Antropologi

Antpologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Antropologi lahir atau muncul berawal dari ketertarikan orang-orang Eropa yang melihat ciri-ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa. Antropologi lebih memusatkan pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal, tunggal dalam arti kesatuan masyarakat yang tinggal daerah yang sama, antropologi mirip seperti sosiologi tetapi pada sosiologi lebih menitik beratkan pada masyarakat dan kehidupan sosialnya.

Pengertian Antropologi
Anthropologi berasal dari kata Yunani άνθρωπος (baca: anthropos) yang berarti "manusia" atau "orang", dan logos yang berarti "wacana" (dalam pengertian "bernalar", "berakal"). Anthropologi mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial. Anthropologi memiliki dua sisi holistik dimana meneliti manusia pada tiap waktu dan tiap dimensi kemanusiaannya. Arus utama inilah yang secara tradisional memisahkan anthropologi dari disiplin ilmu kemanusiaan lainnya yang menekankan pada perbandingan/perbedaan budaya antar manusia. Walaupun begitu sisi ini banyak diperdebatkan dan menjadi kontroversi sehingga metode anthropologi sekarang seringkali dilakukan pada pemusatan penelitian pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal.

Definisi Anthropologi menurut para ahli

 

William A. Havilland: Antropologi adalah studi tentang umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. David Hunter: anthropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia. Koentjaraningrat: Anthropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan.

Dari definisi-definisi tersebut, dapat disusun pengertian sederhana anthropologi, yaitu sebuah ilmu yang mempelajari tentang segala aspek dari manusia, yang terdiri dari aspek fisik dan nonfisik berupa warna kulit, bentuk rambut, bentuk

mata, kebudayaan, aspek politik, dan berbagai pengetahuan tentang corak kehidupan lainnya yang bermanfaat. Secara garis besar antropologi antropologi memiliki cabang-cabang ilmu yang terdiri dari: A. Anthropologi Fisik 1. Paleoantropologi adalah ilmu yang mempelajari asal usul manusia dan evolusi manusia dengan meneliti fosil-fosil. 2. Somatologi adalah ilmu yang mempelajari keberagaman ras manusia dengan mengamati ciri-ciri fisik. B. Anthropologi Sosial dan Budaya 1. Prehistori adalah ilmu yang mempelajari sejarah penyebaran dan perkembangan semua kebudayaan manusia di bumi sebelum manusia mengenal tulisan. 2. Etnolinguistik antropologi adalah ilmu yang mempelajari pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dan beratus-ratus bahasa suku-suku bangsa yang ada di dunia / bumi. 3. Etnologi adalah ilmu yang mempelajari asas kebudayaan manusia di dalam kehidupan masyarakat suku bangsa di seluruh dunia. 4. Etnopsikologi adalah ilmu yang mempelajari kepribadian bangsa serta peranan individu pada bangsa dalam proses perubahan adat istiadat dan nilai universal dengan berpegang pada konsep psikologi.

Sejarah
Seperti halnya sosiologi, antropologi sebagai sebuah ilmu juga mengalami tahapan-tahapan dalam perkembangannya.Koentjaraninggrat menyusun perkembangan ilmu Antropologi menjadi empat fase sebagai berikut:

Fase Pertama (Sebelum tahun 1800-an)
Manusia dan kebudayaannya, sebagai bahan kajian Antropologi. Sekitar abad ke-15-16, bangsa-bangsa di Eropa mulai berlomba-lomba untuk menjelajahi dunia. Mulai dari Afrika, Amerika, Asia, hingga ke Australia. Dalam penjelajahannya mereka banyak menemukan hal-hal baru. Mereka juga banyak menjumpai suku-suku yang asing bagi mereka. Kisah-kisah petualangan dan penemuan mereka kemudian mereka catat di buku harian ataupun jurnal perjalanan. Mereka mencatat segala sesuatu yang berhubungan dengan suku-suku asing tersebut. Mulai dari ciri-ciri fisik, kebudayaan, susunan masyarakat, atau bahasa dari suku tersebut. Bahan-bahan yang berisi tentang deskripsi suku asing tersebut kemudian dikenal dengan bahan etnografi atau deskripsi tentang bangsabangsa. Bahan etnografi itu menarik perhatian pelajar-pelajar di Eropa. Kemudian, pada permulaan abad ke-19 perhatian bangsa Eropa terhadap bahan-bahan etnografi suku luar Eropa dari sudut pandang ilmiah, menjadi sangat besar. Karena itu, timbul usaha-usaha untuk mengintegrasikan seluruh himpunan bahan etnografi.

Antropologi berkembang secara pesat. Fase Ketiga (awal abad ke-20) Pada fase ini. Sebagian dari bangsa-bangsa tersebut berhasil mereka. Namun banyak masyarakatnya yang masih memendam dendam terhadap bangsa Eropa yang telah menjajah mereka selama bertahuntahun.Fase Kedua (tahun 1800-an) Pada fase ini. Untuk itulah mereka mulai mempelajari bahanbahan etnografi tentang suku-suku bangsa di luar Eropa. mulai hilang akibat terpengaruh kebudayaan bangsa Eropa. Dalam menghadapinya. masyarakat dan kebudayaan berevolusi secara perlahan-lahan dan dalam jangka waktu yang lama. muncul semangat nasionalisme bangsa-bangsa yang dijajah Eropa untuk keluar dari belenggu penjajahan. Pada masa ini pula terjadi sebuah perang besar di Eropa. Namun pada saat itu juga. negara-negara di Eropa berlomba-lomba membangun koloni di benua lain seperti Asia. Kebudayaan-kebudayaan suku bangsa asli yang di jajah bangsa Eropa. Flam dan Lapp. muncul berbagai kendala seperti serangan dari bangsa asli. tetapi juga kepada suku bangsa di daerah pedalaman Eropa seperti suku bangsa Soami. Perang Dunia II. Perang ini membawa banyak perubahan dalam kehidupan manusia dan membawa sebagian besar negara-negara di dunia kepada kehancuran total. bahan-bahan etnografi tersebut telah disusun menjadi karangankarangan berdasarkan cara berpikir evolusi masyarakat pada saat itu. Australia dan Afrika. Fase Keempat (setelah tahun 1930-an) Pada fase ini. Antopologi bertujuan akademis. Mereka menganggap bangsa-bangsa selain Eropa sebagai bangsa-bangsa primitif yang tertinggal. dan kesengsaraan yang tak berujung. pemberontakan-pemberontakan. mempelajari kebudayaan dan kebiasaannya. Proses-proses perubahan tersebut menyebabkan perhatian ilmu antropologi tidak lagi ditujukan kepada penduduk pedesaan di luar Eropa. cuaca yang kurang cocok bagi bangsa Eropa serta hambatan-hambatan lain. pemerintahan kolonial negara Eropa berusaha mencari-cari kelemahan suku asli untuk kemudian menaklukannya. Kehancuran itu menghasilkan kemiskinan. kesenjangan sosial. untuk kepentingan pemerintah kolonial. Dalam rangka membangun koloni-koloni tersebut. mereka mempelajari masyarakat dan kebudayaan primitif dengan maksud untuk memperoleh pemahaman tentang tingkat-tingkat sejarah penyebaran kebudayaan manusia. . dan menganggap Eropa sebagai bangsa yang tinggi kebudayaannya Pada fase ini. Amerika.

telah mengumpulkan sekurang-kurangnya enam buah definisi dari berbagai ahli lain. Studies: • Prices and Quantities • Effects of government regulation and taxes b. Ilmu ekonomi. 3. Ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang cara-cara memperbaiki masyarakat. (untuk) mendapat dan menikmati kehidupan. konser musik. Microeconomics adalah bagian dari ilmu ekonomi yang membahas perilaku individu dalam membuat keputusan penggunaan berbagai unit ekonomi. Ilmu ekonomi merupakan cabang ilmu sosial yang mempelajari berbagai perilaku pelaku ekonomi terhadap keputusan-keputusan ekonomi yang dibuat. Ilmu ini diperlukan sebagai kerangka berpikir untuk dapat melakukan pilihan terhadap berbagai sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. seorang ahli ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). 6.Dalam hal ini Profesor Paul Anthony Samuelson. jalan raya. Microeconomics is the study of individual people and businesses and the interaction of those decisions in markets. barangbarang modal semisal mesin. atau ekonomi politik (politicale conomy) adalah suatu studi tentang kegiatan-kegiatan yang dengan atau tanpa menggunakan uang. 4. dan pengetahuan teknik) yang langka dan terbatas jumlahnya. mantel. output. Ilmu ekonomi adalah studi tentang bagaimana manusia bertingkah pekerti untuk mengorganisasi kegiatan-kegiatan konsumsi dan produksinya. employment. 5. perahu layar. dan lain-lain—dalam kerangka atau skala nasional. mencakup atau melibatkan transaksi-transaksi pertukaran antarmanusia 2. untuk menghasilkan berbagai barang (misalnya gandum daging. Macroeconomics is the study of the national economy and the global economy as a . Ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang kekayaan. Ilmu ekonomi adalah suatu studi mengenai bagaimana orang menjatuhkan pilihan yang tepat untuk memanfaatkan sumber-sumber produktif (tanah. Macroeconomics adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menjelaskan perilaku ekonomi secara keseluruhan (economic aggregates)— akan terkait dengan income. Ilmu ekonomi adalah studi tentang manusia dalam kegiatan hidup mereka seharihari. pesawat pembom) serta mendistribusikan (membagikan) nya kepada pelbagai anggota masyarakat untuk mereka pakai/konsumsi. Lingkup Ilmu Ekonomi a. tenaga kerja. Keenam definisi itu masing-masing adalah sebagai berikut : 1. Di sini ada perusahaan dan rumah tangga.

Stonier dan Douglas C.whole. tanpa menggunakan suatu pandangan subjektif untuk menyatakan bahwa sesuatu itu baik atau jelek dari sudut pandang ekonomi. artinya mendiskripsikan data-data yang menjelaskan berbagai fenomena dan kenyataan yang terjadi. Normative economics . It describes what exists and how it works. Descriptive Economics (ilmu ekonomi deskriptif). misalnya: sistem pertanian di Bali. Hague) 1. Studies: • Average prices and total employment. 3. atau industri katun di India. government spending. a budget deficits on total jobs and incomes • Effects of money and interest rates Pembagian Ilmu Ekonomi (Alferd W. The Method of Economics a. b. income. 2. Applied Economics (ilmu ekonomi terapan). Ekonomi positif adalah pendekatan ekonomi yang mempelajari berbagai pelaku dan proses bekerjanya aktivitas ekonomi. yaitu ekonomi deskriptif dan ekonomi teori. Positive economics Positive economics studies economic behavior without making judgments. Teori ekonomi dibangun dengan landasan pengamatan sebab akibat berdasarkan aksi dan reaksi yang terjadi dalam kehidupan ekonomi masyarakat. and production • Effects of taxes. Ekonomi positif di bagi menjadi dua. Di sini kita memberikan penjelasan yang disederhanakan tentang caranya suatu sistem ekonomi bekerja dan ciri-ciri yang penting dari sistem seperti itu. Economic Theory (ilmu ekonomi teori atau teori ekonomi atau analisis ekonomi). Di sini dikumpulkan semua kenyataan yang penting tentang pokok pembicaraan (topik) yang tertentu. Di sini kita mencoba mempergunakan rangka dasar umum dan analisis yang diberikan oleh ekonomi teori untuk menerangkan sebab-sebab dan arti pentingnya kejadiankejadian yang dilaporkan oleh para ahli ekonomi deskriptif.

dengan mencoba memberikan penilaian baik atau buruk berdasarkan pertimbangan subjektif. analyzes outcomes of economic behavior. Langeveld menjabarkan bahwa ilmu mendidik atau Paedogogi adalah suatu ilmu yang bukan saja menelaah objeknya untuk mengetahui betapa keadaanatau hakiki objek itu. Objek Ilmu Pendidikan ialah proses-proses atau situasi pendidikan. Dalam arti yang luas ilmu pendidikan adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari soal-soal yang timbul dalam praktik pendidikan. Penerbit: RajaGrafindo Persada. Driyarkara menjelaskan bahwa ilmu pendidikan merupakan pemikiran ilmiah tentang realitas yang kita sebut pendidikan (mendidik dan dididik). Pengertian Ilmu Pendidikan dari para ahli di atas.Normative economics. Bagaimana menghasilkan barang dan jasa tersebut? 3. metodis. Bagaimana Barang Diproduksi (How): Ditentukan Oleh Persaingan Diantara Produsen 3. Sutari Imam Barnadib. ialah ilmu yang mempelajari suasana dan proses-proses pendidikan. karangan Hasbullah. yaitu : 1. Dr. ekonomi normatif adalah pendekatan ekonomi dalam mempelajari perilaku ekonomi yang terjadi. dan sistematis. Prof. melainkan mempelajari pula betapa hendaknya bertindak.Pemikiran ilmiah bersifat kritis. Adapun tiga masalah pokok dalam perekonomian. salah satu cabangnya ekonomi kelembagaan. Barang Apa Yang Akan Diproduksi (What): Ditentukan Oleh Hak Memilih Dalam Nilai Rupiah Yang Dimiliki Konsumen 2. diambil dari buku "Dasar-dasar Ilmu Pendidikan". Jenis barang dan jasa apa yang akan diproduksi? 2. Oleh beberapa ahli dari hal ini membangun yang disebut dengan politik ekonomi (political economics). Ilmu Pendidikan menurut Dr. Untuk siapa barang dan jasa tersebut dihasilkan? Memecahkan Masalah Ekonomi : 1. . N. Bagi Siapa Barang Dibuat (For Whom): Ditentukan Oleh Pola Permintaan Dan Penawaran Di Pasar Atas Faktor Produksi. Brodjonegoro mengemukakan bahwa Ilmu Pendidikan adalah teori pendidikan. M. also called policy economics. evaluates them as good or bad. Prof. J. perenungan tentang pendidikan. Pengertian Ilmu Pendidikan Prof.

Pengertian Ilmu Pendidikan Ilmu Pendidikan adalah Ilmu yang mempelajari serta memproses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang di usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan: Proses. sedangkan penduduk yang tinggal di daerah yang memiliki iklim sangat ekstrim/keras seperti di kutub dan gurun serta di daerah iklim yang sangat menyenangkan seperti di katulistiwa perkembangan budayanya cenderung lambat. Ferdinand Van Richhthoffen : Studi tentang gejala dan sifat permukaan bumi yang disusun berdasarkan letak serta mencari hubungan timbal balik antara gejala dan sifat-sifat itu. menganalisis gejala alam dan penduduk serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu. E. cara. menemukan dan memahami persamaan dan perbedaan yang ada dalam ruang muka bumi (mencakup kewilayahan dan kelingkungan) . pembuatan mendidik. Wilayah studi geografi semua gejala yang terdapat di permukaan bumi. bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks keruangan. Yeates : Suatu ilmu yang memperhatikan rasional dan lokasi dari berbagai sifat beraneka ragam di permukaan bumi. Karl Ritter : Suatu telaah tentang bumi sebagai tempat hidup manusia. Huntington : menekankan kepada iklim sebagai penentu kehidupan (Fisis Determinis) Penduduk yang tinggal di daerah iklim yang nyaman (daerah lintang sedang) perkembangan budayanya sangat cepat. Daldjoeni : Ilmu mempelajari bumi dan segenap isinya I Made Sandy : Ilmu pengetahuan yang berusaha mengemukakan. bahwa geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitra. Definisi ilmu geografi Bintarto (1977) : Mengemukakan. Hasil semlok IGI : Peningkatan kualitas pengajaran geografi di Semarang (1988) : Merumuskan. menerangkan sifat bumi. Wrigley : Ilmu yang berorientasi pada masalah sebagai akibat interaksi manusia dengan lingkungannya.

Cirrincione dan Ainsworth (1983). menyatakan bahwa geografi adalah studi tentang lokasi dan tatanan fenomena pada permukaan bumi dan proses-proses yang menyebabkan distribusi fenomena tersebut. tentang bagaimana kesamaan manusia dan tempat-tempat dibumi. menganalisis gejala-gejala alam dan penduduknya serta mempelajari corak yang khas dari unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu. menyatakan bahwa geografi adalah ilmu pengetahuan tentang perkembangan rasional dan pengujian terhadap teori-teori yang menjelaskan dan memprakirakan distribusi spasial dan lokasi ebrbagai karakteristik dari permukaan bumi. Batasan tentang geografi banyak dikemukakan oleh para ahli. serta melihat bagaimana hubungan diantara mereka terjadi. Jadi. nteraksi. 2. menerangkan sifat-sifat bumi. Seminar dan lokakarya IKIP Semarang tahun 1988. babad. Sejarah Sejarah. mengemukakan bahwa geografi merupakan ilmu pengetahuan yang menggambarkan. riwayat.[2] Pengetahuan sejarah meliputi . dan interdependensi) antar fenomena tersebut. menyatakan bahwa geografi adalah ilmu yang berusaha menguraikan dan menginterpretasikan karakter variabel dari suatu tempat dengan tempat lain di bumi sebagai tempat kehidupan manusia. Bintarto (1979). (1979). mencakup unsur-unsur menggambarkan dan menerangkan fenomenna (alam dan manusia) sehingga dapat diperoleh suatu kesimpulan terhadap hubungan (interelasi. menyatakan menyatakan geografi adalah studi tentang pengaruh lingkungan alam terhadap manusia. geografi berasal dari bahasa Yunani. 5. dan juga bagaimana mereka berbeda. Yeates. Kata melukiskan mempunyai makna yang lebih dalam. 4. geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti tulisan atau lukisan.Pengertian Ilmu Geografi secara harfiah Secara harfiah. menggariskan bahwa Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang persamaand an perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks ruangan. secara harfiah geografi adalah ilmu yang melukiskan keadaan bumi. atau tambo dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau atau asal-usul (keturunan) silsilah. terutama bagi raja-raja yang memerintah. 7. hikayat. Alexander (1963). Hartshome (1960). Fielding (1974). di antaranya sebagai berikut: 1. 3. 6. menyatakan bahwa geografi adalah studi tentang tempat-tempat di bumi.[1] Adapun ilmu sejarah adalah ilmu yang digunakan untuk mempelajari peristiwa penting masa lalu manusia. dalam Hagget.

Ilmu sejarah mempelajari berbagai kejadian yang berhubungan dengan kemanusiaan pada masa lalu. historiografi. yang berarti yang terjadi. meskipun begitu.  W. Menilik pada makna secara kebahasaan dari berbagai bahasa di atas dapat ditegaskan bahwa pengertian sejarah menyangkut dengan waktu dan peristiwa. dan kliometrik. Dalam istilah bahasa-bahasa Eropa. Ilmu sejarah dapat dibagi menjadi kronologi. Orang yang mengkhususkan diri mempelajari sejarah atau ahli sejarah disebut sejarawan.pengetahuan akan kejadian-kejadian yang sudah lampau serta pengetahuan akan cara berpikir secara historis.V. asal-muasal istilah sejarah yang dipakai dalam literatur bahasa Indonesia itu terdapat beberapa variasi. Kata Sejarah lebih dekat pada bahasa Yunani yaitu historia yang berarti ilmu atau orang pandai.  Etimologi Kata sejarah secara harafiah berasal dari kata Arab (‫ : شجرة‬šajaratun) yang artinya pohon. dan diperbuat oleh manusia. Dalam bahasa Arab sendiri. paleografi. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan history. maka para sejarawan cenderung mengatasi masalah ini dengan membuat periodisasi. Kata lain yang mendekati acuan tersebut adalah Geschichte yang berarti sudah terjadi. dan bahasa Belanda dikenal gescheiedenis. Walsh . banyak yang mengakui bahwa istilah sejarah berasal-muasal. sejarah disebut tarikh (‫. terutama bila menyangkut perunutan sejarah secara kronologis. dikatakan.H. bahasa Jerman geschichte. Kemudian dalam bahasa Inggris menjadi history.dalam bahasa Yunani historia. Akan tetapi. Oleh karena itu masalah waktu penting dalam memahami satu peristiwa.) ت اري خ‬ Adapun kata tarikh dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih adalah waktu atau penanggalan. Bryce Sejarah adalah catatan dari apa yang telah dipikirkan. bahasa Prancis historie. yang berarti masa lalu manusia. Pengertian menurut para ahli  J. genealogi. Dahulu. kini sejarah lebih sering dikategorikan ke dalam ilmu sosial. bahasa Italia storia. pembelajaran mengenai sejarah dikategorikan sebagai bagian dari ilmu budaya (humaniora).

Cerita tentang perubahan-perubahan.[3] Dari beberapa uraian di atas dibuat kesimpulan sederhana bahwa sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari segala peristiwa atau kejadian yang telah terjadi pada masa lampau dalam kehidupan umat manusia. kejadian.  Roeslan Abdulgani Ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadian dengan maksud untuk kemudian menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya tersebut.  Ibnu Khaldun (1332-1406) Sejarah didefinisikan sebagai catatan tentang masyarakat umum manusia atau peradaban manusia yang terjadi pada watak/sifat masyarakat itu. peristiwa sejarah merupakan suatu peristiwa yang abadi. 2. kejadian. Ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan-perubahan.  Moh. atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.  Patrick Gardiner Sejarah adalah ilmu yang mempelajari apa yang telah diperbuat oleh manusia. mempertegas pengertian sejarah sebagai berikut: 1. dan atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita. Dalam kehidupan manusia. Ali Moh. unik. untuk selanjutnya dijadikan perbendaharaan pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan sekarang serta arah proses masa depan. Yamin Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan dengan bahan kenyataan.  Moh. 3. dan penting. Ali dalam bukunya Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia. Catatan itu meliputi tindakan-tindakan dan pengalaman-pengalaman manusia di masa lampau pada hal-hal yang penting sehingga merupakan cerita yang berarti.  Peristiwa yang abadi . kejadian atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.Sejarah itu menitikberatkan pada pencatatan yang berarti dan penting saja bagi manusia. Jumlah perubahan-perubahan.

dan Ariel Durant menulis sejarah dalam lingkup umum. Banyak orang yang mengkritik ilmu sejarah. Berdasarkan topik atau pokok bahasan (topikal). misalnya sosiologi. terutama faktor "dapat dilihat atau dicoba kembali". harus diperhatikan bagaimana cara penulisannya seperti melihat batasan-batasan temporal dan spasial tema itu sendiri.G. Wells. Berdasarkan negara (nasional). Walau mendapat tantangan sedemikian itu. Ada banyak cara untuk memilah informasi dalam sejarah. Catatan sejarah Sebuah sketsa dari Perpustakaan Alexandria pada masa lalu . antara lain:      Berdasarkan kurun waktu (kronologis). Jika hal tersebut tidak dijelaskan. Sebenarnya.  Peristiwa yang penting Peristiwa sejarah mempunyai arti dalam menentukan kehidupan orang banyak. Dalam pemilahan tersebut. perlu klasifikasi yang baik untuk memudahkan penelitian. pendapat ini kurang bisa diterima akal sehat karena sejarah mustahil dapat diulang walau bagaimana pun caranya karena sejarah hanya terjadi sekali untuk selamalamanya. ilmu sejarah terus berkembang dan menunjukkan keeksisannya dalam tataran ilmu. maka sejarawan mungkin akan terjebak ke dalam falsafah ilmu lain. Berdasarkan wilayah (geografis).Peristiwa sejarah tidak berubah-ubah dan tetap dikenang sepanjang masa. Klasifikasi Karena lingkup sejarah sangat besar. Berdasarkan kelompok suku bangsa (etnis).  Peristiwa yang unik Peristiwa sejarah hanya terjadi satu kali dan tidak pernah terulang persis sama untuk kedua kalinya. bukan sebagai ilmu. Para pengkritik tersebut melihat sejarah sebagai sesuatu yang tidak ilmiah karena tidak memenuhi faktor-faktor keilmuan. kebanyakan sejarawan memiliki keahlian dan spesialisasi masing-masing. Will Durant. Bila beberapa penulis seperti H. artinya sejarah hanya dipandang sebagai pengetahuan belaka. Inilah sebabnya Immanuel Kant yang disebut-sebut sebagai Bapak Sosiologi mengejek sejarah sebagai "penata batubata" dari fakta-fakta sosiologis.

yaitu nirleka. audio. Ada banyak alasan mengapa orang menyimpan dan menjaga catatan sejarah. catatan pribadi (misalnya surat-menyurat). warna dan apa saja yang dapat dilihat secara fisik. Untuk sejarah modern. Yakni dengan melihat validisasi bentuk fisik karya tersebut. Penelitian sejarah juga bergantung pada historiografi. terdapat pula informasi sejarah baru. Wawancara juga dipakai sebagai sumber sejarah. karena tergantung pada periodeyang hendak diteliti atau dipelajari. Sejarah dan prasejarah Dulu. Akan tetapi. antropologi. Sedang kritik intern adalah kritik yang dilihat dari isi sumber tersebut. serta dari wawancara (yang sering disebut sebagai "sejarah penceritaan". Arkeologi. penelitian tentang sejarah terbatas pada penelitian atas catatan tertulis atau sejarah yang diceritakan. Istilah "prasejarah" digunakan untuk mengelompokkan cabang ilmu pengetahuan yang meneliti periode sebelum ditemukannya catatan sejarah tertulis. Ahli sejarah waktu itu mencoba meneliti lebih dari sekadar narasi sejarah politik yang biasa mereka gunakan. mata uang atau benda bersejarah lainnya. serta menawarkan teori-teori baru tentang sejarah manusia. Namun dalam penulisan sejarah. politikus. dan cabang-cabang ilmu sosial lainnya terus memberikan informasi yang baru. catatan pajak. sumber-sumber utama informasi sejarah adalah: foto. Kritik sumber dibagi menjadi dua macam. dan rekaman video. Metode ini disebut dengan kritik sumber. Tidak semua sumber-sumber ini dapat digunakan untuk penelitian sejarah. yaitu ekstern dan intern. mulai dari bentuk. dan hiburan. bangunan dan monumen. Mereka mencoba meneliti menggunakan pendekatan . kesenian.Ahli sejarah mendapatkan informasi mengenai masa lampau dari berbagai sumber. alasan politis (guna memberi pujian atau kritik pada pemimpin negara. alasan keagamaan. sumber-sumber tersebut perlu dipilah-pilah. Banyak ahli sejarah yang bertanya: apakah cabang-cabang ilmu pengetahuan ini termasuk dalam ilmu sejarah. terutama jika sumber sejarah tersebut berupa benda. dan catatan perdagangan). karena penelitian yang dilakukan tidak semata-mata atas catatan tertulis? Sebuah istilah baru. dikemukakan. apakah dapat dipertanggungjawabkan atau tidak. Pada abad ke-20. yang berbeda satu dengan yang lainnya. atau oral history dalam bahasa Inggris). Kritik ekstern adalah kritik yang pertama kali harus dilakukan oleh sejarawan saat dia menulis karyanya. catatan keturunan (genealogi). seiring dengan peningkatan jumlah akademik profesional serta pembentukan cabang ilmu pengetahuan yang baru sekitar abad ke-19 dan 20. pencapaian olah raga (misalnya: rekor Olimpiade). atau cara pandang sejarah. atau orang-orang penting). Namun perlu pula sejarawan bertindak kritis baik dalam pemilahan narasumber sampai dengan translasi ke bentuk digital atau tulisan. seperti catatan yang ditulis atau dicetak. gambar bergerak (misalnya: film layar lebar). pemisahan antara sejarah dan prasejarah mempersulit penelitian. termasuk: alasan administratif (misalnya: keperluan sensus.

Sekarang. genetika. dan budaya.B. Semuanya membutuhkan bermacam-macam sumber. sistem. linguistik. diterima sebagai sumber yang sah oleh kebanyakan Pengertian Ilmu Hukum dan Pengantar Ilmu Hukum A. Pengertian Ilmu Hukum dan Pengantar Ilmu Hukum 1. Pemisahan seperti ini juga dikritik karena mengesampingkan beberapa peradaban. yaitu mata kuliah dasar yang merupakan pengantar (introduction atau inleiding) dalam mempelajari ilmu hukum. Di samping itu. Ilmu hukum objeknya hukum itu sendiri. sehingga sempat memancing pendapat orang untuk mengatakan bahwa “batas-batasnya tidak bisa ditentukan” (Curzon. Demikian luasnya masalah yang dicakup oleh ilmu ini. sumber-sumber. seperti pendekatan sejarah ekonomi. ada bidang ilmu pengetahuan baru yang dikenal dengan Sejarah Besar). Secara umum sejarah diketahui sebagai ilmu yang mempelajari apa saja yang diketahui tentang masa lalu umat manusia (walau sudah hampir tidak ada pemisahan antara sejarah dan prasejarah. tidak ada yang tahu pasti kapan sejarah dimulai. fungsi dan kedudukan hukum di dalam masyarakat. Seorang yang berkeinginan mengetahui hukum secara mendalam sangat perlu mempelajari hukum itu dari lahir. secara perlahan-lahan selama beberapa dekade belakangan ini. Pengertian Ilmu hukum Menurut Satjipto Rahardjo Ilmu hukum adalah ilmu pengetahuan yang berusaha menelaah hukum. 2. asas-asas. Ilmu hukum sebagai ilmu yang mempunyai objek hukum menelaah hukum sebagai suatu gejala atau fenomena kehidupan manusia dimanapun didunia ini dari masa kapanpun. misalnya mengenai asal mula. pemisahan antara sejarah dan prasejarah sebagian besar telah dihilangkan. Kini sumber-sumber apa saja yang dapat digunakan untuk mengetahui tentang sesuatu yang terjadi pada masa lampau (misalnya: sejarah penceritaan. Akhirnya. sosial. perkembangan.baru. tumbuh dan berkembangnya dari masa ke masa sehingga sejarah hukum besar perannya dalam hal tersebut. Pengertian Pengantar ilmu hukum Pengantar Ilmu Hukum (PIH) kerapkali oleh dunia studi hukum dinamakan “Encyclopaedia Hukum”. Dengan demikian maka ilmu hukum akan mempelajari semua seluk beluk mengenai hukum. 1979 : v). Daliyo Ilmu hukum adalah ilmu pengetahuan yang objeknya hukum. Dapat pula dikatakan bahwa PIH merupakan dasar untuk pelajaran lebih lanjut dalam studi . Selanjutnya menurut J. Ilmu hukum mencakup dan membicarakan segala hal yang berhubungan dengan hukum. ahli prasejarah seperti Vere Gordon Childe menggunakan arkeologi untuk menjelaskan banyak kejadiankejadian penting di tempat-tempat yang biasanya termasuk dalam lingkup sejarah (dan bukan prasejarah murni). dan lain-lain). macam pembagian. seperti yang ditemukan di Afrika SubSahara dan di Amerika sebelum kedatangan Columbus. wujud.

Ilmu Bantu Pengantar Ilmu Hukum • Sejarah hukum. Metode Normatif Analitis . yakni suatu metode studi hukum yang mempelajari perbedaan sistem hukum antara negara yang satu dengan yang lain. yakni suatu cabang pengetahuan yang mempelajari hukum sebagai suatu perwujudan perkembangan jiwa manusia (Purnadi Purbacaraka). yaitu suatu cabang ilmu pengetahuan yang secara empiris dan analitis mempelajari hubungan timbal balik antara hukum sebagai gejala sosial dengan gejala sosial lain (Soerjono Soekanto) • Antropologi hukum. Bersifat abstrak artinya kata-kata yang digunakan di dalam setiap kalimat tidak mudah dipahami dan untuk dapat mengetahuinya perlu peraturan-peraturan hukum itu diwujudkan. C. . Metode ini melihat hukum sebagai lembaga otonom dan dapat dibicarakan sebagai subjek tersendiri terlepas dari hal2 lain yang berkaitan dengan peraturan2. Sedangkan kedudukan dalam kurikulum fakultas hukum adalah sebagai mata kuliah keahlian dan keilmuan. Atau membanding-bandingkan sistem hukum positif dari bangsa yang satu dengan bangsa yang lain • Psikologi hukum. yakni suatu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari pola-pola sengketa dan penyelesaiannya pada masyarakat sederhana. yaitu suatu disiplin hukum yang mempelajari asal usul terbentuknya dan perkembangan suatu sistem hukum dalam suatu masyarakat tertentu dan memperbanding antara hukum yang berbeda karena dibatasi oleh perbedaan waktu • Sosiologi hukum. gambaran dasar tentang sendi-sendi utama ilmu hukum. Selain itu juga pengantar ilmu hukum juga berfungsi pedagogis yakni menumbuhkan sikap adil dan membangkitkan minat untuk denagan penuh kesungguhan mempelajari hukum. • Perbandingan hukum. bertitik tolak dari pandangan bahwa hukum sebagai perwujudan dari nilai-nilai tertentu dalam masyarakat 2. Oleh karena itu pengantar ilmu hukum berfungsi memberikan pengertian-pengertian dasar baik secara garis besar maupun secara mendalam mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan hukum. Metode Pendekatan Mempelajari Hukum 1. D. Tujuan dan Kegunaan Pengantar Ilmu Hukum Tujuan Pengantar Imu Hukum adalah menjelaskan tentang keadaan. Kedudukan dan Fungsi Pengantar Ilmu Hukum Kedudukan Pengantar Ilmu Hukum merupakan dasar bagi pelajaran lanjutan tentang ilmu pengetahuan dari berbagai bidang hukum. serta pertalian antara berbagai bagian tersebut dengan ilmu pengetahuan hukum. inti dan maksud tujuan dari bagian-bagian penting dari hukum. E. metode yg melihat hukum sebagai aturan yg abstrak.hukum yang mempelajari pengertian-pengertian dasar. Adapun kegunaannya adalah untuk dapat memahami bagian-bagian atau jenis-jenis ilmu hukum lainnya. B. Metode Idealis . maupun masyarakat yang sedang mengalami proses perkembangan dan pembangunan/proses modernisasi (Charles Winick).

Sejarah istilah sosiologi 1842: Istilah Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis. Perwujudan ini dapat berupa perbuatan-perbuatan atau tulisan. Sosiologi DaSosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan. bernama August Comte tahun 1842 dan kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi.[rujukan?] Mereka antara lain Herbert Spencer. Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat. metode yang bertitik tolak dari pandangan bahwa hukum sebagai alat untuk mengatur masyarakat. 6.[rujukan?] Para ilmuwan itu kemudian berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia. dan memiliki budaya. Metode Historis . memiliki kepentingan bersama. metode yang mempelajari hukum dengan membandingkan tata hukum dalam berbagai sistem hukum dan perbandingan hukum di berbagai negara. dimana perhatian dipusatkan pada hukum-hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat dan sosiologi dinamis dimana perhatian dipusatkan tentang perkembangan masyarakat dalam arti pembangunan. sosial. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat. Metode Sosiologis.[rujukan?] Sebagai sebuah ilmu. teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. dan berbagai organisasi politik. dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. metode yang mempelajari hukum dengan melihat sejarah hukumnya. ekonomi. tampak dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi.3. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Kelompok tersebut mencakup keluarga.[rujukan?] Sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang masyarakat lahir di Eropa karena ilmuwan Eropa pada abad ke-19 mulai menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasilhasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. Karl Marx.[rujukan?] Comte membedakan antara sosiologi statis. metode yang melihat hukum sebagai suatu sistem Metode Komparatif. perilaku masyarakat. Ferdinand . Metode sistematis. 5. negara. suku bangsa.Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan. Apabila ditulis. Rintisan Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas. maka sangat penting adalah pilihan dan susunan kata-kata. 4. Emile Durkheim.

yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia. berpikir. Di Amerika Lester F. dan bersikap hormat kepada guru. berpikir. merupakan tindakan sosial. Dari contoh tersebut bisa dilihat adanya cara bertindak. menggunakan seragam.[rujukan?] Menurut Wright Mills. tetapi menanam bunga untuk diikutsertakan dalam sebuah lomba sehingga mendapat perhatian orang lain. yang berupaya menelusuri nilai.Tönnies. dan Pitirim Sorokin(semuanya berasal dari Eropa). menanam bunga untuk kesenangan pribadi bukan merupakan tindakan sosial. kepercayaan. di sekolah seorang murid diwajidkan untuk datang tepat waktu. Pokok bahasan sosiologi Pokok bahasan sosiologi ada empat: 1. Alat untuk melakukan khayalan sosiologis adalah permasalahan (troubles) dan isu (issues). Tindakan sosial sebagai tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain.[rujukan?] Contoh. dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunyai kekuatan memaksa dan mengendalikan individu tersebut. yang menganggap konflik antar-kelas sosial menjadi intisari perubahan dan perkembangan masyarakat. 3. Ward mempublikasikan Dynamic Sosiology. 1876: Di Inggris Herbert Spencer mempublikasikan Sosiology dan memperkenalkan pendekatan analogi organik. Max Weber. Georg Simmel. Khayalan sosiologis sebagai cara untuk memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang ada dalam diri manusia. riwayat hidup pribadi. Kewajibankewajiban tersebut dituangkan ke dalam sebuah aturan dan memiliki sanksi tertentu jika dilanggar.[rujukan?] Contoh. Permasalahan pribadi . Max Weber memperkenalkan pendekatan verstehen (pemahaman). dengan khayalan sosiologi.[rujukan?] Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi. yang bersifat memaksa dan mengendalikan individu (murid). 2. Fakta sosial sebagai cara bertindak. kita mampu memahami sejarah masyarakat. dan hubungan antara keduanya. sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain. dan berperasaan yang ada di luar individu (sekolah). dan sikap yang menjadi penuntun perilaku manusia. Karl Marx memperkenalkan pendekatan materialisme dialektis. tujuan.[rujukan?] Emile memperkenalkan pendekatan fungsionalisme yang berupaya menelusuri fungsi berbagai elemen sosial sebagai pengikat sekaligus pemelihara keteraturan sosial.[rujukan?]      Émile Durkheim — ilmuwan sosial Perancis — berhasil melembagakan Sosiologi sebagai disiplin akademis.

individu merupakan ancaman terhadap nilai-nilai pribadi.[2]     Sosiologi adalah ilmu sosial.[1]     Empiris. Ciri-Ciri dan Hakikat Sosiologi Sosiologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstrak dan bukan ilmu pengetahuan konkret. jika suatu daerah hanya memiliki satu orang yang menganggur. diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama. Sementara jika di kota tersebut ada 12 juta penduduk yang menganggur dari 18 juta jiwa yang ada. Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan murni (pure science) dan dalam perkembangannya sosiologi menjadi ilmu pengetahuan terapan (applied science). maka pengangguran itu adalah masalah. yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada. sebagai berikut. Komulatif. bukan hanya peristiwa itu sendiri. Nonetis. Hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan sebagai berikut. Masalah individual ini pemecahannya bisa lewat peningkatan keterampilan pribadi. dan pengamatan tabir secara jeli serta menghindari penilaian normatif. dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur-unsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori. 4. Isu merupakan hal yang ada di luar jangkauan kehidupan pribadi individu. Artinya yang menjadi perhatian adalah bentuk dan pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh. yang dikutip oleh Soerjono Soekanto. Teoritis. Johnson. yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut. yang pemecahannya menuntut kajian lebih luas lagi. Realitas sosial adalah penungkapan tabir menjadi suatu realitas yang tidak terduga oleh sosiolog dengan mengikuti aturan-aturan ilmiah dan melakukan pembuktian secara ilmiah dan objektif dengan pengendalian prasangka pribadi. . maka pengangguran tersebut merupakan isu. sosiologi sebagai ilmu mempunyai ciri-ciri. bukan ilmu pengetahuan alam atau ilmu pasti (eksakta) karena yang dipelajari adalah gejala-gejala kemasyarakatan. yaitu didasarkan pada observasi (pengamatan) dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulasi (menduga-duga). Sosiologi sebagai ilmu telah memenuhi semua unsur ilmu pengetahuan. bukan apa yang seharusnya terjadi. Sosiologi termasuk disiplin ilmu kategori. Menurut Harry M. bukan merupakan disiplin ilmu normatif karena sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi. tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam. yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan. Contoh. kemudian diperbaiki.

Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional. bentuk.[3]  Objek Material Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial.  Objek Agama .  Objek budaya Objek budaya salah satu faktor yang dapat memengaruhi hubungan satu dengan yang lain. isi. dan struktur masyarakat manusia. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan umum. sifat. serta mencari prinsip-prinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia. Kegunaan Sosiologi Kegunaan Sosiologi dalam masyarakat. artinya sosiologi mempunyai gejala-gejala umum yang ada pada interaksi antara manusia. pelaksanaan maupun penilaian pembangunan  Untuk penelitian Tanpa penelitian dan penyelidikan sosiologis tidak akan diperoleh perencanaan sosial yang efektif atau pemecahan masalah-masalah sosial dengan baik Objek Sosiologi Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek.antara lain:  Untuk pembangunan Sosiologi berguna untuk memberikan data-data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan.  Objek Formal Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat. gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu sendiri.   Sosiologi bertujuan menghasilkan pengertian dan pola-pola umum. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Hal ini menyangkut metode yang digunakan. hakikat.

asalkan menggunakan prosedur ilmiah. Masalah manajemen yaitu pihak-pihak yang membuat kajian. Perkembangan sosiologi dari abad ke abad Perkembangan pada abad pencerahan . serta kelompok dengan kelompok di lingkungan masyarakat. Sosiologi menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya.[5] Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu. mekanisme. Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi. dan sebagainya. mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal. Ruang lingkup kajian sosiologi lebih luas dari ilmu sosial lainnya. sampai memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut. Ruang lingkup kajian sosiologi tersebut jika dirincikan menjadi beberapa hal. Sebagai contoh.[4] Misalnya seorang sosiolog mengkaji dan mengamati kenakalan remaja di Indonesia saat ini. Hampir semua gejala sosial yang terjadi di desa maupun di kota baik individu ataupun kelompok. dan perkembangan sifat kelompok tersebut. sosiologi mengkaji lebih mendalam pada bidangnya dengan cara bervariasi. maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk. faktor-faktor. misalnya usaha kegiatan manusia beserta prestasinya yang tercatat. individu dengan kelompok. mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah. standar. riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara. prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang. atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. masalah. dan banyak juga hal-hal ataupun dampak yang memengaruhi hubungan manusia. berkaitan dengan apa yang dialami warganya. serta proses dalam kelompoknya. merupakan ruang kajian yang cocok bagi sosiologi.Pengaruh dari objek dari agama ini dapat menjadi pemicu dalam hubungan sosial masyarakat. Selama kelompok itu ada. distribusi. sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya hidup kelompok-kelompok. Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Sebagai ilmu pengetahuan.dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam. sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia. misalnya antara lain:[6]    Ekonomi beserta kegiatan usahanya secara prinsipil yang berhubungan dengan produksi. Persoalan sejarah yaitu berhubungan dengan catatan kronologis. cara-cara.

Revolusi Perancis berhasil mengubah struktur masyarakat feodal ke masyarakat yang bebas Gejolak abad revolusi itu mulai menggugah para ilmuwan pada pemikiran bahwa perubahan masyarakat harus dapat dianalisis. Para ahli di zaman itu berpendapat bahwa pandangan mengenai perubahan masyarakat harus berpedoman pada akal budi manusia. Tanpa ada yang bisa mencegah. Banyak kerajaan-kerajaan besar di Eropa yang jatuh dan terpecah.Banyak ilmuwan-ilmuwan besar pada zaman dahulu. Bangsawan dan kaum Rohaniwan yang semula bergemilang harta dan kekuasaan. Hal ini terlihat dengan jelas terutama dalam revolusi Amerika. Pendapat itu kemudian ditegaskan lagi oleh para pemikir di abad pertengahan. Gejolak abad revolusi Perubahan yang terjadi akibat revolusi benar-benar mencengangkan. dan revolusi Perancis. Artinya : . Pengaruh perubahan yang terjadi pada abad pencerahan Perubahan-perubahan besar di abad pencerahan. Perubahan drastis yang terjadi semasa abad revolusi menguatkan pandangan betapa perlunya penjelasan rasional terhadap perubahan besar dalam masyarakat. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah tentang perubahan masyarakat belum terpikirkan pada masa ini. Struktur masyarakat yang sudah berlaku ratusan tahun rusak. ciri-ciri ilmiah mulai tampak pada abad ini. Bencana itu dapat dicegah sekiranya perubahan masyarakat sudah diantisipasi secara dini. pemberontakan dan kerusuhan. manusia tidak bisa mengetahui. dan Thomas Aquinas. disetarakan haknya dengan rakyat jelata. seperti Agustinus. terus berkembang secara revolusioner sapanjang abad ke-18 M. Plato dan Aristoteles beranggapan bahwa manusia terbentuk begitu saja. mereka mulai menyadari pentingnya menganalisis perubahan dalam masyarakat. kini harus memimpin berdasarkan undang-undang yang di tetapkan. Mereka telah menyakikan betapa perubahan masyarakat yang besar telah membawa banyak korban berupa perang. Para ilmuwan tergugah. seperti Sokrates. Gejolak-gejolak yang diakibatkan oleh ketiga revolusi ini terasa pengaruhnya di seluruh dunia. Mereka berpendapat bahwa sebagai makhluk hidup yang fana. revolusi industri. Dengan cepat struktur masyarakat lama berganti dengan struktur yang lebih baru. masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. Ibnu Sina. Berkembangnya ilmu pengetahuan di abad pencerahan (sekitar abad ke-17 M). Raja yang semula berkuasa penuh. turut berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat. kemiskinan. apalagi menentukan apa yang akan terjadi dengan masyarakatnya.

Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk. dan perumusan teori berdasarkan pembuktian).   Perubahan masyarakat bukan merupakan nasib yang harus diterima begitu saja. Kelahiran sosiologi modern Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika. Mengapa bukan di Eropa? (yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya). Konsekuensi gejolak sosial itu. perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. Pada permulaan abad ke-20. perubahan masyarakat sudah dapat diantisipasi sebelumnya sehingga krisis sosial yang parah dapat dicegah. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. munculnya kota-kota industri baru. Harus dicari metode ilmiah yang jelas agar dapat menjadi alat bantu untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dengan bukti-bukti yang kuat serta masuk akal. tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya. . Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras. Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. pendekatan sosiologi modern cenderung mikro (lebih sering disebut pendekatan empiris). Artinya. gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. Maka lahirlah sosiologi modern. Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosiologi. untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi. Dengan metode ilmiah yang tepat (penelitian berulang kali. bertambahnya kriminalitas dan lain lain. penjelasan yang teliti. perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan. melainkan dapat diketahui penyebab dan akibatnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful