P. 1
Antar Muka 2

Antar Muka 2

|Views: 33|Likes:

More info:

Published by: Sherly Febrice Sapuan on Dec 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/28/2013

pdf

text

original

KOEFISIEN PENYEBARAN

Kerja adhesi :  Energi yang diperlukan untuk mematahkan gaya tarik-menarik antara molekul-molekul tak sejenis. Kerja kohesi :  Energi yang diperlukan untuk memisahkan molekul-molekul cairan yang menyebar sehingga cairan tersebut dapat mengalir di atas lapisan bawah tersebut.

Kerja kohesi

Kerja adhesi

Koefisien penyebaran S = Wa – Wc = (L + S - LS) – 2 L = S - L - LS = S – (L + LS)  Harga S bisa positif atau negatif :  Positif : terjadi penyebaran di permukaan  Negatif : terjadi gelembung

Soal :
Bila tegangan permukaan air S = 72,8 dyne/cm pada 200C, tegangan permukaan benzena L = 28,9 dyne/cm; tegangan antarmuka benzena dan air LS = 35,0. Berapa koefisien sebar awal? Sesudah terjadi kesetimbangan S’ = 62,2 dyne/cm, L’ = 28,8. Berapa koefisien sebar akhir?

Tabel : koefisien sebar awal pada 200C
Zat
Etil alkohol Asam propionat Etil eter Asam asetat Aseton Asam undesilenat Asam oleat Kloroform Benzene Heksana Oktana Etilen dibromida Petrolatum cair

S (dyne/cm)
50,4 45,8 45.5 45.2 42.4 32 (250C) 24.6 13 8.9 3.4 0.22 -3.19 -13.4

Penerapan dalam farmasi :  salep  Emulsi Permukaan kulit  camp. asam2 lemak Lotion mengandung minyak mineral  sukar diratakan krn S <<

Untuk menaikkan koefisien sebar, dapat ditambahkan surfaktan.

ADSORPSI PADA ANTARMUKA CAIRAN
Energi bebas permukaan :  Kerja yang harus dilakukan untuk memperbesar permukaan dengan satu satuan luas. Adsorpsi positif  Bila molekul-molekul bergerak/membagi diri ke arah antarmuka, sehingga menurunkan energi bebas permukaan dan tegangan permukaan.  Contoh : surfaktan Adsorpsi negatif  Bila molekul-molekul lebih suka membagi diri ke arah bulk, sehingga menaikkan energi bebas permukaan dan tegangan permukaan.  Contoh : NaCl, elektrolit2

SURFAKTAN  Amfifil, mempunyai gugus hidrofil dan lipofil, sehingga mempunyai afinitas thd solven polar & non polar

Klasifikasi HLB :
Menurut GRIFFIN HLB = 20 ( 1 – S/A ) S = bilangan penyabunan dari ester A = bilangan asam dari asam lemak Contoh: Tween 20 (Polioksietilen sorbitan monolaurat) S = 45,5 A = 276 HLB = 20 ( 1 – 45,5/276 ) = 16,7

Skala HLB menurut Griffin

HLB CAMPURAN
HLBcamp. X Wtot. = (HLB1 x W1) + (HLB2 x W2) R/ Parafin oil 35 Lanolin 1 Cetil alkohol 1 Emulsifier 7 Aqua ad 100 • Diketahui RHLB untuk parafin oil, lanolin, dan cetil alkohol masing-masing adalah 12, 10 dan 15. Jika digunakan tween 60 (HLB=14,9) dan span 60 (HLB=4,7), berapa masing-masing yang harus ditimbang?

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->