TTG BUDIDAYA PERIKANAN

BUDIDAYA IKAN LELE
( Clarias )

1.

SEJARAH SINGKAT
Lele merupakan jenis ikan konsumsi air tawar dengan tubuh memanjang dan kulit licin. Di Indonesia ikan lele mempunyai beberapa nama daerah, antara lain: ikan kalang (Padang), ikan maut (Gayo, Aceh), ikan pintet (Kalimantan Selatan), ikan keling (Makasar), ikan cepi (Bugis), ikan lele atau lindi (Jawa Tengah). Sedang di negara lain dikenal dengan nama mali (Afrika), plamond (Thailand), ikan keli (Malaysia), gura magura (Srilangka), ca tre trang (Jepang). Dalam bahasa Inggris disebut pula catfish, siluroid, mudfish dan walking catfish. Ikan lele tidak pernah ditemukan di air payau atau air asin. Habitatnya di sungai dengan arus air yang perlahan, rawa, telaga, waduk, sawah yang tergenang air. Ikan lele bersifat noctural, yaitu aktif bergerak mencari makanan pada malam hari. Pada siang hari, ikan lele berdiam diri dan berlindung di tempat-tempat gelap. Di alam ikan lele memijah pada musim penghujan.

2.

SENTRA PERIKANAN
Ikan lele banyak ditemukan di benua Afrika dan Asia. Dibudidayakan di Thailand, India, Philipina dan Indonesia. Di Thailand produksi ikan lele ± 970 kg/100m2/tahun. Di India (daerah Asam) produksinya rata-rata tiap 7 bulan mencapai 1200 kg/Ha.

Hal. 1/ 17
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id

kaleh (Kalimantan Selatan). dikenal sebagai lele Kembang (Jawa Barat). kencing darah dan lain-lain. yang dikenal sebagai ikan keli (Sumatera Barat). 5) Clarias loiacanthus. 021 316 1952. 4) Ikan lele juga dapat diramu dengan berbagai bahan obat lain untuk mengobati penyakit asma. http://www. 2) Clarias teysmani. 3) Clarias melanoderma. M. 3) Ikan lele yang dipelihara di sawah dapat bermanfaat untuk memberantas hama padi berupa serangga air. Hal.ristek. JENIS Klasifikasi ikan adalah: Kingdom Sub-kingdom Phyllum Sub-phyllum Klas Sub-klas Ordo Sub-ordo Familia Genus lele menurut Hasanuddin Saanin dalam Djatmika et al (1986) : : : : : : : : : : Animalia Metazoa Chordata Vertebrata Pisces Teleostei Ostariophysi Siluroidea Clariidae Clarias Di Indonesia ada 6 (enam) jenis ikan lele yang dapat dikembangkan: 1) Clarias batrachus. Fax. 021 316 9166~69.id . 4. 2/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. Jl.H. MANFAAT 1) Sebagai bahan makanan 2) Ikan lele dari jenis C. King cat fish. limbat (Sumatera Barat). wais (Jawa Tengah). batrachus juga dapat dimanfaatkan sebagai ikan pajangan atau ikan hias. Kalang putih (Padang). hidung berdarah. ikan maut (Sumatera Utara). Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. yang dikenal sebagai lele Dumbo (Lele Domba). berasal dari Afrika. ikan kalang (Sumatera Barat). 4) Clarias nieuhofi. dan ikan pintet (Kalimantan Selatan). yang dikenal sebagai ikan lindi (Jawa).go. menstruasi (datang bulan) tidak teratur. yang dikenal sebagai ikan duri (Sumatera Selatan). dikenal sebagai ikan lele (Jawa).TTG BUDIDAYA PERIKANAN 3. karena merupakan salah satu makanan alami ikan lele. ikan penang (Kalimantan Timur). 6) Clarias gariepinus. wiru (Jawa Barat).

PERSYARATAN LOKASI 1) Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung. d. 10) Permukaan perairan tidak boleh tertutup rapat oleh sampah atau daundaunan hidup. 021 316 9166~69. Perairan tersebut bukan perairan yang rawan banjir. 6. Sedangkan untuk pertumbuhan larva diperlukan kisaran suhu antara 26300C dan untuk pemijahan 24-280 C. kolam pekarangan. Kedalaman air 30-60 cm. Hal ini untuk memudahkan pengontrolan dan pengawasan.1. tetapi tidak berada di bawah pohon yang daunnya mudah rontok. Fax. dan kandungan CO2 kurang dari 12. http://www.5–9. 7) Ikan lele dapat hidup dalam perairan agak tenang dan kedalamannya cukup. kebutuhan O2 optimal pada range yang cukup lebar. Lebar sungai atau saluran irigasi antara 3-5 meter. dari 0. dan blumbang. amonium terikat 147. Lahan yang dapat digunakan untuk budidaya lele dapat berupa: sawah. merkuri. keruh. limbah industri. sekalipun kondisi airnya jelek. berlumpur dan subur.go. 6) Ikan lele dapat hidup pada suhu 200 C.id . kotor dan miskin zat O2. kecomberan. Bentuk Hal. Sungai atau saluran irigasi tidak curam. 3/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6.H. 3) Elevasi tanah dari permukaan sumber air dan kolam adalah 5-10%. Penyiapan Sarana dan Peralatan Dalam pembuatan kolam pemeliharaan ikan lele sebaiknya ukurannya tidak terlalu luas. 8) Perairan tidak boleh tercemar oleh bahan kimia. Sungai atau saluran irigasi tidak berbatu-batu. mudah dikunjungi/dikontrol. dengan suhu optimal antara 25-280 C. kolamkebun. sehingga keramba mudah dipasang.56 mg/liter.29-157. 9) Perairan yang banyak mengandung zat-zat yang dibutuhkan ikan dan bahan makanan alami. seperti enceng gondok. atau mengandung kadar minyak atau bahan lainnya yang dapat mematikan ikan. b. 2) Ikan lele hidup dengan baik di daerah dataran rendah sampai daerah yang tingginya maksimal 700 m dpl. 12) Persyaratan untuk pemeliharaan ikan lele di keramba : a. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA 6.8 mg/liter. 4) Lokasi untuk pembuatan kolam harus berhubungan langsung atau dekat dengan sumber air dan tidak dekat dengan jalan raya.3 ppm untuk yang dewasa sampai jenuh untuk burayak. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. 021 316 1952. Jl. Dekat dengan rumah pemeliharaannya. turbidity (kekeruhan) bukan lumpur antara 30–60 cm. e. kesadahan (derajat butiran kasar ) maksimal 100 ppm dan optimal 50 ppm. tidak berporos. c. 5) Lokasi untuk pembuatan kolam hendaknya di tempat yang teduh.TTG BUDIDAYA PERIKANAN 5.ristek. M. 11) Mempunyai pH 6.

Prakiraan kekeruhan air berdasarkan usia lele (minggu) sesuai angka secchi : . Syarat induk lele yang baik: . Jl. lubangnya agak lebar dan terletak di belakang anus.Bila bagian perut di stripping secara manual dari perut ke arah ekor akan mengeluarkan cairan putih kental (spermatozoa-mani).H.Kepalanya lebih besar dibanding induk lele jantan.Perutnya lebih langsing dan kenyal bila dibanding induk ikan lele betina.id . Kekeruhan menunjukkan kadar bahan padat yang melayang dalam air (plankton).Gerakannya lambat. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. Ikan pada usia 7-9 minggu kejernihan airnya harus dipertahankan. . . 3.Kulitnya lebih kasar dibanding induk lele jantan. Ciri-ciri induk lele jantan: .Warna kulit dada agak tua bila dibanding induk ikan lele betina.TTG BUDIDAYA PERIKANAN dan ukuran kolam pemeliharaan bervariasi. 021 316 1952.Perutnya lebih gembung dan lunak.Usia 10-15 minggu. Tetapi sebaiknya bagian dasar dan dinding kolam dibuat permanen. .Induk lele diambil dari lele yang dipelihara dalam kolam sejak kecil supaya terbiasa hidup di kolam. Alat untuk mengukur kekeruhan air disebut secchi. dan warna kemerahan. tulang kepala pendek dan agak gepeng (depress). http://www. Pada minggu ke 1-6 air harus dalam keadaan jernih kolam.Kulit lebih halus dibanding induk ikan lele betina. . .Bila bagian perut di stripping secara manual dari bagian perut ke arah ekor akan mengeluarkan cairan kekuning-kuningan (ovum/telur). Hal. Penyiapan Bibit 1) Menyiapkan Bibit a.Warna kulit dada agak terang. .Usia 20-24 minggu. bebas dari pencemaran maupun fitoplankton. Fax. 2. angka secchi = 30 6. Pada minggu 10. 021 316 9166~69.Usia 16-19 minggu.Urogenital papilla (kelamin) agak menonjol.Gerakannya lincah. angka secchi = 30-50 . Pemilihan Induk 1. berwarna kemerahan.ristek.Urogenital papilla (kelamin) berbentuk oval (bulat daun). M. . memanjang ke arah belakang. 4/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6.Kepalanya lebih kecil dari induk ikan lele betina. terletak di belakang anus. tergantung kesuburan badan dengan ukuran panjang 20-5 cm. .Berat badannya berkisar antara 100-200 gram. . air dalam batas-batas tertentu masih diperbolehkan. Ciri-ciri induk lele betina .go. . . . .2. tergantung selera pemilik dan lokasinya. tulang kepala pendek dan agak cembung. angka secchi = 30-40 .

5.Umur induk jantan di atas tujuh bulan. dari tembok yang dasarnya dilengkapi saluran pengeluaran dari pipa paralon diamneter 1 inchi untuk keluarnya banih ke kolam pendederan.Mengatur aliran air masuk yang bersih. . yaitu bagian dangkal (70%) dan bagian dalam (kubangan) 30 % dari luas kolam. tidak bengkok. bila kolam disurutkan airnya. tidak luka. . Ikan lele membutuhkan pellet dengan kadar protein yang relatif tinggi. walaupun kecepatan aliran tidak perlu deras. Hal.Pada sisi-sisi kolam ada sarang peneluran dengan ukuran 30x30x25 cm3.go. kejar-kejaran antara yang jantan dan yang betina. karena kandungan lemaknya tinggi. . . Induk jantan baru bisa dipindahkan apabila anak-anak lele sudah berumur 2 minggu. .Frekuensi pemijahan bisa satu bula sekali. Induk tersebut segera ditangkap dan ditempatkan dalam kolam tersendiri untuk dipijahkan. 021 316 1952.Luas bervariasi. induk ikan lele diberi makanan yang berkadar protein tinggi seperti cincangan daging bekicot.Setelah benih berumur seminggu.H. Kubangan ada di bagian tengah kolam dengan kedalaman 50-60 cm. Cacing sutra kurang baik untuk makanan induk lele. berfungsi untuk bersembunyi induk. rayap atau makanan buatan (pellet). sedangkan induk betina berumur satu tahun. induk betina dipisahkan. tidak cacat. Pemijahan di Kolam Pemijahan Kolam induk: . Perawatan induk lele: . minimal 50 m2. Pemijahan Tradisional 1. dan lincah.Kolam dapat berupa tanah seluruhnya atau tembok sebagian dengan dasar tanah. 021 316 9166~69. dan sepanjang hidupnya bisa memijah lebih dari 15 kali dengan syarat apabila makanannya mengandung cukup protein.Segera pisahkan induk-induk yang mulai lemah atau yang terserang penyakit untuk segera diobati. Ciri-ciri induk lele siap memijah adalah calon induk terlihat mulai berpasang-pasangan. http://www.TTG BUDIDAYA PERIKANAN . sedangkan induk jantan dibiarkan untuk menjaga anak-anaknya. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel.id . b. Pemberian cacing sutra harus dihentikan seminggu menjelang perkawinan atau pemijahan. . larva lalat/belatung. cukup 5-6 liter/menit. M.Makanan diberikan pagi hari dan sore hari dengan jumlah 5-10% dari berat total ikan. . .Selama masa pemijahan dan masa perawatan.Kolam terdiri dari 2 bagian.ristek. Jl. Fax.Bentuk badan simetris. 4. yaitu ± 60%. 5/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. .

6/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. atau satu pasang per sarang. Pemijahan: .id . Jl. 021 316 9166~69. Fax.TTG BUDIDAYA PERIKANAN . .Dari seekor induk lele dapat menghasilkan ± 2000 ekor benih lele.H. . dengan kepadatan 60 -100 ekor/m2. http://www. . Hal. lalu benih dialirkan melalui pipa pengeluaran. 021 316 1952. . .Masukkan induk yang terpilih ke kubangan.Kolam rotifera dihubungkan ke kolam induk dengan pipa paralon untuk mengalirkan rotifera. M. Biarkan sampai 10 hari. Kolam Rotifera (cacing bersel tunggal): . . .Luas kolam ± 10 m2.Jarak antar sarang peneluran ± 1 m. Pemijahan induk lele biasanya terjadi pada sore hari atau malam hari.Siapkan induk lele betina sebanyak 2 x jumlah sarang yang tersedia dan induk jantan sebanyak jumlah sarang.Biarkan sampai 10 hari.Setelah induk dalam kolam selama 10 hari. telur telah menetas di sarang. ukuran benih 1-2 cm.Kolam rotifera diberi pupuk organik untuk memenuhi persyaratan tumbuhnya rotifera.Setiap sarang peneluran mempunyai satu lubang yang dibuat dari pipa paralon (PVC) ukuran ± 4 inchi untuk masuknya induk-induk lele.Benih lele dikeluarkan dari sarnag ke kolam pendederan dengan cara: air kolam disurutkan sampai batas kubangan. ikan rucah. . dan diharapkan selama 10 hari berikutnya induk telah memijah dan bertelur.Kolam dikapur merata. atau satu pasang per 2-4 m2 luas kolam (pilih salah satu). . . air dalam kolam dinaikkan sampai 10-15 cm di atas lubang sarang peneluran atau kedalaman air dalam sarang sekitar 20-25 cm. . biarkan selama 4 hari.Airi kolam sampai batas kubangan.Letak kolam rotifera di bagian atas dari kolam induk berfungi untuk menumbuhkan makanan alami ikan (rotifera). lalu tebarkan pupuk kandang (kotoran ayam) sebanyak 500-750 gram/m2. . Induk lele yang baik bertelur 2-3 bulan satu kali bila makanannya baik dan akan bertelur terus sampai umur 5 tahun.ristek. Setelah 24 jam.Beri/masukkan makanan yang berprotein tinggi setiap hari seperti cacing. pellet dan semacamnya. dengan dosis (jumlah berat makanan) 2-3% dari berat total ikan yang ditebarkan .Benih-benih lele yang sudah dipindahkan ke kolam pendederan diberi makanan secara intensif.go. setelah kubangan diairi selama 4 hari. terkumpullah benih lele. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. Pada saat ini induk tak perlu diberi makan. .

Setelah ± 10 hari.Di dalam bak dilengkapi kotak dari kayu ukuran 25 x 40x30 cm tanpa dasar sebagai sarang pemijahan. Di bagian atas diberi lubang dan diberi tutup untuk melihat adanya telur dalam sarang. lalu dibilas dengan air bersih.Beri makanan anak-anak lele yang masih kecil (stadium larva) tersebut berupa kutu air atau anak nyamuk dan setelah agak besar dapat diberi cacing dan telur rebus.Biarkan induk selama 5-10 hari.ristek. .Sarang bak pembenihan diberi ijuk dan kerikil untuk menempatkan telur hasil pemijahan. Setiap sarang dibuatkan satu lubang dari paralon berdiameter 4 inchi.Di luar bak. beri makanan yang intensif. bak dikeringkan dan dibilas dengan larutan desinfektan atau formalin. 021 316 1952. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel.TTG BUDIDAYA PERIKANAN 2. bersihkan/cuci dengan air dan bilas dengan formalin 40 % atau KMnO4 (dapat dibeli di apotik).Sebelum digunakan. Hal.00–16.Sebelum bak digunakan.Sarang pemijahan dapat dibuat pula dari tumpukan batu bata atau ember plastik atau barang bekas lain yang memungkinkan. . bertelur dan dalam waktu 24 jam telur-telur telah menetas. 7/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6.Buat bak dari semen atau teraso dengan ukuran 1 x 1 m atau 1 x 2 m dan tinggi 0. . kemudian bilas lagi dengan air bersih dan keringkan. .go. . Bagian depan kotak/sarang pemijahan diberi enceng gondok supaya kotak menjadi gelap. menempel dinding bak dibuat sarang pemijahan ukuran 30x30x30 cm3.00. kemudian keringkan. .Dasar sarang pemijahan diberi ijuk dan kerikil untuk tempat menempel telur hasil pemijahan.Tebarkan I (satu) pasang induk dalam satu bak setelah bak diisi air setinggi ± 25 cm. Pemijahan di Bak Pemijahan Secara Masal Penyiapan bak pemijahan secara masal: . yang dilengkapi dengan saluran pengeluaran benih dari paralon (PVC) berdiameter 1 inchi. Fax. Telur-telur yang baik adalah yang berwarna kuning cerah. http://www. Sebaiknya airnya mengalir. diharapkan sepasang induk ini telah memijah. 3.Buat bak dari semen seluas 20 m2 atau 50 m2. Penebaran dilakukan pada jam 14.H. Pemijahan di Bak Pemijahan Secara Berpasangan Penyiapan bak pemijahan secara berpasangan: . ukuran 2x10 m2 atau 5x10 m2. .id .6 m. . M. . 021 316 9166~69. Pemijahan: . Jl.

Pemijahan Buatan Cara ini disebut Induced Breeding atau hypophysasi yakni merangsang ikan lele untuk kawin dengan cara memberikan suntikan berupa cairan hormon ke dalam tubuh ikan. . halus.Sepuluh hari kemudian air disurutkan lagi. memijah dan bertelur. induk beri makan secara intensif. air dalam bak dinaikkan sampai di atas lubang sarang sehingga air dalam sarang mencapai ketinggian 20-25 cm. Bentuk kolam pada minggu 1-2. dan diperkirakan telurtelur dalam sarang pemijahan telah menetas dan menjadi benih lele.Saat air ditinggikan diharapkan induk-induk berpasangan masuk sarang pemijahan. . sehingga apabila bergesekan dengan tubuh benih lele tidak akan melukai.H.Sepuluh hari kemudian. 3.id . 2. disebut Follicel Stimulating Hormon. Setelah 12 jam penyuntikan. c.Setelah 10 hari induk dalam bak. setelah bak pembenihan diairi setinggi 1 m.TTG BUDIDAYA PERIKANAN Pemijahan: . Kira-kira 10 cm dari pengeluaran air dipasang saringan yang dijepit dengan 2 bingkai kayu tepat dengan permukaan dalam dinding kolam. 021 316 9166~69. Fax. lebar 50 cm. telur mengalami ovulasi (keluarnya telur dari jaringan ikat indung telur). . . Fungsi hormon gonadotropin: . induk jantan sama banyaknya dengan induk betina atau dapat pula ditebarkan 25-50 pasang untuk bak seluas 50 m2 (5x10 m2). Pada lantai dipasang pralon dengan diameter 3-5 cm dan panjang 10 m. di mana yang dekat tempat pemasukan air lebih tinggi. 021 316 1952.Benih lele dikeluarkan melalui saluran pengeluaran benih untuk didederkan di kolam pendederan.5-0.Tebarkan induk lele yang terpilih (matang telur) dalam bak pembenihan sebanyak 2xjumlah sarang . panjang 200 cm. Selama ovulasi. Jl. kemudian dipaku.7 mm. Kolam untuk pendederan: 1.Gametogenesis: memacu kematangan telur dan sperma. Di antara 2 bingkai dipasang selembar kasa nyamuk dari bahan plastik berukuran mess 0. . Hormon hipophysa berasal dari kelenjar hipophysa. Permukaan lantai agak miring menuju pembuangan air.Mendorong nafsu sex (libido) 2) Perlakuan dan Perawatan Bibit a. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. dan tinggi 50 cm. Pipa pengeluaran dihubungkan dengan pipa Hal. Setiap kolam pendederan dipasang pipa pemasukan dan pipa air untuk mengeringkan kolam. . http://www. Saat itu merupakan saat yang baik untuk melakukan pengurutan perut (stripping). surutkan air sampai ketinggian 5060 cm. Dinding kolam dibuat tegak lurus. Biarkan sampai ± 10 hari.go.ristek. M. perut ikan betina akan membengkak sedikit demi sedikit karena ovarium menyerap air. Kemiringan dibuat beda 3 cm di antara kedua ujung lantai. yaitu hormon gonadotropin. 8/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. dan licin.

