NERACA PEMBAYARAN

A. Definisi Neraca Pembayaran Neraca pembayaran adalah suatu pembukuan yang menunjukkan aliran pembayaran yang dilakukan dari negara-negara lain ke dalam negeri, dan dari dalam negeri ke negara-negara lain. Pembayaran-pembayaran yang dilakukan tersebut meliputi (i) penerimaan dari ekspor dan pembayaran untuk impor barang dan jasa; (ii) aliran masuk penanaman modal asing dan pembayaran penanaman modal ke luar negeri; dan (iii) aliran ke luar dan lairan masuk modal jangka pendek (seperti mendepositkan uang di luar negeri). Dua neraca penting dalam suatu neraca pembayaran adalah neraca perdagangan dan neraca keseluruhan. Neraca perdagangan menunjukkan perimbangan di antara ekspor dan impor. Sedangkan neraca keseluruhan menunjukkan perimbangan di antara keseluruhan aliran pembayaran ke luar negeri dan keseluruhan aliran penerimaan dari luar negeri. Defisit neraca pembayaran berarti pembayaran ke luar negeri melebihi penerimaan dari luar negeri. Salah satu faktor penting yang menimbulkan defisit tersebut. Defisit dalam neraca pembayaran menimbulkan beberapa akibat buruk terhadap kegiatan dan kestabilan ekonomi negara. Defisit sebagai akibat impor yang berlebihan akan mengakibatkan penurunan dalam negeri dengan barang impor. Harga valuta asing akan meningkat dan menyebabkan harga-harga barang impor bertambah mahal. Kegiatan ekonomi dalam negeri yang menurun mengurangi kegairahan pengusaha-pengusaha untuk melakukan penanaman modal dan membangun kegiatan usaha baru. Dengan demikian, sama halnya dengan masalah pengangguran dan inflasi, masalah defisit dalam neraca pembayaran dapat menimbulkan efek yang buruk ke atas prestasi kegiatan ekonomi dalam jangka pendek dan jangka panjang. Oleh karenanya setiap negara harus berusaha menghindari berlakunya defisit dalam neraca pembayaran.

pembayaran cicilan pokok utang luar negeri. Ekspor dan impor adalah kegiatan yang selalu dilakukan setiap negara dan sampai di mana peranan kegiatan tersebut dalam perekonomian dapat diamati dari perkembangan neraca pembayaran. B. Akibat-akibat buruk seperti ini menyebabkan berbagai negara berusaha untuk menghindari masalah defisit dalam neraca pembayaran. Selanjutnya suatu neraca pembayaran dibedakan pula menjadi dua jenis pembukuan. Transaksi berjalan. neraca pembayaran dapat dibedakan kepada dua bagian: passive dan aktiva.Neraca pembayaran memberikan beberapa informasi penting mengani hubungan ekonomi di antara satu negara dengan negara-negara asing. Dan dalam bagian aktiva dicatatkan transaksi-transakit yang menyebabkan negara itu menerima pembayaran dari negara lain. Neraca pembayaran akan memberikan informasi mengenai nilai dan perkembangan ekspor dan impor. serta saldo kiriman dan transfer uang dari Bank ke luar negeri baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta. Neraca Transaksi berjalan (Current Account ) Neraca transaksi berjalan mencatat semua transaksi ekspor dan impor barang. yang disebabkan oleh impor yang melebihi ekspor. perbandingan nilai ekspor dan impor barang. yaitu transaki berjalan atau current account dan lalu lintas modal atau capital account. Ciri-ciri Neraca Pembayaran Sebagai suatu neraca pembukuan. pendapatan investasi. Masalah lain yang mungkin timbul adalah kehilangan kepercayaan orang terhadap prospek ekonomi negara akan mengalir ke luar dan modal luar negeri tidak akan ditanam di negara tersebut. Keadaan seperti ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi di masa depat. Defisit dalam neraca pembayaran. 1. Dalam transaksi berjalan atau current account dicatat transaksitransaksi berikut: . Dalam bagian passive di catat transaksi-transaksi yang menyebabkan negara itu melakukan pembayaran ke negara-negara lain. mengurangi tingkat kegiatan ekonomi di dalam negeri dan masalah pengangguran yang lebih serius akan dihadapi.

Ini biasanya berupa pinjaman dan bantuan dari negara-negara asing yang diberikan kepada pemerintah atau badan-badan pemerintah. c. Aliran modal pemerintah. kegiatan perjanalan luar negeri. Ekspor dan impor barang-barang. Mengirimkan uang untuk membiayai perbelanjaan anak-anak bersekolah di luar negara merupakan contoh lainnya. Pembayaran pindahan atau transfer onilateral Transaksi ini meliputi pembayaran dimana penerimanya tidak perlu membayar dalam bentuk uang atau jasa. dan beberapa kegiatan jasa lainnya. Ia dinamakan juga dengan istilah perdagangan nyata. Misalnya pinjaman untuk membangun irigasi termasuk dalam golongan transaksi ini. Nilai neraca suatu negara positif bila neraca tersebut lebih banyak menjual jasa-jasanya ke luar negeri dan membelinya dari negara-negara lain.a. . b. Transaksi ini meliputi hasil-hasil sector pertanian. Ekspor dan impor jasa-jasa. a. Transaksi ini dikenal sebagai perdagangan tak nyata. 2. Sebaliknya apabila negatif maka impor barang melebihi ekspornya. dan (2) aliran modal swasta. Yang termasuk dalam golongan ini adalah transaksi-transaksi dalam kegiatan pengangkutan. neraca (yaitu perbedaan di antara ekspor dan impor) dari perdagangan tampak yaitu perdagangan dalam barang-barang tampak dinamakan neraca perdagangan. pendapatan dari investasi modal. Apabila nilai neraca itu positif berarti ekspor barang melebihi impornya. barang-barang produksi industri. Contoh: bantuan bahan makanan Amerika Serikat ke penderita kelaparan di Aprika. Neraca modal atau Capital account mencatat dua golongan transaksi: (i) aliran modal pemerintah. Nilanya negatif bila negara itu lebih banyak membeli jasa pihak-pihak luar dan menjual jasanya ke luar negeri.

Tetapi kadangkala istilah kapital atau modal digunakan sebagai istilah lain dari uang. dan transfer unilateral. yaitu uang yang digunakan untuk mendapatkan aset keuangan seperti saham.S. yang dimaksud biasanya adalah sumber daya fisik dan manusiawi yang digunakan untuk memproduksi barang dan jasa. obligasi. seperti peminjaman. capital outflow terjadi bila orang Amerika membeli aset luar negeri. dan investasi. pemberian pinjaman. dan uang yang digunakan untuk melakukan investasi langsung dalam pabrik dan peralatan luar negeri.S. investasi portfolio dan amortasi. . jasa. Investasi portfolio adalah investasi dalam bentuk membeli saham-saham di negara lain.b. Amortisasi adalah pembelian kembali saham-saham atau kekayaan lain yang pada masa lalu telah dijual kepada penduduk negara-negara lain. investor Amerika membeli asetluar negeri agar mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi dan juga untuk mendiversifikasikan portofolio mereka. saldo bank. sedangkan transaksi modal atau capital account mencatat transaksi internasional yang berkaitan dengan aliran asset keuangan. Sebagai contoh. Bila ekonomi berbicara tentang kapital atau modal. capital inflow terjadi bila luar negeri membeli aset Amerika.Investasi langsung adalah investasi untuk mengembangkan perusahaan-perusahaan. yaituinvestasi langsung. Sementara transaksi perjalanan mencatat transaksi internasional yang berkaitan dengan barang. Aliran modal swasta Ia dibedakan dalam tiga jenis. Aliran ke luar modal Amerika atau U. Aliran modal masuk Amerika atau U.

meskipun banyak yang saling terkait. laporan perubahan modal (juga disebut ‘ekuitas pemegang saham’). Di sisi lainnya. Dengan demikian. Hasilnya disebut laba bersih. Masing-masing laporan.Hubungan antara berbagai saldo neraca Satu set lengkap laporan keuangan umumnya mencakup neraca. tetap memiliki peranan berbeda. Neraca Juga disebut laporan posisi keuangan. laporan laba rugi. laporan ini juga mengandung daftar klaim terhadap sumber daya tersebut yang diwakili oleh kreditur dan pemilik. dengan sudut pandang dan fokus penyajian yang berbeda-beda pula. diikuti dengan klaim kreditur dan pemilik. dan laporan arus kas. maka satu macam laporan tidak bisa menggantikan laporan yang lain. akuntan kemudian mencoba untuk menelisik dan mengkaitkan pendapatan dengan semua biaya yang berhubungan dengan yaitu: 1. sumber daya kuantitatif disebut aktiva. Jumlah ini kemudian dicocokkan maksudnya biaya dikurangkan dari pendapatan untuk menentukan hasil operasi untuk periode tersebut. Dalam bentuk laporan pernyataan. . Pendapatan biasanya dapat dengan mudah dikaitkan dengan aktivitas usaha secara spesifik yang berhubungan dalam periode waktu tertentu. Laporan Laba Rugi Melanjutkan analogi neraca sebagai foto statis dari suatu perusahaan pada titik waktu tertentu. proses pembentukan pendapatan tertentu. periode waktu yang sama 2. Laporan keuangan yang satu ini terdiri dari daftar sumber daya kuantitatif yang dipergunakan oleh perusahaan untuk beroperasi. Laporan laba rugi didasari oleh prinsip akuntansi yang disebut prinsip kecocokan (the matching principle). bisa diibaratkan sebagai foto dari suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Laporan keuangan secara keseluruhan menyajikan berbagai jenis informasi tentang kegiatan perusahaan selama periode waktu tertentu dalam angka-angka. Setelah pendapatan untuk jangka waktu telah diidentifikasi.

Seperti laporan laba rugi. 3. Sebuah pengungkapan yang diperlukan dalam satu set lengkap laporan keuangan korporasi adalah identifikasi dari perubahan modal (ekuitas) dalam angka-angka dan jumlah saham. arus kas dari aktivitas investasi. Dalam bentuk yang paling sederhana. arus kas dari aktivitas operasi. Di ujung bawah laporan. . sebisa mungkin melalui media laporan keuangan. perubahan bersih kas disajikan dalam angka rekonsiliasi untuk menunjukan saldo kas bersih antara saldo awal dengan akhir baik itu dalam keadaan meningkat maupun menurun. Keempatnya diperlukan oleh pembaca laporan keuangan untuk mendapatkan pemahaman lengkap. Perubahan-perubahan ini disajikan dengan cara merekonsiliasi perubahan kas dari awal sampai akhir periode akuntansi. Empat laporan keuangan ini berasal dari transaksi dasar yang sama dan pengukuran keuangan yang sama.Pernyataan Perubahan Modal Juga disebut dengan pernyataan Ekuitas Pemegang Saham. laporan perubahan modal (ekuitas pemegang saham) mencakup periode waktu pada titik waktu tertentu. laporan arus kas hanya menunjukkan sumber kas utama perusahaan dan cara perusahaan menggunakan uang tunai itu. terjadi apabila jumlah pembayaran lebih besar daripada jumlah penerimaan. Neraca Pembayaran Defisit. arus kas dari aktivitas pendanaan. Laporan Arus Kas disajikan dalam tiga kategori: 1. Laporan Arus Kas Laporan arus kas menyajikan informasi mengenai penerimaan dan pembayaran dalam bentuk kas selama periode waktu tertentu sama dengan konsep waktu pada Laporan Laba Rugi. Surplus. Dan Seimbang Neraca Pembayaran defisit. 2. Suatu Negara jika mengalami kelebihan impor dan kelebihan tersebut ditutup dengan menambah pinjaman akomodatif dan mengurangi cadangan (stok) nasional maka Negara tersebut sedang mengalami defisit total.

. Akibat dari ketiga dampak di atas disebut pengaruh deflatoir yang mendorong/ menjurus ke arah penurunan harga (deflasi). 3. Dampak Neraca Pembayaran Surplus. Seimbang Dampak Neraca Pembayaran Surplus Secara ekonomi neraca pembayaran yang surplus akan berpengaruh terhadap tingkat harga dalam negeri. adalah apabila jumlah pembayaran atau utang sama dengan jumlah penerimaan (transaksi kredit = transaksi debet). Hal ini disebabkan oleh adanya penambahan permintaan efektif. yaitu mempunyai pengaruh inflatoir mendorong/ menjurus ke arah kenaikan harga (inflasi). Neraca pembayaran surplus. sehingga pengangguran meningkat.Pembayaran defisit dapat juga dilakukan dengan meminjam dari bank sentral luar negeri. Dampak Neraca Pembayaran Defisit Apabila neraca pembayaran suatu Negara mengalami deficit. Produsen dalam negeri tidak dapat bersaing dengan barang-barang impor 2. maka dampak yang akan terjadi sebagai berikut: 1. bank sentral dapat membayar utang luar negerinya atau memperoleh aset cadangan tambahan dari luar negeri. Perusahaan banyak yang gulung tikar. Defisit. adalah apabila jumlah penerimaan lebih besar daripada jumlah pembayaran/ utang Jika BOP surplus. sehingga utang Negara bertambah besar. Neraca Pembayaran seimbang. Pendapatan Negara sedikit.

maka minimal harus dalam kondisi seimbang. maka semuanya harus sama dengan seluruh pembayaran yang dilakuakan oleh pemegang dolar. Bila kita menjumlahkan semua penerimaan.Dampak Neraca Pembayaran Seimbang. Neraca pembayaran yang seimbang tidak terlalu berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi suatu Negara. Hubungan tersebut dapat dinyatakan dalam persamaan: C_R + K_R + F_R = P + K_P + F_P Dimana: C : Transaksi Berjalan K : Neraca Modal F : Transaksi Pemerintah P : Pembayaran R : Penerimaan . Sehingga apabila suatu Negara tidak dapat mencapai surplus dalam neraca pembayaran. Dengan demikian akan dapat menghindari neraca pembayaran yang defisit Neraca pembayaran secara keseluruhan harus berimbang pada nilai yang berlaku.