P. 1
Makalah Pertumbuhan Fisik Remaja

Makalah Pertumbuhan Fisik Remaja

|Views: 700|Likes:
Published by Yuliiaa Rosalina

More info:

Published by: Yuliiaa Rosalina on Dec 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2014

pdf

text

original

makalah pertumbuhan fisik remaja

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertumbuhan pada setiap individu berlangsung terus menerus dan tidak dapat diulang kembali. Setiap individu pasti mengalami suatu tahapan pertumbuhan (masa) dalam hidupnya, salah satunya adalah masa remaja. Masa remaja merupakan masa yang dapat dikatakan masa yang paling indah, karena pada masa ini remaja mulai merasakan hal baru pada dirinya, berkaitan dengan fisik maupun psikisnya. Namun, masa remaja juga merupakan masa yang rentan terhadap perbuatan-perbuatan yang kurang baik. Hal ini dapat diakibatkan karena mereka suka mencoba hal-hal baru yang belum tentu semua itu baik untuk mereka. Pada masa remaja terjadi perubahan-perubahan fisik, baik yang bersifat struktural maupun fungsinya yang berbeda antara remaja laki-laki dan remaja perempuan. Gejala-gejala perubahan fisik remaja muncul ketika anak mulai memasuki masa awal remaja, dimana perubahan tersebut hampir selalu disertai dengan perubahan sikap dan perilaku. Perubahan tersebut merupakan salah satu dampak dari pengalaman yang belum pernah dirasakannya. Hal ini menyebabkan sering terjadinya permasalahan ataupun ketidakseimbangan pada diri remaja. Ketidakseimbangan inilah yang dapat memengaruhi pendidikan. Oleh sebab itu makalah ini disusun untuk mengetahui dampak dari pertumbuhan fisik remaja dan implikasinya terhadap pendidikan. 1.2 Rumusan Masalah 1. Apa yang disebut dengan pertumbuhan fisik remaja? 2. Apa saja bentuk-bentuk perubahan fisik remaja? 3. Apa penyebab adanya perubahan fisik remaja? 4. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan fisik remaja? 5. Apa pengaruh pertumbuhan fisik terhadap tingkah laku remaja? 6. Apa saja upaya pertumbuhan fisik remaja dan implikasinya terhadap pendidikan? 1.3 Tujuan 1) Untuk mengetahui pengertian pertumbuhan fisik remaja. 2) Untuk mengetahui bentuk-bentuk perubahan fisik remaja. 3) Untuk mengetahui penyebab perubahan fisik pada masa remaja. 4) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan fisik remaja.

5) Untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan fisik terhadap tingkah laku remaja. 6) Untuk mengetahui upaya pertumbuhan fisik remaja dan implikasinya terhadap pendidikan. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Pertunbuhan Fisik Remaja “ Pertumbuhan diartikan sebagai suatu penambahan dalam ukuran bentuk, berat atauukuran dimensif tubuh serta bagian-bagiannya” (Mappiare, 1982:43). “Pertumbuuhan pada umumnya terbatas pengertiannya pada perubahan-perubahan struktural dan pisiologis (hal kerja pisik dalam pembentukkan seseorang secara pisikologis dari masih berbentuk konsepsional (awal janin) melelui periode-periode pre-natal (belum lahir) dan post-natal (setelah lahir) sampai pada saat dewasa” (Mappiare, 1982:43). Pertumbuhan fisik remaja merupakan pertumbuhan yang paling pesat. Remaja tidak hanya tumbuh dari segi ukuran (semakin tinggi atau semakin besar), tetapi juga mengalami kemajuan secara fungsional, terutama organ seksual atau “pubertas”. Hal ini ditandai dengan datangnya mensturasi pada perempuan dan pada perempuan dan mimpi basah pada laki-laki. Pertumbuhan berkaitan dengan perubahan fisik secara kuantitatif yang menyangkut peningkatan ukuran dan struktur biologis. Pertumbuhan adalah perubahan secara fisiologis sebagai hasil proses pematangan fungsi dalam perjalanan waktu tertentu (Fatimah, 2010:41). Perubahan ini berkisar hanya pada aspek-aspek individu. Pertumbuhan ini meliputi perubahan yang bersifat internal maupun eksternal. Pertumbuhan internal meliputi perubahan ukuran alat pencernaan, bertambahnya ukuran besar dan berat jantung dan paruparu, bertambah sempurna sistim kelenjar kelamin, dan berbagai jaringan tubuh. Adapun perubahan eksternal meliputi bertambahnya tinggi badan, bertambahnya lingkar tubuh, perbandingan ukuran panjang dan lebar tubuh, ukuran besarnya organ seks, dan munculnya atau tumbuhnya tanda-tanda kelamin sekunder. Secara umum, terjadi pertumbuhan fisik yang sangat pesat dalam masa remaja awal (12/13-17/18 tahun). Dalam jangka tiga atau empat tahun anak bertumbuh hingga tingginya hamir menyamai tinggi orang tuanya. Pertumbuhan anggota-anggota badan dan otot sering berjalan tidak seimbang. Bagi wanita mulai menunjukkan mekar-tubuh yang membedakan dengan tubuh kanak-kanak. Dalam hal kecepatan pertumbuhan, terutama nampak jelas pada usia 12-14 tahun; dimana remaja putri bertumbuh demikian cepat meninggalkan pertumbuhan remaja pria.

Perubahan ukuran tubuh Irama pertumbuhan fisik berubah menjadi cepat sekitar dua tahun sebelum anak mencapai taraf kematangan alat kelaminnya. Perubahan proporsi tubuh Ciri tubuh yang kurang proporsional pada masa remaja ini tidak sama untuk seluruh tubuh. Selama empat tahun. serta perubahan jaringan kulit menjadi lebih lebih kasar dan pori-pori membesar. Anak laki-laki akan mencapai bentuk tubuh orang dewasa pada usia 19 sampai 20 tahun. Ciri kelamin kedua pada anak laki-laki adalah tumbuh kumis dan jenggot. timbul bulu dada dan bulu di sekitar alat kelamin. Ciri kelamin kedua Ciri kelamin kedua pada anak perempuan adalah membesarnya buah dada dan mencuatnya putting susu. b. pertumbuhan tinggi badan anak akan bertambah 25% dan berat tubuhnya hampir mencapai dua kali lipat. tetapi dalam tempo yang sedikit lebih lamban. anak akan bertambah tinggi 10 samapai 15 cm dan bertambah berat 5 sampai 10 kg.2. Ada pula bagian tubuh yang semakin proporsional. sedangkan anak perempuan pada usia 18 tahun.2 Bentuk-bentuk Perubahan Fisik Remaja Adapun perubahan-perubahan fisik yang penting dan terjadi pada masa remaja adalah sebagai berikut: a. Perubahan ini terjadi. yaitu pada saat pertama kali mengalami menstrurasi atau haid. Proporsi yang tidak seimbang ini akan berlangsung terus sampai seluruh masa puber dilalui sepenuhnya. Ciri ini pula yang sering menjadi daya tarik antar jenis kelamin. pinggul lebih lebar dariipada lebar bahu. Pada anak perempuan. pertumbuhan tubuh masih terus terjadi. bahu melebar lebih besar daripada pinggul. tumbuh rambut disekitar alat kelamin. c. nada suara membesar. Ciri kelamin yang utama Pada masa kanak-kanak. baik di dalam maupun bagian luar tubuh anak. Bagian lain dari alat perkembangbiakan pada anak perempuan saat ini masih belum mampu untuk mampu untuk mengandung. Masa interval ini disebut sebagai “saat steril” masa remaja. dan suara bertambah nyaring. sehingga proporsi tubuhnya mulai tampak seimbang menjadi proporsi orng dewasa . tumbuh rambut di ketiak. alat kelamin yang utama belum berkembang secara sempurna. indung telurnya mulai berfungsi pada usia 13 tahun. alat kelamin mulai berfungsi. Setahun sebelum pematangan ini. yaitu pada saat ia berumur 14 tahun ketika pertama kali anak laki-laki mengalami “mimpi basah”. Memasuki masa remaja. d. Pertumbuhan . Ciri-ciri kelamin kedua inilah yang membedakan bentuk fisik anak laki-laki dan perempuan.

Tumbuh bulu-bulu pada ketiak. Terjadi pertumbuhan payudara. kedua hormon ini sudah mulai diproduksi dan pada saat remaja semakin banyak dihasilkan. l. 2. Tumbuh bulu-bulu berwarna gelap pada kemaluan. Bulu kemaluan menjadi keriting. c. Tumbuh bulu yang halus berwarna gelap di tangan dan kakinya. Terjadi pertumbuhan tulang-tulang (badan menjadi tinggi. Mengalami ejakulasi (keluarnya air mani). i. f. e. j. g. h. Terjadi awal perubahan nada suara. e. Terjadi akhir perubahan suara.tersebut berjalan seiring dengan perkembangan ciri kelamin yang utama dan keduanya akan mencapai taraf kematangan pada tahun pertama atau tahun kedua masa remaja.3 Penyebab Perubahan Fisik pada Remaja. d. Tumbuh rambut-rambut halus di wajah (kumis. Testis (buah pelir) membesar. anggota badan menjadi panjang). Tumbul bulu di dada dan kaki. Kelenjar pituitari yang terletak di dasar otak mengeluarkan dua macam hormon yang erat hubungannya dengan perubahan masa remaja. Seluruh proses . k. b. Tumbuh bulu ketiak. Mencapai pertumbuhan ketinggian badan yang maksimal setiap tahunnya. 2) Urutan perubahan fisik pada anak laki-laki a. d. Kedua hormon itu adalah hormon pertumbuhan yang menyebabkan terjadinya perubahan ukuran tubuh dan hormon gonadotropik atau sering disebut hormon yang merangsang gonad agar mulai aktif bekerja. g. Penyebab perubahan fisik pada remaja adalah adanya dua kelenjar yang menjadi aktif bekerja dalam sistim endoktrin. Tidak berapa lama sebelum saat remaja dimulai. Terjadi haid. b. Bulu kemaluan menjadi keriting. jambang. Terjadi pertumbuhan tulang-tulang. misalnya a. Pertumbuhan tinggi badan mencapai tingkat yang maksimal setiap tahunnya. 2010:48) adalah sebagai berikut: 1) Urutan perubahan fisik pada anak perempuan. dan jenggot). f. c. Rambut-rambut di wajah bertambah tebal dan gelap. Adapun urutan perubahan fisik menurut Sarlito Wiraman (dalam Fatimah.

sehingga menghambat atau mempercepat potensi untuk pertumbuhan di masa remaja. Faktor lingkungan akan membantu menentukan tercapai tidaknya perwujudan potensi keturunan yang dibawa anak. bila terjadi gangguan dalam keseimbangan ini. Lingkungan dapat memberikan pengaruh bagi remaja sedemikian rupa. seluruh tubuh mengalami perubahan struktur tubuh maupun fungsinya. Bila terjadi hal demikian. c) Gangguan emosional Anak yang sering mengalami gangguan emosional akan mengalami terbentuknyasteroid adrenal yang berlebihan. seorang anak dapat lebih tinggi atau panjang daripada anak lainnya. hormon gonad akan menghentikan aktifitas hormon pertumbuhan. Kelenjar ini diaktifkan oleh rangsangan yang dilakukan kelenjar hypotalamus. lingkungan lebih banyak pengaruhnya terhadap berat tubuh daripada tinggi tubuh. Keseimbangan yang tepat antara kelenjar pituari dan gonad akan menimbulkan perkembangan fisik yang tepat pula. Karena faktor keturunan. sehingga waktu kejadiannya dapat diperkirakan sebelumnya. Selama masa remaja.ini dikendalikan oleh perubahan yang terjadi dalam kelenjar endoktrin. jika ayah dan ibu atau kakeknya tinggi dan panjang. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan fisik remaja adalah sebagai berikut: a) Pengaruh keluarga Pengaruh keluarga meliputi faktor keturunan maupun faktor lingkungan. dan ini akan membawa akibat berkurangnya pembentukan hormon pertumbuhan di kelenjar pituitari. yaitu kelenjar yang dikenal sebagai kelenjar untuk merangsang pertumbuhan pada saat remaja dan terletak di otak. pertunbuhan fisik akan terhenti. Segera setelah tercapai kematangan alat kelamin. 2. b) Pengaruh gizi Anak-anak yang memperoleh gizi yang cukup biasanya akan lebih tinggi tubuhnya dan sedikit lebih cepat mencapai masa remaja dibanding dengan mereka yang memperoleh gizi buruk. Pada setiap tahapan usia. hampir semua perubahan bagian tubuh mengikuti irama yang tetap.4 Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Fisik Remaja. pertumbuhan awal remajanya akan terhambat dan tidak tercapai berat tubuh yang seharusnya. Meskipun kelenjar gonad atau kelenjar kelamin sudah ada dan aktif sejak dilahirkan. . Dalam kenyataannya. Dengan demikian. kelenjar ini seolah-olah tidur dan baru aktif setelah diaktifkan oleh hormon gonadotropikdari kelenjar pituitari pada saat si anak memasuki tahap remaja. Sebaliknya. akan timbul penyimpangan pertumbuhan. Perubahan tersebut tampak jelas pada bagian pertama masa remaja.

5 Pengaruh Pertumbuhan Fisik terhadapTingkah Laku Remaja. Dalam masa remaja. Misalnya. sehingga dapat mengganggu keseimbangan yang sebelumnya sudah terbentuk. Perubahan fisik selalu disertai oleh perubahan sikap dan perilaku. cenderung lebih kecil daripada anak yang berasal dari keluarga yang status sosial ekonominya tinggi. Sebaliknya.d) Jenis kelamin Anak laki-laki cenderung lebih tinggi dan lebih berat daripada anak perempuan. Pertumbuhan badan yang mencolok misalnya. Demikian pula dalam menghadapi haid dan “mimpi” yang pertama. Anak-anak remaja itu perlu mengadakan penyesuaian tingkah laku dan dukungan dari pihak lain orang tua. Oleh karena itu masa ini sering dinamakan . e) Status sosial ekonomi Anak-anak yang berasal dari keluarga dengan status ekonomi rendah. ektomorf. atau pembesaran payudara yang terlalu cepat akan membuat remaja merasa malu atau kurang percaya diri. f) Kesehatan Anak-anak sehat dan jarang sakit biasanya akan memiliki tubuh yang lebih berat daripada anak yang sakit-sakitan. Anak perempuan biasanya akan sedikit lebih tinggi dan lebih berat daripada anak laki-laki. kecuali pada usia antara 12 dan 15 tahun. perubahan yang terjadi sangat mencolok. anak yang bentuk tubuhnya mesomorf akan lebih besar daripada yang endomorf atau eksomorf. 2. Terjadi perbedaan berat dan tinggi tubuh ini karena bentuk tulang dan otot pada anak laki-laki memang berbeda dari anak perempuan. Kurangnya perawatan kesehatan akan menyebabkan anak mudah terserang penyakit. g) Pengaruh bentuk tubuh Bentuk tubuh mesamorf. Perilaku mereka mendadak semakin sulit diduga dan sering agak melawan nilai dan norma sosial yang berlaku. Keadaan ini sering menjadi sedikit parah karena perbedaan sikap orang-orang di sekelilingnya dan sikapnya sendiri dalam menanggapi perubahan fisik tersebut. Cara makan yang salah dalam arti makan tanpa memerhatikan keseimbangan gizi dan vitamin juga dapat menyebabkan tubuh menjadi sakit. keluarga miskin tidak akan dapat memenuhi sembilan kebutuhan primernya secara memadai. Perubahan-perubahan fisik itu menyebabkan kecanggungan bagi para remaja karena ia harus menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya. Keluarga yang kaya akan dapat memenuhi kebutuhan primer anak-anaknya. atau endomorf akan memengaruhi besar kecilnya tubuh anak. karena memang mereka lebih gemuk dan berat.

menentang otorita orang tua dan guru. Meskipun pengaruh pubertas terhadap remaja berbeda-beda. sangat kritis terhadap orang lain. dan sebagainya karena tubuhnya bertambah besar dan panjang. sakit kepala. Misalnya.sebagai masa negatif atau masa pancaroba. sakit punggung. Pada saat seorang mencapai remaja. Anak-anak yang cepat dan lebih awal tumbuh sering merasa khawatir bahwa pada masa dewasanya nanti. sangat pemalu. cara mereka melampiaskan gangguan ketidakseimbangan itu hampir sama. dalam pikirannya telah terbentuk konsep mengenai wajar-tidaknya kehidupan kelamin dalam penampilan seseorang. Gangguan ini lebih banyak menghinggapi anak perempuan daripada anak laki-laki. anak-anak remaja ini secara fisik sering merasa sangat tidak nyaman. Anak-anak remaja terlalu memerhatikan keadaan tubuhnya yang sedang mengalami proses perubahan. dan sangat tampak bahwa dirinya tertekan dan tidak bahagia. komik. perbedaan dalam hal kecepatan pertumbuhan dapat menimbulkan kekhawatiran dalam dirinya. Beberapa bentuk pelampiasan yang dapat terlihat adalah ia menjadi mudah tersinggung. kemudian dirinya berebeda dari mereka maka akan muncul pikiran tentang normal tidaknya dirinya. Tanggapan atas perubahan dirinya itu dapat digolongkan menjadi dua. tidak suka melakukan tugas di rumah ataupun di sekolah. gelisah. mengalami gangguan pencernaan. yaitu mereka yang terlalu memerhatikan normal atau tidak dirinya dan mereka yang terlalu memikirkan tepat atau tidaknya kehidupan kelaminnya. sering mengeluh. atau kurang berminat dalam kegiatan sebayanya. Jika mereka memerhatikan teman sebayanya. Apabila tertinggal dari teman sebayanya dalam hal minat dan kegiatan lain. mereka lalu khawatir apakah mereka akan menjadi dewasa. Karena sedang terjadi perubahan beberapa kelenjar pertumbuhan yang menyebabkan terjadinya perubahan dalam bentuk ukuran tubuhnya. ada kecenderungan menarik diri dari keluarga atau teman. sedangkan anak yang mulai tumbuh pendek sampai dewasa akan an kehidupan merasa khawatir pertumbuhan dan kehidupan kelaminnya tidak akan berkembang secara normal. mendambakan kemandirian. Terlalu memerhatikan keadaan kehidupan kelaminnya juga merupakan hal yang biasa terjadi dalam tahap ini. Pada saat irama pertumbuhan sedikit lambat dan perubahan tubuhnya telah sempurna maka akan terjadi keseimbangan kembali. Bila . Konsep ini terbentuk melalui pengalaman si anak sehari-hari misalnya dari televisi. lebih senang menyendiri. atau dari orang-orang disekelilingnya yang dikagumi. buku cerita. tubuhnya akan terlalu besar dan tinggi. nafsu makan berkurang.

Keadaan ini sering menimbulkan pengaruh buruk pada anak perempuan yang termasuk lambat dalam kematangan kelaminnya. minat. dan kekuatan tubuh yang jauh melebihi teman sebayanya bagi anak laki-laki akan dapat meningkatkan citra dirinya di depan teman sebayanya dari kedua jenis kelamin. Bagi anak laki-laki yang mengalami perkembangan kelamin lebih awal. Sayangngnya. Hilangnya kepercayaan diri g. Inkoordinasi d. proses pembelajaran dapat diselenggarakan sedemikian rupa sehingga dapat membantu percepatan pertumbuhan fisik subjek didik. Terlalu sederhana 2. bila kematangan kelamin ini terlalu cepat terjadi pada anak gadis.mereka berpendapat bahwa dirinya tidak wajar. Perkembangan kehidupan kelamin yang tidak wajar ini akan menimbulkan pengaruh pada anak laki-laki dan juga pada anak perempuan. dan sering diabaikan. Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa ciri kepribadian dan sikap tertentu yang sudah terbentuk ini biasanya sulit dihilangkan. Sebaliknya. . bahkan dalam beberapa kasus tampak semakin parah. sedangkan bagi anak perempuan tidak sedemikian halnya. ia akan kehilangan kesempatan untuk menaikkan citra dirinya. konsep yang telah terbentuk ini sukar sekali dihilangkan. berat. Pengaruh ketidaknyamanan pada masa remaja yang paling menetap adalah dalam hal penyimpangan kematangan kelaminnya. dan kepribadiannya. ia akan memperoleh sebutan atau label yang tidak menyenangkan. secara sosial lebih menguntungkan. Ingin menyendiri b. Salah satu dari beberapa konsekuensi masa remaja yang paling penting adalah pengaruh jangka panjangnya terhadap sikap. tetapi dapat berlanjut lebih lama lagi. merasa kurang dihargai.6 Upaya Pertumbuhan Fisik Remaja dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Dalam batas-batas tertentu. Bosan c. perilaku sosial. Dalam proses pembelajaran itu dapat diupayakan berbagai stimulus secara sistematis. Antagonis sosial e. bahkan mungkin dapat menetap seumur hidupnya. yaitu: a. Tinggi. bahkan pengaruh itu tidak hanya terjadi di masa remaja. Hurlock (1992) mengemukakan perubahan yang terjadi. antara lain: a) Menjaga kesehatan badan. Emosi yang meninggi f.

b) Waktu istirahat Istirahat sangat dibutuhkan untuk menghilangkan rasa lelah dan mengumpulkan tenaga baru. istirahat yang cukup sangat diperlukan. b) Memberi makanan yang baik. begadang. dan sebagainya. Pengembangan kegiatan pramuka. pramuka. Oleh karena itu. biasanya kegiatan yang bernilai negatif tersebut seperti ngebut. Namun. Remaja yang banyak perhatiannya terhadap kehidupan kolektif. dan pembiasaan hidup bersih perlu diprogram sebagai kegiatan ko-kurikuler dan ekstrakurikuler di sekolah menengah. bila ternyata masih juga terkena penyakit. perilakunya akan banyak dipengaruhi oleh perilaku kelompoknya. penyelenggaraan senam kesegaran jasmani. sehat. Baik buruknya makanan akan menentukan pula pertumbuhan anak. c) Diadakannya jam olahraga bagi siswa Pelajaran olahraga sangat penting bagi pertumbuhan fisik anak karena dengan olahraga yang dijadwalkan secara teratur oleh sekolah berarti pertumbuhan fisik anak akan memperoleh stimulasi secara teratur pula. Namun kadang kala remaja juga dapat terjerumus dalam suatu kelompok yang membuat mereka menjadi remaja yang tidak baik menurut pandangan keluarga maupun masyarakat. dan tidak tercemar oleh kotoran atau penyakit. Kegiatan tersebut dapat memupuk pertumbuhan fisik remaja. miras. Kelompok remaja dapat terbentuk di sekolah seperti kelompok tim olahraga. Sebab kesehatan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik. Implikasinya bagi pendidikan adalah perlunya memperhatikan faktor berikut: a) Menyediakan sarana dan prasarana Faktor sarana dan prasarana ini jangan sampai menimbulkan gangguan kesehatan pada anak. dan olahraga secara teratur akan dapat membantu menjaga kesehatan pertumbuhan tubuh. Permasalahan dalam pertumbuhan fisik sering disebabkan karena perasaan dan pikiran mengenai fisiknya. bersih. Misalnya ruangan kelas. segar. haruslah segara diupayakan agar lekas sembuh. pengembangan program kelompok remaja ke arah kegiatan yang bernilai positif oleh para guru di sekolah merupakan upaya positif untuk membantu para remaja dalam pertumbuhan fisik mereka. tempat duduk dan meja. Makanan yang baik ialah makanan yang banyak mengandung gizi. tim kesenian. Pembentukan kelompok atas bimbingan guru merupakan kegiatan yang dapat membentuk mereka untuk belajar secara bertanggung . dan sebagainya. dan semacamnya yang mengganggu kesehatannya.Kebiasaan hidup sehat.

terutama organ seksual atau “pubertas”. status sosial ekonomi. baik guru maupun orang tua perlu membantu remaja agar memahami keadaan fisik dan perubahan-perubahan yang dialami remaja. inkoordinasi. Implikasinya bagi pendidikan adalah perlunya menyediakan sarana dan prasarana. Selain itu . jenis kelamin. Di samping itu. ciri kelamin kedua. tetapi juga mengalami kemajuan secara fungsional. perubahan ukuran tubuh. Perubahan-perubahan yang terjadi pada masa remaja sering memengaruhi sikap dan perilaku remaja itu sendiri. bosan. baik di sekolah maupun di rumah. dan seni dapat memupuk pertumbuhan fisik remaja. gangguan emosional. Adapun perubahan-perubahan fisik yang penting dan terjadi pada masa remajameliputi. hilangnya kepercayaan diri. 3.1 Kesimpulan Pertumbuhan fisik remaja merupakan pertumbuhan yang paling pesat. sesungguhnya mereka telah membentuk remaja untuk belajar teratur dan bertanggung jawab. Remaja tidak hanya tumbuh dari segi ukuran (semakin tinggi atau semakin besar). ciri kelamin utama. Upaya untuk pertumbuhan remaja meliputi memberi makanan yang baik dan menjaga kesehatan badan. waktu istirahat. dan terlalu sederhana. Penyebab perubahan fisik pada remaja adalah adanya dua kelenjar yang menjadi aktif bekerja dalam sistim endoktrin. serta pembentukan kelompok belajar. BAB III PENUTUP 3. perubahan proporsi tubuh. Yaitu kelenjar pituitari yang terletak di dasar otak mengeluarkan dua macam hormon yang erat hubungannya dengan perubahan masa remaja. pramuka. seperti memberikan pengarahan kepada mereka berkaitan dengan pertumbuhan yang dialaminya. pengaruh bentuk tubuh. diharapkan adanya sarana dan prasarana yang mendukung.2 Saran Dalam upaya untuk membantu percepatan pertumbuhan fisik remaja. dan diadakannya jam olahraga bagi siswa. Kedua hormon itu adalah hormon pertumbuhan yang menyebabkan terjadinya perubahan ukuran tubuh dan hormon gonadotropik atau sering disebut hormon yang merangsang gonad agar mulai aktif bekerja. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan fisik remaja adalah pengaruh keluarga.jawab. dan lingkungan. seperti ingin menyendiri. Kegiatan bernilai posotif seperti olah raga. pengaruh gizi. Maka pada saat pembentukan kelompok belajar atas bimbingan guru dan atau orang tua. emosi yang meninggi. kesehatan. antagonis sosial.

E. Andi. 2006.blogspot. B. Enung. DAFTAR PUSTAKA Fatimah. Psikologi Perkembangan.diperlukan pengawasan yang lebih terhadap seorang remaja agar tidak terjadi penyimpangan perilaku pada mereka dan perlunya pengarahan tentang pertumbuhan remaja dari orang tua dan pihak sekolah. (online). Psikologi Perkembangan (Perkembangan Peserta Didik).com/2010/04/pertumbuhan-fisik-dan-kesehatanremaja. Mappiare . Psikologi Remaja.html . Pertumbuhan fisik dan kesehatan remaja. 1982. 1990. Hurlock. Alih Bahasa Isawidayanti dan Soedjarwo. diakses pada tanggal 14 November 2010 pukul 11:14. (online).http://okbip.scribd. 2010. _________. . Pertumbuhan Fisik Remaja. _______. Jakarta: Erlangga. Pustaka Setia. Bandung: C. Surabaya: Usaha Nasional.com/doc/28552879/PERTUMBUHAN-FISIK-REMAJA.http://www. diakses pada tanggal 12 November 2010 pukul 11:11. _________.V.

Bandung. pada masa remaja pula mulai pembentukan hormon-hormon seksual sudah mulai terbentuk sehingga perilaku atau tingkah lakunya banyak dipengaruhi oleh hormon tersebut.Makalah Perkembangan Fisik dan Intelektual Remaja KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Latar Belakang Masalah Perkembangan individu berlangsung secara terus menerus dan tidak dapat diulang kembali. Pada fase puber atau masa permulaan remaja adalah suatu masa saat perkembangan fisik dan intelektual berkembang sangat cepat. Kami menyadari bahwa dalam makalah ini masih terdapat kekurangan. Makalah ini kami sampaikan kepada dosen mata kuliah Perkembangan Peserta Didik sebagai salah satu tugas mata kuliah tersebut. Fase remaja merupakan masa perkembangan individu yang sangat penting. Selawat serta salam semoga dilimphakan kepada Rasulullah SAW. Maret 2009 Penulis BAB I PENDAHULUAN A. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang telah berjasa menganugerahkan ilmu kepada penulis. pertengahan masa remaja adalah masa yang lebih stabil untuk menyesuaikan diri dan berinteraksi dengan perubahan permulaan remaja. apabila tidak disertai dengan upaya . Pada masa remaja ditandai pula dengan perkembangan kemampuan intelektual yang pesat Masa remaja yang ditandai dengan adanya berbagai perubahan tersebut. mungkin saja dapat menimbulkan problema tertentu bagi remaja. Penulis bersyukur kepada Illahi Rabbi yang telah memberikan hidayah serta taufik-Nya kepada penulis sehingga makalah yang berjudul Perkembangan Fisik dan Intelektual Remaja dapat terselesaikan. Oleh karena itu. Masa remaja ditandai dengan adanya berbagai perubahan. baik secara fisik maupun intelektual. Conger berpendapat bahwa masa remaja merupakan masa yang amat kritis yang mungkin dapat dikatakan the best of time and the worst of time. Perkembangan fisik remaja mulai nampak terutama pada bagian organ-organ seksualnya secara fisik. Harold Alberty (1957) mengemukakan bahwa masa remaja merupakan suatu periode dalam perkembangan yang dijalani seseorang terbentang sejak berakhirnya masa kanakkanak sampai dengan awal masa dewasa. penulis mengharapkan saran dan kritik konstruktif demi kesempurnaan makalah kami selanjutnya.

B. Faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan fisik dan intelektual remaja ? 4. maka permasalahan “Perkembangan Fisik dan Intelaktual Remaja” dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. ada yang menggunakan istilah puberty (Inggris). Masalahnya adalah karena Indonesia terdiri dari berbagi suku. Usia 11 tahun dianggap oleh masyarakat Indonesia sebagai masa akil balig. Apa definisi remaja ? 2. maupun pendidikan.pemahaman diri dan pengarahan diri secara tepat. Apa relevansinya perkembangan fisik dan intelektual remaja ? BAB II PEMBAHASAN A. Definisi Remaja Dalam berbagai buku psikologi terdapat perbedaan pendapat tentang remaja. tidak ada profile remaja di Indonesia yang seragam dan berlaku secara nasional. Usia 11-24 tahun adalah usia dimana pada umumnya tanda-tanda seksual sekunder mulai tampak. namun pada intinya mempunyai pengertian yang hampir sama. 2. Menurut Sartilo (1991). pubertasi (Latin). Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah diatas. baik . Ada pula yang menyebutkan istilah adulescento (Latin) yaitu masa muda. Agar dapat memberikan bimbingan kepada remaja hendaknya mengetahui perkembangan fisik dan intelektual remaja. bahkan dapat menjurus pada berbagai tindakan kenakalan remaja hingga kriminal. Istilah pubercense yang berasal dari kat pubis yang dimaksud pubishair adalah mulai tumbuhnya rambut disekitar kemaluan. Istilah yang digunakan di Indonesia para ahli psikologi juga bermacam-macam pendapat tentang definisi remaja. Batasan usia 11-24 tahun tersebut didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut : 1. adat dan tingkat sosial-ekonomi. puberteit (Belanda). yang berarti kedewasaan yang dilandasi sifat dan tanda-tanda kelaki-lakian dan keperempuanan. Istilah yang digunakan untuk menyebutkan masa peralihan masa kanak-kanak dengan dewasa. Bagaimana tahapan-tahapan perkembangan fisik dan intelektual remaja ? 3. (kriteria fisik). Maka bimbingan terhadap anak pada usia remaja sangatlah dibutuhkan agar mereka dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkatan perkembangannya. Sebagai pedoman umum remaja di Indonesia dapat digunakan batasan usia 11-24 tahun dan belum menikah. Disini dapat diajukan batasan remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak dengan dewasa yang mengalami perkembangan semua aspek/fungsi untuk memasuki masa dewasa.

Berikut adalah perkembangan pada tahap remaja. Tahapan-Tahapan Perkembangan Fisik dan Intelektual Remaja Dalam perkembangan terjadi penahapan yang terbagi-bagi ke dalam masa-masa perkembangan.menurut adat maupun agama. B. karena arti perkawinan masih sangat penting di masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Individu berkembang dari saat pertama kali ia menunjukkan tanda-tanda seksual sekundernya sampai saat ia mencapai kematangan seksual. Pada usia tersebut mulai ada tanda-tanda penyempurnaan perkembangan jiwa seperti tercapai identitas (ego idenmtity). yaitu untuk memberikan peluang bagi mereka sampai pada usia tersebut masih menggantungkan diri pada orang lain. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sendiri menetapkan usia 15-24 tahun sebagai usia pemuda (youth) dalam rangka keputusan mereka untuk menetapkan tahun 1985 sebagai Tahun Pemuda Internasional. 3. (kriteria sosial). Status perkawinan sangat menentukan. namun batasan itu juga berlaku pad remaja pria. 1. Remaja menurut WHO adalah suatu masa pertumbuhan dan perkembangan dimana : 1. Pada setiap masa perkembangan terdapat ciri-ciri yang berbeda antara ciriciri yang ada pada suatu masa perkembangan dengan ciri-ciri yang ada pada masa perkembangan yang lain. Individu mengalami perkembangan psikologi dan pola identifikasi dari kanak menjadi dewasa. belum mempunyai hak-hak penuh sebagai orang dewasa. Batas usia 24 tahun merupakan batas maksimal. Di Indonesia. batasan remaja yang mendekati batasan PBB tentang pemuda adalah kurun usia 14-24 tahun yang dikemukakan dan digunakan dalam Sensus Penduuduk 1980. tercapainya fase genital dari perkembangan kognitif maupun moral. terjadi peralihan dari ketergantungan sosial-ekonomi yang penuh kepada keadaan yang relatif lebih mandiri. Sedangkan WHO memberikan batasan usia remaja 19-20 tahun. 5. sehingga mereka tidak diperlakukan sebagai anak-anak. (secara tradisi). Seorang sudah menikah di usia berapapun dianggap dan diperlakukan sebagi orang dewasa. dan WHO membagi kurun usia dalam dua bagian yaitu remaja awal 10-14 tahun dan remaja akhir 15-20 tahun. 2. 4. WHO menyatakan walaupun definisi remaja utamanya didasarkan pada usia kesuburan (fertilas) wanita. 3. Tahapan Perubahan Fisik Remaja Pertumbuhan fisik adalah perubahan-perubahan fisik yang terjadi dan merupakan gejala .

tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Perubahan tersebut . Mereka juga terdorong untuk menggunakan kekuatan yang diperoleh dan selanjutnya merupakan bantuan untuk mengatasi kecanggungan yang timbul kemudian. anak laki-laki pada umumnya menunjukkan kekuatan yang terbesar pada usia 14 tahun. c. 2. b. Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap . Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Tinggi Badan Perubahan tinggi badan remaja dipengaruhi asupan makanan yang diberikan. Ciri-ciri Seks Sekunder Ciri-ciri seks sekunder yang utama. Dengan berkurangnya perubahan fisik kecanggungan pada masa puber dan awal masa remaja pada umumnya menghilang. Berat Badan Perubahan berat badan mengikuti jadwal yang sama dengan pertumbuhan tinggi badan. Ciri sekunder antara lain ditandai dengan tum. perkembangannya matang pada waktu akhir masa remaja. d. karena remaja yang lebih besar sudah mempunyai waktu tertentu untuk mengawasi tubuhnya yang bertambah besar. e. pada anak yang diberikan imunisasi pada masa bayi cenderung lebih tinggi dari pada anak yang tidak mendapatkan imunisasi karena lebih sering menderita sakit sehingga pertumbuhannya terhambat. Karena kekuatan mengikuti pertumbuhan otot. Organ Seks Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. mencapai perbandingan tubuh yang baik.buhnya kumis dan jakun pada lakilaki.primer dalam pertumbuhan remaja. 1). Perubahan tersebut ialah : a. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. pertumbuhan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian tubuh yang hanya mengandung atau bahkan tidak mengandung lemak. dan membesarnya payudara pada perempuan. Perubahan Internal Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. sedamngkan anak perempuan menunjukkan kemajuan pada usia ini dan kemudian ditinggalkan karena perubahan minat lebih dari pada kurangnya kemampuan. Proporsi Tubuh Bebagai anggota tubuh lambat laun.

pada usia tujuh belas atau delapan belas. otot-otot perut dan diding usus menjadi lebih tebal dan kuat. 3. Kecakapan. e. Suatu rumpun nama untuk proses kognitif. terutama kecakapan yang tinggi untuk berpikir Menurut kamus Webster New World Dictionary of the American Language. Tahapan Perkembangan Intelektual Remaja Menurut Englis & Englis dalam bukunya “A Comprehensive Dictionary of Psychological and Psychoanalitical Terms”. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. istilah intellect berarti antara lain : 1. usus bertambah panjang dan bertambah besar. istilah intellect berarti : 1. Pikiran atau intellegence . Sistem peredaran darah Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Jaringan selain tulang. terutama untuk aktivitas yang berkenaan dengan berpikir 3.adalah : a. Kekuatan mental di mana manusia dapat berpikir 2. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Jaringan tubuh Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. dan sebagainya 2. Sistem pencernaan Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. khususnya bagi perkembangan otot. beratnya dua belas kali lebih berat pada waktu lahir. Kecakapan untuk berpikir. c. d. Sistem endokrin Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketiodak seimbangan sementara dari seluruh sistem endokrin pada masa awal puber. b. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa. anak laki-laki mencapai tingkat kematangan baru pada beberapa tahun kemudian. perbedaan-perbedaan. mengamati atau mengerti . sangat intellegence 3. kecakapan untuk mengamati hubungan-hubungan. Sistem pernafasan Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Kecakapan mental yang besar.

Menurut pandangannya. mulai berpikir pada hal-hal yang bersifat abstrak. Pada tahap remaja. Namun ada salah satu bagian perkembangan intelktual yang belum sepenuhnya ditinggalkan oleh remaj adalah kecenderungan cara berpikir egosentrisme. Personal fabel biasanya berisi keyakinan bahwa diri seseorang adalah unik dan memiliki karakteristik khusus yang hebat. Keluarga Meliputi faktor keturunan maupun faktor lingkungan. . Seorang remaja mampu menemukan alternatif jawaban atau penjelasan tentang suatu hal. individu dihadapkan pada temuan. remaja sudah mulai mampu berspekulasi tentang sesuatu. yaitu interaksi dari struktur otak yang telah sempurna dan lingkungan sosial yang semakin luas untuk eksperimentasi memungkinkan remaja untuk berpikir abstrak. C. dimana mereka sudah mulai membayangkan suatu yang diinginkan di masa depan. Pada tahap ini. Piaget menyebut tahap perkembangan kognitif ini sebagai tahap operasi formal. seorang remaja termotivasi untuk memahami dunia karena adaptasi secara biologis mereka. dan kemampuan mengolah informasi dari lingkungan sudah semakin berkembang. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan fisik a. perkembangan cara berpikir yang bersifat rasional. Penjajakan pilihan-pilihan alternatif terhadap peran karir merupakan hal yang penting. dimana informasi yang didapatkan tidak langsung diterima begitu saja kedalam skema kognitif mereka. pada masa selanjutnya. Kapsitas menggunakan hipotesis 2. siapa mereka?. remaja secara aktif membangun dunia kognitif mereka. Pada tahap ini juga mereka memiliki kemampuan mengkoordinasikan baik secara serentak atau berurutan 2 ragam kemampuan kognitif. Kapasitas menggunakan prinsip-prinsip abstrak. yang diyakini benar tanpa menyadari sudut pandang orang lain dan fakta sebenarnya. sistematik dan eksploratif mulai berkembang pada tahap remaja awal. Kemudian Piaget mengemukakan bahwa pada masa remaja terjadi kognitif. Dengan mencapai tahap operasi formal remaja dapat berpikir dengan fleksibel dan kompleks. Kecenderungan berpikir mereka mulai terarah pada hal-hal yang bersifat hipotesis.Menurut Erikson. logis dan idealistik (berpikir tentang pemikiran itu sendiri Menurut Piaget. atau dikenal pula dengan istilah personal fabel. Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Fisik dan Intelektual Remaja 1. 1. yaitu ketidakmampuan melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain. Bagaimana mereka nantinya? dan kemana tujuan mereka?.

f. Fungsi intelegensi termasuk proses adaptasi yang bersifat biologis b. g. kebebasan menjejaki masalah secara keseluruhan. d. apakah mesamorf. e. sehingga . c. biasanya akan memiliki tubuh yang lebih berat daripada anak yang sering sakit. Adanya kebebasan berpikir. Jenis Kelamin Remaja laki-laki cenderung lebih tinggi dan lebih berat daripada remaj perempuan. Pengaruh Bentuk Tubuh Bangun/ bentuk tubuh. Gizi Remaja yang memperoleh gizi yang cukup biasanya akan lebih tinggi tubuhnya dan sedikit lebih cepat mencapai taraf remaja dibandingkan dengan mereka yang kurang mendapatkan asupan gizi.b. c. yakni : a. akan mempengaruhi besar kecilnya tubuh anak. 2. Gangguan Emosional Remaja yang terlalu sering mengalami gangguan emosional akan menyebabkan terbentuknya steroid adrenal yang berlebihan. Bertambahnya informasi yang disimpan (dalam otak) seseorang sehingga ia mampu berfikir reflektif. Kesehatan Remaja yang sehat dan jarang sakit. Faktor yang mempengaruhi Perkembangan Intelaktual Menurut Andi Mappiare hal-hal yang mempengaruhi perkembangan intelektual itu antara lain : a. Satatus Sosial Ekonomi Remaja yang berasal dari keluarga dengan status sosial ekonomi rendah cenderung lebih kecil daripada anak yang berasal dari keluarga yang status sosial-ekonominya tinggi. Bertambahnyausia menyebabkan berkemabnganya struktur intelegensi baru. dan menunjang keberanian anak memecahkan masalah dan menarik kesimpulan yang baru dan benar. b. ektomorf. Banyaknya pengalaman dan latihan-latihan memecahkan masalah sehingga seseorang dapat berpikir proporsional. atau endomorf. Tiga kondisi diatas sesuai dengan dasar-dasar teori Piaget mengenai perkembangan intelegensi. dan ini akan membawa akibat berkurangnya pembentukan hormon pertumbuhan kelenjar pituitari. menimbulkan keberanian seseorang dalam menyusun hipotesis-hipotesis radikal.

maupun pendidikan. Dalam perkembangan terjadi penahapan yang terbagi-bagi ke dalam masa-masa perkembangan. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan fisik a.pengaruh pula terhadap terjadinya perubahan kualitatif. adat dan tingkat sosial-ekonomi. Relevansi Perkembangan Fisik dan Intelektual Remaja BAB III PENUTUP Simpulan Menurut Sartilo (1991). Intektual mengalamai perkembangan sehingga terdapat perbedaan intelekatual seseorang dengan yang lainnya. e. b. Kematangan Tiap-tiap orang dalam tubuh mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Minat dan Pembawaan yang Khas Minat mengarahkan perbuatan kepada suatu tujuan dan merupakan dorongan bagi perbuatan itu. Masalahnya adalah karena Indonesia terdiri dari berbagi suku. Kebebasan Manusioa dapat meilih metode-metode tertentu dalam memecahkan masalah-masalahnya. Pembentukan Segala keadaan didalam diri seseorang yang mengalami perkembanganintelenjensi. Sebagai pedoman umum remaja di Indonesia dapat digunakan batasan usia 11-24 tahun dan belum menikah. D. Pada setiap masa perkembangan terdapat ciri-ciri yang berbeda antara ciriciri yang ada pada suatu masa perkembangan dengan ciri-ciri yang ada pada masa perkembangan yang lain. Gizi . Dalam diri manusia terdapat dorongan-dorongan untuk berinteraksi dengan dunia luar. d. tiap orang baik fisik maupun psikis masing-masing dapat dikatakan matang jika ia telah mencapai kesanggupan menjalankan fungsi masing-masing. Adapun faktor yang mempengaruhi perkembangan intelektual adalah : a. 1. Keluarga Meliputi faktor keturunan maupun faktor lingkungan. b. c. Pembawaan Pembawaan ditentukan oleh sifat-sifat dan ciri-ciri yang dibawa sejak lahir “Batas kesanggupan kita” yakni dapat tidaknya kita memcahkan soal. tidak ada profile remaja di Indonesia yang seragam dan berlaku secara nasional.

tiap orang baik fisik maupun psikis masing-masing dapat dikatakan matang jika ia telah mencapai kesanggupan menjalankan fungsi masing-masing. d. ektomorf. c. d. Jenis Kelamin Remaja laki-laki cenderung lebih tinggi dan lebih berat daripada remaj perempuan. Dalam diri manusia terdapat dorongan-dorongan untuk berinteraksi dengan dunia luar.Remaja yang memperoleh gizi yang cukup biasanya akan lebih tinggi tubuhnya dan sedikit lebih cepat mencapai taraf remaja dibandingkan dengan mereka yang kurang mendapatkan asupan gizi. apakah mesamorf. dan ini akan membawa akibat berkurangnya pembentukan hormon pertumbuhan kelenjar pituitari. Faktor yang mempengaruhi Perkembangan Intelaktual a. Kematangan Tiap-tiap orang dalam tubuh mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pembentukan Segala keadaan didalam diri seseorang yang mengalami perkembanganintelenjensi. akan mempengaruhi besar kecilnya tubuh anak. f. Minat dan Pembawaan yang Khas Minat mengarahkan perbuatan kepada suatu tujuan dan merupakan dorongan bagi perbuatan itu. Pengaruh Bentuk Tubuh Bangun/ bentuk tubuh. Kesehatan Remaja yang sehat dan jarang sakit. . Pembawaan Pembawaan ditentukan oleh sifat-sifat dan ciri-ciri yang dibawa sejak lahir “Batas kesanggupan kita” yakni dapat tidaknya kita memcahkan soal. e. 3. b. Satatus Sosial Ekonomi Remaja yang berasal dari keluarga dengan status sosial ekonomi rendah cenderung lebih kecil daripada anak yang berasal dari keluarga yang status sosial-ekonominya tinggi. biasanya akan memiliki tubuh yang lebih berat daripada anak yang sering sakit. e. g. atau endomorf. c. Gangguan Emosional Remaja yang terlalu sering mengalami gangguan emosional akan menyebabkan terbentuknya steroid adrenal yang berlebihan. Kebebasan Manusioa dapat meilih metode-metode tertentu dalam memecahkan masalah-masalahnya.

http://defauzan.com/2009/04/15/makalah-perkembangan-fisik-dan-intelektualremaja/ .wordpress.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->