Terjadi perebutan ransum makanan dan suatu saat dapat memicu mumculnya kanibalisme (ikan yang lebih kecil dimakan oleh ikan yang lebih besar). 2. benih dipindahkan ke kolam pendederan yang lain. Cara tertutup: Hal.Minggu 1-2. Fax.H. kepadatan tebar 525 ekor/m2 c. 5. Kira-kira 2-3 hari sebelum pemberian pakan zooplankton berakhir.id .Suasana kolam tidak sehat oleh menumpuknya CO2 dan NH3. 021 316 9166~69. tepung udang dan sedikit bubur nestum. M. 5.Apabila tidak dilakukan penjarangan dapat mengakibatkan : . Pemberian pakan: 1. Hari keempat sampai minggu kedua diberi makan zooplankton. 021 316 1952. 4. 7. .TTG BUDIDAYA PERIKANAN plastik yang dapat berfungsi untuk mengatur ketinggian air kolam. . 2. sehingga tubuhnya akan luka. Makanan tersebut diberikan dengan dosis 70% x biomassa setiap hari yang dibagi dalam 4 kali pemberian. yaitu Daphnia dan Artemia yang mempunyai protein 60%. Minggu keempat dan kelima diberi pakan sebanyak 32% x biomassa setiap hari. Kolam pendederan yang baru berukuran 100 x 200 x 50 cm.Minggu 3-4. 4. Penjarangan adalah mengurangi padat penebaran yang dilakukan karena ikan lele berkembang ke arah lebih besar. d. Makanan ditebar disekitar tempat pemasukan air. Penjarangan: 1. Sedikit dari tepung tersebut diberikan kepada benih 10-15 menit sebelum pemberian zooplankton.Ikan berdesakan. 6. Makanan yang berupa teoung dapat terbuat dari campuran kuning telur. Cara penjarangan pada benih ikan lele : . . 3. Pengambilannya tidak boleh menggunakan jaring. Hari pertama sampai ketiga. kepadatan tebar 5000 ekor/m2 . Minggu kelima diberi pakan sebanyak 21% x biomassa setiap hari.go. benih lele harus dikenalkan dengan makanan dalam bentuk tepung yang berkadar protein 50%. http://www. Pipa plastik tersebut dikaitkan dengan suatu pengait sebagai gantungan.Minggu 5-6. benih lele mendapat makanan dari kantong kuning telur (yolk sac) yang dibawa sejak menetas. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. Minggu ketiga diberi pakan sebanyak 43% x biomassa setiap hari. 9/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. sehingga volume ratio antara lele dengan kolam tidak seimbang. Minggu ketiga diberi pakan sebanyak 43% x biomassa setiap hari. Jl. kepadatan tebar 1125 ekor/m2 . Minggu ketiga. dengan bentuk dan konstruksi sama dengan yang sebelumnya. Minggu keenam sudah bisa dicoba dengan pemberian pelet apung. dan O2 kurang sekali sehingga pertumbuhan ikan lele terhambat.ristek. tetapi dengan mengatur ketinggian pipa plastik. Pengepakan dan pengangkutan benih 1. b.

Chlorophyta). 6. Benih ukuran 10 cm dapat diangkut dengan kepadatan maksimal 10. 021 316 9166~69.TTG BUDIDAYA PERIKANAN . O2 dari tabung dimasukkan ke dalam air sampai volume udara dalam plastik 1/3–1/4 bagian. dan bangkai. Ujung plastik segera diikat rapat. cacing-cacing. tulang ikan. TSP 20 gram/m2. Makanan Tambahan 1. dan serangga air. Udara dalam plastik dikeluarkan. d. Pemeliharaan di kecomberan dapat diberi makanan tambahan berupa sisa-sisa makanan keluarga.Tempat lele diisi dengan air bersih. http://www. Dapat pula ditambah urea 15 gram/m2. seluruh air diganti di tempat yang teduh.3. b. Fax. 10/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. tulang ayam yang dihancurkan. Jumlahnya tergantung ukurannya. dan amonium nitrat 15 gram/m2.ristek. daun kubis. Kolam diisi kembali dengan air segar. c. Selanjutnya dibiarkan selama 3 hari. Setiap 4 jam.Benih lele dilaparkan terlebih dahulu agar selama pengangkutan. 021 316 1952. 2) Pemberian Pakan a. Makanan alamiah yang berupa Zooplankton. Pemeliharaan Pembesaran 1) Pemupukan a. 2.Plastik berisi benih lele dimasukkan dalam kardus atau peti supaya tidak mudah pecah. Pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang (kotoran ayam) dengan dosis 500-700 gram/m2. Pemupukan bermaksud untuk menumbuhkan plankton hewani dan nabati yang menjadi makanan alami bagi benih lele. Navicula spp (gol.H. Ikan lele juga menyukai makanan busuk yang berprotein. Cara terbuka dilakukan bila jarak tidak terlalu jauh: . air tidak keruh oleh kotoran lele. (Untuk pengangkutan lebih dari 5 jam). Ikan lele juga menyukai kotoran yang berasal dari kakus. sebelum benih lele ditebar. b. . M. Hal. larva. Sebelum digunakan kolam dipupuk dulu. 4.id . Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel.go. usus ayam. Makanan Alami Ikan Lele 1. Diatome). 3. Mula-mula 30-50 cm dan dibiarkan selama satu minggu sampai warna air kolam berubah menjadi coklat atau kehijauan yang menunjukkan mulai banyak jasad-jasad renik yang tumbuh sebagai makanan alami lele. 2. Jl. Diatome). Makanan berupa fitoplankton adalah Gomphonema spp (gol. Secara bertahap ketinggian air ditambah. kemudian benih dimasukkan sedikit demi sedikit.Kantong plastik yang kuat diisi air bersih dan benih dimasukkan sedikit demi sedikit. ankistrodesmus spp (gol. .000/m3 atau 10 ekor/liter. Anabaena spp (gol. Cyanophyta).

00. http://www.00. Pencegahan penyakit karena bakteri juga dapat dilakukan dengan menyutik dengan terramycin 1 cc untuk 1 kg induk.id .00. dijadikan adonan seperti pasta. kemudian dibiarkan kering lebih lanjut sampai tanah dasar kolam retak-retak. Cara pemberian pakan: . Hal. c. Pencegahan penyakit karena jamur dapat dilakukan dengan merendam lele dalam larutan Malachite Green Oxalate 2. Campuran dedak dan ikan rucah (9:1) atau campuran bekatul.TTG BUDIDAYA PERIKANAN 2.00.50.00. Kolam diberi perlakuan pengapuran dengan dosis 25-200 gram/m2 untuk memberantas hama dan bibit penyakit. 3.H. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel.Pellet mulai dikenalkan pada ikan lele saat umur 6 minggu dan diberikan pada ikan lele 10-15 menit sebelum pemberian makanan yang berbentuk tepung. vitamin=1. 11/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. 021 316 9166~69. tepung terigu=10. c.Hindarkan pemberian pakan pada saat terik matahari. tepung kacang hijau=9. jagung. Air dalam kolam/bak dibersihkan 1 bulan sekali dengan cara mengganti semua air kotor tersebut dengan air bersih yang telah diendapkan 2 malam. Penambahan lemak dapat diberikan dalam bentuk minyak yang dilumurkan pada pellet sebelum diberikan kepada lele. M. karena suhu tinggi dapat mengurangi nafsu makan lele. mineral=0. b. Tepung kapur (CaO) ditebarkan merata di dasar kolam.00. . Jl.5–3 ppm selama 30 menit. Untuk mencegah penyakit karena bakteri. dan bekicot (2:1:1).ristek. . lele yang berumur 2 minggu dimasukkan dulu ke dalam larutan formalin dengan dosis 200 ppm selama 10-15 menit.500. 021 316 1952. Komposisi bahan (% berat): tepung ikan=27. Setelah divaksinasi lele tersebut akan kebal selama 6 bulan. Makanan Buatan (Pellet) 1. Proses pembuatan: Dengan cara menghaluskan bahan-bahan. dedak=9. dicetak dan dikeringkan sampai kadar airnya kurang dari 10%. 2.go. c. sebelum ditebarkan. Fax. 4) Pemeliharaan Kolam/Tambak a. bungkil kacang kedele=20. tepung darah=5. Kolam yang telah terjangkiti penyakit harus segera dikeringkan dan dilakukan pengapuran dengan dosis 200 gram/m2 selama satu minggu. b.00.Pada minggu 7 dan seterusnya sudah dapat langsung diberi makanan yang berbentuk pellet. 3) Pemberian Vaksinasi Cara-cara vaksinasi sebelum benih ditebarkan: a. bungkil kacang tanah=18. Lumuran minyak juga dapat memperlambat pellet tenggelam.

Fax. 12/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. Di pekarangan.5 mikron. diberikan selama 7–10 hari berturut-turut. Penyerangan pada telur. Posisi berdiri di permukaan air.go. Hama pada lele adalah binatang tingkat tinggi yang langsung mengganggu kehidupan lele.5 gram/100 kg ikan/hari selama 5–15 hari.id . bakteri. dan limpa). berputar-putar atau miring-miring. perut bengkak (karena tubercle/bintil-bintil pada hati. c.1. terutama yang ada di perkotaan.1–0. sirip. musang air.7–0. b. berukuran 0. http://www. 021 316 9166~69. bintik putih di sekitar mulut dan sirip. 021 316 1952. kulit kesat dan timbul pendarahan. burung. pada daerah luka atau ikan yang sudah lemah. Pengendalian: memperbaiki kualitas air dan lingkungan kolam. Gejala: ikan ditumbuhi sekumpulan benang halus seperti kapas. ular. Jl. Pengendalian: memelihara lingkungan perairan agar tetap bersih. HAMA DAN PENYAKIT 7. hama yang sering menyerang hanya katak dan kucing. termasuk kualitas air. 3) Penyakit karena jamur/candawan Saprolegnia. maka telur tersebut diliputi benang seperti kapas. M. Gejala: tubuh ikan berwarna gelap. Pengobatan melalui makanan antara lain: (1) Terramycine dengan dosis 50 mg/kg ikan/hari. serangga. Hama dan Penyakit a.H. Penyakit parasit adalah penyakit yang disebabkan oleh organisme tingkat rendah seperti virus. jamur. Pengobatan: dengan Terramycin dicampur dengan makanan 5–7. ginjal. dan tubuh lainnya. Pemeliharaan lele secara intensif tidak banyak diserang hama. Pengendalian: benih gelondongan dan ikan dewasa direndam pada Malachyte Green Oxalate 2. hama yang sering menyerang lele antara lain: berang-berang.2 ppm selama 1 jam atau 5–10 ppm selama 15 menit. ikan gabus dan belut. 2) Penyakit Tuberculosis Penyebab: bakteri Mycobacterium fortoitum).TTG BUDIDAYA PERIKANAN 7. bernafas megap-megap di permukaan air.ristek. (2) Sulphonamid sebanyak 100 mg/kg ikan/hari selama 3–4 hari. Di alam bebas dan di kolam terbuka.8 x 1–1. dan cambuk ini digunakan untuk bergerak. Jamur ini tumbuh menjadi saprofit pada jaringan tubuh yang mati atau ikan yang kondisinya lemah. 1) Penyakit karena bakteri Aeromonas hydrophilla dan Pseudomonas hydrophylla Bentuk bakteri ini seperti batang dengan polar flage (cambuk yang terletak di ujung batang). Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. dan protozoa yang berukuran kecil. Hal. Gejala: iwarna tubuh menjadi gelap. katak.5–3 ppm selama 30 menit dan telur direndam Malachyte Green Oxalate 0. menyerang daerah kepala tutup insang.

harus dikontrol faktor penyebabnya. sirip dan insang.id . Hama Kolam/Tambak Apabila lele menunjukkan tanda-tanda sakit. Pengobatan: dengan cara perendaman ikan yang terkena infeksi pada campuran larutan Formalin 25 cc/m3 dengan larutan Malachyte Green Oxalate 0. disebut Ichthyophthirius multifilis.5 ppm. (3) ikan sering menggosok-gosokkan tubuh pada dasar atau dinding kolam. (2) terdapat bintik-bintik berwarna putih pada kulit. Pengobatan diulang setelah 3 hari. 6) Parasit Hirudinae Penyebab: lintah Hirudinae.1 gram/m3 selama 12–24 jam. Pengendalian: selalu diamati pada saat mengurangi padat tebar dan dengan larutan Diterex 0.ristek. kemudian timbul pendarahan yang akibatnya pernafasan terganggu. Jl. karena darah terhisap oleh parasit.5% selama ± 10 menit. 021 316 9166~69. bentuknya bulat. Gejala: insang yang dirusak menjadi luka-luka. (5) dapat juga memakai larutan NH4OH 0. (2) Methyline Blue 3 ppm selama 24 jam. (4) memakai larutan NaCl 2% selama ± 30 menit. 5) Penyakit Cacing Trematoda Penyebab: cacing kecil Gyrodactylus dan Dactylogyrus. (3) mencelupkan tubuh ikan ke dalam larutan Kalium -Permanganat (KMnO4) 0. 7. 3) Bila kandungan gas-gas beracun (H2S. M. kolam diberi peneduh sementara dan air diganti dengan yang suhunya lebih dingin. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. 021 316 1952. 4) Bila makanan kurang. sehingga menyebabkan anemia/kurang darah.TTG BUDIDAYA PERIKANAN 4) Penyakit Bintik Putih dan Gatal/Trichodiniasis Penyebab: parasit dari golongan Ciliata. maka air harus segera diganti. CO2).go.2. kadang-kadang amuboid. misalnya : 1) Bila suhu terlalu tinggi. Pengendalian: (1) direndam Formalin 250 cc/m3 air selama 15 menit. 2) Bila pH terlalu rendah. http://www. kemudian ikan diberi air yang segar. kemudian kondisi tersebut harus segera diubah. Cacing Dactylogyrus menyerang insang. sedangkan cacing Gyrodactylus menyerang kulit dan sirip.01% selama ± 30 menit. mempunyai inti berbentuk tapal kuda.H. harus ditambah dosis makanannya. Fax. diberi larutan kapur 10 gram/100 l air. 13/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. Pengendalian: air harus dijaga kualitas dan kuantitasnya. cacing berwarna merah kecoklatan. Gejala: pertumbuhannya lambat. Hal. Gejala: (1) ikan yang diserang sangat lemah dan selalu timbul di permukaan air.

Pembersihan Setelah ikan lele dipanen. tangguh atau jaring. Hal. 14/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. 4) Kolam dikeringkan sebagian saja dan ikan ditangkap dengan menggunakan seser halus. 2) Penyiraman dilanjutkan dengan larutan formalin 40% atau larutan permanganat kalikus (PK) dengan cara yang sama. http://www. 3) Kolam dibilas dengan air bersih dan dipanaskan atau dikeringkan dengan sinar matahari langsung.ristek. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. ikan lele dapat dimanfaatkan untuk berbagai ragam masakan. 3) Setelah isi perut dikeluarkan. Penangkapan Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemanenan: 1) Lele dipanen pada umur 6-8 bulan. tangan. Jl. kolam harus dibersihkan dengan cara: 1) Kolam dibersihkan dengan cara menyiramkan/memasukkan larutan kapur sebanyak 20-200 gram/m2 pada dinding kolam sampai rata. 2) Saat mengeluarkan kotoran. 7) Setelah dipanen. pemanenan dilakukan bersamaan dengan pemberian pakan. 8. Sebelum dibersihkan sebaiknya lele dimatikan terlebih dulu dengan memukul kepalanya memakai muntu atau kayu.2. Apabila waktu pemeliharaan ditambah 5-6 bulan akan mencapai berat 1-2 kg dengan panjang 60-70 cm. 2) Pada lele Dumbo. 6) Bila penangkapan menggunakan jaring. karena dapat menyebabkan daging terasa pahit.H. 5) Bila penangkapan menggunakan pancing. lambit. Hal ini dilakukan untuk membunuh penyakit yang ada di kolam. 021 316 1952.id . sehingga lele mudah ditangkap.go. kecuali bila dikehendaki. sewaktu-waktu dapat dipanen. 8) Lakukanlah penimbangan secepat mungkin dan cukup satu kali. M. 021 316 9166~69.1. PANEN 8. PASCAPANEN 1) Setelah dipanen. 3) Pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari supaya lele tidak terlalu kepanasan. lele dibersihkan dari lumpur dan isi perutnya. Berat rata-rata pada umur tersebut sekitar 200 gram/ekor. 9. Fax. biarkan lele lapar lebih dahulu.TTG BUDIDAYA PERIKANAN 8. piaralah dulu lele tersebut di dalam tong/bak/hapa selama 1-2 hari tanpa diberi makan agar bau tanah dan bau amisnya hilang. pemanenan dapat dilakukan pada masa pemeliharaan 3-4 bulan dengan berat 200-300 gram per ekornya. jangan sampai memecahkan empedu.

000. Obat-obatan e.Rp.Rp.Perawatan alat f.Rp. 600. 600..Rp.gayung 5 bh @..000. 5. 3. Lain-lain h.Rp.pompa air3 bh @ Rp. Rp.sikat 1.Rp.000. 14.bak 5 bh @ Rp.Rp. Fax.100. 2.000.045.800. Bibit/benih .Pakan induk d.600.000.. Jl.Rp.Rp.Rp.000.000.25% Hal.jaring 1 bh @.Kolam 9 buah .000.paralon .000. Tenaga kerja g.Rp. 1. 25.Rp. 123.Rp. 3.ristek.Perawatan kolam b. 110.000.go.. 480.Rp.000.Rp.1.000. 7.Rp. 21..bh @. Peralatan .c.000.diesel 1 bh @ Rp.000.Rp. 420. 5.timba 7 bh @.522.Pakan benih .Rp. 4..818.000.H.000.Rp. http://www.300.Rp.000.Rp.500.000.000. Biaya tak terduga 10% Jumlah biaya produksi 2) Pendapatan 3) Keuntungan 4) Parameter kelayakan usaha Rp.Rp. 330. Lahan . 25.1. 12..selang . 90.. 15/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6.Rp.betina 40 ekor @ Rp. Analisis Usaha Budidaya Analisis Usaha Pembenihan Ikan Lele Dumbo di Desa Bendosewu. 021 316 1952.ciruk 5 bh @.Rp.Rp. 7.000.000.alat seleksi 6 bh @. Rp.000.000.000. 15. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA 10.530. Kecamatan Talun.id . 70. Kabupaten Blitar adalah sebagai berikut: 1) Biaya produksi a. 492. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. 2. 150. Rp.000. 4.- Rp. 42.400. 150.Rp.TTG BUDIDAYA PERIKANAN 10.000.174. M.230. Pakan .Rp.jantan 10 ekor @ Rp.000.000.000. 120.500.. 60.Tanah 123 m2 . 24.. 10.000. 021 316 9166~69.220.000. 1.

ristek. 021 316 1952. S. Usaha Budidaya Ikan Lele.H.id . Budidaya lele.H. T. 7) Susanto.H. Budidaya. 1986. Dengan teknik pemeliharaan yang baik. Hasil Olah dan Analisa Usaha. Bhratara. Memelihara Lele Dumbo di Kolam Taman. D. Dohara prize. 021 316 9166~69.2.377 260 10.501 11.TTG BUDIDAYA PERIKANAN 5) BEP dalam unit (ekor) .ukuran 2 . Jakarta. 6) Soetomo. 2) Djamiko. Jakarta. Lele.Z. Sugiharti.. Gambaran Peluang Agribisnis Budidaya ikan lele. 1996. Simplex.ukuran 1 . Hal. M. Pembudidayaan Ikan Lele Lokal dan Dumbo. H.. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. H. Simplex. Penebar Swadaya. Jakarta. 1986.ukuran 4 .H. Sinar Baru. 3) Djatmika. 5) Simanjutak.go. DAFTAR PUSTAKA 1) Arifin.V. Permintaan konsumen akan keberadaan ikan lele semakin meningkat. C. M. http://www.010 6. Penerbit Swadaya.138 325. 4) Najiyati. R. Jakarta.V. 11.ukuran 6 1. 1987. M.049 65. Budidaya ikan di Pekarangan. E. Jl. Bandung. Jakarta. 1991. 16/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. 1987. Teknik Budidaya Ikan Lele Dumbo. 1992. Rusdi. baik dalam bentuk pembenihan maupun pembesaran mempunyai prospek yang cukup baik.A. maka akan diperoleh hasil budidaya yang memuaskan dan diminati konsumen. Semarang. C.ukuran 5 . Fax.ukuran 3 . Farlina.

021 390 9829 Jakarta. Jl. 17/ 17 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6. 021 390 9829 . Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. Fax. Fax.ristek.id .Sunda Kelapa No. 7 Jakarta. http://www. Jl.go. Maret 2000 Sumber Editor : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan. M. Tel. 021 316 1952.H. KONTAK HUBUNGAN Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan – BAPPENAS.TTG BUDIDAYA PERIKANAN 12. 021 316 9166~69. Bappenas : Kemal Prihatman KEMBALI KE MENU Hal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful