KESIMPULAN

::
 SIFAT FISIKA dan KIMIA
Dari percobaan yang telah kita lakukan dapat mencoba melakukan experiment.Selain itu kita juga dapat membedakan yang mana sifat kimia dan yang mana sifat fisika. Ada banyak benda di sekeliling kita,baik yang berwujud padat,cair,maupun gas.Kita biasanya mengelompokan benda berdasarkan perbedaan wujudnya.Akan tetapi,kita juga dapat membedakan benda berdasarkan sifat kimia.Kita telah mempelajari berbagai sifat benda,baik di tinjau dari sifat fisika maupun kimia. Tujuan kita melakukan percobaan dan pembelajaran sifat fisika dan kimia adalah untuk membandikan hasil pengamatan perubahan fisika dan perubahan kimia,mengklasifikasikan dan mengkomunikasikan perubahan fisika dan perubahan kimia sehari-hari,mereaksikan dua zat untuk menunjukan perubahan warna dan suhu,dan mengetahui cirri-ciri terjadinya reaksi kimia berdasarkan perubahan warna dan suhu. Dari percobaan tersebut kita dapat mengetahui:

 Sifat Fisika
Sifat fisika adalah segala aspek dari suatu objek atau zat yang dapat diukur atau dipersepsikan tanpa mengubah identitasnya. Sifat fisik dapat berupa sifat intensif atau ekstensif. Sifat intensif tidak tergantung pada ukuran dan jumlah materi pada objek, sedangkan sifat ekstensif bergantung pada hal tersebut. Sebagai tambahan, suatu sifat dapat pula berupa isotropik jika nilainya tidak tergantung arah pengamatan atau anisotropik jika sebaliknya. beberapa sifat fisik zat yang berhubungan dengan dunia pangan di antaranya viskositas dan titik leleh.

 Sifat Kimia
Sifat kimia umumnya merujuk pada sifat suatu materi pada kondisi ambien atau sekitar, yaitu pada suhu kamar, tekanan atmosfer, dan atmosfer beroksigen). Sifat ini terutama timbul padareaksi kimia dan hanya dapat diamati dengan mengubah identitas kimiawi suatu zat. Sifat kimia dapat digunakan untuk menyusun klasifikasi kimia. Sifat kimia biasanya digunakan untuk menyatakan, antara lain:
  

elektronegativitas potensial ionisasi jenis ikatan kimia yang dibentuk, antara lain logam, ion, dan kovalen

Jika suhu materi naik. walaupun wujud zat berubah-ubah. Ciri perubahan kimia adalah zat yang terbentuk tidak dapat dikembalikan ke bentuk zat semula. tekanan. Zat-zat yang bereaksi disebut pereaksi (reaktan). dapat berupa energy kalor. 3. Jika kita tinjau susunan molekulnya. ciri khas perubahan fisika adlah dengan proses balik. satu zat atau lebih diubah menjadi zat baru. misalnya gula dipanaskan dan kertas dibakar. Pada reaksi kimia. akan muncul beberapa peristiwa yang menjadi tanda-tanda bahwa suatu materi sedang mengalami perubahan kimia. Pada saat reaksi kimia berlangsung. ataupun cahaya.  Perubahan Kimia Perubahan kimia adalah perubahan zat yang menyebabkan terjadinya zat jenis baru. medium.  Tanda-tanda perubahan Kimia Perubahan kimia dapat juga disebut reaksi kimia. Terjadi pembentukan endapan. Hal ini terjadi jika zat baru yang terbentuk tidak larut / sukar larut dalam air. Terjadi pembentukan gas. Hal ini biasa terjadi jika zat baru yang terbentuk mempunyai warna yang berbeda dengan warna zat semula. membeku. Zat baru yang dihasilkan disebut hasil reaksi (produk). Hal ini terjadi jika zat baru yang dihasilkan berbentuk gas sehingga menimbulkan gelembung-gelembung gas yang seringkali memiliki bau yang khas. Kondisi yang berpengaruh dalam perubahan kimia antara lain suhu. Jadi. susunan persenyawaan atom-atomnya tetap. Terjadi perubahan suhu. air menjadi menguap (uap air). Tanda-tanda terjadinya reaksi kimia pada suatu materi dapat diketahui dari beberapa hal berikut ini: 1. 4. zat tersebut dapat dikembalikan ke bentuk semula. Dalam perubahan kimia selalu diikuti oleh perubahan energy. misalnya perubahan bentuk zat. 2. . Perubahan Fisika perubahan fisika adalah perubahan zat yang tidak menyebabkan terjadinya perubahan susunan kimia pada zat tersebut. arus listrik dan cahaya. maka benda-benda itu selalu tetap H2O. Pada setiap reaksi kimia berlangsung selalunya disertai dengan penyerapan dan pelepasan energi panas (kalor). Reaksi kimia itu sendiri merupakan contoh yang paling sesuai untuk perubahan kimia. listrik. Misalnya es yang beku menjadi mencair. dan zat semula mengalami susunan kimianya. perubahan panjang dan perubahan volum. Terjadi perubahan warna.

menimbulkan zat baru.tidak menimbulkan zat baru. seringkali terbentuk zat baru sesuai dengan jenis pereaksinya. Perubahan kimia bersifat tetap.maka terjadi reaksi Eksoterm.merupakan perubahan wujud.dan endapan.Sifat ekstrinsik berkaitan dengan sifat yang bergantung pada jumlah. Perubahan fisika bersifat sementara. Sifat kimia berhubungan dengan penampilan dan keadaan fisik dari benda tersebut Sifat fisika di bedakan berdasarkan sifat ekstrinsik dan sifat intstrinsik.    . Sifat kimia berhubungan dengan reaksi kimia.dan ditandai perubahan warna dan suhu serta timbulnya gas. Penjelasan: dari reaksi kimia diatas ada dua zat yang bereaksi yaitu Pb(NO3)2 dan 2KI setelah mengalami reaksi kimia akan menghasilkan PbI2 Secara Ringkas::    Sifat-sifat benda dapat kita tinjau secara fisika dan kimia.dan terjadi perubahan jarak partikel pembentuk zat .sedangkan instrinsik tidak bergantung pada jumlah.menyebabkan perubahan susunan molekul melalui reaksi kimia. Sedangkan jika suhu materi menurun maka terjadi reaksi Endoterm. Dalam reaksi kimia atau perubahan kimia yang memiliki tanda-tanda terjadinya reaksi kimia seperti beberapa point diatas.cepat terurai.misalnya mudah terbakar.dan mudah berkarat. Contoh perubahan materi adalah sebagai berikut: Pb(NO3)2(aq) + 2KI(aq)→ PbI2(s) + 2KNO3(aq).