P. 1
C. Intermediate Pengajaran 03 - Materi Baptisan Roh Kudus

C. Intermediate Pengajaran 03 - Materi Baptisan Roh Kudus

|Views: 33|Likes:
Published by Samuel Wijaya
Orang yang telah dibaptis oleh Roh Kudus tidak otomatis dipenuhi Roh Kudus secara terus menerus. Ia bisa saja mengalami kemunduran seperti jemaat Korintus. Orang percaya harus berusaha supaya ia terus menerus dipenuhi dengan Roh.
Orang yang telah dibaptis oleh Roh Kudus tidak otomatis dipenuhi Roh Kudus secara terus menerus. Ia bisa saja mengalami kemunduran seperti jemaat Korintus. Orang percaya harus berusaha supaya ia terus menerus dipenuhi dengan Roh.

More info:

Categories:Types, Speeches
Published by: Samuel Wijaya on Dec 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2013

pdf

text

original

Pengajaran # 03 Materi Baptisan Roh Kudus

1

BAPTISAN ROH KUDUS
JKI NATIONS’ LIGHT CHURCH

A. Baptisan Roh Kudus dan Manfaatnya
Baptisan Roh Kudus Baptisan Roh Kudus, penuh dengan Roh Kudus, Roh Kudus mengurapi, dll. Semua istilah tersebut menunjuk pada suatu pekerjaan atau pengalaman yang berkenaan dengan menyambut (Kisah Para Rasul 1:5, 4:8, 10:44-46, 11:15-17, 19:2-6; Lukas 24:49). Baptisan Roh Kudus adalah satu pengalaman yang jelas dan pasti, jadi orang yang mengalaminya dapat mengetahui dengan pasti apakah ia sudah menerima atau belum. Istilah baptisan Roh Kudus dalam Matius 3:11; Markus 1:7-8, Kisah Para Rasul 1:5,11:16 dikaitkan dengan pengertian:”diliputi” atau “ditutupi” atau “dibanjiri” (overwhelmed) pencurahan dari luar. Sedang kepenuhan Roh Kudus (Kisah Para Rasul 4:31, 6:3, 9:17) berarti menempati ruang kosong sampai meluap, yaitu kepenuhan dari dalam. Contoh: Sebuah gelas dimasukkan bak akan berisi penuh dengan air (baptisan), Roh Kudus mengelilingi, menutup dan membungkus kita (bagian luar) dan juga memenuhi kita dari dalam (bagian dalam) (Yohanes 7:37-39). Baptisan Roh Kudus hanya satu kali, tetapi kepenuhan urapan dan urapan Roh Kudus dapat terjadi berulang-ulang dalam kehidupan dan pelayanan kita. Contoh: 1. Paulus (Kisah Para Rasul 9:17), dipenuhi lagi dalam Kisah Para Rasul 13:9. 2. Petrus (Kisah Para Rasul 2:4), dipenuhi lagi dalam Kisah Para Rasul 4:8. 3. Efesus 5:18: Berulang kali, terus menerus dipenuhi Roh Kudus. Orang yang telah dibaptis oleh Roh Kudus tidak otomatis dipenuhi Roh Kudus secara terus menerus. Ia bisa saja mengalami kemunduran seperti jemaat Korintus. Orang percaya harus berusaha supaya ia terus menerus dipenuhi dengan Roh. Caranya adalah memberi diri untuk terus menerus dipimpin oleh Roh (Galatia 5:25), terus menerus berdoa (1Tesalonika 5:17) dan tidak mendukakan Roh (Efesus 4:30). Manfaat Baptisan Roh Kudus Ada beberapa manfaat kalau kita dibaptis Roh Kudus, yaitu: 1. Kita akan menerima kuasa melakukan mujizat (dunamis) untuk menjadi saksi dan memberi dampak pada komunitas, lingkungan, sekeliling kita, kota kita, bahkan kota-kota dan bangsabangsa (Kisah Para Rasul 1:8). Kata “kuasa” disini dalam bahasa Yunani artinya kekuatan, kuasa, dan kemampuan untuk mengadakan sesuatu yang besar/mujizat, jadi dengan kita dibaptis dengan Roh Kudus, maka sesungguhnya kita sedang diperlengkapi dengan Roh Kudus dan diberi kuasa oleh kuasa Roh Kudus. Karena kita sudah dipenuhi sampai berbual-bual (Yohanes 7:37-39) yang kemudian itu akan mengalir sampai ke sekeliling kita dan memberi dampak di sana. Dan dengan segala hal ini kita punya tugas untuk memberikan pengaruh/dampak sesuatu dimanapun kita berada melalui perlengkapan kuasa Roh Kudus di dalam kita sampai kita semua menjadikan diri kita jawaban bagi setiap kebutuhan sekeliling kita. Karena baptisan Roh Kudus itu akan membuat efektif setiap pelayanan kita, sebagai contohnya, “miracle evangelism” atau penginjilan, penjangkauan atau menjadi saksi dengan mujizat. 2. Kita akan hidup berkemenangan.
Galatia 5:16 kalau kita hidup oleh Roh, maka kita tidak akan menuruti keinginan daging. Roma 8:13 kalau kita hidup menurut Roh, maka kita akan mematikan perbuatan-perbuatan tubuh yang akan menyebabkan kita hidup.

Pengajaran # 03 Materi Baptisan Roh Kudus

2

Jadi dengan kita dibaptis Roh Kudus kita memperoleh suatu potensi besar untuk membuat kita hidup di dalam Roh yang akan menghindarkan kita dari segala cobaan keinginan daging yang akan menyeret kita ke dalam berbagai-bagai dosa (Yakobus 1:14). 3. Menghidupkan pujian dan penyembahan kepada Allah.
Efesus 5:18,19 ”...tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh, dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani....”

Nyanyian yang dinyanyikan orang percaya yang ditujukan kepada Allah dalam urapan Roh Kudus untuk memuliakan, menyatakan kasih kita dan rasa hormat kita kepada Allah. Disebut juga nyanyian memberkati (eulogeo:mengatakan yang baik) Allah. Nyanyian dari Tuhan adalah kata-kata nubuatan, dorongan atau penghiburan dalam lagu yang ditujukan kepada anak-anak Tuhan.

B. Bukti/Tanda Awal Baptisan Roh Kudus
Tanda awal dari baptisan Roh Kudus adalah berkata-kata dalam bahasa roh, hal ini dibuktikan oleh: 1. Kisah Para Rasul 2:4,”Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, ....” 2. Kisah Para Rasul 2:16,”Tetapi itulah ....” Maksudnya pencurahan Roh Kudus dengan tanda pertama berkata-kata dengan bahasa roh, inilah yang dinubuatkan oleh nabi Yoel (Yoel 2:28). 3. Kisah Para Rasul 2:33,”...maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar disini ....” Yang mereka lihat dan dengar disini adalah baptisan Roh Kudus dengan tanda awal berkata-kata dengan bahasa roh. 4. Kisah Para Rasul 19:5-6: Gereja di Efesus menerima Roh Kudus dengan bukti berkata-kata dalam bahasa roh. 5. Markus 16:17-18: Yesus menubuatkan bahwa orang percaya akan diikuti dengan tanda berkata-kata dalam bahasa yang baru. 6. 1 Korintus 14:18: Paulus dipenuhi dengan Roh Kudus yang berkata-kata dalam bahasa roh lebih dari orang-orang berbagai bahasa. Disini kita mengerti bahwa tanda/bukti awal orang baptisan Roh Kudus adalah bahasa roh, tetapi ada beberapa ekspresi luar yang menyertai yang berbeda satu dengan lainnya, seperti melompat atau menari, ada yang diam, berteriak-teriak, tetapi yang pasti dari segala hal ini yang dicari oleh Tuhan adalah dihasilkannya buah-buah roh dalam kehidupan kita, bukan karunia ataupun manifestasi/ekspresi luar, jadi karunia & manifestasi tidak ada hubungannya dengan karakter/buah-buah Roh. Contohnya: Keledai Bileam bisa bernubuat dan mendapat penglihatan tetapi tetaplah keledai. John Scep memerinci hal-hal yang tampak bagi seseorang yang telah menerima Roh Kudus: 1. Ada suatu sukacita yang besar di dalam Tuhan, yang tidak pernah dia alami sebelumnya. 2. Ada suatu keyakinan yang teguh bahwa Kristus tinggal di dalam hatinya. 3. Ada kerinduan besar untuk berdoa, baik secara pribadi maupun persekutuan. 4. Kitab Suci menjadi kitab yang baru, sebagi akibat penerangan Roh Kudus. 5. Memiliki suatu keberanian untuk bersaksi tentang Kristus dan suatu keinginan yang kuat untuk memenangkan orang lain bagi Kristus. 6. Ada penyembahan yang meluap dengan mazmur dan pujian. 7. Suatu kesadaran yang kuat akan panggilan untuk hidup suci dan menghasilkan buah-buah Roh, terlebih kasih.

A. Bahasa Roh
Mengenai bahasa roh, kita perlu mengetahui bahwa ada beberapa jenis bahasa roh: 1. Glosolalia, yaitu: Bahasa roh yang tidak kita ketahui maknanya. Jenis inipun sebenarnya dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:

Pengajaran # 03 Materi Baptisan Roh Kudus •

3

Bahasa Rahasia/Malaikat  bahasa roh yang dipakai untuk berdoa pribadi kepada Allah yang tujuannya ialah untuk membangun iman pribadi serta menyampaikan keluhan-keluhan yang tak terucapkan. Untuk yang ini tidak perlu penafsiran atas bahasa roh tersebut (Roma 8:26; Yudas 1:20; 1 Korintus 14:4). • Bahasa Pesan  bahasa roh yang dipakai untuk menyampaikan pesan Tuhan. Dalam hal ini bahasa roh tersebut perlu ditafsirkan supaya pesan Tuhan tersebut bisa dimengerti jemaat (1 Korintus 14:13). 2. Xenolalia (Bahasa Manusia), yaitu: Bahasa roh yang berupa bahasa yang langsung bisa dimengerti oleh orang lain yang menggunakan bahasa tersebut, tetapi orang yang mengucapkannya tidak mengerti artinya (Kisah Para Rasul 2:4).

C. Mengapa Orang Kristen Harus Berbahasa Roh
Inilah tanda awal (initial evidence) dari seseorang yang sudah dipenuhi dengan Roh Kudus. Firman Allah mengajarkan pada kita, bahwa ketika kita dipenuhi oleh Roh Kudus, kita berbicara dalam bahasa roh/lidah seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada kita untuk mengatakannya (Kisah Para Rasul 2:4). 2. Bahasa Roh akan membuat kita kuat (1 Korintus 14:4). Bahasa roh berguna untuk membangun rohani kita. Paulus menulis kepada jemaat di Korintus dan mengajarkan kepada mereka supaya senantiasa berbahasa roh dalam penyembahan dan doa mereka karena dengan bahasa roh, roh kitalah yang berdoa, kita tidak berkata-kata kepada manusia, sebab tidak seorang yang mengerti bahasa-Nya, karena kita berhubungan langsung dengan Allah. 3. Berbahasa roh membangun iman kita (Yudas 1:20). Bila kita tekun berdoa dalam bahasa roh, maka kita akan siap mempercayai Allah dalam segala hal. Berbahasa roh membangkitkan kemampuan kita untuk percaya kepada-Nya. 4. Berbahasa roh akan lebih mengikatkan/melekatkan diri kita dengan Allah. Dengan berbahasa roh kita membangun keintiman dengan Tuhan sehingga membuat kita menjadi lebih lekat kepada Tuhan. 5. Berbahasa roh menjadikan kita peka secara rohani. Berdoa dalam bahasa roh membuat kita sadar akan peristiwa dan kejadian yang berlangsung di alam roh terutama terhadap aktivitas Roh Kudus sehingga kita bisa mngenali gerakan Roh Kudus dan seluruh pekerjaan Allah. 6. Dengan berbahasa roh kita akan sadar adanya Roh Kudus di dalam kita. Maka Ia merupakan “rem penahan” terhadap perbuatan dosa yang akan kita perbuat. Ini akan mempengaruhi seluruh roda kehidupan kita sehari-hari ke arah kehidupan yang serba positif dan berkemenangan. 7. Berbahasa roh akan menyegarkan roh kita (Yesaya 28:11-12). Apakah perhentian/peristirahatan itu? Berbicara dalam bahasa asing/lidah/roh adalah perhentian untuk orang yang lelah. Jadi berdoa dalam bahasa roh akan menjadi perhentian yang terbaik di dalam dunia ini, terutama di hari-hari yang penuh persoalan dan tantangan. 8. Berdoa untuk suatu permohonan yang tidak kita ketahui (enable us to pray the unknown) (Roma 8:26). Saat kita atau orang lain sedang menghadapi persoalan yang berat, Roh Kudus akan membantu kita dalam doa dan Ia akan memohon kepada Allah sesuatu yang terbaik bagi kepentingan kita atau orang lain. 9. Berdoa dengan bahasa roh adalah berdoa yang sesuai dengan kehendak Allah yang sempurna. Hal ini dikarenakan Roh Kudus-lah yang membantu kita untuk berdoa dan Roh Kudus selalu berdoa untuk kita sesuai kehendak Allah. Oleh karena itu seseorang harus berhati-hati terhadap gurauan/guyonan mengenai berbicara dalam bahasa roh, karena jika kita tidak hati-hati terhadap hal ini, maka sesungguhnya kita mengejek dan menghina Roh Kudus. 10. Berbahasa roh akan selalu membawa lidah kita ada dalam kontrol Roh (Yakobus 3:8; Amsal 18:21).
1.

Pengajaran # 03 Materi Baptisan Roh Kudus

4

Lidah adalah hal yang sulit untuk dijinakkan tetapi ia adalah sesuatu yang dapat menentukan hidup mati kita. Petrus sebelum ia dipenuhi Roh Kudus, ia berjanji mau mati untuk Yesus, tetapi akhirnya ia mengkhianati Yesus, tetapi setelah dipenuhi oleh Roh Kudus lidah Petrus berubah menjadi lidah yang mengucapkan sesuatu yang berkuasa, ia berkothbah 3.000 orang bertobat (Kisah Para Rasul 2:41), yang lumpuh berjalan (Kisah Para Rasul 3:6). Lidah yang penuh dengan urapan Roh Kudus penuh dengan kuasa Allah. 11. Berbahasa roh akan memberi kita kuasa untuk menjadi saksi (Kisah Para Rasul 1:8).

D. Melayani Baptisan Roh Kudus
Setiap orang percaya memiliki kesempatan yang sama untuk melayani sesama jemaat Tuhan untuk menerima baptisan Roh Kudus, melayani baptisan Roh Kudus bukan hanya bagian dan milik para hamba-hamba Tuhan yang terkenal atau pendeta di suatu gereja tertentu, karena setiap orang Kristen adalah imamat yang rajani di hadapan Tuhan dan harus mengerjakan tanggung jawabnya untuk melakukan kehendak Tuhan Yesus. Ada 7 langkah dalam melayani baptisan Roh Kudus dengan tanda berbahasa roh, yaitu: Langkah 1: Bantulah orang itu untuk menyadari bahwa Roh Kudus sudah dicurahkan dan merekalah penerima janji itu.
Kisah Para Rasul 2:38,39 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."

Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta dan karunia yang penuh kuasa ini telah tersedia bagi setiap orang percaya sejak itu. Jelaskan pada mereka bahwa mereka tidak perlu mengemis untuk mendapatkan karunia Roh Kudus, tetapi hanya perlu iman. Langkah 2: Beri mereka pengertian bahwa Roh Kudus itu datang dari Bapa yang diutus oleh Tuhan Yesus dan bukan dari penumpangan tangan
Yohanes 15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Yohanes 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Langkah 3: Tunjukkanlah kepada mereka bahwa Tuhan adalah Tuhan yang penuh anugerah dan kemurahan sehingga akan memberikan kepada mereka apa yang mereka minta jika mereka mengasihi Tuhan Yesus
Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.” Yohanes 14:15-17 Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Langkah 4: Tunjukkan pada orang itu bahwa mereka harus datang dengan haus dan minum sampai kemudian berbual-bual air kehidupan dari dalam.

Pengajaran # 03 Materi Baptisan Roh Kudus
Yohanes 7:37-39 pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.

5

Karena kita datang dengan hati yang haus dan seakan-akan roh kita ini seperti wadah yang kosong yang harus segera diisi dengan air Roh Kudus maka kita datang dengan penuh pengharapan bahwa Roh Kudus harus memenuhinya sampai meluap-luap. Dan pada saat Roh Kudus turun dalam kita dan mulai mengisi, maka jangan pernah puas sampai Ia mengisinya dengan melimpah. Langkah 5: Jelaskan pada orang itu apa yang akan terjadi pada mereka dan doronglah bahwa merekalah yang harus membuka mulut untuk berbicara mengucapkan bahasa roh dengan melangkah dalam iman.
Kisah Para Rasul 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Kisah Para Rasul 19:6 Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.

Roh Kudus tidak akan berbicara menggantikan mereka! Orang yang menerima baptisan itu harus membuka mulut mereka dan berserah pada aliran Roh Kudus di dalam diri mereka. Jangan biarkan orang itu untuk selalu berpikir akan mengucapkan sesuatu dalam bahasa mereka sendiri. Mintalah mereka membuka mulut mereka dengan iman dan mulai mengucapkan berbagai suku kata dan suaru bahasa doa mereka yang masih baru. Terus dorong untuk mengucapkannya dalam suara yang cukup keras agar mereka sendiri mendengarnya. Langkah 6: Tegaskan pada mereka, bahwa mereka tidak akan menerima roh yang palsu. Lukas 11:11-13 Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anakanakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya." Beritahu mereka bahwa mereka akan menerima apa yang mereka minta kepada Bapa dan Bapa tidak akan memberi sesuatu yang tidak baik atau membahayakan bagi diri mereka sesuatu yang sebenarnya untuk kepentingan pertumbuhan rohani mereka. Langkah 7: Jangan membiarkan orang banyak mengerumuni orang yang sedang anda layani. Penonton akan menimbulkan kekacauan dan sering menghambat orang yang sedang anda doakan untuk merasa bebas dan berkonsentrasi menerima karunia Roh Kudus.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->