P. 1
(Materi MK 01) Teknik Penyusunan KTSP & Silabus SMK

(Materi MK 01) Teknik Penyusunan KTSP & Silabus SMK

|Views: 15|Likes:
Published by Felicia Lee

More info:

Published by: Felicia Lee on Dec 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2013

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menyelesaikan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan yang kemudian dikukuhkan menjadi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 dan Nomor 23 Tahun 2006, serta Nomor 24 Tahun 2006 yang disempurnakan dengan Nomor 6 tahun 2007 tentang ketentuan pelaksanaannya. BSNP juga telah menerbitkan Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Pengalaman melakukan persiapan untuk penyusunan Model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada Sekolah Menengah Kejuruan (KTSP-SMK), ternyata berbagai ketentuan tentang penyusunan KTSP yang termuat pada peraturan-peraturan tersebut, termasuk pedoman penyusunannya, masih memerlukan analisis dan upaya pensistematisan yang tidak sederhana, terutama karena ada beberapa ketentuan yang saling terkait tapi berada pada dokumen yang berbeda-beda. Atas dasar itulah, maka sesuai dengan tugas dan fungsinya, Direktorat Pembinaan SMK berupaya merevisi Bahan Bimbingan Teknis Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan tahun 2006 menjadi Edisi 2008 yang sepenuhnya diturunkan secara sistematis dari peraturan-peraturan tersebut dan pedoman pelaksanaannya. Bahan bimbingan teknis hasil revisi ini diharapkan dapat membantu para pihak yang terlibat dalam pengembangan dan implementasi KTSP-SMK serta satuan pendidikan SMK pada umumnya, dalam upaya menerapkan peraturan-peraturan dimaksud. Pada gilirannya, seperti yang diharapkan, setiap SMK atau kelompok SMK akan mampu menyiapkan sendiri KTSP yang akan diimplementasikannya.

i

Seri bahan bimbingan teknis (Bimtek) ini meliputi judul-judul berikut.

1.
2.

Teknik Penyusunan KTSP dan Silabus SMK; Teknik Penyusunan RPP; Teknik Pengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal SMK; Teknik Penyusunan Modul Bahan Ajar); Teknik Pelaksanaan Pengembangan Diri pada SMK; Model-model Pembelajaran SMK; Penilaian dan Pelaporan Hasil Belajar Peserta Didik SMK; Implementasi Sistem Kridit Semester pada SMK.

3. 4. 5.
6.

7. 8.

Kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi sehingga terwujudnya seri buku bahan bimbingan teknis ini, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Jakarta, November 2008 Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan,

Dr. Joko Sutrisno NIP. 131415680

ii

DAFTAR ISTILAH (GLOSARIUM)

1.

Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Badan Standar Nasional Pendidikan yang disingkat BSNP adalah badan mandiri dan independen yang bertugas mengembangkan, memantau pelaksanaan, dan mengevaluasi standar nasional pendidikan. Standar Isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi lulusan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kerangka Dasar Kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan. Keunggulan Lokal dan Global adalah potensi unggulan daerah dan atau internasional dalam bentuk sumberdaya alam dan sosial budaya (seni, produk, jasa, kerajinan, bahasa, teknologi dan lainlain). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masingmasing satuan pendidikan.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

iii

Standar Kompetensi Lulusan adalah kualifikasi kemampuan 11. Standar Kompetensi Mata Pelajaran adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap. 13. olahraga dan kesehatan. dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester untuk mata pelajaran tertentu. lulusan yang mencakup sikap. dan keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik. berpikir. Peserta Didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur. 10. kecakapan iv . pengetahuan. 12. standar kompetensi terdiri atas sejumlah kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku secara nasional. kewarganegaraan dan kepribadian. Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik pada setiap kelompok mata pelajaran yang mencakup kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. pengetahuan. kecakapan sosial. dan bertindak secara konsisten sebagai perwujudan dari pengetahuan. dan keterampilan. sikap. 15. Standar Kompetensi Lulusan meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau seluruh kelompok mata pelajaran. Pendidikan Kecakapan Hidup adalah pendidikan yang memberikan kecakapan personal. dan jenis pendidikan tertentu. ilmu pengetahuan dan teknologi. estetika dan jasmani.8. peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap. pengetahuan. Kompetensi adalah kemampuan bersikap. dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester. Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi. jenjang. Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan minimal 14. 9.

Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi.intelektual dan kecakapan vokasional untuk bekerja atau usaha mandiri. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik. Sistem Paket adalah sistem penyelenggaraan kompetensi 21. 20. Kegiatan Tatap Muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik. Beban belajar setiap mata pelajaran v . 18. Penugasan Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. dan percepatan 19. materi pembelajaran. 16. Beban Belajar adalah rumusan satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik dalam mengikuti kompetensi pembelajaran melalui sistem tatap muka. yang peserta didiknya menentukan sendiri beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester pada satuan pendidikan. Penugasan terstruktur termasuk kegiatan perbaikan. Beban belajar setiap mata pelajaran pada sistem paket dinyatakan dalam satuan jam pembelajaran. penugasan terstruktur. 17. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk mencapai standar kompetensi lulusan serta kemampuan lainnya dengan memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik. pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh kompetensi pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan. pendidik dan lingkungan. untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan. Sistem Kredit Semester (SKS) adalah sistem penyelenggaraan kompetensi pendidikan. pengayaan. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik.

pada sistem kredit semester. Struktur Kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalam kegiatan pembelajaran. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. 28. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. Satuan Pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal. kewarganegaraan dan kepribadian. Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. dan hari libur khusus. ilmu pengetahuan dan teknologi. 25. 22. Minggu Efektif Belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Permulaan Tahun Ajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun ajaran pada setiap satuan pendidikan. 24. Waktu Pembelajaran Efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu. minggu efektif belajar. Waktu Libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. olahraga dan kesehatan. hari libur keagamaan. estetika. pada satuan pendidikan yang dimaksud. 23. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. hari libur umum (termasuk hari-hari besar nasional). dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks). jeda antar semester. libur akhir tahun pelajaran. Susunan mata pelajaran tersebut terbagi dalam lima kelompok. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester. jasmani. 27. nonformal dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. vi . 26. yaitu kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.

29. Kategori Standar, SMK yang belum memenuhi 8 Standar
Nasional Pendidikan (SNP).

30. Kategori Mandiri, SMK kategori mandiri adalah SMK yang hampir
atau telah memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).

31. SKK adalah Standar Kompetensi Kerja 32. SKKNI adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia yang
merupakan salah satu bentuk dari SKK.

vii

DAFTAR ISI

PENGANTAR i DAFTAR iii DAFTAR ISI vii BAB I ISTILAH(Glosarium)

A. B.

PENDAHULUAN Landasan 1 Tujuan Bahan Bimbingan Teknis Penyusunan KTSP SMK 2

C. Pengertian D.
2 Prinsip-prinsip Pengembangan KTSP SMK 2

E. Acuan Operasional Penyusunan KTSP SMK
5 BAB II KOMPONEN DAN PENYUSUNAN KTSP SMK Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan SMK

A.

viii

9

B. Struktur C. D.
9 Kalender

dan

Muatan

KTSP

SMK

Pendidikan

....................

32 Pelaksanaan 34

Penyusunan

KTSP

BAB III

A.

PENGEMBANGAN SILABUS Pengertian Silabus 45

B. Prinsip-prinsip Pengembangan Silabus C. D.
45 Langkah-langkah Pengembangan Silabus 46 Unit Waktu Silabus 53

E. Pengembangan Silabus Berkelanjutan F.
53 Komponen dan Format Silabus 53 LAMPIRAN Lampiran 1. 61 Contoh Struktur Kurikulum

ix

............ 104 x ............................. Keputusan Dirjen Mandikdasmen No............ …………………..............Lampiran 2................. .......... 67 3...... ..... 100 Contoh KTSP Lampiran Contoh Silabus Lampiran 4...................... 251/C/KEP/MN/2007...................

Landasan 1. Direktorat Pembinaan SMK sesuai dengan tugas dan fungsinya berkewajiban untuk memberikan bimbingan teknis kepada setiap SMK melalui berbagai strategi dan pendekatan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. dan Panduan yang dikeluarkan oleh BSNP. 5. mengacu kepada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan. diharapkan dapat menyiapkan kurikulum yang akan digunakan sebagai kurikulum operasional. 3. 4. serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 1 6. Standar Kompetensi Lulusan. A. Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 yang disempurnakan dengan Permendiknas Nomor 6 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Standar Isi dan SKL pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.BAB I PENDAHULUAN Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. mengamanatkan tersusunnya kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Berdasarkan Standar Isi. agar pada saatnya setiap SMK memiliki kemampuan untuk menyiapkan kurikulum sebagaimana diharapkan. Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. (Permendiknas) Permendiknas Nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. . Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi. 2. setiap satuan pendidikan dalam hal ini Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

kompetensi dasar. materi pokok/pembelajaran. kegiatan pembelajaran. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Pengertian Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. 8. dan silabus. B. C. kalender pendidikan. KTSP terdiri atas tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. Panduan Penyusunan KTSP yang dikeluarkan BSNP Standar Kompetensi Kerja (SKK) yang berlaku. kegiatan pembelajaran. penilaian. indikator. untuk digunakan oleh para pihak yang terlibat dalam pengembangan KTSP SMK. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. alokasi waktu. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Tujuan Bahan Bimbingan Teknis Penyusunan KTSP SMK Bahan bimbingan teknis penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) SMK ini disiapkan sebagai upaya mengoperasionalkan Panduan yang disiapkan oleh BSNP. D.7. di bawah koordinasi dan supervisi 2 . dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. dan sumber/bahan/alat belajar. isi. sehingga harapan setiap SMK memiliki KTSP sendiri segera terwujud. Prinsip-Prinsip Pengembangan KTSP SMK Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah.

kreatif. status sosial ekonomi. teknologi. sehat. Sebagaimana Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada umumnya. dan pengembangan diri secara terpadu. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik. mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan penyusunan KTSP yang disusun oleh BSNP. semangat dan isi kurikulum harus 3 . muatan lokal. dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. kondisi daerah. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan.dinas pendidikan. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. 1. KTSP SMK dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut. berakhlak mulia. berilmu. jenjang dan jenis pendidikan. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi. budaya. serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. kebutuhan. Peserta didik memiliki posisi sentral. dan jender. 2. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Oleh karena itu. suku. adat istiadat. cakap. teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. perkembangan. berarti segala kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. perkembangan. 3. kebutuhan. Berpusat pada potensi.

upaya pengembangan kecakapan pribadi. Oleh karena itu. dan bernegara. nonformal. 6. 7. kecakapan sosial. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. kecakapan akademik dan kecakapan vokasional merupakan keniscayaan. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal.memberikan kegiatan pembelajaran peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. 5. dan seni. pembudayaan. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. teknologi. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. 4. 4 . berbangsa. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). dunia usaha/industri dan dunia kerja. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan.

Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. kognitif. kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah. 5 . Oleh karena itu. Peningkatan potensi. spiritual. dan keragaman karakteristik lingkungan. kecerdasan. 2. tantangan. Sejalan dengan itu. 3. kebutuhan. dan kinestetik peserta didik. Kurikulum yang disusun harus memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia. Keragaman lingkungan potensi dan karakteristik daerah dan Daerah memiliki potensi. disusun dengan Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik Pendidikan merupakan proses sistematis untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif. Untuk itu. Acuan Operasional Penyusunan KTSP SMK Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan memperhatikan hal-hal sebagai berikut. psikomotor) berkembang secara optimal. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. emosional dan sosial. 1. kecerdasan intelektual. 4. tingkat perkembangan. minat.E. kurikulum disusun dengan memperhatikan potensi.

keduanya harus ditampung secara berimbang dan saling mengisi. 7. Dinamika perkembangan global Pendidikan harus menciptakan kemandirian. Hal ini sangat penting terutama bagi satuan pendidikan kejuruan dan peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Perkembangan ilmu pengetahuan. 6. 6 . dan seni Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan di mana ilmu pengetahuan. Oleh karena itu. teknologi. yang sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. dan seni (IPTEKS) sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan iman. 8. Oleh karena itu. Agama Kurikulum harus dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Tuntutan dunia kerja Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuhkembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. Oleh sebab itu. taqwa dan akhlak mulia. kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja. kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan IPTEKS. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEKS sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. teknologi. Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta mempunyai kemampuan untuk hidup berdampingan dengan suku dan bangsa lain. 5. baik pada individu maupun bangsa.

kondisi. 12.9. 10. Karakteristik satuan pendidikan Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi. Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain. tujuan. kurikulum harus mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI. 11. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. misi. 7 . Kesetaraan jender Kurikulum harus diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan memperhatikan kesetaraan jender. dan ciri khas masing-masing satuan pendidikan. Oleh karena itu.

8 .

B. akhlak mulia. pengetahuan. olahraga dan kesehatan Kelima kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 7. 9 . Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK disusun dengan memperhatikan kelompok mata pelajaran tersebut dan cakupan sebagaimana tertuang pada tabel 1. Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan SMK Tujuan pendidikan sekolah menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan.BAB II KOMPONEN DAN PENYUSUNAN KTSP SMK A. (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi (4) Kelompok mata pelajaran estetika (5) Kelompok mata pelajaran jasmani. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. Struktur dan Muatan KTSP SMK Struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam Standar Isi meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut. kepribadian.

hak. IPA. Penjaskes. Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan Pengembangan Diri. Kesadaran dan wawasan termasuk 10 Mata Pelajaran Terkait Agama. berbangsa. dan bernegara. . Bahasa Inggris. budi pekerti. Penjaskes.Tabel 1. 2. Seni Budaya. Pengembangan Diri. Akhlak mulia mencakup etika. Kewarganegaraan dan Kepribadian Agama. dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat. serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Seni Budaya. Pendidikan Kewarganegaraan. Matematika dan Kejuruan. Kewarganegaraan. Bahasa Indonesia. Cakupan Kelompok Mata Pelajaran No 1. IPS. serta berakhlak mulia. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status.

tanggung jawab sosial. membentuk kompetensi. ketaatan membayar pajak. demokrasi. Kejuruan. ketaatan pada hukum. dan kemandirian kerja. KKPI. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK dimaksudkan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi. kecakapan. IPA. Matematika. Mata Pelajaran Terkait 3.No Kelompok Mata Pelajaran Cakupan wawasan kebangsaan. pelestarian lingkungan hidup. kesetaraan gender. Bahasa Indonesia. kolusi. kemajemukan bangsa. dan sikap serta perilaku anti korupsi. 11 . dan Muatan Lokal. penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. dan nepotisme. Bahasa Inggris. IPS. jiwa dan patriotisme bela negara.

Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. Bahasa Inggris. olahraga dan kesehatan pada SMK dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif. 12 . Jasmani.No 4. KKPI. Kelompok Mata Pelajaran Estetika Cakupan Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. disiplin. Seni Budaya. 5. kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. kerja sama. IPA. Kejuruan dan Muatan Lokal. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup. dan Muatan Lokal. Olahraga dan Kesehatan Penjaskes. Mata Pelajaran Terkait Bahasa Indonesia. Kelompok mata pelajaran jasmani.

1. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan. Agar dapat bekerja secara efektif dan efisien serta dapat mengembangkan keahlian dan keterampilan. HIV/AIDS. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. demam berdarah. tujuan pendidikan menengah kejuruan utamanya adalah mempersiapkan peserta didik untuk mampu bekerja pada bidang tertentu. seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas. muntaber. Mata Pelajaran Terkait Isi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar peserta didik pada satuan pendidikan. peserta didik harus memiliki stamina yang tinggi. sikap. menguasai bidang keahliannya dan dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi. 13 . Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum. Mata pelajaran Merujuk pada penjelasan Pasal 15 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.No Kelompok Mata Pelajaran Cakupan dan hidup sehat. kecanduan narkoba. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran.

memiliki etos kerja yang tinggi. f. Bahasa. Seni dan Budaya. maka mata pelajaran wajib pada kurikulum SMK terdiri atas Pendidikan Agama. dan Keterampilan/Kejuruan (terdiri atas Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi. Matematika. Mata pelajaran Kejuruan terdiri atas beberapa mata pelajaran yang dikelompokkan dalam Dasar Kompetensi Kejuruan (DKK) dan Kompetensi Kejuruan (KK). Jika standar kompetensi mata pelajaran kelompok DKK tidak dijumpai pada SKK. serta memiliki kemampuan mengembangkan diri. maka struktur kurikulum pendidikan kejuruan dalam hal ini Sekolah Menengah Kejuruan diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. d. IPS. Kurikulum SMK berisi mata pelajaran wajib. e. Atas dasar itu. Pendidikan Agama. g. Mata pelajaran ini bertujuan untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya dalam spektrum manusia kerja. h. Menurut UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 37. Ilmu Pengetahuan Sosial. c. Pendidikan jasmasi dan olah raga. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Ilmu Pengetahuan Alam. dikembangkan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja (SKK) melalui proses analisis. Muatan Lokal. Seni dan budaya. Bahasa. Pendidikan kewarganegaraan. j. dan Pengembangan Diri. b. kurikulum SMK wajib memuat: a. Pendidikan Kewarganegaraan. mata pelajaran Kejuruan. Kewirausahaan dan mata pelajaran kejuruan). dan Muatan lokal. IPA. dan mampu berkomunikasi sesuai dengan tuntutan pekerjaannya. i. Matematika. maka Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) dapat dirumuskan melalui analisis kompetensi kejuruan melalui langkah-langkah : 14 . Keterampilan/kejuruan.

a. Mata pelajaran beserta alokasi waktu pada struktur kurikulum SMK tercantum pada Tabel 2 berikut : Tabel 2. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika 5. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum SMK meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun atau dapat diperpanjang hingga empat tahun. 2. 5. c. Mata Pelajaran dan Alokasi Waktu pada Struktur Kurikulum SMK Komponen Durasi Waktu (Jam) 192 192 192 440 a) 330 a) 403 a) 516 a) 15 A.3 Matematika Kelompok . mulai kelas X sampai dengan kelas XII atau kelas XIII. 2. 1. Mendata standar kompetensi yang terdapat pada SKK. 4. 3. Selanjutnya kompetensi-kompetensi yang tertuang dalam DKK dan KK dikelompokkan dalam standar kompetensi baru yang menjadi nama mata pelajaran sesuai dengan Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan berdasarkan Keputusan Dirjen Mandikdasmen nomor 251/C/KEP/MN/2008 tanggal 22 Agustus 2008. dan Akuntansi 5. Mengidentifikasi materi-materi pendukung pada indikator kompetensi kejuruan.2 Matematika Kelompok Sosial.1 Matematika Kelompok Seni. Pariwisata. dan kompetensi yang menjadi prasyarat untuk kompetensi kejuruan. Administrasi Perkantoran. dan Teknologi Kerumahtanggaan 5. b. Mengidentifikasi kompetensi yang sifatnya mendasar dan melandasi prinsip-prinsip keilmuan.

4 Kompetensi Kejuruan b) B. Kompetensi Keahlian yang memerlukan waktu lebih.2. Seni Budaya 9.2 Fisika 6. dan Pertanian 6.3.3. Muatan Lokal C.2 Kimia Kelompok Teknologi dan Kesehatan 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 8.2 Kewirausahaan 10.4 Biologi 6.4.1 Kimia Kelompok Pertanian 6.1 Biologi Kelompok Pertanian 6.4. 16 .2. Kejuruan 10.1 Fisika Kelompok Pertanian 6.3 Dasar Kompetensi Kejuruan b) 10.3 Kimia 6.Komponen Teknologi. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 10. Ilmu Pengetahuan Alam 6. a) Durasi Waktu (Jam) 192 a) 192 a) 276 a) 192 a) 192 a) 192 a) 192 a) 128 a) 128 a) 192 202 192 140 1044 c) 192 (192) Pengembangan Diri d) Keterangan notasi : Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakan oleh setiap Kompetensi Keahlian.1 IPA 6.2 Biologi Kelompok Kesehatan 7.1 Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi 10. jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama di luar jumlah jam yang dicantumkan.2 Fisika Kelompok Teknologi 6. Kesehatan.

dan Seni Budaya. mata pelajaran dibagi ke dalam tiga kelompok. 17 . Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi. c. dan dapat diselenggarakan dalam blok waktu atau alternatif lain.b) Terdiri dari berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan setiap Kompetensi Keahlian. Ekuivalen 2 jam pembelajaran (per minggu). Kelompok program adaptif dan produktif adalah mata pelajaran yang alokasi waktunya disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian. Kelompok program adaptif terdiri atas mata pelajaran Bahasa Inggris. Kelompok program produktif terdiri atas sejumlah mata pelajaran yang dikelompokkan dalam Dasar Kompetensi Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan. Implikasi dari struktur kurikulum berikut: diatas dijelaskan sebagai a. b. dan Kewirausahaan. dan program produktif. Matematika. Alokasi waktu untuk Praktik Kerja Industri (Prakerin) diambil dari durasi waktu mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044 jam). c) d) Durasi jam yang tertulis pada struktur kurikulum adalah jumlah jam pembelajaran tatap muka. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Di dalam penyusunan struktur kurikulum SMK. Jumlah jam Kompetensi Kejuruan pada dasarnya sesuai dengan kebutuhan standard kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja tetapi tidak boleh kurang dari 1044 jam. Pendidikan Kewarganegaraan. yaitu kelompok program normatif. IPS. dua jam pembelajaran praktik di sekolah atau empat jam pembelajaran praktIk di DU/DI setara dengan satu jam tatap muka. Materi pembelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian untuk memenuhi standar kompetensi di dunia kerja. IPA. Bahasa Indonesia. Evaluasi pembelajaran dilakukan setiap akhir penyelesaian satu standar kompetensi atau beberapa penyelesaian kompetensi dasar dari setiap mata pelajaran. adaptif. Kelompok program normatif adalah mata pelajaran yang dialokasikan secara tetap yang meliputi Pendidikan Agama.

tergantung pada tuntutan waktu kebutuhan penugasan kompetensi. Perhitungan jam terstruktur Penghitungan jam terstruktur untuk kompetensi produktif dilakukan melalui langkah-langkah berikut : a. Mengkonversi jam estimasi untuk TM. Pendidikan SMK diselenggarakan dalam bentuk pendidikan sistem ganda. Berdasarkan struktur kurikulum dan implikasinya disusun struktur kurikulum untuk masing-masing satuan pendidikan sesuai Kompetensi Keahlian masing-masing (lihat Lampiran 1). c. e. Penentuan alokasi waktu mata pelajaran didasarkan hasil analisis kebutuhan waktu pada silabus yang terdiri atas jam tatap muka (TM) / teori. PS dan PI dengan ketentuan konversi 1 .d. g. Kolom jam untuk praktik di sekolah (PS) atau praktik di industri (PI) tidak harus selalu terisi jam. praktik di sekolah dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri ekuivalen dengan 36 jam pelajaran per minggu. 3.2 – 4. b. Alokasi waktu satu jam pelajaran tatap muka adalah 45 menit. Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka. Menghitung jumlah total jam terstruktur rumus : Ej TM 1 berdasarkan + Ej PS 2 + Ej PI 4 Keterangan : Ej TM = Estimasi jam TM Ej PS = Estimasi jam PS Ej PI = Estimasi jam PI 18 . f. Minggu efektif penyelenggaraan pendidikan SMK adalah 38 minggu dalam satu tahun pelajaran. praktik di sekolah (PS) dan praktik industri (PI).

Penentuan Jam Prakerin Jumlah jam untuk praktik di industri (Prakerin) tergantung pada ketentuan yang dipersyaratkan industri dan seberapa erat hubungan sekolah dengan industri.Misalnya satu belajar sbb : Kompetensi Dasar membutuhkan jam • • • • • • tatap muka (TM) = 6 jam praktik di sekolah (PS) = 8 jam praktik di industri (PS) = 20 jam Maka : Jumlah jam terstruktur : 6 + 8 + 20 = 15 jam 1 2 4 Jumlah jam belajar di sekolah : 6 + 8 = 14 jam Jumlah jam di industri (dalam bentuk prakerin) = 20 jam •Total jam belajar di sekolah dan industri (jam terjadwal) adalah : 6 + 8 + 20 = 34 4. Menghitung total jam praktik di industri untuk seluruh kompetensi sehingga diperoleh jumlah/angka tertentu. angka 50 adalah jumlah jam kerja/minggu @ 45 menit) 19 . Menjumlahkan estimasi jam real untuk praktik di industri bagi setiap kompetensi yang tertuang dalam silabus. c. bulan 200 Keterangan : 800 jam X bulan = 4 bulan Nilai 200 diperoleh dari 4 x 50 (angka 4 adalah 200 jumlah minggu/bulan. Menghitung total kebutuhan waktu Prakerin (dalam bulan) sbb : Total jam PI X Bulan = ……………. Untuk menentukan jam Prakerin dapat dihitung dengan langkah-langkah berikut : a. b. misalnya 800 jam.

jam 4 800 X jam = 200 jam 4 Jumlah jam 200 akan diambil dari jumlah jam terstruktur mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044). Perhitungan Distribusi Jam Mata Pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan No Mata Pelajaran 2 Standar Kompetensi 3 ∑ jam / pertemu -an 4 ∑ pertemu -an 5 Alokasi Waktu Total Jam 6 TM 7 PS 8 PI 9 Jam Terstruktur 10 1 20 .d. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mendistribusikan jam DKK dan KK dengan menggunakan tabel 3 berikut. Menghitung jumlah kebutuhan jam terstruktur untuk praktik di industri sbb : Total jam PI X jam = ……………. Alokasi Jam Mata Pelajaran Program Produktif Program Produktif terdiri dari beberapa mata pelajaran yang dikelompokkan ke dalam mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan (DKK) dan Kompetensi Kejuruan (KK). dengan alokasi jam 140 jam untuk DKK dan 1044 jam untuk KK. 5. Tabel 3.

Penjelasan Tabel 3. 21 . PS. : Kolom 1 : Diisi dengan nomor urut Kolom 2 : Diisi dengan nama mata pelajaran (hasil analisis pengelompokan kompetensi yang ditetapkan oleh Direktorat PSMK) Kolom 3 : Diisi dengan sejumlah stándar kompetensi mata pelajaran dimaksud (kolom 2) Kolom 4 : Diisi dengan jumlah kebutuhan jam per pertemuan (berdasarkan empirik dan hasil analisis silabus). PI dengan perbandingan 1:2:4 Selanjutnya kolom 4 dan 5 dari tabel 3 diatas digunakan untuk menyusun jadwal pelajaran. PS yang merupakan distribusi dari Total jam (kolom 6) Kolom 9 : Diisi dengan estimasi jam untuk PI Kolom 10 : Diisi dengan hasil perhitungan jam TM. tinggal membagi dengan blok waktu yang diinginkan. Sedangkan kolom 10 merupakan alokasi jam yang akan tertera pada struktur kurikulum. Penyusunan jadwal kompetensi per mata pelajaran harus memperhatikan urutan kompetensi yang tertera pada diagram pencapaian kompetensi. Pelaksanaan sistem blok juga tetap dapat dilakukan karena total jam TM dan PS sudah diperoleh. Kolom 5 : Diisi dengan prediksi jumlah / frekuensi pertemuan Kolom 6 : Diisi dengan hasil perkalian kolom 4 dan 5 Kolom 7 dan 8 : Diisi dengan alokasi jam untuk TM.

6. serta prioritas pembangunan daerah di berbagai sektor yang selaras dengan Kompetensi Keahlian dan perkembangan usia peserta didik. kompetensi dasar dan indikator yang diperlukan untuk menyiapkan makanan pembuka yang perumusannya mengacu pada rambu-rambu yang telah dijelaskan. 4)Mengembangkan silabus mata pelajaran muatan lokal. 3)Menetapkan nama mata pelajaran muatan lokal dan menentukan prioritas bahan kajian muatan lokal yang akan dilaksanakan. lingkup “makanan pembuka”. Selanjutnya diuraikan standar kompetensi. KD dan arah pengembangan mata pelajaran dilaksanakan melalui kegiatan : 1)Menganalisis informasi tentang potensi daerah yang meliputi aspek sosial. SK. dan indikator. tujuan. Kompetensi Dasar (KD). kekayaan alam. Satuan pendidikan dan komite sekolah mempunyai tugas dan wewenang penuh mengembangkan mata pelajaran muatan lokal. budaya. 2)Mengembangkan SK dan KD muatan lokal. uraian tugas misalnya “menyiapkan makanan pembuka”. 22 . Muatan lokal merupakan mata pelajaran yang kompetensinya tidak dapat diwadahi pada mata pelajaran yang telah ada. Pengembangan SK dan KD muatan lokal sama seperti pada SKK Kompetensi Keahlian. Contoh : Bidang pekerjaan adalah “Pengolahan makanan”. Muatan lokal a. Pengembangan muatan lokal meliputi latar belakang. ruang lingkup. dan sumber daya manusia yang ada di daerah. karena itu setiap satuan pendidikan harus mengembangkan Standar Kompetensi (SK). diawali dengan mengidentifikasi bidang. ekonomi. lingkup dan tugas-tugas pekerjaan.

2)Lingkup Isi/Jenis Muatan Lokal. serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah dan selaras dengan kompetensi keahliannya. Secara skematis langkah-langkah pengembangannya digambarkan dalam diagram alur berikut.b. dan pengetahuan tentang berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar. dan lingkungan sosial budaya. Ruang Lingkup muatan lokal terdiri atas : 1)Lingkup keadaan dan kebutuhan daerah  Keadaan daerah adalah segala sesuatu yang terdapat didaerah tertentu yang pada dasarnya berkaitan dengan lingkungan alam. yang disesuaikan dengan arah perkembangan daerah serta potensi daerah yang bersangkutan.  Kebutuhan daerah adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat di suatu daerah. bahasa Inggris. keterampilan dan kerajinan daerah. lingkungan sosial ekonomi. dapat berupa: bahasa daerah. adat istiadat. kesenian daerah. khususnya untuk kelangsungan hidup dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat tersebut. Mengidentifikasi potensi dan kebijakan daerah Menganalisis pilihan muatan lokal yang mungkin dikembangkan sesuai dengan kompetensi keahlian Mengembangkan SK-KD dan indikator mata pelajaran muatan lokal Menyusun silabus mata pelajaran muatan lokal 23 .

Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor. 8. Pengembangan diri pada SMK terutama ditujukan untuk pengembangan kreativitas dan bimbingan karir. Pengaturan beban belajar Beban belajar adalah rumusan satuan waktu yang dibutuhkan peserta didik dalam mengikuti kompetensi pembelajaran melalui sistem tatap muka (teori. tidak kuantitatif seperti pada mata pelajaran. b. paskibra. Pengembangan karir dapat dilakukan antara lain melalui pemberian informasi lapangan kerja.7. praktik di sekolah dan praktik di industri). pameran hasil karya siswa. belajar. bimbingan profesi. a. Pengembangan karir. lomba karya ilmiah siswa (LKS). Penilaian kegiatan pengembangan diri dilakukan secara kualitatif. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial. dan pengembangan karier. karya ilmiah siswa. penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak 24 . Pengembangan kreativitas Pengembangan kreativitas dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler antara lain pramuka. pengenalan serta pengembangan kepribadian. PMR. dan pentas seni. bakat. guru. bimbingan tata cara mancari pekerjaan. Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran. minat. atau tenaga kependidikan lainnya yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. setiap peserta didik dan kondisi sekolah.

termasuk kegiatan perbaikan. pengayaan dan percepatan. SMK kategori mandiri adalah SMK yang hampir atau telah memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP). Pemanfaatan jam pembelajaran mempertimbangkan kebutuhan peserta mencapai kompetensi. Penambahan 4 jam pelajaran per minggu dapat dilakukan terhadap satu atau lebih mata pelajaran yang ada. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum (Tabel 2). didesain oleh pendidik untuk menunjang pencapaian kompetensi pada kegiatan tatap muka. Sedangkan kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang didesain oleh pendidik untuk menunjang pencapaian kompetensi yang waktu penyelesaiannya diatur oleh peserta didik. atau menambah mata pelajaran baru yang dianggap penting tetapi tidak terdapat pada struktur kurikulum yang tercantum pada standar isi. contoh : mata pelajaran dasar pengolahan 25 . SMK kategori standar menggunakan pengaturan beban belajar dalam sistem paket dan dapat menggunakan pengaturan beban belajar dalam sistem kredit semester (SKS). Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem paket untuk SMK 0% . Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum 4 (empat) jam pelajaran per minggu secara keseluruhan. a.60% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.terstruktur untuk mencapai standar kompetensi lulusan. Penugasan terstruktur merupakan kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik. tambahan didik dalam c. SMK kategori mandiri menggunakan pengaturan beban belajar dalam sistem kredit semester (SKS). b. SMK kategori standar adalah SMK yang belum memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Dua jam pembelajaran kegiatan praktik di sekolah atau empat jam pembelajaran kegiatan praktik di luar sekolah. maka penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur maksimum adalah 60% x 114 jam = 68 jam . diberi skor 3 Rata-rata nilai < 60 . diberi skor 2 • skor 2 Kompleksitas/kesulitan sedang.79. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi.dan penyajian makanan 114 jam pelajaran. diberi • 1 Kompleksitas/kesulitan tinggi. setara dengan satu jam pembelajaran tatap muka yang tercantum pada struktur kurikulum. d. a. diberi skor 3 • • Rata-rata nilai 60 . Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) KKM merupakan kriteria ketuntasan belajar untuk setiap indikator dalam suatu kompetensi dasar yang ditentukan oleh satuan pendidikan. KKM Kompetensi Normatif dan Adaptif KKM kompetensi normatif dan adaptif ditentukan dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik. Pengertian tentang penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dapat dilihat pada glosarium. 9. kompleksitas kompetensi dan kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran dengan rincian sebagai berikut : 1) Tingkat Kemampuan rata-rata peserta didik • Rata-rata nilai 80 – 100. berkisar antara 0-100%. diberi skor 1 2) Tingkat kompleksitas/kesulitan kompetensi • Kompleksitas/kesulitan rendah. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator kompetensi normatif dan adaptif adalah 75%. diberi skor 26 .

diberi skor 3 Dukungan sedang.3) Sumber daya pendukung pembelajaran (SDM. alat dan bahan) • • • Dukungan tinggi. diberi skor 1 27 . diberi skor 2 Dukungan rendah.

.78 28 . • Pengidentifikasi an sumber informasi .78 66.. dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat Indikator Reaksi kinetik .67 2 3 2 77...89 2 2 2 66. • Pengenalan ragam/laras bahasa.. Komentar atau ungkapan .. intonasi.24 SK 78.. Skor Kom pleks (B) 2 2 Nilai KKM Daya dkng (C) 3 1 Standar Kompetensi Berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia setara tingkat Semenjana Kompetensi Dasar Menyimak untuk memahami lafal... • Pencatatan isi pokok informasi .89 KKM Mata Pelajaran 3 3 2 88... Intake Siswa (A) 2 3 Indi kator 77...67 KD 77..Tabel 4 Contoh Perhitungan KKM Pogram Normatif dan Adaftif.89 80. tekanan.55 3 3 2 88. Pembedaan proses dan hasil dengan ..

Nilai KKM indikator = (A+B+C)/9 X 100 Dengan menghitung seluruh nilai KKM Indikator, KKM KD diperoleh dari rerata KKM indikator, dan KKM SK diperoleh dari rerata KKM KD, pada akhirnya KKM Mata Pelajaran adalah rerarta dari KKM SK pada semester berjalan.

29

b. KKM Program Produktif
KKM program produktif mengacu kepada standar minimal penguasaan kompetensi yang berlaku di dunia kerja yang bersangkutan. Kriteria ideal ketuntasan untuk masingmasing indikator pada KD program produktif pada dasarnya adalah lulus/tidak lulus atau kompeten/tidak kompeten. Peserta didik yang mencapai kompetensi minimal diberi skor 70 atau 7,0. Penentuan nilai ketuntasan belajar program produktif dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut : 1) Tentukan proporsi pembobotan untuk pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan indikator/ kompetensi dasar/standar kompetensi mengarah pada kebutuhan ranah taksonomi. 2) Tentukan batas kompeten untuk pengetahuan, keterampilan dan sikap. Batas kompeten adalah cerminan penguasaan indikator yang dipersyaratkan pada setiap SK/KD/indikator yang merupakan kemampuan minimal. Peserta didik dinyatakan kompeten jika memenuhi persyaratan minimal berikut : - Pengetahuan : sesuai dengan kisi-kisi soal teori. - Keterampilan dan sikap : sesuai dengan indikator yang dijabarkan menjadi aspek penilaian pada lembar observasi (lihat lampiran RPP Perangkat Penilaian). 3) Menghitung perolehan nilai untuk setiap ranah dan menggabungkannya sesuai dengan bobot yang telah ditentukan. Peserta didik yang telah mencapai standar minimal sesuai dengan indikator dinyatakan kompeten dan memperoleh nilai konversi 70. Gradasi nilai hanya diberikan kepada peserta didik yang telah dinyatakan kompeten, yang berarti nilai 70 telah dimiliki peserta didik. Jika peserta didik memiliki performansi/unjuk kerja melebihi standar minimal yang ditetapkan dalam aspek penilaian seperti : Lebih cepat, lebih presisi, lebih indah, lebih kreatif, lebih bersih, dan lebih teliti, maka peserta didik dapat memperoleh nilai lebih dari 70. 30

10. Kenaikan Kelas dan Kelulusan
Yang dimaksud dengan kenaikan kelas adalah pernyataan yang menegaskan bahwa peserta didik telah kompeten dan berhak melanjutkan ke jenjang kompetensi-kompetensi tahun selanjutnya. Pernyataan kompeten atau yang berarti dapat melanjutkan, ditetapkan berdasarkan pertimbangan kinerja peserta didik yang meliputi aspek : a.

b. 1). Kehadiran ≥ 80%

Akademik : sesuai dengan KKM Nonakademik : 2). Sikap/kepribadian minimal B

Pernyataan kenaikan kelas dilakukan melalui pembagian buku rapor yang dilakukan di akhir tahun pelajaran. Setiap siswa akan memperoleh buku rapor yang berisi laporan hasil belajar sesuai dengan jumlah kompetensi yang telah dinyatakan kompeten. Yang dimaksud kelulusan menurut ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1) adalah bahwa peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan dasar dan menengah setelah:

a. menyelesaikan seluruh kompetensi pembelajaran; yang
berarti peserta didik telah dinyatakan tuntas atau kompeten oleh gurunya untuk seluruh kompetensi pendidikan dan pembelajaran yang diikuti.

b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk
seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan. Berarti peserta didik memperoleh nilai kepribadian minimal B (baik) atau telah dinyatakan kompeten untuk mata pelajaran kompetensi normatif.

c. lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu
pengetahuan dan teknologi; Berarti telah mengikuti ujian

31

meliputi: 1) persyaratan akademik : seperti nilai hasil UN.251/C/KEP/MN/2008. persyaratan tidak buta warna.sekolah dan dinyatakan lulus atau kompeten untuk mata pelajaran yang diujikan. Penjurusan Yang dimaksud penjurusan pada SMK menyangkut 2 hal: a. tetapi untuk bisa mengikuti ujian nasional dan ujian sekolah syarat sebelumnya harus dilalui. lulus Ujian Nasional untuk mata pelajaran yang diujikan (Bahasa Indonesia. Pelaksanaan ujian sekolah mengikuti ketentuan Permendiknas dan SOP yang diterbitkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Pembukaan dan penutupan Bidang/Program Studi Keahlian dan Kompetensi Keahlian di SMK yang diatur dalam Kepmendiknas No. Ke empat persyaratan di atas merupakan urutan prasyarat.60/U/2002 dan Keputusan Dirjen Mandikdasmen No. Bahasa Inggris. Persyaratan siswa memilih masuk Kompetensi Keahlian tertentu. 11. dan Ujian Kompetensi Keahlian). Program produktif tidak menjadi bagian dari ujian sekolah. tinggi badan (tergantung pada Kompetensi Keahlian). b. Matematika. artinya kelulusan bukan semata-mata hanya ditentukan oleh kelulusan ujian nasional. Pelaksanaan Ujian Nasional mengikuti Permendiknas yang dikeluarkan setiap tahun oleh Depdiknas dan SOP yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 2) persyaratan non akademik : antara lain persyaratan administrasi. d. nilai tes masuk. 32 .

bahasa. c. seperti kegiatan kepemudaan. pemberdayaan perempuan. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang b. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global a. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran dan atau dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal. kegiatan ekstrakurikuler. teknologi informasi dan komunikasi. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi. Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan melalui kegiatan kurikuler. dan lain-lain. 13. budaya. Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian integral dari pendidikan semua mata pelajaran dan/atau berupa paket/modul yang direncanakan secara khusus.12. kegiatan organisasi siswa dan atau dari satuan pendidikan formal lain dan/atau nonformal. kecakapan sosial. kecakapan intelektual dan kecakapan vokasional untuk bekerja atau usaha mandiri (penjelasan Pasal 26 ayat (3) UU Nomor 20 Tahun 2003). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup yaitu pendidikan yang memberikan kecakapan personal. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global. dan lain-lain. c. b. yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik. Pendidikan kecakapan hidup a. ekologi. 33 . d. kursus.

Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran. Kalender pendidikan ditetapkan oleh sekolah. dan hari libur khusus. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. 34 . C. apabila ada perubahan sekolah melaporkan kepada dinas pendidikan 2. hari libur keagamaan. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud.bersangkutan dan atau dari satuan pendidikan formal lain dan/atau non formal. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. 4. Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Kalender Pendidikan 1. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. 5. 3. libur akhir tahun pelajaran. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester. jeda antarsemester. minggu efektif belajar. hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. 6. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu.

Minggu efektif belajar 2. Tabel 5. Jeda tengah semester Jeda antarsemester 4. Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 3 minggu 5. Hari libur keagamaan 2 – 4 minggu 6.Alokasi waktu minggu efektif belajar. waktu libur dan kegiatan lainnya tertera pada Tabel 5. 3. Alokasi Waktu pada Kelender Pendidikan No Kegiatan Alokasi Waktu Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 2 minggu Keterangan Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan Satu minggu setiap semester Antara semester I dan II Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah 1. Hari libur umum/nasional Maksimum 2 minggu 35 .

Analisis peluang dan tantangan yang ada di masyarakat dan lingkungan sekitar. sumber daya alam dan sosial budaya. Analisis Konteks a. biaya. Mengidentifikasi standar isi dan standar kompetensi lulusan sebagai acuan dan panduan penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Pelaksanaan Penyusunan KTSP 1. dinas pendidikan. meliputi: peserta didik. antara lain: komite sekolah. serta kompetensi keahlian yang ada di sekolah. c. dunia usaha/industri. sarana prasarana. asosiasi profesi. tenaga kependidikan. 36 . b. Analisis potensi serta kekuatan dan kelemahan yang ada di sekolah. Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu D. Hari libur khusus 8. dunia kerja. pendidik.No Kegiatan Alokasi Waktu Maksimum 1 minggu Keterangan Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masing-masing Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 7. dewan pendidikan.

Langkah yang lebih rinci dari masing-masing kegiatan diatur dan diselenggarakan oleh tim penyusun. Asosiasi. Tahap kegiatan penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan secara garis besar meliputi : 1) Penyiapan dan penyusunan draf. Kegiatan ini dapat berbentuk rapat kerja dan/atau lokakarya sekolah dan/atau kelompok sekolah yang diselenggarakan dalam jangka waktu sebelum tahun pembelajaran baru. 3) kepala sekolah. 2) Review dan revisi. Tim penyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh sekolah dan komite sekolah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan. konselor. 3) Finalisasi. Kegiatan Penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan merupakan bagian dari kegiatan perencanaan sekolah. dunia kerja. dan 5) nara sumber. Dinas Pendidikan bertindak sebagai koordinator dan supervisor. Mekanisme Penyusunan a. 4) komite sekolah (sebagai wadah keterlibatan pihak du/di.2. b. dan anggota institusi pasangan lainnya). 37 . komite sekolah (khususnya DU/DI. Guru. 2) konselor. Tim penyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan SMK terdiri atas: 1) guru. dan anggota Institusi Pasangan lainnya) dan nara sumber bertindak sebagai anggota tim penyusun KTSP. Kepala sekolah sebagai ketua merangkap anggota. asosiasi. Dunia Kerja.

Pemberlakuan Dokumen KTSP SMK dinyatakan berlaku oleh kepala sekolah setelah mendapat pertimbangan dari komite sekolah dan diketahui oleh dinas pendidikan. 38 .c.

Misi dan Tujuan Identifikasi Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan PENYUSUNAN KTSP Pembentukan Tim Penyusun (1) Penyiapan dan Penyusunan Draf KTSP (2) Finalisasi (5) Review dan Validasi KTSP (3) Revisi (4) ISI KTSP Tujuan Tingkat Satuan Pendidikan SMK Visi dan Misi SMK yang Bersangkutan Tujuan SMK yang Bersangkutan Tujuan Kompetensi Keahlian Standar Kompetensi Lulusan Diagram Pencapaian Kompetensi • Struktur dan Muatan KTSP SMK yang Bersangkutan Kalender Pendidikan SMK yang Bersangkutan Silabus SMK yang Bersangkutan • Disahkan oleh Kepala Sekolah • Diketahui oleh Komite Sekolah dan Dinas 39 . ANALISIS KONTEKS SWOT Analisis Visi.Alur pelaksanaan penyusunan KTSP SMK adalah sebagai berikut.

. Visi dan misi yang dirumuskan akan mengarahkan penyusunan kurikulum.. Kompetensi Keahlian : ..... yang merupakan kristalisasi dari kompetensi-kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik untuk dapat bekerja sesuai dengan Standar 40 . Rumusan tujuan SMK menggambarkan tujuan institusional satuan pendidikan yang bersangkutan....... seperti berikut : Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan .. b......... Merumuskan tujuan SMK Setiap satuan SMK merumuskan tujuan masing-masing mengacu kepada visi dan misi SMK yang telah ditetapkannya...... Langkah-langkah Penyusunan KTSP a..... c. Merumuskan tujuan Kompetensi Keahlian Setiap Kompetensi Keahlian yang dibuka memiliki rumusan tujuan... Merumuskan visi dan misi SMK Setiap satuan SMK merumuskan visi dan misinya masing-masing dengan memperhatikan acuan operasional penyusunan KTSP... d. e......... Merumuskan tujuan pendidikan menengah kejuruan Rumusan tujuan pendidikan menengah kejuruan pada dasarnya merupakan tujuan yang dirumuskan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai jabaran dari UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 dan penjelasan Pasal 15....... Rumusan visi dan misi secara jelas menggambarkan eksistensi SMK yang bersangkutan serta gambaran masa depannya.........3... Penulisan cover kurikulum Penulisan judul kurikulum yang tertera pada lembar cover mengacu pada nama sekolah.....

41 . merupakan kompetensi minimum setiap substansi mata pelajaran yang tercantum dalam Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. 1) Standar kompetensi lulusan. f. sebagaimana tercantum dalam Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006. Setiap satuan pendidikan dapat menambahkan kompetensi-kompetensi yang dinilai penting untuk menunjang mutu dan relevansi kompetensi lulusan. • Standar Kompetensi Lulusan Kelompok Mata Pelajaran. • Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran (SKL-MP). meliputi: • Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan (SKL-SP). merupakan kompetensi minimum setiap mata pelajaran sebagaimana yang tercantum dalam Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. Keseluruhan standar kompetensi lulusan tersebut adalah kompetensi minimum yang harus dilaksanakan.Kompetensi Kerja (SKK) yang dijadikan acuan dan berlaku di dunia kerja. merupakan profil lulusan SMK yang tercantum dalam Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. • Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD). Menetapkan standar kompetensi Penetapan standar kompetensi dalam penyusunan KTSP SMK menggunakan acuan sebagai berikut. serta untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan Kompetensi Keahliannya.

diambil Standar Kompetensi Kerja (SKK) atau standar kompetensi kerja lain yang berlaku di dunia kerja yang merupakan kompetensi prasyarat untuk Kompetensi Keahlian tertentu. serta selaras dengan Kompetensi Keahlian 42 . Direktorat Pembinaan SMK telah menyiapkan Standar Kompetensi dimaksud dalam bentuk SK dan KD. diambil dari Standar Kompetensi Kerja (SKK) atau standar kompetensi kerja lain yang berlaku di dunia kerja untuk level kualifikasi lulusan SMK. atau berdasarkan akar keilmuan yang disusun oleh SMK bersama Komite Sekolah berdasarkan tuntutan kebutuhan mata pelajaran kompetensi kejuruan untuk Kompetensi Keahlian tertentu. • Standar Kompetensi Mata Pelajaran Dasar Kejuruan. 3) Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Muatan Lokal. Mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan (DKK) dan Kompetensi Kejuruan (KK) yang dimuat dalam Spektrum Keahlian meliputi : • Standar Kompetensi Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan. disusun oleh SMK dan komite SMK sesuai dengan ciri khas dan potensi daerah termasuk keunggulan daerah.2) Standar Kompetensi Program Produktif Standar Kompetensi Program Produktif ditetapkan mengacu ke Standar Kompetensi Kerja (SKK) yang berlaku di dunia kerja.

g.

Menyusun diagram pencapaian kompetensi Diagram pencapaian kompentensi merupakan tahapan atau tata urutan logis kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan, serta kemungkinan dilaksanakan multi entrymulti exit. Diagram pencapaian kompetensi cukup dibuat untuk mata pelajaran kompetensi kejuruan.

h.

Menyusun struktur kurikulum Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri yang harus ditempuh oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalam kegiatan pembelajaran. Susunan mata pelajaran dibagi ke dalam tiga kelompok program, yaitu kelompok program normatif, program adaptif, dan program produktif. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, selaras dengan Kompetensi Keahlian yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran yang ada, atau terlalu banyak sehingga perlu menjadi mata pelajaran tersendiri. Pengembangan diri meskipun bukan mata pelajaran dan dapat diperoleh dari kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan atau ekstrakurikuler yang ditujukan untuk pengembangan kreativitas dan pelayanan bimbingan karir, tetap harus tercantum dalam struktur kurikulum. Di dalam struktur kurikulum harus memuat durasi waktu, yaitu estimasi jumlah jam yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri sesuai dengan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Kecakapan hidup, keunggulan lokal dan global, lingkungan hidup serta materi lain yang tidak termasuk dalam struktur kurikulum dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran pada setiap mata pelajaran yang 43

sesuai. Contoh Struktur Kurikulum untuk SMK tertera pada Lampiran.

i.

Menetapkan beban belajar Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka, praktik di sekolah, dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri dengan jumlah 36-40 jam pelajaran per minggu @ 45 menit. Penyelenggaraan pendidikan SMK maksimum 38 minggu efektif dalam satu tahun pelajaran.

j.

Menetapkan kalender pendidikan Setiap satuan pendidikan SMK dapat menyusun dan menetapkan kalender pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pendidikan sistem ganda (pembelajaran di sekolah dan pembelajaran di dunia kerja), pembelajaran berbasis kompetensi, karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut. 1) Permulaan tahun pelajaran adalah bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya.

2) Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan
Menteri Pendidikan Nasional dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan, Kepala Daerah Kabupaten/Kota. Organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus.

3) Pemerintah

Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dapat menetapkan hari libur serentak untuk satuan-satuan pendidikan. disusun oleh masing-masing satuan pendidikan berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen Standar Isi dengan memperhatikan ketentuan dari Pemerintah/pemerintah daerah.

4) Kalender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan

44

i.

ii.
iii. iv. 1. 2. 3.

4.
5.

Out Line KTSP Cover Lembar Penetapan Kata Pengantar Daftar Isi Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan Visi dan Misi SMK Tujuan Sekolah (SMK) Tujuan Kompetensi Keahlian Standar Kompetensi A. Standar Kompetensi Lulusan SMK B. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama Islam 2. Pendidikan Agama Kristen 3. Pendidikan Agama Katolik 4. Pendidikan Agama Hindu 5. Pendidikan Agama Buddha 6. Pendidikan Kewarganegaraan 7. Bahasa Inggris 8. Bahasa Indonesia 9. Matematika 10. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 11. Físika 12. Kimia 13. Biologi 14. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 15. Seni Budaya 16. Pendidikan Jasmani dan Olah Raga 17. KKPI 18. Kewirausahaan

19. 20.

Dasar Kompetensi Kejuruan Kompetensi Kejuruan (+ diagram Pencapaian Kompetensi Kejuruan)

45

Kalender Pendidikan Silabus Mencakup seluruh mata pelajaran yang yang terdapat pada struktur dan muatan KTSP Kompetensi Keahlian masing-masing. 46 . SK dan KD semua mata pelajaran dari No.C. SK dan KD Muatan Lokal 6. Struktur Kurikulum (Struktur Kurikulum yang dioperasionalkan di sekolah) 7. 1 sd no 20 (sesuai dengan kubutuhan masing-masing Kompetensi Keahlian) D.

intelektual. materi pokok. 4. 2. 3. 47 . Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. kegiatan pembelajaran. Pengertian Silabus Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi. dan spiritual peserta didik. dan sistem penilaian. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg. taat asas) antara kompetensi dasar. B. indikator. tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik. sosial. sumber belajar. dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Prinsip-prinsi Pengembangan Silabus 1. dan sumber/bahan/alat belajar. Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. materi pokok/pembelajaran. alokasi waktu. emosional. Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi. kegiatan pembelajaran. penilaian. indikator. Relevan Cakupan.BAB III PENGEMBANGAN SILABUS A. kegiatan pembelajaran. kompetensi dasar. kedalaman.

dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu. 7. teknologi. Langkah-langkah Pengembangan Silabus Langkah-langkah pengembangan silabus disajikan pada diagram alir berikut. 48 . kegiatan pembelajaran. materi pokok. sumber belajar. materi pokok. afektif.5. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif. pendidik. dan psikomotor). kegiatan pembelajaran. serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. 6. C. dan peristiwa yang terjadi. 8. Aktual dan kontekstual Cakupan indikator. dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar. dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata. Memadai Cakupan indikator. sumber belajar. Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi variasi peserta didik.

Diagram Alir Penyusunan Silabus Mata Pelajaran Pengkajian Standar Kompetensi Lulusan (SKL dan SKK) SMK Standar Kompetensi Lulusan Kelompok Mata Pelajaran Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Penyusunan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Indikator Analisis Kedalaman dan Keluasan Materi Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu Penilaian Sumber Belajar Komponen silabus 49 .

mata pelajaran. Indikator dapat juga diartikan sebagai tingkat kinerja yang akan didemonstrasikan untuk setiap kompetensi dasar atau sejauh mana setiap uraian dalam kompetensi dasar dapat tercapai dan terukur. 50 . Perumusan indikator harus memperhatikan Kompetensi Dasar yang ingin dicapai. dengan memperhatikan hal-hal berikut: a. 1. mencakup sikap. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. dan c. sehingga rumusan indikator tidak lebih tinggi dari KD (berdasarkan prinsip taksonomi Bloom). Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Merumuskan indikator Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang diwujudkan dalam bentuk perubahan perilaku yang dapat diukur dan diamati. keterkaitan antar standar kompetensi kompetensi dasar dalam mata pelajaran. 23 Tahun 2006). potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran sebagaimana tercantum pada Standar Kompetensi Lulusan/SKL (Permendiknas No. dan keterampilan. b. 2. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. pengetahuan.Komponen-komponen pengembangan silabus mencakup unsurunsur di bawah ini (sistem penomoran yang ada bukan merupakan urutan sedangkan urutan pengembangan silabus disajikan pada diagram alir di atas). satuan pendidikan. tidak selalu harus sesuai dengan urutan yang ada dalam dokumen SKL.

Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. c. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian. Misalnya. Penentuan jenis penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran yang ditempuh dalam proses pembelajaran. yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. dan penilaian diri. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.3. dan pembelajaran pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan. pembelajaran remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. proyek dan/atau produk. d. Penilaian menggunakan acuan kriteria. Penilaian diarahkan kompetensi. pengukuran sikap. penilaian hasil karya berupa tugas. untuk mengukur pencapaian b. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya. jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan. menganalisis. e. kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum. a. penggunaan portofolio. pengamatan kinerja. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. maka evaluasi harus diberikan 51 . serta untuk mengetahui kesulitan belajar peserta didik.

struktur keilmuan. f. Untuk program produktif penyusunan materi pembelajaran memperhatikan indikator (kriteria kinerja) dan lingkup variable/kondisi kinerja yang tertuang dalam SKK Kompetensi Keahlian bersangkutan. b. c. kedalaman dan keluasan materi aktualitas. khususnya dunia kerja. maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. Mengembangkan kegiatan pembelajaran Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik. pembelajaran. kebermanfaatan bagi peserta didik. emosional. 4. dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. potensi peserta didik. dan spiritual peserta didik . Mengidentifikasi materi pembelajaran Mengidentifikasi materi pembelajaran yang menunjang pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar dengan mempertimbangkan: a. intelektual. e. lingkungan. tingkat perkembangan fisik. g. sosial. Kegiatan pembelajaran yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan pembelajaran memuat kecakapan hidup yang 52 . d. alokasi waktu.relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan. peserta didik dengan guru.baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara. 5.

sehingga guru lebih berperan sebagai fasilitator. khususnya guru. pada kegiatan pembelajaran akan tergambar bahwa peserta didik tidak hanya akan memperoleh pengalaman belajar tentang substansi yang dipelajari tetapi juga tentang kompetensi generik/kompetensi kunci/soft skill. Atau dengan kata lain. b.perlu dikuasai peserta didik. e. yaitu kegiatan siswa dan materi. Kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik sebagai subjek/student center. terutama pembentukan sikap (etos) kerja sesuai dengan tuntutan kebutuhan di lapangan kerja. Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para pendidik. a. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar. 53 . Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut. c. d. f. agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan kegiatan pembelajaran siswa. Kegiatan Prakerin dirancang dan dilaksanakan dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1) Prakerin bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata bagi peserta didik dalam pembentukan kompetensi secara utuh dan lebih bermakna. Praktik Kerja Industri Praktik Kerja Industri (Prakerin) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan kegiatan pembelajaran mata pelajaran kelompok program produktif.

54 . nara sumber.2) Waktu pelaksanaan Prakerin dialokasikan dari waktu yang tersedia pada mata pelajaran Kompetensi Kejuruan. dan budaya. objek. dengan ketentuan empat jam praktik di industri setara dengan satu jam tatap muka yang terstruktur dalam kurikulum. alam. 5) Prakerin dapat dilaksanakan secara bertahap untuk setiap standar kompetensi dan atau di blok dalam satuan waktu tertentu. Menentukan alokasi waktu Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar. dan/atau alat/bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. juga dimanfaatkan sebagai bagian dari penilaian hasil belajar (kompetensi) peserta didik. lingkungan fisik. 4) Ketersediaan sarana dan prasarana/sumber daya yang dimiliki sekolah untuk mendukung proses pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan standar kompetensi yang berlaku. Menentukan sumber belajar Sumber belajar adalah rujukan. tingkat kesulitan. keluasan. 3) Kegiatan Prakerin sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam. 7. 6. sosial. disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing Kompetensi Keahlian dan kondisi tempat Prakerin. kedalaman.

2. 55 . dievaluasi. E. Disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan. dengan tetap memperhatikan karakteristik masing-masing sekolah. Penyusunan silabus dilaksanakan bersama-sama oleh guru yang mengajarkan mata pelajaran yang sama pada tingkat satuan pendidikan untuk satu sekolah atau kelompok sekolah. Unit Waktu Silabus 1. dan evaluasi rencana pembelajaran. dan indikator pencapaian kompetensi. evaluasi proses (pelaksanaan pembelajaran). kegiatan pembelajaran. Silabus harus dikaji dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan data evaluasi hasil belajar. dan ditindaklanjuti oleh masing-masing guru.Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pembelajaran. Penggalan silabus kelompok program normatif dan adaptif sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar serta alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum. Penggalan silabus kelompok program produktif ditetapkan berdasarkan satuan kompetensi sesuai dengan prinsip pembelajaran tuntas (mastery learning). Implementasi pembelajaran per semester a. Silabus mata pelajaran a. b. D. Pengembangan Silabus Berkelanjutan Dalam implementasinya. b. dilaksanakan. silabus dijabarkan menjadi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

d. 56 . Identitas Berisi identitas sekolah. c. Kompetensi Keahlian. dapat diukur.F. keterampilan dan sikap). Bagi mata pelajaran yang belum memiliki kode standar kompetensi. Indikator Indikator merupakan pernyataan yang mengindikasikan ketercapaian kompetensi dasar yang dipersyaratkan. Materi pembelajaran Merupakan substansi pembelajaran utama yang berfungsi menunjang pencapaian kompetensi dasar. SMK dapat mengembangkan model kodefikasi sendiri. standar kompetensi. mata pelajaran. mencakup keseluruhan ranah kompetensi (pengetahuan. kelas/semester. e. Standar kompetensi Standar kompetensi merupakan uraian fungsi dan tugas atau pekerjaan yang mendukung tercapainya kualifikasi peserta didik. Komponen dan Format Silabus 1. b. Komponen Silabus a. f. kode kompetensi (khusus untuk kompetensi kejuruan). durasi pembelajaran. Kode kompetensi Yang dimaksud dengan kode kompetensi asalah kode standar kompetensi yang merupakan identitas standar kompetensi. Khusus kompetensi kejuruan mengacu kepada SKKD yang dikembangkanoleh Direktorat Pembinaan SMK atau standar kompetensi kerja lain yang berlaku di dunia kerja/industri terkait. Kompetensi dasar Kompetensi dasar merupakan sejumlah tugas/kemampuan untuk mendukung ketercapaian standar kompetensi dan merupakan aktivitas yang dapat diamati. dan durumuskan dalam kata kerja operasional.

Materi pokok/materi pembelajaran dirumuskan mengacu pada indikator pencapaian kompetensi. Kegiatan pembelajaran dirancang secara utuh (komprehensif). serta lingkungan fisik. Kegiatan pembelajaran Kegiatan pembelajaran adalah kegiatan fisik dan atau mental yang dilakukan peserta didik dalam berinteraksi dengan sumber belajar untuk mencapai penguasaan kompetensi dasar sesuai dengan indikator. praktik di sekolah. dan budaya. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi 57 . dapat berupa media cetak dan elektronik. g. narasumber. Kegiatan pembelajaran disusun dengan mengintegrasikan aspek kecakapan hidup/kompetensi kunci (untuk kompetensi kejuruan). keunggulan lokal dan global. Sumber belajar Sumber belajar adalah rujukan. j. sistematis dan berpusat pada peserta didik. sosial. Alokasi waktu Alokasi waktu adalah estimasi jumlah jam pembelajaran yang diperlukan untuk mencapai kompetensi dasar yang dirinci ke dalam jumlah jam pembelajaran untuk tatap muka (teori). alam. serta lingkungan hidup. Metode penilaian yang digunakan dalam bentuk tes dan non tes disesuaikan dengan karakteristik indikator pencapaian kompetensi dan kegiatan pembelajaran yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Penilaian Penilaian merupakan proses membandingkan pencapaian hasil belajar peserta didik dengan indikator pencapaian kompetensi. h. i. dan praktik di industri. objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

kegiatan pembelajaran. dan sumber belajar. penilaian. Namun demikian sekolah dapat menggunakan format yang dikeluarkan oleh BSNP. sehingga urutannya terletak setelah Kompetensi Dasar. standar kompetensi. Format Silabus Format silabus dapat dikembangkan oleh satuan pendidikan dalam bentuk narasi atau tabel yang berisi komponen: identitas. dan indikator pencapaian kompetensi. tetapi prinsip pengembangan silabus mengikuti alur pikir yang menyatakan bahwa indikator akan menentukan ruang lingkup materi dan penilaian. indikator. Urutan komponen di atas didasarkan atas konsep tentang Pengembangan Kompetensi Diklat Berbasis Kompetensi yang dikemukakan oleh Blank. seperti terlihat pada bagan berikut. William E. Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Materi Pembelajaran Penilaian 58 . yang menyatakan bahwa indikator merupakan indikasi seseorang telah menguasai Kompetensi Dasar. alokasi waktu. 2. kegiatan pembelajaran. (1982).pokok/pembelajaran. kompetensi dasar. materi pokok pembelajaran.

59 .

FORMAT SILABUS (Bentuk tabel) : : : : : : MATERI POKOK PEMBELAJARA N KEGIATAN PEMBELAJARA N ALOKASI WAKTU TM* PS PI NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER KOMPETENSI KEAHLIAN KODE KOMPETENSI DURASI PEMBELAJARAN KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENILAIAN SUMBER BELAJAR *TM : Tatap Muka (teori) PS : Praktik di sekolah PI : Praktik di industri 60 .Contoh.

251/C/KEP/MN/2008. diisi dengan kelas dan semester berapa mata pelajaran tersebut diberikan.). pengetahuan. diisi dengan nama/judul kompetensi yang akan diajarkan yang tertuang pada silabus. diisi dengan nama kompetensi keahlian (jurusan) sesuai dengan keputusan Dirjen Mandikdasmen No. Untuk komponen produktif menggunakan kode kompetensi yang tertuang pada deskripsi kompetensi keahlian yang dikeluarkan oleh Direktorat Pembinaan SMK.Keterangan : Nama sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Kompetensi Keahlian : : : : diisi dengan nama SMK. untuk normatif dan adaptif dapat menggunakan nomor urut mata pelajaran (1. diisi dengan penanda pencapaian kompetensi dasar berupa perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap. diisi dengan jumlah jam belajar yang telah dikonversikan dari tatap muka.2 dst. praktik di sekolah dan praktik di industri dengan perbandingan 1:2:4. dan keterampilan. diisi dengan kompetensi dasar sebagaimana tertulis pada silabus. diisi dengan mata pelajaran yang tertuang pada struktur kurikulum. diisi dengan materi apa yang akan diajarkan agar siswa dapat mencapai indikator yang 61 Standar Kompetensi Kode Kompetensi : : Durasi Pembelajaran : Kompetensi Dasar Indikator : : Materi Pokok : . Untuk mata pelajaran program produktif dapat menggunakan kriteria unjuk kerja (KUK)/kinerja yang terdapat pada SKK. diisi dengan kode kompetensi.

Pengajaran aspek kecakapan hidup generik (misalnya kerjasama. dapat berupa media cetak dan elektronik. berkomunikasi dll) harus tergambar pada kegiatan belajar. dan budaya. Materi yang disusun mengacu pada indikator yang harus dicapai. narasumber. keterampilan maupun sikap. tes tertulis. khusus untuk program produktif dapat mengacu pada KUK dan batasan variabel/lingkup variabel/range of variabel. tes lisan. objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. baik untuk pengetahuan. diisi dengan estimasi waktu yang dibutuhkan untuk teori. minimal mengandung unsur kegiatan dan materi. diisi dengan metode penilaian yang akan digunakan baik bentuk tes maupun non tes disesuaikan dengan karakteristik indikator antara lain. pengamatan kinerja. alam.Kegiatan Pembelajaran : Penilaian : Alokasi Waktu Sumber Belajar : : diharapkan. diisi dengan strategi mengajar guru yang akan diterapkan agar siswanya aktif dan dapat mencapai indiaktor yang diharapkan. serta lingkungan fisik. 62 . praktik di sekolah dan praktik di industri. toleransi. sosial. produk dan lain-lain. rujukan.

LAMPIRAN-LAMPIRAN 63 .

b. .5 Seni Budaya 2. Normatif 1.2 1. ……………. A. Adaptif 2. ……. b. …………… Muatan Lokal a. Mata Pelajaran 1.2 Kompetensi Kejuruan a.1 1.3 1.5 2. Kerajinan.3 2. …………… b.1 2. Produktif Dasar Kompetensi Kejuruan a. C. …… Pengembangan Diri 140 1044 ……… 192 ……… (192) 3948 64 B. STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Bidang Studi Keahlian: Seni . …………….Lampiran 1a. dan Pariwisata NO.1 Matematika Bahasa Inggris Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial KKPI Kewirausahaan 330 440 192 128 202 192 192 192 192 192 128 Komponen Durasi Waktu (Jam) 3.4 Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 1.4 2. 3.6 3.2 2.

65 .

3 Kompetensi Kejuruan . Normatif 1. 3. …………… C. a. b.6Kewirausahaan a.1Pendidikan Agama 1. Produktif 3. …………….2Pendidikan Kewarganegaraan 1. 2. Dasar Kompetensi Kejuruan a. Pengembangan Diri 1044 192 (192) 4021 66 . Mata Pelajaran 192 192 192 192 128 403 440 192 128 202 192 140 Komponen Durasi Waktu (Jam) 1.1 m. 2. Olahraga dan Kesehatan f. ……………. c. d.3Ilmu Pengetahuan Alam j. c.3Bahasa Indonesia 1. e.4Pendidikan Jasmani. 2.4Ilmu Pengetahuan Sosial k.5KKPI l. … ………… B. 2. 3 3.1Matematika h.Lampiran 1b. 2. b. ……………. 2. Muatan Lokal b. 2.5Seni Budaya a. STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Bidang Studi Keahlian: Bisnis dan Manajemen NO A. … 2 ………… b. Adaptif g. a.2Bahasa Inggris i. 1.

5 Kimia 2.3 Bahasa Indonesia 1. Mata Pelajaran 1.4 Dasar Kompetensi Kejuruan a. …………… b. Olahraga dan Kesehatan 1.2 Matematika 2. C.6 Ilmu Pengetahuan Sosial 2.4 Pendidikan Jasmani.8 Kewirausahaan 3. Adaptif 2.3 Ilmu Pengetahuan Alam 2. 67 .1 Bahasa Inggris 2. …………… Pengembangan Diri …… 140 …… …… 1044 …… 192 (192) 192 192 192 192 128 440 516 192 276 192 128 202 192 Komponen Durasi Waktu (Jam) B. Normatif 1. ………. Produktif 3.1 Pendidikan Agama 1.Lampiran 1c.5 Seni Budaya 2. b. ……… 3.5 Kompetensi Kejuruan a.2 Pendidikan Kewarganegaraan 1.4 Fisika 2. …………… Muatan Lokal …………….7 KKPI 2. STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Bidang Studi Keahlian: Teknologi dan Rekayasa NO A.

NO Komponen Jumlah Durasi Waktu (Jam) 4602 68 .

.7 Ilmu Pengetahuan Sosial 2... Produktif 3.1 Pendidikan Agama 1. Muatan Lokal a........6 Biologi 2....2 Pendidikan Kewarganegaraan 1....3 Ilmu Pengetahuan Alam 2.... b.Lampiran 1d.... STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Bidang Studi Keahlian: Agribisnis dan Agroteknologi NO A..2Kompetensi Kejuruan a... ……………………....5 Seni Budaya 2........ Normatif 1.......... .4 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 1...4 Fisika 2. Mata Pelajaran 1.1Dasar Kompetensi Kejuruan a.. b..... …………………….9 Kewirausahaan 3. …………………….2 Matematika 2..1 Bahasa Inggris 2.. 69 . C.... Pengembangan Diri Jumah 192 192 192 192 128 440 516 192 192 192 192 128 202 192 140 1044 192 (192) 4710 Komponen Durasi Waktu (Jam) B..8 KKPI 2.... Adaptif 2.......5 Kimia 2. ……………………........... b. .3 Bahasa Indonesia 1. 3.

Muatan Lokal ………………………….2 Kompetensi Kejuruan a.8 Kewirausahaan 3. ………………………….6 Ilmu Pengetahuan Sosial 2. ………………………….3 Ilmu Pengetahuan Alam 2.3 Bahasa Indonesia 1.1 Pendidikan Agama 1.4 Kimia 2. Produktif 3. b. …………………………. …………………………. STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Bidang Studi Keahlian: Kesehatan No A. 3. C.1 Bahasa Inggris 2. Adaptif 2.Lampiran 1e.2 Matematika 2.7 KKPI 2. Pengembangan Diri Jumlah 192 192 192 192 128 440 516 192 192 192 128 202 192 140 1044 Komponen Durasi Waktu (Jam) B.4 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 1.1 Dasar Kompetensi Kejuruan a. 192 (192) 4518 70 . …………………………. Normatif 1. b.5 Biologi 2.2 Pendidikan Kewarganegaraan 1. Mata Pelajaran 1.5 Seni Budaya 2.

71 .

III. pengetahuan. dan seni agar mampu mengembangkan diri di kemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. ulet dan gigih dalam berkompetisi. sesuai dengan Kompetensi Keahlian pilihannya. b. e. Mempersiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif. mampu bekerja mandiri. c. Memberikan pelayanan prima. 3. mengisi lowongan pekerjaan yang ada di DU/DI sebagai tenaga kerja tingkat menengah. teknologi. Misi a. Memiliki wawasan luas. Tujuan SMK Abdi Luhur Jakarta 1. akhlak mulia. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan. d. 2. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. Berbudi pekerti luhur. beradaptasi di lingkungan kerja dan mengembangkan sikap profesional dalam Kompetensi Keahlian yang diminatinya. II. Membekali peserta didik agar mampu memilih karir. kepribadian. Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan Tujuan pendidikan menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan. mandiri dan memiliki daya suai. Visi dan Misi SMK Abdi Luhur Jakarta Visi Menjadikan SMK Abdi Luhur Jakarta sebagai lembaga pendidikan unggulan di bidang pariwisata yang berstandar internasional. CONTOH KTSP KURIKULUM SMK ABDI LUHUR JAKARTA KOMPETENSI KEAHLIAN: JASA BOGA I. Terampil.Lampiran 2. 72 .

dan makanan penutup. 73 . dan inovatif. Menghargai keberagaman agama. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis. Standar Kompetensi Lulusan SMK 1. serta menata meja makan dan meja prasmanan. 5. V. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab 4. makanan utama. dan pekerjaannya. suku. lauk pauk. 3. dan 6. makanan pokok. bangsa. dan makanan penutup. Tujuan Kompetensi Keahlian Jasa Boga Tujuan Kompetensi Keahlian Jasa Boga membekali peserta didik dengan keterampilan. 5. atas perilaku. mengolah dan menyajikan makanan kontinental yang terdiri dari makanan pembuka. Standar Kompetensi A. Mengembangkan 3. perbuatan. mengorganisasikan operasi pelayanan makan dan minum di restoran. kreatif. melayani makan dan minum baik di restoran maupun di kamar tamu. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja. kritis. Berpartisipasi dalam menegakkan aturan-aturan sosial golongan sosial ekonomi dalam lingkup global.IV. 4. pengetahuan dan sikap agar kompeten dalam: 1. mengolah dan menyajikan makanan Indonesia yang terdiri dari makanan pembuka. ras. diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya. 2. 2. mengolah dan menyajikan aneka minuman non-alkohol.

Menunjukkan keterampilan menyimak. dan inovatif dalam pengambilan keputusan. Mengapresiasi karya seni dan budaya.7. kebugaran jasmani. berbangsa. 15. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan 12. dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Menunjukkan 10. Menghasilkan karya kreatif. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estesis. menganalisis 11. kritis. menulis. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya. kemampuan memecahkan masalah kompleks. 17. 74 . 21. membaca. 20. kreatif. sosial. Menunjukkan 9. 16. dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 8. serta kebersihan lingkungan. baik individual maupun kelompok. Memanfaatkan 13. 19. 22. Menunjukkan kemampuan pemberdayaan diri. 18. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat. budaya dan belajar sportif untuk untuk dan sikap kompetitif mendapatkan hasil yang terbaik. 14. secara produktif dan dalam kehidupan bermasyarakat. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain. Menunjukkan kemampuan berpikir logis. Menjaga kesehatan dan keamanan diri. Berpartisipasi lingkungan bertanggungjawab. Berkomunikasi lisan dna tulisan secara efektif dan santun.

Memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fungsi manusia sebagai khalifah. Menguasai Kompetensi Keahlian dan kewirausahaan baik untuk memenuhi tuntutan dunia kerja maupun untuk mengikuti pendidikan tinggi sesuai dengan kejuruannya. tabdzir dan fitnah. dengan mengacu pada ajaran Kristen. 2. d. Mewujudkan nilai-nilai kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial.23. Memahami sumber hukum Islam dan hukum taklifi serta menjelaskan hukum muamalah dan hukum keluarga dalam Islam. perkembangan budaya dan ilmu pengetahuan dan teknologi. Merespon berbagai bentuk kehidupan modern. masyarakat dan bangsa. Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam kehidupan gereja. b. taubat dan raja’ dan meninggalkan perilaku tercela seperti isyrof. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran SMK 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar melalui pemahaman terhadap sifat dan Asmaul Husna. 75 . Pendidikan Agama Kristen a. Pendidikan Agama Islam a. c. b. Menyampaikan berita damai dan menjadi pembawa damai sejahtera. B. c. e. demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan periode Madinah serta perkembangan Islam di Indonsia dan di dunia. Berperilaku terpuji seperti husnuzzhan. d.

c. Catur Warna. Pendidikan Agama Hindu a. ajaran Tat Twam Asi.3. b. Peserta didik menguraikan pemahaman tentang pribadi Yesus Kristus yang diwartakan oleh Kitab Suci dan diajarkan oleh Gereja dan bagaimana upaya nyata meneladani dalam hidup sehari-hari. Memahami Atman sebagai sumber hidup. Pendidikan Agama Katolik a. dan ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi. c. hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci. Memahami struktur. d. dan perkawinan menurut Hindu (Wiwaha). Memahami pokok-pokok ajaran Weda (Weda Sruti dan Smerti) sebagai sumber hukum Hindu. Peserta didik dapat menguraikan pemahaman tentang pribadinya sebagai pria dan wanita serta sebagai Citra Allah yang memiliki akal budi untuk berpikir kritis serta memiliki suara hati dan kehendak yang bebas untuk bertindak secara bertanggung jawab. Catur Asrama. pelaksanaan Yadnya dalam kehidupan. e. Peserta didik dapat menguraikan pemahaman makna Gereja. Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala. b. Hukum Karma dan Punarbhawa. Memahami tata cara persembahyangan. fungsi dan sifat-sifatnya serta hubungannya dengan dunia dan bagaimana menghayati dalam hidup bergereja. kejujuran dan keutuhan lingkungan hidup. 76 . dan Catur Purusartha. d. Peserta didik menguraikan fungsi Gereja yaitu melanjutkan perutusan Yesus untuk mewartakan Kerajaan Allah dan melibatkan diri dalam perutusan itu untuk memperjuangkan martabat dan hak asasi manusia dengan menegakkan nilai-nilai Kerajaan Allah. 4. antara lain: keadilan.

g.f. h. g. Memahami hakekat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan kebijaksanaan (panna). h. i. Membaca Paritta dan Dhammapada serta mengerti artinya. kritis. Memahami sejarah kehidupan Buddha Gotama. d. e. dan para siswa utama Buddha. dan kreatif untuk memecahkan masalah. meditasi (samadhi). Memahami peran agama dalam kehidupan sehari-hari. Memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. f. i. Beribadah (kebaktian) dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan masing-masing aliran. Pendidikan Agama Buddha a. Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tri Ratna dengan mengetahui fungsi serta terefleksi dalam moralitas (sila). Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra dan hakekatnya. b. Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta. PKN a. Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu. Bodhisattva. Memahami nilai-nilai budaya Dharma Gita. Memiliki kemampuan dasar berpikir logis. sikap dan kepribadian Buddha. 6. Meneladani sifat. seni keagamaan Hindu dan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lainnya. 77 . c. 5. Memiliki kemampuan untuk memahami dan meyakini hukum alam.

7.b. secara formal maupun informal. e. Menganalisis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan. f. kedaulatan negara. Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan internasional. dalam bentuk menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan seharihari. c. konstitusi . Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum. b. Bahasa Inggris Level Novice a. keterbukaan dan keadilan di Indonesia. Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional. g. regional. Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun di luar negeri. Menganalisis sistem hukum internasional. dan kerja sama global lainnya. timbulnya konflik internasional. dan tindakan anti korupsi. i. dan mahkamah internasional. c. Menganalisis budaya politik demokrasi. secara formal maupun informal. Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional. h. Menganalisis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan NKRI. peradilan nasional. dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional. d. Membaca 78 .

dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. secara formal maupun informal.Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional. dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. d. Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional. 79 . secara formal maupun informal.

b. secara formal maupun informal. dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan. dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan. 80 . secara formal maupun informal. Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional. c. secara formal maupun informal. dalam bentuk menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian. d. Level Intermediate a. dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian. secara formal maupun informal. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional.Level Elementary a. secara formal maupun informal. dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan. secara formal maupun informal. b. Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional. dalam bentuk menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan. Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional. Membaca Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional.

f. kebugaran jasnani serta aktivitas lainnya. secara formal maupun informal. Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi. 81 . Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat. d. g. Pendidikan Jasmani.c. Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional. Olahraga dan Kesehatan a. d. Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang. Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh. 8. mengenal berbagai penyakit dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV. penjelajahan alam sekitar. Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama c. dan b. e. serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. dan aktivitas lainnya. Membaca Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional. Mempraktekkan keterampilan permainan olahraga dengan menggunakan peraturan. dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian. secara formal maupun informal. dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian. senam aerobik. dan lain-lain. Mempraktekkan kegiatan-kegiatn di luar kelas seperti melakukan perkemahan. permainan di air dan keselamatan di air. mendaki gunung.

grafik.9. dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan pekerjaan c. dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari d. dan penyampaian informasi dalam bentuk teks. Menulis Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran. Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang berkaitan dengan pekerjaan b. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. grafik. perasaan. Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari b. dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Tingkat Madia a. dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari c. dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan 82 . Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks. Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. perasaan. perasaan. Bahasa Indonesia Tingkat Semenjana a. grafik.

grafik. dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana 10. perasaan. dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan. Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks. area kerja dan peralatan • Memberikan pertolongan pertama dan b. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. dan penyampaian informasi dalam bentuk teks. grafik. dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana d. Menyiapkan Bahan Makanan dan Bumbu (mise en place) • Mengorganisir dan menyiapkan makanan 83 . Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran Dasar Kompetensi Jasa Boga a. Tingkat Unggul a. Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana b. dan penyampaian informasi dalam bentuk teks. perasaan. dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana c.d. Melaksanakan Prosedue Hygiena. grafik. perasaan. Menulis Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran. Sanitasi Keselamatan Kerja • Melaksanakan prosedur hygiene di tempat kerja • Membersihkan lokasi. Menulis Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran.

dan membuat sate/jenis makanan Menyiapkan Layanan Makan dan Minum 1)Menyiapkan layanan makanan dan minuman 2)Menyediakan room service 3)Menyiapkan dan menghidangkan minuman non alkohol 84 . dan makanan yang terbuat dari tepung terigu 6)Menyiapkan dan memasak unggas dan binatang buruan 7)Menyiapkan dan memasak seafood 8)Mengidentifikasi dan menyiapkan daging 9)Menyiapkan dessert yang disajikan panas dan dingin b. Mengolah dan Menyajikan Makanan Kontinental 1)Menyiapkan stock dan saus 2)Menyiapkan sup 3)Meyipakan appetizer dan salad 4)Menyiapkan sandwich 5)Menyiapkan hidangan yang terbuat dari sayuran. telur. urap dan rujak) 2)Menyiapkan dan membuat kaldu dan sup (soto) 3)Menyiapkan dan membuat hidangan nasi dan mie 4)Menyiapkan panggang c. Mengolah dan Menyajikan Makanan • Menggunakan metode dasar memasak • Menyajikan makanan 11.• Menyiapkan dan membuat bumbu c. Standar Kompetensi Lulusan Kompetensi Kejuruan Jasa Boga Mata Pelajaran a. Mengolah dan Menyajikan Makanan Indonesia 1)Menyiapkan dan membuat salad (gado-gado.

menyiapkan. Merencanakan Menú Sehat 1)Merencanakan hidangan harian untuk meningkatkan kesehatan e. Mengelola Usaha Jasa Boga 1)Menerima dan menyimpan persedian makanan 2)Merencanakan dan menyiapkan makanan untuk buffet 3)Memilih sistem jasa boga 4)Memilih. dan menghidangkan jenis makanan khusus 5)Mengorganisir operasi makanan dalam jumlah besar 6)Mengoprasikan outlet makanan cepat saji 7)Merencanakan dan berdasarkan menu Diagram Pencapaian Kompetensi Diagram pada halaman berikut ini menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan dengan menperhatikan tata urutan/tahapan logis pemebelajaran kompetensi : mengontrol jasa boga 85 .4)Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan d.

ITHHGHS ITHHGHS 01AIS 01AIS ITHHBKT ITHHBKT A04AIS A04AIS ITHHGHS ITHHGHS 03AIS 03AIS ITHHBKT ITHHBKT A01AIS A01AIS ITHHBC ITHHBC MC01AIS MC01AIS ITHHBKT ITHHBKT A02AIS A02AIS ITHHINA ITHHINA 02AIS 02AIS ITHHBC ITHHBC MC04AIS MC04AIS ITHHINA ITHHINA 07AIS 07AIS ITHHBFB ITHHBFB S03AIS S03AIS ITHHBM ITHHBM C02AIS C02AIS ITHHBFB ITHHBFB S12AIS S12AIS ITHHIN ITHHIN A04AIS A04AIS ITHHBC ITHHBC MC05AIS MC05AIS ITHHINA ITHHINA 05AIS 05AIS ITHHBC ITHHBC M03AIS M03AIS ITHHBC ITHHBC MC06AIS MC06AIS ITHHBC ITHHBC MC07AIS MC07AIS ITHHBC ITHHBC MC08AIS MC08AIS ITHHINA ITHHINA 08AIS 08AIS ITHHINA ITHHINA 10AIS 10AIS ITHHBC ITHHBC MC09AIS MC09AIS ITHHBFB ITHHBFB S08AIS S08AIS ITHHBFB ITHHBFB S10AIS S10AIS ITHHACA ITHHACA T01AIS T01AIS ITHHBKT ITHHBKT A03AIS A03AIS ITHHAC ITHHAC AT03AIS AT03AIS ITHHBC ITHHBC MC15AIS MC15AIS ITHHAPS ITHHAPS F01AIS F01AIS ITHHBCA ITHHBCA T04AIS T04AIS ITHHBCM ITHHBCM C16AIS C16AIS ITHHBCM ITHHBCM C12AIS C12AIS 86 .

area kerja dan peralatan Memberikan pertolongan pertama Mengorganisir dan menyiapkan makanan Menyajikan makanan Menggunakan metode dasar memasak Menyiapkan stock dan saus Menyiapkan sup Menyediakan layanan makanan dan minuman Menyiapkan appetizer dan salad Menyiapkan dan membuat bumbu Menyiapkan dan membuat salad (gado-gado. urap dan rujak) Menyiapkan dan membuat kaldu dan sup (soto) Menyiapkan dan membuat hidangan nasi dan mie Menyiapkan sandwich Menyiapkan hidangan yang terbuat sayuran.Keterangan ITHHGHS01AIS ITHHBKTA04AIS ITHHGHS03AIS ITHHBKTA01AIS ITHHBKTA02AIS ITHHBCMC01AIS ITHHBCMC04AIS ITHHBCMC05AIS ITHHBFBS03AIS ITHHBCMC02AIS ITHHINA02AIS ITHHINA04AIS ITHHINA05AIS ITHHINA07AIS ITHHBCMC03AIS ITHHBCMC06AIS ITHHBCMC07AIS ITHHBCMC08AIS ITHHACAT01AIS ITHHBFBS08AIS ITHHBFBS10AIS ITHHINA08AIS Melaksanakan prosedur hygiene di tempat kerja Membersihkan lokasi. telur. dan makanan yang terbuat dari tepung terigu Menyiapkan dan memasak unggas dan binatang buruan Menyiapkan dan memasak seafood Merencanakan hidangan harian untuk meningkatkan kesehatan Menyediakan room service Menyiapkan dan menghidangkan minuman non-alkohol Menyiapkan dan membuat sate/ jenis makanan panggang 87 .

menyiapkan dan menghidangkan jenis makanan khusus Mengorganisir operasi makanan dalam jumlah besar Mengoperasikan outlet makanan cepat saji Merencanakan dan mengontrol jasa boga berdasarkan menu Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan 88 .ITHHBKTA03AIS ITHHBCMC09AIS ITHHBCMC10AIS ITHHBCMC12AIS ITHHACAT03AIS ITHHAPSF01AIS ITHHBCMC16AIS ITHHBCAT04AIS ITHHBCMC15AIS ITHHBFBS12AIS Menerima dan menyimpan persediaan makanan Mengidentifikasi dan menyiapkan daging Menyiapkan dessert yang disajikan panas dan dingin Merencanakan dan menyiapkan makanan untuk buffet Memilih system Jasa Boga Memilih.

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran 2. Pendidkan Agama Islam 89 .C.

2 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. 1 3.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 90 . Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.2 2.3 Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 91 .3 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 2. 1 3. Al-Mukminum: 12-14.

3 Aqidah 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 92 . Al-Mukminum: 12-14.2 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 1 3.1 2. Al-Mukminum: 12-14.

2 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 2.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. 1 3. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 93 .

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1

Kompetensi Dasar

Membaca QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5

1.2

1.3

2.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah

2.1 2.2

2.3

Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 1 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah

94

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1

Kompetensi Dasar

Membaca QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5

1.2

1.3

2.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah

2.1 2.2

2.3

Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 1 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 95

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1

Kompetensi Dasar

Membaca QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5

1.2

1.3

2.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah

2.1 2.2

2.3

Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 1 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah

96

2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.1 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 97 .Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.

3 2.1 2.2 1. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 98 . Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14.2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.

3 2.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14.1 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 99 . Al-Mukminum: 12-14. 1 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.

Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 1 3. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 100 . Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 1.1 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 2.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.

Al-Mukminum: 12-14.2 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 2.2 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 101 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.1 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.

2 2. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 1.3 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. 1 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 102 .3 Aqidah 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2.

3 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.2 1.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 103 .1 2.

2 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 104 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.2 2. 1 3.1 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.3 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 Aqidah 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 105 .1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 1 3. Al-Mukminum: 12-14.2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14.3 2.2 1.1 2.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.

2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 106 .1 2.3 Aqidah 3.2 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 2. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 107 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 2.2 1.2 2.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. 1 3.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 1.2 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.3 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 108 .1 2. 1 3. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14.

Al-Mukminum: 12-14. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 109 .3 Aqidah 3.1 2. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.2 1.3 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 2. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.

Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 Aqidah 3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.2 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 110 . 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.1 2. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.1 2.3 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 1 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 111 .1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.2 1.

Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.2 2.3 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.1 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 112 .3 Aqidah 3.2 1. Al-Mukminum: 12-14.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.2 2.3 Aqidah 3.2 1.1 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3.3 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 113 . Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 1 3. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 114 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 Aqidah 3.2 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 1.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.2 2.3 Aqidah 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2.3 2. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 115 . Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 1.

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 116 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 2. 1 3.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.2 1.3 Aqidah 3.

Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. 1 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 Aqidah 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 117 .1 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.2 1.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.2 2.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.2 2.2 1. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 118 . AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 1 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.

3 2. Al-Mukminum: 12-14.2 1.2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. 1 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 119 . Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.1 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 Aqidah 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.

AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 2. Al-Mukminum: 12-14.2 2.2 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 1 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 120 .

Al-Mukminum: 12-14.2 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 121 .Standar Kompetensi Al Qur’an 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 Aqidah 3.1 2.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 1 3.2 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.3 2. 1 3.3 Aqidah 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14.2 1. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 122 .1 2.2 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.

1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3.3 2. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 123 . Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 1.2 2. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.

1 2.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. 1 3.3 2.2 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 124 . Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.

Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 2.2 1.2 2.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 125 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. 1 3.3 2. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.

Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.2 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 126 .2 2. Al-Mukminum: 12-14.1 2.3 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.

1 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.3 2. Al-Mukminum: 12-14.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.2 2.3 Aqidah 3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 127 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.

Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 2.2 1. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 2.1 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 128 . 1 3.3 Aqidah 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.

2 2. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 129 .1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.2 1.3 2. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3.1 2. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.

2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 130 . Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1 2. 1 3.2 2.2 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.

1 3.1 2. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 131 .2 2.3 Aqidah 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 1.3 2. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.

Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 1 3.2 1. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 132 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 2.3 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14.

Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 133 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 2.1 2.3 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 1. 1 3.

1 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 134 .1 2.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 2.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 Aqidah 3. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.2 2.

2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 135 . Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.2 1.1 2.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.2 2.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 136 . Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 1 3.3 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 1.2 2. Al-Mukminum: 12-14.

1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 137 . Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.1 2. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 1.2 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.3 2.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 1.3 Aqidah 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 138 .3 2. Al-Mukminum: 12-14.1 2.2 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.

1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 139 . Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 1 3. Al-Mukminum: 12-14.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.2 2.3 Aqidah 3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14.

Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.3 2. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 140 . Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.2 1.2 2.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 1 3. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.

1 3.3 2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 1.3 Aqidah 3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 141 . Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.2 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.1 2. Al-Mukminum: 12-14.

3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 142 .1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 1 3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 2.2 1. Al-Mukminum: 12-14.2 2. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1.

1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 143 .2 2.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14.2 1. 1 3.3 2.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14.3 2. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1.2 1.3 Aqidah 3.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 144 .2 2.1 2. 1 3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.

1 3. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 Aqidah 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14.2 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 145 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2.2 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.

1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.2 2.3 Aqidah 3. 1 3.2 1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 146 . Al-Mukminum: 12-14.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 2. Al-Mukminum: 12-14.

Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. Al-Mukminum: 12-14.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14.3 Aqidah 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 147 .Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.1 2. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1.2 1.2 2.3 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 1 3.

Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Membaca QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat3.1 Kompetensi Dasar Membaca QS Al Baqarah: 30.1 2. 1 3. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi 1. Al-Mukminum: 12-14.2 2.2 1.Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Al-Mukminum: 12-14. Al-Mukminum: 12-14. 2 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna Menjelaskan arti 10 sifat Allah 148 . Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30.3 2. AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2.3 Aqidah 3.

2 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam keluarga dalam kaitannya dengan pengaruh modernisasi 149 . Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas 1. Agama Kristen Kelas X semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai-Nilai Kristiani 1.3.1 Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh dengan pola pikir yang komprehensif dalam segala aspek 1.

Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas 1.Kelas X semester 2 Standar Kompetensi Nilai-Nilai Kristiani 1. 2 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam keluarga dalam kaitannya dengan pengaruh modernisasi Kompetensi Dasar Kelas X. Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas 2.1 Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh dengan pola pikir yang komprehensif dalam segala aspek 1.1 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam keluarga serta kaitannya dengan pengaruh modernisasi Menjelaskan makna kebersamaan dengan orang lain tanpa kehilangan identitas Kompetensi Dasar 2.2 150 . Semester 2 Standar Kompetensi Nilai-Nilai Kristiani 2.

Standar Kompetensi Muatan Lokal 1. Memahami bahasa tulisan dalam membaca resepresep masakan 151 .1 Mengidentifikasikan dan mewujudkan nilai-nilai Kristiani 1.2 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan sosial Kompetensi Dasar D. Bahasa Prancis a. Semester 1 Standar Kompetensi Nilai-Nilai Kristiani 1.Kelas XI. Merespon nilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari 1. Memahami bahasa lisan dalam menerima/menyambut tamu b. Menggunakan bahasa lisan untuk menyampaikan informasi kepada tamu c.

3 2. A.3 Matematika Bahasa Inggris Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial KKPI Kewirausahaan 3. Mengolah dan Menyajikan Makanan Indonesia 3. Produktif Dasar Kompetensi Jasa Boga a.VI.4 1044 ***) 152 . Melaksanakan prosedur Hygiene. Mengolah dan Menyajikan Makanan Kontinental b. Normatif Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Seni Budaya 2. Menyiapkan Bahan makanan dan Bumbu c.4 2. Mengolah dan Menyajikan Makanan Kompetensi Kejuruan Jasa Boga a.6 3. Mata Pelajaran 1. Struktur Kurikulum Kompetensi Keahlian : Jasa Boga Lama Pendidikan*) : 3 Tahun NO.2 2. Adaptif 192 192 192 192 128 330 440 192 128 202 192 140** *) 28 34 78 Komponen Durasi Waktu (Jam) 2.1 2. Sanitasi dan Keselamatan Kerja b.5 2.

B. c. tidak dihitung dalam penjumlahan jam pelajaran..NO. dialokasikan untuk beberapa mata pelajaran 153 . d. *) **) ***) Jumlah jam keseluruhan pada struktur kurikulum menentukan lamanya pendidikan. …………………………… …………………………… Pengembangan Diri Paskibra/PMR/KIR/dll Jumlah 192 192** ) 3772 akan C. Komponen Merencanakan Hidangan Sehat Melayani makan dan minum Mengelola Usaha Boga Durasi Waktu (Jam) e. Muatan Lokal ………………………….

VII.2009 BULAN JULI 2008 AGUSTUS 2008 SEPTEMBER 2008 OKTOBER 2008 NOVEMBER 2008 DESEMBER 2008 JANUARI 2009 FEBRUARI 2009 MARET 2009 APRIL 2009 MEI 2009 JUNI 2009 JULI 2009 Tahun Pelajaran 2007 – 2008 x x x x x x x 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 0 154 . KALENDER PENDIDIKAN Contoh KALENDER PENDIDIKAN SMK TAHUN PELAJARAN 2008 .

Keterangan: = Hari Pertama Sekolah / MOS = Hari Ahad / Minggu = Libur Semester = = = = = Libur Umum Perkiraan Ujian Nasional Laporan hasil Belajar Uji Kompetensi / Project Work Kelas III = Perkiraan Ujian Sekolah = Hari Efektif Belajar 155 .

... hygine dapur dan penyimpanan Berdiskusi − • Uraian tetang hygiene perorangan.... penyimpanan Sarana penyimpanan • Bahan informasi lainnya • Bahan tayangan 156 ... hygiene dapur... Sanitasi dan Keselamatan Kerja : X/01 : Melaksanakan Prosedur Hygiena di Tempat Kerja (Follow Workplace Hygiene : Jasa Boga : ITHHGHS 01AIS : 14 x 45 menit Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu Praktik Tatap Praktik di di Muka Sekolah DU/DI (Teori) *) 6 1 (2) • • Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Procedures) Kompetensi Keahlian Kode Kompetesi Durasi Pembelajaran Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Pembelajaran Penilaian • Tes tertulis bentuk Sumber Belajar /Alat/Bahan Modul hygiene 1.... dan persyaratan hukum.. Mengikuti prosedur hygiene • Prosedur hygiene tempat kerja harus diikuti secara baik sesuai dengan standar perusahaan. : Melaksanakan Prosedur Hygiene..Lampiran 3... Contoh Silabus : SMK .. • Prosedur Hygiene − Hygiene Perorangan − Hygiene tempat kerja (dapur) • • Penyimpana n bahan (makanan dan bahan Kimia) Mencari informasi secara berkelompok tentang prosedur hygine perorangan.........

Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran dan presentasi kelompok tentang prosedur hygine perorangan. • • Praktik penyimpan-an bahan makanan dan bahan kimia sesuai prosedure hygiene Membuat laporan hasil diskusi Mencari informasi secara berkelompok tentang kasus keracunan • 2. hygine dapur dan penyimpanan • Penilaian Laporan kelompok Observasi (praktik) Alokasi Waktu Praktik Tatap Praktik di di Muka Sekolah DU/DI (Teori) *) Sumber Belajar /Alat/Bahan • Penangan an dan penyimpanan seluruh barangbarang dilengkapi sesuai dengan standar perusahaan. dan persyaratan hukum. pilihan ganda tentang 6 1(2) • Modul hygiene • Bahan informasi lainnya • Bahan makanan yang 157 . • • • Mengidentifikasi dan mencegah resiko hygiene Resiko hygiene harus di identifikas secepatnya Identifikasi dan pencegahan Resiko hygiene : − Kerusakan • Tes tertulis bentuk a.

faktor penyebab dan pencegahannya • Mela kukan identifikasi − 158 . Uraian dan kasus tentang Kerusakan dan keracunan makan-an • Laporan hasil identifikasi kerusakan makanan • Observasi Alokasi Waktu Praktik Tatap Praktik di di Muka Sekolah DU/DI (Teori) *) • Sumber Belajar /Alat/Bahan rusak Bahan tayangan • Tindakan diambil untuk meminimalkan atau menghilangkan resiko tersebut dalam ruang lingkup tanggung jawab individu dan sesuai dengan persyaratan hukum perusahaan makanan yang terjadi di Indonesia.Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Pembelajaran makanan Keracunan makanan Kegiatan Pembelajaran Penilaian kerusakan dan keracunan makan-an b. penyebab dan cara • Pencegahan pencegahankerusakan dan nya keracunan • Diskusi dan makanan presentasi tentang kasus keracunan makanan yang terjadi di Indonesia. penyebab dan cara pencegahannya • Berdiskusi dan presentasi tentang kerusakan makanan.

Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran secara kelompok jenis-jenis kerusakan makanan (berdasarkan bahan Penilaian Alokasi Waktu Praktik Tatap Praktik di di Muka Sekolah DU/DI (Teori) *) Sumber Belajar /Alat/Bahan Keterangan : *) Jam PI hanya berlaku pada Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan 159 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->