P. 1
Jurnal Pendidikan Pengertian Etika Menurut Para Ahli

Jurnal Pendidikan Pengertian Etika Menurut Para Ahli

|Views: 606|Likes:
Published by fayzakiyah

More info:

Published by: fayzakiyah on Dec 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/16/2015

pdf

text

original

Jurnal Pendidikan Pengertian Etika Menurut Para Ahli

Perkembangan Moral Peserta Didik Usia Dini pendidikan anak usia ini yang dikutif dari Standar Kompetensi Taman Kanak-Kanak (TK) /Raodhatul Anfhal (RA) tahun 2004 (Depdi8knas, 2004). Tabel Pengembangan Moral dan Nilai-Nilai Agama Kompetensi Dasar Hasil Belajar Indikator Peserta didik mampu melakukan ibadah, terbiasa mengikuti aturan dan dapat hidup bersih dan mulai belajar membedakan benar dan salah, terbiasa berperilaku terpuji Terbiasa berperilaku sopan santun ... ahli teori Lawrence Kohlberg disebut sebagai tahap “norma-norma interpersonal”. Anak mulai menginternalisir moral-moral sebagaimana yang orang dewasa tunjukan. Menurut Piaget, perkembangan moral anak menengah dan akhir berada dalam suatu transisi antara dua tahap yaitu tahap realisme moral atau heteronomous morality dan tahap moralitas berdasarkan hubungan timbal balik atau disebut juga autonomous morality. Dalam tahap realisme moral, anak melihat peraturan dari orang tua dan orang dewasa la ... Di dalam kehidupan bermasyarakat arti nilai sebuah moral sangat penting. Dalam hal ini orang dapat dikatakan bermoral apabila dalam menjalani kehidupan Hurlock, istilah moral berasal dari kata latin mos(moris), yang berarti adapt istiadat, kebiasaan, peraturannilai-nilai atau tata cara kehidupan. Sedangkan moralitas merupakan kemauan untuk menerima dan melakukan peraturan, nilai- nilai atau prinsip-prinsip moral (Yusuf,2002). Konsep moral sudah dapat dibentuk sejak masa anak yaitu lebih kurang awal dari usia 2 tahun. Meskipun sudah dipelajari sejak kecil, namun setelah dewasa manusia tetap berhadapan dengan masalah-masalah moral dan meningkatkan konsep moralnya dalam berhubungan dengan orang lain. Bahwa perkembangan moral seorang anak sejalan dengan perkembangan kognitifnya. Dengan makin bertambahnya tingkat pengetahuan, makin banyak pula nilai-nilai moral. Menurut Hurlock (dalam Sianawati,dkk, 1992) meskipun perkembangan peserta didik melewati pentahapan yang tetap, namun usia mereka dalam mencapai tahapan tertentu berbeda menurut tingkat perkembangan kognitif merekaPola asuh adalah perlakuaan orang tua dalam rangka memenuhi kebutuhan, memberi perlindungan, dan mendidik anak dalam kehidupan sehar-ihari (Meichati,1978). Menurut Gunarsa (1989) keluarga merupakan lingkungan kehidupan yang dikenal anak untuk pertama kalinya, dan untuk seterusnya peserta didik banyak belajar di dalam kehidupan keluarga. Karena itu peranan orang tua dianggap paling besar pengaruhnya terhadap perkembangaan moral seorang anak. Dalam hal ini dapat dilihat perbedaan ... Read Article

1/1

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->