MAKALAH PERENCANAAN PEMBELAJARAN AKUNTANSI “METODE PEMBELAJARAN” Dosen Pengampu: Ani Widayati, M. Pd.

Disusun oleh : Oki Adityawardhana Reni Pertiwi Ervina Wardhani Tita Pratama Zebua 10403244014 10403244017 10403244044 10403244045

JURUSAN PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2011

1

... 8................................................ 10 Metode Karya Wisata.................. 5 Pengertian Metode Mengajar. 3 A......... Latar Belakang............ 2.................................................. 6.......... C.................... B........................................ 5 Metode diskusi ( Discussion method ) .................................................................................. 7 Metode ceramah plus ................................................................................................................ 17 DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 19 2 ........................ Metode Ceramah (Preaching Method) ........................DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN .................................................................................. 9 Metode percobaan ( Experimental method )................. 4 Tujuan .............................................................................. 4................................................. 3........................................ 15 Metode latihan keterampilan ( Drill method ) ..................................................................................................................................................................... 5 Macam-Macam Metode mengajar ................................................. 7.................... 4 BAB II PEMBAHASAN ................................................................................................................................................ 8 Metode resitasi ( Recitation method ) ............................................................................................................... 6 Metode demontrasi ( Demonstration method ) ....................... 5......................................................................................................................................................................................... 5 1.................................................................................................................... 3 Rumusan Masalah .........................................

media dan evaluasi. salah satu diantaranya yang menurut penulis penting adalah metodologi mengajar. Konsep belajar berakar pada pihak peserta didik dan konsep pembelajaran berakar pada pihak pendidik. Latar Belakang Pendidikan adalah usaha sadar untuk menumbuhkembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kegiatan pengajaran. 3 . yaitu peserta didik. penerima pelajaran yang dibutuhkannya. Dalam proses belajar mengajar akan terjadi interaksi antara peserta didik dan pendidik.BAB I PENDAHULUAN A. seperti : perubahan yang secara psikologis akan tampil dalam tingkah laku (over behaviour) yang dapat diamati melalui alat indera oleh orang lain baik tutur katanya. Tujuan pembelajaran adalah perubahan perilaku dan tingkah laku yang positif dari peserta didik setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar. sedang pendidik adalah seseorang atau sekelompok orang yang berprofesi sebagai pengolah kegiatan belajar mengajar dan seperangkat peranan lainnya yang memungkinkan berlangsungnya kegiatan belajar mengajar yang efektif. tujuan pembelajaran. Ada dua buah konsep kependidikan yang saling berkaitan. yaitu belajar ( learning ) dan pembelajaran ( intruction ). Kegiatan belajar mengajar melibatkan beberapa komponen. untuk itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pendidik. Tujuan pembelajaran yang diinginkan tentu yang optimal. Peserta didik adalah seseorang atau sekelompok orang sebagai pencari. isi pelajaran. motorik dan gaya hidupnya. guru (pendidik). metode mengajar.

Apa sajakah macam-macam metode mengajar dan bagaimana penerapannya? C. Tujuan 1. Bagaimana definisi tentang metode mengajar? 2. B. Metodologi mengajar banyak ragamnya. Mengetahui macam-macam metode mengajar dan penerapanny. antusias menerima pelajaran yang diberikan. kita sebagai pendidik tentu harus memiliki metode mengajar yang beraneka ragam. rajin. Jika cara mengajar gurunya enak menurut siswa. Mengetahui definisi tentang metode mengajar. karena keberhasilan proses belajar mengajar bergantung pada cara mengajar gurunya.Mengajar merupakan istilah kunci yang hampir tak pernah luput dari pembahasan mengenai pendidikan karena keeratan hubungan antara keduanya. motorik dan gaya hidupnya. agar dalam proses belajar mengajar tidak hanya menggunakan satu metode saja. maka siswa akan tekun. Karena begitu pentingnya metode mengajar dalam pembelajaran maka pada makalah ini penulis akan membahas mengenai penentuan metode mengajar. tetapi harus divariasikan. yaitu disesuaikan dengan tipe belajar siswa dan kondisi serta situasi yang ada pada saat itu. Metodologi mengajar dalam dunia pendidikan perlu dimiliki oleh pendidik. sopan santunnya. 2. sehingga tujuan pengajaran yang telah dirumuskan oleh pendidik dapat tercapai. 4 . Rumusan Masalah 1. sehingga diharapkan akan terjadi perubahan dan tingkah laku pada siswa baik tutur katanya.

3. 1. Metode dipilih guru dengan asas di atas berdasarkan pertimbangan praktis. sehingga lebih mudah mencapai sasaran dan tujuan instruksional. (2000). materi pengajaran). integral dari proses pendidikan-pengajaran. Metode ini memperjelas dasar. dalam proses belajar mengajar peran guru lebih bersifat tut-wuri handayani. Jadi. jadi suatu metode dapat digunakan secara kombinasi (sintesis terpadu) dan dilengkapi dengan media tertentu. sehingga pemahaman siswa makin jelas. Metode mengajar adalah cara guru menjelaskan suatu pokok bahasan sebagai bagian kurikulum (isi. dan paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang . Proses belajar mengajar dan kerjasama guru-siswa dapat mencapai sasaran dan tujuan belajar melalui cara atu metode. Metode yang berdayaguna. Artinya. bahkan multimedia. alasan guru memilih/menetapkan suatu metode dalam proses belajar mengajar adalah sebagai berikut. 4. isi dan tujuan dari pokok bahasan. 5. 2. Metode ceramah dapat dikatakan sebagai satu-satunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi. ialah suasana pembelajaran di dalam dan di luar kelas. secara psiko-pedagogis mengutamakan otoaktivitas siswa sebagai bekal pendewasaan diri mengembangkan kemampuan dan penguasaan bidang pengetahuan. Proses belajar mengajar sebagai kerjasama guru-siswa. Muhibbin Syah. Metode ini sesuai dengan pokok bahasan. Macam-Macam Metode mengajar 1. Dasar pertimbangan ialah sasaran dan tujuan pendidikan pengajaran. Metode ini menjadi kegiatan siswa dalam belajar dan meningkatkan motivasi atau semangat belajar. kerangka. rasional dikuatkan oleh kiat dan pengalaman guru mengajar.BAB II PEMBAHASAN Pengertian Metode Mengajar Metode belajar-mengajar adalah bagian utuh/terpadu. berjalan bersama guru siswa. dalam upaya mencapai sasaran dan tujuan pengajaran. belum tentu tunggal. Metode Ceramah (Preaching Method) Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif.

Mendorong siswa berpikir kritis. Sukar mengontrol sejauhmana pemerolehan belajar anak didik. Metode diskusi ( Discussion method ) Muhibbin Syah ( 2000 ).(Syaiful Bahri Djamarah. Bila terlalu lama membosankan. b. Mengandung daya kritis siswa ( Daradjat. e. Metode diskusi diaplikasikan dalam proses belajar mengajar untuk : a. g. mendefinisikan bahwa metode diskusi adalah metode mengajaryang sangat erat hubungannya dengan memecahkan masalah (problem solving). 6 . Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar. Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar.sesuai dengan jangkauan daya beli dan paham siswa. 1985). Membuat siswa pasif. f. 2000). Mengandung unsur paksaan kepada siswa. kelemahan metode ceramah adalah : a. c. d. Metode ini lazim juga disebut sebagai diskusi kelompok (group discussion) dan resitasi bersama ( socialized recitation ). 2. Guru mudah menguasai kelas. Anak didik yang lebih tanggap dari visi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar menerimanya. c. b. 2000) Beberapa kelebihan metode ceramah adalah : a. Mendorong siswa menyumbangkan buah pikirnya untuk memcahkan masalah bersama. Beberapa d. c. b. Mendorong siswa mengekspresikan pendapatnya secara bebas. Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian katakata). Mudah dilaksanakan (Syaiful Bahri Djamarah.

c. ( 2000). Kelemahan metode diskusi sebagai berikut : a. 2000). Mengambil satu alternatif jawaban atau beberapa alternatif jawaban untuk memecahkan masalah berdsarkan pertimbangan yang seksama. Syaiful Bahri Djamarah.2000). b. baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Kelebihan metode diskusi sebagai berikut : a. Metode demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan sesuatu proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan pelajaran. Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formal (Syaiful Bahri Djamarah. aturan. 3. kejadian. Manfaat psikologis pedagogis dari metode demonstrasi adalah : 7 . dan urutan melakukan suatu kegiatan. 2000). b. d. c. Menyadarkan anak didik bahwa dengan berdiskusi mereka saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih baik. Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas. Tidak dapat dipakai dalam kelompok yang besar. Metode demontrasi ( Demonstration method ) Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang. (Muhibbin Syah. Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara. Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya dan membiasakan bersikap toleransi.d. Menyadarkan anak didik bahwa masalah dapat dipecahkan dengan berbagai jalan. (Syaiful Bahri Djamarah.

Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri siswa (Daradjat. b. Proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari. yakni metode ceramah yangdigabungkan dengan metode lainnya. 4. Memudahkan berbagai jenis penjelasan. Membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atu kerja suatu benda. dengan menghadirkan obyek sebenarnya (Syaiful Bahri Djamarah. b. c. Metode ceramah plus Metode ceramah plus adalah metode mengajar yang menggunakan lebih dari satu metode. b. c. Kesalahan-kesalahan yeng terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melaui pengamatan dan contoh konkret. c. yaitu : Metode 8 . Metode ceramah plus tanya jawab dan tugas (CPTT). 1985).Dalam hal ini penulis akan menguraikan tiga macam metode ceramah plus yaitu : a. 2000).a. Perhatian siswa dapat lebih dipusatkan. 2000). Sukar dimengerti bila didemonstrasikan oleh guru yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan (Syaiful Bahri Djamarah. Tidak semua benda dapat didemonstrasikan. Metode ini adalah metode mengajar gabungan antara ceramah dengan tanya jawab dan pemberian tugas. Kelebihan metode demonstrasi sebagai berikut : a. Anak didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda yang akan dipertunjukkan. campuran ini idealnya dilakukan secar tertib. Kelemahan metode demonstrasi sebagai berikut : a.

dan akhirnya memberi tugas. bertanggung jawab dan berdiri sendiri (Syaiful Bahri Djamarah. 2000). c. Kelebihan 9 . Terkadang tugas dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan. Pemberian peluang bertanya jawab antara guru dan siswa. yaitu pertama guru menguraikan materi pelajaran. Metode resitasi ( Recitation method ) Metode resitasi adalah suatu metode mengajar dimana siswa diharuskan membuat resume dengan kalimat sendiri. 5. b. Terkadang anak didik melakukan penipuan dimana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan temennya tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri. c. Metode ceramah plus demonstrasi dan latihan (CPDL) Metode ini dalah merupakan kombinasi antara kegiatan menguraikan materi pelajaran dengan kegiatan memperagakan dan latihan (drill). 2000). kemudian mengadakan diskusi. Metode ceramah plus diskusi dan tugas (CPDT) Metode ini dilakukan secara tertib sesuai dengan urutan pengkombinasiannya. Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif. Pemberian tugas kepada siswa. metode resitasi sebagai berikut : a. Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama. b. Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual (Syaiful Bahri Djamarah. Kelemahan metode resitasi sebagai berikut : a.- Penyampaian materi oleh guru. b.

kemudian hasil pengamatan itu disampaikan ke kelas dan dievaluasi oleh guru. Kelebihan metode percobaan sebagai berikut : a. c. b. Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatanmengadakan ekperimen. Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa terobosan-terobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia. c. Misalnya di Laboratorium. mengamati prosesnya serta menuliskan hasil percobaannya. Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi. Metode percobaan ( Experimental method ) Metode percobaan adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok. Penggunaan teknik ini mempunyai tujuan agar siswa mampu mencari dan menemukan sendiri berbagai jawaban atau persoalan-persoalan yang dihadapinya dengan 10 . Kekurangan metode percobaan sebagai berikut : a. 2000).6. untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan (Syaiful Bahri Djamarah. anak didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran. Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama. Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku. Metode eksperimen adalah suatu cara mengajar. di mana siswa melakukan suatu percobaan tentang sesuatu hal. b. Metode percobaan adalah suatu metode mengajar yang menggunakan tertentu dan dilakukan lebih dari satu kali. Anak didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi. Menurut Roestiyah (2001:80).

juga kematangan jiwa dan sikap perlu diperhitungkan oleh guru dalam memilih obyek eksperimen itu. sehingga mereka menemukan pembuktian kebenaran dari teori yang dipelajari itu. beberapa segi kehidupan social dan keyakinan manusia. Dalam eksperimen setiap siswa harus mengadakan percobaan. maka perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. maka jumlah alat dan bahan atau materi percobaan harus cukup bagi tiap siswa. b. atau mungkin hasilnya tidak membahayakan. maka kondisi alat dan mutu bahan percobaan yang digunakan harus baik dan bersih. pengalaman serta ketrampilan. d. sehingga masalah itu tidak bias diadakan percobaan karena alatnya belum ada. maka perlu diberi petunjuk yang jelas. Tidak semua masalah bisa dieksperimenkan. maka perlu adanya waktu yang cukup lama. Agar penggunaan metode eksperimen itu efisien dan efektif. Prosedur eksperimen menurut Roestiyah (2001:81) adalah : 11 .mengadakan percobaan sendiri. Kemungkinan lain karena sangat terbatasnya suatu alat. seperti masalah mengenai kejiwaan. e. c. sebab mereka disamping memperoleh pengetahuan. Siswa dalam eksperimen adalah sedang belajar dan berlatih . Juga siswa dapat terlatih dalam cara berfikir yang ilmiah. Agar eksperimen itu tidak gagal dan siswa menemukan bukti yang meyakinkan. Dalam eksperimen siswa perlu teliti dan konsentrasi dalam mengamati proses percobaan . Dengan eksperimn siswa menemukan bukti kebenaran dari teori sesuatu yang sedang dipelajarinya.

b. mengamati suatu obyek. Selama eksperimen berlangsung guru harus mengawasi pekerjaan siswa.mereka harus memahami masalah yang akan dibuktikan melalui eksprimen. Dalam membina siswa untuk membuat terobosan-terobosan baru dengan penemuan dari hasil percobaannya dan bermanfaat bagi kehidupan manusia. dan menarik kesimpulan dari proses yang dialaminya itu. b. mencari kebenaran. hal-hal yang harus dikontrol dengan ketat.a. urutan eksperimen. Membuat siswa lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya. Metode eksperimen mempunyai kelebihan dan kekurangan sebagai berikut : Kelebihan metode eksperimen : a. d. Dengan demikian. c. siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri. Metode eksperimen menurut Djamarah (2002:95) adalah cara penyajian pelajaran. hal-hal yang perlu dicatat. Memberi penjelasan kepada siswa tentang alat-alat serta bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam eksperimen. mendiskusikan di kelas. 12 . dengan metode eksperimen. Setelah eksperimen selesai guru harus mengumpulkan hasil penelitian siswa. di mana siswa melakukan percobaan dengan mengalami sendiri sesuatu yang dipelajari. atau mencoba mencari suatu hukum atau dalil. Perlu dijelaskan kepada siswa tentang tujuan eksprimen. mengikuti suatu proses. Bila perlu memberi saran atau pertanyaan yang menunjang kesempurnaan jalannya eksperimen. keadaan atau proses sesuatu. Dalam proses belajar mengajar. dan mengevaluasi dengan tes atau tanya jawab. siswa dituntut untukmengalami sendiri.

Siswa diberi kesempatan untuk menyusun sendiri konsepkonsep dalam struktur kognitifnya. guru dapat mengembangkan keterlibatan fisik dan mental. Kekurangan metode eksperimen : a. Pembelajaran dengan metode eksperimen melatih dan mengajar siswa untuk belajar konsep fisika sama halnya dengan seorang ilmuwan fisika. Pengalaman yang dialami secara langsung dapat tertanam dalam ingatannya.c. Keterlibatan fisik dan mental serta emosional siswa diharapkan dapat diperkenalkan pada suatu cara atau kondisi pembelajaran yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan juga perilaku yang inovatif dan kreatif. Hasil-hasil percobaan yang berharga dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran umat manusia. Metode ini menuntut ketelitian. karena metode eksprimen mampu memberikan kondisi belajar yang dapat mengembangkan kemampuan berfikir dan kreativitas secara optimal. Setiap percobaan tidak selalu memberikan hasil yang diharapkan karena mungkin ada factor-faktor tertentu yang berada di luar jangkauan kemampuan atau pengendalian. serta emosional siswa. Dalam metode eksperimen. Metode ini lebih sesuai untuk bidang-bidang sains dan teknologi. Siswa belajar secara aktif dengan mengikuti tahap-tahap 13 . d. b. c. keuletan dan ketabahan. Menurut Schoenherr (1996) yang dikutip oleh Palendeng (2003:81) metode eksperimen adalah metode yang sesuai untuk pembelajaran sains. Siswa mendapat kesempatan untuk melatih ketrampilan proses agar memperoleh hasil belajar yang maksimal. selanjutnya dapat diaplikasikan dalam kehidupannya. Metode ini memerlukan berbagai fasilitas peralatan dan bahan yang tidak selalu mudah diperoleh dan kadangkala mahal.

f. setelah siswa merumuskan dan menemukan konsep. Verifikasi . Aplikasi konsep . hasilnya diaplikasikan dalam kehidupannya. Pemahaman konsep dapat diketahui apabila siswa mampu mengutarakan secara lisan. Pembelajaran dengan metode eksperimen menurut Palendeng (2003:82) meliputi tahap-tahap sebagai berikut : a. 14 . b. siswa memiliki kemampuan untuk menjelaskan. d. Evaluasi. Hipoteis awal. Dengan demikian. maupun aplikasi dalam kehidupannya. Percobaan awal. kegiatan untuk membuktikan kebenaran dari dugaan awal yang telah dirumuskan dan dilakukan melalui kerja kelompok. dan menerapkan konsep terkait dengan pokok bahasan . merupakan kegiatan siswa saat guru melakukan percobaan. menyebutkan. Kegiatan ini merupakan pemantapan konsep yang telah dipelajari. Siswa diharapkan merumuskan hasil percobaan dan membuat kesimpulan. c. Dengan kata lain. Demonstrasi ini menampilkan masalahmasalah yang berkaitan dengan materi fisika yang akan dipelajari. merupakan kegiatan akhir setelah selesai satu konsep. Siswa diharapkan untuk mengamati dan mencatat peristiwa tersebut.pembelajarannya. Penerapan pembelajaran dengan metode eksperimen akan membantu siswa untuk memahami konsep. pembelajaran diawali dengan melakukan percobaan yang didemonstrasikan guru atau dengan mengamati fenomena alam. memberikan contoh. e. Pengamatan. siswa dapat merumuskan hipotesis sementara berdasarkan hasil pengamatannya. selanjutnya dapat dilaporkanhasilnya. tulisan. siswa akan menemukan sendiri konsep sesuai dengan hasil yang diperoleh selama pembelajaran.

Memerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap gerakgerik anak didik di lapangan. c. yang kemudian dibukukan. Membuat bahan yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan yang ada di masyarakat. Metode Karya Wisata Metode karya wisata adalah suatu metode mengajar yang dirancang terlebih dahulu oleh pendidik dan diharapkan siswa membuat laporan dan didiskusikan bersama dengan peserta didik yang lain serta didampingi oleh pendidik. Kadang-kadang dalam proses belajar mengajar siswa perlu diajak ke luar sekolah. Memerlukan perencanaan dengan persiapan yang matang. f. modern yang 15 . Karyawisata menerapkan prinsip pengajaran memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran. terutama karyawisata jangka panjang dan jauh. c. e. b. Dalam karyawisata sering unsur rekreasi menjadi prioritas daripada tujuan utama. Pengajaran dapat lebih merangsang kreativitas anak.Metode Eksperimen menurut Al-farisi (2005:2) adalah metode yang bertitik tolak dari suatu masalah yang hendak dipecahkan dan dalam prosedur kerjanya berpegang pada prinsip metode ilmiah. Kelebihan metode karyawisata sebagai berikut : a. sedangkan unsur studinya terabaikan. Memerlukan persiapan yang melibatkan banyak pihak. b. Kekurangan metode karyawisata sebagai berikut : a. 7. Biayanya cukup mahal. Memerlukan tanggung jawab guru dan sekolah atas kelancaran karyawisata dan keselamatan anak didik. untuk meninjautempat tertentu atau obyek yang lain. d.

dimana pemimpin rombongan mengatur segalanya dibantu petugas-petugas lainnya. Karena itu dikatakan teknik karya wisata. mempersiapkan sarana.Menurut Roestiyah (2001:85) . karya wisata bukan sekedar rekreasi. mendengar. Persiapan. dimana guru perlu menetapkan tujuan pembelajaran dengan jelas. penyusunan rencana yang masak. dan sebagainya. pembagian siswa dalam kelompok. mempertimbangkan pemilihan teknik. dapat turut menghayati tugas pekerjaan milik seseorang serta dapat bertanya jawab mungkin dengan jalan demikian mereka mampu memecahkan persoalan yang dihadapinya dalam pelajaran. toko serba ada. meneliti dan mencoba apa yang dihadapinya.teknik karya wisata ini digunakan karena memiliki tujuan sebagai berikut: Dengan melaksanakan karya wisata diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dari obyek yang dilihatnya. Juga mereka bisa melihat. tetapi untuk belajar atau memperdalam pelajarannya dengan melihat kenyataannya. dan sekaligus dalam waktu yang sama ia bisa mempelajari beberapa mata pelajaran. Agar penggunaan teknik karya wisata dapat efektif. membagi tugas-tugas. b. memenuhi tata tertib yang telah ditentukan bersama. serta mengirim utusan. maka pelaksanaannya perlu memeperhatikan langkah-langkah sebagai berikut: a. mengawasi petugas-petugas pada 16 . ialah cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau obyek tertentu di luar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu seperti meninjau pabriksepatu. ataupun pengetahuan umum. Menurut Roestiyah (2001:85) . agar nantinya dapat mengambil kesimpulan. Pelaksanaan karya wisata. suatu bengkel mobil. menghubungi pemimpin obyek yang akan dikunjungi untuk merundingkan segala sesuatunya.

serta alat-alat lain dan sebagainya. atau mencobakan teorinya ke dalam praktek. Karena itulah teknik karya wisata dapat disimpulkan memiliki keunggulan sebagai berikut: a. Metode latihan keterampilan ( Drill method ) Metode latihan keterampilan adalah suatu metode mengajar . Hal mana tidak mungkin diperoleh disekolah. demikian pula tugas-tugas kelompok sesuai dengan tanggungjawabnya. 8. diagram. Siswa dapat melihat berbagai kegiatan para petugas secara individu maupun secara kelompok dan dihayati secara langsung yang akan memperdalam dan memperluas pengalaman mereka. Dengan obyek yang ditinjau itu siswa dapat memperoleh bermacam-macam pengetahuan dan pengalaman yang terintegrasi. sehingga kesempatan tersebut dapat mengembangkan bakat khusus atau ketrampilan mereka. serta mengalami dan menghayati langsung apa pekerjaan mereka. d. model-model. c. c. serta memberi petunjuk bila perlu. Siswa dapat berpartisispasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para petugas pada obyek karya wisata itu. Dalam kesempatan ini siswa dapat bertanya jawab. pada waktu itu siswa mengadakan diskusi mengenai segala hal hasil karya wisata. menemukan sumber informasi yang pertama untuk memecahkan segala persoalan yang dihadapi. b. sehingga mungkin mereka menemukan bukti kebenaran teorinya. menyusun laporan atau paper yang memuat kesimpulan yang diperoleh. gambar. menindaklanjuti hasil kegiatan karya wisata seperti membuat grafik. yang tidak terpisah-pisah dan terpadu. Akhir karya wisata.setiap seksi. dimana siswa diajak ke tempat latihan keterampilan untuk melihat 17 .

untuk apa dibuat. Dapat untuk memperoleh kecakapan mental. Kelebihan 18 . Dapat untuk memperoleh kecakapan motoris. Kekurangan metode latihan keterampilan sebagai berikut : a. Menghambat bakat dan inisiatif anak didik karena anak didik lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan kepada jauh dari pengertian. seperti menulis. Kadang-kadang latihan tyang dilaksanakan secara berulangulang merupakan hal yang monoton dan mudah membosankan.bagaimana cara membuat sesuatu. d. Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan. penjumlahan. membuat dan menggunakan alat-alat. pembagian. c. bagaimana cara menggunakannya. Dapat menimbulkan verbalisme. pengurangan. dan sebagainya. Contoh latihan keterampilan membuat tas dari mute/pernik-pernik. b. metode latihan keterampilan sebagai berikut : a. apa manfaatnya dan sebagainya. melafalkan huruf. c. b. tandatanda/simbol. Dapat membentuk kebiasaan dan menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan. seperti dalam perkalian.

com/2011/05/24/metode-mengajar/ sahabat guru.wordpres.wordpress.DAFTAR PUSTAKA http://biologyjjang.com 19 .blogspot.html http://wong168.com/art05-65.html http://re-searchengines.com/2011/04/metode-pembelajaran.