1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Sejarah Pabrik Supply produk tepung tapioka di Indonesia masih kurang sehingga dengan adanya perussahaan tepung tapioka ini maka dapat membantu untuk pemenuhan kebutuhan tepung tapioka. Ada tujuan yang akan dicapai dengan berdirinya perusahaan tepung tapioka yaitu: 1. Mencari keuntungan dengan cara menjual hasil produksi kepada konsumen potensial 2. Membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan. 3. Membantu pemerintah dalam mengatsi pengangguran yang terus meningkat dengan jalan membuka lapangan pekerjaan. Dalam melaksanakan perusahaan maka perlu dilengkapi dengan suratsurat izin resmi dari pemerintah dan pihak-pihak yang berwenang lainnya Adapun surat-surat tersebut yaitu: 1. Surat dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia: Nomer Tanggal : C2/88866. HT. 01/09 : 01 Januari 2009.

2. Surat Akte Pendirian Perusahaan dari notaries Nomer Tanggal : 003/12/08 : 07 Desember 2008
1

2

1.2 Lokasi Perusahaan Perusahaan Tepung Tapioka PT Sinar Karya Usaha Berlokasi di desa Matang Danau Kec. Paloh Kabupaten Sambas, dengan melihat lokasi perusahaan Tepung Tapioka PT Sinar Karya Usaha ini sangat cocok untuk industri dan kegiatan perusahaan. Keuntungan dari lokasi tersebut antara lain : 1. Mudah mengolah bahan baku karena letak perusahaan di daerah pedesaan yang penduduknya pada musim tertentu menanam ubi kayu atau singkong sebagai bahan baku Tepung Tapioka 2. Dapat menghemat biaya bahan baku karena bahan baku didapat dari daerah sekitar perusahaan sehingga dapat mengurangi biaya transportasi 3. Memberikan kesempatan kerja bagi penduduk di daerah sekitarnya, sehingga secara tidak langsung dapat menaikan taraf hidupnya.

3

DENAH LOKASI PERUSAHAAN TEPUNG TAPIOKA PT. SINAR KARYA USAHA

14

15

13

12 3 11 10 9 8 7 6

4 5

2
Sumber Data : PT Sinar Karya Usaha

1

Ket: 1. Satpam 2. Musolla 3. Kantor 4. Mess Karyawan 5. Bengkel 6. Tempat Penimbangan

4

7. Pengupasan 8. Pencucian dan Pemarutan 9. Bak Penampung 10. Oven 11. Gudang dan Pecking 12. Bak Air/Tandon 13. Gudang 14. Tempat Pengeringan Ampas 15. Limbah Perusahan ini didirikan di tanah berpasir pinggiran pantai dengan luas kurang lebih 2 hektar, adapun batas-batasnya sebagai berikut: Sebelah Timur Sebelah Barat Sebleah Selatan Sebelah Utara : Jalan Raya : Pantai : Kebun Kelapa : Kebun Kelapa

1.3 Struktur Organisasi Perusahaan Struktur organisasi adalah merupakan suatu susunan yang sistematik untuk mempermudah seluruh perintah dari atasan sampai bawahan, sehingga dapat di capai tujuan organisasi tersebut, dengan cara yang dapat dipertanggungjawabkan secara baik. Bagi perusahaan struktur organisasi merupakan hal yang sangat penting. Bagaimanapun juga struktur organisasi tersebut memang di bentuk

5

memungkinkan tercapainya tujuan perusahaan melalui pengelompokan aktivitas yang saling berhubungan satu sama lain. Sebagai realisasi di perusahaan PT. Sinar Karya Usaha maka diperlukan struktur organisasi untuk mengatur pembagian kerja menurut fungsi, wewenang dan tugas masing-masing struktur organisasi pada Perusahaan Tepung Tapioka PT. Sinar Karya Usaha barbentuk Line Organitation(bentuk organisasi lurus/garis) di mana kerangka organisasi mewujudkan saluran hubungan fungsional secara lurus dari atas kebawah dan seterusnya. Apabila kita tinjau lebih lanjut maka akan kita ketahui tugas dan tanggung jawab karyawan. Untuk lebih jelasnya penulis ketengahkan Struktur Organisasi Perusahaan Tepung Tapioka PT. Sinar Karya Usaha. Pembagian tugas di dalam Organisasi Perusahaan Tepung Tapioka PT. Sinar Karya Usaha sebagai berikut: 1 Production Department Departmen ini dipimpin oleh seorang Production Manager yang membawahi beberapa Supervisor serta Operator yang bertujuan untuk melaksanakan produksi sesuai dengan metode dan perencanaan standar PT. Sinar Karya Usaha. 2 Quality Assurance (QA) Department Sama halnya dengan Departemen Produksi, departemen ini juga dipimpin oleh seorang QA manager yang membawahi beberapa Supervisor dan Operator (Inspector). Departemen ini mempunyai peranan yang sangat penting terhadap keberlangsungan proses produksi serta produk yang akan disalurkan atau didistribusikan kepada konsumen.

6

3

Maintenance and Engineering (ME) Department Departemen ini dipimpin oleh seorang ME manager yang membawahi beberapa Supervisor serta operator yang bertujuan untuk menyusun perencanaan, pemeliharaan, dan perbaikan yang berhubungan dengan bidang elektronika, mesin, workshop, dan maintenance management system.

4

Quality Management System (QMS) Department Departemen ini dipimpin oleh seorang Quality System Manager yang membawahi Environtment Management System (EMS) dan Occupation Health and Safety (OHS) Supervisor dan QMS Staff. Departemen ini bertanggung jawab mengenai terpeliharanya sistem kualitas, managemen lingkungan, serta kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

5

Demand and Operation Planning (DOP) Department Departemen ini dipimpin oleh DOP Manager. Departemen ini bertanggung jawab terhadap perencanaan produk baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

6

Warehousing and Transportation (W&T) Department Departemen ini dipimpin oleh W&T Manager. Departemen ini bertanggung jawab pada pendistribusian hasil produksi ke berbagai Sales Centre (SC) di seluruh wilayah Kal-Bar.

7

Shift Manager Bertugas sebagai pengganti Technical Operation Manager pada jam kerja di luar jam kerja TOM.

7

8

Plant Reporting and Budgeting Control Bertugas menyusun laporan-laporan dari seluruh departemen untuk disampaikan ke TOM.

Berikut ini adalah bagan struktur organisasi perusahaan dari PT. Sinar Karya Usaha

Technical Operation Manager

Shift Manager

Plant Reporting

Production

QA

ME

PHR

QMS

DOP

W&T

L&D

Struktur Organisasi Perusahaan (Human and Research Department, 2011). 1.4 Ketenagakerjaan Tenaga kerja di PT. Sinar Karya Usaha merupakan tenaga kerja pribumi dimana semua tenaga kerja berasal dari Indonesia. Berdasarkan status karyawannya, tenaga kerja di PT. Sinar Karya Usaha dibagi dua yaitu, karyawan tetap dan karyawan kontrak. 1.4.1 Karyawan Tetap Karyawan tetap ini bekerja di bagian-bagian yang langsung berhubungan dengan produksi. Jabatan yang diduduki oleh masing-masing karyawan disesuaikan dengan tingkat pendidikannya, yaitu:

8

a. b. c. d. e.

Manager

: Sarjana Strata 1 atau Sarjana Strata 2

Supervisor : Ahli Madya Diploma 3 atau Sarjana Strata 1 Operator : Sekolah Menengah Kejuruan sampai Ahli Madya Diploma 3

Inspector : Sekolah Menengah Umum Cassing : Sekolah Menengah Umum

1.4.2 Karyawan Kontrak Karyawan kontrak merupakan karyawan yang terikat kontrak dengan perusahaan pengelola tenaga kerja yang bekerja sama dengan PT. Sinar Karya Usaha. Perusahaan pengelola tenaga kerja yang bekerja sama dengan PT. Sinar Karya Usaha adalah PT. ATK. Karyawan tersebut dikontrak dengan tugas khusus yang tidak terlalu berhubungan dengan produksi, misalnya untuk sopir forklift, bagian cassing dan house keeping. Sistem pembayarannya adalah melalui perusahaan yang mengelola tenaga kerja tersebut. Jam kerja yang ditetapkan di PT. Sinar Karya Usaha ada dua macam yaitu jam kerja shift dan non shift. Jam kerja non shift ditetapkan untuk karyawan kantor yang jam kerjanya adalah jam 07.30 – 15.30 WIB dengan hari libur Sabtu dan Minggu. Sedangkan untuk jam kerja shift, hari liburnya hanya hari minggu. Jam kerja ini ditetapkan untuk karyawan yang bekerja di lapangan dan berhubungan langsung dengan proses produksi. Pembagian jam kerjanya yaitu untuk shift I jam 06.00-14.00 WIB, untuk shift II jam 14.00-22.00 WIB, untuk shift III jam 22.00-06.00 WIB. Kesejahteraan karyawan tetap PT. Sinar Karya Usaha diwujudkan dengan pemberian hak-hak karyawan meliputi:

9

a. b. c. d. e. f. g. h. i.

Pemberian upah rokok, Memberikan kesempatan cuti pada karyawan, Pemberian tunjangan kesehatan, Memberikan uang makan, Memberikan uang transport, Memberikan bonus jika target tercapai, Memberikan tunjangan hari raya, Memberikan tunjangan jabatan misalnya transportasi dan perumahan, Memberikan asuransi dana pensiunan lembaga keuangan.

Sedangkan kebijaksanaan yang ditetapkan perusahaan PT. Sinar Karya Usaha Kal-Bar yang berkaitan dengan menajemen Sumber Daya Manusia adalah: a. b. c. Penghargaan yang disesuaikan dengan prestasi kerja, Pemindahan untuk evaluasi disesuaikan dengan prestasi kerja, Tingkat penggantian (turn over) karyawan < 5%. Artinya dalam setiap tahun, penggantian karyawan baik dalam bentuk pensiun, promosi, maupun pengalihan tugas tidak lebih dari 5% jumlah karyawan pada seksi tersebut, d. Setiap tahun dilakukan penilaian keseluruhan jalannya produksi termasuk karyawan oleh tim audit, e. Tiga jenis penyelesaian kesalahan dengan diskusi, memberi peringatan dan pemutusan hubungan kerja (PHK), f. Penghargaan berupa bintang emas serta bonus gaji karyawan yang telah bekerja selama lima tahun dan kelipatannya. Penghargaan bintang emas ini diberikan setiap tanggal 17 Agustus.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful