P. 1
Pengertian Belajar Menurut Para Ahli

Pengertian Belajar Menurut Para Ahli

|Views: 160|Likes:

More info:

Published by: Daniel Manahan Pasaribu on Dec 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

06/12/2014

1. Pengertian belajar menurut para ahli. a) James O. Whittaker (Djamarah, S. Bahri. 2002. Psikologi Belajar.

Hal : 12) Belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman. b) Cronbach (Djamarah, S. Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Hal : 12) Belajar sebagai suatu aktivitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. c) Howard L.K (Djamarah, S. Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Hal : 13) Belajar adalah proses dimana tingkah laku (dalam arti luas) ditimbulkan atau diubah melalui praktek atau latihan d) Geoch (Djamarah, S. Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Hal : 12) Belajar adalah perbuatan yang diperoleh dari kebiasaan e) Drs. Slameto (Slameto, Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya, (Jakarta: Rineka Cipta, 2003), h. 13) Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungan. f) Thursan Hakim. (Thursan Hakim, Belajar Secara Efektif, (Jakarta: Puspa Swara,2005), h. 1) belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia, dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan, daya pikir, dan lain-lain kemampuan. g) Hilgard dan Bower (Ngalim Purwanto, Psikologi Pendidikan, (Jakarta: PT Remaja Rosdakarya, 1996), h. 84) belajar berhubungan dengan perubahan tingkah laku seseorang terhadap sesuatu situasi tertentu yang disebabkan oleh pengalamannya yang berulang-ulang dalam suatu situasi.

h) Moh. Surya(1997) (cafestudiologi.wordpress.com/08/09_akses : 29/8/2010) Proses belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya. i) Witherington(1952) (cafestudiologi.wordpress.com/08/09_akses29/8/2010) proses belajar merupakan proses perubahan dalam kepribadian yang dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang baru berbentuk

keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan dan kecakapan. j) Crow & Crow (1958) (cafestudiologi.wordpress.com/2008/09_akses29/8/2010) proses belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan dan sikap baru”. k) Hilgard (1962) (cafestudiologi.wordpress.com/2008/09_akses : 29/8/2010) kegiatan proses belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul perilaku muncul atau berubah karena adanya respons terhadap sesuatu situasi. l) Di Vesta dan Thompson (1970) (afestudiologi.wordpress.com/2008/09_akses : 29/8/2010) belajar adalah perubahan perilaku yang relatif menetap sebagai hasil dari pengalaman. m) Gage & Berliner (cafestudiologi.wordpress.com/2008/09_akses : 29/8/2010) belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang yang muncul karena pengalaman. n) Gagne (1994) (www.scribd.com_akses : 29 Agustus 2010)

Belajar merupakan kegiatan yang kompleks. kapabilitas.

Hasil belajar berupa

Setelah belajar orang memiliki keterampilan, pengetahuan,

sikap dan nilai. o) Edward (2004) (www.scribd.com_akses : 29 Agustus 2010) Belajar adalah suatu perubahan dalam melaksanakan tugas yang terjadi sebagai hasil pengalaman dan tidak ada sangkut pautnya dengan kematangan rohaniah. p) Winkel (2004) (www.scribd.com_akses : 29 Agustus 2010) Belajar adalah sebagai suatu aktivitas mental/psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, ketrampilan dan nilai sikap. q) Purwanto (2004) (www.scribd.com_akses : 29 Agustus 2010) Belajar adalah suatu perubahan dalam tingkah laku, dimana perubahan itu dapat mengarah kepada tingkah laku yang lebih buruk. Perubahan-

perubahan itu terjadi melalui latihan dan pengalaman dan bersifat relatif menetap. r) B. F. Skinner (1958) (www.scribd.com_akses : 29 Agustus 2010) belajar merupakan suatu proses atau penyesuaian tingkah laku yang berlangsung secara progressif. Pengertian belajar ialah suatu perubahan dalam kemungkinan atau peluang terjadinya respons. s) Watson (www.scribd.com_akses : 29 Agustus 2010) Belajar sebagai proses interaksi antara stimulus dan respon, namun stimulus dan respon yang dimaksud harus dapat diamati (observable) dan dapat diukur t) (Usman, 1995: 5) (www.scribd.com_akses : 29 Agustus 2010) Belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu dan individu dengan lingkungannya u) Soejanto (1997: 21) (www.scribd.com_akses : 29 Agustus 2010) Menyatakan bahwa belajar adalah segenap rangkaian aktivitas yang dilakukan secara sadar oleh seseorang dan mengakibatkan perubahan dalam

dirinya berupa penambahan pengetahuan yang menyangkut banyak aspek, baik karena kematangan maupun karena latihan. v) Hudoyo (1990: 13) (www.scribd.com_akses : 29 Agustus 2010) Mengatakan bahwa belajar itu merupakan suatu usaha yang berupa kegiatan hingga terjadinya perubahan tingkah laku yang relatif lama atau tetap.

2. Pengertian mengajar menurut para ahli. 1. Usman (1995: 6) mengajar merupakan suatu perbuatan yang memerlukan tanggung jawab yang cukup berat, karena berhasilnya pendidikan pada siswa sangat bergantung pada pertanggungjawaban guru dalam melaksanakan tugasnya. 2. De Quelyu dan Gazali dalam Abdurrahman(1990: 73) mengajar adalah penyerahan kebudayaan berupa pengalaman-pengalaman kecakapan kepada anak didik atau usaha mewariskan nilai-nilai kebudayaan kepada generasi muda/penerus.

3. Hamalik (2001: 8) Menyatakan bahwa mengajar adalah usaha guru untuk mengorganisasi lingkungan sehingga menciptakan kondisi belajar bagi siswa. 4. Menurut Rusyan (1989: 27) upaya guru menyampaikan bahan pelajaran, melainkan

Mengajar bukan

bagaimana siswa dapat mempelajari bahan pelajaran sesuai tujuan. 5. Jerome S. Brunner mengajar adalah menyajikan ide, problem atau pengetahuan dalam bentuk yang sederhana sehingga dapat dipahami oleh siswa 6. Menurut Tyson dan Caroll Mengajar adalah sebuah cara dan sebuah proses hubungan timbal balik antara guru dengan siswa yang sama – sama aktif melakukan kegiatan.

7. Tordif mengajar adalah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang (guru) dengan tujuan membantu dan memudahkan orang lain (siswa) untuk melakukan kegiatan belajar. 8. Nasution (1982:8) Mengajar diartikan sebagai segenap aktivitas kompleks yang dilakukan guru dalam mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkannya dengan anak sehingga terjadi proses belajar. Dengan demikian proses dan keberhasilan belajar siswa turut ditentukan oleh peran

yang dibawakan guru selama interaksi proses belajar mengajar berlangsung. 9. Burton (dalam Usman, 1994:3) menegaskan “teaching is the guidance of learning
activities”.

3. Pengertian Mental

1. Kamus Psikologi 1.menyinggung masalah pikiran, akal, ingatan, atau proses-proses yang berasosiasi dengan pikiran, akal, ingatan. 2.(strukturalisme) menyinggung isi kesadaran. 3.(fungsionalisme) menyinggung perbuatan atau proses.4.

(psikoanalisis) menyinggung ketidaksadaran, prakesadaran dan kesadaran. 5.menyinggung proses-proses khusus, misalnya kesiagaan, sikap, impuls, dan proses intelektual. 6.menyinggung proses tersembunyi, yang dipertentangkan dengan proses terbuka...sinonim dengan PSYCHIC; CONCIOUS;

PSYCHOGENIC.6 2. Dalam arti khusus ).( Ronny T Wirasto Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK UGM/RSUP DR Sardjito Yogyakarta ) Mentap adalah fungsi sistem saraf (otak dan persyarafannya) yang terdiri dari fungsi kognitif (berfikir), afektif (perasaan), dan psikomotor (perilaku).

3. KBBI (1991, hal 647) Mental Berkenaan dengan batin dan watak manusia, yang bukan bersifat badan atau tenaga, Bukan bersifat badan atau tenaga: bukan hanya pembangunan fisik yang diperhatikan melainkan juga pembangunan batin dan watak.

4. Pengertian Kognitif 1. Drever (Kuper & Kuper, 2000) kognitif adalah istilah umumyang mencakup segenap model pemahaman, yakni persepsi, imajinasi, penangkapan makna, penialain, dan penalaran”. 2. Piaget (Hetherington & Parke, 1975) kognitif adalah bagaimana anak beradaptasi dan menginterpretasikan objek dan kejadian-kejadian di sekitarnya”. 3. Chaplin (2002) kognitif adalah konsep umum yang mencakup semua bentuk mengenal, termasuk di dalamnya mengamati, melihat, memperhatikan, memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan, menduga, dan menilai

Tugas Strategi Belajar Mengajar

Pengertian Belajar, Mengajar Menurut Para Ahli

Oleh : Nama NIM Prodi Kelas : Daniel Manahan : 408141045 : Pendidikan Biologi : A’ 2008

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2010

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->