AKHLAK DAN TAQWA DALAM ISLAM

Makalah Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mengikuti Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Semester 1 Kelas Sore Program Studi Sosiologi

STISIPOL RAJA HAJI TANJUNGPINANG
Disusun Oleh REVAN RASKI 12103093 DEANI PUSPITA 12103022 M.KHALIQ LAGUHU 12103023

DOSEN PENGAJAR/PEMBIMBING Drs.H.Muhammad Idris DM. MM,Msi
SEKOLAH TINGGI ILMU SOSISAL DAN ILMU POLITIK RAJA HAJI TANJUNGPINANG TAHUN AJARAN 2012-2013

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Islam adalah rahmat bagi semesta alam. Menjadi rahmat bagi orang yang tidak mempercayai Islam sekalipun, bahkan orang-orang yang memusuhi Islam. Islam yang hadir pada saat manusia dalam kegelapan dan kebekuan moral, telah merubah dunia dengan wajah baru, terutama dalam hal “revolusi akhlak”. Nabi Muhammad SAW di utus, tidak lain adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia dari kebiadaban menuju umat yang berkedaban. Akhlak adalah hal yang terpenting dalam kehidupan manusia karena akhlak mencakup segala pengertian tingkah laku, tabiat, perangai, karakter manusia yang baik maupun buruk dalam hubungannya dengan Allah SWT dan sesama makhluk. Tak bisa dipungkiri betapa pentingnya kita sebagai seorang muslim mengenal akhlak dalam aplikasi kehidupan kita dalam hubungan dengan lingkungan, sesama manusia, bangsa dan negara, hingga hubungan kita dengan Allah SWT. Perintah untuk bertakwa kepada Allah Azza wa Jalla senantiasa relevan dengan waktu dan tempat, kapanpun dan dimanapun. Mengingat, ragam fitnah yang mengancam hati seorang hamba, lingkungan yang tidak kondusif ataupun lantaran hati manusia yang rentan mengalami perubahan dan sebab-sebab lainnya yang berpotensi menimbulkan pengaruh negatif pada keimanan dan ketakwaan. Taqwa sangat penting dan dibutuhkan dalam setiap kehidupan seorang muslim. Namun masih banyak yang belum mengetahui hakekatnya. Setiap jumat para khatib menyerukan taqwa dan para makmumpun mendengarnya berulang-ulang kali. Namun yang mereka dengar terkadang tidak difahami dengan benar dan pas. Persoalan yang kemudian muncul adalah bagaimana cara kita berakhlak dan bertakwa dengan benar sehingga kita dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan kita secara benar pula. Sebagaimana kenyataan saat ini, bangsa kita yang tercinta ini tengah dilanda persoalan pelik yang sesungguhnya berakarkan terpuruknya akhlak dan ketakwaan manusia-manusia kita, serta hilangnya dasardasar penanaman moral dan etika.

B. RUMUSAN MASALAH
Untuk berakhlak dan bertakwa dengan benar tentu bukan masalah yang gampang, banyak benturan benturan yang akan di alami kita selaku manusia, untuk itu di perlukan pengajaran yang baik tentang cara berakhlak dan bertakwa yang benar

. ALASAN PENULISAN MAKALAH Tujuan disusunnya makalah ini adalah sebagai salah satu syarat untuk mengikuti ujian akhir semester mata kuliah pendidikan agama islam semester 1. apa yang dimaksud dengan akhlakul karimah dan madzmumah? 3. apa pengertian dari akhlak dan takwa dalam islam? 2. dan dapat mengimplementasikan dalam kehidupan. bagaimanakah pengaruh akhlak dalam kehidupan? 4. sehingga penulis membuat rumusan masalah sebagai berikut : 1. bagaimakah kedudukan takwa dalam islam? C. program studi sosiologi dan menjawab pertanyaan yang ada pada rumusan masalah. Maka diperlukan sub pokok bahasan yang paling berhubungan. kelas sore.serta adanya dorongan dari diri sendiri untuk melakukan hal hal yang tidak bertentangan dengan akidah islam. Manfaat dari penulisan makalah ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan penulis dan pembaca tentang akhlak dan takwa dalam islam .

Dr.BAB II PEMBAHASAN A. Definisi ini terdapat dalam suatu tulisannya yang berbunyi: ُ ّ َ ُ ْ َ ِ َ ُ َ َ َ ًْ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ َ َ ِ ْ ّ َ ِ ْ َ ِ َ َ ِ ْ ُ َ َ ُ ّ َِ َ ُُ ْ ْ ُ ُ ْ َ َ َ َ ‫عرف بعضهم الخلق بأنه عادة الرادة يعنى أن الرادة اذا اعتادت شيأ فعادتها هي المسماة‬ ِ ُُ ْ ِ ‫بالخلق‬ Artinya: “Sementara orang membuat definisi akhlak.1. perangai. maka kebiasaan itu dinakamakan akhlak. tingkah laku atau tabiat. Ahmad Amin memberikan definisi. yang juga erat hubungannya dengan khaliq ‫ خالق‬yang berarti pencipta. • Imam Al-Ghozali mengemukakan definisi Akhlak sebagai berikut: ‫ال ُلق عبارة عن هيئة فى النفس راسخة عنها تصدر الفعال بسهولة ويسرمن غير حاجة الى‬ َِ ٍ َ َ ِ ْ َ ْ ِ ٍ ْ َُ ٍ َْ ُ ُ ِ ُ َ ْ َ ْ ُ ُ ْ َ َ ْ َ ٍ َ ِ َ ِ ْ ّ ِ ٍ َ ْ َ ْ َ ٌ َ َ ِ ُ ُ‫َ ْخ‬ ٍ ِّ ُ َ ٍ ْ ِ ‫فكر وروية‬ Artinya: Akhlak ialah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang daripadanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah. • Prof. Pengertian Dan Ruang Lingkup Akhlak Kata “Akhlak” berasal dari bahasa arab. Akhlak A. jamak dari khuluqun ‫ خلق‬yang ٌ ُُ menurut bahasa berarti budi pekerti. Kata tersebut mengandung segi-segi persesuaian dengan perkataan khalqun ‫ خلق‬yang berarti ٌ َْ kejadian.” . bahwa yang disebut akhlak ialah kehendak yang dibiasakan. Artinya bahwa kehendak itu bila membiasakan sesuatu. bahwa yang disebut akhlak “Adatul-Iradah” atau kehendak yang dibiasakan. ٌ ْ ُْ َ Secara epistemologi atau istilah akhlak bisa diartikan berbagai perspektif sesuai dengan para ahli tasawuf diantaranya : • Ibnu Maskawaih memberikan definisi sebagai berikut: ‫حال للنفس داعية لها الى افعالها من غير فكر ور ِية‬ ّ ‫َ ً ِ ّ ْ ِ َ ِ َ ٌ َ َ ِ َ َ ْ َ ِ َ ِ ْ َ ْ ِ ِ ْ ٍ َ ُو‬ Artinya: “Keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan pikiran (lebih dahulu)”. ٌ َِ demikian pula dengan akhluqun ‫ مخلوق‬yang berarti yang diciptakan. dengan tidak memertrlukan pertimbangan pikiran(lebih dahulu)”.

Sehingga Prof. diri sendiri. akhlak terhadap Allah 2.lingkungan hidup. Masalahnya adalah dari mana manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk? Tentu jawabannya adalah Al-Quran dan Sunah. maka kebenaran pedoman dan tuntunan untuk mengetahui segala perbuatan yang buruk sangatlah diperlukan. 2. sedang kebiasaan ialah perbuatan yang diulang-ulang sehingga mudah melakukannya. tanpa memerlukan pertimbangan pikiran terlebih dahulu”. Masing-masing dari kehendak dan kebiasaan ini mempunyai kekuatan. Berdoa kepada Allah. Bahkan berdekatan artinya satu dengan yang lain. Akhlak terhadap manusia diantaranya yaitu terhadap Rasulullah. Akhlak kepada makhluk antara lain : 1. Dari kedua sumber itulah manusia dapat mengetahui berbagai pedoman dan tuntunan mengenai perbuatan-perbuatan yang baik dan perbuatan-perbuatan yang buruk. akhlak terhadap makhluk Akhlak kepada allah antara lain : 1. Akhlakul Karimah dan Madzmumah a. tetapi sebenarnya tidak berjauhan maksudnya. Tawaduk kepada Allah. 2. Sekalipun ketiga definisi akhlak diatas berbeda kata-katanya. Farid Ma’ruf membuat kesimpulan tentang definisi akhlak ini sebagai berikut: “Kehendak jiwa manusia yang menimbulkan perbuatan dengan mudah karena kebiasaan. 5. 3. Karena itulah. Tawakal kepada Allah.2.jin. .Beribadah kepada Allah. Akhlak terhadap bukan manusia diantaranya yaitu terhadap malaikat. Kh. A. Adapun dalam makalah ini penulis membagi ruang lingkup akhlak menjadi 2 bagian yaitu: 1.Makna kata kehendak dan kata kebiasaan dalam penyataan tersebut dapat diartikan bahwa kehendak adalah ketentuan dari beberapa keinginan manusia setelah bimbang.dan masyarakat. 4. dan gabungan dari kekuatan dari kekuatan yang besar inilah dinamakan Akhlak.Akhlakul karimah Akhlakul karimah (Akhlak terpuji) adalah suatu aturan atau norma yang mengatur hubungan antar sesama manusia dengan tuhan dan alam semesta.Berzikir kepada Allah. orang tua.

Lawan kata husnuzan adalah suuzan yakni berprasangka buruk terhadap seseorang. takut dan bertaqwa kepada Allah SWT. Qana’ah Qana’ah dalam kacamata ilmu akhlak memiliki arti menerima segala naugerah yang diberikan Allah SWT serta bersabar atas ketentuannya besar dan tidak meninggalkan usaha dan ikhtiar lahiriyah. f) Mentaati. Husnuzan berarti prasangka. Husnudzhan terhadap sesama manusia yaitu memiliki sifat berprasangka baik terhadap sesama manusia dan jangan memiliki prasangka buruk terhadap manusia. g) Bertaubat kepada Allah h) Selalu mencari keridhaan Allah SWT i) Selalu memohon dan berdoa kepada Allah j) Meniru sifat-sifat Allah. 2. . Meyakini dengan sepenuh hati bahwa semua larangan agama pasti berakibat buruk. dugaan baik. Hikmah yang dapat kita ambil dari husnudzhan kepada Allah. Husnuzan berdampak positif berdampak positif baik bagi pelakunya sendiri maupun orang lain. Hukum kepada Allah dan rasul nya wajib. yaitu : a) Banyak bersyukur kepada Allah b) Selalu beribadah kepada Allah c) Tidak menyekutukan Allah dengan suatu apapun d) Mencintai Allah SWT dengan cara mencintai perintah-perintah-Nya dan membenci perbuatan yang dilarang-Nya. Khusnudzhan Berasal dari lafal husnun ( baik ) dan Adhamu (Prasangka). perkiraan. wujud husnuzan kepada Allah dan Rasul-Nya antara lain: Meyakini dengan sepenuh hati bahwa semua perintah Allah dan Rasul-Nya Adalah untuk kebaikan manusia. meneladani asmaul husna yang diterapkan dalam kehidupan. e) Ridho dan ikhlas terhadap qadha dan qadar Allah. Hukum husnuzan kepada manusia mubah atau jaiz (boleh dilakukan). Husnuzan kepada sesama manusia berarti menaruh kepercayaan bahwa dia telah berbuat suatu kebaikan.Macam-macam Akhlakul karimah 1.

cobaan) yang menimpanya. . Allah berfirman . Lawan kata tawaduk adalah takabur. Hatinya tidak tertarik (terpedaya) dengan kekayaan duniawi. Orang yang sabar adlaah orang yang memiliki keteguhan dan ketabahan hati dalam usaha mencapai cita-cita. Orang-orang yang bersifat qana’ah ialah mereka yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut : a. 4. Sabar bukan berarti menyerah ketika mengalami kegagalan tanpa usaha yang maksimal. Pantang menyerah terhadap segala rintangan yang menghadangnya dan selalu sabar bahwa setiap cita-cita luhur memerlukan kesabaran (ketabahan). b. Sabar Sabar artinya tahan uji. c. Orang yang tawaduk berarti orang yang merendahkan diri dalam pergaulan. Ta’awun Ta’awun berarti tolong menolong. serta sanggup berkorban dalam melaksanakan tugas pekerjaan tersebut. Al Isra/17:24) Ayat di atas menjelaskan perintah tawaduk kepada kedua orang tua. Al Maidah/5:2) 5. tahan menderita. disiplin dan tanggung jawab.S. Allah berfirman. 6. gotong royong. dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah. Ia meminta tambahan yang layak. berusaha dan tawakal. ”…dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.S. Allah SWT berfirman : Beramal dengan ikhlas akan menjadikan seseorang bekerja dengan jujur. ”Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil. menerima apa yang diberikan Allah baik yang berupa nikmat maupun berupa penderitaan. bantu membantu dengan sesama manusia. Tawaduk Tawaduk berarti rendah hati.Orang mempunyai sifat qana’ah akan memiliki pendirian apa yang diperoleh atau apa yang ada pada dirinya adalah sesuai dengan Qadar ketentuan Allah SWT sebagai firman-Nya. 3. Ia menerima anugerah yang diberikan Allah SWT dan sabar atas ketentuan (ujian. Ikhlas Ikhlas adalah mengerjakan sesuatu perbuatan yang baik tanpa pamrih kecuali hanya karena Allah dan mengharapkan ridha-Nya.” (Q. dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan…”(Q. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya. Akan tetapi ulet dan tahan banting di dalam menghadapi segala rintangan.

7. Ikhtiar (Kerja Keras) Untuk mempertahankan hidup dan kehidupan. kata tasammuh dapat diartikan dengan tenggang rasa. menghormati orang yang berpendapat atau berpendirian lain. tidak mau mengganggu kebebasan berfikir dan orang berkeyakinan lain. Tasammuh Dalam bahasa Indonesia. Macam-macam akhlak Al-Mazmumah 1. b)Akhlak Al-Mazmumah Akhlak Al-mazmumah (akhlak yang tercela) adalah sebagai lawan atau kebalikan dari akhlak yang baik seagaimana tersebut di atas. agar segala yang telah kita lakukan ada dalam ridha Allah SWT dan diqobulkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu orang yang bersifat tasammuh berarti memiliki kelapangan dada. manusia dituntut untuk berjuang baik secara perorangan (individu) maupun secara kelompok (kolektif). lapang dada atau toleransi. Sebagai mana Firman Allah SWT. Istiqomah Dalam bahasa Indonesia padanan kata istiqomah adalah kata “taat asas”. tinggi. walalupun ia menghadapi kesulitan dalam perjuangannya. Dalam hal ini orang yang istiqomah tidak pernah ragu. dan dapat diketahui cara-cara menjauhinya. 8. 9. mulia. yakni selalu taat dan setia kepada asas suatu keyakinan oleh sebab itulah orang yang istiqomah dikatakan juga sebagai orang yang taat asas. Dalam ajaran Islam tetap membicarakan secara terperinci dengan tujuan agar dapat dipahami dengan benar. melebihi orang lain. 2. 10.Berbohong Yaitu memberikan atau menyampaikan informasi yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya. . Orang yang berlaku istiqomah disebut juga orang yang mempunyai resiko yang tidak kecil seperti mendapat celaan. Tuntutan tersebut berdasarkan fitrah (naluri) kemanusiaan yang tumbuh karena adanya hidayah dari Allah sesuai asas penciptaan-Nya.Takabur (sombong) Yaitu merasa atau mengaku dirinya besar. Berdoa Yaitu memohon kepada Allah.Pendek kata merasa dirinya lebih hebat.

yaitu memohon apa saja kepada Allah. baik diucapkan dengan mulut maupun dalam hati. yaitu berserah diri sepenuhn ya kepada Allah dan menunggu hasil pekerjaan atau menanti akibat suatu keadaan. Kekuatan do’a dalam ajaran Islam sangat luar biasa. A. karena ia mampu menembus kekuataan akal manusia. suatu perilaku yang tidak disukai Allah. Tawakal kepada Allah. yaitu mengingat Allah dalam berbagai situasi dan kondisi.Akhlak Kepada Allah Akhlak terhadap Allah adalah pengakuan dan kesadaran bahwa tiada Tuhan selain Allah. yaitu melaksanakan perintah Allah untuk menyembah-Nya sesuai dengan perintah-Nya. karena ia merupakan pengakuan akan keterbatasan dan ketidak mampuan manusia. sekaligus pengakuan akan kemaha kuasaan Allah terhadap segala sesuatu. 4. berusaha dan berdoa merupakan dua sisi tugas hidup manusia yang bersatu secara utuh dalam aktifitas hidup setiap muslim.. 13: 28) 3. . Do’a merupakan inti ibadah..3. Dia memiliki sifat-sifat terpuji demikian Agung sifat itu. 2. malaikatpun tidak akan menjangkau hakekatnya.Beribadah kepada Allah.3. dengan dzikir kepada Allah akan mententramkan hati. 1. antara lain ibadah salat.Dengki Yaitu rasa atau sikap tidak senang atas kenikmatan yang diperoleh orang lain.Berzikir kepada Allah.Bakhil atau kikir Yaitu sukar baginya mengurangi sebagian dari apa yang dimilikinya itu untuk orang lain. Oleh karena itu. Seorang mulim beribadah membuktikan ketundukan dan kepatuhan terhadap perintah Allah. 4. Berdzikir kepada Allah melahirkan ketenangan dan ketentraman hati sebagaimana diungkapkan dalam firman Allah : .” (Ar-Ra’d. Berakhlak kepada Allah dilkakukan melalui media komunikasi yang telah disediakan.‫ألبذكر ال تطمئن القلوب‬ ُ ُُ ْ ّ ِ َ ْ َ ِ ِ ْ ِ ِ َ َ “Ingatlah. Orang yang tidak pernah berdoa adalah orang yang tidak memnerima keterbatasan dirinya sebagi manusia karena itu dipandang sebagai orang yang sombong. Berdoa kepada Allah. yang jangankan manusia.

Oleh karena itu tidak ada alasan bagi manusia untuk tidak bertawaduk kepada Allah karena manusia diciptakan dari bahan yang hina nilainya. dan pamrih dalam melaksanakan ibadah kepada Allah. untuk itu. memberikan bantuan.” (HR. Setelah bekerja keras apa pun hasilnya akan diterimanya sebagai sesuatu yang terbaik bagi dirinya. tidak mau memaafkan orang lain. dan merupakan orang yang palingdekat dengan kita. Nabi bersabda : “Sedekah tidak mengurangi harta dan Allah tidak menambah selami kehormatan pada seseorang yang memberi maaf.pertolongan dan menghargainya.” (Hud. Islam menganjurkan berakhlak yang baik kepada saudara. 5.4. a. semua itu perlu disyukurinya dengan berupa berzikir dengan hatinya. yaitu tanah. Oleh karena itu sembahlah dia dan bertawakalah kepada-Nya. Caranya dapat dilakukan dengan memuliakannya. oleh karena itu tidak layak kalau hidup dengan angkuh dan sombong. Muslim dari Abu Hurairah). ia perlu bekerjasama dan saling tolong-menolong dengan orang lain. A. sebaliknya tawakal mendorong orang untuk bekerja karena Allah tidak menyia-nyiakan kerja manusia.Karena ia berjasa dalam ikut serta mendewasaan kita. tidak kecewa atau putus asa.Jadi. Tawaduk kepada Allah adalah rendah hati dihadapan Allah. manusia menyaksikan dan menyadari bahwa Allah telah mengaruniakankepadanya keutamaan yang tidak dapat terbilang dan karunia kenikmatan yang tidak bisadihitung banyaknya. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak akan melupakan apa yang kamu kerjakan. Akhlak Kepada Diri Sendiri .ُ َ ْ ُ ِ ْ َ َِ ِ ْ َ ْ َ ِ َ َ ّ ُ ْ َ ِ َ ‫ول غيب السماوات والرض وإليه يرجع‬ ٍ ِ َ ِ َ ّ َ َ َ ِ ْ ََ ْ ّ َ َ َ ُ ْ ُ ْ َ ُ ُّ ُ ْ َ ْ ‫المر كله فاعبده وتوكل عليه وماربك بغافل‬ َ َُ ْ َ ّ َ ‫عما تعملون‬ “Dan kepunyaan Allah-lah segala rahasia langit dan bumi. dan kepada-Nyalah dikembalikan segala urusan. Mengakui bahwa dirinya rendah dan hina dihadapan Allah Yang Maha Kuasa. Dan tidak seorang yang tawaduk secara ikhlas karena Allah. 11:123) Tawakal bukanlah menyerah kepada keadaan. melainkan dia dimuliakan allah. Akhlak Kepada Manusia Manusia adalah makhluk social yang kelanjutan eksistensinya secara fungsional dan optimal banyak bergantung pada orang lain.

baik berupa duri atau lebih dari itu.Sabar adalah perilaku seseorang terhadap dirinya sendiri sebagai hasil dari pengendalian nafsu dan penerimaan terhadap apa yang menimpanya. Sabar terhadap musibah merupakan gambaran jiwa yang tenang dan keyakinan yang tinggi terhadap Allah. Syukur dengan ucapan adalah memuji Allah dengan bacaan hamdalah. sedangkan syukur dengan perbuatan dilakukan dengan menggunakan dan memanfaatkan nikmat Allah sesuai dengan keharusannya. Sabar diungkapkan ketika melaksanakan perintah. menjauhi larangan. orang tua. dan ketika ditimpa musibah dari Allah. maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. karena itu pantaslah kalau Allah menghapus dosa-dosanya sebagaimana sabda Nabi : “Tidak ada seorang muslim yang terkena suatu gangguan.” (Ibrahim.Sabar melaksanakan perintah adalah sikap menerima dan melaksanakan segala perintah tanpa pilih-pilih dengan ikhlas. Sabar terhadap musibah adalah menerima musibah apa saja yang menimpa dengan tetap berbaik sangka kepada Allah serta tetap yakin bahwa ada hikmah dalam setiap musibah itu. kaya atau miskin. Syukur diungkapkan dalam bentuk ucapan dan perbuatan. Syukur adalah sikap berterima kasih atas pemberian nikmat Allah yang tidak bisa terhitung banyaknya. Sedangkan sabar dalam menjauhi larangan Allah adalah berjuang mengendalikan diri untuk meninggalkannya. selalu menghargai siapa saja yang dihadapinya. seperti bersyukur diberi penglihatan dengan menggunakannya untuk membaca ayat-ayat Allah baik yang tersurat dalam Al-Qur’an maupun tersirat pada alam semesta. muda. Tawaduk. yaitu rendah hati. Orang yang suka bersyukur terhadap nikmat Allah akan ditambah nikmat yang diterimanya sebagimana firman-Nya : ‫لئن شكرتم لزيدنكم ولئن كفرتم إن عذابي‬ ِ َ َ ّ ِ ْ ُ ْ َ َ ِ ََ ْ ُ ّ َ ِ َ ْ ُ ْ َ َ ِ َ ُ َِ َ ‫لشديد‬ “Kalau kalian bersyukur.1. tentu aku akan menambah (nikmat) untukmu dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku). melainkan akan menghapus kesalahannya dan menggugurkan dosa-dosanya sebagaimana gugurnya daun dari pohon.” (HR. Bukhari dan Muslim) 2. 14:7) 3. Allah berfirman : ِ ْ َ ْ ِ ‫َ َ ُ َ ّ ْ َ ّ َ ِ ّ ِ َ َ َ ْش‬ ‫ولتصعر خدك للناس ولتم ِ في الرض‬ ‫مرحا‬ ًََ . Sikap tawaduk lahir dari kesadaran akan hakikat dirinya sebagai manusia yang lemah dan serba terbatas yang tidak layak untuk bersikap sombong dan angkuh dimuka bumi.

meringankan beban. merawat dan mendidik anaknya. serta menyantuni mereka jika sudah tua dan tidak mampu lagi . menaati perintah.Akhlak Kepada Ibu Bapak Akhlak kepada Ibu Bapak adalah berbuat baik kepada keduanya (birrulwalidain) dengan ucapan dan perbuatan. Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang tua Ibu Bapakmu. b. 31:14). Karena itu do’a yang diajarkan Allah untuk orang tua diungkapkan sedemikian rupa dengan mengenang jasa mereka : ‫واخفض لهما جناح الذل من الرحمة وقل‬ َُ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ّ َ ََ َ ُ َ ْ ِ ْ َ ‫رب ارحمهما كما ربياني صغيرا‬ ً َِ ِ ََّ َ َ َ ُ ْ َ ْ ّ ّ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua (orang tuamu) dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah : “Wahai Tuhanku. 17:24). kasihanilah mereka keduanya. Dalam ayat di atas Allah menyuruh manusia untuk berbakti kepada Ibu Bapak dengan cara mengajak manusia untuk menghayati pengorbanan yang diberikan ibu ketika mengandung. sebagimana mereka berdua telah mendidik dan merawatku dengan penuh kasih sayang ketika aku kecil. hanya kepada-ku-lah kembalimu”. 31 : 18) Sikap tawaduk melahirkan ketenangan jiwa.”(Al-Israa.” (Luqman. menjauhi dari sifat iri dan dengki yang menyiksa diri sendiri dan tidak menyenangkan orang lain. Allah mewasiatkan agar manusia berbuat baik kepada kedua Ibu Bapak sebagaimana firman-Nya : ‫ووصينا النسان بوالديه حملته أمه وهنا على‬ ََ ً ْ َ ُ ّ ُ ُ ْ ََ َ ِ ْ َ ِ َ ِ َ َ ِ ْ َ ْ ّ َ َ ‫وهن وفصاله في عامين أن اشكر لي‬ ِ ْ ُ ْ ِ َ ِ َْ َ ِ ُ ُ َ َِ ٍ ْ َ ُ ِ َ ْ ّ َ ِ َ ْ َ ِ َ َِ ‫ولوالديك إلى المصير‬ “Dia kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua Ibu Bapaknya. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Berbuat baik kepada Ibu Bapak dibuktikan dalam bentuk-bentuk perbuatan antara lain: menyayangi dan mencintai Ibu Bapak sebagai bentuk terima kasih dengan cara bertutur kata sopan dan lemah lembut. (Luqman. melahirkan.“Janganlah kamu palingkan mukamu dari manusia dan janganlah kamu berjalan dimuka bumi dengan sombong.

jiwanya kosong dan akan mudah sekali terpengaruh oleh lingkungan diluar rumah. yaitu menanamkan nilai-nilai moral kepada anak-anak sebagai landasan bagi pendidikan yang akan mereka terima pada masa-mas selanjutnya. menepati janji keduanya.Berbuat baik kepada orang tua tidak hanya ketika mereka hidup. Apabila kasih sayang telah mendasari komunikasi orang tua dengan anak. c. maka akan lahir wibawa kepada orang tua. Demikian sebaliknya. apakah masih bisa saya berbuat baik kepada kedua ibu bapakku sedangkan mereka telah meninggal dunia?” Rasulullah menjawab: Ya (yaitu dengan jelas) mendoakan keduannya. maupun perilaku. menepati janji mereka yang belum terpenuhi. menjadi surga bagi para penghuninya. anak-anak dapat menjaring segala pengaruh yang datang kepadanya. memelihara silaturahmi yang pernah dibuat keduanya dan memuliakan teman-temannya. meminta ampun bagi keduanya. Abu Daud). tiba-tiba datanglah seorang laki-laki dari bani salamah seraya bertanya :”ya Rasulullah. diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku. Dengan demikian rumah bukan hanya menjadi tempat menginap (house).berusaha. janganlah kamu . isyarat-isyarat.Akhlak kepada keluarga Akhlak kepada keluarga adalah mengembangkan kasih sayang di antara golongan keluarga yang diungkapkan dalam bentuk komunikasi. Sebaliknya anak-anak yang tidak dibekali nilai dari rumah. Oleh karena itu kasih sayang harus menjadi muatan utama dalam komunikasi semua pihak dalam keluarga. Dengan dibekali nilai-nilai dari rumah. dan keterbukaan di antara anggota keluarga dan menghapuskan kesenjangan di antara mereka. Inilah yang dimaksud dengan ayat : ْ ِ ْ ُ َ ّ َ ُ َ ُ ُ ِ َ َ ُ َ ِ ِ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ْ َِ ‫وإذقال لقمان لبنه وهو يعظه يابني لتشرك‬ ٌ ِ َ ٌ ُْ َ َ ْ ّ ّ ِ ِ ِ ‫بال إن الشرك لظلم عظيم‬ “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya. Melalui komunikasi seperti itu pula dilakukan pendidikan dalam keluarganya. meneruskan silaturahmi dengan sahabat-sahabat sewaktu mereka hidup. Komunikasi yang didorong oleh rasa kasih sayang yang tulus akan dirasakan oleh seluruh anggota keluarga. Pendidikan yang ditanamkan dalam keluarga akan menjadi ukuran utama bagi anak dalam menghadapi pengaruh yang datang kepada anak-anak diluar rumah. akan lahir kepewrcayaan orang tua pada anak. keakraban. tetapi betul-betul menjadi tempat tinggal (home) yang damai dan menyenangkan. tetapi terus berlangsung walaupun mereka telah meninggal dunia dengan cara mendoakan dan meminta ampunan untuk mereka. Hal ini diungkapkan Nabi :Dari Abi Usaid ia berkata : ketika kami duduk di sisi Rasulullah SAW. (HR. Dari komunikasi semacam itu akan lahir saling keterkaitan batin. Komunikasi dalam keluarga diungkapkan dalam bentuk perhatian baik melalui kata-kata.

Firman Allah : . Allah menyediakan bumi yang subur ini untuk disikapi oleh manusia dengan kerja keras mengelola dan memeliharanya sehingga melahirkan nilai tambah yang tinggi sebagaimana firman-Nya: .Memakmurkan alam adalah mengelola sumber daya sehingga dapat memberi manfaat bagi kesejahteraan manusia tanpa merugikan alam itu sendiri. Apabila keyakinan terhadap Allah ini telah tertanam dalam diri anak sejak dari rumah.... 21 :107) Misi tersebut tidak terlepas dari tujuan diangkatnya manusi sebagai khalifah dimuka bumi. maka kemana pun ia pergi dan apa pun yang dilakukannya akan hati-hati dan waspada karena selalu merasa diawasi oleh Allah. yaitu keyakinan tentang eksistensi tentang eksistensi Allah. Akhlak Kepada Lingkungan Hidup Misi agama Islam adalah mengembangkan rahmat bukan hanya kepada manusia tetapi juga kepada alam dan lingkungan hidup. dan melestarikan alam. yaitu sebagai wakil Allah yang bertugas memakmurkan.هو أنشأكم من الرض واستعمركم فيها‬ َ ِ ْ ُ َ َ ْ َ ْ َ ِ ْ َ ْ َ ّ ُ ََ َ َ ُ “…Dia menciptakan kalian dari bumi dan menjadikan kalian sebagai pemakmurannya.” (Hud.” (Al-Anbiyaa’.mempersekutukan Allah. 11:61) Kekayaan alam yang berlimpah disediakan Allah untuk disikapi dengan cara mengambil dan memberi manfaat dari dan kepada alam serta melarang segaola bentuk perbuatan yang meneruskan alam.” (Luqman.... sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar. 31 : 13) Nilai esesiensi yang dididikkan kepada anak didalam keluarga adalah aqidah.5.‫. mengelola. Berakhlak kepada lingkungan hidup adalah menjalin dan mengembangkan hubungan yang harmonis dengan alam sekitarnya. sebagai mana firman Allah : َ ِ َ َ ْ ّ ً َ ْ َ ‫َ َ َ ْ َ ْ َ َ ِل‬ ‫ومآ أرسلناك إ ّرحمة للعالمين‬ “Tidaklah kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. A.

‫وأحسن كمآأحسن ال إليك و َتبغ الفساد في‬ ِ َ َ َ ْ ِ ْ َ ‫ََ ْ ِ َ َ َ ْ َ َ ُ َِ ْ َ َل‬ َ ِ ِ ْ ُ ْ ّ ِ ُ‫ْ َ ْ ِ ِ ّ َ ل‬ ‫الرض إن ال َيحب المفسدين‬ “…. apabila tidak diatasi akan dapat menghancurkan lingkungan sekaligus mendatangkan malapetaka yang hebat bagi manusia itu sendiri. agar mereka kembali (kejalan yang benar)”. sombong. rakus. PENGARUH AKHLAK DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Akhlak merupakan garis pemisah antara yang berakhlak dengan orang yang tidak berakhlak. Oleh itu salah satu misi yang dibawa oleh Rasulullah saw ialah membina kembali akhlak manusia yang telah runtuh sejak zaman para nabi yang terdahulu ekoran penyembahan berhala oleh pengikutnya yang . Eksploitasi kekayaan laut yang tanpa memperhitungkan kelestarian ekologi laut melahirkan kerusakan hebat habitat hewan laut.p bentuk akhlak terhadap lingkungan yang buruk dan sangat tidak terpuji. sebaliknya alam yang dibiarkan merana atau hanya diambil manfaatnya akan mendatangkan malapetaka bagi manusia. Akibat akhlak yang buruk terhadap lingkungan dapat disaksikan dengan jelas bagaimana hutan yang menghancurkan hutan dan habitat hewan-hewannya. 28:77) Alam dan lingkungan yang terkelola dengan baik dapat memberi manfaat yang berlifat-lifat. Firman Allah: ‫ظهر الفساد في البر والبحر بما كسبت أيدي‬ ِ ْ َ ْ ََ َ َ ِ ِ ْ َْ َ ّ َْ ِ ُ َ َ ْ َ َ َ َ ُ ِ ْ َ ْ ُ َّ َ ُِ َ ِ ّ َ ْ َ ُ َ ِ ُ ِ ِ ّ ‫الناس ليذيقهم بعض الذي عملوا لعلهم يرجعون‬ “Telah tampak kerusakan didaratan dan di lautan disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Akhlak juga merupakan roh Islam yang mana agama tanpa akhlak samalah seperti jasad yang tidak bernyawa. Semua itu karena semata-mata mengejar keuntungan ekonomis yang bersifat sementara. (Ar-Ruum.” (Al-Qasas. A. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.6. 30:41) kerusakan alam dan ekosistem di lautan dan daratan terjadi akibat manusia tidak sadar.. egois. Inilah persoalan yang dihadapi oleh manusia pada abad ini.dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan jangalah kamu berbuat kerusakan dimuka bumi. dan angkuh. supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka. mendatangkan kerusakan alam yang parah yang tidak bisa direhabilitasi dalam waktu puluhan bahkan ratusan tahun.

Samud. Hal ini juga berlaku pada zaman jahiliyyah yang mana akhlak manusia telah runtuh berpunca daripada mewarisi perangai umat yang terdahulu dengan tradisi meminum arak. Kalau dalam pembinaan bangunan. menindas. Jika sejak kecil kita didedahkan dengan akhlak yang mulia. begitu juga dengan membentuk masyarakat mesti dimulakan dengan pembinaan asasnya terlebih dahulu. keruntuhan rumahtangga. membuang anak. Jika kukuh asas yang dibina maka tegaklah masyarakat itu. ketinggian taqwa dan kealiman seseorang manusia yang berakal. Akhlak juga merupakan nilai yang menjamin keselamatan daripada api neraka. asasnya disiapkan terlebih dahulu. Akhlak amat penting kerana merupakan asas yang dilakukan oleh Rasulullah saw ketika memulakan pembentukan masyarakat Islam. Proses pembentukan sebuah masyarakat adalah sama seperti membina sebuah bangunan. maka secara tidak langsung ia akan mempengaruhi tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari hinggalah seterusnya. Akhlak tidak dapat dibeli atau dinilai dengan wang ringgit Ia wujud di dalam diri seseorang hasil daripada didikan kedua ibu bapa atau penjaga serta pengaruh dari masyarakat sekeliling mereka. akhlak juga merupakan ciri-ciri kelebihan di antara manusia kerana ianya lambang kesempurnaan iman. Malahan akhlak merupakan perhiasan diri bagi seseorang sebagaimana aqidah merupakan tunjang agama. melakukan kezaliman sesuka hati. kaum nabi Ibrahim. syariat merupakan cabang dan rantingnya manakala akhlak adalah yang mewarnai seperti bunga-bungaan yang menyerikan hiasan pokok tersebut. Bani Israel dan lain-lain. Sheikh Mohamad Abu Zahrah dalam kitabnya Tanzim al-Islam Li al-Mujtama' menyatakan bahawa budi pekerti atau moral yang mulia adalah satu-satunya asas yang paling kuat untuk melahirkan . Selain itu. membunuh. suka memulau kaum yang rendah martabatnya dan sebagainya. Ketiadaan akhlak yang baik pada diri individu atau masyarakat akan menyebabkan berlaku pelbagai krisis dalaman dan luaran seperti krisis nilai diri. masyarakat belia yang mundur dan boleh membawa kepada kehancuran sesebuah negara. Presiden Perancis ketika memerintah Perancis dulu pernah berkata : "Kekalahan Perancis di tangan tentera Jerman disebabkan tenteranya runtuh moral dan akhlak. melakukan kezaliman dan sebagainya. Dalam hal ini Rasulullah saw bersabda yang bermaksud : "Orang yang sempurna imannya ialah mereka yang paling baik akhlaknya.telah menyeleweng. Dengan itu mereka sebenarnya tidak berakhlak dan tidak ada bezanya dengan manusia yang tidak beragama." Kekalnya sesuatu ummah juga kerana kukuhnya akhlak dan begitulah juga runtuhnya sesuatu ummah itu kerana lemahnya akhlaknya." Pencerminan diri seseorang sering digambarkan melalui tingkah laku atau akhlak yang ditunjukkan. Jika lemah maka robohlah apa-apa sahaja yang dibina di atasnya. menderhaka kepada ibu bapa. Umpamanya seseorang itu melakukan maksiat. Ummah yang berakhlak tinggi dan sentiasa berada di bawah keredhaan dan perlindungan Allah ialah ummah yang seperti di Madinah pada zaman Rasulullah saw. Hakikat kenyataan di atas dijelaskan dalam kisah-kisah sejarah dan tamadun manusia melalui al-Quran seperti kisah kaum Lut. Islam menganggap mereka yang tidak berakhlak tempatnya dia dalam neraka. sudah pasti Allah akan menolak mereka daripada menjadi ahli syurga.

ikhlas dalam hidup. melindungi. Menurut H. Pengertian Taqwa dan Ruang Lingkup Nya Secara etimologis . teguh melawan kejahatan. tingkah laku dan perbuatannya. Menurut penelitian al-Muqaddasi (Beirut.manusia yang berhati bersih. Para penerjemah Al-Qur’an mengartikan “taqwa” sebagai kepatuhan. dan memenuhi kewajiban. Taqwa juga berarti takut. kelurusan.1. perilaku baik. B. Akar katanya adalah waqa. memelihara diri agar tidak melakukan perbuatan yang tidak diridai Allah.A.S. waspada. tidak melanggar larangan-Nya.Allah swt berfirman: (Q. Kata taqwa memiliki kata dasar waqa yang berarti menjaga. Karena itu. 1323) di dalam alQur’an terdapat 256 kata takwa pada 251 ayat dalam berbagai hubungan dan variasi makna.yaqi. Salim. Orang yang takwa adalah orang yang menjaga (membentengi) diri dari kejahatan. kata “taqwa” berarti menjalankan apa yang diperintahankan oleh Allah dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya. bertanggung jawab mengenai sikap. hati-hati. cendekiawan muslim Indonesia almarhum Haji Agus Salim.Ali Imran [3]:102) Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim. Takdir dan Tawakkal. dan menjauhi. kata “taqwa” berasal dari bahasa arab taqwa. Dari berbagai makna yang dikandung perkataan takwa itu. selalu berusaha melakukan perbuatan yang baik dan benar. dalam bukunya Keterangan Filsafat tentang Tauhid. TAQWA B. pantang berbuat salah dan . orang yang bertakwa adalah orang yang takut kepada Allah berdasarkan kesadaran: mengerjakan suruhan-Nya. takwa adalah sikap mental seseorang yang selalu ingat dan waspada terhadap sesuatu dalam rangka memelihara dirinya dari noda dan dosa. amanah dalam tugas.wiqayatan artinya antara lain: terlindung atau menjaga diri dari sesuatu yang berbahaya. dan takut kepada Tuhan. takut terjerumus ke dalam perbuatan dosa. cinta kepada kebaikan dan benci kepada kejahatan. Adapun secara terminologis. Takwa yang telah menjadi perbendaharaan bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab taqwa. kesalihan. memerhatiakn. merumuskan makna takwa dengan mempergunakan memelihara sebagai titik tolak.

"Supaya ia takwa kepada Allah. Tuhan Yang Maha Esa sebagai dimensi takwa pertama. dan menunaikan zakat. 2. 1976: 46). orang-orang miskin. takwa sebagai dasar persamaan hak antara pria dan wanita (suami dan isteri) dalam keluarga. hari kemudian. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya). Beriman kepada Allah. 4. dan (memerdekakan) hamba sahaya. takwa juga adalah ukuran. makna taqwa terhimpun dalam pokok-pokok kebajikan. Memohon ampun atas segala dosa dan tobat dalam makna sadar untuk tidak lagi melakukan segala perbuatan jahat atau tercela. dari orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji. Kedudukan Taqwa Kedudukan takwa. Allah mengatakan bahwa. Rasulullah menasihati al-Gifari. merupakan prima causa hubungan-hubungan yang lain. meminta nasihat kepada Rasulullah. Mensyukuri nikmat-Nya dengan jalan menerima.2. penderitaan dan dalam peperangan.4:1) dalam surat al-Baqarah (2) ayat 177. Disebutkan di sebuah hadis bahwa Abu zar al-Gifari. Ketakwaan atau pemeliharaan hubungan dengan Allah dapat dilakukan antara lain sebagai contoh : 1. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang memintaminta. sendiri dan lingkungannya (Gazalba. tidak putus asa ketika mendapat musibah atau menerima bencana. dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan. kitab-kitab. Kedua dimensi itu secara konsisten disebutkan di dalam berbagai ayat yang bertebaran dalam al-Quran. 3. akan tetapi sesungguhnya kebajikan (cetak miring dari saya MDA) ialah beriman kepada Allah.” Dalam surat lain. karena itu. B. jelas dimensi keimanan dan ketakwaan. malaikat-malaikat. mendirikan shalat. karena takwa adalah pokok segala pekerjaan muslim. "Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebajikan. Beribadah kepada-Nya dengan jalan melaksanakan shalat lima kali sehari semalam.melakukan kejahatan terhadap orang lain. nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintai kepada kerabat. Dari nasihat Rasulullah itu dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa takwa adalah pokok (pangkal) segala pekerjaan muslim. dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.3. 2:177 yang terjemahan (artinya) lebih kurang sebagai berikut." Dari pokok-pokok kebajikan (perbuatan baik yang mendatangkan keselamatan. pada suatu hari. memanfaatkan semua pemberian Allah kepada mansuia. menurut ajaran Ketuhanan Yang Maha Esa seperti telah disinggung pada awal kajian ini. Pentingnya kedudukan takwa itu antara lain dapat dilihat dalam catatan berikut. Ini dapat dibaca dalam QS. Hubungan Manusia Dengan Allah Hubungan manusia dengan Allah. "(Manusia) yang paling mulia di sisi Allah adalah (orang) yang paling takwa. sangat penting dalam agama Islam dan kehidupan manusia. Selain sebagai pokok. 5. Di dalam surat al Hujurat (49) ayat 13. anak-anak yatim. itu beriringan (bergandengan) satu dengan yang lain. mengurus. B. karena pria dan wanita diciptakan dari Jenis yang sama (QS. keberuntungan dan sebagainya) yang disebut dalam ayat 177 surat alBaqarah tersebut di atas. . Bersabar menerima cobaan Allah dalam makna tabah.

mawas diri. berani. Kewajiban terhadap keluarga b. 2.5. Kewajiban terhadap tetangga c. lapang dada. memegang amanah. Tanggung jawab kepada Allah. Kewajiban ini mulai dari : a. menepati janji. dan menegakkan keadilan dan berlaku adil terhadap diri sendiri dan orang lain. kewajiban zakat. Hubungan Manusia Dengan Lingkungan Hidup Konsekuensi dari empat pemeliharaan hubungan dalam rangka ketakwaan tersebut adalah bahwa manusia harus selalu menumbuhkan dan mengembangkan dalam dirinya empat T yakni empat (kesadaran) tanggung jawab yaitu : 1. Kewajiban kepada masyarakat Kewajiban ini merupakan dimensi ketiga pelaksanaan takwa. Kewajiban terhadap masyarakat luas d. Kewajiban terhadap lingkungan hidup .” demikian makna firman Tuhan dalam al-Qur’an surat az-Dzariyat (51) ayat 56. dan mengembangkan semua sikap yang terkandung dalam akhlak aau budi pekerti yang baik. yang disebutkan Tuhan dalam berbagai ayat al-Qur’an. Kewajiban kepada Allah Kewajiban ini harus ditunikan manusia. untuk memenuhi tujuan hidup dan kehidupannya di dunia ini yakni mengabdi kepada Ilahi. kewajiban menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. “Tidak kuciptakan jin dan manusia. Diantaranya : sabar. bantu membantu. B. suka memaafkan kesalahan orang lain.6. Tanggung jawab kepada manusia lain 4. Tanggung jawab kepada hati nurani sendiri 3. Hubungan Manusia Dengan Diri Sendiri Hubungan manusia dengan diri sendiri sebagai dimensi takwa yang kedua dapat dipelihara dengan jalan menghayati benar patokan-patokan akhlak. 2. B. antara lain dengan : tolong menolong. adil. Hubungan Manusia Dengan Manusia Hubungan manusia dengan manusia dalam masyarakat dapat dipelihara. 3.B. Kewajajiban terhadap negara 4. ikhlas. pemaaf. kecuali untuk mengabdi kepadaKu. tanggung jawab untuk memelihara lingkungan Takwa dalam makna memenuhi kewajiban perintah Allah yang menajdi kewajiban manusia takwa untuk melaksanakannya pada pokoknya adalah : 1.4. Kewajiban kepada diri sendiri Kepajiban kepada diri sendiri adalah fardu ‘ain bagi setiap muslim dan muslimat untuk melakukannya. Misalnya : kewajiban shalat.

Dengan demikian orang yang berakal dan beriman wajib untuk mengerahkan segala kemampuannya untuk meluruskan akhlaknya dan berperilaku dengan perilaku yang dicintai Allah SWT.Kewajiban terhadap lingkungan hidup dapat disimpulkan dari pernyataan Tuhan dalam al-Qur’an yang menggambarkan kerusakan yang telah terjadi di daratan dan dilautan. maka kebenaran pedoman dan tuntunan untuk mengetahui segala perbuatan yang buruk sangatlah diperlukan. Karena itulah. Hubungan manusia dengan manusia dalam masyarakat dapat dipelihara. bantu membantu. dan menegakkan keadilan dan berlaku adil terhadap diri sendiri dan orang lain. Masalahnya adalah dari mana manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk? Tentu jawabannya adalah Al-Quran dan Sunah. BAB III KESIMPULAN Setelah menelaah dan memahami akhlak kepada sesama sebagai kesimpulannya adalah sesungguhnya dalam kehidupan.Baik dan buruknya akhlak kepada sesama tergantung dari orang menjalani hidup.Serta melaksanakan maksud dan tujuan dari terutusnya baginda Rasullulah SAW yang bersabda: “Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan Akhlak” Dari penjelasan ini menunjukkan bahwa: kesempurnaan akhlak yang hanya untuk itu Rasullulah diutus.apakah membentuk karakternya dengan akal atau dengan hati karena keduanya adalah sumber.Baik kepada dirinya.merupakan ukuran baik dan tidaknya seseorang baik di dunia ini atau di akhirat nanti. . Akhlakul karimah (Akhlak terpuji) adalah suatu aturan atau norma yang mengatur hubungan antar sesama manusia dengan tuhan dan alam semesta. tanpa memerlukan pertimbangan pikiran terlebih dahulu”.Karena akhlak adalah salah satu predikat tang disandang oleh manusia akhlak akan berjalan setelah manusia itu sendiri berada dalam alam social.Jadi kesimpulan akhlak antar sesama yaitu sangat dianjurkan selama apa yang dilakukan punya nilai ibadah .Oleh karena itu wajib bagi setiap kaum muslimin agar budi pekertinya. menepati janji. lapang dada. karena (ulah) tangan manusia.dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya. Pengertian akhalak adalah : “Kehendak jiwa manusia yang menimbulkan perbuatan dengan mudah karena kebiasaan. manusia wajib memelihara kelestarian lingkungan.keluarga. Dari kedua sumber itulah manusia dapat mengetahui berbagai pedoman dan tuntunan mengenai perbuatan-perbuatan yang baik dan perbuatan-perbuatan yang buruk. antara lain dengan : tolong menolong. suka memaafkan kesalahan orang lain.kita tidak terlepas dari apa yang sudak ada dalam diri kita sebagai manusia termasuk salah satunya adalah akhlak. Untuk mencegah derita yang dirasakan oleh manusia. sepertri yang terjadi di Afrika. yang tidak mensyukuri kurnia Ilahi.

Orang yang takwa adalah orang yang menjaga (membentengi) diri dari kejahatan. Tanggung jawab kepada hati nurani sendiri 3. Mensyukuri nikmat-Nya dengan jalan menerima. Tanggung jawab kepada manusia lain 4. Hubungan manusia dengan manusia dalam masyarakat dapat dipelihara. . memanfaatkan semua pemberian Allah kepada mansuia. 3. tingkah laku dan perbuatannya. adil. ikhlas. Konsekuensi dari empat pemeliharaan hubungan dalam rangka ketakwaan tersebut adalah bahwa manusia harus selalu menumbuhkan dan mengembangkan dalam dirinya empat T yakni empat (kesadaran) tanggung jawab yaitu : 1. lapang dada. yang disebutkan Tuhan dalam berbagai ayat al-Qur’an. dan memenuhi kewajiban. dan dapat diketahui cara-cara menjauhinya. mengurus. berani. suka memaafkan kesalahan orang lain. antara lain dengan : tolong menolong. Dalam ajaran Islam tetap membicarakan secara terperinci dengan tujuan agar dapat dipahami dengan benar. tidak putus asa ketika mendapat musibah atau menerima bencana. 2. pemaaf. bantu membantu. bertanggung jawab mengenai sikap. Beribadah kepada-Nya dengan jalan melaksanakan shalat lima kali sehari semalam.wiqayatan artinya antara lain: terlindung atau menjaga diri dari sesuatu yang berbahaya. Hubungan manusia dengan diri sendiri sebagai dimensi takwa yang kedua dapat dipelihara dengan jalan menghayati benar patokan-patokan akhlak. 2. Diantaranya : sabar. Taqwa juga berarti takut. dan mengembangkan semua sikap yang terkandung dalam akhlak aau budi pekerti yang baik. Ketakwaan atau pemeliharaan hubungan dengan Allah dapat dilakukan antara lain sebagai contoh : 1. Akar katanya adalah waqa. 5.yaqi. mawas diri. tanggung jawab untuk memelihara lingkungan 4. memegang amanah. menepati janji. Beriman kepada Allah.Akhlak Al-mazmumah (akhlak yang tercela) adalah sebagai lawan atau kebalikan dari akhlak yang baik seagaimana tersebut di atas. Tanggung jawab kepada Allah. memelihara diri agar tidak melakukan perbuatan yang tidak diridai Allah. Bersabar menerima cobaan Allah dalam makna tabah. dan menegakkan keadilan dan berlaku adil terhadap diri sendiri dan orang lain. Memohon ampun atas segala dosa dan tobat dalam makna sadar untuk tidak lagi melakukan segala perbuatan jahat atau tercela.

Yakub U. Anwar. 2006. Bandung Rosda Karya. 2006. Mustafa. Akidah Akhlak. Hasanuddin H. Amin. Tanya Jawab Aqidah Islamiah. 2008. Departemen Agama Republik Indonesia. Akhlak Tasawuf.Muhammad Idris DM. 1999. Aqidah Akhlak. Drs. Pendidikan Agama Islam SMA Kelas X. Hakikat Islam Sebuah Pengantar Meraih Islam Kaffah. Mochtar. 2008. Mufid AR. 1989. 1975. Jakarta : CV Toha Putra Semarang. MGMP. Bandung: CV Pustaka Setia.H. PAI Kab Kuningan.BAB IV DAFTAR PUSTAKA Al-Qur’an dan Terjemah.A Drs. Etika (Ilmu Akhlak). Jakarta: Bulan Bintang. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Bandung: Pustaka Setia. Msi Pendiidkan Agama Islam. dkk. Husein. .M Drs. 2008. Rosihan. Ahmad. Ahmad. Yogyakarta : Insan Madani.