P. 1
Kelebihan Sistem Pemerintahan Parlementer

Kelebihan Sistem Pemerintahan Parlementer

|Views: 545|Likes:
Published by Bagus Andrianto

More info:

Published by: Bagus Andrianto on Dec 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2014

pdf

text

original

Kelebihan Sistem Pemerintahan Parlementer: a.

Pembuat kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. Hal ini karena kekuasaan eksekutif dan legislatif berada pada satu partai atau koalisi partai. b. Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan public jelas. c. Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi barhati-hati dalam menjalankan pemerintahan. Kekurangan Sistem Pemerintahan Parlementer: a. Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen. b. Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tidak bias ditentukan berakhir sesuai dengan masa jabatannya karena sewaktu-waktu kabinet dapat bubar. c. Kabinet dapat mengendalikan parlemen. Hal itu terjadi apabila para anggota kabinet adalah anggota parlemen dan berasal dari partai meyoritas. Karena pengaruh mereka yang besar diparlemen dan partai, anggota kabinet dapat mengusai parlemen. d. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimanfaatkan dan manjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya.. Kelebihan Sistem Pemerintahan Presidensial: a. Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen. b. Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Misalnya, masa jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun, Presiden Indonesia adalah lima tahun. c. Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya. d. Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri. Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial: a. Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak. b. Sistem pertanggungjawaban kurang jelas. c. Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan d. memakan waktu yang lama.

B. Bentuk-Bentuk Negara 1. Negara Konfederasi Bagi L. Oppenheim, “konfederasi terdiri dari beberapa negara yang berdaulat penuh yang untuk

kawasan. bukan diatur di dalam konstitusi (di Indonesia UUD 1945). 3. Tidak ada bidang kegiatan pemerintah yang diserahkan konstitusi kepada satuan-satuan pemerintahan yang lebih kecil (dalam hal ini. kekuasaan tertinggi tetap berada di tangan pemerintah pusat dan dengan 3. Pembuat kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan public jelas. Oppenheim di atas. di mana ini dikenal pula sebagai desentralisasi. Federasi Negara Federasi ditandai adanya pemisahan kekuasaan negara antara pemerintahan nasional dengan unsur-unsur kesatuannya (negara bagian. Namun. tetapi tidak terhadap warganegara anggota Konfederasi itu. Dalam negara Kesatuan. daerah atau provinsi). dan memiliki kekuasaan penuh dalam pemerintahan sehari-hari. Kekurangan Sistem Pemerintahan Parlementer: . atau wilayah). di mana pelimpahan wewenang tersebut bisa saja ditarik sewaktu-waktu. 2. Persatuan tersebut diantaranya dilakukan demi mempertahankan kedaulatan dari negara-negara yang masuk ke dalam Konfederasi tersebut. kabupaten-kabupaten. Malaysia dan Singapura pernah membangun suatu Konfederasi. Pemerintah pusat mempunyai wewenang untuk menyerahkan sebagian kekuasaannya kepada daerah berdasarkan hak otonomi. provinsi. atau satuan-satuan pemerintahan lokal. maka Konfederasi adalah negara yang terdiri dari persatuan beberapa negara yang berdaulat. Malaysia dan Singapura mendirikan Konfederasi lebih karena alasan pertahanan masing-masing negara. 2. Pembagian kekuasaan ini dicantumkan ke dalam konstitusi (undang-undang dasar). keragaman budaya daerah tinggi.mempertahankan kedaulatan ekstern (ke luar) dan intern (ke dalam) bersatu atas dasar perjanjian internasional yang diakui dengan menyelenggarakan beberapa alat perlengkapan tersendiri yang mempunyai kekuasaan tertentu terhadap negara anggota Konfederasi. Sistem pemerintahan Federasi sangat cocok untuk negara-negara yang memiliki kawasan geografis luas. pemerintah pusat (nasional) bisa melimpahkan banyak tugas (melimpahkan wewenang) kepada kota-kota. Kesatuan Negara Kesatuan adalah negara yang pemerintah pusat atau nasional memegang kedudukan tertinggi. Kelebihan dan kekurangan sistem parlementer Kelebihan Sistem Pemerintahan Parlementer: 1. Namun.” Menurut kepada definisi yang diberikan oleh L. Hal ini karena kekuasaan eksekutif dan legislatif berada pada satu partai atau koalisi partai. Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi barhati-hati dalam menjalankan pemerintahan. Pada tahun 1963. dan ketimpangan ekonomi cukup tajam. pelimpahan wewenang ini hanya diatur oleh undang-undang yang dibuat parlemen pusat (di Indonesia DPR-RI). republik. yang salah satunya dimaksudkan untuk mengantisipasi politik luar negeri yang agresif dari Indonesia di masa pemerintahan Sukarno.

memberikan batasan sistem adalah suatu kompleks ide-ide. memberikan batasan sistem adalah suatu yang berisi interdenpendensi sejumlah bagian. dan lingkungannya.b. sistem berarti metode. 1. Untuk bertindak dengan sebaik-baiknya guna mencapai tujuan tersebut.  2) segala urusan yang dilakukan negara dalam menyelenggarakan kesejahteraan rakyat dan kepentingan negara. asas yang teratur. Komponen-komponen tersebut mempunyai fungsi masing-masing saling berhubungan satu sama lain menurut pola. Sistem Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen. keamanan. Hal itu terjadi apabila para anggota kabinet adalah anggota parlemen dan berasal dari partai meyoritas. tetapi memiliki keterkaitan yang sangat erat dalam bidang . 3) Gabriel A. Kedua. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Antara lain kesejahteraan. Pertama. prinsip-prinsip.1. kesehatan atau bertindak demi kepentingan rakyat. Wewenang dan kekuasaan yang dimiliki dibagikan lagi kepada alat-alat kekuasaan negara di setiap sektor. sistem berarti susunan pandangan. Jelas bahwa dalam kaitannya dengan pemerintahan negara sistem berarti susunan yang teratur dari pandangan. bahkan suatu negara pernah mencoba dari berbagai macam sistem pemerintahan yang ada.  Sistem Pemerintahan di Berbagai Negara Sistem pemerintahan yang berada di suatu negara dipergunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan organisasi negara. apa yang dimaksud dengan sistem pemerintahan. termasuk Webter s New World Dictionary of American Language. 2. pemerintahan berarti: 1) proses. keadilan. 3. teori. a.bagian yang membentuk suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau utuh. sistem berarti seperangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas. Menurut KBB. suatu himpunan atau perpaduan hal-hal atau bagian. 4. anggota kabinet dapat mengusai parlemen. Dari ketiga batasan itu terkandung pengertian bahwa sebuah sistem selalu terdiri dari bagianbagian yang berbeda satu dengan yang lainnya dan di antara bagian-bagian itu terdapat saling hubungan dalam satu kesatuan menyeluruh. saling memengaruhi dan sistem itu bekerja dalam batas-batas yang jelas dari lingkungannya. Karena pengaruh mereka yang besar diparlemen dan partai. Kernudian yang menjadi pertanyaan apa apa yang dapat mempengaruhi sistem pemerintahan di suatu negara. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimanfaatkan dan manjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya. Negara-negara di dunia memiliki sistem pemerintahan tidak menutup kemungkinan ada yang sama. Selanjutnya istilah sistem mengalami perkembangan yang lebih luas dan membawa arti yang berbeda-beda. Dalam berbagai kamus yang ada. cara. Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tidak bias ditentukan berakhir sesuai dengan masa jabatannya karena sewaktu-waktu kabinet dapat bubar. disebutkan bahwa kata sistem berasal dari bahasa Latin "systema" atau bahasa Yunani "systematos" yang berasal dari asal kata "synistani" yang berarti menempatkan bersama. kata Sistem mempunyai tiga pengertian. pertahanan. Pengertian Sistem Pemerintahan Sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks dan terorganisasi. Tata atau norma tertentu dalam rangka mencapai tujuan. Beberapa di antaranya sebagai berikut. Di dalam suatu sistem terdapat komponen yang merupakan suatu sub sistem tersendiri. Kabinet dapat mengendalikan parlemen. Ketiga. teori atau asas tentang pemerintahan negara. dan sebagainya yang membentuk satu kesatuan yang berhubungan erat satu sama lain. sebuah batas di antara bagian-bagian itu. 2) Meyers Grosses Handlexikon memberikan batasan sistem adalah suatu keseluruhan yang teratur sebagai satu kesatuan. Pemerintahan Pemerintahan dan pemerintah merupakan dua istilah yang berbeda. 1) Websters New Collegiate Dictionary. setiap orang memberikan arti atau definisi sendiri menurut disiplin ilmu dan kepentingannya. perbuatan memerintah. Almond and Bingham Powel. tata tertib.

dan ketenteraman dalam negara serta melindungi hak milik . Hal ini disebabkan masing-masing negara memiliki sistem pemerintahan yang berbeda-beda. sedangkan pemerintah adalah organ yang merupakan alat kelengkapan pemerintahan yang melaksanakan ketatanegaraan. hubungan antara badanlegislatif dengan badan eksekutif sangat erat. nama parlementer maupun presidensial itu lebih menunjuk pada hubungan antara lembaga legislatif dan lembaga eksekutif dalam suatu negara. ketertiban. yaitu pemerintahan kediktatoran proletariat. dan kabinetterbentuk berdasarkan koalisi beberapa partai. Kabinet dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan bertanggungjawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. dalam sistem presidensialhubungan antara badan legislatif dan eksekutif bersifat fungsional. Tugas fakultatif negara adalah untuk memperbesar kesejahteraan umum baik moral. intelektual.maka kemungkinan Dew an Perwakilan Rakyat akan menjatuhkan kabinetdengan mosi tidak percaya. pemerintah masih ditambah dengan badan konsultatif. dan tugas eksternal yaitu mempertahankan kemerdekaan negara.yang sama. Berbeda dengan sistem parlementer. inimerupakan aplikasi dari teori pemisahan kekuasaan. badan yang satu tidak tergantung pada yang lainnya. Walaupun istilah sistem pemerintahan itu menunjuk pada tata hubungan antara ketiga cabang kekuasaan utama dalam suatu negara. kedudukankabinet sangat bergantung kepada Dewan Perwakilan Rakyat. wakil presiden. dan kenstitutif. Keanggotaan badan legislatifdipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum. dan paramenteri (kabinet). memelihara kesejahteraan fakir miskin. Pemerintah sebagai alat pelaksana dan kelengkapan pemerintahan memiliki fungsi melaksanakan tugas-tugas esensial dan fakultatif negara. Selain kedua jenis sistern pemerintahan yang umum berlaku di negara demokrasi  itu. dan yudikatif. meliputi badan eksekutif. Fungsi pemerintah dalam melaksanakan tugas esensial dan tugas fakultatif negara inilah merupakan salah satu wujud kegiatan penyelenggaraan pemerintahan. dari setiap orang. Dalam pemerintahan sistem parlementer.Artinya. Apa lagi kalaupersaingan memperebutkan kursi di badan legislatif sangat tinggi. Sistem Pemerintahan Presidensial dan Parlementer Ada dua jenis sistem pemerintahan. 2) Pemerintah dalam arti sempit terdiri atas presiden. Sedangkan nama presidensial menunjukkan bahwa dalam sistem itu para menteri harus mempertanggungjawabkan kinerja eksekutifnya kepada pihak presiden selaku pemegang kekuasaan tertinggi di bidang eksekutif. Hal inibiasanya terjadi apabila terdapat jumlah. kesehatan. Nama parlementer menunjukkan bahwa dalam sistem itu para menteri harus mempertanggungjawabkan kinerja eksekutif kepada pihak parlemen (badan legislatif). Namun jika DewanPerwakilan Rakyat tidak dapat menerima pertanggungjawaban kabinet. Oleh karena itu. 1) Pemerintah dalam. Tugas ini menjadi tugas internal negara yaitu memelihara perdamaian. Adapun badan eksekutif ataukabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dipilih berdasarkandukungan suara terbanyak dari badan legislatif (Dewan PerwakilanRakyat). Apabilakabinet dapat mempertanggungjawabkan tindakannya kepada DewanPerwakilan Rakyat. Pemerintah sebagai pelaksana tugas negara meliputi berikut ini. maupun ekonomi. Karena sangat bergantung kepada Badan Perwakilan Rakyat posisipemerintahan dengan sistem parlementer sangat labil. Persoalan utamanya adalah lembaga manakah yang menjadi sasaran pertanggungjawaban kerja para pelaksana kekuasaan eksekutif (menteri). Di Indonesia. kita juga melihat adanya sistem pemerintahan yang khas berlaku dinegara-negara komunis. eksaminatif. dan pendidikan rakyat. legislatif. Teori ini merupakanpikiran John Locke yang kemudian . tidak akan terjadi sesuatu hal. Misalnya. arti luas Pemerintah dalam anti luas adalah gabungan semua badan kenegaraan yang berkuasa dan memerintah di wilayah suatu negara. partai yang banyak dalammemperebutkan suara mayoritas di lembaga legislatif. sosial. Pemerintahan sebagai suatu proses pelaksanaan ketatanegaraan dalam suatu negara. Pemerintah dalam melaksanakan pemerintahan yakni melaksanakan tugas esensial dan tugas fakultatif negara dimasing-masing negara tidak sama. Tugas esensial adalah untuk mempertahankan negara sebagai organisasi politik yang berdaulat. Tugas esensial  ini sering disebut tugas asli dari negara sebab dimiliki oleh setiap pemerintah dari negara manapun di dunia.2. Badaneksekutif terpisah dari badan legislatif atau parlemen sistem. yaitu sistem pemerintahan parlementer dan sistem pemerintahan presidensial.

danyudikatif.Menurut John Locke kekuasaan negara terpisah antara kekuasaanlegislatif. Namun dalam pelaksanaan tugas kenegaraan. Kekuasaan federatifmeliputi kekuasaan yang tidak termasuk kekuasaan legislatif daneksekutif. Ciri-ciri Pokok Sistem Pemerintahan Parlementer Sistem pemerintahan parlementer merupakan sistem pemerintahanyang dipimpin oleh seorang perdana menteri. Tetapi dalam praktik sistem pemerintahan presidensial ada juga yang menerapkan trias politica tidak secara murni yaitu dengan sistem distribution ofpower atau pembagian kekuasaan. Kelemahan sistem pemerintahan parlementer 1) Sering terjadi krisis kabinet karena tidak mendapat dukungan dari mayoritas anggota DPR. Presiden berkedudukan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Masa jabatan presiden dan legislatif dapat ditentukan dengan pasti.4. misalnya negara Indonesia. c. Presoden dan legislatif tidak dapat saling menjatuhkan. legislatif (kongres = senat + parlemen) dan yudikatif (Mahkamah Agung/Supreme Court) tersebut selalu terdapat keseimbangan dalam keadaan tertentu. kekuasaan eksekutif dipegang oleh presiden. Rakyat tidak memilih langsungperdana menteri dan kabinetnya. Kebaikan sistem pemerintahan parlementer 1) Pengaruh rakyat terhadap politik yang dijalankan pernerintah besar sekali 2) Pengawasan terhadap kebijaksanaan pemerintah dapat berjalan dengan baik. c. b. Ciri-ciri Pokoh Sistem Pemerintahan Presidensial Dalam sistem pemerintahan presidensial. Kelebihan dan Kelemahan Sistem Pemerintahan Presidensial dan Parlementer a. apabila pemerintah . Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. 2) Keberhasilan sulit sekali bagi negara yang menganut sistem banyak partai. dan federatif. Sistem pemerintahanparlementer ditandai oleh adanya suatu hubungan yang erat antara eksekutifdan parlernen. d. seperti di Amerika Serikat yang dikenal dengan praktik check and balance. Montesquieu membagi kekuasaan negarasecara terpisah atas tiga jenis yakni kekuasaan legislatif. Masing-masing badan berdiri sendiri. pada dasamya kekuasaan negara berpusat pada presiden.Adapun ciri-ciri sistem pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut. Eksekutif dan parlemen saling bergantung satu sama lain. Dalam praktik sistem pemerintahan presidensial. Di negara ini kekuasaan legislatif dipegang oleh kongres. Montesquieu menegaskan bahwa  kekuasaan yudikatif adalah mengawasi dan mengambil tindakan apabila eksekutif yang bertugas melaksanakan undang-undang terbukti menyimpang dari undang-undang yang digariskan. e. Prinsip inilah yang dinamakan pengawasan dan keseimbangan dalam pemerintahan Amerika Serikat.dikembangkan oleh Montesguieu. Dalam hal ini badan legislatif memilikikekuasaan untuk membentuk undang-undang. Ketiga badan ini pun memiliki kedudukan yang sederajat sehingga mereka bisa saling mengawasi. Praktik demikian bertujuan agar di antara kekuasaan eksekutif (president). 2) Pemerintah punya waktu untuk menjalankan programnya. seperti mengadakan kerja sama dan aliansi dengan negara lain diluar negeri. 2) Pengaruh rakyat terhadap kebijaksanaan politik negara kurang mendapat perhatian yang seluasluasnya. Kekuasaannya sudah dibatasi sehingga keseimbangan kekuasaan antara ketiga badan tadi dapat diwujudkan.3. Sama seperti John Locke. a. Pemisahan kekuasaan seperti tersebut di atas masih diterapkan di Amerika Serikat. dan kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung. ekskutif.5. pertimbangan lembaga-lembaga pemerintah lainnya tetap  menjadi penyeirnbang. b. Kelemahan sistem pemerintahan presidensial 1) Pengawasan rakyat terhadap pemerintah kurang berpengaruh. ada yang mengembangkan ajaran Trias Politica Montesqueiu secara murni dengan separation of power. Adapun ciri-ciri sistern pemerintahan presidensial sebagai berikut : a. Bedanya dengan John Locke. itupun tidak semurni ajaran Montesquieu. Kepala negara atas saran perdana menteri dapat membubarkan parlemen (DPR). Raja atau presiden berkedudukan sebagai kepala negara. c. eksekutif. karena kabinet mendapat kesulitan dukungan dari anggota DPR. karena tidak dibayangi krisis kabinet d.Eksekutif yang dipimpin oleh perdana menteri dibentuk oleh parlemen daripartai/organisasi mayoritas di parlemen. b. Kebaikan sistem pemerintahan presidensial 1) Presiden dan menteri selama masajabatannya tidak dapat dijatuhkan oleh DPR sehingga ada kestabilan. melainkan hanya memilih anggota parlemen. Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara yang diangkat dan bertanggung jawab kepada presiden. Menteri bertanggung jawab atas jalannya pemerintahan.

Tape-tipe kabinet berdasarkan siapa yang bertanggung jawab atas jalannya tugas pemerintah 1) K.  b. 2) Federal/serikat. yaitu sty-t. Tipe kabinet berdasarkan ada tidaknya campur tangan parlemen dalam pembentukan kabinet 1) Kabinet parlementer. Sedangkan republik adalah negara yang kepala negaranya diisi melalui cara-cara di luar sistem pewarisan. yaitu negara yang kekuasaannya secara formal di bagi menjadi dua. maka kecenderungan kelabilan dapat dikurangi. 11 kabinet di mana menteri bertanggung jawab atas jalannya tugas pemerintahan. sebab sangat tergantung dukungan parlemen. Masa jabatan kabinet tidak dapat ditentukan secara pasti. Kabinet dapat dijatuhkan setiap saat oleh parlemen dengan mosi tidak percaya. sebagian menjadi kekuasaan pemerintah pusat federal dan sebagian menjadi kekuasaan pemerintahan negara bagian. 5) Politi Politi yaitu bentuk pemerintahan dimana kekuasaan negara yang tertinggi ada di tangan rakyat yang pemerintahannya untuk kepentingan rakyat 6) Demokrasi Demokrasi yaitu bentuk pemerintahan dimana kekuasaan negara yang tertinggi ada di tangan rakyat namun pemerintahannya hanya untuk kepentingan penguasa Kelebihan dan kelemahan sistem pemerintahan parlementer dan presidensial KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SISTEM PEMERINTAHAN PARLEMENTER KELEBIHAN 1. yang memerintah untuk kepentingan dirinya sendiri. g. dan Bentuk Pemerintahan a.Pembuatan kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. Kekuasaan parlemen lebih kuat daripada kekuasaan pemerintah. 2) Kabinet ekstra parlementer. Anggota kabinet seluruhnya atau sebagian merupakan anggota parlemen. Menurut Aristoleles ada enam kemungkinan bentuk pemerintahan yaitu sebagai berikut. Hal ini karena kekuasaan legislatif dan eksekutif 2. yang memerintah untuk kepentingan rakyat. h. yang memerintah untuk kepentingan rakyat. 2) Kabinet presidensial yaitu suatu kabinet dimana presiden bertanggung jawab atas jalannya tugas pemerintahan.menganggap parlemen tidak mewakili kehendak rakyat. Bentuk pemerintahan Bentuk pemerintahan adalah pengelompokan negara berdasarkan letak kekuasan tertinggi dalam sebuah negara. yaitu bentuk kerja sama negara di mana pemerintah pusat tunduk pada kedaulatan masing-masing negara anggotanya. Sistem pemerintahan parlementer cenderung labil bila dalam negara tersebut diterapkan sistem multipartai. Kerajaan adalah negara yang jabatan kepala negaranya diisi melalui sistem pewarisan.  f. e.7. Tipe-tipe Kabinet (Pemerintah) yang Berkaitan dengan Sistem Pemerintahan. Bentuk negara adalah pengelompokan negara berdasarkan kriteria distribusi kekuasaan (secara resmi) antarberbagai tingkat pemerintahan dalam suatu negara. 1) Negara kesatuan. yang memerintah untuk kepentingan kelompok penguasa itu sendiri. Program kebijakan kabinet harus disesuaikan dengan tujuan politik sebagian besar anggota parlemen. Bentuk Negara. yaitu suatu kabinet di mana tidak adanya campur tangan parlemen dalam pembentukannya. yaitu negara yang pemerintah pusatya berdaulat penuh atas semua tingkat pemerintahan yang ada di bawahnya. namun jika menganut sistem dwi partai. Menteri bertanggung jawab kepada parlemen. 2) Tirani Tirani yaitu bentuk pemerintahan di mana kekuasaan negara yang tertinggi ada di tangan satu orang. 3) Aristokrat Aristokrat yaitu bentuk pemerintahan dimana kekuasaan negara yang tertinggi ada di tangan elite. Bentuk negara dibedakan menjadi tiga kategori. j. 4) Oligarki Oligarki yaitu bentuk pemerintahan dimana kekuasaan negara yang tertinggi ada di tangan sekelompok elit.Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik jelas . Bentuk negara. Berdasarkan kriteria itu kita mengenal negara kerajaan dan republik.abinet mini sterii1. yaitu suatu kabinet di mana ada campur tangan parlemen dalam pembentukan.c. 3) Negara konfederasi. a. d. b. Bentuk Pemerintah. i. Bentuk pemerintah Bentuk pemerintah adalah pengelompokan negara berdasarkan cara pengisian jabatan kepala negaranya.6. 1) Monarki Monarki adalah bentuk pemerintahan di mana kekuasaan negara yang tertinggi ada di tangan satu orang.

karena sewaktuwaktu dapat dibubarkan oleh kabinet 3..Pembuatan keputusan/kebijakan publik umumnya haasil tawar menawar antara eksekutif dengan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan memakan waktu yang lama .Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen 2.Kedudukan badan eksekutif /kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlementer 2.Penyusunan program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya 4.Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan KEKURANGAN 1. anggota kabinet pun dapat menguasai parlemen 4.Kabinet dapat mengendalikan parlemen.Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu 3.Sistem pertanggungjawaban nya kurang jelas 3.Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat di isi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri KELEMAHAN 1.Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tak bisa ditentukan .Kekuasaan eksekutif di luar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak 2. karena pegaruh mereka yang besar di parlemen dan partai .3. hal ini terjadi bila para anggota parlemen dan berasal dari partai mayoritas.Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SISTEM PEMERINTAHAN PRESIDENSIAL KELEBIHAN 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->