Hukum Utama Hidrostatika

Apabila suatu wadah dilubangi di dua sisi yang berbeda dengan ketinggian yang sama dari dasar wadah, maka air akan memancar dari ke kedua lubang tersebut dengan jarak yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa pada kedalaman yang sama tekanan air sama besar. Disamping itu kita juga sudah mengetaahui bahwa tekanan hidrostatis di dalam suatu zat cair pada ke dalaman yang sama memiliki nilai yang sama. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam fluida statik terdapat sebuah hukum yang menyatakan tekanan hidrostatis pada titik – titik di dalam zat cair yang disebut dengan Hukum Utama Hidrostatis. Hukum Utama hidrostatis menyatakan bahwa : Tekanan hidrostatis suatu zat cair hanya bergatung pada tinggi kolom zat cair (h), massa jenis zat cair (r) dan percepatan grafitasi (g), tidak bergantung pada bentuk dan ukuran bejana, perhatikan gambar berikut :

Gambar : tiga buah bejana berbeda bentuk berisi zat cair yang sama dengan ketinggian yang sama memiliki tekanan hidrostatis yang sama besar pada tiap bejana. Kelima bejana di atas di isi dengan air yang sama dengan ketinggian yang sama. Tekanan hidrostatis pada tiap dasar bejana sama besar, sedangkan berat zat cair pada tiap bejana berbeda. Sebuah tabung berbentuk U berisi minyak dan dan air seperti tampak pada gambar di bawah.

Sebuah pipa U diisi air dan minyak seperti terlihat pada gambar. Bila massa jenis air 103 kg/m3 . Sebuah pipa berbentuk U salah satu kakinya diisi dengan raksa. Tinggi hA = 5 cm dan tinggi hB 3 cm. sedang salah satu kakinya diisi dengan alkohol. Apabila lajur alkohol tingginya 20 cm dan selisih tinggi permukaan raksa dengan permukaan alkohol adalah 18. .84 cm. sehingga Contoh soal : 1. jika massa jenis raksa 13.Titik A dan titik B berada pada satu bidang datar dan dalam satu jenis zat cair. berapakah massa jenis alkohol . Berdasarkan hukum utama hidrostatis maka kedua titik tersebut memiliki tekanan yang sama.6 gr/cm3 2. Berapakah massa jenis minyak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful