Makalah Pondasi

MAKALAH PONDASI

Untuk memenuhi tugas kuliah Menggambar Rekayasa Yang dibimbing oleh Hj. Andi Marini, ST.

Oleh : Riswan Gunawan Tri Handoko Alfani Wida Pratama Hasanudin Damanik Maulana Ishak Ivan Susanto

UNIVERSITAS BALIKPAPAN FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN 2012

Pondasi bangunan adalah kontruksi yang paling terpenting pada suatu bangunan. Karena pondasi berfungsi sebagai ”penahan seluruh beban (hidup dan mati ) yang berada di atasnya dan gaya–gaya dari luar.” Pondasi merupakan bagian dari struktur yang berfungsi meneruskan beban menuju lapisan tanah pendukung dibawahnya. Dalam struktur apapun, beban yang terjadi baik yang disebabkan oleh berat sendiri ataupun akibat beban rencana harus disalurkan ke dalam suatu lapisan pendukung dalam hal ini adalah tanah yang ada di bawah struktur tersebut. Pengertian umum untuk Pondasi adalah Struktur bagian bawah bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah, atau bagian bangunan yang terletak di bawah permukaan tanah yang mempunyai fungsi memikul beban bagian bangunan lainnya di atasnya. Pondasi harus diperhitungkan untuk dapat menjamin kestabilan bangunan terhadap beratnya sendiri, beban-beban bangunan (beban isi bangunan), gaya-gaya luar seperti: tekanan angin,gempa bumi, dan lain-lain. Disamping itu, tidak boleh terjadi penurunan level melebihi batas yang diijinkan. Secara umum, terdapat dua macam pondasi, yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Pondasi dangkal digunakan bila bangunan yang berada di atasnya tidak terlalu besar. Rumah sederhana misalnya. Pondasi ini juga bisa dipakai untuk bangunan umum lainnya yang berada di atas tanah yang keras. Yang termasuk dalam pondasi dangkal ialah pondasi batu kali setempat, pondasi lajur batu kali, pondasi tapak/pelat setempat (beton), pondasi lajur beton, pondasi strouspile dan pondasi tiang pancang kayu. Bentuk pondasi ditentukan oleh berat bangunan dan keadaan tanah disekitar bangunan, sedangkan kedalaman pondasi ditentukan oleh letak tanah padat yang mendukung pondasi. Jika terletak pada tanah miring lebih dari 10%, maka pondasi bangunan tersebut harus dibuat rata atau dibentuk tangga dengan bagian bawah dan atas rata.

penyaluran beban dengan sistem garis / beban merata. ada yang dari bambu. penyaluran beban dengan sistem titik. baja. A. MACAM PONDASI DALAM Pondasi dalam adalah pondasi yang kedalamannya lebih dari 2 meter dan biasa digunakan pada bangunan-bangunan bertingkat. Trucuk ada berbagai jenis. dan lain-lain. Trucuk mempunyai fungsi untuk memadatkan tanah. Pondasi Terucuk Pondasi ini digunakan jika ingin mendirikan bangunan diatas tanah berawa. 3. Trucuk dari bambu bisa lebih kuat daripada beton jika sebelum pemasangannya diberi lapisan-lapisan tertentu. atau tanah bekas timbunan tempat sampah. 2. Pondasi memanjang. beton. Contoh Pondasi Trucuk . kayu. penyaluran beban dengan sistem bidang. Pondasi tiang.Dilihat dari sistem penyaluran ada tiga jenis pondasi : 1. Pondasi setempat.

Sebelum memasang bore pile. b. Bentuk Tiang : a. Pondasi Bore Pile adalah pondasi yang kedalamannya lebih dari 2 meter.Digunakan untuk pondasi bangunan-bangunan tinggi. kemudian dicor dengan beton. permukaan tanah dibor terlebih dahulu dengan menggunakan mesin bor.Setelah itu tulang besi dimasukan kedalam permukaaan tanah yang telah dibor.Pondasi ini berdiameter 20 Cm keatas. Bulat Bentuk ini sangat cocok untuk tiang yang dipancang sampai tanah keras karena efektif memikul beban. Selain itu tiang ini mampu memikul gaya lateral yang besar disebabkan momen inersia yang besar. Dan biasanya pondasi ini terdiri dari 2 atau lebih yang diatasnya terdapat pile cap.B. Hingga menemukan daya dukung tanah yang sangat kuat untuk menopang pondasi. Bentuk Segitiga Contoh Tiang Bor Bentuk Segitiga .

Pengeboran Ini merupakan proses awal dimulainya pengerjaan pondasi tiang bor. bisa-bisa mata . Bujur Sangkar Bentuk ini sangat cocok untuk tiang yang dipancang sampai tanah keras karena efektif memikul beban. Ini perlu diantisipasi sehingga bisa disediakan metode.c. Contoh Tiang Bor Bentuk Bujur Sangkar d. Kalau asal ngebor. juga terdapatnya batuan atau material dibawah permukaan tanah menjadi parameter utama dipilihnya alat-alat bor. Bentuk H Tiang bentuk ini mempunyai luas selumut yang besar. Proses Pembuatan Pondasi Tiang Bor : a. kedalaman dan diameter tiang bor. dan peralatan yang cocok. oleh karena itu cocok untuk tiang yang mengandalkan friksi (geser).

Proses Pengeboran Setelah mencapai suatu kedalaman yang mencukupi untuk menghindari tanah di tepi lubang berguguran maka perlu di pasang casing. Ini contoh mesin bor dan auger dengan berbagai ukuran siap ngebor. yaitu pipa yang mempunyai ukuran diameter dalam kurang lebih sama dengan diameter lubang bor.bornya stack di bawah. Pemasangan Casing .

Tentu saja kedalaman lubang belum sampai bawah.Perhatikan mesin bor-nya beda. . maka pengeboran dapat dilanjutkan. maka bisa-bisa tanah berguguran semua dan lubang bisa tertutup lagi. Jadi pemasangan casing penting. secukupnya. Proses Pengeboran Setelah casing terpasang. mata auger sudah diganti dengan Cleaning Bucket yaitu untuk membuang tanah atau lumpur di dasar lubang. Kalau nunggu sampai kebawah. Gambar di bawah. tetapi pada prinsipnya cara pemasangan casing sama: diangkat dan dimasukkan pada lubang bor.

yaitu melalui pemeriksaan manual.Pekerjaan Cleaning Bucket Cleaning Bucket dan Belling Tools. setelah beberapa lama dan diperkirakan sudah mencapai kedalaman rencana maka perlu dipastikan terlebih dahulu apakah kedalaman lubang bor sudah mencukupi. Pemeriksaan Kedalaman Lubang .

Perlu juga diperhatikan bahwa tanah hasil pemboran perlu juga dichek dengan data hasil penyelidikan terdahulu. siap. Ini perlu karena sampel tanah sebelumnya umumnya diambil dari satu dua tempat yang dianggap mewakili. Tetapi dengan proses pengeboran ini maka secara otomatis dapat dilakukan prediksi kondisi tanah secara tepat. Apakah jenis tanah sama seperti yang diperkirakan dalam menentukan kedalaman tiang bor tersebut. maka . satu persatu pada titik yang dibor. Penyelidikan Tamah Apabila kedalaman dan juga lubang bor telah selanjutnya adalah penempatan tulangan rebar.

Mengangkatnya dengan cara bertahap. Penyambungan Tulangan . mungkin karena terlalu dalam maka penulangan harus disambung di lapangan.Penempatan Tulangan Jika perlu.

tetapi pada tahapan ini gagal maka gagal pula pondasi tersebut secara keseluruhan. Pengecoran disebut gagal jika lubang pondasi tersebut tidak terisi benar dengan beton. misalnya ada yang bercampur dengan galian tanah atau segresi dengan air.Kondisi Lubang Tiang Bor b. Ini merupakan bagian yang paling kritis yang menentukan berfungsi tidaknya suatu pondasi. Pengecoran Beton Setelah proses pemasangan tulangan baja maka proses selanjutnya adalah pengecoran beton. Meskipun proses pekerjaan sebelumnya sudah benar. Adanya air pada lobang bor menyebabkan pengecoran memerlukan alat bantu khusus. yaitu pipa tremi. Pipa tersebut mempunyai panjang yang sama atau lebih besar dengan kedalaman lubang yang dibor. tanah longsor sehingga beton mengisi bagian yang tidak tepat. .

mesin bor non aktif). tidak berlubang biasa tetapi ada detail khusus sehingga lumpur tidak masuk kedalam tetapi beton di dalam pipa bisa mendorong keluar. Foto di bawah ini pekerjaan pengecoran pondasi tiang bor di bagian lain. Yang terlihat di bawah adalah corong beton yang akan dipasang di ujung atas pipa tremi.Pemasangan Pipa Tremie Foto di bawah disebut pipa tremi. tempat memasukkan beton segar. Ujung di bagian bawah agak khusus. . terlihat mesin bor (warna kuning) yang difungsikan cranenya(mata bornya tidak dipasang.

yaitu pipa tremi siap dimasukkan dalam lobang bor.Pemasangan Corong Beton di Pipa Tremie Posisi sama seperti yang diatas. Proses Pemasangan Corong Beton .

Ready Mix Siap di Lokasi Pekerjaan Pipa tremi yang dipasang tadi perlu dicabut lagi. Corong beton dipasang. truk readymixed dapat menuangkan langsung ke corong pipa tremi seperti kasus di atas.Pipa tremi sudah berhasil dimasukkan ke lubang bor. Jadi perlu feeling yang tepat . Sedangkan jika terlalu dini mencabut pipa tremi. Kalau beton yang dituang terlalu banyak maka pencabutan pipa yang tertanam menjadi susah. beton pada bagian bawah belum terkonsolidasi dengan baik. maka bisa-bisa terjadi segresi. Truk readymix siap mendekat. Pada kondisi pipa seperti ini maka pengecoran beton siap. tercampur dengan tanah. Perhatikan ujung atas yang ditahan sedemikian sehingga posisinya terkontrol (dipegang) dan tidak jatuh. Pipa Tremi Sudah Masuk di Corong Beton Pada tahap pengecoran pertama kali.

pondasi gagal. Proses Pengecoran 1 Jangan sepelekan aba-aba seperti di samping. perlu yang lain yaitu pengalaman yang membentuk mental engineer. cost-nya akan bertambah besar. Jadi menjadi seorang engineer tidak cukup hanya ijazah sekolah formil.0 bisa mengangkat tangan ke atas secara tepat.untuk melakukan proses ini. Jika salah. Karena untuk itu perlu pengalaman. Pengalaman kerja sangat menentukan disini. Belum tentu seorang sarjana teknik sipil yang baru lulus dengan IP 4. Proses Pengecoran 2 .

Karena BJ beton lebih besar dari BJ lumpur maka beton makin lama-makin kuat untuk mendesak lumpur naik ke atas. . Gambar foto di atas menunjukkan air / lumpur mulai terdorong ke atas. Jadi pada tahapan ini tidak perlu takut dengan air atau lumpur. Proses Pengecoran 3 Adanya pipa tremi tersebut menyebabkan beton dapat disalurkan ke dasar lubang langsung dan tanpa mengalami pencampuran dengan air atau lumpur. Perhatikan bagian pipa tremi yang basah dan kering.Jika beton yang di cor sudah semakin ke atas (volumenya semakin banyak) maka pipa tremi harus mulai ditarik ke atas. Untuk kasus ini karena pengecoran beton masih diteruskan maka diperlukan bucket karena beton tidak bisa langsung dituang ke corong pipa tremi tersebut. lubang mulai digantikan dengan beton.

Proses Pengecoran 5 . bayangkan saja bila ada keterlambatan beberapa jam. Jadi bagian logistik / pengadaan beton harus memperhatikan. Sedangkan kalau keburu dicabut maka tiang beton bisa tidak continue.Proses Penyecoran 4 Proses pengecoran ini memerlukan supply beton yang continuous. Jika sampai terjadi setting maka pipa treminya bisa tertanam dibawah dan tidak bisa dicabut.

20 m.Jika pengerjaan pengecoran dapat berlangsung dengan baik. Diameter pipa 1. dan panjangnya tergantung dari beban di atas plat serta kondisi tanahnya. . Untuk pipa dipakai tulangan tunggal. maka pada akhirnya beton dapat muncul dari kedalaman lobang. Jadi kondisi tersebut fungsinya sebagai penyumbat atau penahan agar tidak terjadi segresi atau kecampuran dengan lumpur. Jadi pemasangan tremi mensyaratkan bahwa selama pengecoran dan penarikan maka pipa tremi tersebut harus selalu tertanam pada beton segar. Gambar Iulstrasi Pondasi Bor Poros Lurus D. C. Pondasi Cakar Ayam Pondasi cakar ayam terdiri dan plat beton bertulang dengan ketebalan 10-15 cm. tebal 8 cm. sedangkan untuk plat dipakai tulangan ganda. tergantung dari jenis konstruksi dan keadaan tanah di bawahnya. Pondasi Bor Beton Poros Lurus Pondasi bor tanam langsung untuk tiang tunggal. Di bawah plat beton dibuat sumuran pipa-pipa dengan jarak sumbu antara 2-3 m.

Dengan demikian maka plat dan konstruksi di atasnya tidak mudah bengkok. pada pondasi cakar ayam sangat baik untuk beban yang merata. Sistem pondasi ini mampu mendukung beban 500-600 ton per kolom. sedangkan kekakuan plat ini dipertahankan oleh pipa-pipa yang tetap berdiri akibat tekanan tanah pasif. lebih ekonomis bila diterapkan atas tanah yang berdaya dukung 1. Pada sistem pondasi lain.50 Cm. Jika beban itu terpusat. volume beton pada cakar ayam akan berkurang. Plat beton yang tipis itu akan mengambang di permukaan tanah. yang menggunakan plat beton dengan balok pengaku.8-1 meter. Pondasi langsung dipakai pada kondisi tanah baik. Telapak beton. Dasar pemikiran Iahirnya pondasi cakar ayam ialah memanfaatkan tekanan tanah pasif. Sedangkan pada sistem pondasi cakar ayam. untuk ini dilakukan penambahan pertebalan plat beton dibawah kolom bersangkutan.5 sampai 4 ton per meter persegi. Tapi menurut pengalaman. . karena daya dukung tanah telah mencukupi. bukan oleh besarnya momen. dengan kedalaman tanah keras lebih kurang = 1. maka tebal plat beton di bawah pusat beban ditentukan oleh besarnya daya geser. yaitu dengan kekerasan tanah atau sigma tanah = 2 Kg/Cm2. dan konstruksinya bisa lebih ekonomis.Sistem pondasi ini bisa diterapkan pada tanah lunak maupun tanah keras. kondisi air tanah cukup dalam. MACAM PONDASI DANGKAL Pondasi dangkal adalah pondasi yang digunakan pada kedalaman 0. maka kekakuan itu berasal dan konstruksinya sendiri. kekakuan didapat dari tekanan tanah pasif. Dalam hal ini. ini berarti dengan daya dukung yang sama. untuk mengurangi tegangan geser pada plat beton. yang pada sistem pondasi lain tak pernah dihiraukan. di bagian bawah kolom dibuatkan suatu telapak beton. Pondasi dangkal juga sering disebut pondasi langsung/ stahl.

pondasi ini tetap digunakan untuk menahan beban ringan. Selain mahal. Pondasi rollag merupakan pondasi yang memiliki daya tahan terhadap beban ringan. Pondasi Rollag Bata .Bahan material yang dipergunakan untuk pondasi jenis ini biasanya dipakai : batu kali. Sedangkan untuk lebar bagian bawah trapesium tergantung perhitungan dari beban di atasnya. misalnya pada teras. batu gunung. pondasi rollag hanya digunakan untuk pondasi pada teras. atau beton tumbuk. A. tetapi pada umumnya dapat dibuat sekitar 70-80 cm. pada saat ini pondasi rollag bata telah lama ditinggalkan. Pada umumnya bentuk pondasi batu kali dibuat trapesium dengan lebar bagian atas paling sedikit 25 cm. Oleh karena itu. Pondasi Rollag Bata Pada awalnya pondasi batu bata merupakan pondasi yang diaplikasikan untuk menopang berat beban pada bangunan. pemasangannya pun membutuhkan waktu yang lama serta tidak memiliki kekuatan yang bisa diandalkan. sedangkan bahan pengikatnya digunakan semen dan pasir sebagai bahan pengisi. Namun. karena bila disamakan dengan lebar dinding dikhawatirkan dalam pelaksanaan pemasangan pondasi tidak tepat dan akan sangat mempengaruhi kedudukan dinding pada pondasi sehingga dapat dikatakan pondasi tidak sesuai lagi dengan fungsinya. Akan tetapi.

karena selain kuat juga masih termasuk murah. maka digunakanlah pondasi batu kali sebagai penopang sloof. Untuk meminimalisasi kemungkinan tersebut. Pondasi Batu Kali Pondasi batu kali sering kita temukan pada bangunan-bangunan rumah tinggal. sehingga bentuk pasangan menjadi rapi dan kokoh. Namun proses pembangunan yang tidak sesuai kriteria seperti pemasangan dinding pada sloof dengan beton yang belum matang dapat mengakibatkan patahnya sloof. Pondasi ini digunakan. yang menopang sloof diatasnya. Batu kali yang dipasang hendaknya sudah dibelah dahulu besarnya kurang lebih 25 cm. sebenarnya tidak perlu lagi menggunakan pondasi batu kali. Pada dasar konstruksi pondasi batu kali diawali dengan lapisan pasir setebal 5-10 cm guna meratakan tanah dasar. ini dengan tujuan agar tukang batu mudah mengatur dalam pemasangannya. di samping kalau mengangkat batu tukangnya tidak merasa berat.B. Pada bangunan yang telah memakai pondasi setempat. Bentuknya yang trapesium dengan ukuran tinggi 60-80 Cm. Susunan batu kosong yang sering disebut aanstamping dapat berfungsi sebagai pengaliran (drainase) untuk mengeringkan air tanah yang terdapat disekitar pondasi. . Pondasi batu kali berfungsi sebagai pondasi lajur. kemudiandipasang batu dengan kedudukan berdiri (pasangan batu kosong) dan rongga-rongganya diisi pasir secara penuh sehingga kedudukannya menjadi kokoh dan sanggup mendukung beban pondasi di atasnya. lebar pondasi bawah 60-80 Cm dan lebar pondasi atas 25-30 Cm.

dengan sigma lebih kecil dari 1. Pondasi sumuran mempunyai bis beton berdiameter 60. lokasi tanah yang berlumpur. Bis beton berdiameter 60 cm biasanya dibor atau dikerjakan dengan bor jatuh.50 kg/cm2. Pondasi ini kurang populer sebab banyak kekurangannya. Ujung atas pondasi sumuran selanjutnya dihubungkan dengan sloof yang menghubungkan antar pondasi sumuran dan sekaligus menerima beban dinding dan gedung. 120 atau 150 cm.Hal tersebut membuat pondasi ini kurang diminati. Diaplikasikan pada tanah bekas timbunan sampah atau tanah berumpur. Di dalamnya dicor beton yang kemudian dicampur dengan batu kali dan sedikit pembesian dibagian atasnya. . Pondasi Sumuran (Cyclop Beton) Pondasi sumuran atau cyclop beton menggunakan beton berdiameter 6080 Cm dengan kedalaman 1-2 meter. Pondasi untuk kedalaman tanah keras 2-6 meter dibawah permukaan tanah. Jarak antar pondasi sumuran adalah 4-7 meter. sebab di dalamnya tidak dapat digali. di antaranya boros adukan beton dan untuk ukuran sloof haruslah besar. Seperti bekas tanah timbunan sampah.Pondasi Batu Kali C. Pondasi sumuran dipakai untuk tanah yang labil. 100.

5 .5-2. sedangkan untuk beton kedap air 1PC : 1½PS : 2½KR. Perbandingan campuran beton 1PC : 3PS : 5KR atau 1PC : 2PS : 3KR.Pondasi Sumuran D.2 kg/m2. Besar diameter tulangan ǿ13-ǿ16 mm . Pondasi foot plat ini biasanya dipakai untuk bangunan gedung 2-4 lantai. bangunan 2-4 lantai.00 kg/cm2. Pondasi footplat dipergunakan pada kondisis tanah dengan sigma antara : 1. Bahan dari pondasi ini dari beton bertulang. dengan kondisi tanah yang baik dan stabil. Untuk menetukan dimensi dari pondasi ini dengan perhitungan konstruksi beton bertulang. Digunakan untuk tanah dengan daya dukung 1. Pondasi Foot Plat Adalah pondasi yang berdiri sendiri dalam mendukung kolom. kondisi tanah stabil dan berbahan beton bertulang.

tetapi ditopang oleh pondasi batu kali yang berada di dalam tanah dan sloof sebagai pengikat struktur. Gambar Pondasi Telapak E. Pondasi Umpak Pondasi ini diletakan diatas tanah yang telah padat atau keras. Pondasi ini membentuk rigitifitas struktur yang dilunakkan. Sistim dan jenis pondasi ini sampai sekarang terkadang masih digunakan. sehingga sistim membuat bangunan dapat menyelaraskan goyangan-goyangan yang terjadi pada permukaan tanah. Gampar Pondasi Umpak . Lantai kerja perletakan dipasang beton campuran 1PC : 3PS : 5KR setebal 6 cm. serta angkur yang masuk kedalam as umpak kayu atau umpak batu dari bagian bawah umpaknya atau tiangnya.dengan jarak 10-15cm. sedangkan arah memanjang dipasang tulangan yang membagi berdiameter ǿ6-ǿ8mm dengan arak 20 -25cm. sehingga bangunan tidak akan patah pada tiang-tiangnya jika terjadi gempa.

Talud Prinsip talud :  Mampu menahan gaya geser.F. Pondasi Sarang Laba-Laba Memiliki teknologi pembangunan yang dirancang terdiri dari plat tipis yang diperkaku dengan rib-rib tipis dan tinggi yang saling berhubungan membentuk segitiga-segitiga yang diisi dengan perbaikan tanah sehingga menjadi satu kesatuan komposit konstruksi beton bertulang dan tanah. Gambar Pondasi Sarang Laba-Laba G. .  Perbanyak lubang airnya. Lubang pada talud berfungsi untuk mengalirkan air dalam tanah. Untuk lubang pada talud digunakan paralond.

Fungsinya supaya beton tidak terkena air. H. diberi lapisan kedap air. karena kekuatan dan daya tahan beton akan berkurang jika terkena air. Talud Bronjong Bronjong banyak digunakan pada tebing-tebingb tanah untuk menahan tanah agar tidak longsor. Gambar Talud Bronjong . cair dan plembaran. Lapisan kedap ini ada 2 jenis.Gambar Talud Pada pembesian talud. juga tebing untuk mengatasi gerusan air sungai yang deras.

Tegangan Tanah Sebagai Dasar Pertimbangan Memilih Jenis Pondasi : Kesimpulan : .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful