Biologi Umum

Nama Nim

: Muhammad Abduh : A1C411033

Pergiliran Keturunan pada Tumbuhan Setelah terjadinya penyerbukan, inti generatif serbuk sari akan membelah menjadi dua sel sperma (gamet jantan). Satu sperma membuahi sel telur untuk membentuk zigot. Sperma yang lain menyatu dengan kedua inti sel yang terdapat di tengah kantung embrio untuk membentuk endosperma. Penyatuan dua sperma dengan sel-sel yang berbeda dalam kantung embrio disebut pembuahan ganda. Setelah fertilisasi ganda, bakal biji akan berkembang menjadi biji dan bakal buah akan berkembang menjadi biji dan bakal buah akan berkembang menjadi buah. Siklus hidup tumbuhan memperlihatkan suatu pergiliran keturunan (metagenesis). Pergiliran keturunan meliputi fase gametofit dan sporofit. Fase gametofit atau fase generatif merupakan tahap menghasilkan gamet haploid. Fase sporofit atau fase vegetatif merupakan tahap menghasilkan spora. Gametofit menghasilkan gamet haploid yang menyatu membentuk zigot. Zigot berkembang menjadi sporofit diploid. Pembelahan sporofit, menghasilkan spora yang menghasilkan generasi gametofit berikutnya. Tumbuhan lumut dan paku mengalami pergiliran keturunan. Pada tumbuhan lumut, gametofit merupakan tahapan dominan dan dapat diamati. Sedangkan pada tumbuhan paku, sporofit merupakan tahapan dominan dan dapat diamati.

Metagenesis adalah pergiliran keturunan dari fase gametofit ke fase sporofit. mengalami fertilisasi dan kemudian menghasilkan gamet. Tumbuhan lumut yang sering kamu jumpai merupakan fase gametofit. tumbuhan tertentu juga dapat terjadi perbedaan bentuk tubuh selama pertumbuhannya. b. Pada tumbuhan tersebut. contohnya Obelia dan Aurelia. Dari gambar itu tampak jelas bahwa ubur-ubur (Aurelia) memiliki dua jenis kehidupan yaitu kehidupan saat menempel (polip) dan kehidupan bergerak bebas (medusa). yaitu: a. Karena menghasilkan gamet. Tumbuhan tersebut mengalami 2 fase yang berbeda dalam siklus hidupnya. Beberapa hewan tingkat rendah juga mengalami metagenesis. Spora menghasilkan 2n atau kromosom diploid dan gamet menghasilkan n atau kromosom haploid.Seperti halnya metamorfosis pada hewan. Siklus aseksual (vegetatif) Pada siklus aseksual dihasilkan sporofit. Zigot tumbuh menjadi individu yang menghasilkan spora. yaitu sporofit dan gametofit. Berkebalikan dengan lumut. spora dihasilkan. Pada tumbuhan paku. . gametlah yang dihasilkan. fase sporofit lebih dominan dibandingkan dengan fase gametofit. Jika gamet jantan membuahi gamet betina. Metagenesis adalah terjadinya pergiliran keturunan atau pergantian siklus. tumbuhan lumut tumbuh. maka akan terbentuk zigot. Sedangkan dalam fase gametofit. Dalam fase sporofit. Sedangkan tumbuhan paku yang kamu lihat sehari-hari merupakan fase sporofit. Demikian seterusnya terjadi pergiliran keturunan antara fase gametofit dan sporofit. Peristiwa ini dinamakan metagenesis. Spora yang jatuh di tempat yang sesuai akan tumbuh menjadi individu baru yang menghasilkan gamet. pembentukan gamet jantan berlangsung di dalam antheridium dan gamet betina di dalam arkegonium. Pergiliran keturunan antara fase sporofit dan gametofit itulah yang disebut metagenesis. Generasi ini disebut fase vegetatif (aseksual) atau sporofit. tumbuhan paku terlihat bertumbuh. Metagenesis pada tumbuhan dapat diamati dengan jelas pada tumbuhan tak berbiji (paku dan lumut). Peristiwa ini terjadi pada tumbuhan lumut dan paku. maka generasi ini disebut fase generatif (seksual) atau gametofit. Karena pada fase sporofit ini. fase gametofit lebih dominan daripada fase sporofitnya. Pada fase gametofit. Siklus seksual (generatif) Pada siklus seksual dihasilkan gametofit. Perhatikan metagenesis ubur-ubur (Aurelia).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful