PENGANTAR ILMU ADMINISTRASI PUBLIK

DISUSUN OLEH SYARIFAH FATIMA YASMIN E21 111 309 ILMU ADMINISTRASI NEGARA

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2011

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-Nya lah sehingga tugas makalah “Pengantar Ilmu Administrasi Publik” ini dapat terselesaikan dengan baik. Tugas ini selain bertujuan untuk memenuhi tugas final yang menjadi kewajiban kami selaku mahasiswa, namun juga dapat diharapkan agar mahasiswa dan para pembaca dapat menjadikan isi materi makalah ini sebagai pedoman pembelajaran. Makalah mengenai Ilmu Administrasi Publik ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diperlukan guna menyempurnakan tugas ini. Semoga makalah ini dapat diterima dan di ambil manfaatnya. Terima Kasih

Makassar, Mei 2012

Penulis

yang memusatkan perhatiannya pada bidang bersifat publik. Ilmu administrasi publik adalah merupakan cabang dari ilmu administrasi.PENDAHULUAN Administrasi merupakan sarana untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan melalui usaha kelompok. ekonomi. Administrasi merupakan unsur mutlak yang harus ada dalam setiap usaha kelompok. ia bertambah canggih bersamaan dengan bertambah maju dan kompleksnya masyarakat. Sekalipun administrasi itu berbeda bentuknya. sosial. Ilmu yang mempelajari proses atau kegiatan dan dinamika kerjasama kelompok manusia disebut ilmu administrasi. namun secara substansial ia adalah sama. Dengan mudah gejala administarasi dapat dikemukakan dalam bidang politik. budaya maupun pemerintahan. Unsur-unsur administrasi pasti ada baik dalam masyarakat primitif sampai masyarakat modern sekarang ini. sesuai dengan sifat usahanya (privat atau publik). tetapi meliputi aktivitas yang berkenaan dengan hal-hal yang bersifat publik yang diselenggarakan baik oleh lembaga eksekutif maupun yudikatif. Kegiatan dan dimanika kerjasama manusia merupakan gejala yang sifatnya universal. Begitu luasnya bidang yang dicakup oleh administrasi publik bukan hanya aktivitas lembaga eksekutif saja. .

non pemerintah ataupun bisnis saling berinteraksi. Administrasi dalam bahasa Belanda disebut administratie yang berarti tata usaha atau urusan pencatatan. yaitu:  Administration of public (administrasi dari publik) dimana administrasi bertindak sebagai agen tunggal yang berkuasa. Istilah Administrasi Publik Istilah administrasi publik berasal dari dua suku kata yaitu administrasi dan publik. Public diartikan juga sebagai polis atau politic yang berarti politik. dan pemerintah. bagaimana fungsi organisasi sukarela. regulator. pamong praja berarti pelayan rakyat. Jadi administrasi adalah pemberian pelayanan secara intensif. Public dalam hal ini diartikan sebagai sekelompok individu dalam jumlah besar yang memiliki kebersamaan berfikir.  Administration for public (administrasi untuk publik) dimana pemerintah berperan dalam misi pelayanan. Jika administrasi publik dimaknai sebagai segala hal yang terkait dengan fungsifungsi publik. harapan. Jadi administrasi public berdasarkan istilah tersebut diatas adalah pemberian pelayanan dalam bentuk kerjasama kepada sekelompok individu dalam jumlah yang besar. . NGO. negara.  Administration by public (administrasi oleh publik) dimana administrasi berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Public juga diartikan sebagai praja atau rakyat. dan bagaimana organisasi pemerintah.PEMBAHASAN 1. Sedangkan public berasal dari bahasa yunani yaitu pubes yang berarti matang atau dewasa dan koinon yang berarti bersama. bisnis dan pemerintah. sikap dan tindakan yang benar dan baik berdasarkan nilai-nilai norma yang mereka miliki. nilai nilai kelompok dan organisasi dan bagaimana nilai-nilai tersebut diekspresikan. perasaan. maka publik disini mencakup pemerintah.selalu aktif dan berinisiatif. Administrasi berdasarkan istilahnya dibagi menjadi 3 definisi. Dalam bahasa Inggris administrasi berasal dari kata ad yang berarti intensif dan ministrate yang berarti to serve atau melayani. mengutamakan kemandirian dan kemampuan masyarakat. pelayanan yang diberikan sudah responsif dan tanggap.

White : Administrasi publik adalah semua kegiatan dan usaha untuk mencapai tujuan dengan mendasarkan pada kebijakan negara. (4) Amat berbeda dengan administrasi privat.  Chander dan Plano : administrasi publik adalah proses dimana sumberdaya dan personel publik diorganisir dan dikoordinasikan untuk memformulasikan dan mengelola keputusan-keputusan dalam kebijakan publik. yudikatif dan legislatif serta pertalian diantara ketiganya.  E.H. artinya administrasi publik itu adalah segala sesuatu yang dilakukan oleh pemeritah (terutama lembaga Eksekutif) dalam sarana birokrasi untuk memecahkan masalah kemasyarakatan atau publik. tenaganya dibiayai. artinya administrasi publik adalah apa yang dilakukan oleh pegawai negeri dalam hal ini adalah administrator. John M. digerakkan dan dipimpin. Pfiffner : Public Administration involvesthe implementation of public policy which has been outline by political body. dilengkapi tenaga. birokrat. . yang artinya administrasi publik meliputi pelaksanaan kebijakan negara yang telah ditetapkan oleh badan perwakilan politik. (5) Berhubungan erat dengan berbagai macam kelompok. atau pegawai negeri sipil yang dibebani tugas pemerintahan dalam kehidupan sehari-hari. yaitu : (1) Suatu usaha kelompok yang bersifat kooperative dalam lingkungan pemerintah.2. Nigro membagi definisi administrasi publik ke dalam empat pengertian. (3) Mempunyai peranan penting dalam formulasi kebijaksanaan publik dan merupakan bagian proses politik. Felix A. Kelompok privat dan individual dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.    Gerald Caiden : Administrasi Publik adalah segala kerjasama yang dilakukan untuk urusan atau kepentingan orang banyak. eksekutif.  Harmon dan Meyer : Public Administration is what civil official do. Lichfield : Administrasi Negara adalah suatu studi mengenai bagaimana bermacam-macam badan pemerintah diorganisir. Definisi Administrasi Publik Berikut adalah beberapa definisi administrasi publik menurut para ahli :  Nigro dan Nigro : Public administrastion is what the government do. Leonard D. (2) Meliputi seluruh ketiga cabang pemerintah.

  Barton dan Chapel : Administrasi Publik adalah pekerjaan yang dilakukan oleh pemerintah. a. Edward : Administrasi publik adalah studi mengenai bagaimana bermacammacam badan pemerintahan diorganisir. berkenaan dengan model-model organisasi dan perilaku birokrasi.  Wikipedia : administrasi publik terkait dengan upaya perbaikan atau peningkatan taraf hidup masyarakat sipil dan keadilan sosial. anggaran publik dan manajemen SDM. . digerakkan. dan yudikatif.  David Rosenbloom : Administrasi publik adalah merupakan pemanfaatan teoriteori dan proses manajemen. evaluasi program dan produktivitas. dan dipimpin. Ruang lingkup administrasi Publik menurut Nicholas Henry :  Organisasi publik. eksekutif. dibiayai. berkenaan dengan sistem dan ilmu manajemen.  Prayudi : Administrasi publik adalah administrasi daripada negara sebagai organisasi. Nicholas Henry : Administrasi publik adalah suatu kombinasi yang kompleks antara teori dan praktek. Ruang Lingkup Administrasi Publik Ruang lingkup atau cakupan administrasi publik sangat kompleks tergantung perkembangan kebutuhan dan dinamika masalah yang dihadapi masyarakat.  Arifin : Administrasi Publik adalah ilmu yang mempelajari pelaksanaan dari politik negara. politik dan hukum untuk memenuhi keinginan pemerintah di bidang legislatif. diperlengkapi dengan tenaga-tenaganya. 3. dan administrasi yang mengejar tercapainya tujuan yang bersifat kenegaraan. dengan tujuan mempromosikan pemahaman terhadap pemerintah dalam hubungannya dengan masyarakat yang diperintah dan mjuga mendorong kebijakan publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan sosial. Dikatakan Chandler dan Plano (1988:3) bahwa kehidupan manusia menjadi semakin kompleks maka apa yang akan dikerjakan oleh pemerintahan atau administrasi publik juga semakin kompleks.  Manajemen Publik. Berikut beberapa pendapat para ahli mengenai ruang lingkup administrasi publik.

berkenanan dengan bagaimana menerapkan prinsipprinsip manajemen untuk mengimplementasikan kebijakan publik. Ruang lingkup administrasi Publik menurut Dimock dan Dimock :  Apa yang dilakukan pemerintah. dsb. penentuan tujuan-tujuan. menyangkut pengaruh kebijakan. selain itu kebijakan publik merupakan suatu bentuk intervensi yang kontinyu oleh pemerintah demi kepentingan orang-orang yang tidak berdaya dalam masyarakat agar mereka dapat hidup dan ikut berpartisipasi dalam pertahanan”. wewenang. Ruang lingkup administrasi publik menurut Yeremias T. Dimensi ini memusatkan perhatian pada bagaimana melaksanakan apa yang telah diputuskan melalui prinsip-prinsip tertentu yaitu prinsip manajemen. seperti melakukan pengawasan. administrasi antar pemerintahan dan etika birokrasi.  Bagaimana pemerintah mengatur organisasi. berkenaan dengan keputusan tentang apa yang harus dikerjakan.  Dimensi Manajemen. b.  Bagaimana para administrator mewujudkan kerjasama. hubungan pusat dengan bagian-bagian. Implementasi. Penekanan pada aspek pelaksanaan ini tercermin dari definisi manajemen yang disampaikan oleh Mary Parker yaitu manajemen sebagau suatu “ proses pencapaian hasil melalui orang lain” definisi tersebut mengandung beberapa elemen penting yaitu : a) manajemen adalah suatu proses kerjasama yang mengandalkan sinergisme. personalia. c. dsb. menyangkut pendekatan terhadap kebijakan publik dan implementasinya.  Bagaimana pemerintah bertanggung jawab. dsb. Dimensi kebijakan ini sangat penting mengingat kedudukannya sebagai penentu tentang apa yang hendak dikerjakan. privatisasi. menyangkut koordinasi. pembiayaan. Keban :  Dimensi Kebijakan. b) proses tersebut dilakukan antara orang-orang. Menurut Chander dan Plano “kebijakan publik adalah pemanfaatan yang strategis terhadap sumberdaya yang ada untuk memecahkan masalah-masalah publik atau pemerintahan. yang dipimpin oleh seorang yang berfugsi sebagai manajer atau pimpinan . lingkungan kerja pemerintah.

Dinamika atau perubahan dimensi internal administrasi publik seperti kebijakan. meskipun banyak yang berpendapat bahwa nilai-nilai agama dan etika moral Pancasila sebenarnya sudah cukup untuk menjadi pegangan bekerja atau bertingkah laku. organisasi. mendefinisikannya sebagai suatu sistem aktivitas yang terkoordinasikan secara sadar. Dalam kenyataan. Dwight Waldo yang tertarik dengan struktur mendefinisikan organisasi sebagai struktur otoritas dan hubungan personal dalam suatu sistem administrasi.  Dimensi Lingkungan.c) kerjasama tersebut dituntun oleh prinsip-prinsip tertentu yang telah teruji keterandalannya. dan yang menjadi masalah sebenarnya adalah bagaimana implementasi dari nilai-nilai tersebut.  Dimensi Etika. Dan aspek yang ketiga adalah apakah ada keseimbangan antara otoritas dalam mengerjakan suatu tugas. Aplikasi moral dan etika dalam praktek dapat dilihat dati Kode Etik yang dimiliki administrator publik. Kode etik di Indonesia masih terbatas pada beberapa kalangan seperti ahli hukum dan kedokteran. dianalogikan dengan sensor di dalam administrasi publik. moral atau etika dan kinerja dalam administrasi publik sangat dipengaruhi oleh dimensi . fungsi dan tanggung jawab dalam bekerja baik secara vertikal (mulai dari jabatan paling atas sampai paling bawah) maupun secara horisontal (berbagai unit-unit atau bidang-bidang yang dibentuk). Kode etik bagi kalangan profesi yang lain masih belum ada. atau sistem kekuatan dua orang atau lebih. berkenaan dengan siapa atau kelompok mana yang harus mengimplementasikan atau mengerjakan apa yang telah diputuskan.  Dimensi Organisasi. Aspek kedua yang tidak kalah pentingnya adalah apakah pihak yang mengerjakan pekerjaan tersebut mampu atau memiliki kompensasi yang memadai dalam mengerjakannya. manajemen. sementara Chester Barnard yang cenderung melihat organisasi sebagai suatu sistem. Dimensi ini dapat berpengaruh pada dimensi-dimensi lain dan sangat mempengaruhi tercapai-tidaknya tujuan administrasi publik pada umumnya dan organisasi publik pada khususnya. keseimbangan antara otoritas dan kemampuan cenderung tidak terjadi sehingga menimbulkan masalah. dengan kemampuan dalam mengerjakan tugas tersebut. Aspek pertama yang ditekakankan adalah pembagian tugas.

sementara pengukuran kinerja pegawai masih didasarkan pada standar evaluasi yang lama dan sering menimbulkan masalah. Organisasai tersebut harus mengamati apakah lingkungan cenderung stabil atau labil agar dapat mengambil tindakan atau keputusan yang sesuai dengan karakteristik lingkungan tersebut. Standar tersebut telah digunakan dan telah bertahan lama. Standar penilaian yang digunakan masih bersifat seragam. Pertama adalah isu menyangkut kemampuan penilaian dalam mengkaitkan kinerja seseorang dengan tujuan. Lingkungan diartikan sebagai semua faktor yang berada diluar organiasasi atau semua yang berada diluar batas organisasi.eksternal administrasi publik yaitu lingkungan. budaya dan hukum dan lingkungan khusus (specific environment) yang memiliki pengaruh yang terasa secara langsung seperti pelanggan. dan sering dinilai kurang mengakomodasi variasivariasi bidang tugas pokok dan fungsi pegawai. Suatu organisasi apabila hendak bertahan hidup atau berkembang harus memperhatikan kedua sisi penting dari lingkungan ini. yaitu melalui Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3). misi institusi dan ke khasan dari tingkatan hirarki. atau kurang begitu dirasakan secara langsung seperti kondisi politik. Ada dua karakter penting dari lingkungan yaitu turbulence dan munificience. asosiasi perdagangan dan kelompok penekan. jarang dievaluasi dan direvisi untuk disesuaikan dengan perubahan paradigma dan tuntutan publik. dan visi . sosial. Turbulence berkenaan dengan sifat lingkungan mengalami perubahan yang kacau balau atau tetap stabil. Lingkungan ini mencakup lingkungan umum (general environment) yang mempengaruhi organisasi secara tidak langsung. Ada beberapa isu penting yang perlu mendapatkan perhatian dalam proses penilaian kinerja pegawai. pengukuran kinerja instansi pemerintah jarang dilakukan. serikat kerja. misi. Emery yang mengakui adanya interaksi antara organisasi dengan lingkungan.  Dimensi Kinerja. pesaing. ekonomi. Pentingnya pengaruh lingkungan tersebut disadari sejak munculnya konsep dan teori tentang ekologi administrasi atau ekologi organisasi atau sejak teridentifiklasinya konsep “sistem terbuka” oleh F.E. sedangkan menificient berkenaan dengan sifat lingkungan yang mengalami tingkat kelangkaan atau kelimpahan sumber daya yang penting. pemasok.

 Bagaiman memperbaiki operasi dan pelayanan publik. Tipe dan Bentuk Negara. Perpajakan.  Bagaiman praktek administrasi yang profesional dan etis. Tujuan Negara dsb.  Bagaiman menyusun kebijakan dan program secara sukses.  Usaha memperkuat hubungan dengan badan legislatif. Administrasi Pemerintahan Daerah. Pengadilan. Administrasi Pemerintahan Kecamatan. Manajemen factor eksternal dan internal Pengaturan struktur organisasi agar kewenangan dan tanggung jawab sesuai kondisi dan tuntutan lingkungan. Administrasi Politik Dalam Negri. ketiga berkenaan dengan kontrol kualitas pengukuran kinerja. kepentingan dan aspirasi masyarakat. Kepenjaraan.  Manajemen sumber daya manusia. Respon secara benar terhadap kebutuhan. Administrasi Kebijaksanaan Pemerintah. Administrasi Departemen dan Non Departemen.      Dibidang Kenegaraan: Tugas & Kewajiban Negara.  Administrasi perpajakan dan anggaran yang efektif. e. Administrasi Kepegawaian. Ruang lingkup administrasi publik menurut James L. Perry :  Berbagai tantangan bagi administrasi publik dan bagaiman administrasi publik seharusnya menyesuaikan diri. Dalam Bidang Peraturan Perundang-Undangan: Landasan idil. Kemiliteran. keempat adalah tingkat penerimaan penilai dan pihak yang dinilai terhadap alat ukur dan isinya dan kelima adalah spesifikasi tentang apa yang diharapkan dari penilai. badan-badan yang diangkat atau dipilih oleh masyarakat. Hak & Kewenangan Negara. d. Administrasi Desa. . Administrasi Perkantoran. Ruang lingkup administrasi publik menurut Inu Kencana :  Dilihat dari peristiwa dan Gejala Pemerintah : Administrasi Pemerintahan Pusat. Kepolisian. Dibidang Ketatalaksanaan: Administrasi Pembangunan.   Dibidang Kekuasaan: Administrais Politik Luar Negeri.organisasi. landasan konstitusional dan landasan operasional. Administrasi Partai Politik.  Sitem administrasi dan organisasi yang efektif. kedua isu tentang kemampuan dan indepedensi dalam memberi penilaian.

dengan mengikuti definisi Dwight Waldo antara lain : 1. swasta. Jadi administrasi publik yang dipandang sebagai ilmu juga sebagai seni sebab ia memenuhi persyaratan yang ditunjukkan baik untuk ilmu maupun untuk seni. Dwight Waldo menyatakan : Public Administration sebagai ilmu jika diingat akan fungsinya yang nampak sebagai suatu studi yang sistematis dan sebagai seni jika diingat akan fungsi praktisnya. Selanjutnya ia dapat berarti (1) lapangan penyelidikan ilmu. Hakikat Administrasi Publik Administrasi publik dalam perkembangannya dianggap Sebagai ilmu dan seni.   Pengaturan moral dan etika melalui kode etik agar kemampuan dan kompetensi tidak disalahgunakan diluar kepentingan public. masyarakat. suatu disiplin ilmu atau studi. Nampak cukup banyak yang memahami pandangan tersebut. (2) suatu proses atau kegiatan mengenai urusanurusan publik. Presthus dengan terang-terangan mengakui pandangan bahwa administrasi publik adalah sebagai ilmu dan seni dalam merancang dan melaksanakan kebijaksanaan publik. 5. Administrasi publik adalah organisasi manajemen dari manusia dan benda guna mencapai tujuan pemerintah. 4. Administrasi publik dipandang sebagai ilmu sebab ia mempunyai sesosok subject matter yang tersusun rapi dan terorganisir dengan baik dan kita cerna sebagai satu bidang studi untuk lapangan penyelidikan ilmuah. Keunikan Ciri Administrasi Publik . Akuntabilitasi kinerja melalui berbagai kegiatan pelayanan atau pemberian barangbarang public. 2. Administrasi publik dipandang sebagai seni sebab ia menggunakan skill atau kecakapan di dalam mengetrapkan pengetahuan administrasi dalam prakteknya. dan lingkungan lain). Pengenalan karakteristik lingkungan dimana administrasi public itu beroperasi (Negara. Administrasi publik adalah suatu seni dan ilmu tentang manajemen yang dipergunakan untuk mengatur urusan-urusan negara.

karena keberadaan administrasi publik melekat dengan keberadaan negara dan masyarakat. mereka dipilih berdasarkan periode waktu tertentu. Hal ini dipahami merupakan pembedaan yang sangat mendasar dari organisasi publik dan Privat.Ilmu administrasi publik disamping bidang studi yang amat penting juga merupakan bidang kajian yang khas yang mempunyai ciri khusus diungkapkan oleh caiden (1971. keberadaan administrasi publik tidak bisa dihindari. c. keberadaan Administrasi Publik tidak ikut terpengaruh. Manajemen puncaknya adalah politik Birokrasi merupakan suatu organisasi publik yang dipimpin oleh pejabat Pilihan publik dan bersifat Non karier. Mempunyai ukuran yang tidak terbatas Dimana terdapat lingkupan masyarakat dalam negara yang meliputi batasan teritorial suatu negara. Mempunyai Prioritas Administrasi negara mengandung tanggung jawab moral untuk mensejahterakan masyarakat. d. Bahkan ketika negara-negara dianak Benua Asia dan Afrika terlepas dari kungkungan penjajah. maka ia menghendak kepatuhan. jika dibandingkan dengan organisasi lain. harus melalui administrasi publik apabila menginginkan kehendaknya dipaksakan secara absah. Mengharapkan Kepatuhan Sebagai konsekuensi dari tugas administrasi publik sebagai pelayanan masyarakat. Kehadirannya tidak bisa dihindari Selama suatu negara itu eksis. Apapun yang terjadi administrasi publik harus tetap ada. Titik tekannya yang mendasar adalah dalam hubungannya antara negara dan masyarakat bersifat pasti. Bahkan organisasi lain. lebih mempunyai hak pemaksa. seandainya tidak ada kepatuhan. disitu akan terdapat administrasi negara. karena setiap orang akan berjalan sekehendak hatinya. . karena itu administrasi negara mempunyai prioritas dalam memberikan arahan ataupun pelayanannya karena administrasi memiliki hak memaksa. lain halnya dengan hubungan masyarakat dengan institusi Privat (swasta) yang bersifat temporary (sewaktu-waktu) b. 1982) bahwa administrasi publik mempunyai 7 (tujuh) kekhususan yang meliputi : a. e. karena pada hakikatnya ia “pemonopoli” kekuasaan. Bayangkan. Administrasi publik. niscaya kondisi jalan-jalan akan macet.

Dimana jika barang publik tidak dapata disediakan oleh privat maka dapat disediakan oleh publik. . namun kita dapat melihat bahwa gagasan publik ini dipertemukan dengan privat pada “gagasan pasar” yang dikemukakan oleh Wayne Parsons. Dimana kepentingan individu dan kepentingan publik dapat dapat mengurangi disparitas diantara keduanya dalam istilah yang mudah yakni dapat saling menguntungkan.f. Lebih banyak harapan diletakkan di atas pundak administrasi publik. Batasan antara publik dan privat di era modernisasi ini memang sangatlah tipis. ada 10 perbedaan yang membedakan antara publik dan privat. Kebalikan dari publik sendiri adalah swasta atau privat (partikelir). walaupun pemerintah Indonesia memiliki perusahaan telekomunikasi publik namun telekomunikasi ini merupakan hal yang bisa dilakukan oleh privat dengan adanya pelayanan yang bersifat kompetitif. yaitu : a. Namun demikian. Contohnya layanan telekomunikasi. Pada konteks masyarakat Indonesia. Menurut Wayne Parsons. karena tingkat kompleksitas yang tinggi dan tujuan-tujuan tersebut juga bersifat politis dan multitafsir maka AN menjadi relatif sulit untuk diukur g. Hubungan Administrasi Publik dengan Administrasi Non Publik Administrasi publik singkatnya diartikan sebagai pengelolaan bersama atas kepentingan publik. pada konsepsi publik ini tidak dapat disediakan persendirian oleh privat namun harus publik yang menyelenggarakan pelayanan ini. Swasta sendiri merujuk kepada kepemilikan secara perseorangan atau kelompok dari masyarakat. Kinerjanya sulit diukur Administrasi negara merupakan institusi publik yang bertujuan melayani masyarakat maka tujuan-tujuan administrasi negara dapat dipahami yaitu untuk mencapai perdamain dan peningkatan kualitas kehidupan pada semua tatanan negara. Sebagai contoh adalah layanan mengenai angkatan perang. swasta merupakan bagian dari publik karena swasta bergerak dalam lingkup publik. 6. sektor swasta diberi kewenangan untuk memberikan penyedian layanan barang dan jasa yang disediakan oleh publik. dan begitupun sebaliknya. Sektor publik lebih publik lebih kompleks dan mengemban tugas-tugas yang lebih ambigu atau mendua. Pasar dapat mempertemukan publik dan privat dan menghindari konflik kepentingan.

Sedangkan dalam sektor privat mencari keuntungan. g. j. Organisasi sektor publik bertanggung jawab kepada elektorat dan proses politik. i. Sektor publik lebih ketat dalam menjaga standar komitmen dan legalitas. Sektor publik menghadapilebih banyak masalah dalam mengimplementasikan keputusan-keputusannya. f. Cenderung menjadi organisasi pelayanan. Akuntabilitasnya berbeda dengan akuntabilitas organisasi privat/organisasi ptofit. d. Sektor publik lebih memperhaatikan kompensasi atas kegagalan pasar. c. e. Sektor publik harus beroperasi demi kepentingan publik. Namun dalam dunia publik semua akan berujung kepada manfaat yang didapatkan oleh masyarakat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sektor publik :          Tidak mengejar keuntungan. Sektor publik mempunyai peluang yang lebih besar untuk merespons isu-isu keadilan dan kejujuran (fairness). Sektor publik melakuka aktivitas yang lebih banyak mengandung signifikansi simbolik. . Sektor publik memanfaatkan lebih banyak orang yang memiliki motivasi yang sangat beragam. Sehingga dalam publik bukan tidak mmungkin mencari keuntungan dan bukan hanya mencari manfaat. Sektor publik harus mempertahankan tingkatan dukungan publik minimal di atas tingkat yang dibutuhkan dalam industri swasta. Tradisi kontrol manjemen kontrolnya kurang. h. Sektor ini lebih bergantung kepada klien untuk mendapatkan sumber daya keuangannya.b. Manajemen puncak tidak punya tanggung jawab atau imblan financial yang sama. Sektor ini juga lebih banyak didominasi oleh profesional. Ada batasan yang lebih besar dalam tujuan dan strategi yang mereka susun. Sektor publik lebih banyak memperhatikan usaha mempertahankan peluang dan kapasitas.

Sehingga biasa dikenal dengal prinsip “When Politics Ends. Paradigma I : Dikotomi Politik – Administrasi Tokoh yang berperan dalam paradigma ini : Frank J. Lahirnya paradigma ini sebenarnya merupakan reaksi ketidakpuasan terhadap trikonomi kekuasaan ala Trias Politica. Dalam jurnal Public administration Review. F. Politik dideterminasikan sebagai tujuan dan kebijakan dalam pemerintahan. b. Paradigma ini juga . Taylor. Gullick dan Urwick. Henry Fayol. Willoughtby megemukakan bahwa admministrasi adalah suatu prinsip yang tidak dapat dicampur adukkan dengan bentuk lain.W. Leonard D. yaitu: (1) Pengembangan metode kerja yang terbaik. Fungsi politik yang melahirkan keinginan atau kebijakan negara. (4) Kerjasama yang harmonis antara manajer dan pekerja. sedangkan fokusnya masih belum jelas. yang mau tidak mau harus tunduk kepada kepentingan politik mayoritas. Locus adalah institusi atau kelembagaan tempat administrasi berada. Golimbiewski menyatakan perkembangan paradigma administrasi publik akan dapat dimengerti dalam hubungannya dengan istilah Locus dan Focus. Paradigma ini sangat dipengaruhi oleh teori manajemen klasik yang dikemukakan oleh F. Dan administrasi bertugas untuk mencapai tujuan dan kebijakan dari politik tersebut.W.Taylor. Administration Begins”. Penekanan dalam paradigma ini terletak pada lokusnya yaitu birokrasi pemerintahan. 7. sedangkan fungsi administrasi yang berhubungan dengan pelaksanaan kebijakan negara. (2) Pemilihan serta pengembangan para pekerja. Nicholas Henry menuliskan perkembangan administrasi publik sebagai berikut : a. sedangkan fokus adalah sasaran spesialisasi dari bidang studi. Woodrow Wilson.Sehingga dapat disimpulkan bahwa publik merujuk kepada layanan yang mencari manfaat sebesar-besarnya. Paradigma II : Prinsip – Prinsip Administrasi Tokoh yanng berperan dalam paradigma ini adalah W.F Willoughby. Goodnow. Perkembangan Paradigma Administrasi Publik Robert T. Ketidakpuasan tersebut akhirnya mengejawantah ke dalam karya Goodnow “Politics and Administration” yang menyerang habis-habisan trias politica dan menggantinya dengan dua fungsi yaitu politik dan administrasi. White. (3) Menyatukan metode kerja yang terbaik dengan para pekerja yang telah terpilih dan terlatih.

Esprit De Corps. Unity Of Command. Reporting. Authority And Responsibility. Equity. komunikasi. March dan Herbert Simon. penganggaran. auditing. Dalam paradigma ini. Paradigma III : Administrasi Publik sebagai Ilmu Politik Tokoh yang berperan dalam paradigma ini adalah Herbert Simon.dipengaruhi oleh prinsip prinsip administrasi yang dikemukan oleh Henry Fayol. Controlling. yaitu : Division Work. Locus dari paradigma ini adalah birokrasi pemerintahan. Paradigma ini lahir karena adanya kritikan yanng mempertanyakan bahwa pemisahan administrasi dan politik sebagai hal yang tidak realistik dan tidak mungkin. Paradigma V : Administrasi Publik Sebagai Administrasi Publik Tokoh yang berperan dalam paradigma ini adalah Felix A. Unity Of Direction. maka Gullick dan Urwick mengemukakan fungsi manajemen yang dikenal dengan POSDCORB (Planning. Nigro dan Nigro kemudian mengembankan perspektif “Modern Public Administration” yang menuliskan . ilmu administrasi publik sebagai administrasi publik dimana berbagai konsep masuk ke dalam ilmu ini. yang dalam ilmu politik dan administrasi ini merupakan sesuatu hal yang sangat baru. Staffing. namun fokusnya masih belum jelas. Dan Stability Of Turn Over Of Personnel. Morstein Mark. d. ilmu administrasi lebih ditekankan pada fokusnya yaitu teori organisasi dan manajemen namn tidak pada locusnya. John Gaus. e. Pada paradigma ini administrasi publik mendapat bantuan kembali dari ilmu manajemen dengan ditemukannya suatu konsep lama seperti konsep pengembangan/pembinaan organisasi dan prilaku. Berbagai ilmu manajemen mulai ditawarkan dalam ilmu administrasi publik seperti teknik manajemen kepemimpinan. Directing. karena teori administrasi publik juga sebagai teori politik. Order. Perkemangan ilmu administrasi murni yan didukung oleh psikologi sosial dan perkembangan kebijakan publik. Initiative. Scalar Of Chain. Untuk memahami fungsi-fungsi manajemen yang sebelumnya dikemukakan oleh Henry Fayol dan F. motivasi. pemasaran dan sebagainya. Paradigma ini memfokuskan pada prinsip-prinsip administrasi namun locus nya menjadi tidak jelas. Taylor. Subordination Of Individual Interest Into General Interest. Organizing. Remuneration Of Personal. Discipline. MIS. Nigro dan Llyod G. Centralization. Nigro. Paradigma IV : Administrasi Publik sebagai Manajemen Tokoh dalam paradigma ini dalah James G. c. Budgeting).W. Dalam paradigma ini.

yaitu eksekutif. banyak juga tokoh-tokoh lain yang memiliki sudut pandang berbeda dalam menjelaskan perkembangan administrasi publik. dan pelayanan publik. efisiensi. dimana organisasi privat lebih berorientasi pada profit. perumusan kebijakan. (3) Memainkan peranan penting dalam perumusan kebijakan. motivasi.bahwa : (1) Usaha kelompok-kelompok yang kooperatif di dalam penataan publik. Kepemimpinan. . legislatif. Selain penjelasan dari Henry diatas. (4) Administrasi publik dibedakan dari organisasi privat. Paradigma Birokratik :     Menekankan kepentingan publik. oleh karena itu administrasi publik adalah bagian dari proses politik. dan hubungan antar ketiganya dalam nuansa kerja sama (tidak ada pemisahan). (2) Terdiri dari 3 cabang kekuasaan. Gerald E. (5) Administrasi memberikan pelayanan bagi publik sehingga administrasi publik modern selalu berhubungan dengan adanya kerjasama antara ketiga cabang pemerintah. Konflik Alliran analisis birokrasi _ peraturan / aturan yang rasional ( weber ) Aliran Sistem sosial sistem organisasi Aliran Pengambilan keputusan Aliran matematik Aliran pendekatan holistik Barzelay dan Armajani juga mengemukan bahwa administrasi publik mengalami pergeseran dari paradigma birokratik ke paradigma Post Birokratik. interaksi. otoritas. Caiden membagi Administrasi Publik dalam beberapa aliran :         Aliran Proses  POSDCORB sebagai proses Administrasi publik Aliran Empiris  Kasus dan studi parktek Aliran perilaku  Komunikasi. dan yudikatif. proses politik. administrasim dan kontrol Mengutamakan fungsi. dam struktur Ketaatan aturan dan prosedur Beroperasinya sistem-sistem.

Nilai Efektivitas dan Efisiensi Administrasi negara dalam pelaksanaan kegiatannya bermotifkan pemberian pelayanan (service) yang seefisien. kualitas dan nilai produksi. Nilai Keadilan Administrasi negara dalam menjalankan pelayanan bertindak sebagai aparatur pemerintah yang berkewajiban memberikan pelayanan kepada semua warga negara dengan perlakuan yang sama karena warga negara itu dimata hukum memiliki kedudukan yang sama. Nilai keadilan ini sangat penting karena dalam abad modern sekarang ini pemerintah beserta seluruh personalia apararturnya adalah abdi seluruh rakyat. seekonomis . Oleh karena itu. dan efektif itu merupakan conditio sine quanon administrasi. sedangkan alat-alat pemuasannya selalu terbatas. yaitu : a. Artinya sebagai alat pelaksana kebijakansanaan demi kepentingan rakyat ia tidak memihak tetapi berdiri di atas semua golongan. oleh karenanya harus diberikan pelayanan yang sama. aliran. keterikatan pada norma. 8. karena seperti yag telah diketahui bahwa tujuan yang hendak dicapai oleh negara tidak terbatas. identifikasi masalah. Pengukuran hasil. akuntabilitas dan hubungan kerja. b. Nilai Nilai Administrasi Publik Berikut adalah nilai-nilai yang harus ada dalam administrasi publik. ekonomis. dan seefektif mungkin kepada setiap warga negara yang harus dilayani.Paradigma Post Birokratik :     Menekankan hasil yang berguina bagi nasyrakat. dan lapisan (stratification) yang ada di dalam masyarakat c. memperluas pilihan pelanggan. seluruh parat dan personalia pelaksana pelayanan publik harus berorientasi politik netral. Pemberian pelayanan yang efisien. Nilai Rasionalitas Administrasi negara mempunyai wilayah kekuasaan yang sama luasnya dengan dengan wilayah kekuasaan negara. Dan sebagai abdi dari seeluruh rakyat. Mengutamakan pemberian penilaian masyrakat. Penerapan pemahaman. Kekuasaan teersebut diperoleh dari rakyat . input (sumber-sumber yang dipergunakan harus diupayakan supaya sesedikit mungkin dengan menghasilkan output (hasil) yang sebesar mungkin.

1976 : 160). Fokus perhatian paradigma ini terletak pada pemahaman mengenai perilaku birokrasi yang dipandang juga sebagai suatu organisasi yang kompleks. 1937). Fokus pengamatan paradigma ini adalah struktur (desain) organisasi dan fungsi atau prinsip-prinsip manajemen. Lokus dari paradigma 2 ini adalah “keputusan” yang dihasilkan oleh birokrasi pemerintahan. 1965). 1948). sedangkan yang merupakan lokusnya adalah berbagai jenis organisasi baik pemerintahan maupun bisnis. yang oleh Linblom dipandang sebagai satusatunya cara untuk memadukan kemampuan dan keahlian birokrasi dengan preferensi kebijaksanaan dan berbagai kemungkinan bias dari bejabat-pejabat politis (Charles Lindblom. Nilai yang dianut dan ingin dicapai paradigma ini adalah serupa dengan paradigma pertama. dan produktivitas organisasi kurang mendapatkan perhatian. efektivitas. Nilai pokok yang ingin diwujudkan adalah efisiensi. 1912). tetapi yang merupakan lokus dan fokusnya berbeda. sedangkan fokusnya adalah proses pengambilan keputusan dengan perhatian khusus kepada penerapan ilmu perilaku. Birokrasi Neo-Klasik. Birokrasi Klasik. „The scholars are generally “positivist” in their perspective. efektivitas. Model – Model Administrasi Publik a. 1922) Wilson (The Study Of Public Administration. b. 9. 1963). Tokoh teoritisi pendukung paradigma ini antara lain adalah Simon (Administrative Behavior.melalui lembaga perwakilan karena dalam suatu negara yang demokratis rakyatlah yang merupakan sumber dari semua kekuasaan. searching for order in complex organization or for discernible patterns of bureaucratic behavior” (Fredericson. dan Cyert dan March (A Behavioral Theory of the Firm. ekonomi. Kelembagaan / Institusi . Tokoh utama paradigma ini antara lain adalah Weber (Bureaucracy. dan penelitian operasi. Tokoh-tokoh lain dari paradigma ini adalah Thompson (organization in Action : The Social Science Bases of Administrative . Masalah-masalah efisiensi. c. Salah satu perilaku birokrasi yang diungkapkan oleh paradigma ini adalah perilaku pengambilan keputusan yang bersifat gradual dan The modern version of political economics is now customarily referred to as either „nonmarket economics incremental. ilmu manajemen. 1887). dan rasionalitas. Taylor (Scientific Management. serta Gulick dan Urwick (Papers on the Science of Administration. analisa sistem.

Tokoh-tokohnya antara lain: Robert Owen (1771-1859). Frederick W. aktualisasi diri. dan larangan memperkerjakan buruh anak-anak. 1967 : 164). menarik kesimpulan bahwa “A variety of different organizational arrengements can be used to provide different public goods and services” (Ostrom. Dengan memperbaiki pemenuhan kebutuhan dari para pekerja maka semangat kerja mereka akan menjadi tinggi dan dengan demikian akan meningkatkan produktivitas kerja. dan Pengembangannya sensitivity training. Pilihan Publik. Selain Ostrom. Pengaruh Ilmu Lain terhadap ilmu Administrasi Publik a. d. keterbukaan. Hubungan Kemanusiaan. tokoh lain dari paradigma ini adalah Buchanan dan Tullock (1962. Fokus dari administrasi negara menurut paradigma ini tak lepas dari politik. 10. e. Ide Pokok Taylor adalah mengembangkan metode kerja tertentu untuk mempertinggi tingkat produksi dengan menggunakan cara-cara kerja paling . 1967. dan Henry Fayol (1841-1925). Ide pokok Robert Owen adalah Reformasi yakni perbaikan kondisi kerja. 1966). 1967). organization development. 1968). Mosher (Democracy and the Public Service. group dynamics. Perkembangan ini mendorong Ostrom. Fokus dari paradigma ini adalah dimens-dimensi kemanusiaan dan aspek sosial-psikologi dalam tiap jenis organisasi ataupun birokrasi. minimasi perbedaan dalam status dan hubungan antar pribadi. 1961). dan Daniel Katz dan Robert Kahn (The meliputi Social Psychology of organizations. Taylor (1856-1915). sedangkan lokusnya adalah pilihan-pilihan untuk melayani kepentingan publik akan barang dan jasa yang harus diberikan oleh sejumlah organisasi yang kompleks. 1968). Menurut Frederickson. Di antara para teoritisi yang cukup berpengaruh dalam paradigma ini adalah Rennis Likert (The Human Organization: Its management and value. perbaikan kesejahteraan para buruh. “” or the “public choice” approach (Frederickson. pengurangan jam kerja.theory. dan Etzioni (A Comparative Analysis of Complex Organizations. Nilai yang mendasari paradigma ini adalah keikutsertaan dalam pengambilan keputusan. 1973: 111). Pengaruh Ilmu Manajemen Klasik ( Orthodoxy) Ide dasar manajemen klasik berkembang dari zaman revolusi industri-abad 19. dan optimasi tingkat kepuasan.

Yehezkel Dror. Kesatuan arah/Pimpinan (unity of direction). Hak untuk memberi perintah (authority). Amitai Etzioni dan Harold Laswell melihat administrasi publik sebagai suatu medan politik dimana berbagai interest group terlibat dalam pemilihan terhadap berbagai alternatif kebijakan. kelas. dan juga Differential rate system dimana para buruh yang bekerja berdasarkan standar kerja tersebut akan diberikan imbalan lebih. Adanya sistem kompensasi yang adil (remuneration). Garis kewenangan (scalar chain).efisien. pengembangan manajemen dan organisasi. Penempatan pada posisi dan waktu yang tepat (order). kasta. sistem. Pengembangan teknik bisnis modern seperti riset operasi.  Pengaruh Ilmu Sosiologi Pengaruh ini dapat dilihat dari masuknya berbagai teori tentang birokrasi. Dimana setiap setiap jenis pekerjaan di pilah-pilah dalam komponen-komponen tertentu dan berdasarkan komponen tersebut didesain metode kerja yang paling cepat dan tepat. peranan. perubahan sosial. Dorongan semangat kerja tim (esprit de coprs). kekuasaan. Ide Pokok dari Henry Fayol adalah prinsip – pronsip manajemen yaitu: Pembagian kerja (division of work. Pengaruhnya pengembangan metode pengambilan keputusan dengan memanfaatkan teknologi komputer. Graham Allison.  Pengaruh Ilmu Politik Telah di jelaskan sebelumnya bahwa Administrasi Publik merupakan proses politik. . Kepentingan organisasi lebih diutamakan dari kepentingan pribadi (subordination of individual interest to the general interest). dsb. Kestabilan dari para staff (stability of tenure of personel). Pengaruh Ilmu lain (Heterodoxy)  Pengaruh Administrative Science Perkembangan “administrative lanjutan science” dari di manajemen tahun klasik dikenal dengan seperti 1960an. mata pencaharian. Ide dari Taylor yang paling terkenal adalah time and motion studies. Bawahan diberi kebebasan berinisiatif (initiative). perilaku organisasi. Pakar Aaron Wildavsky. Sistem sentralisasi (centralization). artinya dalam pelaksanaan administrasi publik tidak dapat dipisahkan dengan unsur politik terutama kekuasaan. Aturan-aturan yang dipatuhi (discipline). Kesatuan perintah (unity of command). b. Perlakuan yang ramah dan adil terhadap bawahan (equity).

bagaimana menentukan alternatif untuk meningkatkan anggaran dan mengurangi biaya dalam kegiatan-kegiatan sektor publik. Prinsip dari paradigma ini adalah “when politics end. dan mengontrol organisasi publik. bagaimana mengatur anggaran agar dpt mengelola. Denhardt dan Denhardt menguraikan karakteristik OPA sebagai berikut:   Fokus utama adalah penyediaan pelayanan publik melalui organisasi atau badan resmi pemerintah. Peranan ilmu ekonomi dapat dilihat dari pemikiranpemikiran tentang bagaimana menata perpajakan yg adil. bagaimana menggunakan sumber daya yg langka secara bijaksana. mengarahkan.dan masyarakat ke dalam administrasi negara. Luther Gullick. Teori yang paling populer yaitu teori birokrasi (Max Weber) dan teori sistem (Philip Selznick). administrations begin”. Pendekatan Administrasi Public a. . mereka hanya bertanggung-jawab mengimplementasikan kebijakan publik. Pendekatan Old Public Administration (OPA) Tokoh-tokoh yang berperan dalam paradigma ini adalah Woodrow Wilson. bagaimana menentukan metode yg cocok untuk melakukan forcasting APBN. dan perpajakan merupakan aspek yang elementer dalam administrasi publik. Kebijakan publik dan administrasi negara dipahami sebagai penataan dan implementasi kebijakan yang berfokus pada satu cara terbaik (on a single).  Pengaruh Ilmu Ekonomi Ilmu ekonomi penting ketika pemerintah sadar bahwa akan keuangan negara. Frederick Taylor. anggaran. kebijakan publik dan administrasi negara sebagai tujuan yang bersifat politik. 11.   Pelayanan publik harus diselenggarakan oleh administrator yang bertanggung-jawab kepada pejabat politik (elected officials) dan dengan diskresi terbatas.  Administrator publik memainkan peranan yang terbatas dalam perumusan kebijakan publik dan pemerintahan. Ide pokok dari paradigma ini adalah dikotomi politik-administrasi dan prinsip-prinsip manajemen yang dikemukakan oleh Gullick dan Urwick. Administrator bertanggung-jawab kepada pimpinan pejabat politik (elected political leaders) yang teleh terpilih secara demokratis. efisien dan sepadan.Secara ringkas.

Coordinating. Juga dikaitkan dengan karakteristik dari Administrasi publik yang dianggap inter alia (kaku). administrasi publik menunjukkan dominasinya sebagai pemain utama dan membiayainya dengan hasil pemungutan pajak dan dana-danan pemerintah lainnya. Organizing. penggunaan sumber daya publik yang sia-sia akibat hanya berfokus pada proses dan prosedural dibandingkan kepada hasil. fungsi-fungsi pemerintah dilepaskan kepada privat atau swasta. Reporting dan Budgetting. Prinsip pada paradigma ini adalah ”run government like a business. Directing. lamban. Pemerintahan yang kaku dan sentralistik sebagaimana yang dianut oleh OPA harus diganti dengan pemerintahan yang berjiwa wirausaha dan profitable. Berikut inti dari paradigma New Public Management : . b. rumah. Tugas kunci dari pemerintah adalah menyampaikan sejumlah pelayanan publik seperti membangun dengan lebih baik sekolah.    Program-program publik dilaksanakan melalui organisasi yang hierarkis dengan kontrol yang ketat oleh pimpinan organisasi. Peranan administrator publik adalah melaksanakan prinsip-prinsip Planning. Market as solution to the ills in public sector”. Pendekatan New Public Management (NPM) Paradigma New Public Service ini adalah sebuah gerakan yang mencoba menginjeksikan prinsip-prinsip organisasi sector privat ke dalam organisasi sector public atau organisasi pemerintah. saluran pembuangan serta menyediakan kesejahteraan yang dapat diserahkan kepada aparat pemerintah dan politisi. Pada paradigma ini. Dalam menyediakan pelayanan. Oranisasi publik melaksanakan sistem tertutup sehingga keterlibatan warga negara dibatasi. tidak sensitif terhadap kebutuhan masyarakat. red tape (berbelit-belit. Staffing. Seiring dengan adanya sejumlah kritikan membuat paradigma administrasi Publik klasik ini semakin melemah pada akhir tahun 1970-an dan memberikan jalan untuk perkembangan konsep New Public Management (NPM). Nilai pokok yang dikejar oleh organisasi publik adalah efisiensi dan rasionalitas. Dominasi yang demikian dapat membuat penyediaan pelayanan tidak efisien khususnya apabila terjadi kesenjangan sumber daya dan kapasitas dari administrasi publik yang menyebabkan institusi Administrasi publik Menjadi tidak efektif.

memperbaharui kualitas dan kapasitas kebijakan.  Fungsi pemerintah dikurangi melalui privatisasi. Menetapkan tujuan dan target organisasi dan personel lebih jelas sehingga memungkinkan pengukuran hasil melalui indikator yang jelas. Enam dimensi utama dalam konsep New Public Management ini yaitu :       Produktivitaas. Konsep ini memandang masyarakat sebagai pelanggan yang harus dilayani dilayani sebagaimana semestinya dengan menerapkan sistem manajemen atau kewirausahaan. melainkan bisa diberikan oleh sektor swasta. menerapkan sistem pasar dalam pemberian pelayanan. Fungsi pemerintah adalah memperhatikan pasar. pegawai dan para pekerja lebih fleksibel. memberikan pelayanan yang utama dengan melihat masyarakat sebagai pelanggan. . Pemerintahan wirausaha. Dalam perkembangannya.       Pemerintah diajak untuk meninggalkan paradigma administrasi tradisional dan menggantikannya dengan perhatian terhadap kinerja atau hasil kerja. Marketization. Decentralization. Policy. Pemerintahan yang lebih berorientasi pada hasil. Service Orientation. Konsep ini mendapat kritikan atas klaim nya yang mengatakan bahwa manajemen sektor privat dianggap ideal untuk sektor publik. Memenuhi program-program pemerintahan. Inti positiv dari konsep ini adalah keinginan untuk menghilangkan monopoli yang tidak efektif dan efisien. Performance Accountability. Pemerintah sebaiknya melepaskan diri dari birokrasi klasik dan membuat situasi dan kondisi organisasi. pemerintahan yang menghasilkan profit bukan menghabiskan. Pendelegasian wewenang ke unit-unit kecil. Lebih bersifat mengarahkan (steering) dan menfasilitasi daripada menjalankan atau melaksanakan pelayanan publik secara langsung (rowing). kontrak kerja keluar. yaitu menghasilkan hasil dengan biaya sekecil-kecilnya atau seminim mungkin. pemerintahan yang membiayai hasil bukan input. yang berarti pemberian pelayanan tidak selamanya melalui birokrasi.

it should be run like like a democracy”. bukan pelanggan. tetapi negara berkewajiban untuk memenuhinya. c. kewirausahaan itu penting. nilai masyarakat. .Namun ternyata terdapat pertentangan antara klaim NPM terhadap kondisi yang ada di sektor publik.   Mengutamakan warganegara di atas kewirausahaan. mengutamakan ketaatan pada konstitusi hukum. memandang public sebagai warga Negara yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama. dan kepentingan warga Negara. dan pencarian keuntungan. biaya yang efektif. tetapi warga negara berada di atas segala-galanya. pertanggungjawaban merupakan proses yang sulit dan terukur sehingga harus dilakukan dengan metode yang tepat. peradilan. nilai politik. Negara tidak boleh melempar tanggung-jawabnya kepada pihak lain dalam memenuhi kepentingan publik. Berpikir strategis dan bertindak demokratis. Public juga menjadi sangat didominasi oleh kepentingan pribadi sehingga prinsip seperti Public spirit. kepentingan publik seringkali berbeda dan kompleks. public service menjadi terabaikan. produktivitas. keterwakilan dan partisipasi karena menganggap masyarakat hanya sebagai konsumen semata sehingga mengakibatkan masyarakat seolah dijauhkan dari haknya untuk berpartisipasi dalam pemerintahan dan digantikan dengan nilai-nilai pasar seperti efisiensi. melalui pajak yang mereka bayarkan maka warga negara adalah pemilik sah (legitimate) negara bukan pelanggan. Pendekatan New Public Service (NPS) Paradigma ini menekankan pada teori tentang demokrasi kewarganegaraan yang menganggap perlu adanya partisipasi warga Negara dalam pengambilan kebijakan. standard profesional. pemerintah harus mampu bertindak cepat dan menggunakan pendekatan dialog dalam menyelesaikan persoalan publik. Model Kewirausahawaan seringkali dapat mengurangi esensi dari nilai-nilai demokratis seperti keadilan. Berikut adalah prinsip-prinsip dari New Public Service yang dirumuskan oleh Denhardt dan Denhardt yang memiliki diferensiasi dengan OPA dan NPM :  Melayani masyarakat sebagai warga negara.  Menyadari komplekstitas akuntabilitas. Prinsip pada paradigma ini adalah “government shouldn‟t be run like a business.  Memenuhi kepentingan publik.

Tujuan. fungsi utama pemerintah adalah melayani warga negara bukan mengarahkan. Sedangkan administrasi dalam arti luas yaitu keseluruhan kegiatan lembaga eksekutif dalam rangka mewujudkan tujuan atau kebijakan negara atau pemerintah. Kerjasama. yang masing-masing terikat pada rencana yang sama atau konstribusi untuk mencapai tujuan yang sama. penuhi kebutuhan masyarakat. 10. Sistem penyelenggaraan negara (SPN) adalah sistem penyelenggaraan kehidupan negara bangsa dalam segala aspeknya yang dilaksanakan oleh aparatur negara dan seluruh rakyatnya. Definis Administrasi dibedakan menjadi dua yaitu administrasi secara luas dan administrasi secara sempit.  Melayani bukan mengarahkan. kendaraan. Wujudkan kebijakan negara. dsb). melayani masyarakat. Sedangkan Sistem penyelenggaraan Pemerintahan Negara (SPPN) adalah kesatuan sistem penyelenggaraan pemerintahan (executive . peralatan. Unsur unsur dalam administrasi negara :      Manusia. Sarana. Sistem didefinisikan sebagai suatu kesatuan yang kompleks dibentuk oleh bagian-bagian yang berbeda (diverse). prosedur. kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas meskipun bertentangan dengan nilai-nilai produktivitas. Tugas. program. pecahkan permasalahan. Pejabat kenegaraan atau pemerintahan masyarakat yang dilibatkan. gedung kantor. perabotan. dsb. yakni sistem penyelenggaraan pemerintahan negara. Administrasi negara dalam arti sempit diartikan sebagai keseluruhan kegiatan lembaga negara dalam rangka mewujudkan tujuan atau kebijakan negara atau pemerintah. berupa dana. yaitu kegiatan yang mencakup semua sektor atau bidang. rapat. Mengutamakan kepentingan masyarakat bukan produktivitas. briefing. berbagai mekanisme dan cara (rencana. Sistem Administrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (SANKRI) Sistem administrasi negara kesatuan republik indonesia membahas mengenai administrasi negara sebagai sebuah sistem. Kesatuan Republik Indonesia dibedakan menjadi dua yaitu sistem penyelenggaraan negara (SPN) dan Sistem penyelenggaraan pemerintahan negara (SPPN).

Berikut perbedaan kesisteman antara SPN dan SPPN. Sektor pemerintahan/negara dengan masyarakat. 4. Idiil Pancasila :        Sebagai dasar negara. Landasan bagi penyelenggaraan administrasi negara Indonesia. III/MPR/2000) 2. Sumber hukum dasar negara (Tap. Landasan konstitusi bagi SANKRI. 3. Perpres 7/2005 (RPJM Nasional). Operasional : UU 25/2004 mengenai SISRENBANGNAS (Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional). Komponen aparatur negara dengan masyarakat. 2000. Kebijakan-kebijakan tertulis dan tidak tertulis : . Memajukan Kesejahteraan Umum. Komponen dalam masyarakat. No. Landasan Sistem Administrasi Negara Indonesia 1. segala aspeknya. MPR.     2 Tujuan Melindungi bangsa dan tumpah darah Indonesia. Konstitusional : Amandemen : 1999. Cerdaskan kehidupan bangsa. kehidupan Penyelenggaraan keseluruhan 3 Tugas Penyelenggaraan negara     dan bangsa dalam kekuasaan pemerintahan. 2002. Ikut melaksanakan ketertiban dunia. 2001.power) dengan asas pokok SPPN yang dilaksanakan oleh pemerintah dan segenap aparatur pemerintahan. 4 Kerjasama (antar) Aparatur secara horizontal dan vertikal. 5 Sarana Semua dana dan daya yang tersedia secara nasional (baik milik pemerintah maupun milik masyarakat). No 1 Subsistem Manusia SPN SPPN lembaga Aparatur negara dari seluruh Pejabat rakyat pemerintahan/Eksekutif.

dan memberdayakan masyarakat dalam rangka tercapainya cita-cita nasional yaitu Negara Indonesia yang merdeka. program pemerintah daerah dan provinsi. kekuasaan untuk mengawasi. Kekuasaan ini dipegang oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Pembagian tersebut yaitu sebagai berikut : a. dll. bersatu. Ikut melaksanakan ketertiban dunia. dan menguji undangundang terhadap undang-undang dasar. Memajukan kesejahteraan umum. Setiap pembagian fungsi tersebut diatas akan bekerja sama dengan masyarakat untuk melayani masyarakat. pidato kenegaraan. dan mengubah Undang Undang. Kekuasaan Yudikatif. c. Komisi Yudisial (KY). mengayomi masyarakat. Bukan peraturan perundang-undangan.  Peraturan perundang-undangan “kepastian hukum”. menetapkan. lindungi aparatur negara/masyarakat. Maka terdapat pembagian fungsi diantara alat kelembagaan negara. Kekuasaan Legislatif di pegang oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). . Mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam rangka pelaksanaan tujuan atau tugas negara yaitu:     Melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. Kekuasaan Eksekutif dipegang oleh Presiden. Kekuasaan ini dipegang oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) b. Mahkamah Agung (MA). mengadili. yaitu kekuasaan untuk membuat. Kekuasaan Konstitutif. d. adil dan makmur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful