P. 1
Uji Biokimia Bakteri

Uji Biokimia Bakteri

5.0

|Views: 458|Likes:
Published by umye_558520219

More info:

Published by: umye_558520219 on Dec 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/29/2014

pdf

text

original

UJI BIOKIMIA BAKTERI Bakteri, sebagai kelompok, hidup dan tumbuh di bawah kisaran keadaan yang luas.

Beberapa species hidup pada deposit-deposit di parit-parit terdalam di samudera, yang lain hidup di tanah arktik, yang lain lagi di sumber air panas. Untuk menelaah bakteri di laboratorium kita harus dapat menumbuhkan mereka dalam biakan murni. Untuk melakukan hal ini, haruslah dimengerti jenis-jenis nutrient yang disyaratkan oleh bakteri dan juga macam lingkungan fisik yang menyediakan kondisi optimum bagi pertumbuhannya. Tidak ada satupun perangkat kondisi yang memuaskan bagi kultivasi semua bakteri di laboratorium. Bakteri amat beragam baik dalam persyaratan nutrisi maupun fisiknya. Beberapa bakteri mempunyai persyaratan nutrient yang sederhana sedangkan yang lain mempunnyai persyratan yang rumit. Beberapa species tumbuh pada suhu terendah 0 oC, sedangkan yang lain tumbuh pada suhu sampai 75 oC. Beberapa membutuhkan oksigen bebas, sedangkan yang lain dihambat oleh oksigen. Karena alasan ini maka kondisi harus disesuaikan sedemikian sehingga menguntungkan bakteri tertentu yang sedang ditelaah. Begitu tersedia kondisi yang baik untuk kultivasi, maka reproduksi dan pertumbuhan bakteri dapat diamati dan diukur, utnuk menentukan pengaruh berbagai kondisi baik terhadap reproduksi maupun pertumbuhan bakteri tersebut dan untuk menentukan perubahan-perubahan apa saja yang dihasilkan oleh bakteri di dalam lingkungan tumbuhnya.

Persyaratan nutrisi Semua bentuk kehidupan, dari mikroorganisme sampai kepada manusia, mempunyai persamaan dalam hal persyaratan nutrisi tertentu dalam bentuk zat-zat kimiawi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan fungsinya yang normal. Pengamatan-pengamatan baerikut ini melukiskan hal tersebut dan juga menampakkan keragaman yang amat besar dalam hal tipe nutrisi yang dijumpai di antara bakteri: · Semua organisme hidup membutuhkan sumber energi. Organisme hidup terbagi menjadi fototrof atau kemotrof dan kedua tipe nutrisi ini dijumpai di antara bakteri. · Semua organisme hidup membutuhkan karbon; semua membutuhkan sedikitnya sejumlah kecil karbondioksida, tetapi kebanyakan di antaranya juga membutuhkan beberapa senyawa karbon organik, seperti gula-gulaan dan karbohidrat lain. · Semua organisme hidup membutuhkan nitrogen. Bakteri sangat beragam dalam hal ini; beberapa tipe menggunakan nitrogen atmosferik, beberapa tumbuh pada senyawa nitrogen anorganik, dan yang lain membutuhkan nitrogen dalam bentuk senyawa nitrogen organic.

Mikroorganisme tidak mempunyai varietas dan ciri-ciri anatomi. magnesium. Untuk bakteri. 1971). susunan. Walaupun dalam jumlah yang sedikit. permukaan. natrium. tetapi juga menunjukan respons yang berbeda-beda terhadap kondisi fisik di alam lingkungannya.) . Suhu 2. dan identifikasi dari kultur bakteri. D.1986) Kondisi fisik yang dibutuhkan untuk pertumbuhan Bakteri tidak hanya amat bervariasi dalam persyaratan nutrisinya. tembaga dan kobalt untuk pertumbuhnannya yang normal. seng. besi.· Semua organisme hidup membutuhkan belerang (sulfur) dan fosfor. Masalah yang paling mendasar di dalam bakteriologi adalah penyembuhan. maka akan diketahui sifat-sifat suatu koloni bakteri. semua nutrient harus ada dalam bentuk larutan sebelum dapat memasuki bakteri tersebut. pH (Pelczar. Atmosfer gas 3. Bakteri dapat diidentifikasi dengan mengetahui reaksi biokimia dari bakteri tersebut.1986). fisiologi. tidak seperti halnya pada tumbuhan atau hewan yang mudah dipelajari dalam taksonomi. (Pelczar. Identifikasi bakteri didasarkan pada varietas dari karakteristik yang dimiliki oleh bakteri tersebut. 1. dibutuhkan suatu kombinasi nutrient serta lingkungan fisik yang sesuai. Dengan menanamkan bakteri pada medium. kalium. 1981. Sifat-sifat suatu koloni tersebut ialah sifat-sifat yang ada sangkut pautnya dengan bentuk. · Semua organisme hidup membutuhkan air untuk fungsi-fungsi metabolic dan pertumbuhannya. tidak hanya dari morfologi tetapi juga karakteristik kultur mikroorganisme. kalsium. dan patogenitas (Seeley & VanDemark. · Semua organisme hidup membutuhkan vitamin (senyawa organic khusus yang penting untuk pertumbuhan) dan senyawa seperti vitamin yang berfungsi membentuk substansi yang mengaktivasi enzim – substansi yang menyebabkan perubahan kimiawi. Untuk berhasilnya kultivasi berbagai tipe bakteri. mangan. dan sebagainya (Dwidjoseputro. pembersihan. pengkilatan. · Semua organisme hidup membutuhkan beberapa unsur logam.

Uji yang menggunakan penunjuk amil alkohol disebut metode Kovacs. dan saccharosa. untuk mengetahui terjadinya pembentukan asam atau tidak sebagai hasil penguraian gula pada medium. sedangkan yang menggunakan penunjuk asam oksalat disebut metode Gnezda. Uji Indol Bakteri yang tergolong dalam grup fekal dapat memecah asam amino triptofan dan menghasilkan suatu senyawa berbau busuk yang disebut indol. laktosa. Uji Metil Red Test ini adalah untuk mengetahui adanya pembentukan asam dengan pH di bawah 4. Voges Proskauer.Identifikasi bakteri dapat diketahui dengan menanamkan sampel bakteri dalam media seperti media gula-gula dan penanaman dalam IMViC. sedangkan warna kuning menunjukan hasil negative. Bakteri yang telah ditumbuhkan dalam medium yang mengandung triptofan. manosa. Di dalam media gula-gula ini digunakan tabung Durham untuk mengetahui ada tidaknya pembentukan gas sebagai hasil penguraian gula dalam medium. Untuk melihat hasil positif maka ke dalam medium yang telah . Metil Red adalah suatu indicator yang akan menunjukan warna merah bila pH ada di bawah 4. Media gula-gula ini terdiri dari glukosa. kemudian diberi 3-5 tetes pereaksi Kovacs yang mengandung amil alkohol atau diberi kristal asam oksalat. 2. Metil Red. 1. Pada uji ini sebelumnya ditambahkan reagen MR (0. Uji IMViC ini merupakan singkatan dari uji Indol. Indikator yang digunakan adalah merah fenol. Hasil test positif ditandai dengan terbentuknya warna merah.  Media gula-gula Media gula-gula ini merupakan media yang dapat digunakan dalam mengidentifikasi bakteri. 3. Uji Voges Proskauer Pada reaksi ini akan diselidiki apakah bakteri yang akan diuji dapat membentuk Acethyl Methyl Carbinol atau tidak. Adanya indol akan menyebabkan amil alkohol berubah warnanya menjadi merah tua atau warna kristal asam oksalat menjadi merah muda.4% dalam alcohol 96%) kedalamnya untuk dapat mengetahui reaksi warna. maltosa. dan Citrate.

NaCl. bakteri juga dapat diidentifikasi dengan mengamati pergerakannya atau motilitasnya. Berikut merupakan tabel medium yang digunakan pada uji IMViC dan reaksi yang terjadi. dan indicator Bromtymol blue. air . Na citrate. agar-agar. Motilitas bakteri ini dibagi dalam empat kelompok yaitu. bila tidak terjadi apa-apa ditulis VP (-). Uji Medium Produk akhir Reaksi positif Warna merah pada Tryptone Broth Indol atau Indol-Nitrite Proteose Broth Metil Red (MR-VP) atau 1% Glukosa Pepton Broth Seperti uji Voges Proskauer merah metil Koser Citrate Medium (Dwijoseputro.ditanami ditambahkan KOH kemudian dipanaskan sebentar. Uji Sitrat Dengan manggunakan medium citrate menurut Simmon. Dalam hal ini akan terbentuk diacethil. bila bereaksi positif maka akan berubah menjadi berwarna biru terang. maka akan tetap berwarna hijau kebiruaan. Pada uji ini medium yang tadinya berwarna hijau kebiruan. anaerob (tumbuh tanpa oksigen molekular). aerob (organisme yang membutuhkan oksigen). Diacetyl ini dengan sisa-sisa guanidine akan membentuk warna merah kecoklatan yang berupa cincin dipermukaan tabung sebagai VP (+). merupakan medium padat yang terdiri dari mono ammonium fosfat. 1989) Asetil metil karbinol Asam organik Indol penambahan pereaksi Kovacs Warna merah muda pada kertas asam oksalat Warna merah muda pada penambahan indikator metil red Warna merah tua pada penambahan 5% alfa naftol dan 40% KOH Timbulnya kekeruhan Selain dari reaksi biokimia. 4. . Bila rekasi negative.

Freeman and Company: San Fransisco 1. VanDemark. dan E. dan mikroaerofil tumbuh terbaik bila ada sedikit oksigen atmosfer).. 1986). Wilias & Wilkins: Baltimore Dwidjoseputro.dan N. S. J. M.. Pelczar.inokulasi bakteri uji pada masing masing tabung biakan. 1971. Seeley. C. Penterjemah Ratna Siri Hadioetomo. R. 2. Dasar-dasar Mikrobiologi.E Gibbons (eds): Bergey’sManual of Detertminative Bacteriology. W. Motilitas bakteri ini dapat diamati dengan menumbuhkan bakteri pada semi solid agar (Pelczar. Media perbenihan Pepton Reagen Kovac’s Prosedur 1)Beri label pada tabung medium perbenihan peptone dengan nama bakteri yang akan diinokulasi.8th. W. et al.Uji Indol Tujuan Untuk menentukan kemampuan bakteri dalam memecah asam amino triptofan Bahan Biakan Escherichia coli dan Enterobacter aerogenes berumur 24-48 jam pada TSB. Microbes in Action A Laboratory Manual Of Microbiology.. 3)Inokulasi pada 370 C selama 24-48 jam. 1981.. Chan. dan P. H.Uji Methyl Red Tujuan •Untuk menentukan mikroorganisme yang mampu meoksidasi glukosa dengan .E. Djambatan: Jakarta. D. Dasar-dasar Mikrobiologi. Daftar Pustaka Buchana. H. J.anaerob fakultatif (tumbuh pada keadaan aerob dan anaerob). Universitas Indonesia: Jakarta. 2)Gunakan teknik aseptic. 1986.

Media perbenihan MR-VP Reagen Indikator methyl red Peralatan 1.Uji penggunaan sitrat Tujuan 1)Membedakan bakteri usus berdasarkan kemampuan untuk memfermentasikan sitrat sebagai satu satunya sumber karbon. Indikator:Brom thymol blue 5.Enterobacter aerogenes dan Klebsiella pneumoniae umur 24.48 jam pada TSB.Pembakar Bunsen atau spirtus 2. Uji Triple sugar Iron agar (TSIA) Tujuan 1)Membedakan anggota Enterobacteriaceae 2)Membedakan Enterobacteriaceae dan kelompok lain dari basil usus.Uji oksidase Tujuan Menentukan bakteri yang mempunyai kemampuan sitokrom oksidase 7. Bahan Biakan Escherichia coli.Jarum inokulasi 3.Uji Voges Proskauer Tujuan Untuk membedakan bakteri usus seperti Escherichia coli. Indikator :Phenol Red 6. Enterobacter aerogenes dan klebsiella pneumoniae 4. •Untuk membedakan bakteri Escherichia coli dengan Enterobacter aerogenes.Uji Katalase Tujuan .Tabung uji 3.menghasilkan asam berkonsentrasi tinggi dan mempunyai stabilitas terhadap hasil akhir tsb.

Sifat metabolisme bakteri dalam uji biokimia biasanya dilihat dari interaksi metabolit-metabolit yang dihasilkan dengan reagen-reagen kimia. E. bakteri memiliki juga jenis enzim yaitu endoenzim dan eksoenzim. 2004). Endoenzim yaitu enzim yang berkerja dalam sel. dan mempunyai flagella peritrikat. coli dibedakan atas sifat serologinya berdasarkan antigen o (somatic).Untuk menentukan kemampuan bakteri dalam menguraikan H2O2 oleh enzim katalase 8. 2004). Sedangkan katabolisme yaitu reaksi biokimia yang memecah atau menguraikan molekul-molekul kompleks menjadi molekulmolekul yang lebih sederhana.sedangkan eksoenzim yaitu enzim yang disekresikan ke luar sel dan berdifusi ke dalam media. Anabolisme (Biosintesis) yaitu reaksi biokimia yang merakit molekul-molekul sederhana menjadi molekul-molekul yang lebih kompleks. Misalnya pembentukkan protein dari asam amino. Proses metabolisme dibedakan menjadi dua jenis yaitu anabolisme dan katabolisme. Selain itu dilihat kemampuannya menggunakan senyawa tertentu sebagai sumber karbon dan sumber energi (Waluyo. coli adalah suatu bakteri gram negative berbentuk batang. Sebagian besar eksoenzim bersifat hidroliktik. K (kapsul) dan H (flagella) (Fardiaz. yang berarti bahwa eksoenzim menguraikan molekul kompleks menjadi molekul yang molekul-molekul yang lebih sederhana. Berdasarkan tempat bekerjanya. 2004). bersifat anaerobic fakultatif. Proses katabolik melepaskan energi yang dibutuhkan oleh sel(Waluyo. Sistem endoenzim selain bersifat anabolik dapat juga bersifat katabolik.Uji Urease Tujuan Untuk menentukan mikroorganisme yang mampu menguraikan urea oleh enzim urease.1992) . Aktivitas metabolisme tidak terlepas dari adanya enzim. E. Molekul-molekul yang lebih kecil ini kemudian dapat memasuki sel dan digunakan untuk kepentingan sel(Waluyo. Secara umum proses anabolik membutuhkan energi. 9.Uji reduksi Nitrat Untuk menentukan kemampuan beberapa organisme dalam meredukasi nitrat menjadi nitrit atau di luar bentuk nitrit Metabolisme merupakan reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada makhluk hidup.

0 atau kurang. Hasil uji indol yang diperoleh negatif karena tidak terbentuk lapisan (cincin) berwarna merah muda pada permukaan biakan.coli akan menfermentasi laktosa di dalam medium menjadi asam. sehingga mengakibatkan terjadinya pengendapan bile dan penyerapan indikator merah netral(Fardiaz. terjadi perubahan warna menjadi merah setelah ditambahkan methyl red. yang dapat diketahui dengan menambahkan larutan kovacs. oleh karena itu bila indikator metil ditambahkan pada biakan tersebut .1992) Berikut beberapa uji Biokimia yang digunakan untuk identifikasi bakteri antara lain : a. sehingga asam amino ini dengan mudah dapat digunakan oleh mikroorganisme akibat penguraian protein(Anonim. Terbentuknya asam campuran pada media akan menurunkan pH sampai 5.coli dan bakteri-bakteri lainnya yang mempunyai sifat-sifat hamper sama. Koloni E. 2008) b. Uji-uji biokimia ditujukan untuk menunjukkan E.coli pada DHL dan MacConkey Agar berwarna merah dan dikelilingi oleh areal yang menunjukkan pengendapan bile. Indol Media ini biasanya digunakan dalam indetifikasi yang cepat.1992) Uji-uji biokimia yang dilakukan terhadap E. yaitu Klebsiella dan Enterobacter (Fardiaz. Uji MR Hasilnya positif. MR-VP 1. Asam amino triptofan merupakan komponen asam amino yang lazim terdapat pada protein.coli misalnya DHL (Desoxycholate Hydrogen Sulfide Lactose) agar atau MacConkey Agar. E. coli termasuk karakteristik pertumbuhan pada agar TSI (Triple Sugar Iron) dan agar SIM (Sulfite Indole Motility) atau LIM (Lysine Indole Motility). Artinya. artinya bakteri ini tidak membentuk indol dari tryptopan sebagai sumber carbon.Medium selektif yang dapat digunakan untuk mengisolasi E. bakteri ini mengahasilkan asam campuran (metilen glikon) dari proses fermentasi glukosa yang terkandung dalam medium MRVP.

dan H2S akan bereaksi dengan Fe++ yang terdapat pada media dan menghasilkan endapan hitam(Anonim. Artinya bakteri ini tidak mempunyai enzim sitrat permiase yaitu enzim spesifik yang membawa sitrat ke dalam sel(Anonim. 2008) e. Dari uji juga terlihat ada warna hitam. Hal ini menandakan bahwa bakteri ini peragi asam campuran(Anonim. TSIA · Pada uji TSIA warna media slant berubah menjadi merah karena bakteri bersifat basa ini menandakan bahwa bakteri ini tidak memfermentasi laktosa dan sukrosa(Anonim. 2008) .dengan pH seredndah itu maka indikator tersebut menjkadi merah. Hal ini menunjukan adanya pergerakan dari bakteri yang diinokulasikan. Pembentukan H2S positif ditandai dengan adanya endapan berwarna hitam. karena tidak terbentuk warna merah pada medium setelah ditambahkan α-napthol dan KOH. 2008) d. Uji VP Hasilnya negatif. 2008) · Pembentukan gas positif ini hasil dari fermentasi H2 dan Co2 dapat dilihat dari pecahnya dan terangkatnya agar. yang ditandai dengan tidak terjadinya perubahan warna. hal ini terlihat adanya penyebaran yang berwarna putih seperti akar disekitar inokulasi. Simmons Citrate Hasil uji sitrat yang diperoleh negatif. 2008) 2. endapan ini terbentuk karena bakteri mampu mendesulfurasi asam amino dan methion yang akan menghasilkan H2S. yang berarti bahwa bakteri ini memiliki flagella. SIM Hasil yang diperoleh pada uji ini adalah positif. yang berarti bakteri ini menghasilkan Hidrogen Sulfit (H2S) (Anonim. artinya hasil akhir fermentasi bakteri ini bukan asetil metil karbinol (asetolin) (Anonim. 2008) c.

Media ini biasanya digunakan untuk membedakan Salmonella dan Shigella dengan bakteri Gram negatif bentuk batang lainnya bedasarkan pola fermentasi penghasil hydrogen sulfide.coli. Laktosa. TSIA agar mengadung laktosa dan sukrosa dalam konsentrasi 1%. Klebsiella dan Enterobacter Uji TSI : Fermentasi Sukrosa dan laktosa. Pada uji gula-gula hanya terjadi perubahan warna pada media glukosa yang berubah menjadi warna kuning.1% dan phenol red sebagai indicator yang menyebabkan perubahan warna dari merah orange menjadi kuning dalam suasana asam.coli (+)a + Klebsiella + + Enterobacter + + . Untuk pengamatan polapola pengunaan karbohidrat. ferro sulfat menghasilkan FeS (precipitat). Uji gula-gula(Glukosa. Sukrosa dan Manitol) Uji ini dilakukan untuk mengindetifikasi bakteri yang mampu memfermentasikan karbohidrat.· Pada media daerah butt media berubah berwarna kuning ini menandakan bakteri memfermentasi glukosa. 2008) f. artinya hasil fermentasi berbentuk gas(Anonim. 2008) Perbedaan sifat-sifat E. (+) –+ (–) – + (+) – (+) + (–)b E. Pada media glukosa juga terbentuk gelembung pada tabung durham yang diletakan terbalik didalam tabung media. artinya bakteri ini membentuk asam dari fermentasi glukosa. yaitu suatu substrat untuk penghasil H 2S. bewarna hitam untuk membedakan bakteri H2S dengan bakteri-bakterinya(Anonim. Fermentasi glukosa (+) Produksi gas – Produksi H2S (–) LIM/SIM (+) Dekarboksilase lisin. TSIA juga mengandung natrium trisulfat. glukosa 0.

– – – Kebanyakan Negatif. Di sisi lain Ilmu kimia adalah suatu ilmu tentang benda-benda serta proses perubahannya yang ditinjau berdasarkan susunan dan sifat atom-atom atau molekul yang membentuknya. Selama makhluk itu masih hidup banyak sekali proses perubahan yang terjadi di dalam sel. L. S. senyawa-senyawa yang menunjang aktivitas organisme hidup serta energi yang diperlukan atau dihasilkan. b(–).Produksi indol. Jadi ruang lingkup biokimia antara lain meliputi studi tentang susunan kimia sel. Mikrobiologi Umum. Mikrobiologi Pangan 1.2008: http://hafizluengdaneun. Kebanyakan Positif. Samarinda Fardiaz. DAFTAR PUSTAKA Anonim. Dengan kata lain Biokimia menyangkut dua aspek yaitu struktur senyawa dan reaksi antar senyawa dalam . Motilitas Produksi H2S.1. Ket : a(+). sifatsifat senyawa serta reaksi kimia yang terjadi dalam sel. Pukul 11. Interseksi sudut pandang ilmu kimia dengan biologi merupakan disiplin ilmu yang meninjau organisme hidup serta proses yang terjadi di dalamnya secara kimia. 1992. 2004.45.multiply. Jadi Ilmu kimia menitik beratkan pembahasannya pada hubungan antara struktur kimia benda-benda dengan fungsi dan reaksi-reaksinya dengan benda lain. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta Waluyo. baik tumbuhan. PENGERTIAN – RUANG LINGKUP BIOKIMIA Makhluk hidup. hewan maupun manusia terdiri atas unit-unit kecil yang disebut sel. Aktivitas yang terjadi dalam sel inilah yang menunjang fungsi organ-organ dalam makhluk itu dan dengan demikian juga merupakan penunjang terlaksananya fungsi makhluk hidup itu sendiri. Universitas Muhamadiyah Malang: Malang Disusun oleh : 1. Disiplin ilmu tersebut yaitu Biokimia. Fenomena kehidupan yang ditandai oleh adanya pertumbuhan dan reproduksi serta hal-hal yang berkaitan merupakan ruang lingkup Biologi dan ilmuilmu yang relevan misalnya ilmu kedokteran atau kesehatan.com/journal/item/1/Laporan_Koasistensi_Mikrobi ologi_ Diakses hari selasa.

baik pemahaman atas struktur senyawasenyawa biokimia. telah diketahui bahwa enzim yang meropakan biokatalis bagi reaksi yang terjadi dalam tubuh adalah suatu protein. Meskipun demikian masih banyak proses kimia dalam kehidupan yang belum dapat dijelaskan. tentang . kemajuan dalam bidang bio¬kimia. lemak dan protein.organel yang terdapat dalam sel seperti mitokon¬dria.. 1. Suatu kemajuan ilmiah yang sangat penting telah terjadi pada tahun 1953. Namun hingga pertengahan Abad XX. Struktur kimia dati protein dan asam-nukleat belum diketahui meskipun pada.dikatakan 'bahwa dalam Abad XX . maupun identifIkasi reaksi metabolik dalam sel. Pada awal Abad XX kebanyakan ahli biokiinia berpen¬dapat bahwa hanya protein dengan s~ruktrur yang kompleks yang membawa informasi genetika.2..sel. sedangkan asam nukleat dipandang sebagai senyawa yang sederhana• dalam sel. Reaksi kimia yang terjadi dalam sel disebut metabolisme merupakan bagian penting dan pusat perhatian dalam biokimia. belum ada seorang pun yang dapat mengisolasi gen serta mengetahui struktur kimianya. peilemuan struktur primer. penemuan hasil antara dalam metabolisme karbohidrat. kloroplas dan lain-lain serta fungsi organel-organel tersebut dalam proses biokimia yang berlangsung dalam sel. sekunder. Diawali oleh Robert Hooke pada Abad xvn yang telah melakuk~ observasi terhadap sel-sel. timbul dati karya Gregor Mendel pada pertengahan Abad XIX dan kemudian menjelang Abad XX diketahui bahwa gen tersebut terdapat pada kromosom. yakni unit pembawa sifat-sifat yang diturunkan oleh individu.struktur dan sifat protein.dengan Perkembangan biokimia.. ini biokimia mengalami perkembangan :yang pesat. Pengembangan mikroskop elektron pada pertengahan Abad XX telahmengakibatkan pemahaman yailg lebih rinci atas struktur sel. terutama organel. para. Perkembangan biokimia juga tidak terlepas dari perkembangan yang terjadi pada bidang pengetahuan genetika. Dengan struktur DNA demikian ini dapat dijelaskan pula bagaimana informasi genetika dapat dilangsungkan sehingga makin bertambahlah pengetahuan tentang proses-proses "Yang teIjadi dalam -sel hidup. Secara umum dapat •. Disamping itu kemajuan atau perkembangan metodeanalisis kromatogrcw. tahun 1869 asam nukleat telah dijsolasi Friedrich Miescher. maka perbaikan atas teknik observasidengan menggunakan mikroskop telah dapat meningkatkan pemahaman atas struktur yang kompleks. tersier dan kuartemer protein serta struk¬tur . Telah diketahui bahwa kromosom itu terdiri dati protein dan asam aukleat. Hal ini sangat menunjang perkembangan biokimia. Hal ini jelas merupakan sumbangan bagi. Gagasan tentang adanya gen. ketika James Watson dan Francis Crick menjelaskan tentang struktur DNA yang berbentuk heliks ganda. Perkembangan Biokimia Sejalan . Dengan ma-junya pengetahlian. Barn pada pertengahan Abad XX ini terbukti bahwa asam deok¬siribonukleat (DNA) adalah senyawa pembawa informasi genetika.organisme hidup. Penelitian dalam masalah gizi telah menimblllkan penemuan tentang vitamin yang dapat mencegah seseorang terkena penyakit tertentu. ahli biologi sel ikut memberikansumbangannya dalam bidang struktur .

KETERKAITAN BIOKIMIA DENGAN ILMU LAIN Semula Ilmu Kimia mempunyai 2 spesialisasi yaitu Kimia anorganik dan Kimia Organik. Pada tahun 1926 J. Penemuan ini menjadi babak baru dalam perkembangan sudut padang Kimia organic. Pada abat XIX Eduard dan Hans Buhner menemukan bahwa ekstrak sel-sel ragi yang telah dirusak atau telah mati tetap dapat menyebabkan terjadinya proses peragian / fermentasi. 2.asamoksala.3. Kimia organic terutama mempelajari struktur.DNA dan RNA mempunyai arti y. tetapi juga merupakan hasil proses fotosintesa dari tumbuhan. Senyawa yang ternyata merupakan hasil samping metabolisme. Berhasil memisahkan morfina dari opium dan sebagainya. yang terdiri dari anabolisme (Reaksi pembentukan) dan katabolisme (Reaksi pemecahan). Selain itu perkembangan biokimia juga dapat terlihat dari banyaknya publikasi baik berupa buku. Kimia organic pertama kali dikenal dengan nama kimia zat alam dan biokimia satu sama lain saling jalin menjalani tanpa terlihat adanya garis pembatasan yang tegas. misalnya pencernaan.ang sangat penting da1am perkembangan biokimia.B Sumner membuktikan bahwa urease yaitu enzim yang diperoleh dari biji kara pedang (Jack beans) dapat dikristalkan seperti juga senyawa organic lainnya. Bahan alam selalu menarik perhatian para ahli kimia dan biologi. majalah atall disertasi yang memuat hasil-hasil penelitian dalam berbagai bidang dalam biokimia serta penerapannya. Metabolisme primer yaitu keseluruhan proses sintesis dan perombakan zat-zat penyusun utama makhluk hidup . sifat-sifat dan fisika secara sintesisnya baik secara alami atau in vivo dari zat-zat kimia.telah dapat dipisahkan beberapa senyawa organic dari makhluk hidup. pada hakekatnya telah lama diketahui orang dan sebenarnya adalah zat-zat organic. Senyawa organic yang dikenal sebagai karbohidrat dalam biokimia adalah sumber energi metabolisme orang / binatang. Sejak sekitar pertengahan abad ke 18. Friederich W. laktat dan sitrat dari sumber organik yang berasal dari tumbuhkan dan binatang . Kimia organic merupakan spesialisasi kimia yang mempelajari phenomena kimia dalam bahan alam atau organisme (makhluk hidup). Meskipun biokimia yang pada hakekatnya merupakan spesialisasi dari kimia organic. bahan alam misalnya cara pembentukan dan peran biologisnya. Penemuan ini membuka kemungkinan dilakukan analisis reaksi-reaksi biokimia secara in vitro (di Laboratorium). 1.Struner (1783-1841). Sebagai contoh misalnya : Karl Wilhelm sheele (1742-1786) telah berhasil memisahkan senyawa gliserol. Pada tahun 1828 Friedrich Wohler menunjukan bahwa Urea yang terdapat dalam urine ternyata dapat dibuat dalam Laboratorium dengan jalan memanaskan alkali sianat dengan garam almonium. Biokimia terutama menekankan pada proses metabolisme primer. Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan tersebut memacu perkembangan dan spesialisasi dari kimia organic yaitu Biokimia .namun dalam perkembangannya terdapat perbedaannya yang tajam dalam penekanannya yaitu sebagai brikut : 1.

Rekayasa genetika pada waktu ini telah dilaksanakan dan memberi¬kan hasil yang menggembirakan. yang dilakukan oleh organisme untuk kelangsungan hidupnya. Sebagai conton biokimia mempunyai peranan dalam memecahkan masalah gizi.4. melainkan juga pada hewan dan makhluk hidup lainnya. 'biokimia mengalami kemajuan ber¬kat penelitian yang telah dilakukan oleh para abli biokimia.Jimbah yang membahayakan kesehatan. Jadi biokimia juga merupakan komponeri penting dalam pengetahuan tentang lingkungan hidup. misalnya antibiotik penisilin dapat membunuh bakteri dengan menghambat pembentukan polisakarida pada dinding sel bakteri. Manfaat yang diperoleh tampak pada penerapan hasil-hasil peneli¬tian tersebut. masyarakat atau kepada anak didik apabila kita bekerja sebagai guru. Peningkatan kualitas produk dalambidang pertanian dan peternakan telah dapat diwujudkan dengan menerapkan hasil-hasil penelitian dalam bidang genetika. Bagi guru sangat diperlukan adanya suatu wawasan yang luas. Misalnya dalam mengajarkan ilmu kimia. Dengan demi¬kian diharapkan kita akan mampu menghindari hal-hal dari luar yang akan mempengaruhi proses dalam sel-sel tubuh. maka pengetahuan kita tentang biokimia akan sangat membantu dalam memberikan contoh-contoh yang dapat menarik .seperti polisa karida. Biokimia meliputi sebagian proses-proses kimia organic. 3. Manfaat apakah yang dapat kita peroleh bagi diri kita sendiri maupun bagi orang lain dengan mempelajari biokimia ini? Dengan mempelajari biokimia kita mengetahui tentang reaksi-reaksi kimia penting yang teljadi dalam sel.ur makanan yang akan kita makan sehingga kita memperoleh manfaat dari makanan secara optimal. Obat-obatan biasanya mempenga¬rubi jalur metabolik tertentu. lemak dan asam nukleat. Penggunaan pestisida di bidang pertanian telah kita kenal lama. Dalam hal ini biokimia berperan dalam meneliti mekanisme ketja pestisida tersebut sehingga dapat meningkatkan selektivitasnya dan dengan demikian dapat dicegah dampak negatif terhadap lingkungan hidup yang dapat ditimbulkannya. Contoh lain kita akan mampu menghindari damp'ak dari suatu lingkungan yang tercemar oleh. protein. Manfaat mempetajari biokimia tersebut tentu dapat kita berikan kepada orang lain. Biokimia Sebagai suatu disiplin• ilmu. Manfaat. Di atas telah dijelaskan tentang manfaat biokimia sebagai suatu disiplin ilmu. Hal ini berarti kita dapat memahami proses-proses yang terjadi dalam tubuh. Pada dasarya penerapan biokimia banyak terdapat dalam bidang pertanian dan kedokteran. penyakitpenyakit akibat dari kurang gizi temtama pada anak-anak. bukan saja pada tumbuhan. Pada umumnya pestisida bekerja dengan jalan menghambat enzim yang bekerja pada hama atau organisme ter:tentu. Dengan demikian bakteri akan mati karena tak dapat membentuk dinding sel. 1. misalnya kita akan dapat mengaJ. Biosintesa terutama mempelajari pembentukan molekul alam dari molekul lain yang rumit strukturnya dengan melalui endoorganic yang merupakan ciri khas pada proses-proses anabolic dalam metabolisme. Biokimia juga dapat menjelaskan hal~hal dalam bidang farmakologi dan toksikologi brena dua bidang ini berhubungan dengan pengaruh bahan kimia dari luar terhadap metabolisme.

. Metabolisme seringkali menghasilkan hasil sampingan yang dapat digunakan untuk identifikasi mikroorganisme. dan asam amino. Penggunaan zat hara tergantung dari aktivitas metabolisme mikroba. protein dan asam nukleat. Selain itu dilakukan pula pengamatan pada molekul-molekul sederhana seperti asam amino dan monosakarida. lemak. lemak. lemak. protein dan asam nukleat. protein. Transformasi biokimia dapat timbul didalam dan diluar dari bakteri yang diatur oleh katalis biologis yang dikenal sebagai enzim. Metabolisme atau penggunaan dari molekul organik ini biasanya menghasilkan produk yang dapat digunakan untuk identifikasi dan karakterisasi bakteri. Dan hasil dari berbagai uji ini digunakan untuk perincian dan identifikasi mikroorganisme. Bakteri memiliki berbagai aktivitas biokimia (pertumbuhan dan perbanyakan) dengan menggunakan raw material (nutrisi) yang diperoleh dari lingkungan sekitarnya.perhatian para anak didik. Pengamatan aktivitas metabolisme diketahui dari kemampuan mikroorganisme untuk menggunakan dan menguraikan molekul yang kompleks seperti zat pati. Setiap bakteri memiliki kemampuan dalam menggunakan enzim yang dimilikinya untuk degradasi karbohidrat. pengamatan aktivitas biokimia atau metabolisme mikroorganisme yang diketahui dari kemampuan mikroorganisme untuk menggunakan dan menguraikan molekul yang kompleks seperti karbohidrat. Wawasan yang luas tentang masalah lingkungan hidup tentu akan meningkatkan gairah qalam proses belajar-mengajar dan hal ini akan membantu upaya kita dalarn menjaga kelestarian lingkungan yang sehat. Selain itu pengamatan juga dilakukan pada molekul yang sederhana seperti amino dan monosakarida.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->