MAKALAH RESPIRASI

BIOLOGI

KELOMPOK 5 Andi Victori Cindy satriaOctadona Rika Dwi Astuti Septian Sapto Nugroho

FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN JURUSAN PETERNAKAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2012

Sedangkan dalam proses respirasi secara anaerob dimana oksigen tidak atau kurang tersedia dan dihasilkan senyawa lain karbondioksida. Kemudian ucapan terimakasih yang sebesar besarnya penulis ucapkan kepada kepada semuah pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.KATA PENGANTAR Alhamdulilah penulis panjatkan kehadirat allah SWT karna atas rahmat dan hidayanyalah sehingga penuli dapat mengerjakan makalah ini dengan baik. Dalam diperlukan oksigen dan dihasilkan karbondioksida serta energi. Untuk itu saran dan kritik yang bersifat membangun penulis sangat harapkan.” Penulis menyadari dalam pembuatan makalah ini masih jauh dari kesempurnaanya. perlu kita ketahui bahwa “ Respirasi merupakan proses oksidasi bahan organik yang terjadi di dalam sel. berlangsung secara aerobik maupun anaerobik.[penulis tidak dapat membalasnya semoga allah SWT dapat membalas budibaik saudara-saudari sekalian amin-amin yarabbalalamin .

harus mencari makan. 1. yaitu makhluk hidup yang dapat mensintesis sendiri senyawa organik yang dibutuhkannya. 3. Tumbuhan tingkat tinggi pada umumnya tergolong pada organisme autotrof. memproduksi makanannya sendiri. menggantungkan diri pada apa yang diperolehnya dari lingkungannya sampai batas-batas yang tersedia. Tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang sepanjang hidupnya. dan Dekomposisi. baik menggunakan oksigen maupun tidak dari senyawa organik kompleks menjadi senyawa lebih sederhana dan dalam proses tersebut di sebabkan sejumlah energy. B. 2. Tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang melalui pola atau kebiasaan yang berbeda. Latarbelekang Dalam beberapa aspek fisiologi tumbuhan berbeda dengan fisiologi hewan atau fisiologi sel. Kebanyakan tumbuhan tidak berpindah. Hewan sebagian besar harus bergerak. Oksidasi. Dimana tempat terjadinya respirasi Bagaimana mekenisme terjadinya proses respirasi Faktor. ukuran tubuhnya terbatas pada ukuran tertentu dan harus menjaga integritas mekaniknya untuk hidup dan pertumbuhan. Tenaga yang di bebaskan dalam respirasi berasal dari tenaga potensial kimia yang berupa ikatan kimia. Suatu ciri hidup yang hanya dimiliki khusus oleh tumbuhan hijau adalah kemampuan dalam menggunakan zat karbon dari udara untuk diubah menjadi bahan organik serta diasimilasi dalam tubuh tumbuhan.BAB I PENDAHULUAN A.factor apa yang mempengaruhi proses respirasi . Tumbuhan dan hewan pada dasarnya telah berkembang melalui pola atau kebiasaan yang berbeda. Respirasi adalah proses Reduksi. Rumusan masalah Dalam menyusun makalah ini penulis dapat merumuskan masalahnya sebegai berikut….

dapat dipecah dengan bantuan enzim dan beberapa molekul sederhana. mulai dari individu hingga satuan terkecil. Berbagai bakteri anaerob menggunakan belerang (atau senyawanya) atau beberapa logam sebagai oksidator. yang disebut respirasi anaerob. banyak proses respirasi yang tidak melibatkan oksigen. Respirasi terjadi pada semua tingkatan organisme hidup. Pada gilirannya. seperti molekul gula atau asam-asam lemak. 1. Yang paling biasa dikenal orang adalah dalam proses pembuatan alkohol oleh khamir Saccharomyces cerevisiae. Kebanyakan respirasi yang dapat disaksikan manusia memerlukan oksigen sebagai oksidatornya. 2. respirasi adalah proses oksidasi yang dialami SET sebagai unit penyimpan energi kimia pada organisme hidup. Apabila pernapasan biasanya diasosiasikan dengan penggunaan oksigen sebagai senyawa pemecah. Mengetahui tentang tempat terjadinya proses respirasi Mempelejari bagaimana terjadinya proses respirasi Mengetahui dan mempelejari faktor-faktor apa yang mempengaruhi proses respirasi D. 3. sel. respirasi dapat disamakan dengan pernapasan. istilah respirasi mencakup proses-proses yang juga tidak tercakup pada istilah pernapasan. Reaksi yang demikian ini disebut sebagai respirasi aerob. berbagai reaksi biokimia endotermik (memerlukan energi) dipasok kebutuhan energinya dari kedua kelompok senyawa terakhir ini. Respirasi dilakukan pada satuan sel. Dalam pengertian kegiatan kehidupan sehari-hari. Namun demikian. SET.C. energi yang dilepas ditangkap oleh ADP atau NADP membentuk ATP atau NADPH. respirasi tidak melulu melibatkan oksigen. Namun demikian. Karena proses ini adalah reaksi eksoterm (melepaskan energi). Pada dasarnya. Proses respirasi pada organisme eukariotik terjadi di dalam mitokondria. TINJAUAN PUSTAKA Respirasi dalam biologi adalah proses mobilisasi energi yang dilakukan jasad hidup melalui pemecahan senyawa berenergi tinggi (SET) untuk digunakan dalam menjalankan fungsi hidup. TUJUAN PENULISAN Penulis menyusun makalah ini bertujuan sebagai…. .

Daur Krebs. Contoh: Respirasi pada Glukosa. Bagaimana mekenisme terjadinya proses respirasi Respirasi yaitu suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam zat sumber energi melalui proses kimia dengan menggunakan oksigen. 2 molekul NADH yang berfungsi sebagai sumber elektron berenergi .fosfat Fruktosa 1. melalui tiga tahap : 1.sedangkan pada organisme tingkat tingi belum di ketahui kemampuannya untuk malakukan respirasi anaerob. Transpor elektron respirasi.sementara itu.dengan demikian bila tidak tersedia oksigen.6 . Dari respirasi akan dihasilkan energi kimia ATP untak kegiatan kehidupan. Jadi hasil dari glikolisis : 1.206 + 602 ——————————— > 6 H2O + 6 CO2 + Energi (gluLosa) Reaksi pembongkaran glukosa sampai menjadi H2O+ CO2 + Energi. 2.BAB II PEMBAHASAN A.respirasi anaerob hanya dapat di lakukan oleh kelompok mikroorganisme tertentu (bakteri). Dimana tempat terjadi atau belangsungya respirasi Reaksi respirasi sebagian berlangsung dalam mitokondria dan sebagian yang lain terjadi di sitoplasma mitokondria mempunyai membrane ganda ( luar dan dalam ) dengan ruangan intermembran ( di antara membrane luar dan dalam). Berdasarkan pernyataan yang berbunyi “ baik menggunakan oksigen atau tidak” terkandung pengertian ada respirasi yang menggunakan oksigen ( respirasi aerob) dad an respirasi yang tidak memerluka oksigen ( respirasi anaerob). 2 molekul asam piravat. organisme tingkat tinggi tidak akan melakukan respirasi anaerob melainkan akan melakukan proses permentasi.2.6 difosfat  3 fosfogliseral dehid (PGAL) / Triosa fosfat  Asam piravat. seperti sintesis (anabolisme). 3. reaksi sederhananya: C6H. gerak. pertumbuhan. 1. 1.1. Glikolisis.berdasarkan pernyataan yang berbunyi”menjadi senyawa yang lebih sederhana”terkandung pengertian ada respirasi yang hasil akhirnya berupa CO2 dan H2O ( respirasi sempurna ) dan respirasi yang hasil akhirnya berupa senyawa organic ( respirasi tidak sempurn ) B. Glikolids: Peristiwa perubahan : Glukosa  Glulosa .

Untuk mengetahui bahwa kecambah kacang hijau melakukan respirasi atau tidak.3. Siklus Krebs: 2 asetil piruvat ——> 2 asetil KoA + 2 C02 2 asetil KoA ——> 4 CO2 3. Faktor. Rantai trsnspor elektron respirator: 10 NADH + 502 ——> 10 NAD+ + 10 H20 2 FADH2 + O2 ——> 2 PAD + 2 H20 Total 2 NADH 2 ATP 2 NADH 2 ATP 6 NADH 2 PADH2 30 ATP 4 ATP 38 ATP C.factor apa yang mempengaruhi proses respirasi. serta cahaya juga mempengaruhi rata-rata pernapasan. Daur Krebs (daur trikarbekdlat): Daur Krebs (daur trikarboksilat) atau daur asam sitrat merupakan pembongkaran asam piravat secara aerob menjadi CO2 dan H2O serta energi kimia.Rantai Transportasi Elektron Respiratori: Dari daur Krebs akan keluar elektron dan ion H+ yang dibawa sebagai NADH2 (NADH + H+ + 1 elektron) dan FADH2. 2. ukuran organisme itu sendiri. sebagai hasil sampingan respirasi selain CO2. Ketiga proses respirasi yang penting tersebut dapat diringkas sebagai berikut: PROSES AKSEPTOR ATP 1. 4. Glikolisis: Glukosa ——> 2 asam piruvat 2. maka kita dapat mengamati tabung respirometer. tetapi jika tidak ada uap air itu artinya kecambah kacang hijau tidak berespirasi. bobot dari kegiatan yang dilakukan. keadaan lingkungan sekitar.tinggi. sehingga di dalam mitokondria (dengan adanya siklus Krebs yang dilanjutkan dengan oksidasi melalui sistem pengangkutan elektron) akan terbentuk air. Dalam pengamatan ini kita harus teliti . 2 molekul ATP untuk setiap molekul glukosa. Jika kecambah kacang hijau dalam tabung berespirasi maka kita akan menemukan uap air yang menempel dalam tabung respirometer. Adanya uap air dijadikan indikator respirasi karena dalam proses respirasi akan dilepaskan karbon dioksida dan uap air. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses respirasi suatu organisme antara lain: umur/usia organisme tersebut. Produk sampingan respirasi tersebut pada akhirnya dibuang ke luar tubuh melalui stomata pada tumbuhan dan melalui paru-paru pada peristiwa pernafasan hewan tingkat tinggi. 1.

asetildehida atau asam asetat dengan sedikit energi. Sedangkan respirasi anaerob berarti respirasi dengan kadar oksigen yang kurang atau tidak dan dihasilkan senyawa selain karbodioksida seperti alkohol. sedangkan banyaknya oksigen yang diperlukan selama proses respirasi dapat diketahui dari sejauh mana eosin naik. jangan sampai ada rongga udara yang masih terbuka karena hal ini bisa mengganggu pengamatan. sejauh 200 pada skala respirometer dengan menggunakan akuades. Kenaikan ini terjadi. Sedangkan pada tahap kedua. Tahap pertama adalah kenaikan eosin secara lambat. yaitu tahap kenaikan 160 pada skala respirometer dengan menggunakan KOH 10 %.dalam mengoleskan vaselin pada sumbat. Respirasi aerob pada pengukuran respirasi kecambah berarti diperlukan oksigen dan dihasilkan karbodioksida serta energi. Kecambah kacang hijau menarik eosin dalam dua tahap. . Sedangkan respirasi anaerob berarti respirasi dengan kadar oksigen yang kurang atau tidak dan dihasilkan senyawa selain karbodioksida seperti alkohol. asetildehida atau asam asetat dengan sedikit energi. Adapun persamaan reaksi dari respirasi + KOH adalah : C6H12O6 + KOH 2C2 H5OH + 2CO2 + K + ENERGI Respirasi aerob pada pengukuran respirasi kecambah berarti diperlukan oksigen dan dihasilkan karbodioksida serta energi. Laju respirasi dapat diketahui dari waktu yang digunakan kecambah kacang hijau untuk menarik eosin.

FMIPA Universitas Lambung Mangkurat. 2000. dan kawan-kawan. Erlangga. J. Krisdianto.DAFTAR PUSTAKA Dwidjoseputro. Fisiologi Tumbuhan. Jakarta. Prinsip-prinsip Biologi Tumbuhan untuk daerah Tropik. Lovelles. PT Gramedia. I. R.W. 2005.Banjarbaru. Simbolon. Penuntun Praktikum Biologi Umum. A. Biologi. 2002. Jakarta . 1997. Kimball. Biologi Jilid 3. Erlangga. Jakarta. 1989. Jakarta. Erlangga. Jakarta. Syamsuri. 1986. Hubu dkk. Biologi. Erlangga.