MODUL MATA KULIAH AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

MATERI: STANDAR AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

MODUL 4 AKUNTANSI

DOSEN: Amilin, SE, MSi, Ak

PERKULIAHAN KELAS KARYAWAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MERCU BUANA

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Amilin, SE, Msi, Ak

AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

1

Msi. Laporan Perubahan dalam Aktiva/Ekuitas Netto D. Perbedaan Akuntansi Berbasis Kas Kekuatan dan Kelemahan Basis Akrual Pertimbangan Pemilihan Dasar Akrual Keuntungan Dasar Akrual Dan Akuntansi Berbasis Akrual 2. Laporan Arus Kas D.DAFTAR ISI A. STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN Tujuan dan Strategi KSAP Pelaporan Keuangan Pemerintah SAP No. 4. KOMPONEN – KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN SEKTOR PUBLIK D. 3. BASIS AKUNTANSI 1. B. Laporan Posisi Keuangan (Neraca) D.4. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 2 . Kebijkan Akuntansi dan Catatan Atas Laporan Keuangan E.1. dan Peristiwa Luar Biasa SAP No 11-Akuntansi Khusus untuk Menyusun Laporan Keuangan Konsolidasi PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. SE. TUJUAN PENYUSUNAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN SEKTOR PUBLIK C. Laporan Kinerja Keuangan ( Laporan Surplus – Defisit ) D. 01-Penyajian Laporan Keuangan SAP No 02-Laporan Realisasi Anggaran SAP No 03-Laporan Arus Kas SAP No 04-Laporan Catatan Atas Laporan Keuangan SAP No 05-Akuntansi Persediaan SAP No 06-Akuntansi Investasi SAP No 07-Akuntansi Aset Tetap SAP No 08-Akuntansi Konstruksi dalam Pengerjaan SAP No 09-Akuntansi Kewajiban SAP No 10-Akumtansi Untuk Koreksi Kesalahan Mendasar.3.2. TANGGUNGJAWAB PELAPORAN KEUANGAN D.5. Perubahan Kebijakan Akuntansi.

INTERNATIONAL ACCOUNTING SECTOR PUBLIC STANDARS( IPSAS ) IPSAS 1 : Presentation of Financial Statements IPSAS 2 : Cash Flow Statements IPSAS 3 : Net Surplus or Deficit for the Period. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 3 . Msi. Fundamental Errors and Changes in Accouting Policies IPSAS 4 : The Effects of Changes in Foreign Exchange Rates IPSAS 5 : Borrowing Costs IPSAS 6 : Consolidated Financial Statements and Accounting for Controlled Entities IPSAS 7 : Accounting for Investments in Associates IPSAS 8 : Financial Reporting of Interests in Joint Venture PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. SE.F.

1. seperti penambahan pos-pos akrual dan berbagai formulir pembukuan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 4 . transfer. dan pembiayaan serta basis akrual untuk pengakuan asset. 1. yaitu Penjualan hanya dicatat saat kas diterima.STANDAR AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK A. Perbedaan Akuntansi Berbasis Kas Dan Akuntansi Berbasis Akrual 1. entitas pelaporan diperkenankan untuk menyelenggarakan akuntansi dan penyajian laporan keuangan dengan menggunakan sepenuhnya basis akrual.2. belanja. Berbasis Akrual Definisi konsep akuntansi akrual sebagaimana tercantum pada PSAP No 2 adalah sebagai berikut: • Penerimaan dan biaya bertambah (diakui karena diperoleh atau dimasukkan tidak sebagai uang yang diterima atau dibayarkan) sesuai satu sama lain dapat dipertahankan atau dianggap benar. basis akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan pemerintah adalah basis kas untuk pengakuan pendapatan. Dan penyesuaian saham tidak dilakukan karena rekening tidak memperhatikan pencatatan dan yang dicatat hanya kenyataan bahwa kas dibayar untuk pembelian.1. SE. sehingga tidak ada pos piutang. Pembelian dicatat saat kas dibayarkan. 2. • Penerapan basis akrual akan mempengaruhi system akuntansi yang digunakan. Sehingga dalam laporan keuangan tidak bisa dihasilkan karena ketiadaan data tentang aktiva dan kewajiban. Data yang ada hanyalah perimbangan kas. Msi. BASIS AKUNTANSI Basis Akuntansi dalam Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) menurut PP N0. kewajiban dan ekuitas dana. dan berkaitan dengan rekening laba dan rugi selama periode bersangkutan. sehingga tidak ada hutang. Berbasis Kas Merupakan Sistem akuntansi yang hanya mengakui arus kas masuk dan keluar.24 tahun 2005 mempunyai dua pilihan berikut : 1. Kedua. Pertama.

net worth. sehingga biaya administrasi menjadi lebih mahal.2. Pertimbangan Pemilihan Dasar Akrual Standar Akuntansi Keuangan Sektor Publik telah memilih dasar akrual sebagai basis pencatatan akuntansi. Dalam pembandingan dengan basis kas. kewajiban. Basis akrual menunjukkan gambaran pendapatan. 3. Penilaian kinerja. 4. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 5 . 3) Pengambilan keputusan tentang penggunaan sumber daya dalam menjalankan usahanya. TUJUAN PENYUSUNAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN SEKTOR PUBLIK PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. B. dan aliran arus kas suatu Menilai kepatuhan entitas terhadap Undang-undang. Basis akrual dapat dijadikan alat ukur modal Masalah Aplikasi Basis Akrual : • • • Penentuan pos dan besaran transaksi yang dicatat dilakukan oleh individu yang mencatat. Dasar akrual mengakui transaksi dan kejadian pada saat transaksi dan kejadian tersebut terjadi. pendapatan. Msi. Keuntungan Dasar Akrual. Elemen-elemen yang diakui dalam dasar akrual ini adalah aktiva. posisi keuangan. penyesuaian akrual membutuhkan prosedur administrasi yang lebih rumit. Relevansi akuntansi akrual menjadi terbatas ketika dikaitkan dengan nilai historis dan inflasi. Kekuatan dan Kelemahan Basis Akrual Kekuatan Basis Akrual : • • • Penerimaan dan pengeluaran dalam laporan operasional berhubungan dengan penerimaan dan pemasukannya. 2) regulasi. Tujuan umum pelaporan keuangan dasar akrual mempunyai peran akuntabilitas dan peran informative. SE. • Peluang manipulasi keuangan yang sulit dikendalikan. dan biaya. hukum dan penyajian kontrak yang berkaitan dengan pelaporan kinerja keuangan. sehingga laporan keuangan memberikan informasi kepada pengguna tentang: 1) entitas.

alokasi. f. d. • Menyediakan pemerintah daerah suatu pedoman akuntansi yang dilengkapi dengan klasifikasi rekening dan prosedur pencatatan serta jurnal standar yang telah disesuaikan dengan siklus kegiatan pemerintah daerah yang mencakup penganggaran.Berdasarkan kebutuhan. kemampuan entitas pelaporan dalam mendanai aktivitasnya. Laporan Kinerja Keuangan 3. kewajiban. D. KOMPONEN – KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN SEKTOR PUBLIK Komponen – komponen laporan keuangan sektor publik meliputi : 1. kewajiban. dengan: a. Laporan Posisi keuangan 2. g. dan Menyediakan informasi mengenai ketaatan realisasi ekonomi. perbendaharaan. dan ekuitas dana pemerintah. SE. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. e. TANGGUNGJAWAB PELAPORAN KEUANGAN Tujuan pelaporan keuangan pemerintah adalah untuk menyajikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan dan untuk menunjukkan akuntabilitas entitas pelaporan atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN (SAP) Menyediakan informasi mengenai posisi sumber daya Menyediakan informasi mengenai perubahan posisi sumber Menyediakan informasi mengenai sumber. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 6 . dan pelaporannya. Laporan Perubahan dalam Aktiva / ekuitas netto 4. daya ekonomi. Msi. C. membiayai penyelenggaraan kegiatan pemerintahan. c. Laporan Arus kas 5. Kebijakan akuntansi dan Catatan Atas Laporan Keuangan E. pedoman akuntansi disusun dengan tujuan sebagai berikut: • Menyediakan pemerintah daerah suatu pedoman akuntansi yang diharapkan dapat diterapkan bagi pencatatan transaksi keuangan pemerintah daerah yang berlaku dewasa ini. b. penggunaan sumber daya ekonomi. terutama dengan pemberlakuan otonomi daerah yang baru. terhadap anggaran. dan ekuitas dana pemerintah. Menyediakan informasi mengenai cara entitas pelaporan Menyediakan informasi mengenai potensi pemerintah untuk Menyediakan informasi yang berguna untuk mengevaluasi mendanai aktivitasnya dan memenuhi kebutuhan kasnya.

Msi. Pelaporan Keuangan Pemerintah PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. KSAP juga berwenang menerbitkan berbagai lainnya. • Kerja). 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. KSAP terdiri dari Komite Konsultatif Standar Akuntansi Pemerintah (Komite Konsultatif) dan Komite Kerja Standar Akuntansi Pemerintahan (Komite Pemerintahan (IPSAP) dan Buletin Teknis. termasuk mendukung pelaksanaan penerapan standar tersebut Strategi KSAP Dalam mengembangkan SAP. menetapkan Keputusan Presiden RI Nomor 84 Tahun 2004 tentang Komite Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP). SE. Tujuan dan Strategi KSAP ( Komite Standar Akuntansi Pemerintahan ) Tujuan KSAP KSAP bertujuan meningkatkan akuntabilitas dan keandalan pengelolaan keuangan pemerintah melalui penyusunan dan pengembangan standar akuntansi pemerintahan. antara lain dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku. IPSAP dan Buletin Teknis merupakan pedoman dan informasi lebih lanjut yang akan diterbitkan oleh KSAP guna memudahkan pemahaman dan penerapan SAP. • • publikasi • SAP merupakan persyaratan yang mempunyai kekuatan hokum Selain menyusun SAP. KSAP pada prinsipnya berorientasi pada IPSAS. Presiden No. praktik-praktik keuangan yang ada. seperti interprestasi Pernyataan Standar Akuntansi dalam upaya meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah di Indonesia. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 7 . namin disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU Sesuai amanat Undang-Undang tersebut di atas.Lingkup Standar Akuntansi Pemerintahan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 24 tahun 2005 : • Salah satu upaya kongkrit untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Negara adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban keuangan pemerintah yang memenuhi prinsip tepat waktu dan disusun dengan mengikuti standar akuntansi pemerintahan yang telah diterima secara umum. serta kesiapan sumber daya para pengguna SAP. • • Amanat UU No.

SAP ditetapkan dengan Peraturan pemerintah 2. Proses Penyiapan SAP ini berlaku umum secara internasional dengan penyesuaian terhadap kondisi yang ada di Indonesia. Sesuai dengan Undang – Undang No 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara. namun tidak untuk memenuhi kebutuhan khusus pemakainya. Kedudukan SAP 1. institusi serta perwakilan organisasi. 3. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 8 . SAP diterapkan di lingkup Pemeruintahan. SE. Pemerintah daerah. 3.• Laporan keuangan Pemerintah ditujukan untuk memenuhi tujuan umum pelaporan keuangan. Msi. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. Setiap entitas pelaporan pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib menerapka SAP. Kemudian draf SAP final melalui Menteri Keuangan ditetapkan menjadi Peraturan Pemerintah. Unit organisasi di likungan Pemerintah Pusat / Daerah. Proses Penyiapan SAP ( Due Process ) merupakan mekanisme prosedural yang meliputi tahap –tahap kegiatan yang dilakukan dalam setiap penyusunan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP ) oleh komite. • Disamping penyusunan laporan keuangan bertujuan umum. Penetapan Standar Akuntansi Pemerintahan 1. Keterbatasan dari penerapan SAP akan dinyatakan secara eksplisit pada setiap standar yang diterbitkan. entitas pelaporan dimungkinkan untuk menghasilkan lapporan keuangan yang disusun untuk kebutuhan khusus. Proses Penetapan KSAP melalui Pemerintah meminta pertimbangan BPK RI atas draf SAP yang diusulkan. 2. 4. Sosiali Awal Standar kepada para pengguna Setelah menjadi Peraturan pemerintah. Ruang Lingkup SAP 1. selanjutnya dipublikasikan dan didistribusikan kepada masyarakat. Bahasa yang dipergunakan Seluruh draf dan standar termasuk interpretasi dan buletin yang diterbitkan oleh KSAP menggunakan bahasa Indonesia. 2. yaitu Pemerintah Pusat.

Pemeriksa dalam memberikan pendapat mengenai apakah laporan keuangan disusun sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Kerangka konseptual ini berfungsi sebagai acuan bagi : 1. Penyusun standar akuntansi pemerintahan dalam melaksanakan tugasnya. • Tujuan standar Laporan Realisasi Anggaran adalah untuk menetapkan dasartujuan akuntabilitas sebagaimana ditetapkan oleh peraturan dasar penyajian Laporan Realisasi Anggaran bagi pemerintah dalam rangka memenuhi perundang-undangan. arus kas. dan pembiayaan. SAP No 03-Laporan Arus Kas PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin.Kerangka Konseptual Akuntansi Pemerintahan. • Secara spesifik. SAP No. 4. belanja. dan kinerja keuangan suatu entitas pelaporan yang bermanfaat bagi para pengguna dalam membuat dan mengevaluasi keputusan mengenai alokasi sumber daya. Para pengguna laporan keuangan dalam menafsirkan informasi yang disajikan pada laporan keuangan yang disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan. SE. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 9 . Kerangka ini merumuskan konsep yang mendasari penyusunan dan penyajian laporan keuangan pemerintah pusat dan daerah. realisasi anggaran. Penyusun laporan keuangan dalam menanggulangi masalah akuntansi yang belum diatur dalam standar. SAP No 02-Laporan Realisasi Anggaran • Laporan realisasi anggaran adalah laporan yang menyajikan informasi realisasi pendapatan. 3. Msi. 01-Penyajian Laporan Keuangan • • Laporan keuangan merupakan laporan yang terstruktur mengenai posisi Tujuan umum laporan keuangan adalah menyajikan informasi mengenai keuangan dan transaksi-transaksi yang dilakukan oleh suatu entitas pelaporan. surplus/deficit. yang masing-masing diperbandingkan dengan anggarannya dalam satu periode. 2. posisi keuangan. transfer. Tujuan pelaporan keuangan pemerintah adalah untuk akuntabilitas entitas pelaporan atas sumber daya yang menyajikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan dan untuk menunjukkan dipercayakan kepadanya.

atau manfaat social. Bahan baku Barang dalam proses / setengah jadi. sehingga dapat meningkatkan kemampuan pemerintah dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Persediaan dapat meliputi sebagai berikut: a) b) c) d) e) f) Barang Konsumsi Bahan untuk Pemeliharaan Suku cadang Persediaan untuk tujuan strategis / berjaga-jaga. SAP No 05-Akuntansi Persediaan Persediaan adalah asset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional pemerintah. investasi asset SAP No 04-Laporan “Catatan Atas Laporan Keuangan” • Catatan atas Laporan Keuangan adalah catatan yang dimaksudkan agar laporan keuangan dapat dipahami oleh pembaca secara luas. SE. dividend dan royalti. dan barangbarang yang dimaksudkan untuk dijual atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. serta berguna untuk menilai kecermatan atas taksiran arus kas yang telah dibuat sebelumnya. • Tujuan Pernyataan Standar Laporan arus kas adalah mengatur penyajian laporan arus kas yang memberikan informasi historis mengenai perubahan kas dan setara kas suatu entitas pelaporan dengan mengklasifikasikan arus kas berdasarkan aktivitas operasi. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 10 . Pemerintah melakukan investasi dengan beberapa alasan seperti PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. Msi. laporan keuangan harus dilengkapi dengan Catatan atas Laporan Keuangan yang berisi untuk informasi yang memudahkan pengguna dalam memahami Laporan Keuangan.• Informasi arus kas berguna sebagai indicator jumlah arus kas di masa yang akan datang. tidak terbatas hanya untuk pembaca tertentu ataupun manajemen entitas pelaporan. Untuk menghindari kesalahpahaman. SAP No 06-Akuntansi Investasi • Investasi adalah asset yang dimaksudkan untuk memperoleh manfaat ekonomis seperti bunga. • Tujuan Pernyataan Standar ini mengatur penyajian dan pengungkapan yang diperlukan pada Catatan atas Laporan Keuangan.

Asset tetap yang dimiliki oleh entitas pelaporan namun dimanfaatkan oleh entitas lainnya. SAP No 08-Akuntansi Konstruksi dalam Pengerjaan • Konstruksi dalam pengerjaan adalah asset-aset yang sedang dalam proses pembangunan. • Tujuan Pernyataan Standar Konstruksi Dalam Pengerjaan adalah mengatur perlakuan akuntansi untuk Konstruksi Dalam Pengerjaan adalah metode nilai historis. universitas. dan kontraktor. Penetapan basis pengakuan dan pengungkapan biaya Identifikasi pekerjaan yang dapat diklasifikasikan sebagai Penetapan besarnya biaya yang dikapitalisasi dan disajikan Konstruksi dalam Pengerjaan Hak atas tanah. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 11 . gedung dan bangunan. peralatan dan mesin. Konstruksi dalam pengerjaan mencakup tanah. misalnya instansi pemerintah lainnya. • Yang termasuk dalam asset tetap pemerintah adalah: 1. • Tujuan Pernyataan Standar ini adalah untuk mengatur perlakuan akuntansi untuk investasi dan pengungkapan informasi penting lainnya yang harus disajikan dalam laporan keuangan. irigasi dan jaringan. c) konstruksi. jalan. SAP No 07-Akuntansi Aset Tetap • Asset tetap adalah asset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintah atau dimanfaatkan oleh masyarakat umum. 2. • Pernyataan standar ini memberikan panduan untuk: a) b) di neraca.memanfaatkan surplus anggaran untuk memperoleh pendapatan dalam jangka panjang dan memanfaatkan dana yang belum digunakan untuk investasi jangka pendek dalam rangka manajemen kas. dan asset tetap lainnya yang proses perolehannya atau pembangunannya membutuhkan periode waktu tertentu dan belum selesai. SE. Msi. • asset tetap. Tujuan pernyataan standar ini adalah mengatur perlakuan akuntansi untuk PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin.

kesalahan perhitungan matematis. dan biaya pinjaman yang dibebankan terhadap kewajiban tersebut. • Tujuan pernyataan Standar ini adalah untuk mengatur penyusunan laporan keuangan konsolidasi pada unit-unit pemerintahan dalam rangka menyajikan laporan keuangan untuk tujuan umum demi meningkatkan kualitas dan kelengkapan laporan keuangan dimaksud. dan Peristiwa Luar Biasa • Kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan pada suatu atau beberapa periode sebelumnya mungkin baru ditemukan pada periode berjalan. Kesalahan itu mungkin timbul dari adanya keterlambatan penyampaian bukti teransaksi anggaran oleh pengguna anggaran. Neraca. Laporan keuangan konsolidasi terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran. kesalahan interpretasi fakta. dan peristiwa luar biasa SAP No 11-Akuntansi Khusus untuk Menyusun Laporan Keuangan Konsolidasi • Laporan Keuangan konsolidasi adalah laporan keuangan yang merupakan gabungan dari keseluruhan laporan keuangan entitas pelaporan sehingga tersaji sebagai satu entitas tunggal. Perubahan Kebijakan Akuntansi. kecurangan atau kelalaian. • Tujuan Pernyataan Standar ini adalah mengatur perlakuan akuntansi kewajiban meliputi saat perngakuan. C. Msi.SAP No 09-Akuntansi Kewajiban • Kewajiban adalah utang yang timbul dari peristiwa masa lalu yang penyelesaiannya mengakibatkan aliran keluar sumber daya ekonomi pemerintah. amortisasi. Karakteristik utama kewajiban adalah bahwa pemerintah mempunyai kewajiban sampai saat ini yamg dalam penyelesaiannya mengakibatkan pengorbanan sumber daya ekonomi di masa yang akan dating. penentuan nilai tercatat. SAP No 10-Akumtansi Untuk Koreksi Kesalahan Mendasar. Internasional federation of accountants(IFAC) yang didirikan di Munich pada tahun PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. perubahan kebijakan akuntansi. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 12 . kesalahan dalam penerapan standar dan kebijakan akuntansi. SE. INTERNASIONAL PUBLIC SECTOR ACCOUNTING STANDARDS (IPSAS) IPSAS dikeluarkan oleh Internasional Federation of accountants (IFAC). dan Catatan atas Laporan keuangan. • Tujuan Pernyataan Standar ini adalah mengatur perlakuan akuntansi atas koreksi kesalahan.

yaitu: IPSAS 1 IPSAS 2 IPSAS 3 IPSAS 4 IPSAS 5 IPSAS 6 IPSAS 7 IPSAS 8 : Presentation of Financial Statements : Cash Flow Statements : Net Surplus or Deficit for the Period. Jadi anggotanya adalah organisasi nasional akuntan dari berbagai Negara. penyusunan standar akuntansi dan auditing dan penyusunan dan pengkoordinasian program untuk mendorong dan memfasilitasi pertukaran informasi mendorong penerimaan standar tersebut secara suka rela. dan antar organisasi anggota dan pihak lain yang berkepentingan Standar Akuntansi Sektor Publik yang telah dikeluarkan oleh IFAC.1997. bertugas: a) b) c) Memilih anggota dewan pengurus (the board) Menerapkan dasar kontribusi keuangan oleh anggota dan Menyetujui perubahan konstitusi IFAC Public sector committee (komite sector publik) bertugas mengembangkan program yang diarahkan pada peningkatan akuntabilits dan management keuangan sector publik. memajukan pendidikan dan penelitian. merupakan federasi dan organisasi akuntan internasional. SE. Msi. yang meliputi: 1. Fundamental Errors and Changes in Accouting Policies : The Effects of Changes in Foreign Exchange Rates : Borrowing Costs : Consolidated Financial Statements and Accounting for Controlled Entities : Accounting for Investments in Associates : Financial Reporting of Interests in Joint Venture DAFTAR PUSTAKA PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. Dewan Perwakilan (the council) IFAC yang terdiri dari satu wakil dan setiap organisasi anggota IFAC. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 13 . yang dikenal dengan nama International Public Sector Accounting Standars (IPSAS). 3. 2.

com/node/1024 Wikipedia bahasa Indonesia.125.153.staff. Penerbit Erlangga. Fungsi dan Peran Akuntansi Publikhttp://blog. 2008. SE.id/redha/2008/12/20/fungsi-dan-peran-akuntansi-publik/. 2009.unila.gunadarma. Definisi dan Sejarah Akuntansi Sektor Publik. Bastian. Msi.ac.ppt+definisi+akuntansi+sektor+publik&cd=14&hl=id&ct=clnk&gl=id. Diakses tanggal 11 September 2009.org/wiki/Akuntansi_Sektor_Publik#Definisi_Akuntansi_Sektor_Publik PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Amilin. http://one. Karakteristik dan Lingkungan Sektor Publik.wikipedia. Indra.indoskripsi. Anonom. http://74. Akuntansi Sektor Publik: Suatu Pengantar. Ak AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 14 .132/search?q=cache:i3_iHhFYKQEJ:widi. Diakses tanggal 9 September 2009. 2009.Anonim.id/Downloads/files/13115/Pengantar %2BASP.ac. http://id. 2006. Penot. ensiklopedia bebas. Definisi Kinerja Dan Pengukuran Kinerja Akuntansi Sektor Publik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful