Course Outline

BAB 5

Gelombang Bunyi dan Terapannya
5.1 Gelombang Bunyi
Bunyi yang kita dengar dalam kehidupan sehari-hari adalah berasal dari suatu getaran (vibrasi) benda atau materi. Getaran merupakan suatu gerak bolak-balik. Apabila ujung suatu garpu tala digetarkan, dengan memukulkan ujungnya, maka bunyi akan dihasilkan. Bila tali senar gitar digetarkan (dipetik), maka kita mendengar bunyi yang dihasilkan. Getaran atau gerak bolak-balik tersebut, dari sisi analisis ilmiah, menghasilkan apa yang disebut dengan gelombang, yaitu gelombang yang dapat menghantarkan energi bunyi. Dengan demikian, fenomena di atas disebut sebagai gelombang bunyi. Gelombang bunyi adalah gelombang mekanis yang merambat secara lungitudinal. Lungitudinal artinya, arah gerak materi media penghantar (materi yang bergetar tersebut) untuk merambatkan energi gelombang, paralel dengan arah rambat gelombangnya. Gelombang bunyi hanya dapat merambat bila ada media rambatnya. Gelombang bunyi dapat merambat pada benda padat, benda cair, dan gas (udara). Materi penyusun media rambat bergerak berosilasi untuk merambatkan gelombang itu. Pada gambar 5.1 ditunjukkan bagaimana materi udara bergerak bolak-balik (kekiri dan kekanan) untuk merambatkan suatu gelombang bunyi.

Gambar 5.1. Partikel-partikel udara yang bergerak memadat dan merenggang (berosilasi) kekiri dan kekanan untuk merambatkan gelombang bunyi. Gelombang bunyi merambat dari kiri ke kanan pembaca.

Gelombang bunyi akan merambat ke segala arah di dalam medium (media). Jika seseorang berteriak, gelombang bunyi yang dihasilkan akan merambat ke segala arah di medium udara, sehingga semua orang yang ada di sekitarnya mendengar bunyi yang dirambatkan itu. Partikel-partikel penyusun udara bergerak berosilasi (bolak-balik) untuk merambatkan gelombang bunyi itu. Semua gelombang, termasuk gelombang bunyi, memiliki parameter khas, yaitu : frekuensi (f), amplitudo (A), panjang gelombang (λ), periode (T), dan kecepatan rambat (v). Ke empat parameter ini akan mencirikan setiap gelombang sehingga membedakan efek yang ditimbulkannya. Gelombang bunyi yang dihasilkan oleh seorang penyanyi berbeda dengan gelombang bunyi yang dihasilkan oleh pesawat terbang. Frekuensi atau amplitudo kedua jenis gelombang bunyi tersebut berbeda sehingga efek bunyi yang kita dengar dari kedua sumber itu menjadi berbeda.

Dr. Horasdia SARAGIH

Physics in Biology and Medicine

APPLIED PHYSICS SCIENCE
This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen.fisika.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714

B5.1

Course Outline

Gelombang bunyi memiliki kecepatan rambat tertentu pada media tertentu. Nilai kecepatan rambat gelombang bunyi pada berbagai jenis media didaftarkan pada tabel 1.
Tabel 1. Nilai kecepatan rambat gelombang bunyi pada berbagai jenis medium.

Jenis Medium Udara (air) Air (water) Otak (brain) Otot (muscle) Lemak (fat) Tulang (bone)

Kecepatan Rambat (m/dtk) 3,31 x 102 14,80 x 102 15,30 x 102 15,80 x 102 14,50 x 102 40,40 x 102

Memperhatikan gambar 5.1, jarak yang dihasilkan oleh sepasang bagian udara yang renggang dan padat dinyatakan sebagai satu panjang gelombang, yaitu: satu panjang gelombang bunyi. Panjang gelombang disimbolkan dengan λ (lamda). Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jarak sejauh λ disebut sebagai periode T. Sementara 1/T didefenisikan sebagai frekuensi (f). Jadi, frekuensi adalah banyaknya gelombang bunyi yang terjadi dalam selang waktu satu detik. Mengacu pada besaran-besaran tersebut di atas, maka kecepatan rambat gelombang bunyi pada suatu medium dapat dirumuskan sebagai berikut :

v=λf

(1)

dan persamaan gelombangnya dinyatakan sebagai:

y ( t ) = A cos

2π vt

λ y ( t ) = A cos 2π ft

atau (2)

dengan y(t) adalah besar pergeseran bolak-balik (kekiri dan kanan) partikel-partikel udara setelah waktu t dan 2πft adalah fase gelombangnya. Amplitudo gelombang (A) memberikan efek kuat lemahnya suara yang kita dengar. Apabila suara yang terdengar agak nge-BAS, itu artinya frekuensinya kecil, sebaliknya apabila suara yang terdengar agak men-denging, berarti frekuensinya meninggi. Gelombang bunyi memiliki energi. Apabila gelombang bunyi merambat pada suatu medium, itu artinya gelombang tersebut merambatkan suatu energi, yaitu: energi bunyi. Itulah sebabnya apabila sebuah pesawat tempur dengan kecepatan tinggi terbang rendah mendekati sebuah rumah yang memiliki jendela kaca, kaca jendelanya bisa jadi pecah. Energi bunyi yang dihasilkan oleh pesawat tersebut memiliki frekuensi yang cukup tinggi sehingga menghasilkan energi yang sangat tinggi yang cukup untuk memecahkan kaca jendela tersebut. Energi yang dibawa oleh gelombang bunyi lebih sering dinyatakan dalam bentuk intensitas (I). Intensitas gelombang (I) adalah jumlah energi yang dirambatkan oleh gelombang per satuan waktu melalui satu satuan luas yang tegak lurus terhadap arah rambat gelombang tersebut. Secara matematis I dirumuskan sebagai berikut :

I=

1 2 ρ vA2 ( 2π f ) 2

(3)

Dr. Horasdia SARAGIH

di mana ρ adalah kerapatan medium tempat gelombang merambat, dan π bernilai 3,14.

Physics in Biology and Medicine

APPLIED PHYSICS SCIENCE
This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen.fisika.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714

B5.2

interferensi. jika garpu tala yang dibunyikan lebih dari satu dengan frekuensi yang sama atau berbeda pada waktu yang bersamaan.2c. menghasilkan interferensi destruktif. Suara yang lebih keras dihasilkan oleh interferensi konstruktif dan suara yang lebih lemah dihasilkan oleh interferensi destruktif. suara hasil interferensi lebih keras dari suara awal masing-masing sumber. maka fenomena interferensi dapat terjadi. Gambaran skematis proses interferensi antara dua gelombang A dan B. Secara skematis. Dua gelombang. Dr. difraksi dan atenuasi. yaitu gelombang A dan gelombang B yang masing-masing memiliki nilai amplitudo A dan fase 2πft yang berbeda dibunyikan secara bersama-sama. Interferensi Mengacu pada gambar 5. namun pada waktu t arahnya berlawanan sehingga bila dijumlahkan menghasilkan nilai nol. gelombang A dan B berbeda fase 180o ( jadi fase gelombang B adalah (1800 +2πft) dan berbeda nilai A. Kerapatan massa dan jenis materi penyusun medium juga menentukan kemampuan memantulkan (refleksi) dan membelokkan (refraksi) gelombang bunyi. di mana sifat kedua medium berbeda. gelombang A dan B berbeda fase 180o dengan nilai A yang sama.1. maka sebagian dari gelombang yang datang akan di refleksikan (dipantulkan) dan sebagian lagi di refraksikan (diteruskan) dengan mengalami pembelokan. termasuk gelombang bunyi. 1.2. Gambar 5. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. menghasilkan interferensi destruktif dan tidak menghasilkan bunyi. peristiwa ini ditunjukkan pada gambar 5. Kondisi ini diterangkan secara skematis pada gambar 5. Jika suatu gelombang bunyi merambat dari suatu medium (sebutlah medium 1) ke medium lain (sebutlah medium 2). Dan pada kasus (c) hasil interferensi tidak menghasilkan suara. Pada kasus gambar 5. Dan kasus gambar 5. Refleksi dan Refraksi Medium. Pada kasus gambar 5.2. menghasilkan interferensi konstruktif. refraksi. 2.2b. Sifat ini menyebabkan medium memiliki kemampuan menghantarkan gelombang bunyi yang berbeda-beda. Fenomena ini memainkan suatu aturan penting pada berbagai aplikasi termasuk pada aplikasi medis. memiliki sifat yang berbeda-beda. Interferensi dapat menghasilkan bunyi yang lebih keras atau bunyi yang lebih lemah dari suara awal masing-masing sumber. Sementara pada kasus (b) suara hasil interferensi lebih lemah dari suara awal masing-masing sumber. tempat di mana gelombang bunyi merambat. menunjukkan fenomena refleksi. Pada kasus (a).2c memiliki amplitudo yang sama. Perbedaan sifat itu sangat ditentukan oleh kerapatan massa dan jenis materi penyusun medium. (a) interferensi konstruktif.Course Outline 5. gelombang A dan B sefase (nilai 2πft-nya sama) namun berbeda nilai A. Sifat-Sifat Gelombang Bunyi Semua gelombang.3. (b.2.c) interferensi destruktif. Gelombang A dan B pada gambar 5.fisika. kecepatan rambat gelombang bunyi pada medium tertentu berbeda dengan pada medium yang lain. Interferensi adalah penggabungan dari 2 atau lebih gelombang bunyi yang terjadi pada waktu yang bersamaan. Sehingga.3 .net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5.2a.

akan mengalami penurunan.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. Nilainya tidak lagi sebesar Ia .fisika. maka intensitas gelombang pada medium 2.9 % kembali direfleksikan ke udara. suatu gelombang bunyi yang datang dari udara tegak lurus masuk menuju ke dalam air. 99. yaitu intensitas yang ditransmisikan. Refleksi dan refraksi gelombang bunyi yang merambat pada dua medium yang berbeda. Dr. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE Gambar 5.3a. Untuk memahami perumusan Snellius ini dengan baik. karena sebagian gelombang datang direfleksikan kembali ke medium 1.Course Outline Gambar 5. sesuai dengan persamaan 4. v1 adalah kecepatan gelombang bunyi di medium I dan v2 adalah kecepatan gelombang bunyi pada medium II. This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen.3a.3 kerapatan material medium 2 lebih besar dibandingkan kerapatan material medium 1. maka hanya 0. sebut saja It . Persyaratan refleksi yang dialami oleh suatu gelombang bunyi yang merambat pada dua medium yang berbeda memenuhi persamaan Snellius.4 . Skema refleksi dan refraksi suatu gelombang bunyi oleh adanya perbedaan sifat dua medium yang dilaluinya.1 % energi gelombang bunyi itu masuk ke dalam air. Perbandingan intensitas yang ditransmisikan (It) dengan intensitas yang datang (Ia) adalah : It 4 ρ1v1 ρ 2 v2 = I a ( ρ1v1 + ρ 2 v2 )2 (4) Dari hasil penelitian. θ adalah sudut datang gelombang bunyi terhadap bidang normal medium 2. Pada kasus gambar 5. Kerapatan material medium 2 lebih besar dari pada kerapatan material medium 1. Jika suatu gelombang bunyi dengan intensitas Ia merambat dari medium 1 dan masuk ke medium 2. perhatikan gambar 5.3. yaitu : Sinθi v1 = Sinθt v2 (4a) dimana i menyatakan gelombang datang dan t menyatakan gelombang transmisi.

5 . Berbeda dengan cahaya. juga harus diketahui bahwa bila lebar penghalang lebih kecil dari panjang gelombang bunyi. maka gelombang tersebut dangan mudah berdifraksi ke balik penghalang. Koefisien serap (α) suatu jaringan terhadap energi didefenisikan sebagai besar energi yang diserap oleh jaringan tubuh dalam setiap 1 cm jarak yang ditempuh. Kemampuannya untuk berdifraksi bergantung pada panjang gelombangnya. Karena energi gelombang dapat dinyatakan dengan internsitas (I). Peristiwa ini terjadi karena gelombang bunyi mengalami difraksi. maka refleksi tidak akan terjadi. cahaya tersebut tidak menyebar (berdifraksi) ke balik bagian belakang jeruji itu. Penelitian terakhir pada mahluk hidup menunjukkan bahwa. 4. Dr. x adalah jarak tempuh gelombang pada jaringan tubuh dan I adalah intensitas gelombang pada jarak tempuh x. 3. walaupun suatu ketika gelombang bunyi menemukan suatu penghalang dalam perambatannya. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. Koefisien serap (α) jaringan tubuh tersebut menentukan pola atenuasi. atenuasi energi lebih disebabkan oleh penyerapan energi oleh jaringan tubuh.fisika. karena cahaya memiliki panjang gelombang yang sangat pendek. Defraksi Gelombang bunyi memiliki kecenderungan untuk menyebar dan mengisi seluruh ruang. Atenuasi Apabila suatu gelombang bunyi dengan energi tertentu (energi gelombang ditentukan oleh besar amplitudonya) merambat melalui suatu medium. maka energinya akan berkurang (tereduksi) sebagai fungsi jarak. maka apabila cahaya melewati penghalang jeruji suatu jendela. Sudut θi yang menghasilkan θt = π/2 disebut sudut kritis. Oleh karena itu. Panjang gelombang yang lebih besar memiliki kemampuan menyebar (berdifraksi) yang lebih pendek. Apabila lebar penghalang lebih kecil dari panjang gelombang dari gelombang bunyi. sudut refraksi (θt ) akan mencapai sebesar π/2. seluruh gelombang direfleksikan oleh permukaan medium II ke medium I. sebagai efeknya. maka semakin besar pula sudut θt . kita akan melihat adanya bayangan jeruji di bagian belakangnya. Energi yang berkurang tersebut dapat saja diserap oleh partikel-partikel medium dan diubah menjadi energi panas. Itulah sebabnya air (yang berperan sebagai medium II) sering digunakan sebagai penghambat rambatan bunyi yang bersumber dari udara (yang berperan sebagai medium I) dengan sudut datang tertentu (lebih besar dari sudut kritis). gelombang tersebut dapat terdengar di balik penghalang itu. namun dua hal yang terakhir sangat kecil pengaruhnya.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. sehingga nilai Sin θt = 1. maka gelombang bunyi tidak ada lagi yang diteruskan ke medium II. atenuasi yang terjadi dirumuskan sebagai berikut: I = I o e −2α x (5) dimana Io adalah intensitas gelombang awal (sebelum teratenuasi). dapat juga di refleksikan dan dihamburkan oleh material medium tersebut. Beberapa nilai α dari berbagai jenis jaringan tubuh ditunjukkan pada tabel 2. Kembali ke gelombang bunyi. yaitu sejajar dengan permukaan medium 2. Jika θi terus menerus diperbesar.Course Outline Apabila sudut datang (θi ) diperbesar.

13 0. Christian Doppler (Austria. Nilai koefisien serap dari beberapa jaringan tubuh pada frekuensi tertentu.9 1. Pada gambar 5. Bila seseorang tadi bergerak menjauhi sumber bunyi yang diam.8 2.05 0. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE ⎛v ±v ⎞ f obs = ⎜ w source ⎟ f source vw ⎝ ⎠ (7) This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen.4 menunjukkan fenomena efek Doppler. Persamaan ini berlaku apabila sumber bergerak dan pengamat diam.3. Peristiwa yang sama akan terjadi bila pengamat yang mendekati atau menjauhi sumber bunyi yang diam.Course Outline Tabel 2.4b.2 1. maka frekuensi bunyi yang didengarnya lebih tinggi bila dibandingkan dengan apabila ia diam tidak mendekati sumber bunyi itu.2 4.6 0. vsource kecepatan gerak sumber.fisika.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5.4 0. vw kecepatan gelombang bunyi. frekuensi bunyi yang didengarnya akan lebih rendah bila dibandingkan dengan apabila ia diam tidak menjauhinya.11 0. Jaringan Otot (Muscle) Lemak (Fat) Otak (Brain) Tulang (Bone) Air (water) Frekuensi (MHz) 1 0.3 7.5 1 α (cm-1) 0. Tanda plus (+) digunakan apabila sumber bergerak menjauhi pengamat dan tanda minus (-) digunakan apabila sumber bergerak menuju pengamat. Maka.5x10-4 5. Apabila kasusnya adalah pengamat yang bergerak dan sumber bunyinya yang diam. 1803-1853) adalah fisikawan yang pertama-tama mengamati dan menganalisis fenomena seperti itu. maka perumusan persamaan 6 berubah menjadi : Dr. sumber bunyi bergerak kekanan mendekati pendengar wanita dan menjauhi pendengar pria. Perumusan frekuensi gelombang bunyi yang didengar oleh pengamat yang diam dan sumber bunyi yang bergerak adalah : ⎛ ⎞ vw f obs = ⎜ ⎟ f source vw ± vsource ⎠ ⎝ (6) dimana fobs adalah frekuensi yang diamati oleh pengamat. dan fsource adalah frekuensi gelombang bunyi sumber.8 1 0. dimana v adalah kecepatan rambat gelombang bunyi di udara. frekuensi gelombang yang didengar oleh pengamat wanita lebih tinggi dari pada frekuensi gelombang yang didengar oleh pengamat pria. Efek Doppler Apabila seseorang bergerak mendekati suatu sumber bunyi yang diam.6 1. Dengan memperhatikan gambar dapatlah dengan mudah difahami bahwa panjang gelombang λ adalah lebih kecil ke arah kanan (wanita) dibanding dengan ke arah kiri (pria).25 3. Gambar 5. itu artinya frekuensi gelombang bunyinya lebih besar (tinggi) karena kedua besaran itu dihubungkan oleh persamaan : v = λf .7 3. Gelombang bunyi bergerak menyebar menyerupai lingkaran menjauhi titik pusat sumber bunyi untuk mengemisikan energi bunyi. Kedua hal di atas juga terjadi bila sumber bunyi yang bergerak menjauhi dan mendekati sumber bunyi yang diam.8 1.6 .2 5.8 2. Jika λ lebih kecil.

(b) sumber bunyi mendekati pendengar wanita dan menjauhi pendengar pria. Gelombang bunyi yang masuk melalui canal akan menggetarkan gendang telinga. Bagian luar terdiri dari canal dan pinna. melalui kemampuan deteksi telinga yang selanjutnya dianalisis oleh otak.4. Canal adalah suatu ruang berbentuk terowongan dimana gelombang bunyi akan dirambatkan untuk masuk ke bagian dalam telinga. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. Struktur telinga dapat dibagi secara kasar dalam tiga bagian. (a) sumber bunyi dan pendengar sama-sama diam. Telinga dan Pendengaran Telinga adalah indra pendengar bagi manusia. dan pinna (daun telinga) adalah suatu bagian telinga yang bentuknya terdisain sedemikian rupa sehingga secara efektif dapat merefleksikan gelombang bunyi yang datang dari sekeliling kita untuk diarahkan merambat ke bagian dalam telinga melalui canal.5. Dr. Struktur telinga manusia. 5.7 . Melalui kemampuan deteksi oleh telinga terhadap bunyi. yaitu: bagian luar (outer ear).fisika. berbagai macam jenis bunyi dapat didengar dan dinikmati dan selanjutnya dianalisa. B5. Gambar 5. Fenomena efek Doppler.4. maka kita dapat membedakan suara kambing dengan suara kuda. Akhir dari bagian luar telinga adalah eardrum. kita dapat membedakan mana suara ibu dan mana suara bapak. Bahkan. Suatu struktur telinga manusia dan komponen-komponennya ditunjukkan pada gambar 5.5. Bagi mereka yang gendang telinganya tidak berfungsi baik akan mengalami ketulian.Course Outline Tanda positif (+) digunakan pada saat pengamat bergerak menuju sumber dan tanda negatif (-) digunakan pada saat pengamat bergerak menjauhi sumber. yaitu: gendang telinga. tengah (middle ear) dan bagian dalam (inner ear).net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 Gambar 5. Dengan adanya telinga.

8 . dan stirrup. Bagian dalam telinga adalah penuh dengan cairan. Itulah sebabnya bila seseorang mendengar suara yang terlalu keras (di atas batas ambang pendengaran) dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ bagian dalam telinganya. Bagian ini dapat mempertinggi besar getaran sampai 40 kali lipat dari getaran yang diterima oleh eardrum. Keterangan lengkap diterangkan pada teks. Waktu reaksi (untuk kontraksi) otot-otot tersebut berkisar 15 millidetik. Tulang-tulang ini akan merambatkan getaran yang diterima eardrum ke bagian dalam telinga melalui oval window.6. dan stirrup membentuk suatu sistim yang dapat melipat-duakan besarnya getaran yang diterima oleh eardrum untuk dihantarkan ke bagian dalam telinga. anvil.fisika. anvil. Horasdia SARAGIH Otot-otot yang menghubungkan tulang hammer. Dr. Sistim inilah yang memungkinkan telinga mendengarkan bunyi yang sangat lemah (intensitas kecil). Tulang hammer. Skema dari coclea. Kontraksi ini dilakukan oleh otot-otot itu untuk mengurangi penguatan getaran menjadi hanya 30 kali agar bagian dalam telinga tidak mengalami kerusakan.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. Selain mempertinggi besar getaran yang diterima eardrum. dan stirrup akan berkontraksi apabila gelombang bunyi yang diterima oleh eardrum terlalu keras. bagian tengah telinga ini juga bekerja sebagai pelindung telinga dari efek negatif (kerusakan alat pendengaran) yang diakibatkan oleh bunyibunyian yang terlalu keras (intensitas yang sangat tinggi).Course Outline Bagian tengah telinga terdiri dari tiga tulang kecil yang disebut hammer. Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. Oval window memiliki luas sekitar 1/20 kali luas eardrum. anvil. Gambar 5.

Pada keadaan biasa. maka otot-otot yang menghubungkan tulang hammer. Dr. Hal ini sering dilakukan oleh orang yang naik pesawat untuk menyetel pendengarannya setelah dan atau pada saat mendengar suara mesin jet pesawat yang sangat keras. Anda harus mampu membaca frekuensi yang dihasilkan oleh garpu tala sebagai referensi untuk mengambil nada awal sebuah lagu. Bunyi berfrekuensi rendah dideteksi pada bagian pangkal cochlea (dekat oval window). Diameternya berkisar 3 mm dan panjangnya 3 cm. Kemampuan kirim sel saraf pada cochlea ini hanya 1000 Hz. anda harus dapat mencari nada-nada yang lain yang lebih tinggi atau lebih rendah dari nada awal tadi. Persepsi (tanggapan) Terhadap Bunyi Bagaimana kita bisa memahami arti dari suatu bunyi ? Bagaimana kita bisa merasa nikmat mendengarkan lagu kesayangan kita ? Dan bagaimana pula kita bisa menjadi sangat tidak nyaman mendengar suara bising ? Apanya bunyi yang dianalisis oleh otak sehingga semua hal di atas berpengaruh pada diri kita ? Jawabnya adalah frekuensi dan intensitasnya. Kemampuan pitch yang baik harus dimiliki oleh para musisi. anvil.000 Hz.fisika. Di dalam cochlea terdapat 3 tabung seperti pipa yang semuanya berisi penuh cairan. Biasanya anda dapat menyetel bagian tengah telinga anda dengan cara mendorongkan udara yang ada di dalam mulut ke telinga. Apabila bunyi yang terdengar adalah campuran dari hasil getaran berbagai alat getar. Eustachian tube (tabung eustachian) juga berperan sebagai penyelamat bila terjadi kasus adanya suara yang terlalu keras didengar oleh telinga. Bila anda seorang dirijen suatu paduan suara. kemudian sampai pada bunyi yang berfrekuensi tinggi dideteksi pada bagian ujung. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen.5. contohnya adalah alunan musik dari suatu konser. intensitasnya (atau suaranya) bertambah dengan cepat (di bawah 15 millidetik) ke nilai batas ambang pendengaran. Namun dapat dibuka dengan cara seperti disebut di atas tadi. Mungkin juga bila anda naik bus dalam jangka waktu yang lama. anda harus memiliki pitch yang baik. dan stirrup tidak mampu meredam besarnya getaran yang masuk ke bagian dalam telinga. yaitu suatu organ saraf yang berperan mengkonversi gelombang bunyi menjadi pulsa-pulsa listrik yang akan dikirim ke otak. Bila nada awal adalah “do” maka anda harus mampu mencari setinggi apa (atau berapa frekuensi) suara yang harus dikeluarkan untuk menghasilkan nada “sol”.6.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. Intensitas adalah menyangkut amplitudo karena intensitas itu berbanding lurus terhadap kuadrat ampliduto. Lebih dari nilai intensitas ini akan merusak organ telinga. Dan intensitas yang dapat didengar adalah berada pada orde 1012. maka yang terdengar adalah kebisingan (noise). 5. Kejadian ini akan menyebabkan kerusakan pada bagian telinga karena getaran yang diterima melebihi batas ambangnya. maka bunyi tersebut terdiri dari campuran berbagai frekuensi (multiple frequencies). tabung eustachian berada pada kondisi tertutup (normally closed).000 sel saraf pada cochlea yang berpartisipasi mengirim infromasi bunyi ke dalam otak.9 . Bila ada bunyi dari hasil suatu getaran. Apabila macam nilai frekuensi yang diperdengarkan terlalu banyak. Getaran bunyi menyebabkan tectorial membrane bergetar sehingga menggesekkan bulu-bulunya (hairs) pada sel-sel sarafnya dan dirambatkan ke otak. Ada 30. Getaran yang terlalu keras yang diterima oleh eardrum akan diloloskan sebahagian ke wilayah tabung eustachian menuju mulut sehingga mendapat redaman. Persepsi Terhadap Frekuensi Kata yang digunakan untuk menyatakan kemampuan kita membedakan frekuensi suatu bunyi disebut : PITCH.Course Outline Bila bunyi yang kita dengar. Seseorang disebut memiliki pitch yang baik apabila ia dapat (mampu) mengetahui apakah suatu bunyi memiliki berfrekuensi tinggi atau rendah. Berangkat dari nada awal itu. maka bunyi tersebut memiliki satu nilai frekuensi tertentu. Telinga manusia normal dapat mendeteksi gelombang bunyi pada interval frekuensi 20 sampai 20. Bagian dalam telinga terdiri dari cochlea. Bagian tengah coclea disebut cochlear duct yang memiliki sensor bunyi. Gelombang bunyi masuk ke dalam salah satu pipa tersebut melalui oval window dan mengalir sesuai dengan arah anak panah pada gambar 5.

fisika. Gambar 5. Ada 2 tipe ketulian.Course Outline Persepsi Terhadap Intensitas Kata yang digunakan untuk membedakan intensitas bunyi disebut : LOUDNESS. Ketulian (Hearing Loss) Ketulian (hearing loss) dapat disebabkan oleh banyak hal.7 menunjukkan batas bawah dan batas atas loudness (sound level. Perlu diketahui bahwa ada intensitas bunyi minimum sebesar 10-12 watt/m2 (pada frekuensi 1000 Hz) yang masih dapat didengar oleh telinga normal. intensitas sebesar itu didefenisikan sama dengan 0 dB. Bel menyatakan bahwa apabila terjadi perubahan intensitas suatu bunyi sebesar 10 kali lipat dari nilai awal 10-12 watt/m2. namun umumnya digunakan decibel (dB) karena Bel terlalu besar (1 Bel = 10 dB). Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE Conductive hearing loss disebabkan oleh kerusakan di dalam struktur organ telinga yang membawa gelombang bunyi masuk ke dalam bagian dalam telinga (inner ear). Dalam satuan dB kita tidak mengukur loudness secara mutlak akan tetapi yang diukur adalah besar kekerasan suara dibandingkan dengan kekerasan suara minimum yang dapat didengar oleh telinga manusia normal. Garis tidak putus-putus (garis threshold) menunjukkan batas bawah tingkat bunyi (sound level atau loudness) yang dapat didengar oleh manusia muda.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. Oleh Abraham Bell. Garis putus-putus (garis avarage) adalah batas bawah rata-rata bagi lansia.7. Daerah yang diarsir di bagian atas adalah daerah dimana kita tidak nyaman lagi (discomfort) mendengarkannya. Garis tidak putus-putus (garis threshold) menunjukkan batas bawah tingkat bunyi (sound level atau loudness) yang dapat didengar oleh manusia muda. Satuan ini dibuat sebagai penghargaan terhadap Alexander Graham Bell sebagai penemu telepon. yaitu tingkat keras lemahnya suatu bunyi. maka perubahan itu dinyatakan sama dengan 10 dB. Loudness (tingkat bunyi. Dr. sound level) memiliki satuan Bel. Neural hearing loss disebabkan oleh akibat This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. pertama : conductive hearing loss. Garis putus-putus (garis avarage) adalah batas bawah rata-rata bagi lansia. 5. terutama adalah umur. dan kedua : neural hearing loss. Sensitifitas dengar telinga normal manusia. tingkat bunyi) yang dapat dan nyaman untuk didengar. Gambar 5.10 . Intensitas minimum suara yang dapat didengar oleh telinga manusia normal dinyatakan sebesar 0 dB. Di atas daerah discomfort ada daerah pain yang menyatakan bahwa sound level yang kita dengar telah dapat mengakibatkan organ telinga kita menjadi rusak (sakit).6.

digunakan untuk menciptakan peralatan medis yang berfungsi memotret organ-organ bagian dalam tubuh. Dan disebut This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. Batas-batas pendengaran untuk setiap frekuensi tersebut diplot ke dalam suatu kertas grafik. Bunyi yang memiliki frekuensi di atas 20.8 ditunjukkan hasil pengukuran untuk telinga normal. normal atau tidak sehingga secara dini dapat diambil tindakan medis yang diperlukan. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE Gelombang ultrasonic adalah gelombang bunyi yang frekuensinya di atas 20. Dengan frekuensinya yang sangat tinggi.000 Hz.8.Course Outline kerusakan organ cochlea khususnya neuron-neuronnya (saraf yang ada di cochlea) yang berfungsi untuk mengirim informasi bunyi ke otak. Gelombang Ultrasonic Seperti telah diterangkan sebelumnya bahwa telinga manusia normal hanya dapat mendeteksi (mendengarkan) suatu bunyi dengan frkeuensi minimum 20 Hz dan maksimum 20. Sumber Gelombang Ultrasonic Dr. maka dapat digunakan untuk merekayasa suatu peralatan medis akustik beresolusi tinggi. Pertama-tama tingkat bunyi yang diberikan adalah yang terendah. Frekuensi gelombang bunyi yang digunakan dalam uji pendengaran adalah dari 250 Hz sampai 8000 Hz.000 Hz tidak lagi dapat didengar oleh telinga normal. Batas-batas pendengaran pada telinga normal yang dihasilkan dari uji pendengaran. operator akan menaik-turunkan intensitas bunyi (sound levelnya) untuk mendapatkan batas bawah dan batas atas pendengaran. seperti jantung dan bayi di dalam kandungan. kemudian dinaikkan ketingkat yang lebih tinggi. Batas bawah dan batas atas kemampuan dengar.000 Hz tidak berguna. yaitu untuk mengetahui apakah kemampuan dengar. Tanda bulatan kosong menunjukkan batas bawah pendengaran telinga kanan dan tanda silang menunjukkan batas pendengaran bawah telinga kiri. Kemudian hasilnya dibandingkan dengan batas-batas pendengaran untuk telinga normal. Gambar 5. Pada setiap frekuensi.11 . 5. walaupun demikian tidak berarti bahwa gelombang bunyi berfrekuensi di atas 20. Tipe neural hearing loss sulit untuk disembuhkan. Suatu material disebut kristal apabila atom-atom penyusunnya tersusun secara teratur. digunakan. Pada gambar 5.fisika.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. kemudian ditetapkan. yaitu suatu material yang berfase kristal dan memiliki sifat ferroelektrik. Namun.7. Uji pendengaran dilakukan di suatu ruangan soundproof.000 Hz yang dihasilkan oleh suatu getaran kristal dari material piezoelectric. Sifat unik gelombang bunyi yang dapat direfleksikan oleh bidang medium yang berbeda. Menguji Pendengaran Uji pendengaran sangat dibutuhkan. Suatu sumber bunyi yang dapat diatur tingkat bunyinya (sound level).

Gambar 5.10. Dr. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE Gambar 5. Skema sederhana peralatan untuk menghasilkan gelombang ultrasonic dan teknik memfokuskannya. material yang digunakan adalah kristal quartz (kristal kuarsa). Kristal quartz memiliki sifat piezoelectric. muatan listrik atom-atomnya terpolarisasi secara spontan.fisika.9.Course Outline ferroelektrik apabila atom-atomnya dapat menghasilkan polarisasi listrik secara spontan apabila diberi medan listrik luar.9.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. Suatu gambaran material piezoelectric dan sifatnya. dimana apabila medan lsitrik dikenakan padanya.12 . Suatu gambaran terhadap material yang bersifat piezoelectric ditunjukkan pada gambar 5. Umumnya. This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. untuk menghasilkan gelombang ultrasonik.

mempengaruhi frekuensi bolak-balik polarisasi atom-atom material piezoelectric. kristal piezoelectric tersebut bukan saja sebagai sumber pemancar gelombang ultrasonic. Ketika gelombang ini menemukan adanya perbedaan jenis organ. yaitu dengan memberikan tegangan bolak-balik atau tegangan AC. maka suatu gelombang ultrasonic akan dihasilkan. Jadi. memiliki sifat refleksi. Artinya. frekuensi ultrasonic yang dibutuhkan adalah 1 – 5 MHz. Dalam kontek bahasan kita ini. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. Pada saat polarisasi atom-atom pizoelectrik bergerak bolak-balik (berosilasi). Frekuensi tegangan bolak-balik dari luar tidak selamanya sama dengan frekuensi bolakbalik atom-atom. Frekuensi osilasi polarisasi atom-atom material piezoelectric sebagai akibat resonansi adalah sangat bergantung pada ketebalan material piezoelectric tersebut. Berosilasinya polarisasi atom-atom akibat pengaruh berosilasinya tegangan luar yang diberikan disebut proses resonansi. atom-atom material piezoelectric tersebut beresonansi akibat adanya osilasi tegangan yang diberikan dari luar.Course Outline Bila beda potensial (tegangan listrik) diberikan pada material piezoelectric (seperti diperlihatkan pada gambar 5. maka sebahagian dari gelombangnya akan direfleksikan (dipantulkan) kembali ke permukaan kulit.10c bertujuan untuk memfokuskan gelombang ultrasonic yang dihasilkan. maka arah polarisasi atom-atom material itu juga akan berubah. gelombang ultrasonic yang dihasilkan memiliki frekuensi 1 MHz. Bila diberikan polarisasi bolak-balik. Intensitas gelombang ultrasonic yang terrefleksi berbeda nilainya (lebih kecil) dibanding dengan intensitas saat dipancarkan dari sumber. Lensa (lens) yang digunakan seperti ditunjukkan pada gambar 5. termasuk gelombang ultrasonic. Dr. Untuk ukuran ketebalan 2. Pulsa gelombang ultrasonic yang dihasilkan oleh kristal piezoelectric quartz. Pada saat gelombang ultrasonic dirambatkan ke dalam tubuh. Dalam dunia medis. gelombang tersebut akan menjalar ke bagian dalam tubuh dan melewati berbagai jenis organ-organ yang ada di dalamnya. Ketika arah polarisasi dari luar diubah. Intensitas refleksi tersebut selanjutnya diolah menjadi suatu gambar yang dapat dicetak untuk dianalisa. maka polarisasi atom-atomnya juga bolak-balik. polarisasi atom-atom material piezoelectric berosilasi akibat adanya pengaruh dari osilasi tegangan luar yang diberikan. Suatu skema sederhana peralatan untuk menghasilkan gelombang unltrasonic dan teknik memfokuskannya ditunjukkan pada gambar 5.fisika. Jadi tegangan bolak-balik yang diberikan dari luar akan mempengaruhi proses polarisasi atom-atom material piezoelectric menjadi bolak-balik pula. Jadi.10. semakin tinggi frekuensi yang dihasilkan. Pasta atau jelly berfungsi untuk mencocokkan impedansi kulit dengan impedansi kristal piezoelectric sehingga rambatan gelombang ultrasonic ke dalam tubuh menjadi efektif. akan tetapi juga berperan sebagai detektor. atom-atom penyusun material tersebut akan terpolarisasi sesuai dengan polarisasi tegangan yang diberikan. Resonansi adalah peristiwa bergetarnya (berosilasinya) suatu benda akibat getaran (osilasi) benda lain. yaitu bergeraknya atom-atom material piezoelectric tersebut secara bolak-balik. Gelombang yang direfleksikan ini akan dideteksi oleh bahan kirstal piezoelectric yang memancarkan gelombang itu.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5.13 . berupa tegangan listrik yang diberikan. Memotret jantung di dalam dada dan memotret bayi di dalam rahim dilakukan dengan cara ini.9). dipenetrasikan (dirambatkan) ke dalam tubuh dengan menempatkan material piezoelectric itu pada permukaan kulit. ke energi mekanik. difraksi dan interferensi. Viskositas (kekentalan) jelly mempengaruhi kemampuannya untuk mencocokan (match) perbedaan impedansi piezoelectric dan kulit. Ultrasonografi adalah istilah yang sering digunakan. bahwa gelombang bunyi. kristal quarzt menghasilkan frekuensi osilasi sebesar 1 MHz. Frekuensi bolak-balik tegangan luar. Pada proses seperti diterangkan di atas. yang sebelumnya diberi pasta atau jelly. Sebagaimana telah diterangkan diawal bab ini. material piezoelectric quartz berperan mengubah energi listrik. Material yang dapat berperan seperti itu sering disebut sebagai transducer.85 mm. Semakin tipis material kristal quartz.

Gambar 5. Gelombang ultrasonic dapat menggetarkan materi penyusun suatu organ atau otot sehingga organ tersebut menjadi panas. atom-atom kristal piezoelectric terpolarisasi bolak-balik melalui peristiwa resonansi sehingga menghasilkan gelombang ultrasonic. kristal piezoelectric. Terapi Ultrasonic Di samping sebagai alat potret jantung dan bayi seperti diterangkan di atas. Fenomena ini digunakan untuk terapi panas.Course Outline 5. tebal piezoelektric yang digunakan adalah λ/2. material piezoelectric yang digunakan selama ini adalah kristal quarzt. Impedansi bunyi kristal piezoelectric lebih besar dari pada impedansi bunyi kulit tubuh karena kristal piezoelectric lebih keras dari pada kulit tubuh. uraian di atas ditunjukkan pada gambar 5. Peralatan Terapi Ultrasonic Peralatan terapi ultrasonic terdiri dari pembangkit tegangan AC sinusoidal (tegangan PLN). Daerah bagian dalam tubuh yang akan dipanaskan dan tingkat kepanasannya dapat dikendalikan dengan baik melalui pengendalian penyinaran ultrasonic dari luar (menyetel amplitudo dan frekuuensinya).14 . Aliran darah dan tekanan darah dapat diukur dengan menerapkan efek Doppler. digunakan untuk menghubungkan kulit tubuh dengan bahan kristal piezoelectric agar gelombang untrasonic yang dihasilkan dapat dirambatkan ke dalam tubuh.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. Tapi selain quartz juga digunakan material keramik seperti kristal PbZrTiO yang disingkat dengan PZT. Karena gangguan itu. This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. Tegangan sinusoidal berfungsi untuk memberikan gangguan listrik pada kristal piezoelectric.11. Jika jelly yang dipakaikan kurang. Kelebihan dengan menggunakan teknik ultrasonic adalah dapat melakukan terapi seperti disebut di atas tanpa harus melakukan proses pembedahan. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE Seperti telah disebut sebelumnya. dan jelly. Jelly berfungsi untuk menyamakan impedansi antara kristal piezoelectric dengan impedansi kulit. Aliran darah dan tekanan darah juga dapat diukur. Jika impedansi keduanya sama.8. Secara skematis. dapat mengakibatkan kristal piezoelectricnya rusak karena terlalu panas akibat energi osilasi kristalnya berlebihan bdan kulit dapat terbakar karena tingginya energi panas piezoelectric.fisika.11. peralatan ultrasonic digunakan juga untuk terapi panas terhadap otot-otot yang ada di bagian dalam tubuh. Untuk menghasilkan frekuensi gelombang ultrasonic sebesar 1 – 5 MHz. Piezoelectric Transducer Dr. maka gelombang ultrasonic akan merambat tanpa mengalami degradasi di interface (antar muka) kristal – kulit. Peralatan ultrasonic dan skema penggunaannya. Jelly.

Gelombang ultrasonic pada tingkat intensitas yang tinggi dapat merusak jaringan organ tubuh. Untuk melihat perkembangan bayi di dalam rahim ibunya. Diaphragm berfungsi sebagai alat getar yang menghasilkan gelombang bunyi yang akan dirambatkan ke dalam tube (tubing) yang selanjutnya menuju telinga. Pemotretan Organ Dalam Tubuh Ketika peralatan ultrasonic digunakan. Stethoscope Stethoscope adalah suatu sistim peralatan untuk mendeteksi bunyi yang dihasilkan oleh organ-organ bergetar (bergerak) di dalam tubuh. Kedua sisi bahan piezoelectric harus dimetalisasi untuk dihubungkan ke sumber tegangan AC dengan menggunakan kabel listrik.Course Outline Perhatikan gambar 5.13. Pada saat gelombang tersebut merambat maka akan bertemu dengan permukaan organ-organ yang ada di dalam tubuh. Khusus untuk merusak jaringan sel kanker.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. Gelombang yang direfleksikan itu dideteksi oleh piezoelectric. dan diaphragm (gambar 5. dll.9. 5. bunyi yang dihasilkan oleh organ paru-paru. intensitas sebesar 103 Watt/m2 sering digunakan. tube.15 . Namun. digunakan seperti ditunjukkan pada gambar 5. Permukaan organ-organ tubuh tersebut akan merefleksikan sebahagian gelombang ultrasonic ke luar kembali dan ditangkap oleh peralatan ultrasonic itu lagi.14). Gambar 5. Bunyi hasil detak jantung.12. valve. suatu intensitas 10-2 Watt/m2.fisika. Salah satu dari sisi yang dimetalisasi diberi backing material (material penghalang) agar gelombang ultrasonic yang dihasilkan kristal piezoelectric PZT hanya keluar dari sisi yang lainnya. untuk kasus tertentu.12. Suatu stethoscope memiliki bagian-bagian seperti : earpieces. Intensitas yang digunakan yang terbebas dari efek kerusakan adalah sekitar 10-2 Watt/m2. Dr.12 . Peralatan kemudian digunakan dengan cara seperti ditunjukkan pada gambar 5. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. metalisasi dan backing material dibalut dengan suatu bahan isolator listrik agar arus lustrik yang dialirkan ke piezoelectric melalui metal tidak mengalir ke tubuh. bell. gelombang ultrasonic dirambatkan ke dalam tubuh. Intensitas gelombang ultrasonic yang digunakan untuk memotret organ-organ dalam tubuh dijaga cukup rendah untuk menghindari terjadinya kerusakan pada organ-organ tersebut. Kemduian seluruh struktur piezoelectric. misalnya untuk memanaskan suatu organ yang sangat dalam di dalam tubuh (ultrasonic diathermy) sering digunakan intensitas 1 – 10 Watt/m2. yaitu sisi yang bersentuhan dengan kulit. Suatu tranducer ultrasonic PZT.

Dr. Bila diameter bell diperbesar (diameter lingkaran diaphragm) frekuensi resonansi akan berkurang. akan mempengaruhi diaphragm sehingga beresonansi.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. dimungkinkan bagi kita untuk memperbesar bunyi yang dihasilkan oleh organ tubuh dengan mengubah ukuran bell dan memvariasikan tekanan bell terhadap kulit atau memperbesar tegangan kulit. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen.16 . Frekuensi gelombang hasil resonansi dapat disetel dengan memutar katub (valve) stethoscope (open atau closed bell).fisika. Bila kita menekan bagian bell stethoscope yang berdiaphragm ke bagian permukaan tubuh. Peristiwa resonansi itu mengakibatkan diaphragm menjadi bergetar pada frekuensi tertentu. Diaphragm bergetar akibat peristiwa resonansi oleh gelombang bunyi yang dihasilkan dari dalam tubuh. lakukanlah penekanan bell lebih keras ke permukaan kulit atau dengan memperbesar tegangan permukaan kulit. Kondisi bel yang tertutup (closed bell) digunakan untuk mengukur frekuensi bunyi yang berprekuensi tinggi. Sementara kondisi open bell digunakan untuk mengukur frekuensi rendah seperti yang dihasilkan oleh jantung. Pemotretan bayi dalam rahim dengan gelombang ultrasonic.15 menunjukkan interval frekuensi bunyi yang dihasilkan oleh jantung dan paru-paru. yaitu ke permukaan kulit. Getaran tersebut menghasilkan gelombang bunyi dan dirambatkan melalui media udara yang ada di dalam tube ke telinga. Membuka dan menutup bell (open-closed bell) adalah suatu cara untuk mencocokkan (match) impedansi bunyi antara kulit tubuh dan udara yang terdapat di antara kulit dan diaphragm. gunakanlah diameter diaphragm yang kecil. hasilnya frekuensi resonansi yang dihasilkan akan bertambah. Dan untuk memperjelas bunyi. Pada saat bagian diaphragm suatu stethoscope di letakkan di suatu bagian tubuh. Jadi. seperti frekuensi bunyi yang dihasilkan oleh paru-paru. Frekuensi bunyi jantung yang rendah hanya dapat didengar apabila bagian bell ditekan lebih keras pada permukaan kulit dada. dan sebaliknya.Course Outline Gambar 5. Untuk mendengar bunyi yang berfrekuensi sangat rendah. Gambar 5. kulit permukaan tubuh akan mengencang.13. Teknik ini sering disebut ultrasonografi disingkat dengan USG. maka gelombang bunyi yang dari dalam tubuh dengan frekuensi tertentu yang merambat ke bagian luar tubuh.

tapi dirambatkan secara keseluruhan ke eardrum telinga pendengar. Diameter tube harus kecil.15. Mengacu pada uraian di atas. Untuk tujuan itu maka volume tube harus kecil dan kehilangan energi akibat gesekan gelombang terhadap dinding tube harus sekecil mungkin. Gambar 5. Untuk menghindari volume udara yang terlalu besar di dalam tube.Course Outline Gambar 5.3 cm. Dr. suatu stethoscope yang baik haruslah memiliki volume udara (dari bel sampai ke earpieces) yang kecil agar energi gelombang bunyi yang dihasilkan diaphragm tidak habis diserap oleh udara di dalam stethoscope (teratenuasi).17 . Skema dari suatu stethoscope. Earpieces harus didisain cocok dengan bagian muka canal telinga agar gelombang bunyi yang merambat di dalam tube tidak bocor ke luar telinga.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5.fisika. Grafik menunjukkan batas pendengaran terhadap frekuensi yang dihasilkan oleh jantung dan paru-paru. maka suatu stethoscope dibuat memiliki panjang tube sekitar 25 cm dengan diameter 0.14. Berdasarkan pada pertimbangan di atas. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. Tapi biasanya diameter yang kecil akan menghasilkan kehilangan energi akibat gesekan terhadap dinding menjadi besar. Kebocoran dapat juga mengakibatkan masuknya noise ke dalam telinga. jadi bahan untuk tube harus tertentu. maka ukuran tube tidak boleh terlalu panjang. Interval frekuensi yang dihasilkan oleh jantung dan paru-paru.

16. sehingga volume kepala bayi dapat diperkirakan. Perhatikan gambar 5. Waktu yang dibutuhkan gelombang tersebut dari sejak awal dirambatkan sampai ia kembali lagi sebagai hasil refleksi akan dapat diukur.13 adalah contoh cara memotret suatu bayi di dalam kandungan seorang ibu dengan peralatan USG. maka jarak objek tersebut ke permukaan tubuh akan dapat dihitung. A-Scan Untuk memperoleh informasi tentang kedalaman suatu objek di dalam tubuh. akan didapatkan x2 dan diameter kepala bayi dapatlah diperkirakan sekitar x2 – x1 . maka massa bayi dapat diketahui. kita merambatkan suatu pulsa gelombang ultrasonic ke dalam tubuh dan menerima hasil refleksi gelombang itu oleh objek yang akan diukur tersebut.Course Outline 5. dan ketika menemukan medium yang berbeda. Jarak tempuh gelombang transmisi dan refleksi ultrasonic dalam pengukuran volume bayi di dalam rahim.18 . yaitu kepala bayi. yaitu : x=v x 1 2 t (8) Prosedur ini disebut dengan metode A-Scan. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen.16. Gelombang tersebut merambat ke dalam perut. Untuk mengukur volume tubuh bayi. m adalah massa bayi. Apabila t2 digunakan.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. scan harus dilakukan pada seluruh tubuh bayi dan melakukan perhitungan seperti di atas.fisika. Dr. gelombang ultrasonic akan direfleksikan oleh bidang kulit kepala bayi itu. Metode A-Scan biasanya menggunakan emisi 400 – 1000 pulsa/detik. Karena kecepatan rambat gelombang telah diketahui pada tubuh. Pada bagian ini akan diuraikan bagaimana proses yang terjadi dan konsep kerja dari suatu alat USG. Ultrasonography (USG) Gambar 5.10. Gambar 5. maka jarak bayi dari permukaan perut si ibu (katakanlah x1) telah dapat dihitung dari persamaan 8 dengan menggunakan waktu t1 . Gelombang ultrasonic dirambatkan (ditransmisikan) dari permukaan kulit perut seorang ibu. Dengan menggunakan perumusan m = ρV . Dari data waktu yang dibutuhkan oleh gelombang ultrasonic mencapai permukaan terdekat kepala bayi (katakanlah t1) dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai permukaan kepala terjauh bayi (katakanlah t2). terjadi lagi refleksi kedua. ρ adalah massa jenis tubuh bayi dan V adalah vomue tubuhnya. kemudian sebahagian gelombang terus merambat ke dalam kepala bayi dan ketika menemukan kembali bagian kepala bayi yang paling jauh.

yaitu : B-Scan. akan menentukan hitam-putihnya warna yang ditunjukkan pada layar alat ukur. Dr. Setelah B-scan secara sempurna telah dilakukan.Course Outline B-Scan Untuk beberapa tujuan klinis. harga θ adalah nol.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. Gambar 5. Setiap refleksi gelombang pada luasan tertentu tadi akan ditangkap oleh transduser itu. maka frekuensi gelombang hasil refleksi (fd) akan lebih kecil dari frekuensi awal (fo) sebagaimana diuraikan pada bahasan efek Doppler. Besar kecilnya intensitas gelombang refleksi. Gelombang ultrasonic yang ditransmisikan akan mencapai sel darah merah yang mengalir pada pembuluh darah. metode B-Scan dilakukan. Untuk menghasilkan gambar dua dimensi bayi di dalam rahim.17. metode A-Scan tidak memberikan informasi yang lengkap. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. efek Doppler digunakan. Pada metode ini. Pengukurannya sebenarnya sama dengan A-Scan.fisika.17) maka frekuensi gelombang refleksi yang diterima oleh transducer adalah : fd = 2 f oV cos θ v (9) dimana V adalah kecepatan alir sel-sel darah pada pembuluh darah.17. Dengan mengetahui nilai fd dan θ dari hasil pengukuran maka nilai kecepatan aliran darah V dapat diketahui karena fo dan v telah diketahui. B-Scan adalah suatu metode scan yang dapat menghasilkan gambar dua dimensi dari organ yang dideteksi. Gambar 5. Untuk kasus pengukuran kecepatan detak jantung bayi. hanya pada B-Scan transdusernya digerakkan pada luasan tertentu. Karena darah mengalir menjauhi alat ukur. Oleh karena itu dibutuhkan metode lain. Skema pengukuran aliran darah yang menggunakan peralatan ultrasonic dengan menggunakan konsep efek Doppler. seperti aliran darah dan detak jantung bayi. Apabila sel-sel darah menerima gelombang ultrasonic pada sudut tertentu θ (seperti ditunjukkan pada gambar 5. Lihat gambar 5.13c adalah hasil potret yang didapatkan dengan metode B-Scan. M-Scan M-Scan atau motion scan adalah metode scan yang digunakan untuk mengukur pergerakan suatu objek yang akan diukur di dalam tubuh. suatu gambar akan terlihat pada layar alat ukur.19 .

Cameron. John Wiley & Sons. Institute of Cancer Research. Physics in Biology and Medicine. John Wiley & Sons Ltd. 2004.R. 1976. USA). USA. USA. Inc. P. (Pennsylvania State University.R. Horasdia SARAGIH Physics in Biology and Medicine APPLIED PHYSICS SCIENCE This document can be used only for educational purposes Corresponding author : horas@dosen. P. Dr.Course Outline DAFTAR PUSTAKA 1. Second Edition. 1986. Urone. UK. 5. (Boston College Massachusetts. 1990. USA. USA. (University of Wisconsin. Company. Physics With Health Science Applications. (Physics Department.fisika. Aston. 4. Elsevier Science. Medical Physics.P. J. R. Academic Press.. Inc. UK). USA). Physical Principles of Medical Ultrasonics. 2. Macmillan Publ.net Phone : (022) 6624781 or 081321266714 B5. C. Davidovits. 3. 2001.20 . Hill. USA). USA). 2nd Edition. John Wiley & Sons. Principles of Biomedical Instrumentation and Measurement. (California State University.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful