Iman kepada Kitab-kitab Allah swt

OPINI | 03 October 2010 | 09:15 Dibaca: 8050 Komentar: 2 Nihil Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kitab yaitu buku : bacaan : wahyu Tuhan yang dibukukan. Sedangkan iman yaitu keyakinan dan kepercayaan kepada Allah, nabi, kitab dst : ketetapan hati; keteguhan batin; keseimbangan batin. Yang dimaksud iman kepada kitab-kitab Allah adalah meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada rasul-rasul-Nya untuk disampaikan kepada umatnya sebagai pedoman hidup (petunjuk) bagi umat manusia supaya dapat meraih kebahagian di dunia dan di akhirat. Kita wajib beriman bahwa setiap hukum yang telah disampaikan para rasul kepada umat manusia itu atas perintah yang mereka terima langsung atau dengan perantaraan malaikat. Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT berdasarkan firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 285: Artinya: Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhan-nya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah,malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya .” (Q.S. Al Baqarah (2) : 285) Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT hukumnya wajib. Wajib beriman kepada kitab-kitab Allah yang pernah diturunkan kepada para rasul-Nya; maka pengingkaran terhadap salah satu kitab Allah, sama artinya dengan pengingkaran terhadap kitab-kitab Allah. Mengingkari kitab Allah, sama pula artinya mengingkari kepada Rasulullah, para Malaikat dan kepada Allah SWT. Orang yang mengaku Islam tetapi mengingkari iman kepada kitab-kitab Allah termasuk murtad (keluar dari islam). Sebab itu, kita wajib beriman kepada kitab yang diturunkan Allah kepada Nabi Ibrahim dan Nabi musa berupa suhuf-suhuf atau lembaran- lembaran (Q.S. 53 : 36-37), Taurat yang diwahyukan kepada nabi Musa ( Q.S. 5 : 44), Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud (Q.S. 17 : 55), Injil yang diwahyukan kepada Nabi Isa putra maryam (Q.S. 5 : 44), dan yang terakhir yaitu kitab Al Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW (Q.S. 3 : 2-4) Iman kepada kitab-kitab Allah dahulu berarti kita wajib percaya bahwa sebelum Al Qur’an, Allah SWT menurunkan kitab-kitab kepada rasul-rasul dan nabi-nabiNya, iman yang tidak mengharuskan kita untuk mengikuti dan patuh terhadap perundang-undangannya. Sebab perundang-undangan kitab-kitab suci yang dahulu telah terhapus, telah digantikan dengan perundang-undangan Al Qur’an. Maka Al Qur’anlah satu-satunya kitab yang sekarang kita ikuti dan kita imani.

Perilaku Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT Dalam menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Allah SWT berkaitan erat dengan sikap mental. Perilaku orang yang beriman kepada kitab-kitab Allah SWT dapat dicerminkan dengan sinyalemen sebagai berikut: a. Sebagaimana firman-Nya: Artinya: “ Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya. Al Maidah (5) : 3). c. Meyakini bahwa Al Qur’an adalah mukjizat Nabi Muhamad SAW sebagai penyempurna. Menyembah dan beribadah hanya kepada Allah SWT. Akan tetapi sebagai muslim.S. Aturan-aturan yang terkandung didalamnya pada umumnya hanya sesuai dengan masa dan tempat kitab-kitab itu diturunkan.” (Q. Allah SWT menurunkan kitab-kitab kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya. Oleh karena itu Al Qur’an diturunkan untuk menyempurnakan kitab-kitab suci itu.S. (pelajari Q.S. membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.”(Q. dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku. b. 5 : 48). . Meyakini dengan sebenarnya bahwa kitab yang terakhir adalah Al Qur’an yaitu sebagai pedoman hidup. 51 : 56) d. (pelajari Q. Oleh sebab itu.S. Meyakini bahwa sebelum Al Qur’an. Kitab-kitab dahulu tidak universal ajarannya. pikiran dan perasaan. tentunya dapat membuktikan dan mewujudkan keimanannya dengan sikap perilaku dalam kehidupan sehari-hari. seseorang yang beriman atau tidak yang tahu persis hanyalah Allah SWT. Ali Imran (3) : 3). Artinya: “ Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu.

Hanya Al Qur’an yang sampai sekarang tidak pernah berubah hatta satu huruf sekalipun. Laggiii . sehingga dalam hidupnya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat (pelajari Q. tidak boleh meninggalkan. Orang yang beriman kepada kitab-kitab Allah akan mendapatkan balasan dari Allah SWT berupa ganjaran.S. a. c. Al Qur’an adalah firman Allah SWT dan mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bukti kerasulannya dan sampai akhiruz zaman tetap terjaga kemurniannya. Memberikan kemantapan dalam menjalani keislaman. b. Orang-orang yang beriman kepada kitab-kitab Allah akan membuktikan keimanannya selalu sesuai dengan ajaran Allah SWT. Beriman kepada Allah SWT hukumnya adalah wajib. Hikmah Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT Dalam menerapkan hikmah beriman imlementasinya sebagai berikut: kepada kitab-kitab Allah SWT.(Q. Al Baqarah (2) : 25). 15 : 9). Menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup dimana Al Qur’an merupakan penyempurna dari kitab-kitab terdahulu. Harus melakukan.S.e. Meyakini bahwa teks asli dari kitab yang telah lalu telah hilang sama sekali dan bahasanya telah mati sejak beberapa abad yang silam.

tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada rasul-Nya.” (Al Hijr : 9) lihat al-Qur’an online di Goole. Al Qur’an sebagai kitab suci terakhir memiliki keistimewaan yakni senantiasa terjaga keasliannya dari perubahan atau pemalsuan sebagaimana firman Allah berikut. Isi kitab lebih lengkap daripada isi suhuf 2. Zabur kepada nabi Daud a. 2007 Pengertian iman kepada kitab-kitab Allah adalah mempercayai dan meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitabnya kepada para nabi atau rasul yang berisi wahyu Allah untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Kitab dibukukan sedangkan suhuf tidak dibukukan. Injil kepada nabi Isa a. Perbedaan 1. Taurat diturunkan kepada nabi Musa a. Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa ada 4 kitab Allah. Allah menyatakan bahwa orang mukmin harus meyakini adanya kitabkitab suci yang turun sebelum Al Qur’an seperti disebutkan dalam firman Allah berikut ini. (QS An Nisa : 136) lihat al-Qur’an online di Goole.s. Artinya : “ Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al Qur’an dan Sesungguhnya Kami yang memeliharanya. .s.s. Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman. Suhuf yaitu wahyu Allah yang disampaikan kepada rasul. Ada persamaan dan perbedaan antara kitab dan suhuf Persamaan Kitab dan suhuf sama-sama wahyu dari Allah. tetapi masih berupa lembaranlembaran yang terpisah. serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya”. dan Al Qur’an kepada nabi Muhammad SAW.IMAN KEPADA KITAB ALLAH Posted by Bustamam Ismail on November 27. Pengertian Kitab dan Suhuf Kitab yaitu kumpulan wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasul untuk diajarkan kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman hidup. A.

ada beberapa tahapan yang perlu kita jalani antara lain sebagai berikut. Allah juga menurunkan suhuf yang berupa lembaran-lembaran yang telah diturunkan kepada para nabi seperti Nabi Ibrahim a. Menjadikan kitab Allah sebagai Pedoman (hudan) khusus kitab yang diturunkan kepada kita 3. Firman Allah SWT .s. Meyakini bahwa Kitab Allah itu benar datang dari Allah. . Prilaku yang mencerminkan Keimanan Kepada Kitab Allah 1. Ishak. Memahami isi kandungannya.s dan nabi Musa a. 2. B. Upaya memahami isi kandungan Al Qur’an. Ismail. Kitab-kitab Allah berfungsi untuk menuntun manusia dalam meyakini Allah SWT dan apa yang telah diturunkan kepada rasul-rasul-Nya sebagaimana digambarkan dalam firman Allah SWT berikut. dan anak cucunya dan apa yang kami berikan kepada Musa dan Isa seperti apa yang diberikan kepada nabinabi dari Tuhannya. Yakub. 4.” (QS Al Baqarah : 136) lihat al-Qur’an online di Goole . Artinya : “Katakanlah (hai orang-orang mukmin). Mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari Umat manusia. kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim. Al Qur’an sebagai kitab Allah yang terakhir dan penyempurna sebelumnya telah diturunkan kepada nabi Muhammad SAW.Selain menurunkan kitab suci. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun diantara mereka dan kami hanya patuh kepada-Nya. Artinya : “ (yaitu) suhuf-suhuf (kitab-kitab) yang diturunkan kepada Ibrahim dan Musa” (Al A’la : 19) lihat al-Qur’an online di Goole. khususnya umat muslim harus meyakini bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab Nya kepada para nabi atau Rasul sebagai pedoman hidup bagi umatnya masing-masing.

tenteram. 3 : 92. 6. 1. 65 : 7.1. meskipun berbeda pendapat tetap diperbolehkan (keterangan selanjutnya lihat QS Yunus : 19. 1. kita harus mengetahui dan memahami filosofi Islam sebagai agama yang mendapat ridha Allah SWT. selamat dunia dan akhirat serta mendapat ridha Allah dalam menjalani kehidupan. kita harus mengetahui tata krama membaca Al Qur’an. Hikmah Iman Kepada Kita Allah Ada hikmah yang bisa direnungi mengapa Allah menurunkan Al Qur’an kepada umat manusia yang diantaranya adalah sebagai berikut. ayat-ayat yang mutasyabihat adalah ayat-ayat yang sulit dimengerti dan hanya Allah yang mengetahui makna dan maksudnya. kemudian mereka berselisih. Tahap kedua. pastilah telah diberi keputusan di antara . Untuk mencegah dan mengatasi perselisihan diantara sesama manusia yang disebabkan perselisihan pendapat dan merasa bangga terhadap apa yang dimilkinya masing-masing. 4. sejahtera. Ayatayat muhkamat adalah pokok-pokok isi Al Qur’an yang harus dilaksanakan oleh manusia dan dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupannya. Menjadikan manusia tidak kesulitan. Artinya: Manusia dahulunya hanyalah satu umat. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulu. damai. kita harus mengetahui bahwa Al Qur’an tidak diturunkan untuk menyusahkan manusia dan harus mendahulukan surah atau ayat yang lebih mudah dan tegas maksudnya untuk segera dilaksanakan. (keterangan selanjutnya lihat QS Thaha : Artinya: Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah. ayat-ayat muhkamat yakni ayat-ayat yang tegas. kita harus mengetahui bahwa ayat-ayat didalam Al Qur’an terbagi dua macam (QS Ali Imran : 7) yaitu pertama. Tahap keempat. Kedua. kita harus mengetahui bahwa di dalam Al Qur’an itu banyak sekali surah atau ayat yang mengandung perumpamaan atau berupa perumpamaan. 2 : 215. 4 : 36. akan tetapi memiliki arti tersirat. Tahap kedelapan. Tahap pertama. atau agar kehidupan manusia menjadi aman. Tahap ketujuh. Tahap keenam. jelas maksudnya dan mudah dimengerti. kita harus menjalankan isi kandungan Al Qur’an sesuai dengan keadaan dan kesanggupannya masing-masing (QS 12 : 22. kita harus mempergunakan akal ketika mempelajari dan memahami Al Qur’an. 3. 2. 5. Tahap ketiga. Tahap kelima. 8. 7. kita harus mengetahui bahwa didalam Al Qur’an banyak sekali surah atau ayat yang mengandung hikmah atau tidak bisa langsung diartikan. 2 : 269). B.

6 Untuk menginformasikan bahwa Allah tidak menyukai agama tauhid Nya (islam) dipecah belah (keterangan selanjutnya lihat QS Al Hijr : 90-91. Sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa (keterangan selanjutnya lihat QS Ali Imran : 138. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu. maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syari’at) ini dan serulah kepada (agama) Tuhanmu. Artinya: Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran. dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. lihat al-Qur’an online di Goole. kisah-kisah teladan dan .mereka]. niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja). Al Maidah : 54. maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. lihat al-Qur’an online di Goole. Ar Rum : 30-32. maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Sekiranya Allah menghendaki. larangan-larangan Allah. membenarkan apa yang sebelumnya. hukum-hukum Allah. 1. lihat alQur’an online di Goole. an An Nisa : 150-152 7. tentang apa yang mereka perselisihkan itu. 1. Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya. lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu. lihat al-Qur’an online di Goole. Al Anbiya : 92-93. Al Mukminun : 52-54. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus. Untuk menginformasikan kepada setiap umat bahwa nabi dan rasul terdahulu mempunyai syariat (aturan) dan jalannya masing-masing dalam menyembah Allah (keterangan selanjutnya lihat Al Hajj : 67 Artinya: Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari’at tertentu yang mereka lakukan. Artinya: (Al Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia. Untuk menginformasikan bahwa Al Qur’an berisi perintah-perintah Allah. yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu. tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. Untuk membenarkan kitab-kitab suci sebelumnya (keterangan selanjutnya lihat QS Al Maidah : 48. 1.

s sampai nabi Muhammad SAW yang dijadikan pedoman hidup bagi manusia yang takwa kepada Allah untuk mencapai islam selama ada langit dan bumi (keterangan selanjutnya lihat QS Maryam : 58. Ali Imran : 33 & 84-85. . 8. Al Qur’an adalah kumpulan dari petunjuk-petunjuk Allah bagi seluruh umat manusia sejak nabi Adam a. baik didunia maupun di akhirat harus menggunakan pedoman hidup yang lurus dan benar yaitu Al Qur’an (keterangan selanjutnya lihat QS Maryam : 58. dan At Takwir : 27) Manusia ingin mencapai kehidupan yang selamat sejahtera.juga kumpulan informasi tentang takdir serta sunatullah untuk seluruh manusia dan pelajaran bagi orang yang bertakwa. Ali Imran : 33 & 88-85. dan At Takwir : 27). Shad : 87.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful