P. 1
MAKALAH KEADILAN SOSIAL

MAKALAH KEADILAN SOSIAL

|Views: 39|Likes:
Published by Dany Afrianto

More info:

Published by: Dany Afrianto on Dec 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2013

pdf

text

original

Selasa, 17 Januari 2012

MAKALAH KEADILAN SOSIAL

A. Latar Belakang Tantangan Kedepan Bangsa Indonesia Menghadapi era globalisasi ekonomi, ancaman bahaya laten terorisme,komunisme dan fundamentalisme merupakan sebuah tantangan tersendiribagi bangsa Indonesia. Disamping itu yang patut diwaspadai adalah pengelompokan suku bangsa di Indonesia yang kini semakin kuat. Ketika bangsa ini kembali dicoba oleh pengaruh asing untuk dikotak kotakan tidak saja oleh konflik vertikal tetapi juga oleh pandangan terhadapke Tuhanan Yang Maha Esa. Di saat negara membutuhkan soliditas dan persatuan hingga sikap gotong royong, sebagian kecil masyarakat terutama justru yang ada di perkotaan justru lebih mengutamakan kelompoknya, golonganya bahkannegara lain dibandingkan kepentingan negaranya. Untuk itu sebaiknyasetiap komponen masyarakat saling berinterospeksi diri untuk dikemudian bersatu bahu membahu membawa bangsa ini dari keterpurukan dan krisis multidimensi.Seperti yang telah kita ketahui bahwa di Indonesia terdapat berbagaimacam suku bangsa, adat istiadat hingga berbagai macam agama dan aliran kepercayaan. Dengan kondisi sosiokultur yang begitu heterogen dibutuhkan sebuah ideologi yang netral namun dapat mengayomi berbagai keragaman yang ada di Indonesia.Seandainya saja Bangsa Indonesia benar-benar meresapkan nilai-nilaiyang terkandung dalam Pancasila, tentunya degradasi moral dan kebiadaban masyarakat kita dapat diminimalisir. Kenyataannya sekarang yaitu setelah era reformasi, para reformator alergi dengan semua produk yang berbau orde baru termasuk P4 sehingga terkesan meninggalkannya begitu saja. Belum lagi saat ini jati diri Indonesia mulai goyah ketika sekelompok pihak mulai mementingkan dirinya sendir untuk kembali menjadikan negara ini sebagai negara berideologi agama tertentu. Bagaimana membuat nilai-nilai ini bisa kembali menjadi pedoman dan pengamalan dalam keseharian kehidupan kita? Saya rasa perlu suatu pemerintahan otoriter di

dan bermasyarakat di negara Indonesia yang nyata.kagum sejak Plato membantah filsuf muda. Penjelasan Judul Keadilan Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal. tetapi berlaku pula bagi orang miskin. sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran” *1+. John Rawls. Thrasymachus karena ia menyatakan bahwa keadilan adalah apa pun yang ditentukan oleh si terkuat. Semoga saja bangsa Indonesia tidak separah itu B. Pemerintahan otoriter sangat diperlukan ketika berhadapan dengan masyarakat yang tak bermoral. menurut kebanyakan teori juga. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum. karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. Dalam Republik. keadilan intinya adalah meletakan segala sesuatunya pada tempatnya Keadilan sosial Keadilan sosial berarti keadilan yang berlaku dalam masyarakat di segala bidang kehidupan baik materil maupun spiritual Hal ini berarti keadilan itu tidak hanya berlaku bagi orang yang kaya saja. baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. tetapi untuk rakayta biasa pula Seluruh Rakyat Indonesia . Plato meresmikan alasan bahwa sebuah negara ideal akan bersandar pada empat sifat baik: kebijakan .Indonesia untuk memprogram ulang otak bangsa kita dengan suatu dokrin nilai – nilai sosial dalam kehidupan berbangsa. menyatakan bahwa “Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial. Tapi. bukan hanya untuk para pejabat. Seluruh rakyat Indonesia berarti bahwa setiap orang yang menjadi rakyat Indonesia baik yang berdiam di wilayah kekuasaan Republik Indonesia maupun warga Negara Indonesia yang berada di Negara lain Keadilan sosial adalah sebuah konsep yang membuat para filsuf terkagum. bernegara. filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20. banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan. Tapi. keadilan belumlagi tercapai: “Kita tidak hidup di dunia yang adil” *2+. tak terkendali tak mau diatur. dan merasa dirinya adalah kebenaran itu sendiri tanpa sadar bahwa mereka hidup bersama dengan orang lain. dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan.nyata sangat plural ini.

II/MPR/1978. • Suka bekerja keras • Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama • Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial. maka seluruh PNS yang bergolongan III di instansi manapun di seluruh Indonesia. pantangan (atau keprihatinan). yaitu memberikan sama yang sama. III di instansi mendapat gaji perhari sejumlah X. yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban • Menghormati hak orang lain • Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri • Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain • Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah. • Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum. PNS Gol. dan memberikan tidak sama yang tidak sama. Conto. yaitu (a) keadilan distributif.keberanian. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia • Mengembangkan perbuatan yang luhur. harus mendapatkangaji perhari juga sejumlah X (b) (b) Keadilan commutatif. yaitu penerapan asas proporsional. dan keadilan Penambahan kata sosial adalah untuk membedakan keadilan sosial dengan konsep keadilan dalam hukum Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Keadilan sosial juga merupakan salah satu butir dalam Pancasila 45 butir pengamalan Pancasila seperti yang tertuang dalam P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) pada Tap MPR No. Jenis-jenis Keadilan Aristoteles membedakan tiga jenis keadilan. Biasanya digunakan dalam Hukum Bisnis .

di mana fokusnya adalah pada pelaku Bagaimana menghukum atau membebaskan pelaku. Begitu banyak undang-undang dibuat. sedangkan kenyataan dilapangan berbanding terbalik dengan coretan di atas kertas. Dengan masa kerja yang hanya 5 tahun. Ini suatu ketidakadilan yang nyata. tetapi pada kepentingan “victims” (korban). mengantri minyak tanah.(c) Keadilan remedial. Sebuah ironi di tengah masyarakat yang hidup susah. hidup di jalanan. biasanya (d) digunakan dalam perkara gugatan ganti kerugian Keadilan juga dapat dibedakan ke dalam dua jenis (a) keadilan restitutif. tentunya mereka sudah mempunyai pekerjaan yang mapan. banyak pula yang melanggarnya Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia pensiun seumur hidup. Kerja mereka hanya menulis. Wah enaknya. Gedung dewan sekarang menjadi ajang mencari uang saja . berpidato. di mana fokusnya bukan pada pelaku. yaitu memulihkan sesuatu ke keadaan semula. Pemaparan Masalah Keadilan Sosial Masalah dalam DPR Ketidakadilan yang nyata terjadi di DPR. yaitu keadilan yang berlaku dalam proses penyelesaian sengketa non litigasi (Alternative Dispute Resolution). kemiskinan merata di seantero negeri ini Sedangkan mereka anggota dewan dengan gagahnya berpidato tanpa tindakan yang jelas. mereka mendapat pensiun seumur hidup. dimana harapan keadilan rakyat terletak di tangan mereka Kontroversi gaji DPR dengan segala tunjangan dan fasilitasnya selalu terjadi tiap tahun. Sebelum menjadi anggota dewan. yaitu keadilan yang berlaku dalam proses litigasi di pengadilan. (b) keadilan restoratif. Mereka bukannya mengurusi segala persoalan rakyat malah mementingkan berapa besar uang yang masuk rekening mereka sendiri. pantas saja banyak orang berlombalomba duduk menjadi anggota dewan Sedangkan BUMN saja sudah banyak yang tidak menerapkan pensiun seumur hidup.

anak yang normal dengan anak yang cacat/anak berkebutuhan khusus (ABK). mulai dar mengimpitkan tubuhnya ke tubuh perempuan lain. seiring dengan masih terjadinya berbagai ketimpangan dalam dunia pendidikan negeri ini Seperti kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak antara anak kaya dengan anak miskin. akan menggunakan banyak cara. di mana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Mataram menerapkan aturan baru tentang pembatasan jumlah sekolah yang bisa dipilih pada saat pendaftaran Penulis sengaja mengangkat dua isu ini.Ketidakamanan dan Ketidakadilan yang Dialami Perempuan di Kendaraan Umum SERING kali kita menyaksikan apabila kita berjalan dikota-kota besar ketika kita naik kendaraan umum. Setelah di dalam bus pun. itu tidak disengaja. Kemudian bagaimana bentuk keadilan pemerintah terhadap sekolah negeri dan swasta. permasalahan itu selalu menggelinding dan menjadi bola liar yang tidak atau belum pernah ditemukan solusi terbaiknya dalam bentuk aturan dan kebijakan yang dibuat selama ini . kadang pinggang atau bahu. untuk “melindungi” atau “menolong” perempuan Apabila duduk di sebelah sopir persis. karena dekat dengan urusan mengganti persneling. jika kena paha penumpang. terutama bus kota. guru PNS dan GTT. memegang tangan mencolek pinggang/ panggul. Terutama ketika bus penuh sesak. dan menyentuh bahkan meremas payudara Kekahawatiran orang tua pada penerimaan siswa barau PSB Menjelang penerimaan siswa baru (PSB) tahun pelajaran 2010/2011 terutama di kota Mataram. Di sini penumpang sulit mengeluh karena sopir punya alasan kuat dia sedang menjalankan tugas menyopir. sopir pun entah sengaja atau tidak sengaja punya kesempatan untuk melakukan pelecehan seksual. Para peleceh kebanyakan lakilaki. di antara para penumpang pelecehan seksual banyak terjadi. tatkala mau turun dari bus. anak cerdas dengan anak bodoh. Sampai dengan peringatan 100 tahun Hari Pendidikan Nasional beberapa waktu yang lalu. Kenek pun menyuruh penumpang menggunakan kaki kiri dulu untuk meloncat turun dari bus sambi memegang salah satu tangan atau anggota tubuh lain. bus tidak begitu saj berhenti. Jadi. Isu perihal PSB online tahun 2010.

anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus cacat fisik dan lain sebagainya? Penulis yakin. sekolah modern ekolah kaum borjuis dan lain-lain. dimana sekolah tersebut merasa kesulitan ketika harus mencari dana keluar tanpa bantuan dari orangtua siswa.Perlakuan yang adil terhadap anak bangsa ini untuk mengenyam pendidikan yang standar. Sementara. Bisa diprediksikan. sekolah tersebut memiliki fasilitas yang lengkap dan modern. penguasaan bahasa asing. Termasuk honor untuk para pengajar ketika harus memberikan pelajaran tambahan dikarenakan untuk mengejar target materi. untuk mendukung program berkelas nasional bahkan internasional. seperti sekolah favorit. Kita tahu. serta berasal dari keluarga kelas ekonomi menengah ke atas Jika menilik dari namanya. Mulai dari tes kemampuan akademis. seperti sekolah berstandar nasional (SBN). salah satunya bisa jadi berasal dari kepala-kepala sekolah terutama sekolah-sekolah negeri unggulan. sekolah unggulan. nampaknya semakin sulit diwujudkan Cobalah liat. Sistem penjaringan dan seleksi dilaksanakan secara ketat. anak-anak cerdas dari keluarga miskin . jawabannya “tidak Pasalnya. anak-anak yang bisa lolos untuk diterima sekolah tersebut diharuskan memenuhi syarat-syarat atau kriteria yang telah ditentukan. sekolah rintisan berstandar internasional (RSBI). kelas akselerasi. ditengarai karena adanya desakan dari pihak-pihak tertentu. input siswanya dengan nilai akademis tinggi. kesehatan. mungkinkah sekolah-sekolah tersebut memiliki akses untuk anak-anak dari keluarga miskin secara luas anak-anak ber-IQ rendah. sekolah imersi. psikologi (IQ). Kriterianya sederhana. dan lain sebagainya Kemudian muncul label-label sekolah yang diopinikan oleh masyarakat sendiri. sekolah-sekolah unggulan semacam RSBI yang tidak tergabung dalam PSB online nantinya hanya akan memprioritaskan menerima anak-anak cerdas yang berasal dari keluarga mampu. tentu saja dibutuhkan sarana dan prasarana belajar yang memadai. serta wawancara khusus dengan orangtua mengenai kemampuan secara ekonomis Adil dan Humanis Pemerintah memang tidak memperbolehkan adanya pungutan berbentuk apapun atau sering disebut pungli (pingutan liar) tetapi pemerintah memperbolehkan sekolah untuk menerima sumbangan kepada orangtua murid . Imbasnya adalah kepada persoalan pembiayaan. sekarang ini bermunculan label-label sekolah atau program yang sengaja dibuat oleh pemerintah.

tanpa memandang bulu. anak berkebutuhan khusus. tadinya liar menjadi beradab tadinya pemalu dan kurang percaya diri menjadi kreatif dan mandiri Bukan semata-mata dari hasil ujian nasional (UN) yang setinggi langit Sangat logis. sementara yang miskin tidak. karena memang inputnya sudah bagus. keluarga yang mampu jelas dikenakan pungutan sekolah. Sistem pendidikan secara bertahap harus dibuat berstandar internasional.menjadi prioritas kedua Pertanyaannya. Itulah keberhasilan pendidikan yang hakiki . Apakah sekolah. walaupun di dalamnya ada anak-anak ABK Bukankah keberhasilan pendidikan diukur dari kemampuan institusi pendidikan tersebut menciptakan perubahan ke arah yang lebih baik pada diri anak. jika semua sekolah baik negeri maupun swasta memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak. ketika sekolah mengelola anak-anak berkemampuan “biasa” bahkan ABK. kebijakan yang “tidak bijak”. Tidak ada lagi label-label sekolah unggulan maupun pinggiran. tetapi mampu menyamai prestasi anak-anak unggulan atau berhasil menciptakan karya yang monumental. dan normal-cacat. Terbukti dengan adanya pendikotomian makna sekolah. barulah sekelumit tentang terjadinya kesenjangan dan ketidak adilan dalam pendidikan yang berlaku di negeri ini. tidak memandang antara anak orang kaya-miskin. dalam hal ini guru bisa berlaku bijak dan tidak pilih kasih terhadap anak-anak didiknya di dalam kelas. artinya tidak membedakan antara anak yang “membayar” dan “gratisan”. sekolah reguler maupun sekolah khusus. Kebijakan-kebijakan pendidikan yang diterapkan masih jauh dari nilai-nilai keadilan dan kemanusian (humanisme). Yang luar biasa. Dengan kata lain.Fenomena di atas. tadinya bodoh menjadi cerdas. baik berkesulitan maupun lamban belajar? Mungkinkah mereka bisa mencicipi belajar di sekolah dengan fasilitas lengkap dan modern? Jawabannya tentu saja Anda sudah tahu sendiri Yang masih disanksikan lagi ke depan. yang seharusnya sebagai tempat belajar bagi siapapun. sekolah-sekolah berlabel unggulan di atas mampu menghasilkan lulusan dengan nilai UN yang maksimal. Dikarenakan. proses seleksi semacam ini apakah sudah mencerminkan keadilan? Lalu bagaimana nasib anak-anak yang berkemampuan akademis “pas-pasan”. sehingga semua sekolah di Indonesia berstandar internasional. Alangkah indahnya. apakah ada perlakuan yang adil antara anak-anak yang berasal dari keluarga mampu dengan yang miskin ketika diterima di suatu sekolah. cerdas-bodoh.

Sebaiknya kita lihat dulu apa yang terjadi di masyarakat sekeliling kita. Sebaikya mereka melihat dulu kepentingan rakyat karena mereka dipilih oleh rakyat untuk rakyat guna memperjuangkan kepentingan rakyat. Sikap suka bekerja keras Nilai . Dalam konteks ini. Situasi sosial berkeadilan ini bisa tercapai jika empat jenis keadilan yang ada berlaku. Sehingga hal tersebut menimbulkan kesenjangan sosial. dan keadilan sistem. Artinya.misalnya Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Dengan ditiadakan bisnis dalam pendidikan berarti tidak ada istilah mengambil keuntungan material jadi biaya pendidikan bisa ditekan. Karena itu.Solusi yang dapat diberikan atas masalah keadilan sosial Anggota DPR jangan hanya memikirkan dirinya sendiri saja. Dinas Perhubungan dan para pemilik bus beserta para sopir dan kernet perlu mendapat pencerahan tentang antipelecehan seksual. keadilan prosedur. yaitu keadilan distributif. Pendidikan tidak dijadikan sebagai ajang bisnis tapi murni untuk mendewasakan peserta didik. menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak” orang lain. bagaimana berlaku sopan terhadap penumpang. Perlu juga secara internal memberlakukan tindak disiplin terhadap sopir atau kernet yang melecehkan perempuan. banyak masyarakat yang kurang mampu. gedung dewan jangan dijadikan ajang mencari uang saja. Untuk mewujudkan keadilan social itu. peleceh dan pelaku yang harus dihukum. diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk. KESIMPULAN Keadilan digambarkan sebagai situasi sosial ketika norma-norma tentang hak dan kelayakan dipenuhi. tentunya mereka sudah mempunyai pekerjaan yang mapan sehingga pastinya mereka sudah hidup berkecukupan. Sikap suka memberi pertolongan terhadap orang yang memerlukan. ada sistem pengaduan penumpang terhadap perlakuan sopir dan kernet yang merugikan. Kita membutuhkan peraturan antipelecehan seksual dim tempat publik. guna memenuhi arti mendidik yang sebenarnya. bukan melulu soal jadwal Sebaliknya. keadilan interaksional. bukannya menghukum korban. Sikap adil terhadap sesama. Apalagi sebelum menjadi anggota dewan.

Yogyakarta: Penerbit UNY Press M. 1989. • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban • Menghormati hak orang lain • Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri • Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain • Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah • Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum. 2002. Soerjanto Poepowardojo.Hum. Pancasila sebagai Visi dan Referensi Kritik Sosial. • Suka bekerja keras Daftar Pustaka L.Andriani Purwastuti. Filsafat Pancasila: Sebuah Pendekatan Sosial BudayaJakarta:Penerbit PT Gramedia .yang dapat diambil dari masalah keadilan sosial • Mengembangkan perbuatan yang luhur.dkk. Pendidikan Pancasila: untuk PerguruanTinggi. 2001. Sastrapratedja. yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama. M.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->