Dampak Pencemaran Minyak Terhadap Ekosistem Laut

Disusun Oleh: Nama NIM : Dimas Irfana Aprilian : 113120098

Jurusan : Teknik Perminyakan Kelas :J

Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

2012

Tumpahan minyak merupakan salah satu jenis pencemaran yang paling mendapat perhatian utama oleh pemerintah dan keilmuan karena pengaruhnya yang cukup besar dalam waktu jangka panjang. Salah satu perairan di Indonesia yang tercemar oleh tumpahan minyak adalah Laut Timor. Akibat buruk yang segera terlihat adalah rusaknya estetika pantai akibat penampakan dan bau dari material minyak. operasi kapal tanker serta run off dari daratan. Hanya saja sebagian besar pencemar akan di biodegradasi (diuraikan) oleh organisme secara alami (meskipun dalam jangka waktu lama) sehingga dampak buruk terhadap lingkungan menjadi sangat kecil. Pengaruh pencemaran minyak dapat merusak ekosistem laut yang pada akhirnya akan berimbas pada pemasalahan sosial dan ekonomi. dan lainnya. Akan sulit menemukan bagian pantai yang tidak terkontaminasi dikarenakan penyebarannya yang cepat. Material mengandung minyak yang memasuki lautan berasal dari pembusukan tumbuhan dan hewan secara alami dan melalui presipitasi hidrokarbon dari atmosfer. Residu yang berwarna gelap yang terdampar di pantai akan menutupi batuan. tumpahan minyak diakibatkan oleh kegiatan penambangan lepas pantai. kebocoran dan kecelakaan kapal tanker. hewan ataupun pada manusia (secara tidak langsung). Minyak Bumi tersebut merupakan senyawa kimia yang amat kompleks sebagai gabungan dari senyawa dan non hidrokarbon. tumbuhan dan hewan. Proyek minyak lepas pantai tersebut gagal dalam . kepulauan Seribu. kebocoran saluran pipa minyak. Seperti kasus di perairan pulau Pramuka. Gumpalan tar yang terbentuk dalam proses pelapukan minyak akan hanyut dan terdampar di pantai. Banyak hal yang menjadi penyebab seperti meledaknya anjungan minyak lepas pantai. pasir. telah menimbulkan kerusakan yang hebat pada tingkat lokal baik bagi tumbuhan. pencemaran minyak di lautan sebetulnya telah terjadi. kecelakaan kapal tanker. Kini. Jutaan tahun yanglau sebelum manusia memiliki kemampuan memanfaatkan minyak bumi. Tumpahan minyak tersebut berasal dari semburan ladang minyak di Australia yang bernama Montara.Pendahuluan Minyak mentah (crude oil) atau minyak bumi terbentuk dari sisa tanaman atau hewan jutaan tahun lampau sebagai akibat dari pemanasan internal bumi. Kasus pencemaran laut akibat tumpahan minyak sudah sering terjadi di perairan Indonesia.

beberapa kandungan hidrokarbon dari minyak juga bersifat toksik terhadap fitoplankton. sehingga minyak yang berasal dari dasar laut menyembur dan mengotori perairan Australia dan menyebar hingga melewati batas ZEEI Indonesia (Gaol. . 2010).melakukan pengeboran pada 21 Agustus 2009 lalu. Adanya pencemaran minyak diduga dapat mengurangi aktifitas fotosintesis oleh fitoplankton karena lapisan tipis minyak dipermukaan dapat mengurangi penetrasi cahaya matahari dan mengurangi difusi oksigen. Selain itu.

dan juga karena semakin meningkatnya transportasi laut. zat. Pencemaran minyak semakin banyak terjadi sejalan dengan semakin meningkatnya permintaan minyak untuk dunia industri yang harus diangkut dari sumbernya yang cukup jauh. sehingga kualitas dari sistem tersebut menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya. meningkatnya jumlah anjungan–anjungan pengeboran minyak lepas pantai. Berdasarkan PP No. . dan atau berubahnya tatanan suatu sistem oleh kegiatan manusia dan proses alam. Polusi dari tumpahan minyak di laut merupakan sumber pencemaran laut yang selalu menjadi fokus perhatian masyarakat luas. nitrogen dan trace metal). gangguan terhadap kegiatan di laut termasuk perikanan dan penggunaan laut secara wajar. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan laut oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan laut tidak sesuai lagi dengan baku mutu dan/atau fungsinya. sulfur.19/1999. bahaya terhadap kesehatan manusia. Minyak Bumi tersebut merupakan senyawa kimia yang amat kompleks sebagai gabungan dari senyawa hidrokarbon (dari unsur karbon dan hidrogen) dan non hidrokarbon (dari unsur oksigen. energi. Sedangkan Konvensi Hukum Laut III mengartikan bahwa pencemaran laut adalah perubahan dalam lingkungan laut termasuk muara sungai (estuaries) yang menimbulkan akibat yang buruk sehingga dapat merusak sumber daya hayati laut (marine living resources). zat. energi dan komponen lain ke dalam suatu sistem. menurunkan kualitas air laut dan mutu kegunaan serta manfaatnya. Sumber Pencemaran Air Laut Pencemaran diartikan senagai masuknya mahluk hidup. karena akibatnya sangat cepat dirasakan oleh masyarakat sekitar pantai dan sangat signifikan merusak makhluk hidup di sekitar pantai tersebut. pencemaran laut diartikan sebagai masuknya/ dimasukkannya makhluk hidup.Pembahasan I.

Ladang Minyak Bawah Laut 2. 2004). larva. dan perkembangan embrio karena pada tahap ini sangat rentan pada lingkungan tercemar (Fakhrudin. terutama pada telur. pertumbuhan. dan perilaku biota laut. Beberapa komponen minyak tenggelam dan terakumulasi di dalam sedimen sebagai deposit hitam pada pasir dan batuan-batuan di pantai. Lapisan minyak juga menghalangi pertukaran gas dari atmosfer dan mengurangi kelarutan oksigen untuk mendukung kehidupan laut yang aerob. atau cairan yang mengandung hydrocarbon ( perkantoran & industri ) 9. Pencemaran minyak berpengaruh besar pada ekosistem laut. kandas. Terminal Bongkar Muat Tengah Laut 5. Kecelakaan Tanker (kebocoran lambung. Scrapping Kapal (pemotongan badan kapal untuk menjadi besi tua) 7. perkembangan. Tanki Ballast dan Tanki Bahan Bakar 6. Dampak dari pencemaran minyak di laut Komponen minyak yang tidak dapat larut di dalam air akan mengapung yang menyebabkan air laut berwarna hitam. Komponen hidrokarbon yang bersifat toksik berpengaruh pada reproduksi. penetrasi cahaya matahari akan menurun akibat tertutup lapisan minyak. kebakaran dan tabrakan) 8. Tempat Pembersihan (dari limbah pembuangan Refinery ) II. Sumber di Darat (minyak pelumas bekas. bahkan dapat mematikan ikan.Berikut ini adalah sumber pencemaran minyak di laut: 1. Proses emulsifikasi merupakan sumber mortalitas bagi organisme. Ancaman utama terhadap sumber daya . Operasi Kapal Tanker 3. Pencemaran minyak secara spesifik memiliki dampak ekologis yang cukup luas karena dapat menyebabkan kerusakan terhadap ekosistim perairan. dengan sendirinya dapat menurunkan produksi ikan. Sumadhiharga (1995) dalam Misran (2002) memaparkan bahwa dampak-dampak yang disebabkan oleh pencemaran minyak di laut adalah akibat jangka pendek dan akibat jangka panjang. ledakan. Proses fotosintesis terhalang pada zona euphotik sehingga rantai makanan akan terputus. Docking (Perbaikan/Perawatan Kapal) 4. terutama pada plankton.

Minyak di dalam laut dapat termakan oleh biota laut. Akibat Jangka Pendek Pencemaraan Air Laut Molekul hidrokarbon minyak dapat merusak membran sel biota laut. dan bahkan manusia. Berbagai jenis udang dan ikan akan beraroma dan berbau minyak. Komponen yang paling berbahaya pada minyak cenderung merupakan komponen yang hilang akibat evaporasi ketika pencemaran minyak. Komponen minyak segera bereaksi dengan jaringan biota tersebut sehingga menyebabkan rasanya tidak enak apabila dikonsumsi oleh manusia karena adanya rasa atau aroma minyak. IV. III. Sebagian senyawa minyak dapat dikeluarkan bersama-sama makanan. Demikian seterusnya bila ikan tersebut dimakan ikan yang lebih besar. Ikan yang hidup di sekeliling laut akan tercemar atau mati dan banyak pula yang bermigrasi ke .hidup oleh residu persisten tumpahan minyak dan emulsi air dalam minyak (mousse) adalah salah satu penutupan fisik. akumulasi minyak di dalam zooplankton dapat berpindah ke ikan pemangsanya. keracunan karbon dioksida. Hewan yang tinggal menetap di perairan dangkal seperti kerang secara rutin akan menyaring sejumlah besar air laut untuk mengekstrak makanan. sehingga menurun mutunya. Hewan dan tumbuhan sangat beresiko kontak dan terkontaminasi dengan permukaan laut yang telah terkontaminasi. Mamalia. Secara tidak langsung. Efek sub-letal akan mengganggu kemampuan individual organisme laut untuk bereproduksi. sedang sebagian lagi dapat terakumulasi dalam senyawa lemak dan protein. mengakibatkan keluarnya cairan sel dan berpenetrasinya bahan tersebut ke dalam sel. dan keracunan langsung oleh bahan berbahaya. hewan-hewan laut lainnya. Secara langsung minyak menyebabkan kematian pada ikan karena kekurangan oksigen. reptil laut dan burung laut yang hidup mencari makan dengan menyelam akan terkena dampak utama akibat pencemaran minyak. Pada konsentrasi tertentu senyawa aromatik dari minyak dapat mematikan organisme laut. begitu juga halnya dengan biota laut laintermasuk ikan. pencemaran laut akibat minyak mentah dengan susunannya yang kompleks dapat membinasakan kekayaan laut dan mengganggu kesuburan lumpur di dasar laut. Jadi. tumbuh dan mencari makan. Akibat Jangka Panjang Pencemaraan Air Laut Lebih banyak mengancam biota muda. Sifat akumulasi ini dapat dipindahkan dari organisma satu ke organisma lain melalui rantai makanan.

ikan. dimana akar tersebut akan tertutup minyak sehingga kadar oksigen dalam akar berkurang. selain itu juga akan menghambat terjadinya proses fotosintesis karena lapisan minyak di permukaan laut akan menghalangi masuknya sinar matahari ke dalam zona euphotik.daerah lain. lamun dan tumbuhan laut lainnya jika menempel pada permukaan daunnya. Lapisan minyak yang tergenang tersebut juga akan mempengarungi pertumbuhan rumput laut. udang. Lapisan minyak juga akan menghalangi pertukaran gas dari atmosfer dan mengurangi kelarutan oksigen yang akhirnya sampai pada tingkat tidak cukup untuk mendukung bentuk kehidupan laut yang aerob. selain akan mematikan organisme benthos juga akan terjadi perbusukan akar pada tumbuhan laut yang ada. Minyak yang mengapung terutama sekali amat berbahaya bagi kehidupan burung laut yang suka berenang di atas . Akibat yang paling nyata pada burung laut adalah terjadinya penyakit. Minyak yang tergenang di atas permukaan laut akan menghalangi sinar matahari masuk sampai ke lapisan air dimana ikan berdiam. jika terjadi kontak secara langsung antara terumbu karang dengan minyak maka akan terjadi kematian terumbu karang yang meluas. Burung laut merupakan komponen kehidupan pantai yang langsung dapat dilihat dan sangat terpengaruh akibat tumpahan minyak . Akibat jangka panjang yang paling potensial dan paling berbahaya adalah jika minyak masuk ke dalam sedimen. karena dapat mengganggu proses metabolisme pada tumbuhan tersebut seperti respirasi. Bukti-bukti di lapangan menunjukkan bahwa minyak yang terperangkap di dalam habitat berlumpur tetap mempunyai pengaruh racun selama 20 tahun setelah pencemaran terjadi. Tumpahan minyak juga akan menyebabkan kematian fauna-fauna yang hidup berasosiasi dengan hutam mangrove seperti moluska. Jika minyak mengendap dalam waktu yang cukup lama akan menyebabkan pembusukan pada akar mangrove yang mengakibatkan kematian pada tumbuhan mangrove tersebut. sehingga rantai makanan yang berawal pada phytoplankton akan terputus jika lapisan minyak tersebut tenggelam dan menutupi substrat. Pencemaran minyak di laut juga merusak ekosistem mangrove. Ekosistim terumbu karang juga tidak luput dari pengaruh pencemaran minyak. kepiting. Minyak tersebut berpengaruh terhadap sistem perakaran mangrove yang berfungsi dalam pertukaran CO 2 dan O2. dan biota lainnya. Komunitas dominan species Rhizophora mungkin bisa membutuhkan waktu sekitar 8 (delapan) tahun untuk mengembalikan kondisinya seperti semula.

yang jika terjadi secara terus-menerus akan menyebabkan burung tersebut kehilangan nafsu makan dan penggunaan cadangan makanan dalam tubuhnya. kemudian dalam usahanya membersihkan tubuh mereka dari minyak. mereka biasanya akan menjilat bulu-bulunya. akibatnya mereka banyak minum minyak dan akhirnya meracuni diri sendiri. . tiga hal yang dapat dijadikan landasan yaitu aspek legalitas. seperti auk (sejenis burung laut yang hidup di daerah subtropik). V. komunikasi. Sejak September 2003 Departemen Kelautan dan Perikanan memulai Gerakan Bersih pantai dan Laut (GBPL). Tubuh burung ini akan tertutup oleh minyak. maka burung akan kehilangan kemampuan untuk mengisolasi temperatur sekitar (kehilangan daya sekat). namun juga didukung oleh para pengusaha minyak dan gas bumi yang beroperasi di Indonesia. Disamping itu dengan minyak yang menempel pada bulu burung.000 ekor di sepanjang pantai dan sekitar 30. Upaya penanggulangan Pencemaran Air Laut Menyadari akan besarnya bahaya pencemaran minyak di laut.000 ekor lagi didapati tertutupi oleh genangan minyak. Pembuangan air ballast di Alaska sekitar Pebruari-Maret 1970 telah pula mencemari seribu mil jalur pantai dan diperkirakan paling sedikit 100 ribu ekor burung musnah. maka timbullah upayaupaya untuk pencegahan dan penanggulangan bahaya tersebut oleh negara-negara di dunia. Dengan gerakan ini diharapkan bukan hanya didukung oleh pemerintah dan masyarakat. teknis penanggulangan. Untuk melakukan hal tersebut. burung camar dan guillemot (jenis burung laut kutub). partisipasi unsur terkait termasuk masyarakat. Diakui bahwa prosedur penanggulangan seperti: pemberitahuan bencana.permukaan air. sehingga menyebabkan hilangnya panas tubuh burung. evaluasi strategi penanggulangan. Peristiwa yang sangat besar akibatnya terhadap kehidupan burung laut adalah peristiwa pecahnya kapal tanki Torrey Canyon yang mengakibatkan matinya burung-burung laut sekitar 10. koordinasi dan kesungguhan untuk melindungi laut dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat menjadi poin utama dalam pencegahan dan penanggulangan pencemaran minyak. aspek perlengkapan dan aspek koordinasi. Gerakan ini bertujuan untuk mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan laut yang biru dan pantai yang bersih pada lokasi yang telah mengalami pencemaran.

menurunkan kualitas air laut dan mutu kegunaan serta manfaatnya. Departemen Pertambangan dan Energi. Departemen Perhubungan. namun tetap perlu memprhatikan aspek lingkungan. Kementrian Riset dan Teknologi. bahaya terhadap kesehatan manusia. cara menghilangkan minyak yang menuntut penggunaan teknologi yang bisa dipertanggungjawabkan dan ramah lingkungan. namun meliputi pula penelitian dampak tumpahan minyak tersebut dan upaya rehabilitasi lingkungan yang tercemar baik hewan. tumbuhan. . Perlu melibatkan kerja sama berbagai institusi seperti Departemen Lingkungan Hidup.Penutup Pencemaran laut adalah perubahan dalam lingkungan laut yang menimbulkan akibat yang buruk sehingga dapat merusak sumber daya hayati laut. Kepolisian. gangguan terhadap kegiatan di laut termasuk perikanan dan penggunaan laut secara wajar. Hal ini didasarkan atas pertimbangan bahwa penanggulangan tumpahan minyak bukan hanya meliputi cara pemantauan yang menuntut teknologi yang canggih. maupun estetika laut dan pantai. Pencemaran minyak semakin banyak terjadi sejalan dengan semakin meningkatnya permintraan minyak untuk dunia industry. termasuk pula masyarakat. Pemerintah Daerah. Mengingat bahwa tumpahan minyak mentah membawa akibat yang amat luas pada lingkungan laut maka penanganannya tidak bisa diserahkan hanya pada satu institusi pemerintah saja. Kebutuhan dunia akan minyak sebagai sumber energi memang tak terbantahkan. Departeman Kelautan dan Perikanan.

myedisi.wordpress.com/majalah/maritime . Anugrah.Pradnya Paramita Juni. Pencemaran Air Oleh Industri Minyak.com/biologiin/ekologi/pencemaran-air-oleh-industri-minyak-dan-suhu/ Yuliandari. 2011. 2007. 2011. 2007. Pedana. Jakarta: PT. Pencemaran Pesisir Dan Laut. dari http://anugrahjuni. Jakarta: CV. Dampak Pencemaran Minyak di Laut. Diperoleh 12 Desember 2012 pukul 15:00 WIB. Hal 17-18. Sistem Pengelolaan Lingkungan dan Limbah Industri. Diperoleh 13 Desember 2012. Yrama Widya. Mukhtasor. pukul 08:00 dari http://www.Daftar Pustaka Ginting.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful