Tampilkan posting dengan label JANGKAR KAPAL DAN PERLENGKAPANNYA.

Tampilkan semua posting

WINDLASS (mesin derek jangkar)
Untuk memenuhi persyaratan derek jangkar setiap pabrikmempunyai bentuk sendiri-sendiri dalam pelaksanaannya. Pada gambar di bawah ini terlihat gambar derek jangkar dengan tenaga penggerak listrik. Bagian-bagian derek jangkar antara lain terdiri dari : 1. Mesin/motor yang digerakan oleh diesel/elektik, 2. Spil/wildcat merupakan gulungan/thromol yang dapat menyangkutkan rantai jangkar pada saat melewatinya, 3. Kopling atau peralatan yang dapat melepaskan atau menhubungkan spil dengan mesin, 4. Band rem untuk mengendalikan spil apabila tidak dihubungkan dengan mesin, 5. Roda-roda gigi, dihubungkan dengan poros, 6. Tromol/gypsies, untuk melayani tros kapal dipasang pada ujungujung dari poros utama. Dasarnya hampir sama dengan derek jangkar dengan tenaga uapnya di sini perputaran dari roses antaranya disebabkan oleh sebuah ultra motor, melalui poros cacing (worm gear) antara poros motor dan poros cacing terdapat slip coupling, di mana akan memutuskan arus bila motornya mendapat beban yang terlalu besar, sehingga dengan demikian kumparannya tidak sampai terbakar. Selama dalam keadaan bekerja seperti biasa, maka gerak penggeseran dari poros ulir itu tertahan oleh per yang cukup kuat. Diposkan oleh Mohamad Wahyuddin di 14:25 Link ke posting ini Tidak ada komentar:

Reaksi:
Label: JANGKAR KAPAL DAN PERLENGKAPANNYA

BAK PENYIMPANAN RANTAI JANGKAR (Chain Locker)
Umumnya pada kapal-kapal pengangkut letak chain locker ini adalah di depan collision bulkhead dan di atas forepeak tank. Sebelumnya chain locker diletakkan di depan ruang muat, hal ini tidak praktis karena mengurangi volume ruang muat Pada kapal-kapal penumpang apabila deep tank terletak dibelakang, maka chain locker biasanya diletakkan diatasnya. Ditinjau dari bentuknya chain locker terbagi atas 2 (dua) bagian : 1. Berbentuk segi empat 2. berbentuk silinder Beberapa ketentuan-ketentuan dari Chain Locker : 1. Umumnya didalamnya dilapisi dengan kayu untuk mencegah suara berisik pada saat lego / hibob jangkar

Umumnya dapat dipakai sebagai pedoman bahwa untuk diameter rantai jangkar d-25 m/m rantai jangkar yang berkisar antara angka 25m/m ~ 100 m/m. Juga lobang dilambung jangan sampai membuat sudut yang terlau tajam Untuk kapal yang mempunyai tween deck pusat dari pipa pantai harus sedemikian letaknya pipa rantai tersebut tidak memotong geladak bagian bawah. Diposkan oleh Mohamad Wahyuddin di 14:16 Link ke posting ini Tidak ada komentar:  Reaksi: Label: JANGKAR KAPAL DAN PERLENGKAPANNYA . dibandingkan dengan atasnya. hin gga gesekan seminim mungkin. Harus ada dinding pemisah antara kontak rantai sebelah kiri dan kanan. sehingga rantai jangkar dapat keluar masuk tanpa suatu halangan. Diameter hawse pipe di bagian bawahnya dibuat lebih besar (antara 3~4 cm). Dasar dari chain locker dibuat berlobang untuk mengeluarkan kotoran yang dibawa dengan bak dasar dari semen dibuat miring supaya kotoran mudah mengalir 3.2. besarnya q Q dalam howse pipe diberikan pada grafik. sehingga rantai di kiri dan kanan tidak membelit dan tidak menemui kesukaran dalam lego jangkar. Diposkan oleh Mohamad Wahyuddin di 14:20 Link ke posting ini Tidak ada komentar: Reaksi: Label: JANGKAR KAPAL DAN PERLENGKAPANNYA TABUNG JANGKAR ( HAWSE PIPE ) Adalah pipa rantai jangkar yang menghubungkan rumah jangkar ke geladak Ketentuan penting yang harus diperhatikan :  Dalam pengangkatan jangkar dari air laut tidak boleh membentur bagian depan kapal pada waktu kapal dalam keadaan trim 50  Tiang jangkar harus masuk kelubang rantai jangkar meskipun letak telapak jangkar tidak teratur  Lengah / telapak jangkar harus merapat betul pada dinding kapal  Jangkar harus dapat turun dengan beratnya sendiri tanpa rintangan apapun    Dalam pelayaran jangkar jangan menggangtung di air Panjang pipa rantai harus cukup untuk masuknya tiang jangkar Lengkungan lobang pipa rantai ke geladak dibut sedemikian rupa hingga mempermudah masuk / keluarnya rantai jangkar. Disediakan alat pengikat ujung rantai jangkar agar tidak hilang pada waktu lego jangkar 4. Diameter dalam hawse pipe tergantung dari diameter rantai jangkar sendiri.

Dam-dam tersebut gunanya untuk menjaga agar rantai tidak berputar. dan pada arah memanjangnya dapat mengunci. maka setelah 9 kali dok. apabila dam dipasang . Crab Link (Mata rantai kepiting ) Salah satu jenis mata rantai yang di pasang pada ujung rantai pengikat balokbalok dan lain-lain. Mata rantai yang tidak memakai dam ukurannya lebih besar bandingkan dengan mata rantai biasa. Segel-segel biasa (normal coneting shackle) yang menghubungkan tiap 15 fathoms panjang rantai harus dipasang dengan lengkungnya menghadap kearah jangkarnya. Mata rantai merupakan bagian dari rantai jangkar yang berbentuk lonjong. kemudian oleh Germanisher Lloyd dirumuskan bahwa panjang 1 segel adalah 15 fathoms = 25 m. yaitu segel terakhir menjadi segel pertama dan begitupun . mata-mata rantai itu ditengah-tengah diberi “dam” kecuali mata rantai yang berada pada ujung-ujung dari setiap panjang 15 fathoms sebelah kiri dan kanan dari segel (shackle). Setelah pen dimasukkan. sebelah borg pen ini terpasang maka mata rantainya tidak akan terlepas lagi. agar tidak lepas maka ujungnya ditutup dengan timah yang dipanasi. Sedangkan yang pertama menjadi 15 fathoms yang terakhir.RANTAI JANGKAR ( ANCHOR CHAIN ) Rantai terdiri atas potongan-potongan antara satu segel (shackle) dengan segel lainnya yang berupa potongan panjangnya masing-masing 15 fathoms (depa)Oleh Lioyd’s Register ditentukan bahwa satu segel panjangnya 15 fathoms = 27. segel pertama yang dipindahkan menjadi segel terakhir atau kembali lagi menjadi segel pertama. Dam dipasang ditengah-tengah. pada waktu kapal naik dok yang berikutnya juga dilakukan demikian pula. Pen ini kemudian ditutup dengan timah agar tidak terlepas.45 atau 25 m. yang dapat di geserkan melintang masing-masing. Jangan sampai terjadi bahwa setiap kali dok rantainya hanya dibalik saja. agar supaya pada waktu lego jangkar tidak merusak mata spil jangkar. tanpa mengakibatkan rantai yang dipasang sebelum atau di belakang perangkat tersebut terpuntir. maka bagian-bagian tadi tidak dapat digeserkan dalam arah melintang lagi. Tidak berbentuklingkaran tetapi menyerupai kepiting. Swivel ( kili-kili ) Peranti / perangkat mata rantai yang memungkinkan jangkarberputar. Jadi pada waktu yang kedua segel (15 fathoms) yang ketiga sebelum dok pertama tadi sekarang menjadi segel pertama dan segel kedua sebelum dok pertama sekarang menjadi segel terakhir. Pada saat segel biasa (normal shackle) dilewati mata spil jangkar akan sering timbul kerusakan pada sisi segel xx sendiri karena bentuknya yang berlainan dengan mata rantai xx biasa. Agar supaya baut segel biasa tidak dapat berputar maka bentuknya lonjong dan di sebelah luarnya harus rata. Bentuk dan ukuran segel kenter sama dengan mata rantai biasa. Oleh karena itu kapal-kapal kebanyakan menggunakan segel enter (Kenter shackle) Gel Kenter terdiri dari : Setengah bagian segel. Dengan demikian apabila kapal tersebut mempunyai 10 segel (150 fathoms). Sebuah borg pen masuk melalui mata rantai dam tadi.

Sehingga mengalami keausan adalah bagian-bagian ujung-ujungnya saja. jumlah dan kekuatannya Panjang. Kecuali itu berguna untuk membantu penambatan kapal pada saat diperlukan. Diposkan oleh Mohamad Wahyuddin di 14:15 Link ke posting ini Tidak ada komentar: yang Reaksi: Label: JANGKAR KAPAL DAN PERLENGKAPANNYA JANGKAR KAPAL Jangkar kapal dan perlengkapannya adalah sesuatu bagian yang komplek dari bagian-bagian mekanismenya. Yang lengannya tak bergerak tetapi dilengkapi dengan tongkat 2. dapat menahan tegangan-tegangan dan sentakan-sentakan yang timbul. Ditinjau dari kegunaan. meskipun mendapat tekanan oleh arus laut. Ukuran dan panjang rantai 3. JANGKAR 1. Yang lengannya bergerak tetapi tidak dilengkapi dengan tongkat (stick) Disamping pembagian tersebut diatas terdapat jenis-jenis lain tetapi pemakaiannya amat jarang dan untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu dan untuk kapal khusus Misalnya : jangkar berlengan banyak jangkar special Kapal-kapal niaga pelayaran besar pada umumnya dilengkapi dengan jangkarjangkar sebagai berikut : . Kegunaan jangkar ialah. agar kapal tetap pada kedudukannya.  Berdasarkan ketentuan di atas maka setiap perlengkapannya jangkar mempunyai sifat-sifat sebagai berikut : 1. Letak. gelombang dan sebagainya.selanjutnya pada dok berikutnya. Peralatan jangkar termasuk bentuknya. berat dan kekuaan rantai jangkar harus cukup Rantai jangkar harus diikat dengan baik dan ditempatkan sedemikian rupa sehingga dapat di lepaskan dari sisi luar bak rantainya. agar pada waktu mengeluarkan rantai.JENIS JANGKAR Menurut bentuknya secara garis besar dapat dibagi menjadi dua golongan : 1. Mekanismenya A. maka jangkar beserta perlengkapannya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :     Jangkar-jangkar diatas kapal harus memenuhi persyaratan megenai berat. angin. jumlah dan berat jangkar 2. untuk membatasi gerak kapal pada waktu labuh di pelabuhan. penempatannya dan kekuatannya harus sedemikian rupa hingga jangkar itu dengan cepat dan mudah dilayani Harus ada jaminan.

H + 0. di sini diperhitungkan super structure dan deck house 2.a) 3 (tiga) buah jangkar haluan (satu tidak dipergunakan. Gunanya untuk memindahkan jangkar haluan apabila kapal kandas (diangkat dengan sekoci).H + 0. Oleh karena itu bila ada jangkar buritan.75 L. Jangkar Cemat : jangkar ini ukurannya lebih kecil. System gaya dalam keadaan setimbang bila jumlah gaya luar T yang terdapat pada lubang rantai jangkar C akan sama besarnya dengan gaya tarik dari jangkar A sebesar TO dengan catatan arah TO terletak di bidang horizontal. hanya sebagai cadangan) b) Sebuah jangkar arus c) Sebuah jangkar cemat Jangkar Haluan : adalah jangkar utama yang digunakan untuk menahan kapal di dasar laut dan selalu siap terpasang pada lambung kiri dan kanan haluan kapal. supaya tidak berputar terbawa arus. 3. Jangkar haluan cadangan merupakan jangkar yang selalu siap sebagai pengganti apabila salah satu hilang. GAYA YANG BEKERJA PADA JANGKAR Pada waktu kapal berlabuh (membuang jangkar) pada kapal bekerja gaya-gaya sebagai berikut : 1.B. Pada kapal-kapal penumpang yang berukuran besar. Gaya tekanan air pada bagian bawah 3. Kapal tunda : Z = L. Gaya tekanan angin yang ada pada batas di atas permukaan air.5 (volume ruang bangunan atas dan rumahrumah geladak) . jangkar haluan cadangan ini ditempatkan di bagian muka dekat haluan. 2.5 (volume ruang bangunan atas dan rumahrumah geladak) 2. kadangkadang jangkar ini ditempatkan di geladak orlop (geladak pendek yang terletak di bawah geladak menerus) apabila demikian halnya maka jangkar tersebut dinamakan jangkar buritan dan beratnya sama dengan angkar haluan. beratnya 1/6 kali jangkar haluan. Kapal Ikan : Z = 0. agar selalu siap bilamana diperlukan.B. Jangkar Arus : jangkar ini ukurannya lebih kecil kira-kira 1/3 berat jangkar haluan. Seperti dijelaskan di UKURAN atas berat jangkar ditentukan oleh JANGKAR peraturan : a) Dari peraturan BKI berat jangkar dapat ditentukan dari table 24 dengan menentukannya angka petunjuk Z terlebih dahulu yang dibedakan menurut jenis kapalnya : 1. maka tidak perlu ada jangkar haluan cadangan. Keseimbangan tidak akan terjadi kalau rantai di titik A membentuk sudut dengan bidang horizontal. Kapal barang.5 (volume ruang bangunan atas dan rumahrumah geladak) 3. Tempatnya dibagian buritan kapal digunakan seperti halnya jangkar haluan yaitu menahan buritan kapal.B.65 L. Gaya energi yang ditimbulkan oleh gelombang. jangkar haluan ini beratnya sama. kapal penumpang dan kapal keruk : Z = 0.H + 0.

Untuk kapal-kapal di mana geladak lambung timbul adalah geladak kedua maka untuk H dapat diambil tinggi sampai geladak kedua tersebut. .Dengan catatan   Bila angka petunjuk tersebut ada diantara dua harga table yang berdekatan. maka alat-alat perlengkapan tersebut ditentukan oleh harga yang terbesar.