P. 1
Kumpulan Pantun Bahasa Indonesia

Kumpulan Pantun Bahasa Indonesia

|Views: 1,051|Likes:
Published by mtss_wahdatulummat

More info:

Published by: mtss_wahdatulummat on Dec 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/27/2014

pdf

text

original

KUMPULAN PANTUN BAHASA INDONESIA

Kalau ada sumur di ladang Boleh kita menumpang mandi Kalau ada umur panjang Boleh kita berjumpa lagi

Jangan suka makan mentimun Mentimun itu banyak getahnya Jangan suka duduk melamun Melamun itu tidak ada gunanya

Burung nuri burung dara Terbang ke sisi taman kayangan Cobalah cari wahai saudara Makin diisi makin ringan

Dayung perahu sampai ke tepi Agar sampai ke sebrang sana Kalau kamu suka ingkar janji Semua kawan tak akan percaya

Bila kucing sakit perut Tikus-tikus menari-nari Bila abang selalu cemberut Adik tak mau datang kemari

Ada kancil di luar pagar Berbinar-binar mencari mangsa Sejak kecil malas belajar Sudah besar hidup sengsara

Dibawa itik pulang petang Dapat di rumput bilang-bilang Melihat ibu sudah datang Hati cemas menjadi hilang

Jika kamu pergi ke pasar Jangan lupa beli semangka Jika kamu mau belajar Bukalah mata dan telinga

Pagi-pagi makan kuaci Jangan dimakan dengan kulitnya Bagaimana pula kamu ini Satu tambah satu masa tak biasa

Ramai orang tertawa-tawa Memukul gendang dan rebana Alangkah besarnya hati saya Mendapat baju dan celana

Kalau kamu hendak membelah Jangan lupa memakai parang Kalau kamu hendak sedekah Jangan lupa membawa uang

Ayo, kawan kita bersama Main tali di depan rumah Kalau menang senanglah kita Kalau kalah jangan gelisah

Kalau puan, puan cerana Ambil gelas di dalam peti Kalau tuan bijaksana Binatang apa taduk di kaki

Mari kita mendayung perahu Mendayung sampai ke tujuan Mari belajar mencari tahu Demi kemajuan di masa depan

Angkutan kota warnanya putih Dibawa orang keliling kota Jadi sopir harus hati-hati Kalau tidak penumpang celaka

Kalau hendak pergi ke pasar Jangan lupa membawa kuini Kalau hendak pergi ke Makasar Naik saja kapal PELNI

Pergi ke toko memakai sarung Sarung buatan negeri seberang Maksud hati pulang ke kampung Apa daya tak punya uang

Naik delman keliling kota Delmannya baru, kudanya kuat Kalau kita di jalan raya Patuhi rambu agar selamat

Kalau ada si kumbang baru Bunga kenanga dilepas jangan Kalau ada sahabat baru Sahabat lama dibuang jangan

Berburu ke padang datar Mendapat rusa belang kaki Berguru kepalang ajar Bagai bunga kembang tak jadi

Lautan biru lautan teduh Lautan hindia indah dan luas Jangan suka lancang menuduh Kalau tiada bukti yang jelas

Limbubu angina putaran Membawa sekam dengan padi Jika ingin tahu kebesaran Tuhan Lihatlah bulan dan matahari

Kemumu di dalam semak Jatuh melayang selarasnya Walau ilmu setinggi tegak Tidak sembahyang apa gunanya

Angkat kaki hindari batu Silau mata bersinar lampu Tidak baik melawan guru Beliau setia memberi ilmu

Anak orang dari semarang Pandai merekat dan menempa Janji orang jaman sekarang Kini dibuat besok lupa

Layang layang terbang melayang Sugi sugi pagaran benih Elok benar orang sembahyang Hati suci mukanya bersih

Anak nelayan menangkap pari Sampannya karam terlanggar topan Sungguh malang nasibku ini Ayah pergi ibu berpulang

Karena apa binasa pandan Kalau tidak karena paku Karena apa binasa badan Kalau tidak karena laku

Siapa yang ingin memetik tomat Jangan lupa membawa tabung Siapa yang ingin hidup selamat Jangan lupa rajin menabung

Siapa yang ingin melihat buaya Jangan lupa pergi ke rangunan Siapa yang ingin hidup kaya Jangan lupa membuat simpanan

Kalau kita ingin ke Surabaya Jangan lupa membawa pahat Kalau kita ingin kaya raya Jangan lupa hidup hemat

Kalau kita makan tomat Jangan lupa beri gula Kalau kita hidup hemat Dihari tua kan bahagia

Jika kamu ke kota belitar Jangan lupa membawa uang saku Jika kamu ingin menjadi anak pintar Jangan lupa membaca buku

Sungguh elok kota belitar Banyak sekali orang yang dating Sungguh enak jadi orang pintar Banyak sekali memperoleh uang

Sungguh aku suka gula jawa Makan gulanya berkali-kali Sunggguh aku tertawa-tawa Melihat kakek bermain tali

Sungguh manis roti ini Tidak dicari dating sepiring Sungguh sakit hatiku ini Tidak mencuri disangka maling

Kalau ada besi berani Jangan lupa dibuat magnet Kalau kamu benar berani Jangan berlagak seperti kampret

Magnet bukan sembarang magnet Bila digosok bias berlari Kampret bukan sembarang kampret Bisa belajar setiap hari

Kalau tuan ingin berjalan Jangan lupa membawa celana Kalau tuan ingin berkenalan Jangan lupa sebutkn nama

Semua orang punya celana Celanaku dijemur di pohon aren Semua orang punya nama Hanya namaku yang paling keren

Rasa manis buah semangka Rasa toman si buah ranti Tak baik membantah orang tua Dosa berat akan sampai mati

Ban sedan di taman kota Kita ambil dengan pegas Badan sehat idaman kita Kita belajar menjadi cerdas

Buat apa kelapa swit Kalau bukan untuk dimakan Buat apa banyak duit Kalau badan sakit-sakitan

Biarlah aku jalan terus Asal aku sampai ke Jakarta Biarlah aku badannya kurus Asal tetap sehat sejahtera

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->