Tutorial Pemrograman Bahasa C dan Assembly

oleh Darmawan MS a.k.a Pinczakko Daftar Isi

• •

Pengetahuan Dasar Pemrograman Assembly dan C Pemrograman Bahasa C o Alasan Penggunaan Bahasa C o Pengenalan Sintaks Bahasa C

o •

Lebih Lanjut Tentang Fungsi Arsitektur Driver Windows 2000/XP

            

Preprocessor dan Macro Compiler Linker Pernyataan Variabel Operator Percabangan Perulangan Fungsi dan Struktur Program C Fungsi untuk Input dan Output Pointer dan Array Struct dan Union

Pemrograman Bahasa Assembly o Arsitektur Microprocessor x86

o o • • •

Arsitektur x86 Modern Sintaks Bahasa Assembly x86 Program Assembly Sederhana

  

Arsitektur Dasar Mode Kerja Microprocessor x86

Penggunaan Assembly dan C dalam satu Program Beberapa Sumber Informasi Credits

Artikel ini pada dasarnya adalah follow up dari artikel Tutorial Membuat Patch dalam Bentuk Driver pada Windows 2000/XP. Sebagian source code yang akan dipelajari pada tulisan ini adalah source code dari artikel tersebut. Tujuan pembuatan tutorial ini adalah 'Bringing System Level Programming to the Mass'. Tutorial ini sendiri akan terbagi menjadi dua bagian besar, yaitu pemrogaman bahasa C dan pemrograman bahasa assembly, namun pada bagian akhir akan kita bahas penggunaan bahasa assembly yang terintegrasi dalam sebuah source code bahasa C, yang lazim disebut inline assembly. Penulis mengikutsertakan bagian yang agak "advanced" ini karena pada source code Tutorial Membuat Patch dalam bentuk Driver pada Windows 2000/XP teknik ini dimanfaatkan. Perlu anda ketahui bahwa bahasa assembly yang akan dibahas pada tulisan ini adalah bahasa assembly untuk arsitektur hardware x86(PC) dan tidak dapat diaplikasikan pada arsitektur hardware lainnya. Petunjuk: Bagi yang sudah pernah menggunakan bahasa C sebelumnya, penulis menyarankan untuk langsung

membaca bagian Pointer dan Array , kemudian bagian Struct dan Union dan dilanjutkan sampai bagian akhir Pemrograman C.

Pengetahuan Dasar Pemrograman C dan Assembly
Bagian ini diperuntukkan bagi pembaca yang masih belum mengetahui pemrograman sama sekali atau yang sudah tahu tetapi ingin menyegarkan kembali ingatannya. Kita akan memulai dengan sistem bilangan yang digunakan pada komputer. Komputer hanya mengenal nilai 0 dan 1, oleh karena itu digunakanlah beberapa sistem bilangan untuk mempermudah. Sistem bilangan tersebut antara lain:

1. 2. 3.

Bilangan Biner (binary), yaitu bilangan basis 2, sehingga nilai yang dikenal hanya 0 dan 1. Contoh : 101biner bernilai sama dengan 5desimal, sebab 101biner = 1 x 20 + 0 x 21 + 1 x 22 atau 5desimal. Operasi matematis lainnya sama dengan bilangan desimal, hanya di sini bilangan yang digunakan adalah basis 2. Bilangan Oktal (octal), yaitu bilangan basis 8, sehingga nilai yang dikenal hanya 0 s/d 7. Contoh : 072octal (prefix 0 digunakan pada bahasa pemrograman C) bernilai sama dengan 58desimal, sebab 072octal = 2 x 80 + 7 x 81 atau 58desimal. Operasi matematis lainnya sama dengan bilangan desimal, hanya di sini bilangan yang digunakan adalah basis 8. Bilangan Heksadesimal (Hexadecimal), yaitu bilangan basis 16, sehingga nilai yang dikenal hanya 0 s/d 9 dan huruf A s/d F melambangkan 10desimal s/d 15 desimal. Contoh : 0x72hexadecimal (prefix 0x digunakan pada bahasa pemrograman C) bernilai sama dengan 114desimal, sebab 0x72hexadecimal = 2 x 160 + 7 x 161 atau 114desimal. Operasi matematis lainnya sama dengan bilangan desimal, hanya di sini bilangan yang digunakan adalah basis 16. Ada satu hal yang perlu anda perhatikan, yaitu konversi dari bilangan biner ke hexadecimal adalah suatu operasi yang "agak natural", sebab anda tinggal memecah bilangan hexadecimal tersebut menjadi elemen-elemennya kemudian setiap elemen direpresentasikan dengan 4 bilangan biner, maka anda telah memperoleh bilangan biner yang bernilai sama dengan bilangan hexadecimal tersebut. Contoh: 0xA2 = ... biner, solusi: pertama pecah menjadi elemennya , kita peroleh A dan 2. A jika direpresentasikan dalam 4 angka biner adalah 1010 (10desimal) dan 2 jika direpresentasikan dalam 4 angka biner adalah 0010 sehingga kita peroleh 0xA2 = 1010 0010 biner. Kemudahan operasi ini akan membantu anda saat berurusan dengan pemrograman yang mengolah informasi bilangan biner, jadi sangat perlu untuk dipahami.

Pemrograman atau programming secara umum dilakukan untuk membuat sekumpulan instruksi yang dapat dieksekusi (dijalankan) pada komputer. Jadi, instruksi-instruksi yang dapat dijalankan (executable) tersebut merupakan hasil akhir yang kita inginkan. Kumpulan instruksi-instruksi itulah yang disebut software. Instruksi yang dihasilkan biasanya hanya dapat dieksekusi pada satu arsitektur komputer. Instruksi yang dimaksud adalah "machine code" atau "bahasa mesin", bahasa mesin ini tidak lebih dari kumpulan bit-bit 0 dan 1 yang dapat dipahami oleh sebuah komputer. Perbedaan satu arsitektur komputer (misalnya x861) dengan arsitektur lain (misalnya Sparc2) adalah bagaimana bit-bit tersebut diorganisasikan, hal inilah yang menyebabkan machine code untuk satu macam arsitektur tidak dapat dieksekusi pada arsitektur yang lain. Prosesnya kira-kira seperti ini:

Pembuatan Machine Code --> Machine Code --> Eksekusi pada Komputer
Catatan: 1 x86 adalah keluarga microprocessor yang digunakan oleh para pemakai PC, yang termasuk ke dalam keluarga ini antara lain: Intel 80286, 80386, 80486, Pentium (i586), PentiumPro (i686),Pentium 4 (i786); AMD K6, K6-2, K6-3, Athlon (K7), Duron; Via Cyrix III; Transmeta Crusoe, dan lain-lain. 2 Sparc adalah keluarga microprocessor yang digunakan pada Server-server Sun Microsystem, yang termasuk ke dalamnya antara lain: UltraSparc II, IIIi, III. Teknik pemrograman merupakan teknik yang digunakan untuk menghasilkan kumpulan machine code tadi. Ketika komputer digital pertama kali muncul (komputer ENIAC), untuk membuat program, orang harus langsung memasukkan bit-bit machine code tadi ke dalam komputer melalui pengaturan saklarsaklar dan punch cards (kartu yang dilubangi). Perkembangan selanjutnya adalah orang tidak perlu lagi pusing dengan bit-bit program yang sangat mudah salah (sebab anda langsung bekerja dengan angka 0 dan 1 dalam jumlah yang sangat besar), muncul lah apa yang disebut assembler, yaitu program yang dapat mengubah token-token (potongan kata-kata tertentu yang dapat dipahami oleh assembler)

sederhana menjadi machine code. Karena adanya assembler, orang mulai mengenal apa yang dinamakan bahasa assembly, yaitu bahasa yang menggunakan token-token yang dapat dikenali oleh assembler, jadi bahasa assembly satu level lebih maju dibanding bahasa mesin atau machine code. Sejak saat inilah orang mulai mengenal apa yang dikatakan source code , yaitu bentuk program yang belum diolah oleh sebuah bahasa pemrograman menjadi bentuk yang dapat dieksekusi pada komputer. Source code biasanya berbentuk file yang dapat di edit. Perlu anda ketahui, bahwa saat ini pun anda dapat memprogram dalam machine code jika anda memang benar-benar menginginkannya. Caranya mudah, anda tinggal mencari program hexeditor, misalnya Hexworkshop kemudian membuat file yang berisi machine code dalam hexadesimal (bilangan basis 16). Penulis beberapa kali melakukan hal ini karena belum mampu menggunakan assembler dengan baik (output file biner yang dihasilkan oleh assembler tidak sesuai dengan yang diharapkan). Sebenarnya jika anda membaca dan mencoba trik ke-3 pada artikel Trik Modifikasi Bios, anda telah memprogram dengan menggunakan machine code untuk microprocessor keluarga x86. Jadi, cukup mudah bukan :). Dalam tutorial ini kita akan belajar tentang assembler. Assembler pada dasarnya bekerja dengan cara "mencocokkan (matching)". Setiap baris perintah yang anda tulis dalam bahasa assembly akan di asosiasikan dengan satu machine code tertentu, sehingga pada assembler setiap baris perintah yang anda ketikkan akan menghasilkan satu machine code. Jadi jika anda menggunakan assembler, prosesnya akan kurang lebih seperti ini (tentang linker akan dijelaskan lebih lanjut):

Pembuatan Source Code Assembly | V Source Code Assembly | V Assembler | V library,object file--> Linker | V Machine Code | V Eksekusi pada komputer
Perkembangan selanjutnya adalah bahasa tingkat menengah, yaitu bahasa pemrograman C. Pada bahasa pemrograman ini, machine code dihasilkan melalui tahap yang lebih panjang. Mungkin anda bertanya, kalau orang sudah bisa membuat program dengan assembler, mengapa harus ada bahasa C ? , jawabannya adalah bahasa assembly masih terlalu "machine oriented", sukar dipahami dan bahasanya lebih dekat kepada machine code daripada ke bahasa manusia, alasan lain adalah karena dengan membuat bahasa yang levelnya lebih tinggi (lebih dekat ke bahasa manusia) maka pengembangan perangkat lunak (software) akan lebih cepat, masih ada satu alasan lagi dan mungkin yang terpenting yaitu bahasa assembly hanya dapat dieksekusi oleh satu macam arsitektur komputer saja seperti yang disebutkan sebelumnya. Jika kita dapat membuat program yang dapat berjalan di berbagai macam arsitektur komputer maka itu akan mempercepat pengembangan software. Namun demikian, itu tidak berarti bahwa setiap program yang ditulis dengan bahasa C akan dapat berjalan pada semua mesin. Misalnya, program driver yang di buat pada Tutorial Membuat Patch ... yang akan kita bahas adalah program C yang tidak portable (dapat digunakan pada komputer dengan arsitektur yang berbeda), karena tidak dapat dieksekusi di luar arsitektur komputer x86 yang menggunakan system bus PCI compliant. Software yang dijamin portable biasanya adalah software yang tidak mengutak-atik sistem, atau yang menggunakan API(Application Programming Interface) standar dan tersedia di berbagai arsitektur komputer misalnya software yang menggunakan OpenGL atau yang dibuat dengan kriteria ANSI C.

Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan program dengan bahasa C (tentang preprocessor, compiler & linker akan dijelaskan lebih lanjut):

Pembuatan Source Code C | V Source Code C | V Preprocessor | V Compiler | V Assembler | V library,object file--> Linker | V Machine Code | V Eksekusi pada komputer

Inilah garis besar dari apa yang harus kita lakukan untuk menghasilkan sebuah program dalam bahasa C. Anda tidak perlu khawatir dengan langkah-langkah yang begitu banyak, sebab dalam sebagian besar kasus, kita hanya perlu membuat source code kemudian tools programming yang kita gunakan akan mengerjakan langkah -langkah selanjutnya sampai sebuah file executable dihasilkan. Bahasa pemrograman yang lain sebagian besar melakukan pembuatan program seperti C namun dengan beberapa langkah tambahan, tetapi ada juga bahasa pemrograman yang menggunakan cara yang agak berbeda, misalnya Java. Untuk mengetahui bagaimana cara kerja bahasa tingkat tinggi lainnya anda perlu membaca buku atau tutorial dalam bahasa yang bersangkutan.

Pemrograman Bahasa C
Setelah membaca ulasan di atas, selnjutnya kita akan membahas tentang bahasa C. Bahasa ini adalah salah satu bahasa pemrograman yang andal dan banyak digunakan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahasa C dapat berjalan pada berbagai platform, jadi dengan mempelajari bahasa ini, pengetahuan yang anda proleh dapat digunakan untuk mmeprogram di komputer dengan arsitektur selain x86.

Alasan Penggunaan Bahasa C
Bahasa C saat ini masih merupakan bahasa pemrograman yang banyak digunakan dan powerful. Sebelum melangkah lebih jauh, penulis akan menjelaskan beberapa alasan penggunaan bahasa C.

kita akan membahas beberapa keyword yang umum diolah oleh preprocessor (telah di standarisasi). titik-titik tersebut adalah nama file. #include ". Perlu diketahui bahwa Windows saat ini belum merupakan sistem operasi yang benar-benar object oriented (C++ adalah bahasa pemrograman yang object oriented) dan "core" dari sistem operasinya sendiri masih diimplementasikan dalam bahasa C. namun anda tidak perlu khawatir. kita tidak dapat atau sangat sulit menggunakan bahasa pemrograman selain C. C dan Assembly.. sebab dalam tutorial ini akan dijelaskan prinsip dasarnya. Sebagai contoh. Namun demikian.. sehingga fleksibilitas terbesar dalam membuat software untuk windows akan kita peroleh jika kita menggunakan bahasa C. keyword ini membuat kita seakan-akan telah mengetik isi dari file yang dicantumkan sesudah keyword tersebut. Kelemahan dari bahasa C yang penulis ketahui sampai saat ini adalah dari segi kompleksitas pemeliharaan dan pengembangan software yang kita buat. 3. dan VAR adalah tiga hal yang berbeda pada bahasa C. Pengenalan Sintaks Bahasa C Sintaks adalah suatu bentuk dasar (biasanya kata) yang dapat dipahami dan diolah oleh compiler. INCLUDE. Dalam bahasa C. sehingga var. keyword inilah yang diolah oleh preprocessor. software ExploChip pada artikel Tutorial Membuat Patch. tetapi yang kita maksud di sini adalah preprocessor untuk bahasa C.." akan membuat preprocessor mencari file yang namanya dicantumkan di dalam tanda petik ganda pada direktori file yang . namun demikian.direktori yang telah didefinisikan oleh software development tool yang kita gunakan.. #include mempunyai dua macam bentuk yaitu #include <. #include. #include.h > akan membuat preprocessor mengekspansikan file stdio. #include <. Var.> akan membuat preprocessor mencari file yang namanya dicantumkan di dalam kurung pada direktori. ternyata software yang diimplementasikan dengan C memiliki kinerja yang lebih tinggi.1.. Preprocessor merupakan salah satu bagian Software Development Tool yang tergantung kepada vendor yang membuat tool tersebut. Sebelum melangkah lebih jauh. cara ini juga merupakan salah satu cara yang cukup sulit bagi para pemrogram pemula. Misalnya: #include < stdio. Beberapa software membutuhkan kinerja yang tinggi dari segi kecepatan.> dan #include ". Preprocessor pada dasarnya menerjemahkan source code yang kita buat ke bentuk yang dapat dikenali oleh compiler. misalnya pada direktory INC. 4 Software development Tool misalnya Turbo C. Preprocessor dan Macro Preprocessor3 adalah bagian dari sebuah software development tool4 untuk bahasa C yang bertugas untuk melakukan pengolahan source code sebelum diberikan kepada compiler untuk diolah lebih lanjut. Visual C++. 2. #pragma dan lainlain. GNU C dan lain-lain yang dapat mengolah source code C. dibuat dengan C++. Dalam beberapa aplikasi pemrograman pada sistem operasi windows. Pada bagian ini akan di bahas beberapa sintaks yang umum digunakan dalam bahasa C. #define. misalnya #macro. kemudian membandingkan kinerjanya. perlu anda ketahui bahwa C adalah bahasa pemrograman yang case sensitive. namun dukungan ofisial dari microsoft untuk penggunaan C++ pada kasus yang disebutkan sebelumnya belum ada sehingga anda harus membuat semacam "wrapper" sendiri jika ingin menggunakan C++ dan hal ini sulit dilakukan bagi pemrogram pemula. Penulis sendiri telah membuat beberapa software dalam dua versi.h pada tempat keyword #include tadi diketikkan.." ... hal ini bisa dicapai dengan mudah jika kita menggunakan bahasa pemrograman yang "sederhana" seperti C. Keyword yang diolah oleh preprocessor antara lain: Catatan: 3 Preprocessor juga ada dalam bahasa lain. yaitu C "murni" dan C++ . selain itu akan dijelaskan bagaimana cara kerja compiler C secara umum. namun C++ merupakan bahasa yang terbanyak digunakan untuk memudahkan pemeliharaan dan pengembangan.. Penulis menyebutkan sangat sulit berarti tidak menutup kemungkinan menggunakan bahasa lain. Borland C++ Builder. 5 Kata-kata yang mempunyai arti khusus dan digunakan secara internal oleh compiler. misalnya untuk mengaplikasikan sebuah User Interface yang belum memiliki dukungan library untuk C++ pada visual C++ atau dalam pembuatan driver.. bahasa lain tersebut adalah C++. ada beberapa keyword5 yang sebenarnya tidak dikenali oleh compiler. dan lain-lain. umumnya keyword ini diawali dengan #. jika software tersebut sudah cukup kompleks.

Preprocessor akan mengganti setiap kemunculan identifier dengan nilai pada token-string. kemudian hasilnya dijumlahkan dengan c.z). expression adalah sebuah ekspresi yang valid (dapat diolah oleh compiler). Makro akan diolah preprocessor. Contoh: #define a 0xff akan membuat setiap kemunculan a dalam program. identifier menjadi tidak dikenali sebab tidak memiliki nilai lagi). tokenstring merupakan sebuah ekspresi. kita akan belajar lebih lanjut tentang hal ini.. setiap kemunculan identifier pada source code yang akan diganti dengan ekspresi token-string (jika baris source code tsb tidak mengandung # sebagai karakter pertamanya). memindahkan nilai ke dalam suatu objek atau fungsi (fungsi akan dijelaskan lebih lanjut). Contoh: makro #define a ((c)*(d)) akan mengganti setiap kemunculan a dengan nilai hasil perkalian variabel c dan d.. Tanda kurung yang banyak untuk memastikan bahwa makro kita dieksekusi sesuai dengan yang kita inginkan. Saat preprocessor menemukan ekspresi kali(y. keyword ini mempunyai format: #define identifier token-stringopt. token-string dapat merupakan sebuah ekspresi6. maka nilai y dan z dari baris-baris sebelumnya akan menggantikan y dan z pada kali(y. kemudian kali(y. Contoh: #define TEST 2 #if (TEST > 0) . Jika ekspresi tersebut benar maka baris-baris source code sesudah #if akan diolah dan sebaliknya jika ekspresi tersebut bernilai salah. dan jika sesudah baris Function1(a) ada baris #define a . . ekspresi ini kemudian diolah oleh compiler.z) berubah menjadi ((y)*(z)) sehingga diperoleh 20x90 = 1800. misalnya Function1(a) diganti dengan 0xff (255 desimal). maka identifier tersebut disebut sebagai makro. #if.h". #define..z) . kali(y. Misalnya anda mengerjakan file test. maka preprocessor akan mencari file test. maka a sudah tidak akan dikenali lagi pada bagian selanjutnya. Catatan: 6 Ekspresi adalah sekumpulan operator (misalnya +. sebab ada yang disebut dengan operator precedence. Jika token-string dikosongkan. Misalnya: a*b+c . Berikut ini contohnya: #define . kemudian hasil ini dipindahkan ke x (tanda = artinya pindahkan nilai di sebelah kanan tanda ini ke variabel yang ada di sebelah kiri tanda ini). yaitu urutan pengerjaan operator jika berbagai operator muncul dalam sebuah pernyataan. pada ekspresi ini. int y = int z = int x = kali(a.. dan token-string adalah nilai dari identifier tersebut (nilai ini harus dapat dikenali oleh compiler). -. maka identifier tadi akan hilang dari source code program kita (pada baris-baris selanjutnya. Identifier adalah nama sebuah konstanta yang akan kita gunakan dalam program kita..c yang ada pada direktori bernama test. atau menghasilkan efek samping (misalnya membuat sebuah baris program dieksekusi atau tidak). makro dapat mempunyai parameter(nilai input). keyword ini digunakan untuk menentukan pengolahan baris-baris source code sesudahnya. baris source code.b) ((a)*(b)) 20. 90. sampai dengan keyword #endif. int adalah tipe data variabel. Jika pada #define identifier token-stringopt. Dengan demikian penggunaan a pada baris-baris selanjutnya adalah ilegal (compiler akan memberikan pesan kesalahan saat program di buat/ di-compile).z). Keyword ini harus digunakan bersama dengan keyword #endif untuk menandakan batas penggunaan keyword tersebut dalam source code. dll) dan operand (variabel yang dikenai operasi) yang mengerjakan salah satu kombinasi aktivitas berikut: Menghitung nilai. Formatnya adalah : #if expression .h pada direktori test. dan anda mengetikkan #include "test. yang akan diolah terlebih dulu adalah perkalian a dan b. Pada source code di atas.memiliki keyword #include tersebut.

baris program sesudahnya justru diolah jika identifier tidak didefinisikan sebelumnya. #ifdef dan #ifndef dievaluasi. Jika ekspresi pada keyword #if. identifier adalah sebuah konstanta. keyword ini mempunyai format yang sama dengan #ifdef. #ifndef benar maka source code sesudah #else. Sebuah file yang dapat dieksekusi mempunyai format header tertentu. baris source code2. demikian pula sebaliknya. Jadi sebenarnya assembler tidak menghasilkan sebuah program yang dapat dieksekusi. sesuai dengan tipe arsitektur yang kita pilih (dengan menggunakan switch tersebut). Keyword ini harus digunakan bersama dengan keyword #endif untuk menandakan batas penggunaan keyword tersebut dalam source code #endif .Contoh: #define TEST 0 #if (TEST > 0) . sebab dengan memberikan switch tertentu kepada compiler C pada saat kompilasi dilakukan. efeknya sama dengan #define identifier . keyword ini digunakan di antara keyword #if. Keyword ini harus digunakan bersama dengan keyword #endif untuk menandakan batas penggunaan keyword tersebut dalam source code #ifndef. sehingga jika baris. tidak akan dieksekusi. baris source code2.. namun kemampuan ini juga tergantung kepada Software development Tool yang kita gunakan. Bahasa C dikatakan sebagai bahasa pemrograman yang portable. contoh resource: ikon .. Linker juga mempunyai fungsi lain. resource sebenarnya bukan bagian dari program yang dieksekusi tetapi ikut disertakan dalam program karena dibutuhkan . akan diolah sebab ekspresi TEST > 0 adalah salah. keyword ini penggunaannya sama dengan #if. tetapi cara kerjanya adalah kebalikan dari #ifdef. #ifdef. Linker Linker adalah bagian dari Software development Tool yang bertugas mengubah format machine code yang dihasilkan oleh assembler menjadi instruksi yang dapat dieksekusi.demikian pula sebaliknya. Jika identifier telah didefinisikan sebelumnya (dengan keyword #define) maka baris-baris source code sesudah #ifdef akan diolah oleh kompiler. dan dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain formatnya berbeda-beda. Compiler Compiler adalah bagian dari Software Development Tool yang kita gunakan. yang bertugas menerjemahkan source code yang telah diolah oleh prepocessor menjadi bahasa assembly yang selanjutnya akan diolah oleh assembler untuk dijadikan machine code yang dapat dieksekusi. compiler akan menghasilkan file assembly yang berbeda. #endif Pada potongan program diatas. baris source code1. Formatnya: #ifdef identifier. baris source code akan diolah sebab ekspresi TEST > 0 adalah benar.#endif Pada potongan program diatas. #ifndef dengan keyword #endif. adalah keyword untuk menonaktifkan identifier yang telah didefinisikan dengan #define. yaitu menyatukan komponen-komponen dari software yang kita buat ke dalam file executable yang nantinya akan dihasilkan setelah melalui linker. #else. #ifdef.. Dengan demikian kita dapat mendefinisikan kembali identifier tadi setelah #undef.. misalnya software tersebut mempunyai komponen eksternal seperti resource pada windows. #ifdef. #undef. #else . keyword ini sebagai pembatas untuk menadakan bagian akhir dari source code yang akan dikenai efek jika keyword #if.

pernyataan 2. Ukuran ini disebut tipe data. unsigned int Ukuran (byte) 1 4 Contoh bool a = true . Perlu diperhatikan bahwa variabel bertipe bool dianggap bernilai false jika . (titik-koma). operator maupun operand. pernyataan 1 s/d pernyataan 3 seolah-olah dianggap satu pernyataan saja oleh compiler yang kita gunakan. unsigned long 4 short. selain itu linker juga menyatukan file objek (obj) diluar file objek yang kita hasilkan jika dibutuhkan oleh program kita ke dalam executable yang akan dibentuk. Berikut ini adalah tipe data dan ukurannya. } jika ekspresi didalam kurung sesudah if ( ekspresi a > b) bernilai benar maka seluruh pernyataan di dalam kurung kurawal akan dieksekusi. Sekelompok pernyataan yang disatukan dalam sebuah kurung kurawal (kadang di sebut sebagai block of statement atau blok pernyataan ) juga diperlakukan seperti sebuah pernyataan biasa. namun dengan adanya kurung kurawal. jadi anda hanya dapat mengisinya dengan nilai ini. unsigned char b = 1 long c = 0xFF . Sebenarnya keyword if hanya dapat mengeksekusi satu pernyataan sesudah ekspresi yang diuji olehnya ( pada contoh di atas ekspresi a > b).yang akan ditampilkan pada sebuah program. Setiap pernyataan dapat berisi beberapa ekspresi. pernyataan 3. unsigned short float double long double 2 4 8 8 Variabel bertipe bool hanya mempunyai dua nilai yaitu true atau false.02e8 long double h = 2. Variabel adalah sebuah simbol yang mewakili sebuah alamat di memory yang nilainya dapat dimanipulasi melalui nama tersebut dan mempunyai ukuran tertentu.42e10 char. unsigned short f = 067 float g = 0. Pernyataan diakhiri dengan tanda . Tipe data bool int. Komponen lain yang kadang-kadang disatukan oleh linker adalah dll (dynamic link library) yang disatukan secara "static" ke dalam file executable. bool b = false int a = -255 . unsigned int b = 10 char a = -1 . hal ini terutama berguna saat anda akan mengatur eksekusi sekelompok pernyataan dalam sebuah percabangan seperti contoh di bawah ini: if (a > b) { pernyataan 1. Contoh: return. unsigned long d = 0xFFC short e = 0xFFF .001 double h = 1. Pernyataan dalam bahasa C adalah sebuah baris program yang dapat diproses oleh compiler. Sintaks untuk mendeklarasikan (menyatakan pertama kali adanya sebuah variabel) adalah: tipe-data NamaVariabel Contoh: int variabel1. Tipe data yang berbeda kemungkinan mempunyai ukuran yang berbeda. unsigned char 1 long.

variabel seperti ini mempunyai scope dikeseluruhan source code yang kita miliki. sehingga untuk unsigned int nilai maksimumnya adalah 232 -1 (karena ada 0). nilai dari variabel tersebut harus kurang dari atau sama dengan nilai maksimum yang dapat ditampung oleh tipe data tersebut.94065645841247x10-324 s/d 1. Pada sistem operasi windows variabel dengan tipe ini memiliki nilai 32 bit (4 byte). yaitu anda dapat memasukkan sekumpulan ke dalam variabel tersebut. yaitu variable yang dinyatakan dalam mantissa dan eksponen. akan diberikan contoh sebagai berikut: #include <stdio.045 sedangkan eksponennya adalah 10e5 (105). Variabel memiliki apa yang disebut variable scope. sebab menyimpan sekumpulan karakter.79769313486231x10308 s/d -4. Pada prakteknya variabel tipe floating point ditangani oleh bagian FPU (Floating Point Unit/Math Coprocessor) pada microprocessor kita. misalnya pada potongan source code berikut: char message = "Ini adalah string" variabel char dengan deklarasi seperti di atas sering di sebut string. tetapi pada Microsoft Visual C++. sebab di luar fungsi tersebut variabel tersebut tidak akan dikenali oleh compiler. Anda hanya perlu mengetahui jumlah bit yang digunakan variabel tersebut dan untuk yang signed. variabel dengan tipe data char mempunyai sifat tersendiri. mengapa untuk dua alternatif saja kita menggunakan 1 byte (8 bit) padahal untuk 2 alternatif hanya dibutuhkan 1 bit. Untuk variabel yang tipenya lain tentunya anda sudah dapat menghitung sendiri nilai kisarannya. Mungkin anda bertanya. bilangan octal (basis 8) seperti 0223. nilai negatif yang paling kecilnya adalah . maka variabel tersebut hanya memiliki scope pada fungsi itu saja. double mempunyai nilai antara -1. Ketiga tipe ini adalah tipe variabel floating point. UINT var_test. dan benar jika nilainya >= 1. Anda tidak dapat menggunakan nama variabel yang sama untuk sebuah variabel global dan lokal sebab compiler akan menganggap variabel tersebut dideklarasikan 2 kali dan hal ini tidak dibolehkan oleh compiler C. dan eksponen adalah bilangan berpangkat 10 yang dikalikan dengan mantissa tersebut.Tipe data floating point nilai maksimum dan minimumnya tergantung pada Software Development Tool yang kita gunakan. Variabel bertipe int (integer/bilangan bulat) dan unsigned int (unsigned integer/bilangan bulat positif) hanya dapat diisi dengan bilangan yang bernilai bulat (tidak ada nilai di belakang koma atau pecahan) termasuk 0. dan 0.045x10e5 . Pada variabel floating point anda dapat memasukan data dengan nilai pecahan yang dikalikan dengan eksponesial. nilai variabel ini tidak begitu penting sebab yang kita simpan bukan merupakan nilai yang akan dioperasikan. Misalnya seperti ini: anda mendeklarasikan sebuah variabel di dalam sebuah fungsi di luar fungsi main(). int nilainya berada pada kisaran -(216) sampai 216-1 (karena ada 0). sebab variabel tersebut tidak akan dikenali oleh compiler. Variabel seperti ini biasa disebut variabel lokal. hal ini disebabkan oleh arsitektur kebanyakan microprocessor saat ini adalah "byte addessable".94065645841247x10 -324 untuk bilangan negatif. yaitu float. ada tiga tipe variabel yang tidak termasuk ke dalam golongan yang memenuhi aturan ini. Kasus kedua adalah variabel yang dideklarasikan diluar semua fungsi. 2. termasuk fungsi main().(2(jumlah bit tipe data tsb/2) ) dan nilai maksimum positifnya adalah 2 (jumlah bit tipe data tsb/2)-1 (karena ada 0). Pada beberapa sistem long double dan double mempunyai ukuran berbeda. karena semuanya analog dengan tipe data int. pada bilangan ini mantissa adalah 1. maksudnya nilai variabel terkecil yang dapat ditangani oleh microprocessor tersebut adalah byte.h> #define UINT unsigned int /* deklarasi fungsi kali */ UINT kali(UINT a. Selain sifat ini. anda dapat memasukkan nilai heksa desimal (basis 16) seperti 0xFF. Anda juga dapat memasukkan bilangan bukan desimal(basis 10) ke dalam variabel yang bukan floating point.5x1032. dan 4.79769313486231x10308 untuk bilangan positif.nilainya 0 . Misalnya 1. Untuk memperjelas. kisarannya sebagai berikut: float mempunyai nilai antara 10-308 s/d 10308. Pada saat menentukan tipe data sebuah variabel yang akan anda gunakan anda harus memperhatikan nilai maksimum atau minimum yang dapat ditampung oleh tipe data tersebut agar tidak terjadi kesalahan perhitungan. Variabel seperti ini biasa juga disebut variabel global sebab variabel ini dikenali di dalam fungsi manapun dalam program kita. Anda tidak dapat menggunakan variabel lokal di luar fungsi tempat variabel tersebut dideklarasikan. double dan long double. UINT b). Misalnya. misalnya 1. pada Visual C++ . Mantissa adalah faktor pengali. void main() { . Namun demikian. keduanya adalah identik. Implikasi dari adanya variabel global dan lokal adalah: 1. Variable scope adalah daerah di dalam source code tempat sebuah variabel masih dikenali/terlihat oleh compiler.

Anda perlu memperhatikan hal seperti ini saat anda membuat program. * & sizeof Operator ini memberikan ukuran memory yang digunakan operand (operand dalam byte. Operator Operator adalah karakter atau kumpulan karakter yang digunakan untuk memanipulasi variabel. Dalam bahasa C ada tiga golongan besar operator. UINT b) { UINT hasil = 30. faktor2 dan hasil adalah variabel lokal pada fungsi main(). operator ini bekerja pada dua operand sekaligus. return c.hasil). hasil = kali(faktor1. UINT hasil . UINT faktor2 = 20. sebab variabel ini dideklarasikan di luar semua fungsi.UINT faktor1 = 10.faktor2). Disebut juga address of operator. printf("%d \n". ) binary operator. operator ini hanya bekerja pada satu operand. disebut juga indirection operator. bisa-bisa program anda tidak dapat di-compile. yaitu: unary operator. } Pada source code di atas. UINT c = a*b. disebut juga decrement operator. Karakter atau kumpulan karakter ini dikenali secara spesifik oleh compiler sehingga variabel yang diubah-ubah nilainya(operand) akan dikenai operasi sesuai dengan definisi operasi yang dimiliki oleh operator tadi.~ ! ++ -Operator ini melakukan operasi negasi. yang berbeda dengan variabel hasil yang ada pada fungsi main() sebab scope kedua variabel tersebut adalah berbeda. Variabel faktor1. operand adalah operand yang ukurannya akan dicari. sebab jika anda dengan seenaknya memberi nama pada variabel yang anda gunakan tanpa memperhatikan scope dari variabel tersebut. Biasanya digunakan dalam operasi dengan pointer (akan dijelaskan lebih lanjut) Operator ini memberikan alamat memory operand. yaitu merubah nilai operand menjadi nilai yang berlawanan tanda. disebut juga increment operator. var_test adalah variabel global. Variabel hasil yang ada pada fungsi kali adalah variabel lokal. Operator binary antara lain: Operator Kegunaan . Unary operator antara lain: Operator Kegunaan Unary . Biasanya digunakan dalam operasi dengan pointer (akan dijelaskan lebih lanjut). Disebut juga Negation atau complement operator Operator ini menaikkan nilai operand 1 satuan. } UINT kali(UINT a. Operator ini memberikan nilai yang tersimpan pada alamat memory yang ditunjuk oleh operand. Operator ini menurunkan nilai operand 1 satuan.

Operator ini disebut juga operator bitwise xor. jika salah satunya benar maka nilai yang dihasilkan 1. perhatikan bahwa 0xA = 1010biner. % Operator Logic (Logical Operator) && || Operator Operasi Bit (Bitwise Operator) & | 1|1 = 1. Cara kerjanya adalah melakukan operasi OR (|) pada setiap bit kedua operand. Operator ini disebut juga operator bitwise or.Binary Operator Matematis + * / Operator ini menjumlahkan nilai operand di sebelah kiri dengan nilai operand di sebeleh kanan Operator ini mengurangi nilai operand di sebelah kiri dengan nilai operand di sebeleh kanan Operator ini mengalikan nilai operand sebelah kiri dengan nilai operand di sebelah kanan Operator ini membagi nilai operand sebelah kiri dengan nilai operand di sebelah kanan Operator ini disebut juga modulo operator. Operator Penggeseran Bit (Bit Shift Operator) Operator ini disebut operator geser kanan (right shift). misalnya: 0xA & 0xC akan menghasilkan 0x8. 1|0 = 1. perhatikan bahwa 0xA = 1010biner dan 0xC = 1100biner. 0^0 = ^ 0. misalnya: 0xA ^ 0xC akan menghasilkan 0x6. Sehingga 1010 | 1100 = 0110biner atau 0x6heksadesimal sebab 0^1 = 1 . misalnya: 0xA | 0xC akan menghasilkan 0xE. Cara kerjanya adalah melakukan operasi AND (&)pada setiap bit kedua operand. 0&0 = 0. 0|0 = 0. 1^1 = 0. Misalnya: 0xA >> 3 akan menghasilkan 0x1. kemudian hasil operasinya adalah sisa dari pembagian tersebut. jika keduanya benar maka nilai yang dihasilkan 1 (true). Sehingga 1010 & 1100 = 1000biner atau 0x8heksadesimal sebab 0&1 = 0 . perhatikan bahwa 0xA = 1010biner dan 0xC = 1100biner. Cara kerjanya adalah melakukan operasi XOR (^) pada setiap bit kedua operand. Sehingga 1010 | 1100 = 1110biner atau 0xE heksadesimal sebab 0|1 = 1 . dan jika digeser 3 kali akan diperoleh 1biner atau >> 0x1heksadesimal . Operator ini disebut operator logical and. Misalnya: 3%2 akan menghasilkan 1. jika tidak maka nilai yang dihasilkan adalah 0 (false) Operator ini disebut operator logical or. 1&1 = 1. Cara kerjanya adalah mengetes ekspresi disebelah kanan dan kirinya. perhatikan bahwa 0xA = 1010 biner dan 0xC = 1100biner. 1^0 = 1. sehingga dengan menggeser bitnya 1 kali ke kanan diperoleh 101biner. Cara kerjanya adalah melakukan penggeseran bit ke kanan pada nilai operand sejumlah bit yang ada di sebelah kanan operator ini. Cara kerjanya adalah mengetes ekspresi disebelah kanan dan kirinya. 1&0 = 0. jika tidak maka nilai yang dihasilkan adalah 0 Operator disebut juga operator bitwise and. Nilai Operand di sebelah kiri akan dibagi dengan nilai operand di sebelah kanan.

. if(A <= B) .. else .code1 akan di eksekusi. if(A != B) . code2 . else .<< Operator ini disebut operator geser kiri (left shift).... sebab A!=B bernilai 0 (false). code2 . code2 . >= Operator ini bekerja dengan membandingkan nilai operand di sebelah . pada source code ini . dan jika digeser 3 kali akan diperoleh 1010000biner atau 0x50heksadesimal. Operator ini bekerja dengan membandingkan nilai operand di sebelah kanan dan sebelah kiri-nya. code1. sebab A==B bernilai 1 (true).. Operator ini bekerja dengan membandingkan nilai operand di sebelah kanan dan sebelah kiri-nya.. Misalnya: 0xA << 3 akan menghasilkan 0x50.code1 akan di eksekusi.. jika operand di kiri bernilai kurang dari atau sama dengan operand di sebelah kanan maka hasilnya adalah 1 (true). perhatikan bahwa 0xA = 1010biner. Cara kerjanya adalah melakukan penggeseran bit ke kiri pada nilai operand sejumlah bit yang ada di sebelah kanan operator ini. Operator ini bekerja dengan membandingkan nilai operand di sebelah kanan dan sebelah kiri-nya. code1..code2 akan di eksekusi. pada source code ini . B = 1... pada source code ini ... code2 .. else .. Misalnya: Operator Perbandingan (Relational Operator) == A = 2... jika keduanya berbeda maka hasilnya adalah 1 (true). if(A == B) . Misalnya: <= A = 2. Operator ini bekerja dengan membandingkan nilai operand di sebelah kanan dan sebelah kiri-nya.. jika operand di kiri bernilai lebih dari operand di sebelah kanan maka hasilnya adalah 1 (true).. sebab A<=B bernilai 1 (true). B = 4. B = 2..code1 akan di eksekusi.. Misalnya: != A = 2. Misalnya: > A = 3. code1.. jika keduanya identik maka hasilnya adalah 1 (true). pada source code ini . else .. sehingga dengan menggeser bitnya 1 kali ke kiri diperoleh 10100 biner. code1. if(A > B) . B = 2. sebab A > B bernilai 1 (true)..

Misalnya: < A = 2.code1 akan di eksekusi.. Bentuk percabangan ini adalah yang paling sederhana. Pertama. else . (x > y) ? x : y . else if (ekspresi2) . sebab A>=B bernilai 1 (true). akan dibahas percabangan dengan if. jika operand di kiri bernilai kurang dari operand di sebelah kanan maka hasilnya adalah 1 (true). Operator Kegunaan Cara kerja dari operator ini adalah mengecek nilai ekspresi1.. sebab ekspresi1 nilainya salah.. Percabangan Percabangan (Control Flow) adalah teknik yang digunakan untuk mengalihkan eksekusi program saat suatu ekspresi yang diuji bernilai benar atau salah. dan else.. code1.. else if. x = 2. B = 2.. code2 . Berikut ini contoh untuk memperjelas: Ekspresi1 ? Ekspresi2 : Ekspresi3 int int int z = z. jika nilainya benar. if(A >= B) . Operator ini bekerja dengan membandingkan nilai operand di sebelah kanan dan sebelah kiri-nya. pada source code ini . Misalnya: A = 4. Format penggunaannya adalah: if (ekspresi1) .. ternary operator. jika salah maka yang akan dievaluasi adalah ekspresi3.. if(A < B) ... sehingga yang akan dievaluasi adalah ekspresi3. sebab A < B bernilai 1 (true).. pada source code di atas. jika operand di kiri bernilai lebih dari atau sama dengan operand di sebelah kanan maka hasilnya adalah 1 (true). pada source code ini . else . code1.code1 akan di eksekusi.. y = 3. operator ini bekerja pada tiga operand sekaligus. B = 4. sourcecode1. maka yang akan dievaluasi adalah ekspresi2. code2 .kanan dan sebelah kiri-nya... nilai z akan sama dengan y.

default: . else if akan mengecek ekspresi2. maka saat ekspresi bernilai sama dengan ekspresi2 eksekusi program tidak akan keluar dari percabangan switch setelah sourcecode2 tetapi akan terus melanjutkan eksekusi ke sourcecode3. break. default dan pernyataan sesudahnya adalah opsional (dapat digunakan. anda harus menggunakan keyword break. jika tidak. setelah sourcecode2. Selanjutnya adalah percabangan dengan switch.. setelah setiap alternatif pernyataan source code.. sourcecode3. sourcecode2. Masih ada bentuk percabangan lain dalam C. Jika ternyata tidak ada nilai yang sama dengan ekspresi maka yng dieksekusi adalah source code sesudah default. nilai ekspresi akan dicocokkan (matching) dengan nilai ekspresi1. else if ... tetapi tidak akan di bahas di sini sebab jarang digunakan dan dengan kedua teknik percabangan yang ada di atas sudah cukup untuk sebagian besar kasus yang kita hadapi seharihari.. pertama-tama. break. akan dieksekusi. ekspresi biasanya merupakan sebuah variabel yang dapat memiliki banyak macam nilai (misalnya variabel bertipe int). dan dapat tidak digunakan). sourcecode4.. sebenarnya hal ini juga dapat dilakukan dengan if . sourcecode2. pada sourcecode ini. sourcecode3. jika anda hanya memiliki dua alternatif "jawaban" maka bagian else if tidak perlu digunakan. else .. break. Misalnya: anda lupa memberikan break. case (ekspresi2): .. Hal ini tentunya bukan hal yang anda harapkan... Perulangan . else . sourcecode1. tetapi switch lebih efisien dan lebih mudah jika kita sudah menguasainya.. switch digunakan untuk percabangan dengan banyak alternatif pilihan. case (ekspresi3): . maka eksekusi program berpindah ke else if (ekspresi2). Format penggunaannya adalah: switch (ekspresi) {case (ekspresi1): . Pada format di atas. jadi teliti lah saat menggunakan switch. jika benar maka sourcecode1.. jika salah maka eksekusi program berpindah ke sourcecode3. if akan mengecek ekspresi1 . Satu hal lagi. ekspresi2 dan ekspresi3. jika ekspresi2 benar maka sourcecode2 akan dieksekusi. break. jika ternyata ekspresi bernilai sama dengan salah satunya maka source code dibawahnya akan dieksekusi. setelah keyword break (sesudah sourcecode3) barulah eksekusi keluar dari percabangan dengan switch ini.. tujuannya adalah agar eksekusi program keluar dari percabangan switch sehingga source code yang ada di bawahnya tidak dieksekusi.. misalnya: ekspresi bernilai sama dengan ekspresi1 maka source code1 akan dieksekusi. else if sebenarnya opsional (boleh ada boleh juga tidak). } pada source code diatas.

Ekspresi ini hanya satu kali dieksekusi. } pada source code di atas ekspresi1 adalah ekspresi yang akan dievaluasi pertama kali . ekspresi ini mendeklarasikan sebuah variabel bertipe int dan memberikan variabel tersebut nilai 0. hanya saja pernyataan yang ada di antara keyword do dan while akan dieksekusi minimal satu kali. Perulangan dengan while mempunyai format sebagai berikut: while( test_expression ) { } . Berikut ini source code yang menggunakan while dan mengerjakan hal yang sama dengan source code untuk perulangan menggunakan for..Perulangan adalah teknik pemrograman yang digunakan untuk mengatasi pernyataan program yang harus dikerjakan secara berulang-ulang. printf("loop masih dieksekusi"). setelah itu nilai i ini dinaikkan 1 satuan menjadi 2 pada ekspresi3 (ekspresi3 adalah i++).. i < 4 : i++) { printf("loop masih dieksekusi"). } pada source code di atas. dan melanjutkan ke source code sesudah kurung kurawal penutup pada contoh di atas. jalannya program kembali ke keyword for. Berikut contoh potongan programnya: for(int i = 0. pengulangan terakhir akan membuat nilai i menjadi 4 (sebab ekspresi3 di eksekusi). hal ini dilakukan berulang-ulang selama ekspresi2 masih bernilai benar. } while(i < 4) . ekspresi1 adalah int i = 0 . pada source code di atas. pada dasarnya sama dengan perulangan dengan while. for( ekspresi1 . i++. langkah-langkah ini diulang sampai nilai i menjadi 4. int i = 0. source_code_ulang. kemudian jalannya program kembali lagi ke pernyataan for dan ekspresi2 kembali dievaluasi (ekspresi1 tidak lagi dieksekusi). source_code.. while ... jika nilainya benar maka source_code_ulang. int i = 0. jika benar maka source_code_ulang.. yaitu saat keyword for pertama kali dipanggil. sebab pengetesan ekspresi dilakukan setelah peryataan tersebut dieksekusi. yaitu for. setelah itu ekspresi3 akan dieksekusi. saat pertama kali dieksekusi ekspresi ini bernilai benar sebab i < 4. sehingga eksekusi program akan keluar dari perulangan ini. while(i < 4) { i++. setelah itu ekspresi3 akan dieksekusi. pertama-tama keyword while dipanggil. Ketiga keyword ini lah yang paling sering digunakan. Perulangan dalam C dapat diimplementasikan dengan beberapa keyword. Kemudian nilai i dievaluasi apakah kurang dari 4 (ekspresi2 adalah i < 4).ekspresi3 ) { . Berikut ini source code yang menggunakan do..while dan mengerjakan hal yang sama dengan source code untuk perulangan menggunakan for. Saat i = 3.") untuk menampilkan tulisan ke layar. Perulangan menggunakan for mempunyai format sebagai berikut. dieksekusi. sekarang ekspresi tersebut bernilai salah sebab i = 4 . kemudian ekspresi2 dievaluasi. do . Jika test_expression bernilai salah maka jalannya program akan melewati perulangan ini begitu saja (melanjutkan ke source code sesudah kurung kurawal penutup pada contoh di atas).while.. do { printf("loop masih dieksekusi"). kemudian test_expression dievaluasi. kemudian kita memanggil fungsi printf(". while . dieksekusi. ekspresi2 . kemudian jalannya program kembali lagi ke pernyataan for . jika nilainya benar. } Perulangan dengan do. kemudian ekspresi2 dieksekusi.. maka source_code akan dieksekusi sampai test_expression bernilai salah..

.. dan yang terpenting adalah 'kekuatan' dari software apapun yang anda buat hanya dibatasi oleh imajinasi anda :). .. anda dan juga penulis bisa belajar banyak dari sana. Ada beberapa implementasi bahasa C yang mungkin akan membuat anda tertarik.. yaitu fungsi main(). asal lebih dari atau sama dengan 2. return_type adalah tipe data dari hasil_perhitungan. namun dapat juga tidak mengembalikan apa-apa. Fungsi adalah sekelompok perintah (bahasa C) yang dapat dipanggil untuk mengerjakan sebuah pekerjaan tertentu.. anda harus menempatkan "definisi" fungsi tersebut sebelum fungsi main() atau jika anda tidak ingin menaruh definisi fungsi tersebut sebelum main() maka letakkan "deklarasi" fungsi tersebut sebelum main() seperti pada contoh yang akan di bahas. tergantung bagaimana anda mendeklarasikan dan mendefinisikan sebuah fungsi. parameter1 dan parameter2 adalah nilai input yang akan diolah oleh fungsi.. sebab dalam bahasa C sebuah fungsi yang dideklarasikan atau didefinisikan dengan . Catatan: Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan pada bentuk umum di atas. return hasil_perhitungan. fungsi tanpa parameter adalah valid bagi compiler C.. Untuk membuat sebuah program C yang menggunakan fungsi (selain fungsi main())dapat berjalan dengan baik. karena source code-nya free. sekalipun nilai itu adalah 0.) maksudnya adalah sebuah fungsi dapat mempunyai lebih dari dua parameter. Hal ini diperlukan sebab fungsi yang anda buat kemungkinan tidak akan dikenali jika anda tidak . yaitu: kernel dari sistem operasi Linux. saat ini sudah ada beberapa cellphone yang dapat diisi dengan program aplikasi yang dibuat dengan bahasa C. hasil_perhitungan dalam literatur biasa disebut "return value". misalnya fungsi yang dideklarasikan sebagai berikut: void test(int a. Compiler C yang mendukung paling banyak arsitektur komputer saat ini adalah GNU C yang terdapat di banyak varian sistem operasi UNIX.. Program C yang paling sederhana sekalipun harus mempunyai minimal sebuah fungsi. kemudian.. dengan sebuah_nilai adalah nilai tertentu. .) { . kita hanya akan mempelajari fungsi dengan jumlah parameter yang pasti. Format dasar "definisi" sebuah fungsi adalah: return_type function_name(param1_type parameter1. Sebuah fungsi juga boleh tidak mempunyai parameter sama sekali.).. sebagai parameter terakhirnya berarti fungsi tersebut dapat memiliki jumlah parameter yang "tidak terbatas". dan jumlah parameter tersebut terserah anda saat memanggil fungsi tersebut. Jika sebuah fungsi tidak mengembalikan nilai apa pun maka return_type harus bertipe void dan fungsi tersebut tidak boleh mengandung keyword return sebuah_nilai . .. fungsi ini dapat menerima 2 atau lebih parameter. source_codes .. param2_type parameter2." Fungsi dan Struktur Program C Komponen utama bahasa C adalah sebuah bentuk yang dikenal sebagai fungsi. function_name adalah nama dari fungsi yang kita definisikan. } Format dasar "deklarasi" sebuah fungsi adalah: return_type function_name(param1_type parameter1.).. param2_type parameter2.. Anda perlu berhati-hati dengan sintaks ini. Dalam tutorial ini kita tidak akan mempelajari fungsi seperti ini. penulis ingin memberitahukan bahwa bahasa C diciptakan oleh seorang hacker bernama Dennis Ritchie yang bekerja di Bell Telephone Laboratories pada 1972. char b .. tanda . termasuk Linux. param1_type dan param2_type adalah tipe data dari parameter1 dan parameter2. Sebuah fungsi dapat mengembalikan (menghasilkan) sebuah nilai (dalam fungsi di atas nilai yang dikembalikan adalah hasil_perhitungan).Obrolan bebas: "Sebelum anda bosan. pada return_type function_name(param1_type parameter1. param2_type parameter2.

mendeklarasikannya atau mendefinisikannya sebelum fungsi main(). if(faktor1 >= 0 && faktor1 <= 9 ) { printf("Ketikkan nilai untuk faktor2 "). faktor1. Selanjutnya kita akan membedah sebuah program C yang sangat sederhana untuk memahami konsep di atas. return. return. scanf("%d". printf("Ketikkan nilai untuk faktor1 "). faktor2). hasil = kali(faktor1. &faktor2). printf("Hasil perkalian keduanya adalah %d\n". &faktor1). hasil .h > #define UINT unsigned int /* deklarasi fungsi kali */ UINT kali(UINT a. } else { printf("Anda mengetikkan karakter bukan bilangan \n"). hasil). } } else { printf("Anda mengetikkan karakter bukan bilangan \n"). #include < stdio. return c. faktor2). faktor2 = %d \n". faktor2. void { UINT UINT UINT main() faktor1. } contoh output dari program di atas adalah: Ketikkan nilai untuk faktor1 2 Ketikkan nilai untuk faktor2 3 . } } /* definisi fungsi kali */ UINT kali(UINT a. if(faktor2 >= 0 && faktor2 <= 9) { printf("faktor1 = %d . UINT b). scanf("%d". UINT b) { UINT c = a*b.

sebab keyword void berarti tidak ada return value sama sekali. Kemudian. dan program kita akan mengeksekusi blok pernyataan sesudah else. untuk membuat dari source code program di atas. faktor2 = 3 Hasil perkalian keduanya adalah 6 sebelum membahas source code di atas. catatan: 7 Anda harus membedakan antara definisi dan deklarasi sebuah fungsi. Fungsi main adalah fungsi yang pertama kali dipanggil oleh sistem operasi saat program kita dimulai8.faktor1 = 2 . Pilih An empty project pada dialog yang muncul kemudian klik Finish. Kemudian ketikkan nama source file yang anda inginkan dengan extensi . sebab Visual C++ akan secara otomatis memberi extensi . Pada baris selanjutnya kita mendefinisikan 3 buah variabel unsigned int. sehingga program akan menampilkan pesan kesalahan dan program kemudian diakhiri. jadi a dan b sebenarnya tidak dibutuhkan. Pada deklarasi sebuah fungsi. Sekarang kita akan membahas arti dari source code di atas. yang dibutuhkan sebenarnya hanya tipe data yang dikembalikan oleh fungsi (tipe data return value). Fungsi main juga didefinisikan tidak mempunyai parameter. akan dijelaskan bagaimana cara membuat program dengan source code di atas pada Microsoft Visual C++ 6. buka kembali menu File|New dan pilih tab Files. kemudian pilih C++ Source File. 5. jika inputnya adalah nilai numerik antara 0 dan 9 maka blok pernyataan di bawah pernyataan if tersebut akan dieksekusi. )) dan fungsi-fungsi untuk mengambil data yang dimasukkan user melalui keyboard (fungsi scanf ( . Buka menu File|New pada Microsoft Visual C++ 6. input ini kemudian diuji dengan ekspresi: if (faktor2 >= 0 && faktor2 <=9) Jika input tersebut memenuhi syarat percabangan di atas (ekspresi sesudah if bernilai benar) maka input dari user akan ditampilkan. )).9. stdio. dan nama project yang muncul pada kotak di bawahnya adalah nama project anda tadi. namun anda tidak akan sempat melihat outputnya. Catatan: Sebenarnya anda juga dapat menjalankan program yang dihasilkan dalam mode debug dengan menekan F5 atau memilih menu Build|Start Debug|Go.c pada kotak file name. kemudian klik OK.cpp jika anda tidak memberikan extensi pada nama file yang anda masukkan. Compile file tsb dengan menekan Control+F5 atau memilih menu Build|Execute "nama file".h adalah file yang disebut sebagai file header (extensi *. jika tidak maka blok pernyataan tersebut akan dilewati. kemudian pilih tab Projects dan pilih Win32 Console Application. fungsi int kali(int a. kemudian fungsi UINT kali(UINT . main didefinisikan sebagai fungsi yang tidak punya kembalian ( return value). Pada baris pertama anda melihat #include <stdio. Jika ternyata input kedua dari user tidak memenuhi syarat maka program akan mengeksekusi blok pernyataan sesudah keyword else yang ada di dalam blok pernyataan sesudah if (faktor1 >= 0 && faktor1 <=9) . Sekarang anda telah memiliki sebuah project yang masih kosong. pastikan check box Add to project dalam keadaan di-cek.exe . nama fungsi tersebut dan tipe data semua parameternya. isi dari variabel ini kemudian ditampilkan pada baris selanjutnya. Setelah itu pada baris selanjutnya. Pada contoh di atas. Kemudian pada baris selanjutnya fungsi main didefinisikan7. 2. kemudian ada sebuah ekspresi yang diuji: if (faktor1 >= 0 && faktor1 <=9) pernyataan ini mengetes input yang diberikan user (yang kita peroleh dari fungsi scanf). 1. Sekarang anda sudah dapat melihat outputnya pada sebuah console windows (dos prompt pada windows 98). Kemudian copy source code di atas ke file yang baru anda buat. 3. Blok pernyataan ini akan menampilkan pesan kemudian mengakhiri program dengan pernyataan return. pada dialog baru yang muncul klik OK. baris ini maksudnya adalah preprocessor harus menempatkan isi dari file tersebut diawal file yang kita buat sebelum compiler mengolahnya. kita mendefinisikan tipe data unsigned int dengan nama yang lebih singkat yaitu UINT. Jika input dari user memenuhi syarat percabangan if yang pertama maka user kembali diminta memberikan input karakter dari keyboard. 4. UINT) akan dipanggil dengan parameterparameternya adalah input dari user (faktor1 dan faktor2) dan hasil yang diperoleh dari fungsi tersebut dipindahkan ke variabel yang diberi nama hasil. int b) dideklarasikan. Pada bagian Project Name ketikkan nama project yang anda inginkan. kita memberikan simbol ini hanya untuk mempermudah saat membaca source code. deklarasi sebuah fungsi digunakan untuk memberikan "tanda pengenal" bagi sebuah fungsi agar fungsi tersebut dapat dikenali saat .h) yang mengandung definisi fungsi-fungsi yang kita butuhkan untuk menampilkan program kita (fungsi printf( .h> .

terlebih dahulu akan .test). pada source code di atas.[argument]. dan pernyataan return 0 . secara keseluruhan. anda cukup mengganti [format] dengan petik ganda dan di antara petik ganda tersebut anda tuliskan kata-kata yang ingin ditampilkan. Berikut ini contoh pengunaannya untuk menampilkan sebuah bilangan desimal: int test = 10. definisi sebuah fungsi adalah "ungkapan teknis" tentang apa yang harus dilakukan oleh sebuah fungsi saat fungsi tersebut dipanggil. di antara tanda petik ganda diketikkan kata-kata yang ingin ditampilkan. bilangan yang ingin kita tampilkan kemudian diletakkan pada parameter [argument] dari fungsi printf.. parameter [argument] dari fungsi ini adalah alamat dari variabel yang ingin kita isi. Fungsi yang pertama adalah fungsi output. Pointer dan Array Pointer adalah salah satu konsep yang paling sulit dipahami oleh programer pemula dalam bahasa C dan C++. penulis akan menjelaskannya agar anda tidak bingung saat mempelajari source code yang diberikan. Pointer pada hakikatnya adalah variabel yang menyimpan alamat variabel lain yang tipe data-nya sama dengan tipe data pointer tersebut. 10 Address of operator akan dijelaskan lebih rinci pada bagian pointer... adalah berbeda. [argument]. Untuk memahami dengan baik bagaimana pointer bekerja. dibandingkan orang-orang yang tidak mengerti hardware dengan baik. Jika anda ingin menggunakan lebih banyak angka lagi (yang berbeda posisinya dan dipisahkan karakter lain) maka anda cukup menmbah lagi [argument] dan meletakkan penanda seperti %d di atas pada posisi yang anda inginkan. Sebenarnya anda dapat memberikan entry point yang bukan fungsi main() pada Microsoft Visual C++ dengan mengatur salah satu switch pada linker-nya dan memberikan nama fungsi yang anda inginkan pada parameter yang diminta oleh switch tersebut untuk dijadikan entry point. anda harus bisa membayangkan pergerakan variabel-variabel antara microprocessor dan memori utama. Jadi. bedanya terletak pada parameter kedua. Penulis sendiri yang pada awalnya adalah "hardware mania" sebelum memulai belajar programming merasakan bahwa konsep ini lebih mudah untuk dipahami. Untuk mempermudah memahami pointer. fungsi tersebut adalah int printf(const char* [format]. 9 Perhatikan bahwa pernyataan return . kata-kata yang ada di antara karakter ini akan diabaikan oleh compiler sehingga ada atau tidaknya kata-kata tersebut tidak berpengaruh Fungsi untuk Input dan Output Pada tutorial ini ada 2 buah fungsi input dan output yang digunakan. biasanya adalah tanda petik ganda yang diantaranya diisi dengan kode jenis varabel yang akan kita isi pada parameter kedua ([argument]). Cara penggunanya mirip dengan fungsi printf..).). Fungsi yang kedua adalah int scanf(const char* [format].dipanggil. sedangkan pernyataan yang kedua mengembalikan nilai yaitu 0. Parameter pertama ([format]). Kata-kata yang dibatasi oleh karakter /* dan */ pada source code di atas adalah komentar (comment) yang berguna sebagai dokumentasi source code. [argument] adalah opsional. Fungsi ini adalah fungsi input. kita mengambil input dari user yang bertipe integer. 8 Fungsi semacam ini disebut entry point. dan akan lebih baik jika anda tahu bagaimana sistem operasi semacam windows mengorganisasikan memori. yaitu fungsi yang digunakan untuk menampilkan hasil yang diperoleh dari program kita ke layar komputer. kita mengambil input dari user dan memasukkannya ke variabel nilai1. Semoga hal ini tidak membuat anda merasa rendah diri. printf("inilah bilangan yang ingin ditampilkan: %d". pada source code di atas. yang kita gunakan untuk menerima input dari user melalui keyboard. scanf("%d". sehingga kode yang digunakan adalah %d. Contoh: int nilai1. Parameter kedua scanf adalah alamat dari variabel yang kita miliki sehingga digunakan address of operator10 untuk mengambil alamat dari variabel tersebut. Anda tidak perlu bingung menggunakan fungsi yang agak kompleks ini. pernyataan yang pertama mengakhiri sebuah pemanggilan fungsi tanpa mengembalikan nilai apa-apa. &nilai1). Tanda %d adalah sebuah kode khusus untuk memberitahukan fungsi printf bahwa kita ingin menampilkan bilangan integer (untuk tanda yang harus digunakan silahkan lihat dokumentasi compiler yang anda gunakan. untuk Visual C++ gunakan MSDN) pada posisi tersebut.

bagian ini adalah bagian memory space yang dapat diakses oleh program yang kita miliki dengan bebas. yaitu: 1. register ini disebut stack pointer dan ada pula register yang bertugas menyimpan sementara alamat yang dimiliki oleh stack pointer. hal ini diatur oleh bagian manajemen memori dari sistem operasi. Register. Global namespace. yaitu bagian dari Microprocessor yang kita miliki yang dapat menyimpan data sementara ketika program sedang dijalankan11. disinilah aktivitas utama yang terjadi saat komputer kita jalankan. Bagian ini adalah bagian yang read only. Penjelasan lebih rinci tentang register-register ini dapat anda lihat pada tutorial pemrograman assembly. Dalam sistem operasi seperti ini setiap program mempunyai wilayah memori sendiri (memory space) yang hanya dapat digunakan oleh program itu sendiri. Dalam kasus tertentu kita perlu mengubah isi dari sebuah variabel yang sebenarnya. 7. yaitu bagian dari memory yang berfungsi untuk menyimpan data sementara. Isi instruction pointer yang di simpan di stak pada langkah 1 kemudian dipindahkan ke instruction pointer . 11. Wilayah memory ini dibagi ke dalam beberapa komponen lagi. alamat kode instruksi yang ditunjuk oleh instruction pointer dinaikkan satu instruksi. sehingga instruction pointer menunjuk ke alamat kode instruksi yang akan dieksekusi setelah fungsi yang dimaksud selesai dieksekusi. 11 Register adalah bagian inti dari microprocessor yang kita miliki. sehingga program kembali dilanjutkan. bagian ini menyimpan kode program yang akan dieksekusi (machine code) yang kita hasilkan dari source code program yang sudah di-compile. misalnya variabel c pada fungsi kali pada source code sebelumnya. Alamat stack saat ini yang ada pada register stack pointer kemudian di copy ke register stack frame pointer.dijelaskan bagaimana pengorganisasian memori dalam sebuah komputer oleh sistem operasi yang berjalan pada komputer tersebut. 5. Alamat ini kemudian di simpan pada stack. 4. Page file adalah bagian dari media penyimpan eksternal (diluar motherboard) yang diperlakukan seperti RAM. 10. selain itu ada register yang berfungsi menunjukkan alamat stack yang digunakan saat ini. Kemudian. Sebelum melangkah lebih jauh. Yang perlu kita ketahui saat ini adalah beberapa register yang bertugas menyimpan alamat kode program yang sedang dieksekusi saat ini. sehingga fungsi tersebut adalah perintah yang akan dieksekusi selanjutnya. mulai saat ini. 3. 9. register ini disebut stack frame. sehingga fungsi dieksekusi. tidak dapat digunakan oleh program lain. Instruction pointer kemudian mengeksekusi kode instruksi pertama yang telah ditunjuk pada langkah 3. Variabel lokal yang didefinisikan di dalam fungsi di simpan di stack. sehingga stack efektif saat ini tidak mengandung parameter fungsi dan variabel yang lokal terhadap fungsi. saat sebuah fungsi sedang dipanggil dan diproses. Alamat kode instruksi pertama dari fungsi yang ingin kita eksekusi kemudian di pindahkan ke instruction pointer. Berikut ini adalah proses yang terjadi : 1. Free store. Pada x86 32 bit ada beberapa register yang digunakan secara intensif dan ada juga yang tidak. Code Space. Register-register inilah yang memelihara keadaan sistem kita agar tetap berjalan sebagaimana mestinya. Fungsi telah selesai dieksekusi. 8. 3. kita tidak bisa melakukan hal ini dengan fungsi seperti yang telah kita pelajari sebab fungsi tersebut hanya . Stack. Memory space ini adalah bagian dari RAM namun bisa juga sebagian berada pada swap file. adalah bagian memory di luar bagian memory yang telah di sebut di atas. hasil perhitungan dari fungsi tersebut kemudian diletakkan pada bagian stack yang telah disediakan pada langkah 2. sebab kita hanya dapat mengeksekusi sebuah program. 2. Tentang register akan dijelaskan lebih lanjut pada pemrograman assembly. akan dijelaskan apa yang terjadi ketika sebuah fungsi dipanggil. nilai stack pointer dinaikkan untuk menyediakan ruang bagi return value dari fungsi yang akan kita eksekusi. Setelah membaca uraian di atas kita tahu bahwa ada beberapa alasan mengapa pointer diperlukan. Alamat yang disimpan oleh register stack frame pointer kemudian di restore kembali ke register stack pointer. Seluruh parameter fungsi kemudian disimpan atau tepatnya di copy ke stack 6. yaitu: 1. bukan merubah kode program itu sendiri saat dia dijalankan. 5. Pertama. 4. Sistem operasi modern umumnya menggunakan apa yang dikatakan swap file atau page file. data apapun yang dimasukkan ke stack dianggap lokal terhadap fungsi yang kita panggil. register ini disebut sebagai instruction pointer. Return value dari fungsi di pindahkan ke variabel yang menerima hasil fungsi tersebut.. 2.

sehingga tidak akan menimbulkan bug seperti stray pointer. /* operasi 2 */ A & B. hal ini diwakili oleh sintaks int * pA . Contoh: int * pInt. pindahkan isi variabel C ke variabel yang ditunjuk oleh pointer pA. mengalikan variabel di sebelah kiri dan kanannya. var1). C. var1). printf("nilai var1 setelah tukar2: %d \n". &var2). UINT Var2). memanipulasi "kopian" dari variabel yang sebenarnya ingin kita manipulasi (yang di simpan di stack ketika fungsi tersebut diproses ) Jika kita bisa merubah secara langsung variabel yang ingin kita manipulasi maka hal itu adalah lebih efisien dibandingkan mengkopi dan memanipulasinya. /* operasi 3 */ = C. Dalam kasus sebuah fungsi yang harus mengembalikan 2 atau lebih return value. 3. Pada baris /* operasi 3 */. tukar2 (var1. var2). atau dengan kata lain.h > #define UINT unsigned int void tukar1(UINT* pVar1. sebab sebuah fungsi hanya mungkin mempunyai 1 return value (baca kembali bagian fungsi).var2). yaitu melakukan operasi bitwise AND antara variabel di sebelah kiri dan kanannya. tergantung konteks penggunaannya. Alamat variabel A ditunjukkan dengan sintaks &A. . void tukar2(UINT Var1. printf("nilai var1 setelah tukar1: %d \n". printf("nilai var2 setelah tukar2: %d \n". operator * disebut sebagai indirection operator sebab pada ekspresi *pA operator ini bekerja mengakses isi dari alamat memori yang ditunjukkan oleh pointer pA. Untuk itu contoh di atas harus diperbaiki sebagai berikut: int * pInt = 0. printf("nilai var2 saat ini : %d \n". Pada baris /* operasi 4 */. jadi pernyataan : *pA = C mempunyai arti. karena memberikan alamat variabel yang ada di sebelah kanannya yaitu alamat variabel A. pernyataan: int * pA = &A mempunyai arti: kita mendeklarasikan pA sebagai pointer ke variabel bertipe int. Beberapa operator dalam C yang bisa punya banyak makna dan kegunaan. Jelas hal ini tidak mungkin dilakukan dengan metode yang telah kita ketahui. Sebuah pointer harus menunjuk ke alamat memory tertentu. Berikut ini adalah sintaks untuk mendeklarasikan pointer: data_type * pointer_name.2. B = 3. Null pointer adalah pointer yang tidak berbahaya. kemudian pointer ini kita buat menunjuk ke alamat variabel A. UINT * pVar1 = &var1. tukar1(pVar1. data_type adalah tipe data dari variabel yang ditunjuk oleh pointer tersebut. * pA = &A . pointer seperti ini disebut stray pointer. /* operasi 4 */ #include < stdio. kemudian mengkopi kembali hasil manipulasi tersebut dari stack ke variabel aslinya. operator & pada sintaks ini disebut sebagai adddress of operator. Pada baris /* operasi 2 */. operator & juga berfungsi sebagai operator bitwise AND biasa (sebab fungsi dasarnya memang seperti itu). Dengan demikian jika anda belum mengisi sebuah pointer dengan alamat memori tertentu maka inisialisasi pointer tersebut dengan nilai 0 sehingga pointer tersebut menjadi null pointer . jika tidak maka pointer tersebut bisa menimbulkan bug. Operator jenis ini antara lain & dan * . Berikut adalah contoh untuk memperjelas: int int int int C = C = *pA Pada baris /* operasi 1 */. /* operasi 1 */ A*B. UINT* pVar2).var1). UINT var2 = 8. pindah isi variabel C ke varabel A (sebab pA menunjuk ke alamat memory variabel A). operator * berfungsi sebagai operator kali biasa. pada contoh ini dideklarasikan sebuah pointer ke sebuah variabel bertipe int. Selanjutnya kita akan membahas sebuah contoh program yang menggunakan pointer. printf("nilai var1 saat ini : %d \n". Alamat ini kemudian kita pindahkan ke variabel pA yang baru dideklarasikan dengan operator = . A = 9. pointer_name dalah nama dari pointer yang kita inginkan.var2). int main() { UINT var1 = 4.

/* copy isi var2 ke var1 */ *pVar2 = temp. printf("Isi dari komponen ke[%d].c. Pada fungsi tukar1. karena yang kita jadikan paramater adalah alamat dari variabel tersebut. dengan tipe data yang sama yang diperlakukan sebagai satu variabel dan dapat diakses dengan menggunakan nama dari array tersebut. nama_array adalah nama yang kita berikan untuk array tersebut. var2). for( c = 0 . UINT Var2) { /* karena fungsi ini passing by value maka yang kita rubah nilainya saat ini adalah copy variabel var1 dan var2 yang ada di stack */ UINT temp. Fungsi ini tidak penulis jelaskan lebih jauh sebab comment yang diberikan serta penjelassan sintaks pointer sebelumnya penulis anggap sudah memadai. Anda juga telah membaca sebelumnya tentang bagaimana sebuah fungsi bekerja. temp = Var1. /* copy isi temp ke var2 */ } Jika anda mengeksekusi program di atas. Sekarang kita akan membahas mengenai Array. Karena keterbatasan waktu. jumlah_komponen adalah jumlah komponen (variabel) yang dimiliki oleh array tersebut. Berikut ini contoh penggunaannya: #include < stdio. UINT* pVar2) { UINT temp. and dapat melihat aplikasinya pada fungsi tukar1. sehingga pada saat fungsi selesai dieksekusi parameter semula tidak berubah. /* copy isi var2 ke var1 */ Var2 = temp. UINT arr_Test[10]. return 0. c++) { arr_Test[c] = komponen. tipe_data adalah tipe data dari variabel yang menjadi komponen array tersebut. temp = (*pVar1).printf("nilai var2 setelah tukar1: %d \n". parameter-parameter yang digunakan adalah alamat variabel-variabel yang ingin kita rubah. variabel yang kita peroleh adalah variabel aslinya. dari uraian tsb diketahui bahwa saat kita tidak menggunakan pointer sebagai parameter fungsi (biasa disebut passing by value) maka yang diubah bukan parameter yang kita masukkan. Tidak demikian hal nya jika kita menggunakan pointer sebagai parameter (biasa disebut passing by pointer). Sintaks untuk mendeklarasikan array adalah: tipe_data nama_array[jumlah_komponen]. } void tukar2(UINT Var1. penjelasan tentang pointer hanya sampai di sini. c < 10 . melainkan "kopian" dari parameter tersebut yang ada di stack. /* copy isi temp ke var2 */ } void tukar1(UINT* pVar1. Di sini lah kegunaan pointer mulai tampak. /* copy isi var1 pada temp */ Var1 = Var2. maka saat kita menggunakan indirection operator. Array adalah sekelompok variabel yang berbeda. . adalah: %d \n". /* copy isi var1 pada temp*/ (*pVar1) = (*pVar2).arr_Test[c]). UINT c. akan diperoleh output sebagai berikut: nilai nilai nilai nilai nilai nilai var1 var2 var1 var2 var1 var2 saat ini : 4 saat ini : 8 setelah tukar2: setelah tukar2: setelah tukar1: setelah tukar1: 4 8 8 4 Dari output ini tampak jelas bahwa fungsi tukar1 benar-benar mempertukarkan isi dari var1 dan var2 .h > #define UINT unsigned int void main() { UINT komponen = 5. sementara fungsi tukar2 tidak demikian. komponen++.

ke[9]. . Sintaks pArr++ artinya naikkan nilai alamat memori yang ditunjukkan pArr satu satuan.arr_Test[c]). dan seterusnya. Nama sebuah array sebenarnya merupakan pointer ke elemen pertama dari array tersebut. ke[3].. sebab hal ini akan menjadi bug pada program anda. ke[1]. ke[8].}} output dari program di atas adalah: Isi Isi Isi Isi Isi Isi Isi Isi Isi Isi dari dari dari dari dari dari dari dari dari dari komponen komponen komponen komponen komponen komponen komponen komponen komponen komponen ke[0]. Kemudian komponen-komponen dari array tersebut diisi dengan nilai variabel komponen dalam sebuah perulangan menggunakan for. ke[7]. Satu hal yang perlu anda waspadai saat menggunakan array. ke[2].c. Menaikkan nilai pArr satu satuan sama saja artinya dengan menunjuk ke komponen selanjutnya dalam sebuah array. dan seterusnya. UINT c. adalah: %d \n". Berikut contohnya: (program sebelumnya diubah untuk memberikan output yg sama) #include < stdio. sebab indeks dimulai dari 0. apalagi penulis :(. ke[6]. Mungkin anda mengenal John Carmack. } } Output yang dihasilkan oleh program ini sama dengan output program sebelumnya. adalah: adalah: adalah: adalah: adalah: adalah: adalah: adalah: adalah: adalah: 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Pada program di atas. inilah yang disebut pointer arithmetic. karena tipe datanya integer maka alamat yang ditunjuk pointer tersebut dinaikkan sebanyak 4 byte (pada windows). hal inilah yangmenyebabkan kita dapat melakukan pointer arithmetic. c++) { *pArr = komponen. UINT* pArr = arr_Test. kita break sebentar. yaitu indeks yang menunjukkan komponen pertama dari array. kita mendeklarasikan array dengan tipe data unsigned int. programer yang ada di balik ID Software.. pArr++. komponen++. Sampai di sini anda telah mengerti tentang pointer dan array. Misalnya anda mendeklarasikan sebuah array mempunyai 9 komponen. ke[5]. sehingga anda dapat mengakses elemen array tesebut dengan sebuah trik yang disebut dengan pointer arithmetic. dengan jumlah komponen sebanyak 10 buah. Indeks menunjukkan letak komponen tersebut di dalam array.. tidak terlalu sulit bukan ? Obrolan bebas: "Anda mungkin sudah lelah mengikuti tutorial ini. Indeks 1 menunjukkan komponen ke-2. UINT arr_Test[10]. c < 10 . yaitu pastikan bahwa anda tidak mengakses indeks array yang melebihi jumlah komponen array tersebut. Perlu anda ketahui bahwa setiap komponen array dapat diakses dengan sebuah nilai yang disebut indeks.. digunakan sintaks arr_Test[0] (sebab nilai awal variabel c adalah 0). Indeks paling kecil adalah 0. Penulis ingin ngobrol sesuatu soal programming. Perhatikan bahwa untuk mengakses komponen pertama dari array arr_Test. ke[4]. maka indeks maksimum yang dapat anda gunakan adalah nama_array[8]. Perhatikan bahwa untuk menunjuk dan memanipulasi komponen dari arr_Test kita menggunakan pointer pArr. Jadi. RTCW (Return to The Castle Wolfenstein) dan Doom . satu satuan di sini adalah sejumlah byte dari ukuran tipe data pointer tersebut. Komponen pembentuk sebuah array diletakkan pada alamat yang berurutan di memory.h > #define UINT unsigned int void main() { UINT komponen = 5. pembuat game Quake III Arena. printf("Isi dari komponen ke[%d]. Trik ini memanfaatkan nama array yang diperlakukan sebagai pointer. for( c = 0 .

. Sintaksnya sbb: typedef struct nama_struct{ tipe_data nama_elemen_1..III. sebab biaya pengembangannya akan sangat mahal. Sintaks yang digunakan untuk mendeklarasikan sebuah struct adalah: struct nama_struct{ tipe_data elemen_1. untuk mengakses elemen_2 pada variabel pointer_struct anda akan menggunakan sintaks: pointer_struct->elemen_2 Hal yang lain yang perlu anda perhatikan adalah. tipe_data adalah tipe data dari elemen struct.variabel_struct2. Pada penyimpanan data dengan array yang kita pelajari sebelumnya.}nama_alias.}variabel_struct1. misalnya int. untuk membuat sebuah variabel dengan tipe-data struct nama_struct. tipe_data nama_elemen_n. apa jawabannya ? " Struct dan Union Struct adalah bentuk yang sangat penting anda pahami jika anda ingin memprogram menggunakan C pada sistem operasi windows. dengan teknik ini anda tinggal menggunakan sintaks: nama_alias variabel_struct. tipe_data elemen_2. . bahasa dan tool seperti apa yang digunakan John Carmack untuk membuat game-nya ? sebab sebagian besar atau malah semua game buatan ID software tersedia untuk hampir semua platform komputer. Penyimpanan data menggunakan struct memberi kita fleksibilitas yang lebih baik. Jadi . Sintaks seperti ini banyak digunakan dalam pemrograman C pada windows. dan sebagian lagi memanfaatkan union. kita hanya dapat menyimpan data dengan menggunakan 1 macam tipe data yaitu tipe data dari array tersebut. yang telah dikenali secara internal oleh compiler.. Sekarang kita akan mempelajari metode penyimpanan data yang lebih umum yaitu struct dan union. Dengan keyword ini. tipe_data nama_elemen_2. variabel_struct1 dan variabel_struct2 adalah variabel dengan tipe data struct nama_struct. yaitu: . karena kita dapat menyimpan data dengan tipe data yang berbeda ke dalam 1 struct. anda dapat membuatnya pada baris program sesudah deklarasi struct ini. Misalnya untuk mengakses elemen_1 pada variabel variabel_struct1 anda akan menggunakan sintaks: variabel_struct1. Anda harus menggunakan sintaks: struct nama_struct variabel_struct. anda tidak perlu lagi memberikan kata struct di depan nama struct tersebut. tipe_data elemen_n.elemen_1 jika variabel yang anda miliki ternyata adalah sebuah pointer.. Pada sintaks di atas *nama_alias_pointer adalah opsional. (titik). Anda dapat menggunakan sintaks yang mempersingkat pembuatan variabel bertipe struct tertentu dengan menggunakan keyword typedef12. Struct pada dasarnya merupakan sebuah tipe data baru yang didefinisikan oleh programer yang membuatnya.. jika anda lebih suka membuat variabel dengan tipe data struct ini di tempat lain. . tidak mungkin dia membuat game dengan 'code base' yang berbeda-beda. yaitu ->... anda tidak dapat langsung menggunakan sebuah struct . Pada bagian sebelumnya kita telah mengenal bentuk penyimpanan data dalam C yaitu dengan menggunakan variabel dan dengan menggunakan array. Untuk mengakses isi dari elemen sebuah struct anda dapat menggunakan member of operator . Kadang penulis berpikir. variabel ini tidak wajib. Untuk melakukannya. mulai dari Apple sampai PC. Pada sintaks di atas. . pada sintaks di atas. anda harus menggunakan member of operator dalam bentuk lain. pastilah 'code base' dari semua game itu sama. Sebagai contoh. keyword ini dapat anda gunakan jika anda ingin membuat variabel bertipe pointer ke struct nama_struct. sebab sebagian besar komponen windows mulai dari user interface sampai driver menggunakan bentuk ini. *nama_alias_pointer.. anda tinggal menggunakan sintaks: nama_alias_pointer pointer_struct. Kalau kita pikir. misalnya: pointer_struc maka untuk mengakses elemennya.

Selanjutnya kita akan membahas sebuah program yang memanfaatkan struct.h > typedef unsigned int UINT. free(Duron).nama. #define UINT unsigned int adalah: typedef unsigned int UINT . *puP.h > #include < malloc. /* deklarasi struktur */ void harga_per_MHz(puP pProc). UINT harga. harga_MHz). printf("harga per MHz dari %s adalah %d \n". bukan merupakan variabel.kecepatan = 2000. strcpy(Duron->nama./* alokasikan memori */ uP Celeron. Berikut ini source code program tersebut: #include < stdio. "Duron"). harga_per_MHz(Duron). Duron->kecepatan = 1100. anda harus membuat variabel dulu sebelum menggunakannya. /* deklarasi fungsi */ void main() { puP Duron = malloc(sizeof(uP)). typedef struct Microprocessor{ UINT kecepatan. File . char nama[20]. pProc->nama.h. Duron->harga = 350000. yaitu malloc. Celeron. sebab struct nama_struct juga adalah tipe data seperti halnya int. } Output dari program di atas adalah: harga per MHz dari Duron adalah 318 harga per MHz dari Celeron adalah 350 Pada source code di atas ada dua file header yang baru kita gunakan. typedef dapat digunakan untuk mengganti makro misalnya.harga = 700000.tanpa membuat objek dari struct tersebut./* bebaskan memori yang dialokasikan */ } void harga_per_MHz(puP pProc) /* definisi fungsi */ { UINT harga_MHz = (pProc->harga)/(pProc->kecepatan) . sintaks yang ekivalen dengan 12 #define untuk mempersingkat penulisan tipe data.h dan string. strcpy(Celeron. harga_per_MHz(&Celeron). Celeron. jadi seperti pada int.h > #include < string. "Celeron").} uP.

) dipanggil untuk menampilkan harga per MHz dari setiap variabel ini. yaitu Duron. jika tidak maka memori tersebut tidak akan dapat dipakai lagi selama program kita masih berjalan. Union pada dasarnya mirip dengan struct. Sekarang kita akan membahas sebuah bentuk yang dinamakan union. Catatan: nama_union maupun nama_struct pada deklarasi sebuah struct atau union adalah opsional. Di bawah ini adalah sintaks untuk mendeklarasikan union : union nama_union{ tipe_data elemen_1.}variabel_union1... Pembahasan mengenai struct hanya sampai di sini saja. setelah itu fungsi harga_per_MHz(. bahkan sintaks untuk deklarasinya sama saja. Memory leak adalah salah satu bug yang paling berbahaya. struct ini mengandung 3 elemen. Address of operator akan memberikan alamat dari suatu variabel. . hal ini sama saja artinya dengan memberikan pointer ke variabel yang kita inginkan. sedangkan dalam sebuah union. Pada sourcecode di atas kita memindahkan string ke elemen nama dari variabel bertipe struct Microprocessor yang kita buat. setiap pointer harus diinisialisasi untuk menunjuk alamat memori tertentu atau diinisialisasi dengan 0 (dideklarasikan dengan nilai nol) agar pointer tersebut tidak menjadi stray pointer. kita mendeklarasikan sebuah struct dengan nama Microprocessor. dan satu secara tidak langsung. tipe_data elemen_2. union akan tampak analog dengan variant. tipe_data elemen_2. Hasil perhitungan ini kemudian di tampilkan ke user..variabel_union2. Dalam sebuah struct. dan seperti yang dijelaskan sebelumya. dan bisa menimbulkan hang. untuk mengetahui lebih lanjut anda dapat membaca referensi yang ada pada akhir tulisan ini. apalagi jika bug ini terjadi pada blok pernyataan yang mengalami perulangan. pada satu saat hanya ada ada 1 elemen yang dapat digunakan. Hal ini dilakukan dengan fungsi strcpy(). Jadi berhati. 1 secara langsung. . dan puP yang merupakan pointer ke struct dengan tipe Microprocessor. harus digunakan & (address of operator) agar kita memberikan masukan yang tepat ke fungsi tersebut. *nama_alias_ponter. . karena akan membuat sistem kita kehilangan "free memory" (memory yang dapat dipakai oleh aplikasi lain) dalam jumlah besar. kita mendeklarasikan 2 buah variabel bertipe struct Microprocessor..}nama_alias. Setelah itu dideklarasikan sebuah fungsi tanpa return value yang mempunyai satu parameter dengan tipe pointer ke struct Microprocessor (fungsi harga_per_MHz). Fungsi malloc(size_t size) adalah fungsi untuk mengalokasikan memori sebesar size byte.hatilah saat menggunakan alokasi memori dinamis. yaitu Celeron. Union mempunyai cara kerja yang mirip "variabel template".. Pada definisi fungsi ini tampak bahwa fungsi ini akan menghitung harga per-MHz untuk setiap variabel (bertipe struct Microprocessor) melalui pointer ke variabel tersebut yang menjadi parameter inputnya. seluruh elemen struct tersebut berisi sesuatu pada suatu saat. itulah sebabnya saat kita memanggil fungsi ini pada variabel Celeron. File string. Yang membedakan struct dan union adalah cara kerjanya.. pastikan bahwa setiap fungsi malloc(size_t size) diimbangi oleh fungsi free(). Memori yang dialokasikan secara dinamis harus "dibebaskan" setelah digunakan dan tidak diperlukan lagi dengan fungsi free().. anda dapat . tipe_data elemen_n. Alokasi memori dinamis ini diperlukan karena puP Duron adalah sebuah pointer. karena kita dapat memasukkan variabel dengan tipe data yang telah kita definisikan sebagai elemen union tersebut ke dalam union tersebut pada saat run time (saat program sedang berjalan) dan pada satu saat hanya satu elemen saja yang dapat digunakan. yaitu uP yang merupakan nama alias "biasa". tipe_data elemen_n. yaitu pointer ke struct yang kita miliki. harga dan nama.malloc. fungsi ini menggunakan passing by pointer seperti yang sudah kita bahas sebelumnya. Sekarang kita akan membahas source code di atas dengan lebih detail.. Kemudian kedua variabel ini diisi seluruh elemennya dengan nilai yang kita inginkan dengan menggunakan operator yang sesuai. Dalam sebuah union biasanya elemennya mempunyai tipe data yang berbeda-beda. Bagi anda yang pernah menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.h digunakan untuk menyediakan kemampuan memindahkan string (kelompok karakter) dari satu variabel ke variabel lain atau dari sebuah string ke variabel yang dapat menyimpan string. Fungsi harga_per_MHz menggunakan parameter bertipe pointer ke struct. Pada deklarasi struct itu juga kita memberi 2 nama alias untuk struct ini. atau dengan menggunakan keyword typedef: typedef union nama_union{ tipe_data elemen_1.h digunakan untuk menyediakan kemampuan bagi program kita untuk mengalokasikan memori secara dinamis menggunakan fungsi malloc() dan free. yang dapat menimbulkan bug. Pada fungsi main(). hal ini lah yang disebut memory leak. yaitu kecepatan. Pada bagian awal program.

} shared. union shared_tag { char c. var.type ) { case CHARACTER: printf("%c".i = 111.shared. generic. Selanjutnya kita akan membahas sebuah penggunaan union.type = CHARACTER. var. #include < stdio. break. void main() { generic_tag var. var.menggunakan sebuah nama untuk sebuah struktur dan dapat mengabaikannya.f = (float) 12345."). tergantung dari kemauan anda. void print_function( generic_tag generic ).. switch( generic.shared.i). break. var. print_function( var ). case FLOAT: printf("%f". }generic_tag.type = 'x'.shared. Berikut ini adalah sebuah contoh implementasinya. default: printf("an unknown type: %c\n". int i.c).. } } . print_function( var ). var.shared. var.67890. generic. float f.h > #define CHARACTER 'C' #define INTEGER 'I' #define FLOAT 'F' typedef struct data_holder{ char type.type). break. print_function( var ). generic. } void print_function( generic_tag generic ) { printf("\n\nThe generic value is.shared.c = '$'. break. generic. case INTEGER: printf("%d".type = FLOAT.f).shared.

an unknown type: x Contoh di atas adalah contoh penggunaan union yang umum. int var1. sebab feature ini jarang digunakan. void kuadrat(int * pX. int * pY).12345. didefinisikan sebuah variabel struct data_holder dengan nama var.. int * pY). printf("Ketikkan fungsi yang anda pilih (1-3) "). int var2.h > #define FALSE 0 #define TRUE 1 void tukar(int * pX. tergantung data yang dimasukkan ke elemen shared yang merupakan sebuah variabel union. Lebih Lanjut Tentang Fungsi Pada bagian ini kita akan membahas penggunaan fungsi dengan memanfaatkan pointer. isi dari union yang ada pada var ditampilkan kepada user dengan menggunakan fungsi print_function. Didefinisikan beberapa konstanta yang digunakan sebagai "pengenal" untuk data yang dimasukkan ke union ini. void main() { int keluar = FALSE. Pengecekan ini dilakukan melalui sebuah peryataan menggunakan switch. FLOAT.. marilah kita coba implementasi berikut: #include < stdio. tujuan penulis hanya ingin memperkenalkan union kepada anda :).. INTEGER. &var1). dideklarasikan sebuah struct dengan nama data_holder dan nama alias generic_tag yang salah satu komponennya adalah union dengan nama shared_tag. Pada contoh di atas. Untuk mempermudah pemahaman konsep ini. int *). Elemen type dari struct ini kemudian isinya diubah-ubah pada saat yang bersamaan. void (*ptr_func) (int * . int * pY).. Jika anda masih kesulitan memahami penggunaan union. printf("variabel pertama : "). int inrange = TRUE. int pilihan.Output dari program di atas adalah: The generic value is. union ini dapat menyimpan data dengan tipe char. yaitu CHARACTER. &var2). scanf("%d". printf("variabel pertama : "). Fungsi ini bekerja dengan cara mengecek tipe data yang telah dimasukkan ke var melalui elemen type yang dimiliki var saat ini. hal itu tidak terlalu mengganggu. while (keluar != TRUE) { if (keluar == TRUE) break.. Setelah itu. void reset(int * pX. scanf("%d". &pilihan). Pada fungsi main().$ The generic value is. float atau integer (int).. scanf("%d". Nama sebuah fungsi pada dasarnya adalah pointer ke alamat fungsi tersebut.678711 The generic value is. switch(pilihan) { . yaitu sebagai variabel template.

printf("Menukar variabel 1 dan variabel 2\n"). temp = *pX. *pX = 0. int * pY) { printf("kuadrat function called \n"). printf("Variabel 1: %d . } if(inrange) { printf("Variabel 1 dan 2 sebelum fungsi di panggil: \n"). inrange = FALSE. *pX = (*pX)*(*pX). *pY = (*pY)*(*pY). case 3: ptr_func = reset. break. break. printf("tukar function called \n"). } Contoh output program di atas adalah: . printf("Variabel 1: %d . } void kuadrat(int * pX. var1. } } void tukar(int * pX. variabel 2: %d \n\n". var2). *pX = *pY. } printf("Apakah anda ingin mengakhiri program (1 = ya. &var2). *pY = 0. scanf("%d". variabel 2: %d \n\n".case 1: ptr_func = tukar . var1. var2). 0 = tidak) "). inrange = TRUE. int * pY) { int temp. inrange = TRUE. inrange = TRUE. ptr_func(&var1. int * pY) { printf("reset function called \n"). printf("Variabel 1 dan 2 setelah fungsi di panggil: \n"). case 2: ptr_func = kuadrat. } void reset(int * pX. break. *pY = temp.&keluar). default: printf("Fungsi yang anda pilih tidak didefinisikan\n"). break.

seperti pointer fungsi yang baru saja di bahas sebenarnya datang dari penggunaannya dalam pemrograman assembly. kuadrat dan reset. Contoh di atas mungkin cukup sulit dipahami. Mungkin anda bertanya-tanya mengapa begitu banyak tanda kurung. hal ini dibutuhkan. variabel 2: 3 Apakah anda ingin mengakhiri program (1 = ya. mulai dari variabel 'biasa' sampai pointer fungsi. anda perlu melihat kembali bagian pointer jika masih bingung dengan sintaks yang digunakan. Obrolan bebas: "Sampai saat ini kita telah mempelajari banyak konsep yang sangat penting. Format deklarasi sebuah pointer fungsi adalah: return_type (*pointer_fungsi) (tipe_data1 . dan penulis yakin pasti cukup melelahkan dan membingungkan :( . mengapa kita tidak perlu menggunakan indirection operator (*) untuk memanggil fungsi yang kita inginkan dari pointer-nya. Pointer fungsi dapat menunjuk ke berbagai macam fungsi. maksudnya adalah kalikan nilai yang ditunjuk oleh pointer pX dengan nilainya sendiri. tipe_data1 adalah tipe data dari parameter pertama fungsi yang ditunjuk oleh pointer fungsi yang kita deklarasikan. mengapa tutorial ini belum juga masuk ke pemrograman windows. sampai user memilih untuk keluar (keluar == TRUE) . Setelah memahami tutorial ini. program akan berulang-ulang menampilkan tampilan yang ada di dalam while. pada saat itu. pointer ke fungsi yang diberi nama ptr_func menunjuk ke tiga macam fungsi yang berbeda. tetapi alamat yang ditunjuk oleh pointer tersebut bukan alamat variabel. 0 = tidak) 1 Peringatan ! Berhati-hatilah saat menjalankan program di atas. So keep fighting till the end" Selanjutnya kita akan membahas sebuah program yang menggunakan pointer ke fungsi yang mirip dengan yang banyak digunakan dalam pemrograman windows. Jika anda menyalahi aturan ini maka bisa saja muncul bug yang akan membuat komputer anda hang. perintah break yang ada di dalam looping while (di bawah if (keluar == TRUE)) akan dieksekusi. tipe_data2 adalah tipe data parameter kedua dari fungsi yang ditunjuk oleh pointer fungsi yang kita deklarasikan. asalkan fungsi-fungsi tersebut mempunyai return type dan tipe data parameter yang sama persis. masukkan input sesuai dengan rentang nilai yang diminta. seperti ini: (*ptr_func)(&var1. program di atas mula-mula mengeset variabel keluar menjadi FALSE sehingga saat perulangan while(keluar != TRUE) mulai dieksekusi. sebab jika anda menuliskannya seperti ini return_type * pointer_fungsi (tipe_data1 .variabel pertama : 3 variabel pertama : 4 Ketikkan fungsi yang anda pilih (1-3) 1 Variabel 1 dan 2 sebelum fungsi di panggil: Variabel 1: 3 . seperti yang diperlihatkan pada contoh di atas. . mudah-mudahan anda tidak bermasalah lagi dengan apa yang disebut pemrograman C.&var2). sehingga program keluar dari looping tersebut. Anda juga mungkin bertanya. Sintaks *pX = (*pX)*(*pX). Mungkin anda juga penasaran. sebab hal itu adalah salah satu hal yang penulis sendiri rasakan sangat sulit dipahami jika konsep-konsep seperti yang dijelaskan di sini tidak dikuasai dengan baik.nya jika anda menginginkannya. Pointer fungsi seperti yang telah dijelaskan diatas. pemahaman anda tentang bahasa C akan menjadi setingkat lebih tinggi sebab banyak hal. adalah pointer juga. karena konsep itu semua digunakan jika anda berniat menjadi programer yang hebat. penulis sendiri butuh waktu 1 bulan untuk benar-benar memahami apa yang dilakukan setiap baris dari pemrograman dengan bahasa C pada windows dengan menggunakan windows API :( . Setelah membaca tutorial assembly nanti. bukan pointer fungsi seperti yang kita inginkan. Anda bisa saj melakukan. Contoh di atas mengeksploitasi kemampuan bahasa C menggunakan pointer fungsi. tetapi alamat sebuah fungsi. pointer_fungsi adalah nama dari pointer fungsi yang diinginkan. variabel 2: 4 tukar function called Menukar variabel 1 dan variabel 2 Variabel 1 dan 2 setelah fungsi di panggil: Variabel 1: 4 . tipe_data2 ). Jumlah tipe data parameter yang digunakan bisa saja 0 atau bukan 2. sebab keduanya diperlakukan sama saja oleh bagi compiler C. tergantung dari format fungsi yang ditunjuk oleh pointer fungsi yang kita buat. Anda perlu bersabar sebelum sampai ke sana. yaitu fungsi tukar. anda masih ingat kan ?). Di dalam looping inilah terdapat penggunaan pointer fungsi. Tapi anda tidak perlu merasa tertekan . kemudian kopi nilai tersebut ke variabel itu sendiri (variabel yang ditunjuk oleh pX). sebab program ini tidak bug free. namun hal ini tidak ada bedanya. tergantung pilihan yang diketikkan user. maka and mendeklarasikan sebuah fungsi dengan return value bertipe pointer ke return_type. return_type adalah tipe data dari return value (nilai yang dikembalikan/ dihasilkan sebuah fungsi. Secara garis besar. tipe_data2 ).

Sebuah variabel bertipe pointer ke fungsi (FPTR) Dua buah variabel bertipe UINT (unsigned int) Kemudian dideklarasikan dua buah fungsi yaitu fungsi Kali dan Hitung. Selanjutnya dideklarasikan sebuah struct dengan nama Input dengan elemen-elemen: 1. typedef struct Input { FPTR pFunc. printf("Hasil perhitungan adalah: %d \n". } Output dari program di atas adalah: Hasil perhitungan adalah: 200 Program di atas menggunakan beberapa sintaks yang "baru" misalnya sintaks untuk mempersingkat penulisan pointer fungsi. Berikut . typedef UINT (*FPTR) (UINT var1. input. kemudian objek tersebut dijadikan parameter untuk memanggil fungsi Hitung.h > typedef unsigned int UINT.param1. UINT kali(UINT faktor1. mengalikan kedua elemen struct tersebut yang bertipe UINT dan kemudian menampilkan hasilnya. in. Hitung(in). Arsitektur Driver Windows 2000/XP Penulis mohon maaf karena semestinya ada bagian pendahuluan yang menerangkan tentang Windows API (Application Programming Interface) sebelum masuk kepada bagian ini. Fungsi Hitung adalah sebuah fungsi yang menerima input berupa objek bertipe struct Input. UINT faktor2) { return (faktor1 * faktor2).} INPUT . Fungsi Kali bekerja dengan mengalikan kedua parameter inputnya.pFunc(input. Dalam beberapa saat ke depan mudah-mudahan bagian tersebut dapat disertakan dalam tulisan ini setelah tulisan ini diupdate :). tetapi akibat keterbatasan waktu maka bagian tersebut belum sempat disertakan.param2 = 20.param1 = 10.#include < stdio. UINT param1. in. hasil). FPTR adalah sebuah sintaks untuk menyatakan pointer fungsi yang return value-nya bertipe UINT dan memiliki dua parameter bertipe UINT. yaitu: typedef UINT (*FPTR) (UINT var1. } void Hitung(INPUT input) { int hasil = input.param2). Anda tidak perlu khawatir sebab hal tersebut tidak akan mengurangi pemahaman anda terhadap source code driver yang dibahas. Sampai di sini anda sudah memiliki sebagian besar skill yang dibutuhkan untuk melakukan pemrograman C pada Windows dengan menggunakan Windows API (Windows Application Programming Interface). UINT var2). Pada fungsi main().pFunc = kali. UINT var2). } void main() { INPUT in. in. sintaks ini maksudnya adalah. 2. dibuat sebuah objek bertipe struct Input. UINT param2.

NTSTATUS tDispatchCreate(IN PDEVICE_OBJECT DeviceObject.prototipe Patch project started 9 Feb 2003 by .Pinczakko */ #include "ntddk. NTSTATUS DriverEntry(IN PDRIVER_OBJECT DriverObject.Pointer to the name of the services node for this driver. UNICODE_STRING uszDeviceString. --*/ { NTSTATUS ntStatus. Arguments: DriverObject .c -. IN PIRP Irp).h" #define #define #define #define #define FILE_DEVICE_UNKNOWN 0x00000022 PCI_ADDR_PORT 0xCF8 PCI_DATA_PORT 0xCFC REG_ADDR 0x80000050 MASK 0x00000040 void tUnloadDriver(PDRIVER_OBJECT DriverObject). . void PatchPCI(ULONG reg_addr. PDEVICE_OBJECT pDeviceObject.ini kita akan membahas source code driver pada artikel Tutorial Membuat Patch dalam bentuk Driver Pada Windows 2000/XP. Return Value: The function value is the final status from the initialization operation. // Point uszDriverString at the driver name RtlInitUnicodeString(&uszDriverString. L"\\Device\\Patch"). NTSTATUS tDispatchClose(IN PDEVICE_OBJECT DeviceObject. RegistryPath . UNICODE_STRING uszDriverString. IN PIRP Irp).Pointer to driver object created by system. /* patch. IN PUNICODE_STRING RegistryPath) /*++ Routine Description: This routine is called when the driver is loaded by NT. ULONG mask).

Information=0.// Create and initialize device object ntStatus = IoCreateDevice(DriverObject. FILE_DEVICE_UNKNOWN. } //Patch the chipset on driver loading stage PatchPCI(REG_ADDR . // Point uszDeviceString at the device name RtlInitUnicodeString(&uszDeviceString. 0. DriverObject->MajorFunction[IRP_MJ_CLOSE] = tDispatchClose. DriverObject->MajorFunction[IRP_MJ_CREATE] = tDispatchCreate. IoCompleteRequest(Irp. 0. } NTSTATUS tDispatchCreate(IN PDEVICE_OBJECT DeviceObject. DriverObject->DriverUnload = tUnloadDriver. FALSE. Irp->IoStatus. // Return success return ntStatus.Status = STATUS_SUCCESS. &pDeviceObject).MASK). &uszDriverString.. &uszDriverString). } NTSTATUS tDispatchClose(IN PDEVICE_OBJECT DeviceObject.. return ntStatus. // Load structure to point to IRP handlers. if(ntStatus != STATUS_SUCCESS) { // Delete device object if not successful IoDeleteDevice(pDeviceObject). // Create symbolic link to the user-visible name ntStatus = IoCreateSymbolicLink(&uszDeviceString. return(STATUS_SUCCESS). IO_NO_INCREMENT). IN PIRP Irp) { Irp->IoStatus. L"\\DosDevices\\Patch"). IN PIRP Irp) { . if(ntStatus != STATUS_SUCCESS) return ntStatus.

Pada awal source code terdapat beberapa definisi konstanta.PCI_DATA_PORT in eax.Status = STATUS_SUCCESS. karena dapat membuat sistem anda rusak. } void PatchPCI(ULONG reg_addr. bits) out dx. IoDeleteDevice(DriverObject->DeviceObject).dx or eax. Keyword IN sebenarnya diabaikan oleh compiler saat source code ini di-compile. Pada program di atas.Irp->IoStatus. konstanta: FILE_DEVICE_UNKNOWN perlu dijelaskan di sini. Irp->IoStatus.//restore all flags popfd } } Warning ! Jangan mencoba menginstalasi driver yang dihasilkan oleh source code di atas pada sistem anda. Keyword tersebut hanya digunakan untuk memperjelas saat kita membaca source code. Konstanta ini digunakan sebagai pengenal bagi driver yang kita buat. L"\\DosDevices\\Patch").//fetch the address of the regs to be patched mov dx. } void tUnloadDriver(PDRIVER_OBJECT DriverObject) { UNICODE_STRING uszDeviceString. Namun. return(STATUS_SUCCESS).mask . IoCompleteRequest(Irp.PCI_ADDR_PORT . IO_NO_INCREMENT). Windows memanggil fungsi ini dengan menyertakan beberapa parameter.//save all flags and regs pushad mov eax. Kita akan membahas Source code ini mulai dari bagian awal. IoDeleteSymbolicLink(&uszDeviceString).//fetch the input port addr of PCI cfg space out dx.reg_addr . Selanjutnya 3 buah fungsi .eax mov dx. ULONG mask) { //Patch the chipset __asm { pushfd . fungsi ini dipanggil oleh Windows saat driver yang dihasilkan dari source code ini di-load oleh windows saat start-up. misalnya Hard drive atau mouse. entry point program ada pada fungsi DriverEntry . yaitu: sebuah struct dengan tipe PDRIVER_OBJECT dan sebuah struct dengan tipe PUNICODE_STRING.//mask the regs value (activate certn. RtlInitUnicodeString(&uszDeviceString. kita menggunakan FILE_DEVICE_UNKNOWN karena driver kita bukan merupakan driver spesifik untuk device tertentu yang telah dikenali secara internal oleh Windows.eax popad .Information=0. tentang arti definisi ini telah dijelaskan pada artikel Tutorial Membuat Patch dalam bentuk Driver Pada Windows 2000/XP.

jika berhasil maka variabel ini akan bernilai STATUS_SUCCESS setelah fungsi IoCreateDevice dipanggil. karena driver ini tidak memiliki device maka digunakan FILE_DEVICE_UNKNOWN. Fungsi RtlInitUnicodeString digunakan untuk menyalin string. DriverObject->MajorFunction[IRP_MJ_CLOSE] = tDispatchClose. kita membuat "template driver" yang diberikan oleh windows menunjuk ke fungsi-fungsi yang kita inginkan. Dalam kasus ini kita tidak perlu membahasnya karena tidak ada user mode application yang menggunakan driver kita.minimum yang harus dimiliki oleh sebuah driver. Parameter ke-6 adalah parameter yang berkaitan dengan kemampuan driver kita diakses dari usermode. Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan membaca file help Windows 2000 Driver Development Kit. karena kita tidak beururusan dengan software di user mode maka dalam driver ini. UNICODE_STRING uszDeviceString. misalnya hard drive maka nilai variabel ini akan berbeda. Inisialisasi tersebut kita lakukan dengan cara melakukan apa yang kita inginkan pada fungsi ini. tetapi device kita tidak dikenali. NTSTATUS adalah sebuah tipe data yang digunakan secara internal oleh Windows untuk menangani fungsi-fungsi yang berkaitan dengan driver. 7. sebab ketiga fungsi ini ditunjuk oleh pointer yang ada dalam fungsi DriverEntry . Parameter ke-5 adalah karakteristi device yang secara internal dikenali oleh windows. nama dari fungsi-fungsi ini tidak harus seperti yang diperlihatkan pada source code di atas. Parameter ke-3 adalah nama dari driver kita yang akan tampak oleh user mode application. PDEVICE_OBJECT pDeviceObject. "template driver" ini disediakan windows dalam bentuk parameter pertama bagi fungsi DriverEntry yang kita buat (yang akan dipanggil oleh windows saat loading driver). Fungsi ini sebenarnya adalah fungsi inisialisasi driver. yaitu: NTSTATUS ntStatus. dan hal itulah yang kita lakukan pada source code ini dengan memanggil fungsi PatchPCI. Selanjutnya kita melangkah ke inti dari program ini yaitu fungsi DriverEntry. namun kita tidak membutuhkan memory apapun untuk driver ini sehingga parameter tersebut 0. 5. kita ingin mempatch beberapa register. Sebenarnya dalam kasus seperti ini. Jika device yang kita buat adalah device yang dikenali windows. jika dapat diakses oleh beberapa aplikasi pada saat bersamaan maka nilainya FALSE. 4. DriverObject->MajorFunction[IRP_MJ_CREATE] = tDispatchCreate. UNICODE_STRING uszDriverString. saat membuat patch. Struct ini adalah struct yang menyimpan karakteristik driver kita. nilai parameter ini tidak punya pengaruh sebab kita tidak berurusan dengan software di user mode. cara kerjanya adalah sebagai berikut: 1. saat windows akan shutdown. sehingga harus diberi nilai 0. anda hanya perlu merubah nama pointer fungsi yang ada pada fungsi DriverEntry. Parameter pertama dari fungsi ini adalah "template driver" yang disediakan oleh windows bagi driver yang akan "dibuat". Parameter ke-4 adalah tipe device dari driver kita. Fungsi ini digunakan untuk "membuat driver". fungsi ini hanya mengembalikan nilai STATUS_SUCCESS Parameter kedua adalah jumlah memory yang dibutuhkan oleh driver. mirip fungsi . Fungsi tDispatchClose dipanggil pada saat ada software pada user mode yang menutup akses ke driver kita. Fungsi IoCreateDevice adalah fungsi inti yang menginisialisasi driver ini. Variabel pDeviceObject adalah variabel yang digunakan untuk menyimpan pointer ke struct bertipe DEVICE_OBJECT yang dihasilkan setelah kita berhasil me-load driver kita (ntStatus bernilai STATUS_SUCCESS). 6. jadi jika anda merubah namanya. atau dengan kata lain pointer ke driver kita. pada fungsi ini yang kita lakukan hanyalah cleanup memory dan resources yang digunakan oleh driver ini. jadi tidak akan dibahas di sini. 2. Fungsi tDispatchCreate dipanggil pada saat ada software pada user mode yang membuka akses ke driver kita. tipe data ini adalah tipe data 32 bit. dengan source code ini. Fungsi PatchPCI akan anda pahami setelah membaca bagian Tutorial Bahasa Assembly. Pointer ini adalah pointer ke struct DEVICE_OBJECT yang dihasilkan oleh fungsi ini. Parameter terakhir adalah pointer ke driver yang dihasilkan oleh fungsi ini. "template driver" inilah yang kita modifikasi pada baris : DriverObject->DriverUnload = tUnloadDriver. fungsi ini hanya mengembalikan nilai STATUS_SUCCESS. Fungsi tUnloadDriver dipanggil saat driver kita akan diunload. "template driver" ini sebenarnya sebuah struct yang isinya pointer ke fungsi yang kita definisikan sendiri pada baris-baris program selanjutnya. karena kita tidak beururusan dengan software di user mode maka dalam driver ini. 3. Variabel ntStatus adalah variabel yang digunakan untuk mengecek apakah proses loading (inisialisasi) driver ini berhasil. Pada awal fungsi ini didefinisikan beberapa variabel. Sedangkan kedua variabel bertipe UNICODE_STRING digunakan untuk mengatur nama driver ini yang akan muncul di registry saat driver ini telah berhasil di-load.

.. Arsitektur Dasar Dalam sebuah arsitektur komputer ada filosofi tertentu yang digunakan. Garis merah tebal pada gambar di atas menunjukkan system bus dari x86. Secara umum saat ini arsitektur komputer yang ada menggunakan salah satu dari dua "aliran" arsitektur komputer. Obrolan bebas: "Selamat. Di bawah ini adalah yang skema yang lebih jelas tentang hubungan antara system bus dan microprocessor. northbridge sebenarnya ada pada pertemuan garis merah tebal dari memory dan I/O devices . dan I/O (Input/Output)devices adalah periferal lainnya. address bus dan control bus. Barangkali anda bertanya-tanya. bus untuk data dan program adalah sama. Bagian selanjutnya akan mengajari anda cara memprogram dengan bahasa assembly. oleh karena itu tutorial ini diawali dengan penjelasan tentang arsitektur x86. Jika anda mau berusaha dan membuang jauh-jauh mitos itu. Arsitektur Microprocessor x86 Pada bagian ini kita akan membedah bagian-bagian Microprocessor x86 secara fungsional dan mempelajari bagaimana bagian-bagian tersebut bekerja. Maksudnya. Satu-satunya hal yang akan menjadi tantangan adalah anda harus berusaha memahami arsitektur microprocessornya. Dengan penjelasan ini semoga anda sudah memahami arsitektur driver windows 2000/XP secara umum. sebab sintaks yang harus kita pelajari lebih sedikit. selamat berjuang and always have fun :)" Pemrograman Bahasa Assembly Pemrograman bahasa assembly sangat erat kaitannya dengan hardware yang digunakan. Menurut penulis. yaitu data bus . Pada skema di atas anda dapat melihat bahwa system bus terbagi menjadi tiga bagian. yaitu Von Neumann Architecture (VNA) dan Harvard Architecture. Kita tidak akan mempelajari pemrograman assembly yang rumit. memory adalah RAM . misalnya dalam hal menentukan apakah kita menggunakan bus yang sama untuk data dan kode program atau keduanya terpisah.strcpy pada pemrograman C yang telah kita pelajari. Jadi. Sekarang anda telah memiliki sebagian besar kemampuan dasar yang dibutuhkan untuk menjadi seorang programer bahasa C yang profesional. bus untuk data dan program adalah berbeda. Pada VNA. sistem bus ini terbagi menjadi tiga komponen. Ada mitos yang mengatakan bahwa programming menggunakan asssembly sangat susah. mengapa northbridge 'hilang' dari skema di atas. Dari gambar di atas dapat anda lihat bahwa periferal I/O termasuk chipset yang ada di motherboard kita menggunakan bus yang sama dengan bus memory untuk berhubungan dengan microprocessor (system bus). misalnya Video Card. Chipset dan lain-lain. chip ini tidak digambarkan sebab chip tersebut "transparan" terhadap program yang kita buat. maka belajar assembly akan lebih mudah dibandingkan belajar bahasa C. mitos tersebut adalah keliru. sedangkan pada Harvard Architecture. sebab periferal I/O diakses seperti hal-nya kita mengakses memory. yang anda butuhkan adalah berlatih membuat beberapa program agar anda semakin memahami bagaimana bahasa ini digunakan :). dan lain-lain. yaitu data bus. chip tersebut tidak akan "mengubah" data apapun yang kita lewatkan melaluinya.com atau yang biasa disebut file flat binary. yang akan kita pelajari hanya bagaimana cara membuat file *. Keluarga x86 menggunakan menggunakan VNA yang secara skematik digambarkan sbb: CPU pada gambar di atas adalah microprocessor yang kita gunakan. Teknik seperti ini biasa disebut memory mapped I/O.

Data di dalam sebuah x86 dapat direpresentasikan dalam bentuk byte (8 bit). word (16 bit) atau dword/double word (32 bit). namun hal ini juga tergantung instruksi bahasa assembly yang kita gunakan. berfungsi sebagai "akumulator" yaitu register utama yang digunakan untuk menyimpan data sementara yang akan diolah pada ALU atau FPU. Operasi-operasi yang terjadi terhadap data yang ada pada register-register ini terjadi pada ALU kemudian hasilnya di tempatkan ke register.. sebab hal tersebut telah diatur oleh Software Development Tool yang kita gunakan (Visual C++. Namun demikian akan tetap ada sedikit penjelasan tentang segment register. EAX dapat mengakses semua register lainnya dan merupakan register dengan akses tercepat. Gambar di atas menampilkan arsitektur dari x86 secara fungsional. Dalam bahasa assembly. maksudnya. misalnya apakah saat ini kita sedang menulis data ke RAM atau ke I/O devices. Registers adalah register-register dari x86. jadi kita tidak perlu mengubah-ubah setting dari kedua komponen itu. instruksi yang kita buat akan dieksekusi sesuai dengan alamat-alamat yang kita "minta". Pentium II. kita hanya akan berurusan dengan register-register yang ada di sebelah kiri. Agar lebih jelas. BIU pada skema di atas adalah Bus Interface Unit. jadi sebisa mungkin kita meletakkan data pada register ini. yang mengatur komunikasi microprocessor dengan system bus. dan lain-lain. Register sebenarnya merupakan tempat penyimpanan dan pengolahan data yang ukurannya sangat kecil. tidak akan berurusan dengan Segment Register.. dan lain-lain. Antara microprocessor dan memory utama (RAM) sebenarnya ada yang disebut Bus Interface Unit yang menghubungkan microprocessor dengan bus memory pada Northbridge dan ada pula Northbridge dari motherboard. . Tutorial ini hanya akan berurusan dengan General Purpose Register (GPR). 4.yang digunakan untuk mengirim data dari/ke memory maupun I/O devices. Register EAX . Register inilah yang akan digunakan dalam pengolahan data di dalam microprocessor. register adalah isi dari microprosesor itu sendiri dan yang di sebelah kanan. register ini juga digunakan sebagai tempat penyimpanan hasil pengolahan data tersebut. 2. bagian kiri yang diberi nama . Register ECX. Celeron. Berikut ini adalah skema dari "isi" sebuah microprocessor x86 generasi ke 6 (i686 yaitu PentiumPro. Celeron II): Pada gambar di atas. address bus yang digunakan untuk menunjukkan alamat memory atau alamat I/O yang dituju/asal data yang dikirimkan/diterima tersebut tersebut. Pentium III. ALU adalah Arithmetic and Logic Unit yang berfungsi sebagai komponen untuk melakukan operasi aritmetika dan logika. berfungsi sebagai pointer ke data di memory yang berada pada segmen yang sedang ditunjuk oleh register DS. Berikut ini ringkasannya. Register EDX. Pengolahan data ini melibatkan bagian microprocessor yang disebut register. BIU dan register-register yang ada di dalam microprocessor. 1. Register EBX. tetapi kecepatan akses-nya sangat tinggi. berfungsi sebagai register untuk melakukan komunikasi data dengan alamat I/O. tergantung instruksi yang kita berikan. alamat memori atau alamat I/O. apakah kita sedang membaca data dari RAM atau dari I/O devices. yaitu tempat penyimpanan data sementara (semacam memori) dengan kecepatan sangat tinggi. maka register-register yang ada di bagian kiri gambar di atas di tampilkan lebih rinci : Dalam pemrograman assembly tingkat awal. yang diberi label address space adalah memori utama (RAM). Control Unit adalah komponen yang bertugas mengatur lalu lintas data antara ALU. maka pengolahannya dapat menggunakan FPU (Floating Point Unit). yang terjadi sebenarnya adalah pemindahan data dari memori utama (RAM) ke microprocessor x86. 3. Jika data yang diolah bertipe "floating point". berfungsi sebagai "counter" (bilangan yang nilainya berubah saat sebuah operasi telah dilakukan) dalam operasi menggunakan string atau dalam perulangan. namun kedua komponen tersebut "transparan" terhadap program assembly yang kita buat. kita akan lebih banyak berurusan dengan pengolahan data di dalam microprocessor. kemudian data ini diolah pada microprocessor dan kemudian di pindahkan ke bagian output yang kita inginkan. Masm atau Nasm). dan control bus yang digunakan untuk mengatur "status" dari data bus dan address bus. Ketika mengeksekusi sebuah program. Di bawah ini adalah register-register yang termasuk GPR: Register-register di atas mempunyai fungsi khusus yang agak berbeda. misalnya ke ram dari video card atau memori utama. sedangkan memori utama yang ada di sebelah kanan tidak terlalu berperan.

berfungsi sebagai pointer ke stack (pada segmen yang sedang ditunjuk oleh register SS). misalnya windows atau Linux. berfungsi sebagai pointer ke data pada segmen yang sedang ditunjuk oleh register DS. dan alamat kode program yang "berbahaya". berfungsi sebagai register yang menyimpan alamat segment stack saat ini. misalnya instruksi apa saja yang dapat digunakan. Mode ini pada dasarnya adalah emulasi sehingga tidak dijamin semua instruksi dapat dijalankan sesuai dengan yang kita inginkan. Protected Mode. Register DS (Data Segment). Register EDI. dan lain-lain. yaitu anda tinggal membuat source code assembly kemudian buat executable dan jalankan pada console windows. ukuran register yang digunakan secara default adalah 16 bit. Pada mode. Juga berfungsi sebagai pointer alamat sumber string dalam operasi string. ECX. Register ESP. Mode operasi tersebut adalah (>= i386) : 1. 10. Virtual-8086 mode dapat digunakan dengan mudah. Pada mode ini. GPR juga dapat digunakan dalam operasi pengolahan data biasa yang terjadi antara GPR tersebut dengan ALU. Pada mode ini seluruh feature x86 (>=i386) dapat digunakan. CX. berfungsi sebagai pointer ke data pada segmen yang sedang ditunjuk oleh register ES. tidak semua feature yang dimiliki Microprocessor x86 (>=i386) dapat digunakan. berfungsi menyimpan alamat segmen tempat kode program yang akan dieksekusi di simpan. jumlah memory yang dapat diakses dan lain-lain. Pada mode ini akses ke hardware secara langsung bebas dilakukan. berfungsi sebagai pointer ke data yang ada pada stack(pada segmen yang sedang ditunjuk oleh register SS). Register ESI. misalnya EAX. 6. misalnya sistem operasi tidak dapat diakses. selain itu akses langsung ke hardware tidak diperbolehkan kecuali program kita mendapat ijin dari sistem operasi. Mode ini adalah mode power management untuk penghematan daya. Register EBP. BX . Namun kita tidak perlu menjalankan komputer kita dengan sistem operasi real mode seperti DOS untuk mencoba program yang seharusnya berjalan pada real mode. 2. ECX dan EDX. Stack adalah bagian memori utama tempat penyimpanan data sementara jika sebuah fungsi dieksekusi atau sebuah interupsi sedang berlangsung atau pada saat sebuah prosedur dipanggil atau pada keadaan lain saat sebuah program dengan sengaja menyimpan datanya di stack. 7. Mode ini adalah mode yang digunakan saat komputer kita berada dalam sistem operasi protected mode. yaitu EAX. Register SS (Stack Segment). EBX. Real Address Mode atau Real Mode. Mode Kerja Microprocessor x86 Microprocessor x86 sejak i386 mempunyai 3 macam mode operasi. ukuran register yang digunakan secara default adalah 32 bit. Juga berfungsi sebagai pointer ke alamat tujuan dalam operasi string. Pada tutorial ini. 3. Mode ini hanya digunakan pada saat komputer sedang boot atau saat tidak ada sistem operasi pada komputer yang kita miliki dan hanya bios yang dapat bekerja atau kita sedang menjalankan sistem operasi yang hanya dapat berjalan pada real mode misalnya DOS. Mode operasi adalah kondisi operasi Microprocessor tersebut yang menentukan fasilitas apa saja dari Microprocessor yang dapat diakses. Pada mode ini. misalnya AX. Selain fungsi khusus di atas.5. sehingga program yang anda buat "seakan-akan" berjalan pada real mode. Biasanya stack berada pada bagian akhir memory (alamat terbesar) dan pointer ke stack (SP) dikurangi setiap kali ada data baru yang di simpan di stack. 9. EBX . sebab pada protected mode (misalnya saat anda sedang menjalankan windows 2000) ada yang disebut virtual-8086 mode. sesuai dengan ukuran data yang disimpan Register CS (Code Segment). program itu akan otomatis berjalan pada mode ini jika memang program tersebut memanfaatkan instruksi-instruksi real mode. yang akan digunakan secara intensif hanya 4 GPR yang pertama. Arsitektur x86 Modern . sehingga sistem dapat dengan mudah crash. 8. Programer assembly konvensional biasanya menjalankan programnya pada real mode. dan alamat memory yang menyimpan kode sistem operasi juga dapat ditulisi. dan lain-lain System Management Mode. berfungsi menyimpan alamat segmen tempat data program yang akan dieksekusi di simpan. misalnya untuk program yang menggunakan device driver.

Sebelum mempelajari instruction set. misalnya untuk SSE (Streaming SIMD) terdapat 8 register floating point. Namun kita tidak perlu khawatir bahwa program yang kita buat tidak akan berjalan pada "mesin-mesin" tersebut.Modern Microprocessor x86 modern seperti Athlon. jadai anda dapat membayangkan. Tool yang anda butuhkan untuk mencoba contoh-contoh yang ada adalah Nasm atau Microsoft Macro Assembler 6. tipe_data adalah tipe data dari variabel tersebut. dalam bahasa asssembly x86 dikenal beberapa tipe data yaitu: byte. Contoh: test db 0FEh . jika ada 3 instruksi yang tidak saling berhubungan. misalnya: sebuah konstanta bernilai CFCh. Setiap instruksi yang dapat diubah menjadi machine code oleh assembler disebut sebagai instruction set. formatnya adalah: nama_variabel tipe_data nilai_variabel pada sintaks ini. kemampuan mengalamatkan memori yang ada sebenarnya sudah mencapai 64 GB dengan menggunakan apa yang disebut Physical Address Extension (PAE). maka ketiga instruksi tersebut dapat dieksekusi hanya dalam 1 cycle (cycle adalah clock yang dibutuhkan untuk menyelesaikan eksekusi 1 instruksi).11. hanya saja sistem operasi yang benar-benar memberikan dukungan pada kemampuan ini hanya Linux dan Windows 2000 edisi tertentu. jadi hasilnya : bank_mask equ 0CFCh Sintaks di atas berlaku baik pada masm maupun nasm. Selanjutnya kita akan mempelajari sintaks untuk membuat variabel. Pentium III mempunyai 3 execution unit semacam ini. Setiap generasi microprocessor mempunyai instruction set yang jumlahnya berbeda-beda. Kita akan menggunakan instruction set yang dapat dieksekusi oleh microprocessor i386 ke atas. pada Microprocessor modern terdapat floating point unit yang mempunyai sangat banyak register. terlebih dahulu kita akan mempelajari cara membuat variabel dan konstanta dalam bahasa assembly. cara menggunakan kedua tool ini akan dijelaskan. Sintaks untuk membuat konstanta adalah: nama_konstanta equ nilai_konstanta sintaks ini analog dengan sintaks berikut dalam bahasa C: #define nama_konstanta nilai_konstanta contoh: bank_mask equ 20000840h akhiran h pada sintaks di atas adalah akhiran yang menunjukkan bahwa nilai tersebut adalah nilai hexadecimal. nama_variabel adalah nama dari variabel yang diinginkan. Selain itu. jika anda mendeklarasikan variabel dengan nilai hexadecimal. Sintaks yang digunakan untuk mendeklarasikan variabel dengan tipe ini adalah db word. pada salah satu gambar di atas anda melihat ada yang di sebut execution unit. Pentium III atau Pentium 4 memiliki arsitektur internal yang sedikit berbeda dengan apa yang dideskripsikan di sini sebab microprocessor tersebut sudah begitu kompleks dengan jumlah register yang jauh lebih banyak dan memanfaatkan apa yang disebut superscalar operation. maka berikan awalan (prefix) 0 jika variabel tersebut nilai varaibel tersebut diawali huruf. bukan 4 GB seperti yang saat ini sedang banyak diributkan orang. sebab semuanya kompatibel ke belakang dengan instruksi yang dibuat untuk "mesin-mesin" generasi sebelumnya. tipe data ini dapat menyimpan data dengan ukuran 4 byte (32 bit). Sintaks yang digunakan untuk mendeklarasikan variabel dengan tipe ini adalah dd contoh: test db 78h akhiran h pada sintaks di atas adalah akhiran yang menunjukkan bahwa nilai tersebut adalah nilai hexadecimal. jika tidak diberi akhiran maka nilai tersebut akan dianggap desimal (basis 10). Sintaks yang digunakan untuk mendeklarasikan variabel dengan tipe ini adalah dw dword. tipe data ini dapat menyimpan data dengan ukuran 1 byte (8 bit). Sintaks Bahasa Assembly x86 Sekarang kita akan mempelajari sintaks yang digunakan dalam bahasa assembly untuk x86. Anda perlu berhati-hati jika menyatakan konstanta yang nilainya diawali dengan huruf dalam hexadecimal. maka anda harus memberi awalan 0 saat mendeklarasikannya. tipe data ini dapat menyimpan data dengan ukuran 2 byte (16 bit). Di luar itu semua masih banyak lagi fasilitas yang sebenarnya ada di dalam microprocessor tersebut namun sangat jarang atau bahkan tidak dimanfaatkan. Athlon juga mempunyai 3 execution unit seperti ini. misalnya: sejak microprocessor generasi i686 (PentiumPro). tetapi semuanya memiliki instruction set yang bersifat umum yang dapat dieksekusi pada seluruh microprocessor tersebut. Sama seperti pada deklarasi konstanta.

Sintaks dasar sebuah pernyataan dalam bahasa assembly adalah : label: instruction operands . Hal ini perlu anda perhatikan saat memberi nama variabel atau konstanta pada program yang anda buat. operands adalah variabel yang akan dimanipulasi. instruksi ini untuk memanggil interupsi bios atau sistem operasi dos. tetapi mov dest. dan src adalah variabel yang akan dicari alamat efektifnya.src hasilnya disimpan pada dest.src salah satunya harus merupakan register. Instruksi ini biasanya digunakan pada operasi string. menyimpan isi seluruh register GPR yang pada stack. instruksi ini digunakan untuk berpindah (dengan syarat) ke instruksi yang "sejajar" dengan label pada source code yang kita buat. jumlah operand tergantung instruksi yang kita gunakan. Label biasanya digunakan pada awal instruksi yang akan mengalami perulangan atau pada instruksi yang akan dipanggil dalam sebuah jump.Perlu anda ketahui bahwa kebanyakan assembler adalah tidak case sensitive. dest biasanya adalah register si. proc adalah label (nama) dari prosedur yang akan kita panggil.Instruksi ini juga dapat menggunakan operand 8. me-restore isi seluruh register GPR yang tadinya disimpan di stack dengan instruksi pushad. sebab tidak ada instruksi yang dapat langsung memindahkan isi sebuah alamat memory ke alamat memory lainnya.src instruksi ini melakukan bitwise and terhadap src dan dest dan . tetapi keluaran tersebut sebenarnya adalah hasil emulasi. instruksi ini digunakan untuk berpindah (tanpa syarat) ke instruksi yang "sejajar" dengan label pada source code yang kita buat. ada juga instruksi yang tidak mempunyai operand sama sekali. je label jmp label inc var call proc int num xor dest. Prosedur adalah sekumpulan instruksi dengan fungsi tertentu. instruksi ini digunakan untuk me-restore isi register flag yang tadinya di simpan di stack dengan instruksi pushfd. var adalah sebuah GPR instruksi ini digunakan untuk memanggil sebuah prosedur. Jika bit ZF (Zero Flag) pada flag register bernilai 1. src dan dest biasanya instruksi ini menghitung alamat efektif (effective address) dari lea dest. Berikut ini beberapa instruction set yang akan kita pelajari: Instruction Set Kegunaan instruksi ini memindahkan isi dari src ke dest. src maupun dest dapat merupakan register atau alamat memory. Perlu anda perhatikan bahwa jika kita berada pada mode virtual-8086 maka instruksi seperti ini akan tetap menghasilkan keluaran. kadang disebut juga subrutin . comment label pada sintaks di atas adalah opsional. 16 atau 32 bit. instruction adalah instruksi yang akan dieksekusi. instruksi ini digunakan untuk menaikkan nilai yang ada pada register var satu satuan. comment adalah komentar. and dest.) akan dianggap sebagai komentar sampai baris tersebut berakhir. pushfd popfd pushad popad instruksi ini digunakan untuk menyimpan isi register flag di stack.src src dan hasilnya di simpan pada dest. num adalah nomor dari interupsi yang akan dipanggil instruksi ini melakukan bitwise xor terhadap src dan dest dan merupakan GPR. karakter yang ada di belakang tanda titik koma (. maka program akan dilanjutkan ke label jika tidak maka eksekusi dilanjutkan ke instruksi selanjutnya setelah je.

Menghentikan eksekusi program dan mengembalikan kontrol program ke instruksi sesudah instruksi pemanggilan rutin ini (sesudah instruksi yang call atau jump yang memanggil rutin ini). Program ini akan menampilkan sebuah string pada console jika dijalankan.src isinya adalah data yang akan dikirim. saat HLL(High Level Language) seperti C++. tergantung ukuran operandnya (data yang akan diterima). sekarang saatnya menggunakan sintaks tersebut untuk membuat sebuah program sederhana. Penulis sendiri sudah beberapa kali menemukan kasus dimana kemampuan mengutak-atik hardware dalam software yang penulis buat tidak dapat disediakan oleh bahasa C atau bahasa lain dalam bentuk API (Application Programming Interface) pada sistem operasi. src dan dest biasanya merupakan GPR. dan satu lagi. src biasanya register dx yang isinya adalah alamat I/O yang datanya akan diambil. pemrograman dengan bahasa assembly 'sudah mati'. Obrolan bebas: "Banyak orang berpikir bahwa di jaman seperti ini. Berikut ini adalah source codenya: .386 . tidak selamanya apa yang kita inginkan dapat kita peroleh dengan HLL. sehingga pemrograman assembly harus dilakukan.ax atau eax. Banyak juga orang berpikir untuk apa kita bersusah-susah belajar assembly.src retn cmp dest. set (diubah menjadi 1). dest biasanya adalah register al. instruksi ini adalah instruksi I/O yang mengirim data ke alamat I/O(device). src dan dest biasanya merupakan GPR. src biasanya register al. instruksi ini digunakan untuk membandingkan dest dan src. in dest. Jika bagian sebelum retn ini tidak dipanggil oleh rutin lain maka program diakhiri (sistem operasi mengambil alih kembali kontrol atas komputer). dest biasanya adalah register dx yang menunjukkan alamat yang akan dikirimi data. Jadi kita harus ingat bahwa 'Assembly Programming never die'" Program Assembly Sederhana Pada bagian sebelumnya kita telah mempelajari beberapa sintaks assembly. Java atau Visual Basic 'berkuasa'. kalau HLL sudah ada? Jawaban penulis adalah. saat kecepatan menjadi hal yang sangat krusial maka tak ada yang dapat mengalahkan programming menggunakan bahasa assembly.src jika hasilnya sama maka Zero Flag pada flag register akan di Untuk instruction set yang lain.MODEL TINY CSEG SEGMENT PARA PUBLIC USE16 'CODE' ASSUME CS:CSEG org 100h start: . instruksi ini adalah instruksi I/O yang memasukkan data dari alamat I/O (device).ax atau eax yang out dest.hasilnya disimpan pada dest. or dest. anda dapat lihat pada Intel Software Developer's Manual volume 1: Basic Architecture dan Intel Software Developer's Manual volume 3: System Programming Guide.src instruksi ini melakukan bitwise or terhadap src dan dest dan hasilnya disimpan pada dest.

0.0.asm /link /TINY dengan sourcecode.'$' menandakan akhir string je NO_MORE_DIS inc si int 10h .13.07h . tetapi editor tersebut harus "netral".'Tweaking your chipset. jika anda belum ada pada direktori source code tsb maka cd ke direktori itu: ml /AT sourcecode.Routine utama pushfd . akan muncul bug tanpa ini MORE_DIS:mov al.gunakan page 0.cs:0+[si] .0.exe .warna foreground xor bh. Jadi program yang sangat sederhana ini hanya menampilkan sebuah string di layar (console) saat dieksekusi.13... melalui register si lea si. anda harus meletakkan source code di atas satu direktori dengan ML.'Your wish is my command'..exe dan Link. karakter yang akan ditampilkan diberikan ..'$' CSEG ENDS end start Source code di atas adalah source code dalam masm (Microsoft Assembler).asm. Anda dapat menggunakan editor lain. maksudnya tidak menambahkan formatting character ke dalam source code tersebut..restore semua flags retn .0. Untuk membuat file *.msg mov ah.save isi semua GPR .Definisi Variabel msg: DB 10. dari bios video card.return / akhiri program .0..0. Menampilkan karakter dilakukan melalui interrupt 10h. Sekarang kita akan membahas apa saja yang dilakukan oleh source code ini. kemudian menyimpannya dengan ekstensi *..0.13 DB 10.karakter yang akan ditulis ada pada al cmp al.0. kemudian membukanya dengan Notepad.asm adalah source code tersebut. Anda dapat meng-copy source code di atas.11) kemudian mengunakan perintah berikut di dalam console windows pada direktori source code tersebut.0.panggil int 10h (serice dari video bios) jmp MORE_DIS NO_MORE_DIS: popad .'$' .save flag pushad .0.0.exe dari Masm (penulis menggunakan Masm 6.10.'. Program di atas akan menghasilkan output: Your wish is my command Tweaking your chipset.13 DB 0.0.13 DB 0.10..gunakan service 0Eh mov bl.10.com dari source code di atas. service 0Eh ..386 ..0Eh .restore semua GPR popfd .bh . Pada bagian awal source code ini anda melihat: . misalnya MS Word tak dapat digunakan sebab menyalahi aturan ini (menambahkan formatting character).

sintaks: CSEG SEGMENT PARA PUBLIC USE16 'CODE' ASSUME CS:CSEG artinya adalah kita menginginkan agar assembler membuat penyataan-pernyataan selanjutnya berada dalam satu segmen saat dibuat machine code yaitu pada CSEG.0. )hanya sampai pada bagian ini saja. Pada bagian akhir program anda melihat sintaks: end start sintaks ini untuk menandai bagian akhir dari program yang kita buat. File *..10.com sebenarnya adalah file flat binary.MODEL TINY maksudnya adalah kita akan membuat sebuah file *.0.13 DB 0. Dalam masm..0.10.13 berarti karakter CR(Carriage return/Enter) dan LF (Line Feed / baris yang baru).13 adalah sebuah pernyataan definisi dua buah variabel bertipe byte yang nilainya diinisialisasi menjadi 10 dan 13.warna foreground bh.0. Selanjutnya.. kita menyatakan sejumlah variabel bertipe byte dengan msg digunakan sebagai label untuk menandai alamat awal dari kumpulan variabel bertipe byte ini. Hal ini dilakukan pada baris: msg: DB 10. Pernyataan DB 10. String ini disimpan pada sebuah variabel bertipe db (byte). program ini merestore kembali nilai GPR dan flag yang lama dengan instruksi: popad popfd sehingga bug diharapkan tidak akan muncul.'Tweaking your chipset. Tujuannya adalah untuk menghindari kesalahan (bug) saat pernyataan-pernyataan dibawahnya selesai dieksekusi dan kendali komputer kembali ke sistem operasi. File *.hitung dan pindahkan alamat label msg register si ah.13.'Your wish is my command'.Sintaks ini maksudnya adalah machine code yang dihasilkan oleh program ini hanya kompatibel (dapat dieksekusi) pada processor i386 atau yang lebih baik. Kedua penanda (marker) ini harus ada agar masm dapat bekerja.10. String ini ditampilkan dengan perintah: lea . anda harus memberikan sebuah label untuk menandai bagian awal instruksi yang dapat diubah menjadi machine code. PUBLIC USE16 'CODE' artinya adalah machine code yang dihasilkan akan berjalan secara default dalam processor x86 pada real mode (sebab pada mode ini. akan muncul bug tanpa ini mov al. dan seterusnya dengan variabel-variabel selanjutnya. Pada bagian akhir program anda melihat sintaks: CSEG ENDS sintaks ini memberitahu kepada masm bahwa kode program untuk code segment (yang berawal pada CSEG .07h . Kemudian pernyataan: org 100h start: artinya adalah machine code ini akan ditempatkan pada memory dengan alamat 100h+alamat segmen yang ditunjuk oleh CS..13.13 DB 0.0.msg .cs:0+[si] . Nilai 10. Kemudian sintaks: . Sebelum memberikan kendali ke sistem operasi. ukuran register secara default adalah 16 bit). itulah sebabnya pada bagian awal program penulis mengatakan bahwa kita tidak perlu pusing dengan segment register sebab kita hanya menggunakan satu segmen saja.'$' menandakan akhir string MORE_DIS: .karakter yang akan ditulis ada pada al cmp al.0. Variabel terakhir dari kumpulan byte (kumpulan byte seperti ini biasa disebut string sebab isinya adalah karakter) ini berisi karakter '$'. Pernyataan: adalah sebuah label untuk menandai awal program.0.gunakan service 0Eh bl.0.'$' .0.0.gunakan page 0.ke mov mov xor si.'$' baris-baris program ini artinya.0. Instruksi-instruksi selanjutnya adalah instruksi untuk menampilkan string. Nilai 0 artinya karakter kosong.13 DB 10.com.bh .'. PARA artinya machine code yang dihasilkan harus diurutkan dalam format 16 bit. yaitu machine code yang dihasilkan langsung dapat dijalankan.com hanya menggunakan satu segment pada real mode atau mode virtual-8086.0. dan segmen sesudah pernyataan ini adalah segmen kode program (lihat kembali penjelasan segment register yaitu CS dan DS). Sintaks: pushfd pushad sintaks ini artinya: menyimpan isi dari GPR dan Flag Register ke stack.0Eh .

Untuk menampilkan seluruh karakter digunakan loop pada label MORE_DIS s/d NO_MORE_DIS. kode program ini biasa disebut Interrupt Handler. Hal ini terus diulang sampai karakter yang ada pada al adalah '$'. Pada saat interupsi terjadi. karakter yang alamatnya ditunjukkan oleh gabungan register cs dan si dipindahkan terus menerus ke al. Hal ini dilakukan dengan cara memanggil interupsi13 nomor 10h dengan register ah bernilai 0Eh. kita akan membedah potongan source code driver yang telah kita bahas sebagian sebelumnya.misalnya tampilan ke layar atau membaca sesuatu dari hard drive. dan lain-lain. hal ini dapat dilihat pada instruksi cmp al. interupsi ini akan memanggil kode program pada bios vga card untuk menampilkan karakter yang berada pada register al. ULONG mask) { //Patch the chipset __asm { . Untuk memulai pembahasan. Daftar inilah yang. dengan keyword ini kemungkinan besar anda akan sampai ke situs yang menyimpan interrrupt list dari Ralph Brown. sebab baris je (jump if equal) akan membuat eksekusi program berpinda ke label NO_MORE_DIS.je NO_MORE_DIS inc si int 10h . dan ditampilkan dengan memanggil interupsi 10h. tampilan pada layar dilakukan dengan menggunakan bantuan bios VGA card. di dalam loop ini. silahkan mencari daftar interupsi di buku pemrograman atau di web. saat karakter ini diperoleh (yaitu pada saat register si menunjuk ke variabel terakhir setelah label msg). baca kembali deskripsi tentang istruction set yang ada pada bagian sebelumnya untuk memahami apa saja yang dilakukan oleh setiap instruksi. program akan keluar ke label NO_MORE_DIS. Untuk mengetahui tentang nomor interupsi dan apa yang dilakukan. Obrolan bebas: "Penulis mohon maaf karena pada tulisan kali ini belum dapat membahas penggunaan Nasm untuk program di atas.'$' . digunakan jika kita menggunakan banyak halaman BL = warna foreground (hanya pada mode grafik) Jadi baris program int 10h maksudnya adalah tampilkan karakter dan setting yang sudah kita siapkan (pada register-register yang dicek oleh interupsi ini) ke layar. Interrupt handler menyediakan "service" kepada software yang kita buat untuk hal-hal tertentu yang sering dilakukan. Jika anda masih bingung. jika anda ingin mencari di web maka gunakan search engine dengan keyword "Ralph Brown interrupt list" atau "interrupt list". Hal ini disebabkan oleh waktu yang terbatas untuk membuat tutorial ini." Penggunaan Assembly dan C dalam satu Program Pada bagian ini kita akan membahas bagaimana menggunakan sintaks bahasa assembly di dalam sebuah program yang menggunakan bahasa C. void PatchPCI(ULONG reg_addr. Register yang dicek oleh interupsi ini (int 10h) selengkapnya sbb: AH = 0Eh AL = karakter yang akan ditampilkan BH = nomor page (halaman). "state" processor. merupakan daftar interupsi paling lengkap untuk x86. Catatan: 13 Interupsi adalah sebuah mekanisme untuk mengalihkan eksekusi program untuk menjalankan kode program yang sudah disediakan oleh bios atau sistem operasi atau hardware (microprocessor).panggil int 10h (serice dari video bios) jmp MORE_DIS NO_MORE_DIS: Pada potongan source code di atas. yaitu data-data yang ada pada register-register semuanya di simpan pada stack dan sistem mengeksekusi interrupt handler.

Instruksi selanjutnya telah kita bahas sebelumnya. Jadi microprocessor kita telah berada pada protected mode. yaitu: mov dx.PCI_ADDR_PORT mengisi register dx dengan konstanta PCI_ADDR_PORT. dan hasilnya disimpan pada register eax. yaitu __asm. void main() { UINT suku1.EDX.&suku1). hanya keyword (ditambah {} jika anda ingin mengeksekusi blok pernyataan assembly) ini saja yang anda butuhkan untuk menambahkan instruksi assembly ke source code anda. ECX.eax mengirimkan data yang ada pada register eax ke alamat yang ditunjuk oleh register dx (pada baris sebelumnya alamat ini telah dimasukkan). Instruksi berikutnya: or eax. printf("ketikkan suku pertama : "). bits) out dx.//mask the regs value (activate certn. Sekarang pembahasan source code di atas.//fetch the address of the regs to be patched mov dx.pushfd . Baris-baris selanjutnya dapat anda pahami dari pembahasan sebelumnya. Untuk memperjelas konsep yang sudah anda pelajari. EBX. dengan demikian ukuran default register-register yang tersedia bagi programer assembly adalah 32 bit.//save all flags and regs pushad mov eax.PCI_ADDR_PORT . Dua instruksi pertama dan dua instruksi terakhir sudah dibahas sebelumnya.PCI_DATA_PORT in eax.mask . . scanf("%d". jadi GPR yang tersedia adalah EAX. berikut ini diberikan sebuah contoh program sederhana. UINT suku2.h > typedef unsigned int UINT.reg_addr .mask melakukan operasi bitwise or dengan variabel mask yang diperoleh dari parameter kedua fungsi PatchPCI.reg_addr instruksi ini memindahkan isi variabel reg_addr ke register EAX.eax mov dx. Selanjutnya aspek teknis yang harus anda perhatikan adalah. Kemudian instruksi: in eax. UINT suku2). Jadi. Instruksi berikutnya: out dx.//fetch the input port addr of PCI cfg space out dx. source code di atas akan berjalan pada device driver dalam windows.dx or eax. UINT tambah(UINT suku1. UINT hasil_operasi.dx mengambil data dari alamat yang ditunjukkan oleh register dx. Instruksi selanjutnya adalah: mov eax. Instruksi selanjutnya. reg_addr adalah variabel input yang diberikan oleh fungsi yang memanggil fungsi PatchPCI. dst.eax popad . Keyword ini digunakan untuk memberi tahu compiler Visual C++ bahwa instruksi pada pernyataan atau blok pernyataan selanjutnya adalah instruksi assembly (ingat kembali bahwa blok pernyataan dibatasi oleh kurung kurawal / {}).//restore all flags popfd } } Pada source code di atas ada keyword baru. #include < stdio.

untuk Software Development tool yang berbeda. hasil_operasi).&suku2)./* kopi suku1 ke eax 8 */ add eax. Obrolan bebas: "Selamat! Sekarang anda sudah dapat membuat program dengan bahasa C dan assembly./* jumlahkan suku2 ke suku1. Penulis menyadari bahwa pada tutorial ini masih banyak yang kurang jadi tutorial ini akan diupdate jika penulis sudah punya waktu lagi agar semakin bermanfaat dan mudah dipahami. hasil_operasi= tambah(suku1.suku2).printf("ketikkan suku kedua : "). Untuk memperdalam ilmu anda./* kopi hasil penjumlahan ke variabel hasil*/ popad ./* simpan isi register flag */ pushad . } UINT tambah(UINT suku1. UINT suku2) { UINT hasil./* restore kembali isi register flag */ } return hasil.suku1 . anda dapat membaca referensi yang penulis cantumkan." Beberapa Sumber Informasi Berikut ini adalah beberapa sumber informasi yang berkaitan dengan tutorial ini.suku2 . . scanf("%d". Sampai di sini anda sudah dapat membuat sebuah program yang memanfaatkan bahasa assembly dan C sekaligus. dan anda dapat memperoleh penjelasan tambahan pada sumber-sumber tersebut. anda tinggal berlatih untuk membuat diri anda semakin terampil :)./* restore kembali isi GPR */ popfd . printf("Hasil penjumlahan kedua suku itu adalah : %d \n"./* simpan isi GPR*/ mov eax. anda harus membaca lagi dukumentasinya. Source code tersebut tidak akan dijelaskan lagi oleh penulis sebab cukup mudah dipahami dan komentar yang ada pada source code nya cukup jelas. } Contoh keluaran dari program ini adalah: ketikkan suku pertama : 5 ketikkan suku kedua : 9 Hasil penjumlahan kedua suku itu adalah : 14 Program di atas dapat anda coba. simpan hasil di eax */ mov hasil.eax . __asm { pushfd . tetapi perhatikan bahwa sintaks di atas hanya berlaku untuk Visual C++.

pada kedua versi tersebut terdapat tutorial yang cukup komprehensif pada file help yang di sediakan. thanks a lot for hosting my articles :) Peserta polling pada forum OCindo. Situs ini adalah situs rujukan para developer software untuk produk microsoft. programnya sendiri sangat bagus.com. Pada buku ini Chapter 5 dan 10 ada beberapa uraian yang akan sangat membantu anda memahami konsep pointer. Buku ini adalah buku standar bagi para pemrogram Assembly x86.com. Buku The Art of Assembly Language Programming. Buku ini adalah eBook yang juga di hosting oleh beberapa situs programming lain selain link di atas. Jika link ini ternyata sudah tidak ada lagi. Situs ini menyimpan beberapa data teknis microprocessor x86.x86. and Tools. Credits Penulis mengucapkan terima kasih kepada: • • • • • Donovan Dennis. Penulis kadang-kadang menggunakan assembler ini.sandpile.net.a Mitz. Fritz Edison a.. 4. yang memberi feedback terhadap tutorial ini selama masa pembuatan yang cukup melelahkan Kru OCindo. Jeffrey D.2006 Darmawan M S a.k. Richard Johnsonbaugh and Martin Kalin. Buku C For Scientist and Engineers International Edition. Inc. thanks atas feedback anda semua :) copyright © 2003. Vavan a.sourceforge. 6. Merupakan referensi yang sangat baik bagi para programmer yang ingin tahu cara kerja compiler dan mungkin ingin membuat compiler sendiri. Sebagian isi dari situs ini dapat anda peroleh pada CD MSDN. anda dapat mencari pada search engine dengan keyword "The Art of Assembly". Nasm tersedia dalam dua versi..microsoft. untuk sistem operasi Linux dan Windows. Situs nasm. 3. juga atas early feedback-nya terhadap artikel Tutorial Membuat Driver .org.Addison Wesley 1986.k. Situswww. 7. Situs msdn. Pada situs ini anda dapat mendownload sebuah assembler free. 9.a Pinczakko Kembali ke halaman utama .2004. Situs www. Aho. Situs ini memiliki beberapa tulisan teknis yang sangat bagus tentang arsitektur microprocessor pada bagian CPU Theory and Praxis. Buku Teach Yourself C++ in 21 Days Second Edition.. Ravi Sethi. atas early feedback-nya terhadap artikel Tutorial Membuat Driver .2005. 5.1. SAMS Publishing 1997. Ullman . . Alfred V. Buku Compilers Principles. 2. Buku ini kadang disebut sebagai "The Dragon Book" oleh para software developer.Prentice Hall.arstechnica. memang sampul bukunya bergambar naga. Situs www. yaitu Netwide Assembler (Nasm). 1997. Situs ini menyimpan beberapa data teknis microprocessor x86..k. 8.a Aco. Techniques.org. bahkan dalam beberapa segi masih lebih baik di banding Tasm (Turbo Assembler) buatan Borland.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.