Laporan hasil Belajar Uji Kompetensi / Project Work Kelas III = Perkiraan Ujian Sekolah = Hari Efektif Belajar 155 .

.. dan persyaratan hukum.... penyimpanan Sarana penyimpanan • Bahan informasi lainnya • Bahan tayangan 156 .... hygiene dapur.. : Melaksanakan Prosedur Hygiene...Lampiran 3.. • Prosedur Hygiene − Hygiene Perorangan − Hygiene tempat kerja (dapur) • • Penyimpana n bahan (makanan dan bahan Kimia) Mencari informasi secara berkelompok tentang prosedur hygine perorangan...... Mengikuti prosedur hygiene • Prosedur hygiene tempat kerja harus diikuti secara baik sesuai dengan standar perusahaan. Contoh Silabus : SMK ... hygine dapur dan penyimpanan Berdiskusi − • Uraian tetang hygiene perorangan...... Sanitasi dan Keselamatan Kerja : X/01 : Melaksanakan Prosedur Hygiena di Tempat Kerja (Follow Workplace Hygiene : Jasa Boga : ITHHGHS 01AIS : 14 x 45 menit Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu Praktik Tatap Praktik di di Muka Sekolah DU/DI (Teori) *) 6 1 (2) • • Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Procedures) Kompetensi Keahlian Kode Kompetesi Durasi Pembelajaran Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Pembelajaran Penilaian • Tes tertulis bentuk Sumber Belajar /Alat/Bahan Modul hygiene 1...

Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran dan presentasi kelompok tentang prosedur hygine perorangan. pilihan ganda tentang 6 1(2) • Modul hygiene • Bahan informasi lainnya • Bahan makanan yang 157 . • • • Mengidentifikasi dan mencegah resiko hygiene Resiko hygiene harus di identifikas secepatnya Identifikasi dan pencegahan Resiko hygiene : − Kerusakan • Tes tertulis bentuk a. dan persyaratan hukum. • • Praktik penyimpan-an bahan makanan dan bahan kimia sesuai prosedure hygiene Membuat laporan hasil diskusi Mencari informasi secara berkelompok tentang kasus keracunan • 2. hygine dapur dan penyimpanan • Penilaian Laporan kelompok Observasi (praktik) Alokasi Waktu Praktik Tatap Praktik di di Muka Sekolah DU/DI (Teori) *) Sumber Belajar /Alat/Bahan • Penangan an dan penyimpanan seluruh barangbarang dilengkapi sesuai dengan standar perusahaan.

Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Pembelajaran makanan Keracunan makanan Kegiatan Pembelajaran Penilaian kerusakan dan keracunan makan-an b. faktor penyebab dan pencegahannya • Mela kukan identifikasi − 158 . penyebab dan cara pencegahannya • Berdiskusi dan presentasi tentang kerusakan makanan. penyebab dan cara • Pencegahan pencegahankerusakan dan nya keracunan • Diskusi dan makanan presentasi tentang kasus keracunan makanan yang terjadi di Indonesia. Uraian dan kasus tentang Kerusakan dan keracunan makan-an • Laporan hasil identifikasi kerusakan makanan • Observasi Alokasi Waktu Praktik Tatap Praktik di di Muka Sekolah DU/DI (Teori) *) • Sumber Belajar /Alat/Bahan rusak Bahan tayangan • Tindakan diambil untuk meminimalkan atau menghilangkan resiko tersebut dalam ruang lingkup tanggung jawab individu dan sesuai dengan persyaratan hukum perusahaan makanan yang terjadi di Indonesia.

Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran secara kelompok jenis-jenis kerusakan makanan (berdasarkan bahan Penilaian Alokasi Waktu Praktik Tatap Praktik di di Muka Sekolah DU/DI (Teori) *) Sumber Belajar /Alat/Bahan Keterangan : *) Jam PI hanya berlaku pada Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan 159 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful