P. 1
Statistika

Statistika

|Views: 9|Likes:
Published by Rivay Kaonseng
Probabilitas
Probabilitas

More info:

Published by: Rivay Kaonseng on Dec 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/21/2013

pdf

text

original

Pert. III MK.

Probabilitas dan Statistik
Dasar Teori Peluang • Ruang Sampel • Kejadian dan Operasinya • Menghitung Titik Sampel : – Permutasi – Kombinasi
Oleh: Agus Junaidi, ST., MT

FAKULTAS TEKNIK

UNPAB

DEFENISI

muka atau belakang. Dalam eksperimen ini ada dua kemungkinan kejadian (outcomes).Ruang Sample Dalam statistik dikenal istilah eksperimen untuk menjelaskan proses membangkitkan sekumpulan data. Contoh dari eksperimen statistik adalah melempar coin. .

dinyatakan dengan notasi S • Contoh : Percobaan pelemparan mata uang .Ruang sampel • Kumpulan dari semua hasil dari percobaan statistik.

Ruang sample dari eksperimen melempar mata uang adalah: S = (H. T) dimana H dan T bersesuaian dengan muka(head) dan belakang(tail ) .

DNN.NDN. Maka ruang sample S adalah sbb: S = (DDD.NNN) Ruang sample yang mempunyai titik sample besar. defectif (D) dan non-defektif (N). misalkan: S = { x I x suatu kota dengan populasi besar dari 1 juta} .Contoh: Tiga item diambil dari suatu process manufacturing.DND. lebih baik diterangkan dengan aturan.NND.NDD.DDN. dimana item tersebut diklasifikasikan manjadi dua.

Even (Kejadian) • Dari setiap percobaan kita mungkin ingin mengetahui munculnya elemen-elemen dari ruang sampel yang mempunyai ciri tertentu. Sekelompok titik sampel itu membentuk himpunan bagian dari S • Contoh : Percobaan pelemparan 3 koin .

yaitu suatu kejadian dengan kondisi tertentu. Suatu Event A adalah umur komponen yang kurang dari lima tahun. Contoh: Diberikan suatu ruang sample: S  {t t  0} dimana t adalah umur dalam satuan tahun suatu komponen elektronik.Event adalah subset dari ruang sample. atau dituliskan A  {t 0  t  5} .

Komplemen Defenisi: Komplemen dari event A terhadap S adalah subset dari semua elemen S yang bukan elemen dari A. . Komplemen dari R adalah R’ yaitu kartu dengan warna hitam. Komplemen dari A dituliskan dengan A’ Contoh: Misalkan R adalah event dimana kartu warna merah diambil dari 52 kartu bridge.

Irisan/Interaksi Defenisi: Interseksi/irisan dari dua event A dan B adalah suatu event yang memuat elemen yang ada di A dan B. dinotasikan dengan A B Dua event A dan B dikatakan mutually exclusive atau disjoint jika A B   .

.Union Union dari dua event A dan B dinotasikan dengan A U B adalah suatu event dengan element dari A atau B atau keduanya.

7 .5.3.6 B’ ∩ A = Region 4 dan 7 A ∩ B ∩ C = Region 1 (A U B) ∩ C’ = Region 2.2.6.4.A ∩ B = Region 1 dan 2 B ∩ C = Region 1 dan 3 B U C = Region 1.

maka kedua operasi tersebut dapat dilakukan dengan n1 n2 cara Contoh: Berapa banyak titik contoh terdapat didalam ruang contoh pada saat dua buah dadu dilambungkan satu kali? Solusi: Dadu Pertama dengan n1 = 6 Cara Dadu Kedua dengan n2 = 6 Cara  Pasangan Dadu dapat jatuh dengan n1*n2=36 Cara .Perhitungan Titik sampel Bila suatu operasi dapat dilakukan dengan n1 cara. dan bila setiap operasi tersebut dapat dilakukan dengan n2 cara.

bac.b. cab .acb. Ada 6 susunan yang berbeda .PERMUTASI PERMUTASI ADALAH PENYUSUNAN SEMUA ATAU BAGIAN DARI SUATU HIMPUNAN OBJEK yang berbeda Teorema 1 Contoh: Ambil 3 huruf a.c.bca dan cba. Permutasi yang mungkin adalah: abc.

b.b. a.a. b.b..b .a .c ADA ENAM SUSUNAN YANG BERBEDA.c . a.c.c.b  Pilihan Untuk Posisi Kedua c. c.Atau. JUMLAH PERMUTASI n OBJEK YANG BERBEDA ADALAH n!  baca: n factorial UNTUK CONTOH SEBELUMNYA: TIGA HURUF a.a.c  Pilihan Untuk Posisi Pertama b.a  Pilihan Untuk Posisi Ketiga n1 n2 n3 = (3)(2)(1) =3! = 6 Permutasi .

Carilah jumlah titik contoh didalam ruang S ? Jawab 20P2 = (20!)/(20!-2!)= 20*19 = 380 .Jumlah Permutasi n objek yang diambil r sekaligus adalah: n! nP  r (n  r )! Contoh:Dua tiket Lotere di tarik dari 20 Tiket untuk hadiah pertama dan kedua.Teorema 2 .

maka akan terdapat susunan yang berulang.Teorema 3.b. xax. Susunan tersebut dihitung dengan cara 3!/2! = 3. maka kemungkinan susunan adalah axx. Jumlah permutasi dari n objek yang berbeda disusun melingkar adalah (n-1)!. xxa sebenarnya hanya ada 3 susunan yang berbeda. axx. xxa. . xax. Misalkan dari tiga huruf a. dimana satu objek dianggap mempunyai posisi tetap sehingga ada (n-1) yang disusun. Bila objek-objek tersebut ada yang sama.c dengan b=c=x.

Berapa susunan duduk yang berlainan dalam permainan tersebut? .Contoh Teorema 3 • Banyak permutasi n benda berlainan yang disusun melingkar adalah (n-1)! • Contoh : Dalam suatu permainan bridge ada empat pemain duduk melingkar.

Berapa kemungkinan yang dapak disusun. . lampu kuning 4.nk jenis ke-k adalah: n! n1! n2! :::nk! Contoh: Terdapat lampu merah 3.Jumlah permutasi yang berbeda dari n objek yang terdiri dari n1 jenis 1. n2 jenis 2.. . Jawab: 9! 3! 4! 2! .. dan lampu biru 2 akan dipasang dengan tiga sinar pada 9 socket.

Terima Kasih .

Soal Pratest 1. Jelaskan pengertian dari ruang sampel dan Irisan… waktu 2 menit .

Tuliskan dalam bentuk tabulasi S=(xIx2. 0<x<4.2. x bil bulat) .

Jika dalam suatu kotak terdapat 25 bola merah dengan nomor 1 sd 25.3. berapa titik sampel di peroleh bola 1 2 dan 3 .

berapa susunan objek yang berbeda dari sekumpulan data dengan 5 objek data yang berbeda .No.4.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->