TEKNIK PENYUSUNAN MEMORI BANDING YANG BAIK DAN EFEKTIF

Oleh Dr. SANTER SITORUS, SH, M.Hum

Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta Disampaikan Dalam Workshop Yang Diadakan Direktorat Jenderal Sumber Daya Dan Perangkat Pos Dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI 13 -15 Oktober 2011 BALI

16/12/2012

1

2. IT 4. 30 hari setelah pts kasasi di kirim MA. Sebelum di pts MA pemohon kasasi dpt mencabut & setelah itu tdk dpt diajukan kembali lagi. 5. 6. Diajukan 14 h setelah diputus atau diberitahukan kpd para pihak yg berperkara. Dalam tenggang waktu 14 h sesudah permohonan kasasi didaftarkan wajib menyampaikan memori kasasi yang memuat alasan-asalan kasasi 7. ? Sejak kapan. 5. 8. Permohonan disertai dgnn uang muka panjar perkara. RUU AP Kolusi nepotisme 10. 9. Panitera wajib mengundurkan diri apabila mempunyai konflk intrest (terikat hubungan sedarah atau semenda sampai derajat ke 3 atau hubungan suami istri meskipun sudah bercerai. secara formal tdk dpt diterima 2 . ? Tkt kasasi ? Akibat hukum apabila lewat haktu. Diajukan secara tertulis. TUN dapat mengadakan sidang sendiri atau memerintahkan kepada PTUN untuk mengadakan pemeriksaan tambahan. 11.1. 30 h setelah PT TUN memutus perkara banding sudah mengirim kembali berkas perkara ke pengadilan pengaju. 30 h setelah mengajukan banding berkas perkara sudah dikirim ke PT TUN ada tdknya memori berkas hrs dikirim (tdk wajib) 6. 9. 4. 7 hari setelah permohonan kasasi didaftarkan Panitera memberitahukan kepada pihak lawannya. Thdp pts pengadilan banding dpt diajukan kasasi 2. Thdp pts PTUN yg menyatakan tdk berwenang mengadili sedang menurut PTTUN berwenang mengadili dpt memutus sendiri atau menyerahkan kpd PTUN utk memeriksa dan memutus perkara ybs. Apabila tidak mengundurkan diri maka pemeriksaan diulang dengan susunan yang lain. 7. Pengadilan pengaju memberitahukan pts kasasi tersebut kepada para pihak. Hakim. -Secara formal tdk dpt diterima 16/12/2012 Hakim tdk terikat dpt mencari hukumnya -Pasal 52 1. Diajukan secara tertulis atau lisan 3. Diajukan dalam tanggang wkt 14 h setelah pts tingkat banding diberitahukan. h libur. 8. 30 h setelah menerima memori kasasi dan kontra memori kasasi berkas perkara sudah di kirim ke MA. 10. Pgt / Tgt dpt dimintakan banding thdp pts PTUN. PT. ? Saat persidangan 3. Pencatatan kasasi dilakukan setelah membayar biaya kasasi. 30 hari setelah menerima memori kasasi Panitera menyampaikan salinan memori kasasi kepada pihak lawannya. Pihak lawan dalam wkt 14 h tetelah menerima salinan memori kasasi berhak mengajukan jawaban (kontra memori kasasi).

Pengajuan memori banding diajukan sudah berkas banding di kirim ke PT TUN Praktek contradiktoir Kadang kalanya pada saat mengajukan memori banding juga mengajukan bukti tambahan Sah-sah saja karena tdk akibat hukum Peradilan banding merupakan peradilan yudex faci 16/12/2012 3 .

Selain alasan keberatan terhadap putusan PTUN. 3. 5. nomor perkara) 7. Memori banding terhadap Putusan PTUN (tanggal. Tanggal memori banding. 4. Alasan-alasan memori banding. karena hakim yang mengadili objeksengketa mempunyai konflik interest dapat dijadikan alasan untuk membatalkan putusan.Dalam eksepsi .1. Kop surat (kalau ada). Amar putusan peradilan tingkat pertama 8.Dalam Penundaan (kalau ada permohonan Penundaan) . Ditujukan kepada (Ketua/Majelis Hakim PT TUN) Surat Kuasa (bila dikuasakan). 2. 16/12/2012 4 .Dalam pokok perkara . . Perihal memori banding. 6.

atau • Menolak gugatan Penggugat seluruhnya. Dalam Penundaan (kalau ada permohonan Penundaan) • Mengabulkan permohonan penundaan objek sengketa Dalam eksepsi • Menolak eksepsi Tergugat Dalam pokok perkara • Mengabulkan gugatan Penggugat seluruhnya . • Membatalkan putusan PTUN yang dimohonkan banding Dalam Penundaan (kalau ada permohonan Penundaan) • Menolak permohonan penundaan dan/atau  Mencabut penetapan PTUN tentang penundaan objek sengketa. • Agar permohonan banding diterima secara formal. 2) eksepsi tdk dpt diterima tetapi pokok perkara ditolak.Bertentangan per UU dan/atau .Melanggar AAUPBB Sebab Mengajukan. Tuntutan. dan kepentingan yang saling bertolak belakang Fakta hukum sesuai dgn Per UU & AAUPB didukung bukti . Dalam pokok perkara • Menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima. • Membatalkan putusan PTUN yang dimohonkan banding. • Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara . Dalam eksepsi • Menerima eksepsi Tergugat (Eksepsi kewenangan absolut atau eksepsi lain).Tidak melanggar AAUPBB Tergugat 1) eksepsi tidak dapat diterima (baik mengenai kewenangan maupun eksepsi lain) 2) Eksepsi diterima tetapi pokok perkara (gugatan penggugat) dikabulkan. Alasan Banding Kedudukan. 16/12/2012 • Agar permohonan banding diterima secara formal.Kepentingannya dirugikan . • Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara 5 .Sesuai per UU dan/atau .Penggugat 1) eksepsi di kabulkan (kewenangan maupun eksepsi lain).

hakim Peradilan Tata Usaha Negara menguji keberadaan surat keputusan yang disengketakan berdasarkan peraturan perundang-undangan atau AAUPB pada saat keputusan diterbitkan (pengujian secara ex tunc) Jadi Tergugat dalam alasan memori bandingnya harus dapat menggambarkan atau menjelaskanbaik dalam eksepsi maupun pokok sengketa pada saat keputusan diterbitkan telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan telah menerapkan AAUPB. Tergugat harus dapat menunjukkan dasar pertimbangan hakim tidak tepat (tentunya merujuk kepada peraturan perundang-undangan dan AAUPB serta bukti-bukti sebagaipendukung yang mendukung terhadap peraturan perundang-undangan dan AAUPB yang menjadi landasan penerbitan objek sengketa). 16/12/2012 6 .  Dalil yang ampuh dalam memori banding bukan terletak pada memori bandingnya (sesudah menjadi sengketa di PTUN) melainkan dalil yang ampuh adalah pada saat penerbitan objek sengketa diterbitkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan tidak bertentangan dengan AAUPB.  Alasan memori yang baik bukan dilihat dari formatnya akan tetapi dari subtansi yang menjadi alasan untuk membatalkan putusan PTUN. akan tetapi apabila pada saat suratkeputusan diterbitkan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan danAAUPB (cacat hukum) sebaik apaun alasan memori banding tidak akan diterimamelainkan dikesampingkan dan tidak mungkin surat keputusan yangdisengketakan dapat diperbaiki melalui memori banding. Sebaik apapun dalil memori banding.  Apabila pada saat penerbitan objek sengketa diterbitkan tidak bertentangandengan peraturan perundangundangan dan AAUPB kapanpun tidak akandinyatakan tidak sah atau dibatalkan.

legalitas doelmatigeheidtoetsing Pertb kemanfaatan 7 . tujuannya menitik berarkan pd sif korektif dan pemulihan A Posteriori rechtmatigtoetsing Pertb segi hukum.Asas Legalitas Due proces of law PTUN Sah tidaknya SKTUN Tata Kelola Pem rechtmatigeheid Onrechtmatigeheid overheidsdaad OOD Wewenang - Melawan hukum Melanggar hukum Bertentangan dgn hukum Tindakan tdk sah Kontrol Pengawasan Preventif Reprersif Kedudukan Waktu Sebelum Kpts dikeluarkan. tujuannya menitik berarkan pd sif preventif Objek yg diawasi Interen Eksteren A Priori 16/12/2012 Sesudah Kpts dikeluarkan.

a. Bertentangan dgn AAUPB Hanya menunjuk kepada UU No 28/199 Penyelenggaraan Negara Yang Bersih Terbebas Dr KKN 1) Asas pertimbangan yg memadai 2) Asas kepastian hukum formal (cukup jelas. tdk boleh samar2) 1) Asas Kepastian hukum material yg membebani tdk boleh surut c) Asas material / isi SK TUN Tdk boleh merugikan. kalau merugikan hrs diberi g. rugi 2) Asas Pemberian Harapan 3) Asas persamaan 4) Asas kecermatan material 5) Asas keseimbangan 8 16/12/2012 . Bertentangan Per uu a) Asas formal pembentukan SK TUN 1) Asas kecermatan formal pd wkt mempersiapkan kpts Dasar gugatan / uji SK TUN P 53 (2) 2) Asas fair play bertindak tdk akan menghalang2ngi b) Asas formal formulasi SK TUN b.

Sumber - . krn perumusan secara tegas tdk mungkin Batasan Interen Exteren Gebonden bestuur Diskresioner Fakultatif 16/12/2012 Didikte.Atribusi . “menurut nalar yang baik” Objektif Subjektif apabila peraturan dasarnya menentukan kapan dan dalam keadaan yang bagaimana wewenang tersebut dapat digunakan. maka wewenang pemerintahan demikian itu dapat dikatakan sedikit banyak bersifat terikat Kebebasan utk menetukan kebijakan sendiri. artinya menyerahkan kpda Badan utk menetukan apa yg hrs dilakukan 9 .Delegasi . Wilayah atau daerah berlakunya wewenang. melaksanakan secara harfiah Penilaian Baik dan yang kurang baik - “Dgn itikad baik. Atau membuat SKTUN atau melakukan suatu tindakan TUN (handelingsbekwaam).? Tata cara menguji penerbitan SK TUN Menimbulkan - Hak Peraturan Perundang-undangan AAUPB Dalam hukum publik wewenang merupakan keseluruhan dari hak-hak dan kewajiban-kewaiiban dalam pelaksanaan urusan pemerintahan Kewajiban Wewenang adalah suatu kemampuan dari Badan atau Pejabat TUN yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menimbulkan akibat-akibat hukum.Mandat Masa atau tenggang waktu wewenang. UU merumuskan noma samar 2. dan Cakupan bidang atau materi wewenang.

Hakim pada waktu melakukan pengujian tidak perlu memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi setelah keputusan digugat itu dikeluarkan sampai saat dilakukannya pengujian. Pengujian mengenai kewenangan Pengujian yang bersifat formal: yaitu yang berkaitan denga soal apakah pembentukan keputusan tersebu telah menurut prosedur yang ditentukan atau tidak. Jadi yang menjadi titik tolak pengujian Hakim adalah pada saat dikeluarkannya keputusan (ex tunc). Pengujian yang bersifat formal yang menyangkut soal rumusan keputusan itu sendiri. Dari segi hukum 3. 2. yaitu manakala ia melanggar suatu norma dari asas-asas umum pemerintahati yang baik. Pengujian secara material. 1. Pengujian lengkap.1. Pengujian yang dilakukan oleh Hakim adalah semata-mata hanya dari segi hukum saja. Keputusan tata usaha negara yang diterbitkan oleh instansi pemerintahan dapat memroses kembali keputusan yang dikeluarkannya secara lengkap menurut keadaan pada saat skpts itu dibuat (ex nunc). Sebab walaupun keputusan itu telah sesuai dengan ketentuan undang-undang dapat saja ia tetap bersifat melawan hukum. dan dapat juga memeroses kembali keputusa tata usaha negara dengan memperhatikan perubahan keadaan pada saat keluarnya (dapat memperbaiki atau membatalkan). Pengujian dari segi hukum tidak sama dengan pengujian menurut undang-undang. dalam arti apakah isi dari keputusan yang disengketakan itu telah sesuai dengan norma-norma hukum materiel yang berlaku. artinya keputusan itu diuji baik mengenai kebijaksanaan yang ditempuh maupun mengenai hukum yang diterapkan. 2. 4. Pengujian keputusan tata usaha negara oleh Instansi yang mengeluarkan keputusan. 16/12/2012 10 . yaitu apakah rumusan dalam keputusan itu sudah cukup jelas dan tidak bersifat dubieus. Apakah keputusan itu bersifat melawan hukum atau tidak.

5. 7. - Dalam wilayah hukum dimana seorang individu atau organisasi berbadan hukum bertempat tinggal atau memiliki tempat tinggal. atau. yang menjadi dasar wewenang. dan Asas kepentingan umum. 4. Dalam wilayah hukum dimana seorang individu atau sebuah organisasi BH melakukan aktivitasnya. 6. Asas tidak menyalahgunakan kewenangan. Pejabat yang berwenang terdiri atas: . dan 2.Dalam wilayah hukum dimana penyelenggaran pemerintahan itu terjadi. Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan dalam menjalankan wewenangnya wajib berdasarkan: Per UU. Asas keterbukaan. yang menjadi dasar pengambilan Keputusan dan/atau Tindakan. Asas ketidakberpihakan. Meliputi: 1. - AAUPB. Asas kepastian hukum. 2. 1.Setiap Keputusan dan/atau Tindakan harus ditetapkan dan/atau dilakukan oleh Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan yang berwenang. 16/12/2012 11 . Asas keseimbangan. 3. atau. Asas kecermatan.

16/12/2012 12 .