Pengertian Air Tanah

Menurut Herlambang (1996) air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat didalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akifer. Lapisan yang mudah dilalui oleh air tanah disebut lapisan permeable, seperti lapisan yang terdapat pada pasir atau kerikil, sedangkan lapisan yang sulit dilalui air tanah disebut lapisan impermeable, seperti lapisan lempung atau geluh. Lapisan yang dapat menangkap dan meloloskan air disebut akuifer. Menurut Krussman dan Ridder (1970) dalam Utaya (1990) bahwa macam-macam akifer sebagai berikut:

Air tanah yang berasal dari infiltrasi

a. Akifer Bebas (Unconfined Aquifer) yaitu lapisan lolos air yang hanya sebagian terisi oleh air dan berada di atas lapisan kedap air. Permukaan tanah pada aquifer ini disebut dengan water table (preatiklevel), yaitu permukaan air yang mempunyai tekanan hidrostatik sama dengan atmosfer. b. Akifer Tertekan (Confined Aquifer) yaitu aquifer yang seluruh jumlahnya air yang dibatasi oleh lapisan kedap air, baik yang di atas maupun di bawah, serta mempunyai tekanan jenuh lebih besar dari pada tekanan atmosfer. c. Akifer Semi tertekan (Semi Confined Aquifer) yaitu aquifer yang seluruhnya jenuh air, dimana bagian atasnya dibatasi oleh lapisan semi lolos air dibagian bawahnya merupakan lapisan kedap air. d. Akifer Semi Bebas (Semi Unconfined Aquifer) yaitu aquifer yang bagian bawahnya yang merupakan lapisan kedap air, sedangkan bagian atasnya merupakan material berbutir halus, sehingga pada lapisan penutupnya masih memungkinkan adanya gerakan air. Dengan demikian aquifer ini merupakan peralihan antara aquifer bebas dengan aquifer semi tertekan. Tolman (1937) dalam Wiwoho (1999) mengemukakan bahwa air tanah dangkal pada akifer dengan material yang belum termampatkan di daerah beriklim kering menunjukan konsentrasi unsur-unsur kimia yang tinggi terutama musim kemarau. Hal ini disebabkan oleh adanya gerakan kapiler air tanah dan tingkat evaporasi yang cukup besar. Besar kecilnya material terlarut tergantung pada lamanya air kontak dengan batuan. Semakin lama air kontak dengan batuan semakin tinggi unsur-unsur yang terlarut di dalamnya. Disamping itu umur batuan juga mempengaruhi tingkat kegaraman air, sebab semakin tua umur batuan, maka semakin tinggi pula kadar garam-garam yang terlarut di dalamnya.

Lembah antar pegunungan (intermontane valley). Dataran (plain). jenis batuan. air bergerak horisontal karena adanya perbedaan gradien hidrolik. Bahan aluvium itu biasanya berupa pasir dan karikil. akifer dijumpai pada bentuk lahan sebagai berikut: a. Gerakan air tanah dan jenis lapisannya 2. b. air tanah terperangkap dalam retakan-retakan atau diaklas-diaklas. c. Lintasan air (water course). 1. Kondisi Air Tanah Dataran Alluvial Dataran alluvial merupakan dataran yang terbentuk akibat proses-proses geomorfologi yang lebih didominasi oleh tenaga eksogen antara lain iklim. topografi. Air bergerak horisontal pada dasarnya mengikuti hukum hidrolika. ia mengeluarkan gas-gas. Dataran alluvial . Porositas batu gamping ini bersifat sekunder. curah hujan. materialnya terdiri dari aluvium yang mengendap di sepanjang alur sungai sebagai bentuk lahan dataran banjir serta tanggul alam. Batuan vulkanik. angin. Sewaktu aliran basal ini mengalir . d. Bekas-bekas gas keluar itulah yang merupakan lubang atau pori-pori dapat terisi air. Hasil erosi diendapkan oleh air ketempat yang lebih rendah atau mengikuti aliran sungai. Gerakan air tanah mengikuti hukum Darcy yang berbunyi “volume air tanah yang melalui batuan berbanding lurus dengan tekanan dan berbanding terbalik dengan tebal lapisan (Utaya. tersusun oleh materi lepas-lepas yang berupa pasir halus sampai kasar. ialah bentuk lahan berstruktur datar dan tersusun atas bahan aluvium yang berasal dari berbagai bahan induk sehingga merupakan akifer yang baik. Lembah yang terkubur (burried valley) atau lembah yang ditinggalkan (abandoned valley). yaitu lembah yang berada diantara dua pegunungan. terutama yang bersifat basal. Berdasarkan pengamatan lapangan. materialnya berasal dari hasil erosi dan gerak massa batuan dari pegunungan di sekitarnya. air tanah juga bergerak dari bawah ke atas (gaya kapiler). Gerakan Air Tanah Disamping air tanah bergerak dari atas ke bawah. yang semuanya akan mempercepat proses pelapukan dan erosi. Batu gamping (limestone). suhu. 1990).Todd (1980) dalam Hartono (1999) menyatakan tidak semua formasi litologi dan kondisi geomorfologi merupakan akifer yang baik. e.

Pengertian susunan litologi dari butir kasar ke halus membentuk suatu kondisi air tanah tertekan. Air tanah yang mengendap di dataran banjir ditambah langsung dari peresapan air susupan. penguapan dari darat atau laut atau air .menempati daerah pantai. (8) Delta Volume air tanah dalam dataran alluvial di tentukan oleh tebal dan penyebaran permeabilitas dari akifer yang terbentuk dalam aluvium dan dilluvium yang mengendap dalam dataran. Lapisan batuan terdiri atas bahan klastika hasil rombakan batuan gunung api sekitarnya. dan dataran lembah sungai. Hal ini selain dipengaruhi oleh faktor alam juga sebagai aktivitas manusia misalnya adanya lahan pertanian yang mengkonsumsi pupuk organik yang mengandung nitrat. (4) Poin bar. dan Bondowoso. (5) Dataran banjir. 1978:11). yakni suatu peristiwa yang selalu berulang dari urutan tahap yang dilalui air dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer. Kelebihan Nitrit karena pengaruh zat buangan (urine). Permukaan air tanahnya dangkal sehingga pengambilan air dapat dengan sumur dangkal. NO3. cekungan air tanah antar gunung mempunyai potensi yang cukup besar. daerah antar gunung. sedangkan suatu daerah yang tersusun atas pasir dan kerikil permeabilitasnya besar. Hal-hal pokok yang perlu dipahami tentang asal-usul dan sifat-sifat air tanah adalah : (1) Pembentukan Air Tanah Air tanah adalah semua air yang terdapat di bawah permukaan tanah pada lajur/zona jenuh air (zone of saturation). Dataran alluvial unsur-unsur yang dominan adalah unsur NO2. dan Fe. Apabila suatu daerah materi penyusunnya atas materi halus (liat/berdebu) umumnya permeabilitasnya kecil. apabila pengambilan air tanah berlebihan. Air tanah terbentuk berasal dari air hujan dan air permukan . daerah ini sebagian besar dibatasi oleh kaki gunung api. Kondisi air tanah pada lapisan tersebut semuanya dalam keadaan tertekan . dan berinteraksi dengan lapisan lempung. Air tanah daerah dataran pantai selalu terdapat dalam sedimen kuarter dan resen yang batuannya terdiri dari pasir. bahkan justru akan menimbulkan dampak yang merugikan bagi keterdapatan air tanah itu sendiri serta kaum miskin tersebut. Air tanah adalah salah satu faset dalam daur hidrologi . (2) CrevasseSplays. Garut. kerikil. untuk memahami asal-usul (origin) dan sifat-sifat (nature) air tanah. (6) Cekungan fluvial (Flood plain). pembusukan organik dari hasil reduksi nitrat yang ada disekitar air tanah (Karmono dan Joko Cahyo. Si. agar tidak terjadi kesalah-pengertian tentang sumberdaya yang dikelola. daerah hulu ataupun dari daerah yang lebih tinggi letaknya. 3. mempunyai potensi yang umumnya besar. Pulau Kalimantan dan Irian Jaya bagian Selatan. Daerah pantai terdapat cukup luas di pantai timur Pulau Sumatera. Pulau Jawa bagian Utara dan selatan. daerah alluvial ini tertutup oleh bahan hasil rombakan dari daerah sekitarnya. Beberapa bentuk lahan asal fluvial adalah sebagai berikut : (1) Kipas Alluvial (Alluvial fan). (3) Tanggul alam (Natural lever). (7) Teras Alluvial. Madiun . namun masih bergantung pada luas dan penyebaran lapisan batuan dan selalu mendapat ancaman interusi air laut. Dataran antar gunung di pulau Jawa terdapat di Bandung. Nganjuk. Kediri. Kesalah-pengertian tersebut akan menjadikan tujuan mewujudkan kemanfaatan air tanah terutama bagi kaum miskin pengelolaan tidak mencapai sasarannya. Ca. Asal-Usul dan Sifat-Sifat Air Tanah Adalah hal yang mutlak bagi para birokrat pengelola sumber daya air (tanah). Mg. yang meresap (infiltrate) mula-mula ke zona tak jenuh (zone of aeration) dan kemudian meresap makin dalam (percolate) hingga mencapai zona jenuh air dan menjadi air tanah. Potensi air tanah daerah ini ditentukan oleh jenis dan tekstur batuan.

umumnya berasosiasi dengan akuifer tertekan. 1987). yakni tersimpan dalam akuifer pada kedalaman lebih dari 40 m (apabila kesepakatan air tanah dangkal hingga kedalaman 40 m). disebut cekungan air tanah. air tanah dapat disebut (i) air tanah dangkal (phreatic). seperti di Jakarta. Ditinjau dari kedudukannya terhadap permukaan. pelonggokan dalam tanih atau badan air dan penguapan kembali (Kamus Hidrologi. Sementara akuifer tanpa lapisan penutup di atasnya. misalnya lempung. puluhan tahun. (3) Pengaliran dan Imbuhan Air Tanah Air tanah dapat terbentuk atau mengalir (terutama secara horisontal). Dari daur hidrologi tersebut dapat dipahami bahwa air tanah berinteraksi dengan air permukaan serta komponen-komponen lain yang terlibat dalam daur hidrologi termasuk bentuk topografi. Lapisan pasir atau kerikil adalah salah satu formasi geologi yang dapat bertindak sebagai akuifer. tetumbuhan penutup. akuifer sangat beragam dalam sifat-sifat hidroliknya (kelulusan dan simpanan) dan volume tandoannya (ketebalan dan sebaran geografinya). Air tanah dan air permukaan saling berkaitan dan berinteraksi. tinggal di dalam akuifer sebelum muncul kembali secara alami di titik/daerah luah (discahrge). Air tanah dangkal umumnya dimanfaatkan oleh masyarakat (miskin) dengan membuat sumur gali. Namun demikaian sebagai hasil dari keragaman geologinya. bulanan. Berdasarkan sifat-sifat tersebut akuifer dapat mengandung air tanah dalam jumlah yang sangat besar dengan sebaran yang luas hingga ribuan km2 atau sebaliknya. pencurahan. jenis batuan penutup. (ii) air tanah dalam. . seketika itu juga pada saat hujan turun. dari titik /daerah imbuh (recharge). (2) Wadah Air Tanah Suatu formasi geologi yang mempunyai kemampuan untuk menyimpan dan melalukan air tanah dalam jumlah berarti ke sumur-sumur atau mata air – mata air disebut akuifer. Semua akuifer mempunyai dua sifat yang mendasar: (i) kapasitas menyimpan air tanah dan (ii) kapasitas mengalirkan air tanah. umumnya berasosiasi dengan akuifer tak tertekan. Oleh sebab itu. pencemaran dll) terhadap air tanah akan memberikan reaksi terhadap air permukaan. sementara air tanah dalam dimanfaatkan oleh kalangan industri dan masyarakat berpunya. tahunan. pengembunan membentuk awan. demikian sebaliknya. air tanah sesungguhnya adalah salah satu sumber daya alam yang tak terbarukan.pedalaman. penggunaan lahan. dikenal sebagai akuitard. yang menjadikan air tanah dalam akuifer tersebut di bawah tekanan (confined aquifer). sama dengan tekanan udara luar. hingga membutuhkan waktu harian.. Sebaran akuifer serta pengaliran air tanah tidak mengenal batas-batas kewenangan administratif pemerintahan. serta manusia yang berada di permiukaan. Suatu wilayah yang dibatasi oleh batasan-batasan geologis yang mengandung satu akuifer atau lebih dengan penyebaran luas. Di beberapa daerah yang sesuai. pengeboran yang menyadap air tanah tertekan tersebut menjadikan air tanah muncul ke permukaan tanpa membutuhkan pemompaan. yakni yang tersimpan dalam akuifer dekat permukaan hingga kedalaman – tergantung kesepakatan – 15 sampai 40 m. bahkan ribuan tahun. Lapisan yang sama dapat juga menutupi akuifer. topografi. ratusan tahun. kondisi iklim dan sifat-sifat hidrolika akuifer. air tanah di dalamnya tanpa tekanan (unconfined aquifer). mingguan. Saat ini di daerah-daerah perkotaan yang pemanfaatan air tanah dalamnya sudah sangat intensif. Setiap aksi (pemompaan. kalau dibandingkan dalam kerangka waktu umur rata-rata manusia. tergantung dari kedudukan zona jenuh air. Wadah air tanah yang disebut akuifer tersebut dialasi oleh lapisan lapisan batuan dengan daya meluluskan air yang rendah.

maka tingkat pencemaran terhadap air tanah dangkal sangat tergantung dari kedudukan akuifer. Semarang.Ca dan Fe. Mengingat perubahan pola imbuhan. A. Air permukaan dan air sumur biasannya mengandung bahan-bahan metal terlarut seperti Na. yang sebelumnya air tanah dalam memasok air tanah dangkal (karena piezometic head lebih tinggi dari phreatic head). apabila air tanah dangkalnya di daerah-daerah tersebut sudah tercemar. serta batuan penyusun akuifer itu sendiri. besaran dan jenis zat pencemar. Air tanah yang tercemar adalah pembawa bibit-bibit penyakit yang berasal dari air (water born diseases). menjadi sangat rawan pencemaran. Pengelompokan Bahan Pencemar Air (Polutan) . pembuangan libah. Air minum pun bukan merupakan air murni. Namun karena tanah/batuan bersifat melemahkan zat-zat pencemar. tetapi air minum mungkin masih mengandung komponen-komponen terlarut. Pencemaran Air Dan Sifat Air Tercemar November 15. Mutu tersebut akan berubah manakala terjadi intervensi manusia terhadap air tanah. Air yang mengandung komponen-komponen tersebut dalam jumlah tinggi disebut air sadah. kalau pengeluaran melebihi pemasukan. Akibatnya terjadi perubahan pola imbuhan. Contoh air yang mengalami pencemaran: air minum yang tercemar mungkin rasanya akan berubah meskipun perubahan baunya mungkin sukar dideteksi. dan Medan. kehidupan hewan air akan berkurang pada air sungai yang terpolusi berat. bukan dari kemurniannya. bau yang menyengat mungkin akan timbul pada pantai laut. maka saldo tabungan akan terus berkurang). Jika jumlah total pengambilan air tanah dari suatu sistem akuifer melampaui jumlah ratarata imbuhan. sungai dan danau yang terpolusi. (4) Mutu Air Tanah Sifat fisika dan komposisi kimia air tanah yang menentukan mutu air tanah secara alami sangat dipengaruhi oleh jenis litologi penyusun akuifer.Bandung. maka akan terjadi penurunan muka air tanah secara menerus serta pengurangan cadangan air tanah dalam akuifer. serta jenis air asal air tanah. muka air tanah dalam (piezometic head) umumnya sudah berada di bawah muka air tanah dangkal (phreatic head). Tanda-tanda polusi air yang berbeda ini disebabkan oleh sumber dan jenis polutan yang berbeda-beda. saat ini justru sebaliknya air tanah dangkal memasok air tanah dalam. Jika ini hal ini terjadi. Mg. Meskipun bahan-bahan tersuspensi dan bakteri mungkin telah dihilangkan dari air tersebut. maka air tanah dalam di daerah-daerah perkotaan yang telah intensif pemanfaatan air tanahnya. seperti pengambilan air tanah yang berlebihan. dll Air tanah dangkal rawan (vulnerable) terhadap pencemaran dari zat-zat pencemar dari permukaan. dan penambangan air tanah terjadi. (Seperti halnya aliran uang tunai ke dalam tabungan. maka kondisi demikian disebut pengambilan berlebih (over exploitation) . serta jenis tanah/batuan di zona takjenuh. Denpasar. 2010 No Comments Pencemaran air atau polusi air adalah penyimpangan sifat-sifat air dari dari keadaan normal. atau minyak yang terlihat terapung pada permukaan air laut menunjukkan adanya polusi. jenis tanah/batuan yang dilalui air tanah.

5. Padatan Bahan buangan yang membutuhkan oksigen (oxygen-demanding wastes) Mikroorganisme Komponen organik sintetik Nutrien tanaman Minyak Senyawa anorganik dan mineral Bahan radioaktif Panas B. keasaman dan alkalinitas Suhu Warna. bau dan rasa Jumlah padatan Nilai BOD/COD Pencemaran mikroorganisme patogen Kandungan minyak Kandungan logam berat Kandungan bahan radioaktif Sumber: Atep Afia Hidayat Modul 5 Ilmu Lingkungan Teknik Industri UMB_Pencemaran Air Tags: Pengaruh Terhadap Tata Ruang http://industri16soni. 3. Sifat-Sifat Air Tercemar Sifat-sifat air yang umum diuji dan dapat digunakan untuk menentukan tingkat polusi air misalnya: 1. 8. 9.blog. 3. 9.id/2010/11/15/pencemaran-air-dan-sifat-air-tercemar/ .ac.mercubuana. 8. 4. 2. 6. 7. Nilai pH. 6.Polutan air dikelompokkan atas 9 grup berdasarkan perbedaan sifat-sifatnya sebagai berikut: 1. 7. 4. 5. 2.