P. 1
Laporan Praktikum Biologi

Laporan Praktikum Biologi

|Views: 2,436|Likes:
Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro 2012
Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro 2012

More info:

Published by: Mohammad Ridwan Setiyono on Dec 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2013

pdf

text

original

Berdasarkan hasil praktikum pada pertumbuhan dan perkembangan

didapatkan hasil sebagai berikut :

Minggu I

Minggu II

Minggu III

Minggu IV

Sumber : Data Primer Praktikum Biologi 2012.

Ilustrasi 21. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tanaman Jagung

Tabel 1.Hasil Pengamatan Tanaman Jagung

Sumber : Data Primer Praktikum Biologi, 2012.

Ilustrasi 22. Tabel Hasil Pengamatan Tanaman Jagung

Umur

Panjang
Tanaman
(cm)

Tinggi
Tanaman
(cm)

Jumlah
Daun
(helai)

Diameter
(cm)

Panjang
Akar (cm)

1 minggu

18

11

3

0,22

7

2 minggu

34,5

23

4

0,21

11,5

3 minggu

60

35,5

6

0,35

24,5

4 minggu

61

38

10

0,49

23

40

Grafik 1. Grafik Pertumbuhan dan Perkembangan pada Jagung

3

4

6

10

18

34.5

60

61

11

23

35.5

38

7

11.5

24.5

23

0.22

0.21

0.35

0.49

0

10

20

30

40

50

60

70

Minggu 1Minggu 2Minggu 3Minggu 4

Jumlah daun

Pajang tanaman

Tinggi tanaman

Panjang akar

Diameter batang

0

70
(helai)

(cm)

60

50

40

30

20

10

41

Berdasarkan hasil praktikum biologi pertumbuhan dan perkembangan

dapat diketahui bahwa tanaman jagung yang ditanam pada minggu pertama

hingga minggu keempat perubahan yang terjadi dari pertumbuhan dan

perkembangan terlihat sangat jelas.Pada umur 1 minggu panjang tanaman 18 cm

dan terus bertambah panjangnya, pada minggu ke 2 panjangnya mencapai 34,5

cm, pada minggu ketiga bertambah menjadi 60 cm dan terus bertambah hingga

minggu keempat mencapai 61 cm. Pertambahan tinggi tanaman jagung pada

minggu pertama adalah 11 cm dan pada minggu kedua tingginya bertambah

menjadi 23 cm, minggu ketiga tingginya semakin bertambah hingga mencapai

35,5 cm dan pada minggu keempat tingginya mencapai 38 cm, dari minggu

pertama hingga keempat pertumbuhan dan perkembangan pada diameter juga

terus bertambah, yang semula pada minggu pertama diameternya batangnya 0,22

cm kemudian turun menjadi 0,21 cm pada minggu kedua, pada minggu ketiga

0,35 cm dan pada minggu keempat mencapai 0,49 cm. Menurut Champbell (2002)

hal itu dikarenakan sel terus membelah dan berdiferensiasi dan merupakan akibat

dari aktivitas meristem lateral. Panjang akar tanaman jagung dari minggu pertama

hingga keempat juga terus bertambah panjang.Jika pada minggu pertama panjang

akar 7 cm, minggu kedua bertambah hingga mencapai 11,5 cm, pada minggu

ketiga panjang akar mencapai 24,5 cm dan pada minggu keempat panjangnya

tidak bertambah tetapi menurun menjadi 23 cm. . Hal ini dibuktikan oleh

pernyataan Salisbury dan Cleon (2002) yang menyatakan bahwa pertambahan

ukuran mudah dirancukan dengan pembelahan sel di meristem, karena pada ujung

akar dan daerah ujung tajuk (apeks) mempunyai meristem.Pertumbuhan dan

42

perkembangan juga terjadi pada daun jagung. Pada minggu pertama jumlah daun

jagung 3 helai, pada minggu kedua jumlah daunnya tumbuh menjadi 4 helai.Pada

minggu ketiga jumlah daun tetap yaitu 6 helai dan minggu keempat mengalami

kenaikan yaitu tumbuh menjadi 10 helai. Hal ini sesuai dengan pendapat

Champbell (2002) yang menyatakan bahwa pertumbuhan dan perkembangan tidak

selalu diindentikkan dengan jumlah yang terus bertambah karena pada

pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh factor hormon yang

mempengaruhi pemanjangan, dan pembelahan sel. Hal ini dipertegas oleh

pendapat Salisbury dan Cleon (2002) yang menyatakan bahwa faktor-faktor yang

mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan adalah faktor intern dan ekstern.

2.2. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Kacang Tanah

Berdasarkan hasil praktikum pada pertumbuhan dan perkembangan di

dapatkan hasil sebagai berikut :

Minggu I

Minggu II

Minggu III

Minggu IV

Sumber : Data primer Praktikum Biologi, 2012

Ilustrasi 23. Pertumbuhan dan Perkembangan Kacang Tanah

43

Tabel 2.Hasil Pengamatan pada Tanaman Kacang Tanah

Sumber : Data Primer Praktikum Biologi, 2012.

Ilustrasi 24. Tabel Hasil Pengamatan Tanaman Kacang Tanah

Grafik 2. Grafik Pertumbuhan dan Perkembangan pada Kacang Tanah

8

16

20

20

11.5

25

29

34

7.5

21

24

23.5

4

4

5

10.5

0.22

0.21

0.24

0.15

0

5

10

15

20

25

30

35

40

Minggu 1Minggu 2Minggu 3Minggu 4

Jumlah daun

Pajang tanaman

Tinggi tanaman

Panjang akar

Diameter batang

0

Umur

Panjang
Tanaman
(cm)

Tinggi
Tanaman
(cm)

Jumlah
Daun
(helai)

Diameter
(cm)

Panjang
Akar (cm)

1 minggu

11,5

7,5

8

0,22

4

2 minggu

25

21

16

0,21

4

3 minggu

29

24

20

0,24

5

4 minggu

34

23,5

20

0,15

10,5

(helai)

40

30

20

10

(cm)

5

15

25

35

44

Berdasarkan hasil praktikum biologi pertumbuhan dan perkembangan

tanaman kacang tanah, kita dapat melihat pertumbuhan dari sebuah biji yang pada

tahapan awalnya biji tersebut mengalami perkecambahan atau tumbuh tunas

diantara kedua keping bijinya. Pada minggu pertama panjang tanaman pada

kacang tanah 11,5 cm dan pada minggu kedua panjangnya bertambah menjadi 25

cm, begitu pula pada minggu ketiga panjangnya menjadi 29 cm dan pada minggu

keempat panjangnya semakin bertambah hingga mencapai 34 cm. Dari minggu

keminggu panjang kacang tanah mengalami pertambahan panjang yang

disebabkan oleh pembelahan pada sel-selnya. Hal ini sesuai dengan pendapat

Istamar (2003) yang menyatakan bahwa pertambahan jumlah sel terjadi karena

adanya pembelahan mitosis. Pertumbuhan dan perkembangan juga terjadi pada

tinggi tanaman yang pada minggu pertama 7,5 cm, pada minggu kedua tingginya

justru menjadi 21 cm dan pada minggu ketiga mengalami pertambahan menjadi

24 cm dan pada minggu terakhir menurun mencapai 23,5 cm. Pada pertumbuhan

dan perkembangan suatu tanaman dapat dipengaruhi oleh faktor dari dalam

tanaman maupun faktor dari luar tanaman (lingkungan). Hal ini sesuai dengan

pernyataan Salisbury dan Cleon (2002) yang menyatakan bahwa pertumbuhan dan

perkembangan dapat dipengaruhi oleh lingkungan. Hal ini dipertegas oleh

pendapat Istamar (2003) yang menyatakan bahwa faktor lingkungan juga

mempengaruhi terjadinya proses perkembangan, antara lain nutrisi yang terdiri

dari senyawa kimia dan diperlukan sebagai sumber energi, air dibutuhkan sebagai

pelarut dan media dalam reaksi kimia didalam tubuh, cahaya berpengaruh

terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh tumbuhan. Pada diameter kacang

45

tanah terjadi penurunan, jika pada minggu pertama diameter tanaman 0,22 cm,

pada minggu kedua diameternya menurun menjadi 0,21 cm dan pada minggu

ketiga diameternya mengalami kenaikan yaitu menjadi 0,24 cm dan pada minggu

keempat mengalami penurunan yaitu menjadi 0,15 cm. Panjang akar kacang tanah

dari minggu pertama hingga keempat selalu mengalami pertumbuhan yaitu pada

minggu pertama panjangnya 4 cm, dan pada minggu kedua tetap 4 cm. pada

minggu ketiga bertambah menjadi 5 cm dan terus bertambah hingga minggu

keempat menjadi 10,5 cm. Hal ini sesuai dengan pernyataan Salisbury dan Cleon

(2002) yang menyatakan bahwa pertumbuhan selanjutnya akar primer kecambah

dan akar cabangnya membutuhkan aktifitas meristem apikal. Pertumbuhan dan

perkembangan jumlah daun pada kacang tanah pada minggu pertama jumlah daun

8 helai. Pada minggu kedua menjadi 16 helai. Pada minggu ketiga mengalami

pertambahan menjadi 20 helai. Pada minggu keempat daun tidak mengalami

pertambahan atau tetap yaitu 20 helai.

46

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

3.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil praktikum pada pertumbuhan dan perkembangan dapat

disimpulkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan organism merupakan hasil

dari pembelahan sel, pembesaran sel serta diferensiasi sel. Proses pertumbuhan

dan perkembangan tanaman jagung dan kacang tanah khususnya dari waktu

kewaktu mengalami perubahan tumbuh tanaman apabila dilihat dari

bertambahnya tinggi, jumlah daun, diameter akar dan batang pada tanaman.

Pertumbuhan dan perkembangan tanaman tersebut dipengaruhi oleh faktor dari

luar maupun dari dalam.Faktor dari dalam berupa hormon sedang faktor dari luar

yaitu gen, cahaya matahari, suhu udara, kelembaban udara, tanah, nutrisi dan air.

3.2. Saran

Dalam pelaksanaan praktikum sebaiknya para praktikan benar – benar

memperhatikan semua bahan yang akan digunakan untuk praktikum. Mulai dari

pemilihan bibit jagung dan kacang tanah yang akan ditanam dan cara

pemeliharaannya sehingga biji – biji jagung dan kacang tanah dapat tumbuh

dengan baik. Dan dalam pengukuran harus dilakukan dengan teliti dan cermat

sehingga data yang dihasilkan lebih akurat.

47

DAFTAR PUSTAKA

Champbell. N A. 2002.Biologi Jilid 2. Erlangga, Jakarta.

Champbell. N A. 2003.Biologi Jilid 3. Erlangga, Jakarta.

Syamsuri, Istamar. 2003. Biologi. Jakarta, Erlangga.

Salisbury, Frank B dan Cleon W Ross. 2002. Fisiologi Tumbuhan Jilid III. Institut
Teknik Bandung, Bandung.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->