IBADAH HAJI

KELOMPOK 5 : ALLEN SUBEKTI  DESSY IRYANTI  TANIA SHABRINA

BAB I

Menutupi kepala atau wajah dengan sesuatu yang menempel (bagi laki-laki). 2. mendirikan shalat. adapun bina-tang laut maka dibolehkan) 5.berdasarkan sabda Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam : "Tidak (dibenarkan seorang) wanita bepergian kecuali dengan mahramnya"(Muttafaq Alaih). 3. Jika seorang muslim melakukan ihram haji atau umrah maka haram atasnya sebelas perkara sampai ia keluar dari ihramnya (tahallul) : 1. surban. mengeluarkan zakat.Sebab haram hukumnya jika ia pergi haji atau safar (bepergian) lainnya tanpa mahram. bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq melainkan Allah dan (bersaksi) bahwa Muhammad adalah Rasulullah. 4. berdasarkan firman Allah : "Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah. Ia wajib dilakukan sekali seumur hidup.seperti peci. penutup kepala. 4.PENDAHULUAN Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam. topi dan yang sejenisnya . berpuasa (di bulan) Ramadhan dan menunaikan haji ke Baitullah"(Muttafaq Alaih). yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Jika seorang wanita pergi haji tanpa mahram maka ia berdosa tetapi hajinya tetap sah. 5. 3. Mencabut rambut Menggunting kuku Memakai wangi-wangian Membunuh binatang buruan (darat. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji) maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam" (Ali Imran: 97). 1. 2. Haji diwajibkan dengan lima syarat: Islam Berakal Baligh Merdeka Mampu Dan bagi perempuan ditambah dengan satu syarat yaitu adanya mahram yang pergi bersamanya. Mengenakan pakaian berjahit (bagi laki-laki dan tidak mengapa bagi wanita) 6. Dan berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam: "Islam itu dibangun di atas lima perkara.

Pekerjaan orang yang menunaikan haji qiran sama dengan pekerjaan haji ifrad .kemudian langsung melakukan sa'i haji setelah thawaf qudum . Memakai tutup muka dan kaos tangan (bagi wanita) 8. lupa. setelah selesai melakukannya ia lalu melakukan ihram dengan niat haji pada hari Tarwiyah (tanggal 8 Dzul Hijjah. Orang yang melakukan pelanggaran itu boleh memilih salah satu daripadanya: 1. Menyembelih kambing (untuk dibagikan kepada orang-orang fakir miskin dan ia tidak boleh memakan sesuatu pun daripadanya) 2. Memberi makan enam orang miskin. seperti memotong rambut karena sakit.). Haji ifrad yaitu ia melakukan ihram dengan niat haji saja. Orang Yang Melakukan Hal-hal Yang Dilarang Memiliki Tiga Keadaan: 1. kecuali dalam dua hal : 1. Dalam keadaan seperti itu ia tidak berdosa dan tidak wajib membayar fidyah.25 kg) 3. masing-masing setengah sha' makanan. karena perintah Nabi terhadapnya. maka ia berdosa dan wajib membayar fidyah (tebusan) 2. Niat.Haji qiran yaitu ia melakukan ihram dengan niat umrah dan haji sekaligus. Mengeluarkan mani dengan onani atau bercumbu. . tetapi ia wajib membayar fidyah 3.7. Ia melakukannya tanpa udzur (alasan). Haji ada tiga jenis : • • • tamattu' qiran. Perbuatannya ter-sebut dibolehkan. Ia melakukannya dalam keadaan tidur. tidak tahu atau dipaksa. dan ifrad. sedangkan orang yang menunaikan haji qiran meniatkan untuk umrah dan haji (secara bersamaan). Haji tamattu' yaitu ia melakukan ihram dengan niat umrah saja pada bulan haji. Melangsungkan pernikahan 9. (setengah sha' lebih kurang sama dengan 1. Berpuasa selama tiga hari. ketika sampai di Makkah ia melakukan thawaf qudum. Orang yang melakukan haji ifrad hanya meniatkan haji saja. Ia melakukannya untuk suatu keperluan. pen. BersetubuhBercumbu (bermesraan) dengan syahwat 10. Yang paling utama adalah haji tamattu'.

6. Mekah 4. sedangkan orang yang menunaikan haji ifrad tidak wajib hadyu (menyembelih kurban). 5. Memulai ihram dari mîqât (batas waktu dan tempat yang ditentukan untuk melakukan ibadah haji dan umrah) 2. Rukun haji tersebut adalah: 1. Orang yang menunaikan haji qiran wajib menyembelih kurban. Melontar jumrah 3. Ihram Wukuf di Arafah Tawaf ifâdah Sa'i Mencukur rambut di kepala atau memotongnya sebagian Tertib dan Rukun haji tersebut harus dilakukan secara berurutan menyeluruh.2. kesehatan. Islam Akil Balig Dewasa Berakal Waras Orang merdeka (bukan budak) Mampu. 4. dan Wajib Haji  Syarat Haji 1. maka hajinya tidak sah. 2. 5. baik dalam hal biaya. Mabît di Mina 5. Rukun. BAB II PEMBAHASAN Syarat. Jika salah satu ditinggalkan. dan nafkah bagi keluarga yang ditinggal berhaji  Rukun Haji Rukun haji adalah perbuatan-perbuatan yang wajib dilakukan dalam berhaji. 3. Tawaf wada' (tawaf perpisahan) . Mabît (menginap) di Mudzdalifah. keamanan. 3. Hadyu (menyembelih kurban). 2. 7. 4.  Wajib Haji 1. 6.

Sesungguhnya segala pujian. inna alhamda. Kemudian berangkat menuju arafah dengan membaca talbiah untuk menyatakan niat: Labbaik Allâhumma labbaik. Aku datang. Mekah Waktunya sesaat setelah tengah malam sampai sebelum terbit fajar. maka hajinya tetap sah. segala kenikmatan. dan melakukan shalat subuh di awal waktu. yang artinya "aku datang memenuhi panggilanmu ya Allah. Pelaksanaan Ibadah Haji (Manasik Haji) Tata cara manasik haji adalah sebagai berikut : 1. adalah milik Engkau. berdoa. dilanjutkan dengan berangkat menuju Mina. shalat jamak taqdim dan qashar maghrib-isya. lâ syarîka laka Artinya: “Aku datang ya Allah. dan berniat haji dengan mengucapkan Labbaik Allâhumma hajjan. labbaik lâ syarîka laka labbaik. berwudhu. dan seluruh kerajaan. aku datang.” 2. namun harus membayar dam (denda). ada beberapa hal yang harus dilakukan. 3. Wukuf di Arafah Dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Disini mengambil batu kerikil sejumlah 49 butir atau 70 butir untuk melempar jumrah di Mina. wa ni'mata laka wa al-mulk. tiada sekutu bagi-Mu. yaitu: shalat jamak taqdim dan qashar zuhur-ashar. tiada sekutu bagi-Mu. Saat wukuf. untuk berhaji". waktunya dimulai setelah matahari tergelincir sampai terbit fajar pada hari nahar (hari menyembelih kurban) tanggal 10 Zulhijah. .Jika salah satu dari wajib haji ini ditinggalkan. Melakukan ihram dari mîqât yang telah ditentukan Ihram dapat dimulai sejak awal bulan Syawal dengan melakukan mandi sunah. Mabît di Muzdalifah. membaca Al-Qur'an. memakai pakaian ihram. aku datang memenuhi panggilan-Mu. berzikir bersama.

Selanjutnya kembali ke Mina sebelum matahari terbenam untuk mabît di sana. dengan cara mencukur/memotong rambut sekurangkurangnya 3 helai. seluruh perbuatan yang dilarang selama ihram telah dihapuskan. kemudian menyembelih hewan kurban. sehingga semuanya kembali halal untuk dilakukan. dimulai dari Bukit Shafa dan berakhir di Bukit Marwa. 6. Setelah tahalul. Setiap siang pada hari-hari tasyrik itu melontar jumrah ûlâ. dilaksanakan setelah selesai melontar jumrah 'aqobah. lalu shalat sunah 2 rakaat di dekat makam Ibrahim. 4. dan 13 Zulhijah. 5. berdoa di Multazam. Selesai tawaf disunahkan mencium Hajar Aswad (batu hitam). boleh memakai pakaian biasa dan melakukan semua perbuatan yang dilarang selama ihram. dan shalat sunah 2 rakaat di Hijr Ismail (semuanya ada di kompleks Masjidil Haram). dengan 7 butir kerikil.Kemudian berhenti sebentar di masy'ar al-harâm (monumen suci) atau Muzdalifah untuk berzikir kepada Allah SWT (QS 2: 198). Mabît di Mina Dilaksanakan pada hari tasyrik (hari yang diharamkan untuk berpuasa). yaitu pada tanggal 11. pada tanggal 10 Zulhijah. Bagi yang ingin melaksanakan tawaf ifâdah pada hari itu dapat langsung pergi ke Mekah untuk tawaf. Lalu dilanjutkan dengan tahalul kedua. Dengan membaca talbiah masuk ke Masjidil Haram melalui Bâbussalâm (pintu salam) dan melakukan tawaf. dan mengerjakan shalat subuh ketika fajar telah menyingsing. Dengan demikian. masing-masing 7 kali. 12. yaitu mencukur/memotong rambut sekurang-kurangnya 3 helai. Melontar jumrah 'aqabah Dilakukan di bukit 'Aqabah. kecuali berhubungan seks. wustâ. Tahalul Tahalul adalah berlepas diri dari ihram haji setelah selesai mengerjakan amalan-amalan haji. . dan 'aqabah. Kemudian melakukan sa'i antara bukit Shafa dan Marwa. Tahalul awal.

yaitu 3 hari selagi masih berada di tanah suci. setelah selesai baru melakukan haji. Ibadah haji dan umrah masing-masing dikerjakan tersendiri. Jika tidak mampu dapat diganti dengan berpuasa selama 10 hari. Tawaf ifâdah Bagi yang belum melaksanakan tawaf ifâdah ketika berada di Mekah. Cara pelaksanaannya adalah:  ihram dari mîqât dengan niat untuk haji  ihram dari mîqât dengan niat untuk umrah 2. yaitu dengan menyembelih seekor kambing. Tetapi bagi yang menghendaki nafar sânî atau nafar akhir (meninggalkan Mina pada tanggal 13 Zulhijah setelah jumrah sore hari). melontar jumrah dilakukan selama tiga hari (11. setelah selesai baru melakukan umrah. ibadah haji dilakukan terlebih dulu. maka harus melakukan tawaf ifâdah dan sa'i. Lalu melakukan tawaf wada' sebelum meninggalkan Mekah untuk kembali pulang ke daerah asal. dan 7 hari setelah kembali di tanah air. Haji ifrâd Haji ifrâd yaitu membedakan ibadah haji dengan umrah. melontar jumrah dilakukan pada tanggal 11 dan 12 Zulhijah saja. Haji tamattu' Haji tamattu' adalah melakukan umrah terlebih dulu pada bulan haji. Dengan selesainya melontar jumrah maka selesailah seluruh rangkaian kegiatan ibadah haji dan kembali ke Mekah. dan 13 Zulhijah). Semuanya dilakukan masih dalam bulan haji.Cara pelaksanaannya adalah:  ihram dari mîqât dengan niat untuk umrah  melaksanakan haji setelah selesai melaksanakan semua amalan umrah . 12. 7. Orang yang melakukan haji tamattu' wajib membayar hadyu (denda). Pelaksanaannya.Bagi yang menghendaki nafar awwal (meninggalkan Mina tanggal 12 Zulhijah setelah jumrah sore hari). Macam-macam Haji 1.

setelah ibadah haji menjadi orang yang lebih baik. ikhlas. ihram dari mîqât dengan niat untuk haji dan umrah sekaligus b. bahwa sesungguhnya Allah dan RasulNya berlepas diri dari orang-orang musyrikin. ada pula haji asgar (haji kecil) yang merupakan istilah lain untuk umrah. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang artinya : .. menggunakan biaya yang halal. Haji mabrur Haji mabrur adalah ibadah haji seseorang yang seluruh rangkaian ibadah hajinya dapat dilaksanakan dengan benar. tidak dicampuri dosa. Dengan demikian segala amalan umrah sudah tercakup dalam amalan haji. Haji qirân Haji qirân adalah melaksanakan ibadah haji dan umrah secara bersama-sama. melakukan seluruh amalan haji Haji Akbar dan Haji Mabrur Haji akbar (haji besar) Istilah haji akbar disebut dalam firman Allah SWT pada surah AtTaubah: 3 yang artinya: “Dan (inilah) suatu pemakluman dari Allah dan Rasul-Nya kepada manusia pada hari haji akbar. Balasan bagi orang yang mendapat haji mabrur adalah surga.” Ada beberapa pendapat ulama tentang haji akbar. dan yang terpenting.3. Ada haji besar.. yaitu haji akbar adalah: • • • • haji pada hari wukuf di Arafah haji pada hari nahar haji yang wukufnya bertepatan dengan hari jum'at ibadah haji itu sendiri beserta wukufnya di Arafah Namun pendapat yang paling masyhur adalah pendapat yang menyatakan bahwa haji akbar adalah haji yang wukufnya jatuh pada hari jum'at. Cara pelaksanaannya adalah : a.

mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah.. terlebih jika dilakukan di bulan Ramadhan. Menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Hanafi hukumnya sunah mu'akkad (sunah yang dipentingkan). Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata. Pelaksanaan umrah ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah: 196 yang artinya "Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah. Ali'Imran. ." Mengenai hukum umrah. " (QS. ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Umrah Umrah artinya berkunjung atau berziarah. berakal sehat. tetapi banyak melakukan umrah juga disukai. 96-97). merdeka lagi mampu..”(HR Bukhari dan Muslim) Hukum Ibadah Haji Ibadah haji wajib dilaksanakan demikian pula umrah. (diantaranya) maqam Ibrahim. ada beberapa perbedaan pendapat. dan haji mabrur ganjarannya tiada lain kecuali surga. maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.“Umrah ke satu ke umrah berikutnya adalah penebus dosa di antara keduanya. baligh. Umrah diwajibkan bagi setiap muslim hanya 1 kali saja. Menurut Imam Syafi'i hukumnya wajib. yaitu (bagi) orang yang sanggung mengadakan perjalanan ke Baitullah. Allah SWT berfirman yang artinya: "Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia. Setiap orang yang melakukan ibadah haji wajib melakukan umrah. sekali seumur hidup atas setiap muslim. yaitu perbuatan ibadah yang merupakan kesatuan dari ibadah haji. barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia. Hal ini didasarkan pada hadist Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang artinya "Umrah di dalam bulan Ramadhan itu sama dengan melakukan haji sekali". Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji).

5. artinya : “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah. maka setiap Haji berangkat dari Mina ke Arafah.Pelaksanaan umrah Tata cara pelaksanaan ibadah umrah adalah : 1. dan tahalul. diam dan tidak berdesak-desakan. Jika telah sampai Muzdalifah ia shalat Maghrib dan Isya' secara jama' qashar dengan satu adzan dan dua iqamat. seraya mengumandang-kan talbiyah atau takbir. 3. 2. Adapun rukun umrah adalah: 1.” Syarat. HARI TARWIYAH Hari tarwiyah adalah hari kedelapan dari bulan Dzul Hijjah. 6. dan Wajib Umrah Syarat untuk melakukan umrah adalah sama dengan syarat dalam melakukan ibadah haji. tawaf. Mandi Berwudhu memakai pakaian ihram di mîqât shalat sunah ihram 2 rakaat niat umrah dan membaca Labbaik Allâhumma 'umrat(an). yaitu ihram dari mîqât. 3. 2. memasuki Masjidil Haram. 4. Ihram Tawaf Sa'i Mencukur rambut kepala atau memotongnya Tertib. dilaksanakan secara berurutan Sementara itu wajib umrah hanya satu. . BERMALAM DI MUZDALIFAH Jika matahari telah tenggelam pada hari Arafah maka para Haji berduyun-duyun (meninggalkan) Arafah menuju Muzdalifah dengan tenang. Disebut demikian karena pada hari itu orang-orang mengenyangkan diri dengan minum air untuk (persiapan ibadah) selanjutnya. sa'i. 4. Rukun. untuk umrah). 5. HARI ARAFAH Jika matahari terbit pada hari Arafah (hari kesembilan dari bulan Dzul Hijjah). membaca talbiah serta doa.

aqabah ) setelah tergelincir-nya matahari dan sebelum matahari tenggelam. yakni malam ke-11 dan ke-12 (bagi yang terburu-buru) serta malam ke13 (bagi yang meng-akhirkan/tetap tinggal). tetapi mencukur (gundul) adalah lebih utama 4. Mîqât zamânî adalah kapan ibadah haji sudah boleh dilaksanakan.HARI RAYA KURBAN Beberapa amalan pada hari Raya Kurban adalah: 1. Berdasarkan kesepakatan para ulama yang bersumber dari sunah Rasulullah SAW. Thawaf ifadhah dan sa'i untuk haji 5. Mencukur (gundul) rambut kepala atau memendekkannya. Tempat-tempat untuk mîqât makânî adalah: . tetapi jika Anda ingin tetap tinggal maka hal itu lebih utama. sampai dengan tanggal 10 Zulhijah. Bermalamlah (sehari lagi) di Mina pada tanggal 13 Dzul Hijjah. Amalan-Amalan Haji dan Umrah 1. mîqât zamânî jatuh pada bulan Syawal. dan lemparlah ketiga jumrah (ula. Zulkaidah. Mîqât Mîqât adalah batas waktu dan tempat melakukan ibadah haji dan umrah. sebab hari-hari tasyriq berakhir dengan tenggelamnya matahari. wustha. Wajib melempar jumrah pada hari-hari tasyriq HARI-HARI TASYRIQ o Wajib bermalam di Mina pada malam-malam hari tasyriq. lalu Anda ingin bersegera maka Anda dibolehkan keluar dari Mina sebelum matahari tenggelam. Melempar jumrah aqabah 2. Mîqât terdiri atas mîqât zamânî dan mîqât makânî. o Jika Anda telah selesai melempar jumrah pada tanggal 12 Dzulhijjah. Mîqât makânî adalah dari tempat mana ibadah haji sudah boleh dilaksanakan. Menyembelih hadyu (bagi orang yang melakukan haji tamattu' dan qiran) 3.

Syarat tawaf adalah: 1. Bertawaf di luar Ka'bah Sedangkan sunah tawaf adalah: 1. Ka'bah selalu berada di sisi kiri 6. Menghadap Hajar Aswad ketika memulai tawaf 2. Sunah ihram adalah memotong kuku. pakaian ihram adalah kain berjahit yang menutup seluruh tubuh kecuali wajah. Ihram Ihram ialah niat melaksanakan ibadah haji atau umrah dan memakai pakaian ihram. Mesir. hadas kecil. rambut kemaluan. dimulai dari arah yang sejajar dengan Hajar Aswad dan Ka'bah selalu ada di sebelah kiri (berputar berlawanan arah jarum jam). dan mandi. Bagi wanita. 3. Bagi laki-laki. rambut ketiak. dan wilayah-wilayah Maghrib Yalamlan (sebuah gunung yang letaknya 94 km di selatan Mekah) bagi orang yang datang dari arah Yaman Qarnul Manazir (94 km di timur Mekah) bagi orang yang datang dari arah Nejd Zatu Irqin (94 km sebelah timur Mekah) bagi orang yang datang dari arah Irak 2. membaca talbiah. Berjalan kaki . dan istighfar (sesudah ihram dimulai). 4. Tawaf Tawaf adalah mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali. 3. Suci dari hadas besar. shalawat. 2. kumis. Kemudian melakukan shalat sunah ihram 2 rakaat (sebelum ihram).• • • • • Zulhulaifah atau Bir-Ali (450 km dari Mekah) bagi orang yang datang dari arah Madinah Al-Juhfah atau Rabiq (204 km dari Mekah) bagi orang yang datang dari arah Suriah. dan najis Menutup aurat Melakukan 7 kali putaran berturut-turut Mulai dan mengakhiri tawaf di tempat yang sejajar dengan Hajar Aswad 5. pakaian ihram adalah dua helai pakaian tak berjahit untuk menutup badan bagian atas dan sehelai lagi untuk menutup badan bagian bawah. Kepala tidak ditutup dan memakai alas kaki yang tidak menutup mata kaki.

ruku dan sujud" [Al-Hajj : 26] [2]. kecuali Dia dan bahwa Dia adalah satusatunya pemilik nama-nama yang indah dan sifat-sifat yang mulia. Mendapat Ampunan Dosa-Dosa Dan Balasan Jannah Dari Abu Hurairah bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Satu umrah sampai umrah yang lain adalah sebagai penghapus dosa antara keduanya dan tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali jannah" [HR Bukhari dan Muslim. 6. 1275] [3]. Menyentuh Hajar Aswad atau memberi isyarat ketika mulai tawaf 5. tetapi kalau tawaf itu bukan dalam ibadah haji. Niat untuk tawaf yang terkandung dalam ibadah haji hukumnya tidak wajib karena niatnya sudah terkandung dalam niat ihram haji. "Janganlah engkau menyekutukan Aku dengan apapun dan sucikan rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf. Tidak ada sekutu bagi-Nya. tidak ada yang menyerupai-Nya dan tidak ada tandingan-Nya. Niat. beberapa manfaat ibadah haji adalah : [1]. beribadah. yaitu meletakkan pertengahan kain ihram di bawah ketiak tangan kanan dan kedua ujungnya di atas bahu kiri 4. dilaksanakan secara berurutan BAB III KESIMPULAN Dengan menunaikan Ibadah Haji kita dapat memperoleh banyak manfaat. Mencapai rukun yamanî (pada putaran ke-7) dan mencium atau menyentuh Hajar Aswad 7. Memperbanyak doa dan zikir selama dalam tawaf 8. Menyambut Seruan Nabi Ibrahima Alaihissalam . Bahjatun Nanzhirin no. Tertib. Dan hal ini telah diisyaratkan dalam firman-Nya. al-idtibâ. seperti dalam tawaf wada' dan tawaf nazar. Mengikhlaskan Seluruh Ibadah Beribadah semata-mata untuk Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menghadapkan hati kepada-Nya dengan keyakinan bahwa tidak ada yang diibadahi dengan haq.3. Artinya : ”Dan ingatlah ketika Kami menempatkan tempat Baitullah untuk Ibrahim dengan menyatakan . maka hukum niat tawaf menjadi wajib.

Mempelajari Agama Allah Subhanahu wa Ta'ala Dan diantara manfaat haji yang besar adalah bahwa mereka bisa mempelajari agama Allah dilingkungan rumah Allah yang tua. Saling Mengenal Dan Saling Menasehati Dan diantara hikmah haji adalah bahwa kaum muslimin bisa saling mengenal dan saling berwasiat dan menasehati dengan al-haq. di Mina dan di Makkah. saling menasehati. Mereka saling mengenal. timur. Mereka datang dari segala penjuru.. membantu untuk maslahat-maslahat dunia akhirat. membimbing. haji.pent) tentangnya (tauhid). dan di lingkungann masjid Nabawi dari para ulama dan pembimbing serta memberi peringatan tentang apa yang mereka tidak ketahui mengenai hukum-hukum agama. zakat. selatan dan utara Makkah. dan saling menasehati di antara orang-orang yang datang (berhaji dan sebagainya. yakni mereka beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala sematamata. Hal itu berlangsung semenjak zaman Nabi Ibrahim hingga sekarang. shalat.Nya. pengarahan dan dakwah ke jalan Allah. Mereka datang dengan niat mencari wajah-Nya yang mulia bukan karena riya' (dilihat orang lain) dan juga bukan karena sum'ah (dibicarakan orang lain).Nabi Ibrahim Alaihissalam telah menyerukan (agar berhaji) kepada manusia. maslahat bimbingan. di Arafah. [4]. Dan diantara yang terbesar adalah menyaksikan tauhid-Nya. umrah dan lainnya. menolong. sebagian mengajari yang lain. Dan Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan siapa saja yang Dia kehendaki (untuk bisa) mendengar seruan Nabi Ibrahim Alaihissalam tersebut dan menyambutnya. maslahat taklim tata cara haji. Sehingga mereka bisa menunaikan kewajiban mereka dengan ilmu. Bahkan mereka betauhid dan ikhlas kepadaNya. Menyaksikan Berbagai Manfaat Bagi Kaum Muslimin Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman : "Agar supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka" [Al-Hajj : 28] Alah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan manfaat-manfaat dengan muthlaq (secara umum tanpa ikatan) dan mubham (tanpa penjelasan) karena banyaknya dan besarnya menafaat-manfaat yang segera terjadi dan nanti akan terjadi baik duniawi maupun ukhrawi. dari barat. serta mengikrarkan (tauhid) di antara hamba-hamba. di Muzdalifah. [6]. . [5]. berkumpul di rumah Allah Subhanahu wa Ta'ala yang tua.

Berdo'a Kepada-Nya Di antara manfaat haji. agar Dia menerima amal. hendaknya bersungguh-sungguh merendahkan diri dan terus menerus berdo'a kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Menyebarkan Ilmu Di antara manfaat haji adalah menyebarkan ilmu kepada saudara-saudaranya yang melaksanakan ibadah haji dan temantemannya seperjalanan. sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala : Artinya : “Kemudian hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka .Nya. di tenda. Ini adalah kesempatan yang Allah Subhanahu wa Ta'ala anugerahkan. membereskan hati dan perbuatan . hendaklah mereka menyempurnakan nadzar-nadzar mereka dan hendaklah mereka berthawaf sekeliling rumah yang tua itu (Ka'bah)” [Al-Hajj : 29] [9]. bersyukur kepada-Nya dan memperbagus ibadah kepada-Nya . akan tetapi haruslah dengan apa yang engkau ketahui berdasarkan Al-Kitab dan As-Sunnah dan istimbath ahli ilmu dari keduanya. Bukan dari kebodohan dan pemikiran-pemikiran yang menyimpang dari Al-Kitab dan As-Sunnah. di Mekkah dan di segala tempat. [8].[7]. . Memperbanyak Ketaatan Di antara manfaat haji adalah memperbanyak shalat dan thawaf. agar Dia menolong untuk mengingat-Nya. di pesawat terbang. Engkau bisa menyebarkan ilmumu dan menjelaskan apa yang engkau miliki. yang di mobil. agar Dia menolong untuk menunaikan kewajiban dengan sifat yang Dia ridhai serta agar Dia menolong untuk berbuat baik kepada hamba-hamba.

BAB IV DAFTAR PUSTAKA www.or.alsofwah.id .