SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN NONFORMAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Nonformal; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496); 3. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2006; 4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 31/P Tahun 2007;

1

Pasal 1 (1) Setiap satuan pendidikan nonformal yang memberikan ijazah atau sertifikat kepada lulusannya wajib memenuhi standar pengelolaan pendidikan oleh satuan pendidikan nonformal yang berlaku secara nasional.MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN NONFORMAL . Standar pengelolaan pendidikan oleh satuan pendidikan nonformal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. Pasal 3 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan (2) Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 7 Desember 2007 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. Muslikh. NIP 131479478 2 . Pasal 2 Satuan pendidikan nonformal yang terbukti menyelenggarakan pendidikan tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. TTD. Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional.H. TTD. BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan aslinya. S.

menjadi dasar penentuan sasaran. 3) 4) 5) 6) 2. Misi Satuan Pendidikan Nonformal a. motivasi. Satuan pendidikan nonformal merumuskan dan menetapkan misi serta mengembangkannya. 3 . Misi satuan pendidikan nonformal: 1) 2) 3) memberikan arah dalam mewujudkan visi satuan pendidikan nonformal sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Visi satuan pendidikan nonformal: 1) 2) dijadikan sebagai cita-cita bersama oleh segenap pihak yang berkepentingan pada masa yang akan datang. dan kegiatan pokok satuan pendidikan nonformal. disosialisasikan kepada segenap pihak yang berkepentingan. b. diputuskan oleh pengelola dan/atau penyelenggara pendidikan nonformal dengan memperhatikan masukan dari berbagai pihak. b. mampu memberikan inspirasi. ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan masyarakat. merupakan kegiatan yang akan dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Satuan pendidikan nonformal merumuskan dan menetapkan visi serta mengembangkannya. dan kekuatan pada warga satuan pendidikan nonformal dan segenap pihak yang berkepentingan. selaras dengan visi pendidikan nasional.SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 49 TAHUN 2007 TANGGGAL 7 DESEMBER 2007 STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN NONFORMAL A. program. Perencanaan Program 1. Visi Satuan Pendidikan Nonformal a. dirumuskan berdasarkan masukan dari warga satuan pendidikan nonformal dan pihak yang berkepentingan.

diputuskan oleh pengelola dan/atau penyelenggara pendidikan nonformal dengan memperhatikan masukan dari berbagai pihak. memuat pernyataan umum dan khusus yang berkaitan dengan program satuan pendidikan nonformal. mengacu pada visi. misi. Satuan pendidikan nonformal membuat: 1) rencana kerja jangka menengah yang menggambarkan tujuan yang seharusnya dicapai dalam rangka mendukung peningkatan mutu lulusan. rencana kerja tahunan yang dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran satuan pendidikan nonformal berdasarkan rencana kerja jangka menengah. b. Tujuan satuan pendidikan nonformal: 1) 2) 3) 4) menggambarkan pencapaian tingkat mutu yang seharusnya dicapai dalam program pembelajaran. Satuan pendidikan nonformal merumuskan dan menetapkan tujuan serta mengembangkannya. Rencana kerja jangka menengah dan tahunan satuan pendidikan nonformal: 1) disusun dan disetujui rapat pengelola setelah memperhatikan masukan dari berbagai pihak. disosialisasikan kepada segenap pihak yang berkepentingan. ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat.4) 5) 6) 7) 8) 9) menekankan pada mutu layanan peserta didik dan mutu lulusan yang diharapkan oleh satuan pendidikan nonformal. diputuskan oleh pengelola dan/atau penyelenggara pendidikan nonformal dengan memperhatikan masukan dari berbagai pihak. dan tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan kebutuhan pemberdayaan masyarakat. 3. Tujuan Satuan Pendidikan Nonformal a. 2) b. memberikan keluwesan dan ruang gerak pengembangan kegiatan pada penyelenggara satuan pendidikan nonformal. Rencana Kerja Satuan Pendidikan Nonformal a. disosialisasikan kepada segenap pihak yang berkepentingan. 4 . 4.

pembagian tugas di antara pendidik dan tenaga kependidikan. pendanaan. Satuan pendidikan nonformal menetapkan pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan secara tertulis. e. rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan dan pengembangan mutu sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. dan akuntabilitas. Perumusan pedoman satuan pendidikan nonformal: 1) 2) c. d. peraturan pembelajaran. Pedoman pengelolaan satuan pendidikan nonformal berfungsi sebagai petunjuk pelaksanaan operasional. b. tata tertib. Rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas mengenai: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) peserta didik. Pedoman Satuan Pendidikan Nonformal a. biaya operasional. kemitraan. kurikulum dan kegiatan pembelajaran. sarana dan prasarana. struktur organisasi. dituangkan dalam dokumen yang mudah dibaca dan dipahami oleh pihak-pihak yang terkait. ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan masyarakat. kalender pendidikan. peran serta masyarakat dan kemitraan. keterbukaan. Pelaksanaan Rencana Kerja 1. dan tujuan satuan pendidikan nonformal. kurikulum. B. 5 . Pedoman pengelolaan satuan pendidikan nonformal meliputi: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) d. misi. partisipasi. Rencana kerja tahunan dijadikan dasar pengelolaan satuan pendidikan nonformal yang ditunjukkan dengan kemandirian. mempertimbangkan visi.2) c. Pedoman pengelolaan satuan pendidikan nonformal dievaluasi secara berkala sesuai dengan kebutuhan. pendidik dan tenaga kependidikan.

dan tata kerja yang jelas. Pedoman yang nonformal: 1) 2) 3) mengatur struktur organisasi satuan pendidikan d. dan penguji. tenaga administrasi. dan atau laboran. dan tenaga administrasi. 2) 3) 4) 5) c. Organisasi Satuan Pendidikan Nonformal a. Organisasi satuan pendidikan nonformal memuat sistem pengelolaan dan penyelenggaraan yang diuraikan secara jelas dan transparan. pendidik. program pendidikan nonformal lainnya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. dilaksanakan oleh penanggung jawab kegiatan yang didasarkan pada ketersediaan sumber daya. kelompok bermain dan taman penitipan anak terdiri dari pengelola. b. teknisi sumber belajar. dan tenaga administrasi. memuat unsur pimpinan. program keaksaraan terdiri dari pengelola kelompok belajar. Pendidik pada satuan pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan terdiri atas tutor penanggung jawab kelas untuk program Paket A. pelatih atau instruktur. dan pelaksana dengan wewenang dan tanggung jawab yang jelas.2. pendidik. Pelaksanaan Kegiatan Satuan Pendidikan Nonformal a. tenaga perpustakaan. Kegiatan satuan pendidikan nonformal: 1) 2) dilaksanakan berdasarkan rencana kerja tahunan. dan tenaga kependidikan mempunyai uraian tugas. serta tenaga administrasi. dievaluasi secara berkala untuk melihat efektivitas mekanisme kerja pengelolaan dan penyelenggaraan satuan pendidikan nonformal. dan narasumber teknis. pembimbing. dan tenaga perpustakaan. pendidik. f. fungsi. ditetapkan oleh pengelola pendidikan nonformal. tutor penanggung jawab mata pelajaran untuk program Paket B dan Paket C. dan/atau penyelenggara satuan 3. staf. Pendidik. pendidik. Struktur organisasi menyelenggarakan: 1) satuan pendidikan nonformal yang kursus dan pelatihan terdiri dari pengelola atau penyelenggara. e. program kesetaraan terdiri dari pengelola kelompok belajar. Pendidik pada lembaga kursus dan pelatihan keterampilan terdiri atas pengajar. 6 .

pendidikan kesetaraan. b. c) biaya. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kecakapan hidup. status sosial.b. dan/atau pendidikan lain yang sejenis. Program-program yang diselenggarakan tersebut adalah: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) c. sesuai dengan ketentuan pemerintah bagi program-program tertentu. pendidikan keaksaraan. 2) Prosedur penerimaan peserta didik. Pelaksanaan kegiatan satuan pendidikan nonformal berdasarkan rencana yang telah ditetapkan. pendidikan kepemudaan. secara objektif. pendidikan ketrampilan. dievaluasi. berdasarkan kriteria tertentu yang ditetapkan oleh penyelenggara. etnis. tanpa diskriminasi gender. agama. 4. e) kriteria penerimaan peserta. b) jenis pendidikan yang dibutuhkan peserta. transparan. Petunjuk pelaksanaan operasional proses penerimaan peserta didik memuat: 1) persyaratan-persyaratan: a) usia sesuai dengan program. pendidikan anak usia dini. d) penyetaraan. dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. d) Penerimaan peserta didik dilakukan: 1) 2) 3) 4) 7 . c. Pengelola satuan pendidikan nonformal mempertanggungjawabkan pelaksanaan pengelolaan kepada pihak yang berkepentingan. Satuan pendidikan nonformal menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional proses penerimaan peserta didik yang disesuaikan dengan program-program yang diselenggarakan. kursus dan pelatihan kerja. kemampuan ekonomi. dan akuntabel sebagaimana tertuang dalam aturan satuan pendidikan nonformal. Bidang Peserta Didik a.

b) melibatkan peserta didik secara aktif. hari libur. Pengelola satuan pendidikan nonformal bertanggung jawab atas tersusunnya kurikulum dan/atau rencana pembelajaran. 8 . 4) Setiap pendidik bertanggungjawab terhadap mutu kegiatan pembelajaran untuk setiap program pembelajaran yang diampunya dengan cara: a) merujuk perkembangan metode pembelajaran mutakhir. jadwal evaluasi dalam rentang waktu pembelajaran. Bidang Kurikulum dan Rencana Pembelajaran a. motivatif. Kalender pendidikan berisi serangkaian kegiatan awal belajar. kegiatan 2) 3) b. sesuai dengan fasilitas pelayanan yang dimiliki. partisipatif. Mutu kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan di satuan pendidikan nonformal dikembangkan dengan: a) model kegiatan pembelajaran yang mengacu pada standar proses tiap-tiap program belajar. Kurikulum dan/atau Rencana Pembelajaran 1) Satuan pendidikan nonformal menyusun kurikulum dan/atau rencana pembelajaran dengan memperhatikan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan.5) 5. Kalender Pendidikan 1) 2) 3) c. c) tujuan agar peserta didik mencapai kualifikasi dan kompetensi sesuai dengan tiap-tiap program belajar. inovatif. kreatif. hari efektif belajar. Satuan pendidikan nonformal menyusun kalender pendidikan yang disesuaikan dengan jenis program dan peserta didik. 1) 2) 3) Kegiatan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran didasarkan pada kualifikasi dan kompetensi tiap-tiap program belajar. dan interaktif. Satuan pendidikan nonformal menjamin mutu pembelajaran untuk setiap program pembelajaran. Kalender pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan nonformal. Penyusunan kurikulum dan/atau rencana pembelajaran memperhatikan kualifikasi dan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan/atau tujuan program yang diselenggarakan.

bertanggungjawab Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik 1) Satuan pendidikan nonformal menyusun program penilaian hasil belajar yang objektif. Peraturan pembelajaran memuat: a) kehadiran peserta didik untuk mengikuti pelajaran dan tugas dari pendidik yang disesuaikan dengan kriteria minimal tiap-tiap program. Pengelola satuan pendidikan nonformal terhadap mutu kegiatan pembelajaran. 5) d.b) menggunakan metoda pembelajaran yang partisipatif. d) memperhatikan sifat alamiah kurikulum dan/atau program pembelajaran. kreatif. inovatif. aktif. kemampuan peserta didik. efisien. 2) 3) 4) 5) 6) e. Satuan pendidikan nonformal menyusun ketentuan pelaksanaan penilaian hasil belajar sesuai dengan ketentuan tiap-tiap program belajar. Penyusunan program penilaian hasil belajar didasarkan pada standar penilaian yang ditentukan oleh tiap-tiap program dan disosialisasikan kepada pendidik dan peserta didik. bertanggung jawab. c) menggunakan fasilitas. b) ketentuan mengenai evaluasi kelulusan sesuai dengan kriteria tiap-tiap program. dan berkesinambungan. Satuan pendidikan nonformal menilai hasil belajar sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi tiap-tiap program pembelajaran dan diinformasikan kepada peserta didik dan didokumentasikan secara baik. dan menyenangkan. Satuan pendidikan nonformal memberikan informasi hasil belajar kepada pihak yang berkepentingan. dan pengalaman belajar sebelumnya yang bervariasi serta kebutuhan khusus peserta didik. peralatan. transparan. Satuan pendidikan nonformal menyusun dan menetapkan peraturan pembelajaran. Penilaian meliputi semua unsur kompetensi dan materi yang diajarkan. dan alat bantu yang tersedia secara efektif dan efisien. Peraturan Pembelajaran 1) 2) 9 . c) ketentuan mengenai hak dan kewajiban peserta didik.

tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Pengangkatan pendidik dan tenaga kependidikan dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan. 10 . mengevaluasi dan melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana agar tetap berfungsi dalam proses pembelajaran. dikembangkan sesuai dengan kondisi satuan pendidikan nonformal pada tiap-tiap program. disusun dengan memperhatikan standar kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. b. Program pengelolaan sarana dan prasarana memperhatikan standar sarana dan prasarana dalam hal: 1) 2) merencanakan. d. e. pengelola satuan pendidikan nonformal dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. pendayagunaan tenaga kependidikan disesuaikan dengan kebutuhan baik jumlah maupun kualifikasi dan kompetensinya. Satuan pendidikan nonformal menetapkan kebijakan program secara tertulis mengenai pengelolaan sarana dan prasarana. Satuan pendidikan nonformal melakukan: 1) 2) pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan kebutuhan kurikulum dan satuan pendidikan nonformal. memenuhi.3) Peraturan pembelajaran pendidikan nonformal. Satuan pendidikan nonformal menyusun program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. dan mendayagunakan sarana dan prasarana pendidikan. pendidik dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran. Program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan: 1) 2) c. Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan a. Satuan pendidikan nonformal mendayagunakan: 1) 2) 3) 7. Bidang Sarana dan Prasarana a. b. ditetapkan oleh pengelola satuan 6.

c. pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran serta penggunaan anggaran untuk dilaporkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.3) melengkapi fasilitas pembelajaran sesuai dengan kebutuhan tiaptiap program yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan nonformal. Bidang Pendanaan a. serta penggalangan dana di luar dana investasi dan operasional. Satuan pendidikan nonformal memiliki pedoman pengelolaan pendanaan yang mengatur: 1) 2) 3) sumber pemasukan. Peranserta Masyarakat dan Kemitraan a. Satuan pendidikan nonformal mengikutsertakan warga satuan pendidikan nonformal dan masyarakat peduli pendidikan nonformal dalam mengelola pendidikan. Pengelolaan sarana prasarana direncanakan secara sistematis. Pedoman pengelolaan keuangan dan pembiayaan satuan pendidikan nonformal disosialisasikan kepada pihak yang berkepentingan untuk menjamin tercapainya pengelolaan dana secara transparan dan akuntabel. 4) b. pengeluaran. kewenangan dan tanggung jawab pengelola satuan pendidikan nonformal dalam membelanjakan anggaran pendidikan sesuai dengan peruntukannya. Seluruh program pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan disosialisasikan kepada pendidik. dan peserta didik. Pengelolaan perpustakaan dan/atau bahan belajar satuan pendidikan nonformal menyediakan prosedur operasional standar layanan. 11 . satuan pendidikan nonformal d. dan jumlah dana yang dikelola. penyusunan dan pencairan anggaran. 9. 8. f. Pengelolaan laboratorium dan/atau bengkel-kerja (workshop) dikembangkan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dilengkapi dengan petunjuk/manual yang jelas. dengan 4) c. e. memelihara semua fasilitas fisik dan peralatan memperhatikan kesehatan dan keamanan lingkungan. tenaga kependidikan. Pedoman pengelolaan keuangan dan pembiayaan ditetapkan oleh penyelenggara satuan pendidikan nonformal dengan memperhatikan usulan dari pengelola.

Setiap satuan pendidikan nonformal menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. dan berkelanjutan. bertanggung jawab. Pengawasan pengelolaan satuan pendidikan nonformal meliputi pemantauan. PAUD dan program lainnya dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota dan/atau pihak-pihak yang terkait. evaluasi. Satuan pendidikan nonformal menetapkan indikator untuk menilai kinerja dan melakukan perbaikan dalam rangka mencapai SNP.b. Pengelola satuan pendidikan nonformal melaporkan hasil evaluasi kepada penyelenggara dan pihak-pihak yang berkepentingan. keaksaraan. Satuan pendidikan nonformal melaksanakan: 1) 2) evaluasi proses pembelajaran secara periodik sesuai dengan program yang diselenggarakan. Pengawasan dan Evaluasi 1. Peran serta warga satuan pendidikan nonformal dan masyarakat peduli pendidikan nonformal ditujukan pada kegiatan tertentu yang ditetapkan. c. Pemantauan dan pengawasan pengelolaan satuan pendidikan nonformal pada program kesetaraan. b. evaluasi. d. evaluasi program kerja tahunan kurangnya satu kali dalam setahun. secara periodik sekurang- 12 . supervisi. c. Sistem kemitraan satuan pendidikan nonformal ditetapkan dengan perjanjian secara tertulis. Satuan pendidikan nonformal menyusun program pengawasan tentang pengelolaan dan program yang diselenggarakan secara objektif. e. 2. dan pelaporan. f. supervisi. pelaporan. Penyusunan program pengawasan pada satuan pendidikan nonformal didasarkan pada SNP. baik lembaga pemerintah maupun swasta. Evaluasi Diri a. d. C. b. g. Program Pengawasan a. Program pengawasan disosialisasikan kepada seluruh warga satuan pendidikan nonformal. Satuan pendidikan nonformal mendokumentasikan dan menggunakan hasil pemantauan. c. dan tindak lanjut hasil pengawasan. Satuan pendidikan nonformal melakukan evaluasi diri terhadap program yang diselenggarakan.

keseimbangan beban kerja. kemajuan berkala untuk merespons perubahan kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Satuan pendidikan nonformal menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk diakreditasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas. serta perubahan sosial. b. 5. b. 2. perubahan sistem pendidikan. c. program dan b. Pemimpin satuan pendidikan nonformal: a. Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi kesesuaian penugasan dengan keahlian. Kepemimpinan Pendidikan Nonformal 1. b. D. c. merumuskan tujuan dan target mutu yang akan dicapai. menjabarkan visi ke dalam misi target mutu. Akreditasi Pendidikan Nonformal a. integratif sejalan dengan perubahan tingkat materi pembelajaran. Satuan pendidikan nonformal meningkatkan status akreditasi. 3. menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan. Hasil akreditasi dipergunakan untuk peningkatan pengembangan satuan pendidikan nonformal. d. Evaluasi diri program yang diselenggarakan satuan nonformal dilakukan secara periodik dan berkelanjutan. Evaluasi kinerja pendidik wajib memperhatikan pencapaian prestasi dan perubahan serta perkembangan peserta didik. Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dilakukan setiap akhir tahun dalam rangka mencapai SNP. c. 3. 4. 13 . dengan menggunakan program tindaklanjut hasil akreditasi sebelumnya. Setiap satuan pendidikan nonformal dipimpin oleh seorang pemimpin satuan pendidikan nonformal. pendidikan Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum dan/atau Rencana Pembelajaran Proses evaluasi dan pengembangan pembelajaran dilaksanakan secara: a. kurikulum dan/atau rencana ilmu komprehensif dan fleksibel dalam mengadaptasi pengetahuan dan teknologi yang mutakhir. Evaluasi Pendayagunaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan a.d. Kriteria untuk menjadi pemimpin satuan pendidikan nonformal sesuai dengan AD/ART penyelenggara dan/atau ketentuan yang berlaku.

melaksanakan program supervisi untuk meningkatkan kinerja dan mutu satuan pendidikan nonformal. mengikutsertakan pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan penting. S. Salinan sesuai dengan aslinya. menetapkan petugas untuk mengumpulkan. Sistem Informasi Manajemen 1. dan pelaksanaan visi satuan pendidikan nonformal kedalam program pembelajaran. dan memberikan layanan informasi. m. kekuatan dan kelemahan. b. menganalisis peluang dan tantangan. l. berkomunikasi dengan warga satuan pendidikan nonformal dan masyarakat. menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kegiatan pembelajaran. dan kekeluargaan. menerima. bertanggung jawab dalam membuat keputusan anggaran satuan pendidikan nonformal. bertanggung jawab atas perencanaan kegiatan pembelajaran yang partisipatif. kebersamaan. TTD. menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pendidik dan tenaga kependidikan dengan menggunakan sistem pemberian penghargaan atas prestasi. memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga. mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung pengelolaan pendidikan yang efektif. c.H. efektif. satuan pendidikan nonformal.c. NIP 131479478 14 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. E. e. dan akuntabel. TTD. BAMBANG SUDIBYO . profesi. memiliki rencana strategis dan rencana kerja tahunan untuk pelaksanaan peningkatan mutu. Satuan pendidikan nonformal: a. Komunikasi antarwarga satuan pendidikan nonformal berdasarkan kemitraan. penyebarluasan. menyediakan fasilitas informasi yang efisien. g. k. efisien. Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional. i. dilaksanakan 2. mengolah. dan mudah diakses. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. d. h. Muslikh. memfasilitasi pengembangan. dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya. menyediakan data. j. f.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful