P. 1
Beban Piping

Beban Piping

|Views: 11|Likes:
Published by M Hendra

More info:

Published by: M Hendra on Dec 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2014

pdf

text

original

eorang Piping Engineer, dituntut mengetahui jenis-jenis beban yang terjadi pada system perpipaan yang akan

dianalisa tegangannya (pipe stress analysis) agar bisa mengambil keputusan yang tepat dalam perhitungan analisa yang akan dilakukan. Secara umum beban yang terdapat pada system perpipaan dikategorikan ke dalam 2 golongan. 1. Beban Statis (Static Load) 1. 2. 3. 4. Berat (live loads dan dead loads) Thermal expansion atau Construction effects Effect penempatan support atau anchor Internal atau external pressure loading

2. Beban Dinamis (Dynamic Load) 1. 2. 3. 4. 5. Impact Forces Angin Beban seismic (gempa bumi) Getaraan (vibration) Discharge load

Beban (load) yang sering dijumpai dalam sistim perpipaan biasanya berasal dari perubahan thermal pipa. Berikut beberapa factor penyebab perubahan thermal pada pipa : 1. Thermal Expansion /konstraksi thermal bebas pipa yang tertahan oleh adanya support, anchor ataupun nozzle. 2. Perbedaan koefisien thermal material pada jacketed pipe (pipa yang memiliki lapis pelindung). 3. Gradien temperature pada pipa yang berukuran tebal.

secara global Pipe Stress Analysis (PSA) dilakukan dengan tujuan untuk membantu mendisain sistem perpipaan agar tidak terjadi tegangan berlebih (overstress) dan beban berlebih (overload) di tiap komponen pipa, termasuk yang terkoneksi ke equipment. Selain itu PSA juga membantu menghindari terjadinya over design yang mengakibatkan kelebihan bahan (excess materials) dan kenaikan pressure drop. PSA juga membatu menyajikan data beban support untuk keperluan desain support dan fondasinya.

OK, Temangs.. Setelah kita mengetahui kegunaan PSA, kita lanjutkan kebagian selanjutnya mengenai komponenkompone yang terlibat dalam PSA.

Sebelum melangkah jauh kita kenali dulu istilah-istilah yang dipakai di PSA agar lebih mudah menyusuri lorong-lorong PSA selanjtnya.

a. Force Force adalah suatu besaran vektor akibat dari dorongan (compression) atau tarikan (tension), jadi dengan melihat arah dan besaran dapat diketahui jenis force tersebut (dorongan atau tarikan).

b. Moment Moment adalah suatu besaran vektor akibat putaran (twisting) atau tekukan (bending).

c. Stress (tegangan) Adalah force per satuan luas (Psi)

d. Strain (regangan) Adalah perubahan panjang per panjang asal.

Force dan Moment dapat terjadi dalam sistem perpipaan karena adanya thermal expansion, dead weight atau external force.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->