ISLAM SEBAGAI RAHMATAN LIL ‘ALAMIN

NABI MUHAMMAD Saw

ISLAM (Agama terakhir)

pedoman bagi seluruh manusia hingga hari kiamat

“tidaklah kami utus engkau wahai Muhammad melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (Alanbiya:107)

Ibnu Abbas radliyallahu `anhu berkata tentang ayat ini:
“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka Allah tuliskan baginya rahmat di dunia dan akhirat. Adapun orang yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, maka mereka pun mendapat rahmat dengan datangnya Rasul yaitu keselamatan dari adzab di dunia, seperti ditenggelamkannya ke dalam bumi atau dihujani dengan batu.” (Tafsir Ibnu Katsir 3/222)

Ketika...
NABI MUHAMMAD

• terusir dari kaumnya, • dilempari dengan batu di Thaif hingga berdarah kakinya, MALAIKAT JIBRIL • duduk di luar kota tanpa kawan, • bermunajat kepada Allah

“Ya Allah, berilah hidayah pada mereka karena sesungguhnya mereka belum mengetahui.”

“Maha benar Allah yang “Aku diutus Allah ra’ufurmentaati menamakanmu untuk rahim.” perintah-Mu. Jika hal. 56) (lihat Nurul Yaqin engkau menginginkan agar aku menimpakan gunung ini kepada mereka aku akan laksanakan.”

Inilah bukti kasih sayang beliau kepada seluruh manusia. Jika beliau diberi pilihan doa yang maqbul terhadap kaumnya apakah dilaknat dan diadzab ataukah diberi hidayah, tentu beliau memilih berdoa agar Allah memberikan hidayah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful