P. 1
Hubungan Fisika Kesehatan

Hubungan Fisika Kesehatan

|Views: 667|Likes:
Published by Abrianto Nugraha
akbid
akbid

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Abrianto Nugraha on Dec 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2013

pdf

text

original

OLEH : Dr. Ir. H.

Bambang Guruh Irianto, AIM,MM

Kontrak Perkuliahan Fiskes.
 

    


I. Dasar2 Ilmu Fisika. Hubungan Ilmu Fisika sebagai Ilmu Dasar dan Ilmu Kebidanan/Keperawatan sebagai Ilmu Terapan. Biomekanika. Pengaruh Tekanan dalam Ilmu Kebidanan/Keperawatan. II. Penerapan Hukum Thermodinamika. Pengertian Thermodinamika. Hk. Thermodinamika. Contoh-contoh Thermodinamika. Penerapan Energi Panas dan dingin dalam pengobatan.
Dr.Ir Bambang Guruh I

Kontrak Perkuliahan Fiskes.




 

III. Transfer panas : Konduksi ,Konveksi, Radiasi, dan evaporasi. Energy panas dalam bidang kesehatan: Efek panas. Penggunaan energy panas dalam pengobatan: Metode konduksi, Radiasi, Elektromagnetik. IV Thremografi. V Penerapan Hydrodinamika pelayanan Kebidanan.: Pengertian Hydrodinamika dan contoh2. VI. Gaya pada tubuh dlm keadaan Statis dan dinamis. VII. Gaya vertikal, Horisontal dan kegunaan Klinis. Gaya yang membentuk sudut.

Dr.Ir Bambang Guruh I

Lanjutan
   


   

VIII. Teori Gelombang Macam2 gelombang, Macam2 gelombang Potensial Aksi, Syaraf2 listrik tubuh. Jenis2 alat kedokteran yang berkaitan dengan teori gelombang. IX. Teori Ultrasonic Daya Ultrasonic,Prinsip Ultrasonic. Penggunaan Gel Ultrasonic dalam bidang kedokteran. Penggunaan ultrasonic dlam diagnostic dan pengobatan. X Alat Elektronic dalam pelayanan kebidanan. ECG,Dopler, Suction, Vacum Extraksi, dan alat monitoring kesehatan janin.
Dr.Ir Bambang Guruh I

Lanjutan
  

 

BUKU UTAMA; GABRIEL, S, FISIKA KESEHATAN, EGC, 1995 WILARAJA , KAMUS FISIKA MEKANIKA, PUSAT (BU,2),1999 FK USU FISIKA KESEHATAN MEDAN. CARR, JOSEPH J, INTRODUCTION TO BIOMEDICAL EQUIPMENT TECHNOLOGY, Printice hall, 1981. Donald R,Nuclear Medicine technology,Mosby Company,Missouri,1989 Ackerman,Eugene, Ilmu Biofisika,Unair, 1988
Dr.Ir Bambang Guruh I

RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN

TEORI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK. MACAM GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK. PERALATAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK. BIOLISTRIK. AKTIFITAS LISTRIK PADA SEL. INTERAKSI LISTRIK PADA SEL. PERALATAN YANG BERKAITAN DENGAN BIOLISTRIK. HIDRODINAMIKA DAN PENERAPANNYA DALAM PELAYANAN KEBIDANAN. HUKUM THERMODINAMIKA DALAM PELAYANAN KEBIDANAN. HUKUM – HUKUM THERMODINAMIKA. PENERAPAN ENERGY PANAS DALAM PENGOBATAN. PENERAPAN ENERGY DINGIN DALAM PENGOBATAN. BIOMEKANIKA. GAYA PADA TUBUH DALAM KEADAAN STATIS. GAYA PADA TUBUH SELAMA KEADAAN DINAMIS. ANALISA GAYA DAN KLINIS. BIOAKUSTIK DAN PERALATAN YANG BERKAITAN DENGAN KEBIDANAN.

 

Dr.Ir Bambang Guruh I

Kanker Leher Rahim

Bagaimanakah kanker leher rahim terjadi? Layaknya semua kanker, kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal).

Tetapi sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut. waktu sampai bertahuntahun sebelum sel-sel tadi berubah menjadi sel-sel kanker.

Sel-sel yang abnormal tersebut dapat dideteksi kehadirannya dengan suatu test yang disebut "Pap smear test", sehingga semakin dini sel-sel abnormal tadi terdeteksi, semakin rendahlah resiko seseorang menderita kanker leher rahim.

Memang Pap smear test adalah suatu test yang aman dan murah dan telah dipakai bertahun-tahun lamanya untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel leher rahim. Test ini ditemukan pertama kali oleh Dr. George Papanicolou, sehingga dinamakan Pap smear test. Pap smear test adalah suatu metode pemeriksaan sel-sel yang diambil dari leher rahim dan kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat perubahanperubahan yang terjadi dari sel tersebut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->