P. 1
AKHLAK DAN TAQWA DALAM ISLAM

AKHLAK DAN TAQWA DALAM ISLAM

|Views: 1,169|Likes:
Published by RevAn RaSky

More info:

Published by: RevAn RaSky on Dec 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/08/2014

pdf

text

original

AKHLAK DAN TAQWA DALAM ISLAM

Makalah Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mengikuti Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Semester 1 Kelas Sore Program Studi Sosiologi

STISIPOL RAJA HAJI TANJUNGPINANG
Disusun Oleh REVAN RASKI 12103093 DEANI PUSPITA 12103022 M.KHALIQ LAGUHU 12103023

DOSEN PENGAJAR/PEMBIMBING Drs.H.Muhammad Idris DM. MM,Msi
SEKOLAH TINGGI ILMU SOSISAL DAN ILMU POLITIK RAJA HAJI TANJUNGPINANG TAHUN AJARAN 2012-2013

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Islam adalah rahmat bagi semesta alam. Menjadi rahmat bagi orang yang tidak mempercayai Islam sekalipun, bahkan orang-orang yang memusuhi Islam. Islam yang hadir pada saat manusia dalam kegelapan dan kebekuan moral, telah merubah dunia dengan wajah baru, terutama dalam hal “revolusi akhlak”. Nabi Muhammad SAW di utus, tidak lain adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia dari kebiadaban menuju umat yang berkedaban. Akhlak adalah hal yang terpenting dalam kehidupan manusia karena akhlak mencakup segala pengertian tingkah laku, tabiat, perangai, karakter manusia yang baik maupun buruk dalam hubungannya dengan Allah SWT dan sesama makhluk. Tak bisa dipungkiri betapa pentingnya kita sebagai seorang muslim mengenal akhlak dalam aplikasi kehidupan kita dalam hubungan dengan lingkungan, sesama manusia, bangsa dan negara, hingga hubungan kita dengan Allah SWT. Perintah untuk bertakwa kepada Allah Azza wa Jalla senantiasa relevan dengan waktu dan tempat, kapanpun dan dimanapun. Mengingat, ragam fitnah yang mengancam hati seorang hamba, lingkungan yang tidak kondusif ataupun lantaran hati manusia yang rentan mengalami perubahan dan sebab-sebab lainnya yang berpotensi menimbulkan pengaruh negatif pada keimanan dan ketakwaan. Taqwa sangat penting dan dibutuhkan dalam setiap kehidupan seorang muslim. Namun masih banyak yang belum mengetahui hakekatnya. Setiap jumat para khatib menyerukan taqwa dan para makmumpun mendengarnya berulang-ulang kali. Namun yang mereka dengar terkadang tidak difahami dengan benar dan pas. Persoalan yang kemudian muncul adalah bagaimana cara kita berakhlak dan bertakwa dengan benar sehingga kita dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan kita secara benar pula. Sebagaimana kenyataan saat ini, bangsa kita yang tercinta ini tengah dilanda persoalan pelik yang sesungguhnya berakarkan terpuruknya akhlak dan ketakwaan manusia-manusia kita, serta hilangnya dasardasar penanaman moral dan etika.

B. RUMUSAN MASALAH
Untuk berakhlak dan bertakwa dengan benar tentu bukan masalah yang gampang, banyak benturan benturan yang akan di alami kita selaku manusia, untuk itu di perlukan pengajaran yang baik tentang cara berakhlak dan bertakwa yang benar

Maka diperlukan sub pokok bahasan yang paling berhubungan. ALASAN PENULISAN MAKALAH Tujuan disusunnya makalah ini adalah sebagai salah satu syarat untuk mengikuti ujian akhir semester mata kuliah pendidikan agama islam semester 1. bagaimanakah pengaruh akhlak dalam kehidupan? 4. kelas sore. . sehingga penulis membuat rumusan masalah sebagai berikut : 1. apa yang dimaksud dengan akhlakul karimah dan madzmumah? 3. bagaimakah kedudukan takwa dalam islam? C. dan dapat mengimplementasikan dalam kehidupan. program studi sosiologi dan menjawab pertanyaan yang ada pada rumusan masalah. apa pengertian dari akhlak dan takwa dalam islam? 2. Manfaat dari penulisan makalah ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan penulis dan pembaca tentang akhlak dan takwa dalam islam .serta adanya dorongan dari diri sendiri untuk melakukan hal hal yang tidak bertentangan dengan akidah islam.

Kata tersebut mengandung segi-segi persesuaian dengan perkataan khalqun ‫ خلق‬yang berarti ٌ َْ kejadian. yang juga erat hubungannya dengan khaliq ‫ خالق‬yang berarti pencipta. Dr. jamak dari khuluqun ‫ خلق‬yang ٌ ُُ menurut bahasa berarti budi pekerti. ٌ ْ ُْ َ Secara epistemologi atau istilah akhlak bisa diartikan berbagai perspektif sesuai dengan para ahli tasawuf diantaranya : • Ibnu Maskawaih memberikan definisi sebagai berikut: ‫حال للنفس داعية لها الى افعالها من غير فكر ور ِية‬ ّ ‫َ ً ِ ّ ْ ِ َ ِ َ ٌ َ َ ِ َ َ ْ َ ِ َ ِ ْ َ ْ ِ ِ ْ ٍ َ ُو‬ Artinya: “Keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan pikiran (lebih dahulu)”. tingkah laku atau tabiat. Definisi ini terdapat dalam suatu tulisannya yang berbunyi: ُ ّ َ ُ ْ َ ِ َ ُ َ َ َ ًْ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ َ َ ِ ْ ّ َ ِ ْ َ ِ َ َ ِ ْ ُ َ َ ُ ّ َِ َ ُُ ْ ْ ُ ُ ْ َ َ َ َ ‫عرف بعضهم الخلق بأنه عادة الرادة يعنى أن الرادة اذا اعتادت شيأ فعادتها هي المسماة‬ ِ ُُ ْ ِ ‫بالخلق‬ Artinya: “Sementara orang membuat definisi akhlak. bahwa yang disebut akhlak “Adatul-Iradah” atau kehendak yang dibiasakan. Ahmad Amin memberikan definisi. Pengertian Dan Ruang Lingkup Akhlak Kata “Akhlak” berasal dari bahasa arab. • Imam Al-Ghozali mengemukakan definisi Akhlak sebagai berikut: ‫ال ُلق عبارة عن هيئة فى النفس راسخة عنها تصدر الفعال بسهولة ويسرمن غير حاجة الى‬ َِ ٍ َ َ ِ ْ َ ْ ِ ٍ ْ َُ ٍ َْ ُ ُ ِ ُ َ ْ َ ْ ُ ُ ْ َ َ ْ َ ٍ َ ِ َ ِ ْ ّ ِ ٍ َ ْ َ ْ َ ٌ َ َ ِ ُ ُ‫َ ْخ‬ ٍ ِّ ُ َ ٍ ْ ِ ‫فكر وروية‬ Artinya: Akhlak ialah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang daripadanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah. dengan tidak memertrlukan pertimbangan pikiran(lebih dahulu)”. Artinya bahwa kehendak itu bila membiasakan sesuatu.1.” . bahwa yang disebut akhlak ialah kehendak yang dibiasakan. maka kebiasaan itu dinakamakan akhlak.BAB II PEMBAHASAN A. ٌ َِ demikian pula dengan akhluqun ‫ مخلوق‬yang berarti yang diciptakan. perangai. Akhlak A. • Prof.

Beribadah kepada Allah. Berdoa kepada Allah. Adapun dalam makalah ini penulis membagi ruang lingkup akhlak menjadi 2 bagian yaitu: 1.lingkungan hidup. Tawaduk kepada Allah. 3. diri sendiri. maka kebenaran pedoman dan tuntunan untuk mengetahui segala perbuatan yang buruk sangatlah diperlukan. Tawakal kepada Allah. Farid Ma’ruf membuat kesimpulan tentang definisi akhlak ini sebagai berikut: “Kehendak jiwa manusia yang menimbulkan perbuatan dengan mudah karena kebiasaan.jin. orang tua. 5. Akhlakul Karimah dan Madzmumah a. 4. Sehingga Prof. dan gabungan dari kekuatan dari kekuatan yang besar inilah dinamakan Akhlak. Akhlak kepada makhluk antara lain : 1. akhlak terhadap Allah 2.dan masyarakat. 2. Karena itulah. Bahkan berdekatan artinya satu dengan yang lain. . akhlak terhadap makhluk Akhlak kepada allah antara lain : 1. Masalahnya adalah dari mana manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk? Tentu jawabannya adalah Al-Quran dan Sunah. tetapi sebenarnya tidak berjauhan maksudnya. tanpa memerlukan pertimbangan pikiran terlebih dahulu”. Akhlak terhadap bukan manusia diantaranya yaitu terhadap malaikat. Sekalipun ketiga definisi akhlak diatas berbeda kata-katanya. A.Makna kata kehendak dan kata kebiasaan dalam penyataan tersebut dapat diartikan bahwa kehendak adalah ketentuan dari beberapa keinginan manusia setelah bimbang. sedang kebiasaan ialah perbuatan yang diulang-ulang sehingga mudah melakukannya.Berzikir kepada Allah. Kh.Akhlakul karimah Akhlakul karimah (Akhlak terpuji) adalah suatu aturan atau norma yang mengatur hubungan antar sesama manusia dengan tuhan dan alam semesta.2. Dari kedua sumber itulah manusia dapat mengetahui berbagai pedoman dan tuntunan mengenai perbuatan-perbuatan yang baik dan perbuatan-perbuatan yang buruk. Masing-masing dari kehendak dan kebiasaan ini mempunyai kekuatan. Akhlak terhadap manusia diantaranya yaitu terhadap Rasulullah. 2.

wujud husnuzan kepada Allah dan Rasul-Nya antara lain: Meyakini dengan sepenuh hati bahwa semua perintah Allah dan Rasul-Nya Adalah untuk kebaikan manusia.Macam-macam Akhlakul karimah 1. Lawan kata husnuzan adalah suuzan yakni berprasangka buruk terhadap seseorang. Husnuzan kepada sesama manusia berarti menaruh kepercayaan bahwa dia telah berbuat suatu kebaikan. Hikmah yang dapat kita ambil dari husnudzhan kepada Allah. takut dan bertaqwa kepada Allah SWT. Husnuzan berarti prasangka. yaitu : a) Banyak bersyukur kepada Allah b) Selalu beribadah kepada Allah c) Tidak menyekutukan Allah dengan suatu apapun d) Mencintai Allah SWT dengan cara mencintai perintah-perintah-Nya dan membenci perbuatan yang dilarang-Nya. Hukum husnuzan kepada manusia mubah atau jaiz (boleh dilakukan). Qana’ah Qana’ah dalam kacamata ilmu akhlak memiliki arti menerima segala naugerah yang diberikan Allah SWT serta bersabar atas ketentuannya besar dan tidak meninggalkan usaha dan ikhtiar lahiriyah. e) Ridho dan ikhlas terhadap qadha dan qadar Allah. Meyakini dengan sepenuh hati bahwa semua larangan agama pasti berakibat buruk. 2. . Khusnudzhan Berasal dari lafal husnun ( baik ) dan Adhamu (Prasangka). Hukum kepada Allah dan rasul nya wajib. Husnuzan berdampak positif berdampak positif baik bagi pelakunya sendiri maupun orang lain. g) Bertaubat kepada Allah h) Selalu mencari keridhaan Allah SWT i) Selalu memohon dan berdoa kepada Allah j) Meniru sifat-sifat Allah. dugaan baik. Husnudzhan terhadap sesama manusia yaitu memiliki sifat berprasangka baik terhadap sesama manusia dan jangan memiliki prasangka buruk terhadap manusia. perkiraan. f) Mentaati. meneladani asmaul husna yang diterapkan dalam kehidupan.

Sabar bukan berarti menyerah ketika mengalami kegagalan tanpa usaha yang maksimal. menerima apa yang diberikan Allah baik yang berupa nikmat maupun berupa penderitaan. disiplin dan tanggung jawab. 4. c. dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan…”(Q. ”Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil. Ia meminta tambahan yang layak. Pantang menyerah terhadap segala rintangan yang menghadangnya dan selalu sabar bahwa setiap cita-cita luhur memerlukan kesabaran (ketabahan). Tawaduk Tawaduk berarti rendah hati. b.” (Q. berusaha dan tawakal. dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah. Allah berfirman . ”…dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya. Akan tetapi ulet dan tahan banting di dalam menghadapi segala rintangan. Lawan kata tawaduk adalah takabur. gotong royong. Orang-orang yang bersifat qana’ah ialah mereka yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut : a. . Allah SWT berfirman : Beramal dengan ikhlas akan menjadikan seseorang bekerja dengan jujur. Al Isra/17:24) Ayat di atas menjelaskan perintah tawaduk kepada kedua orang tua. Ia menerima anugerah yang diberikan Allah SWT dan sabar atas ketentuan (ujian. Hatinya tidak tertarik (terpedaya) dengan kekayaan duniawi.S. Ikhlas Ikhlas adalah mengerjakan sesuatu perbuatan yang baik tanpa pamrih kecuali hanya karena Allah dan mengharapkan ridha-Nya. serta sanggup berkorban dalam melaksanakan tugas pekerjaan tersebut. cobaan) yang menimpanya. Al Maidah/5:2) 5. 3. 6. Sabar Sabar artinya tahan uji.Orang mempunyai sifat qana’ah akan memiliki pendirian apa yang diperoleh atau apa yang ada pada dirinya adalah sesuai dengan Qadar ketentuan Allah SWT sebagai firman-Nya. Orang yang tawaduk berarti orang yang merendahkan diri dalam pergaulan. Orang yang sabar adlaah orang yang memiliki keteguhan dan ketabahan hati dalam usaha mencapai cita-cita. bantu membantu dengan sesama manusia. tahan menderita.S. Ta’awun Ta’awun berarti tolong menolong. Allah berfirman.

7. Tuntutan tersebut berdasarkan fitrah (naluri) kemanusiaan yang tumbuh karena adanya hidayah dari Allah sesuai asas penciptaan-Nya. kata tasammuh dapat diartikan dengan tenggang rasa. . tidak mau mengganggu kebebasan berfikir dan orang berkeyakinan lain. 9. agar segala yang telah kita lakukan ada dalam ridha Allah SWT dan diqobulkan oleh Allah SWT. Istiqomah Dalam bahasa Indonesia padanan kata istiqomah adalah kata “taat asas”. melebihi orang lain. walalupun ia menghadapi kesulitan dalam perjuangannya. Tasammuh Dalam bahasa Indonesia. 10. mulia. tinggi.Takabur (sombong) Yaitu merasa atau mengaku dirinya besar. menghormati orang yang berpendapat atau berpendirian lain. 8. Dalam ajaran Islam tetap membicarakan secara terperinci dengan tujuan agar dapat dipahami dengan benar. yakni selalu taat dan setia kepada asas suatu keyakinan oleh sebab itulah orang yang istiqomah dikatakan juga sebagai orang yang taat asas. 2. dan dapat diketahui cara-cara menjauhinya. Sebagai mana Firman Allah SWT.Pendek kata merasa dirinya lebih hebat. lapang dada atau toleransi. Ikhtiar (Kerja Keras) Untuk mempertahankan hidup dan kehidupan. Macam-macam akhlak Al-Mazmumah 1. b)Akhlak Al-Mazmumah Akhlak Al-mazmumah (akhlak yang tercela) adalah sebagai lawan atau kebalikan dari akhlak yang baik seagaimana tersebut di atas. manusia dituntut untuk berjuang baik secara perorangan (individu) maupun secara kelompok (kolektif). Berdoa Yaitu memohon kepada Allah. Oleh karena itu orang yang bersifat tasammuh berarti memiliki kelapangan dada. Orang yang berlaku istiqomah disebut juga orang yang mempunyai resiko yang tidak kecil seperti mendapat celaan. Dalam hal ini orang yang istiqomah tidak pernah ragu.Berbohong Yaitu memberikan atau menyampaikan informasi yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya.

Akhlak Kepada Allah Akhlak terhadap Allah adalah pengakuan dan kesadaran bahwa tiada Tuhan selain Allah. suatu perilaku yang tidak disukai Allah. A.Dengki Yaitu rasa atau sikap tidak senang atas kenikmatan yang diperoleh orang lain. yaitu melaksanakan perintah Allah untuk menyembah-Nya sesuai dengan perintah-Nya. karena ia mampu menembus kekuataan akal manusia. Oleh karena itu. Berdoa kepada Allah. . 1. baik diucapkan dengan mulut maupun dalam hati. sekaligus pengakuan akan kemaha kuasaan Allah terhadap segala sesuatu.. 13: 28) 3. yang jangankan manusia. yaitu memohon apa saja kepada Allah.Berzikir kepada Allah. karena ia merupakan pengakuan akan keterbatasan dan ketidak mampuan manusia.3. Seorang mulim beribadah membuktikan ketundukan dan kepatuhan terhadap perintah Allah. malaikatpun tidak akan menjangkau hakekatnya. 4.” (Ar-Ra’d. dengan dzikir kepada Allah akan mententramkan hati.3. 2. yaitu mengingat Allah dalam berbagai situasi dan kondisi. Dia memiliki sifat-sifat terpuji demikian Agung sifat itu. Tawakal kepada Allah.Beribadah kepada Allah. berusaha dan berdoa merupakan dua sisi tugas hidup manusia yang bersatu secara utuh dalam aktifitas hidup setiap muslim. yaitu berserah diri sepenuhn ya kepada Allah dan menunggu hasil pekerjaan atau menanti akibat suatu keadaan. Do’a merupakan inti ibadah. Berdzikir kepada Allah melahirkan ketenangan dan ketentraman hati sebagaimana diungkapkan dalam firman Allah : .‫ألبذكر ال تطمئن القلوب‬ ُ ُُ ْ ّ ِ َ ْ َ ِ ِ ْ ِ ِ َ َ “Ingatlah. Kekuatan do’a dalam ajaran Islam sangat luar biasa. Berakhlak kepada Allah dilkakukan melalui media komunikasi yang telah disediakan. Orang yang tidak pernah berdoa adalah orang yang tidak memnerima keterbatasan dirinya sebagi manusia karena itu dipandang sebagai orang yang sombong.Bakhil atau kikir Yaitu sukar baginya mengurangi sebagian dari apa yang dimilikinya itu untuk orang lain.. antara lain ibadah salat. 4.

tidak kecewa atau putus asa. Islam menganjurkan berakhlak yang baik kepada saudara. Oleh karena itu sembahlah dia dan bertawakalah kepada-Nya. dan kepada-Nyalah dikembalikan segala urusan.ُ َ ْ ُ ِ ْ َ َِ ِ ْ َ ْ َ ِ َ َ ّ ُ ْ َ ِ َ ‫ول غيب السماوات والرض وإليه يرجع‬ ٍ ِ َ ِ َ ّ َ َ َ ِ ْ ََ ْ ّ َ َ َ ُ ْ ُ ْ َ ُ ُّ ُ ْ َ ْ ‫المر كله فاعبده وتوكل عليه وماربك بغافل‬ َ َُ ْ َ ّ َ ‫عما تعملون‬ “Dan kepunyaan Allah-lah segala rahasia langit dan bumi.” (Hud.pertolongan dan menghargainya. Nabi bersabda : “Sedekah tidak mengurangi harta dan Allah tidak menambah selami kehormatan pada seseorang yang memberi maaf. melainkan dia dimuliakan allah. 11:123) Tawakal bukanlah menyerah kepada keadaan. Caranya dapat dilakukan dengan memuliakannya. Akhlak Kepada Diri Sendiri . Dan tidak seorang yang tawaduk secara ikhlas karena Allah. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak akan melupakan apa yang kamu kerjakan. Muslim dari Abu Hurairah). Akhlak Kepada Manusia Manusia adalah makhluk social yang kelanjutan eksistensinya secara fungsional dan optimal banyak bergantung pada orang lain. memberikan bantuan.4. Mengakui bahwa dirinya rendah dan hina dihadapan Allah Yang Maha Kuasa. yaitu tanah. semua itu perlu disyukurinya dengan berupa berzikir dengan hatinya. ia perlu bekerjasama dan saling tolong-menolong dengan orang lain. tidak mau memaafkan orang lain.Karena ia berjasa dalam ikut serta mendewasaan kita. dan pamrih dalam melaksanakan ibadah kepada Allah. Tawaduk kepada Allah adalah rendah hati dihadapan Allah. untuk itu.Jadi. A. dan merupakan orang yang palingdekat dengan kita. oleh karena itu tidak layak kalau hidup dengan angkuh dan sombong. manusia menyaksikan dan menyadari bahwa Allah telah mengaruniakankepadanya keutamaan yang tidak dapat terbilang dan karunia kenikmatan yang tidak bisadihitung banyaknya. sebaliknya tawakal mendorong orang untuk bekerja karena Allah tidak menyia-nyiakan kerja manusia. 5. Setelah bekerja keras apa pun hasilnya akan diterimanya sebagai sesuatu yang terbaik bagi dirinya. Oleh karena itu tidak ada alasan bagi manusia untuk tidak bertawaduk kepada Allah karena manusia diciptakan dari bahan yang hina nilainya. a.” (HR.

muda. maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. Orang yang suka bersyukur terhadap nikmat Allah akan ditambah nikmat yang diterimanya sebagimana firman-Nya : ‫لئن شكرتم لزيدنكم ولئن كفرتم إن عذابي‬ ِ َ َ ّ ِ ْ ُ ْ َ َ ِ ََ ْ ُ ّ َ ِ َ ْ ُ ْ َ َ ِ َ ُ َِ َ ‫لشديد‬ “Kalau kalian bersyukur.1. sedangkan syukur dengan perbuatan dilakukan dengan menggunakan dan memanfaatkan nikmat Allah sesuai dengan keharusannya. Sedangkan sabar dalam menjauhi larangan Allah adalah berjuang mengendalikan diri untuk meninggalkannya. Allah berfirman : ِ ْ َ ْ ِ ‫َ َ ُ َ ّ ْ َ ّ َ ِ ّ ِ َ َ َ ْش‬ ‫ولتصعر خدك للناس ولتم ِ في الرض‬ ‫مرحا‬ ًََ .” (Ibrahim. melainkan akan menghapus kesalahannya dan menggugurkan dosa-dosanya sebagaimana gugurnya daun dari pohon. Tawaduk. kaya atau miskin. Syukur diungkapkan dalam bentuk ucapan dan perbuatan. dan ketika ditimpa musibah dari Allah. 14:7) 3. selalu menghargai siapa saja yang dihadapinya. Bukhari dan Muslim) 2. baik berupa duri atau lebih dari itu. yaitu rendah hati.” (HR. menjauhi larangan. Syukur dengan ucapan adalah memuji Allah dengan bacaan hamdalah. karena itu pantaslah kalau Allah menghapus dosa-dosanya sebagaimana sabda Nabi : “Tidak ada seorang muslim yang terkena suatu gangguan. Sabar terhadap musibah merupakan gambaran jiwa yang tenang dan keyakinan yang tinggi terhadap Allah. seperti bersyukur diberi penglihatan dengan menggunakannya untuk membaca ayat-ayat Allah baik yang tersurat dalam Al-Qur’an maupun tersirat pada alam semesta. Sikap tawaduk lahir dari kesadaran akan hakikat dirinya sebagai manusia yang lemah dan serba terbatas yang tidak layak untuk bersikap sombong dan angkuh dimuka bumi.Sabar melaksanakan perintah adalah sikap menerima dan melaksanakan segala perintah tanpa pilih-pilih dengan ikhlas. orang tua.Sabar adalah perilaku seseorang terhadap dirinya sendiri sebagai hasil dari pengendalian nafsu dan penerimaan terhadap apa yang menimpanya. Sabar diungkapkan ketika melaksanakan perintah. Sabar terhadap musibah adalah menerima musibah apa saja yang menimpa dengan tetap berbaik sangka kepada Allah serta tetap yakin bahwa ada hikmah dalam setiap musibah itu. tentu aku akan menambah (nikmat) untukmu dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku). Syukur adalah sikap berterima kasih atas pemberian nikmat Allah yang tidak bisa terhitung banyaknya.

serta menyantuni mereka jika sudah tua dan tidak mampu lagi . b. Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang tua Ibu Bapakmu. Berbuat baik kepada Ibu Bapak dibuktikan dalam bentuk-bentuk perbuatan antara lain: menyayangi dan mencintai Ibu Bapak sebagai bentuk terima kasih dengan cara bertutur kata sopan dan lemah lembut.”(Al-Israa. sebagimana mereka berdua telah mendidik dan merawatku dengan penuh kasih sayang ketika aku kecil. melahirkan. (Luqman. 17:24). Dalam ayat di atas Allah menyuruh manusia untuk berbakti kepada Ibu Bapak dengan cara mengajak manusia untuk menghayati pengorbanan yang diberikan ibu ketika mengandung. hanya kepada-ku-lah kembalimu”.“Janganlah kamu palingkan mukamu dari manusia dan janganlah kamu berjalan dimuka bumi dengan sombong. menjauhi dari sifat iri dan dengki yang menyiksa diri sendiri dan tidak menyenangkan orang lain. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Karena itu do’a yang diajarkan Allah untuk orang tua diungkapkan sedemikian rupa dengan mengenang jasa mereka : ‫واخفض لهما جناح الذل من الرحمة وقل‬ َُ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ّ َ ََ َ ُ َ ْ ِ ْ َ ‫رب ارحمهما كما ربياني صغيرا‬ ً َِ ِ ََّ َ َ َ ُ ْ َ ْ ّ ّ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua (orang tuamu) dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah : “Wahai Tuhanku. merawat dan mendidik anaknya. 31:14). kasihanilah mereka keduanya.” (Luqman. 31 : 18) Sikap tawaduk melahirkan ketenangan jiwa. Allah mewasiatkan agar manusia berbuat baik kepada kedua Ibu Bapak sebagaimana firman-Nya : ‫ووصينا النسان بوالديه حملته أمه وهنا على‬ ََ ً ْ َ ُ ّ ُ ُ ْ ََ َ ِ ْ َ ِ َ ِ َ َ ِ ْ َ ْ ّ َ َ ‫وهن وفصاله في عامين أن اشكر لي‬ ِ ْ ُ ْ ِ َ ِ َْ َ ِ ُ ُ َ َِ ٍ ْ َ ُ ِ َ ْ ّ َ ِ َ ْ َ ِ َ َِ ‫ولوالديك إلى المصير‬ “Dia kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua Ibu Bapaknya. meringankan beban.Akhlak Kepada Ibu Bapak Akhlak kepada Ibu Bapak adalah berbuat baik kepada keduanya (birrulwalidain) dengan ucapan dan perbuatan. menaati perintah.

anak-anak dapat menjaring segala pengaruh yang datang kepadanya. Apabila kasih sayang telah mendasari komunikasi orang tua dengan anak. isyarat-isyarat. Dengan dibekali nilai-nilai dari rumah. jiwanya kosong dan akan mudah sekali terpengaruh oleh lingkungan diluar rumah. tetapi betul-betul menjadi tempat tinggal (home) yang damai dan menyenangkan. Abu Daud). menepati janji mereka yang belum terpenuhi. Hal ini diungkapkan Nabi :Dari Abi Usaid ia berkata : ketika kami duduk di sisi Rasulullah SAW. menepati janji keduanya. Melalui komunikasi seperti itu pula dilakukan pendidikan dalam keluarganya. memelihara silaturahmi yang pernah dibuat keduanya dan memuliakan teman-temannya. yaitu menanamkan nilai-nilai moral kepada anak-anak sebagai landasan bagi pendidikan yang akan mereka terima pada masa-mas selanjutnya. Komunikasi yang didorong oleh rasa kasih sayang yang tulus akan dirasakan oleh seluruh anggota keluarga. (HR.Akhlak kepada keluarga Akhlak kepada keluarga adalah mengembangkan kasih sayang di antara golongan keluarga yang diungkapkan dalam bentuk komunikasi.Berbuat baik kepada orang tua tidak hanya ketika mereka hidup. Demikian sebaliknya. Pendidikan yang ditanamkan dalam keluarga akan menjadi ukuran utama bagi anak dalam menghadapi pengaruh yang datang kepada anak-anak diluar rumah. janganlah kamu . menjadi surga bagi para penghuninya. keakraban. Dari komunikasi semacam itu akan lahir saling keterkaitan batin. tetapi terus berlangsung walaupun mereka telah meninggal dunia dengan cara mendoakan dan meminta ampunan untuk mereka. c. maka akan lahir wibawa kepada orang tua. diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku. tiba-tiba datanglah seorang laki-laki dari bani salamah seraya bertanya :”ya Rasulullah. dan keterbukaan di antara anggota keluarga dan menghapuskan kesenjangan di antara mereka. Inilah yang dimaksud dengan ayat : ْ ِ ْ ُ َ ّ َ ُ َ ُ ُ ِ َ َ ُ َ ِ ِ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ْ َِ ‫وإذقال لقمان لبنه وهو يعظه يابني لتشرك‬ ٌ ِ َ ٌ ُْ َ َ ْ ّ ّ ِ ِ ِ ‫بال إن الشرك لظلم عظيم‬ “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya. akan lahir kepewrcayaan orang tua pada anak. meminta ampun bagi keduanya. Sebaliknya anak-anak yang tidak dibekali nilai dari rumah. apakah masih bisa saya berbuat baik kepada kedua ibu bapakku sedangkan mereka telah meninggal dunia?” Rasulullah menjawab: Ya (yaitu dengan jelas) mendoakan keduannya. Oleh karena itu kasih sayang harus menjadi muatan utama dalam komunikasi semua pihak dalam keluarga. meneruskan silaturahmi dengan sahabat-sahabat sewaktu mereka hidup.berusaha. Komunikasi dalam keluarga diungkapkan dalam bentuk perhatian baik melalui kata-kata. maupun perilaku. Dengan demikian rumah bukan hanya menjadi tempat menginap (house).

Allah menyediakan bumi yang subur ini untuk disikapi oleh manusia dengan kerja keras mengelola dan memeliharanya sehingga melahirkan nilai tambah yang tinggi sebagaimana firman-Nya: .” (Al-Anbiyaa’..” (Luqman.5. Akhlak Kepada Lingkungan Hidup Misi agama Islam adalah mengembangkan rahmat bukan hanya kepada manusia tetapi juga kepada alam dan lingkungan hidup. mengelola. A.” (Hud.‫.mempersekutukan Allah.هو أنشأكم من الرض واستعمركم فيها‬ َ ِ ْ ُ َ َ ْ َ ْ َ ِ ْ َ ْ َ ّ ُ ََ َ َ ُ “…Dia menciptakan kalian dari bumi dan menjadikan kalian sebagai pemakmurannya.. Apabila keyakinan terhadap Allah ini telah tertanam dalam diri anak sejak dari rumah. Berakhlak kepada lingkungan hidup adalah menjalin dan mengembangkan hubungan yang harmonis dengan alam sekitarnya. yaitu keyakinan tentang eksistensi tentang eksistensi Allah. 31 : 13) Nilai esesiensi yang dididikkan kepada anak didalam keluarga adalah aqidah. 11:61) Kekayaan alam yang berlimpah disediakan Allah untuk disikapi dengan cara mengambil dan memberi manfaat dari dan kepada alam serta melarang segaola bentuk perbuatan yang meneruskan alam. sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar. maka kemana pun ia pergi dan apa pun yang dilakukannya akan hati-hati dan waspada karena selalu merasa diawasi oleh Allah. yaitu sebagai wakil Allah yang bertugas memakmurkan.. dan melestarikan alam. sebagai mana firman Allah : َ ِ َ َ ْ ّ ً َ ْ َ ‫َ َ َ ْ َ ْ َ َ ِل‬ ‫ومآ أرسلناك إ ّرحمة للعالمين‬ “Tidaklah kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. 21 :107) Misi tersebut tidak terlepas dari tujuan diangkatnya manusi sebagai khalifah dimuka bumi...Memakmurkan alam adalah mengelola sumber daya sehingga dapat memberi manfaat bagi kesejahteraan manusia tanpa merugikan alam itu sendiri.. Firman Allah : .

” (Al-Qasas. (Ar-Ruum. mendatangkan kerusakan alam yang parah yang tidak bisa direhabilitasi dalam waktu puluhan bahkan ratusan tahun. PENGARUH AKHLAK DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Akhlak merupakan garis pemisah antara yang berakhlak dengan orang yang tidak berakhlak. Inilah persoalan yang dihadapi oleh manusia pada abad ini.dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan jangalah kamu berbuat kerusakan dimuka bumi.‫وأحسن كمآأحسن ال إليك و َتبغ الفساد في‬ ِ َ َ َ ْ ِ ْ َ ‫ََ ْ ِ َ َ َ ْ َ َ ُ َِ ْ َ َل‬ َ ِ ِ ْ ُ ْ ّ ِ ُ‫ْ َ ْ ِ ِ ّ َ ل‬ ‫الرض إن ال َيحب المفسدين‬ “…. Akibat akhlak yang buruk terhadap lingkungan dapat disaksikan dengan jelas bagaimana hutan yang menghancurkan hutan dan habitat hewan-hewannya. apabila tidak diatasi akan dapat menghancurkan lingkungan sekaligus mendatangkan malapetaka yang hebat bagi manusia itu sendiri. Akhlak juga merupakan roh Islam yang mana agama tanpa akhlak samalah seperti jasad yang tidak bernyawa. supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka. Firman Allah: ‫ظهر الفساد في البر والبحر بما كسبت أيدي‬ ِ ْ َ ْ ََ َ َ ِ ِ ْ َْ َ ّ َْ ِ ُ َ َ ْ َ َ َ َ ُ ِ ْ َ ْ ُ َّ َ ُِ َ ِ ّ َ ْ َ ُ َ ِ ُ ِ ِ ّ ‫الناس ليذيقهم بعض الذي عملوا لعلهم يرجعون‬ “Telah tampak kerusakan didaratan dan di lautan disebabkan karena perbuatan tangan manusia. sebaliknya alam yang dibiarkan merana atau hanya diambil manfaatnya akan mendatangkan malapetaka bagi manusia. sombong.. agar mereka kembali (kejalan yang benar)”. Oleh itu salah satu misi yang dibawa oleh Rasulullah saw ialah membina kembali akhlak manusia yang telah runtuh sejak zaman para nabi yang terdahulu ekoran penyembahan berhala oleh pengikutnya yang . dan angkuh.p bentuk akhlak terhadap lingkungan yang buruk dan sangat tidak terpuji. Eksploitasi kekayaan laut yang tanpa memperhitungkan kelestarian ekologi laut melahirkan kerusakan hebat habitat hewan laut. A. 30:41) kerusakan alam dan ekosistem di lautan dan daratan terjadi akibat manusia tidak sadar. 28:77) Alam dan lingkungan yang terkelola dengan baik dapat memberi manfaat yang berlifat-lifat. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. Semua itu karena semata-mata mengejar keuntungan ekonomis yang bersifat sementara. egois. rakus.6.

Hakikat kenyataan di atas dijelaskan dalam kisah-kisah sejarah dan tamadun manusia melalui al-Quran seperti kisah kaum Lut. Akhlak amat penting kerana merupakan asas yang dilakukan oleh Rasulullah saw ketika memulakan pembentukan masyarakat Islam. suka memulau kaum yang rendah martabatnya dan sebagainya. Dengan itu mereka sebenarnya tidak berakhlak dan tidak ada bezanya dengan manusia yang tidak beragama. Sheikh Mohamad Abu Zahrah dalam kitabnya Tanzim al-Islam Li al-Mujtama' menyatakan bahawa budi pekerti atau moral yang mulia adalah satu-satunya asas yang paling kuat untuk melahirkan . Ketiadaan akhlak yang baik pada diri individu atau masyarakat akan menyebabkan berlaku pelbagai krisis dalaman dan luaran seperti krisis nilai diri. kaum nabi Ibrahim." Kekalnya sesuatu ummah juga kerana kukuhnya akhlak dan begitulah juga runtuhnya sesuatu ummah itu kerana lemahnya akhlaknya. Umpamanya seseorang itu melakukan maksiat. Akhlak juga merupakan nilai yang menjamin keselamatan daripada api neraka.telah menyeleweng. begitu juga dengan membentuk masyarakat mesti dimulakan dengan pembinaan asasnya terlebih dahulu. Islam menganggap mereka yang tidak berakhlak tempatnya dia dalam neraka. asasnya disiapkan terlebih dahulu. Presiden Perancis ketika memerintah Perancis dulu pernah berkata : "Kekalahan Perancis di tangan tentera Jerman disebabkan tenteranya runtuh moral dan akhlak. Ummah yang berakhlak tinggi dan sentiasa berada di bawah keredhaan dan perlindungan Allah ialah ummah yang seperti di Madinah pada zaman Rasulullah saw. Jika sejak kecil kita didedahkan dengan akhlak yang mulia. maka secara tidak langsung ia akan mempengaruhi tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari hinggalah seterusnya. membunuh. menderhaka kepada ibu bapa. Malahan akhlak merupakan perhiasan diri bagi seseorang sebagaimana aqidah merupakan tunjang agama." Pencerminan diri seseorang sering digambarkan melalui tingkah laku atau akhlak yang ditunjukkan. Dalam hal ini Rasulullah saw bersabda yang bermaksud : "Orang yang sempurna imannya ialah mereka yang paling baik akhlaknya. melakukan kezaliman dan sebagainya. masyarakat belia yang mundur dan boleh membawa kepada kehancuran sesebuah negara. syariat merupakan cabang dan rantingnya manakala akhlak adalah yang mewarnai seperti bunga-bungaan yang menyerikan hiasan pokok tersebut. akhlak juga merupakan ciri-ciri kelebihan di antara manusia kerana ianya lambang kesempurnaan iman. Samud. Akhlak tidak dapat dibeli atau dinilai dengan wang ringgit Ia wujud di dalam diri seseorang hasil daripada didikan kedua ibu bapa atau penjaga serta pengaruh dari masyarakat sekeliling mereka. Proses pembentukan sebuah masyarakat adalah sama seperti membina sebuah bangunan. keruntuhan rumahtangga. ketinggian taqwa dan kealiman seseorang manusia yang berakal. membuang anak. sudah pasti Allah akan menolak mereka daripada menjadi ahli syurga. Jika kukuh asas yang dibina maka tegaklah masyarakat itu. Selain itu. Bani Israel dan lain-lain. Kalau dalam pembinaan bangunan. Jika lemah maka robohlah apa-apa sahaja yang dibina di atasnya. menindas. melakukan kezaliman sesuka hati. Hal ini juga berlaku pada zaman jahiliyyah yang mana akhlak manusia telah runtuh berpunca daripada mewarisi perangai umat yang terdahulu dengan tradisi meminum arak.

S. dan memenuhi kewajiban. teguh melawan kejahatan. B. cinta kepada kebaikan dan benci kepada kejahatan. Taqwa juga berarti takut. dan menjauhi. kata “taqwa” berarti menjalankan apa yang diperintahankan oleh Allah dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya. hati-hati. Takwa yang telah menjadi perbendaharaan bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab taqwa. memerhatiakn. merumuskan makna takwa dengan mempergunakan memelihara sebagai titik tolak. dan takut kepada Tuhan. kesalihan.Allah swt berfirman: (Q.wiqayatan artinya antara lain: terlindung atau menjaga diri dari sesuatu yang berbahaya.Ali Imran [3]:102) Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim. waspada. dalam bukunya Keterangan Filsafat tentang Tauhid. Kata taqwa memiliki kata dasar waqa yang berarti menjaga. cendekiawan muslim Indonesia almarhum Haji Agus Salim. Orang yang takwa adalah orang yang menjaga (membentengi) diri dari kejahatan. Salim. Takdir dan Tawakkal.yaqi. perilaku baik. takwa adalah sikap mental seseorang yang selalu ingat dan waspada terhadap sesuatu dalam rangka memelihara dirinya dari noda dan dosa. Akar katanya adalah waqa. Para penerjemah Al-Qur’an mengartikan “taqwa” sebagai kepatuhan.1. bertanggung jawab mengenai sikap. TAQWA B. Dari berbagai makna yang dikandung perkataan takwa itu. Pengertian Taqwa dan Ruang Lingkup Nya Secara etimologis . tidak melanggar larangan-Nya. Adapun secara terminologis. takut terjerumus ke dalam perbuatan dosa.A. memelihara diri agar tidak melakukan perbuatan yang tidak diridai Allah. pantang berbuat salah dan . orang yang bertakwa adalah orang yang takut kepada Allah berdasarkan kesadaran: mengerjakan suruhan-Nya. Menurut penelitian al-Muqaddasi (Beirut.manusia yang berhati bersih. kata “taqwa” berasal dari bahasa arab taqwa. melindungi. Karena itu. Menurut H. selalu berusaha melakukan perbuatan yang baik dan benar. 1323) di dalam alQur’an terdapat 256 kata takwa pada 251 ayat dalam berbagai hubungan dan variasi makna. amanah dalam tugas. tingkah laku dan perbuatannya. ikhlas dalam hidup. kelurusan.

orang-orang miskin. anak-anak yatim. Pentingnya kedudukan takwa itu antara lain dapat dilihat dalam catatan berikut. takwa sebagai dasar persamaan hak antara pria dan wanita (suami dan isteri) dalam keluarga. B. mengurus. Bersabar menerima cobaan Allah dalam makna tabah. 4. 3. sangat penting dalam agama Islam dan kehidupan manusia.2. "Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebajikan. Rasulullah menasihati al-Gifari. Hubungan Manusia Dengan Allah Hubungan manusia dengan Allah. merupakan prima causa hubungan-hubungan yang lain.” Dalam surat lain." Dari pokok-pokok kebajikan (perbuatan baik yang mendatangkan keselamatan. dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan. 5. Beribadah kepada-Nya dengan jalan melaksanakan shalat lima kali sehari semalam. Allah mengatakan bahwa. makna taqwa terhimpun dalam pokok-pokok kebajikan. malaikat-malaikat. memanfaatkan semua pemberian Allah kepada mansuia. Kedudukan Taqwa Kedudukan takwa. mendirikan shalat. Tuhan Yang Maha Esa sebagai dimensi takwa pertama. B. Dari nasihat Rasulullah itu dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa takwa adalah pokok (pangkal) segala pekerjaan muslim. tidak putus asa ketika mendapat musibah atau menerima bencana. kitab-kitab.4:1) dalam surat al-Baqarah (2) ayat 177. jelas dimensi keimanan dan ketakwaan. 1976: 46). pada suatu hari. Kedua dimensi itu secara konsisten disebutkan di dalam berbagai ayat yang bertebaran dalam al-Quran. karena pria dan wanita diciptakan dari Jenis yang sama (QS. takwa juga adalah ukuran. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang memintaminta. 2:177 yang terjemahan (artinya) lebih kurang sebagai berikut. dari orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji. Disebutkan di sebuah hadis bahwa Abu zar al-Gifari. Memohon ampun atas segala dosa dan tobat dalam makna sadar untuk tidak lagi melakukan segala perbuatan jahat atau tercela. itu beriringan (bergandengan) satu dengan yang lain. hari kemudian. Beriman kepada Allah. dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintai kepada kerabat. Mensyukuri nikmat-Nya dengan jalan menerima.3. Di dalam surat al Hujurat (49) ayat 13. keberuntungan dan sebagainya) yang disebut dalam ayat 177 surat alBaqarah tersebut di atas. akan tetapi sesungguhnya kebajikan (cetak miring dari saya MDA) ialah beriman kepada Allah. "(Manusia) yang paling mulia di sisi Allah adalah (orang) yang paling takwa. menurut ajaran Ketuhanan Yang Maha Esa seperti telah disinggung pada awal kajian ini. karena takwa adalah pokok segala pekerjaan muslim. "Supaya ia takwa kepada Allah. Ketakwaan atau pemeliharaan hubungan dengan Allah dapat dilakukan antara lain sebagai contoh : 1. dan (memerdekakan) hamba sahaya. .melakukan kejahatan terhadap orang lain. Selain sebagai pokok. karena itu. sendiri dan lingkungannya (Gazalba. 2. meminta nasihat kepada Rasulullah. penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya). Ini dapat dibaca dalam QS. dan menunaikan zakat.

2.” demikian makna firman Tuhan dalam al-Qur’an surat az-Dzariyat (51) ayat 56. “Tidak kuciptakan jin dan manusia. ikhlas. dan mengembangkan semua sikap yang terkandung dalam akhlak aau budi pekerti yang baik. Kewajiban kepada masyarakat Kewajiban ini merupakan dimensi ketiga pelaksanaan takwa. suka memaafkan kesalahan orang lain. Diantaranya : sabar. B. Kewajajiban terhadap negara 4. B. Tanggung jawab kepada hati nurani sendiri 3. pemaaf. Tanggung jawab kepada manusia lain 4. Kewajiban terhadap masyarakat luas d. Misalnya : kewajiban shalat. 2. tanggung jawab untuk memelihara lingkungan Takwa dalam makna memenuhi kewajiban perintah Allah yang menajdi kewajiban manusia takwa untuk melaksanakannya pada pokoknya adalah : 1. menepati janji. Kewajiban terhadap keluarga b. Kewajiban kepada diri sendiri Kepajiban kepada diri sendiri adalah fardu ‘ain bagi setiap muslim dan muslimat untuk melakukannya. Tanggung jawab kepada Allah. memegang amanah.B. untuk memenuhi tujuan hidup dan kehidupannya di dunia ini yakni mengabdi kepada Ilahi. dan menegakkan keadilan dan berlaku adil terhadap diri sendiri dan orang lain. mawas diri. adil. yang disebutkan Tuhan dalam berbagai ayat al-Qur’an. antara lain dengan : tolong menolong. berani. Hubungan Manusia Dengan Lingkungan Hidup Konsekuensi dari empat pemeliharaan hubungan dalam rangka ketakwaan tersebut adalah bahwa manusia harus selalu menumbuhkan dan mengembangkan dalam dirinya empat T yakni empat (kesadaran) tanggung jawab yaitu : 1. kecuali untuk mengabdi kepadaKu. Kewajiban terhadap tetangga c. kewajiban zakat. kewajiban menunaikan ibadah haji bagi yang mampu.6.5. Hubungan Manusia Dengan Manusia Hubungan manusia dengan manusia dalam masyarakat dapat dipelihara. 3. Hubungan Manusia Dengan Diri Sendiri Hubungan manusia dengan diri sendiri sebagai dimensi takwa yang kedua dapat dipelihara dengan jalan menghayati benar patokan-patokan akhlak. Kewajiban ini mulai dari : a.4. Kewajiban kepada Allah Kewajiban ini harus ditunikan manusia. bantu membantu. lapang dada. Kewajiban terhadap lingkungan hidup .

Baik dan buruknya akhlak kepada sesama tergantung dari orang menjalani hidup.Oleh karena itu wajib bagi setiap kaum muslimin agar budi pekertinya. menepati janji. Pengertian akhalak adalah : “Kehendak jiwa manusia yang menimbulkan perbuatan dengan mudah karena kebiasaan. dan menegakkan keadilan dan berlaku adil terhadap diri sendiri dan orang lain. yang tidak mensyukuri kurnia Ilahi. maka kebenaran pedoman dan tuntunan untuk mengetahui segala perbuatan yang buruk sangatlah diperlukan. suka memaafkan kesalahan orang lain.apakah membentuk karakternya dengan akal atau dengan hati karena keduanya adalah sumber.Jadi kesimpulan akhlak antar sesama yaitu sangat dianjurkan selama apa yang dilakukan punya nilai ibadah . antara lain dengan : tolong menolong. . BAB III KESIMPULAN Setelah menelaah dan memahami akhlak kepada sesama sebagai kesimpulannya adalah sesungguhnya dalam kehidupan. sepertri yang terjadi di Afrika.Baik kepada dirinya. Masalahnya adalah dari mana manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk? Tentu jawabannya adalah Al-Quran dan Sunah.keluarga. bantu membantu.kita tidak terlepas dari apa yang sudak ada dalam diri kita sebagai manusia termasuk salah satunya adalah akhlak. Karena itulah.dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya. Dari kedua sumber itulah manusia dapat mengetahui berbagai pedoman dan tuntunan mengenai perbuatan-perbuatan yang baik dan perbuatan-perbuatan yang buruk.Kewajiban terhadap lingkungan hidup dapat disimpulkan dari pernyataan Tuhan dalam al-Qur’an yang menggambarkan kerusakan yang telah terjadi di daratan dan dilautan. Hubungan manusia dengan manusia dalam masyarakat dapat dipelihara. karena (ulah) tangan manusia. Akhlakul karimah (Akhlak terpuji) adalah suatu aturan atau norma yang mengatur hubungan antar sesama manusia dengan tuhan dan alam semesta. manusia wajib memelihara kelestarian lingkungan. Dengan demikian orang yang berakal dan beriman wajib untuk mengerahkan segala kemampuannya untuk meluruskan akhlaknya dan berperilaku dengan perilaku yang dicintai Allah SWT. Untuk mencegah derita yang dirasakan oleh manusia. tanpa memerlukan pertimbangan pikiran terlebih dahulu”.Serta melaksanakan maksud dan tujuan dari terutusnya baginda Rasullulah SAW yang bersabda: “Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan Akhlak” Dari penjelasan ini menunjukkan bahwa: kesempurnaan akhlak yang hanya untuk itu Rasullulah diutus.Karena akhlak adalah salah satu predikat tang disandang oleh manusia akhlak akan berjalan setelah manusia itu sendiri berada dalam alam social.merupakan ukuran baik dan tidaknya seseorang baik di dunia ini atau di akhirat nanti. lapang dada.

Bersabar menerima cobaan Allah dalam makna tabah. tidak putus asa ketika mendapat musibah atau menerima bencana. pemaaf. antara lain dengan : tolong menolong. Mensyukuri nikmat-Nya dengan jalan menerima. Ketakwaan atau pemeliharaan hubungan dengan Allah dapat dilakukan antara lain sebagai contoh : 1.wiqayatan artinya antara lain: terlindung atau menjaga diri dari sesuatu yang berbahaya. dan dapat diketahui cara-cara menjauhinya. menepati janji. suka memaafkan kesalahan orang lain. dan memenuhi kewajiban. . Hubungan manusia dengan manusia dalam masyarakat dapat dipelihara. mawas diri. memegang amanah. 2. Tanggung jawab kepada manusia lain 4. Hubungan manusia dengan diri sendiri sebagai dimensi takwa yang kedua dapat dipelihara dengan jalan menghayati benar patokan-patokan akhlak. Memohon ampun atas segala dosa dan tobat dalam makna sadar untuk tidak lagi melakukan segala perbuatan jahat atau tercela. tanggung jawab untuk memelihara lingkungan 4. adil. yang disebutkan Tuhan dalam berbagai ayat al-Qur’an. Akar katanya adalah waqa. ikhlas.Akhlak Al-mazmumah (akhlak yang tercela) adalah sebagai lawan atau kebalikan dari akhlak yang baik seagaimana tersebut di atas. dan mengembangkan semua sikap yang terkandung dalam akhlak aau budi pekerti yang baik. mengurus. 2. Beriman kepada Allah. bertanggung jawab mengenai sikap. memanfaatkan semua pemberian Allah kepada mansuia. Orang yang takwa adalah orang yang menjaga (membentengi) diri dari kejahatan.yaqi. Dalam ajaran Islam tetap membicarakan secara terperinci dengan tujuan agar dapat dipahami dengan benar. berani. memelihara diri agar tidak melakukan perbuatan yang tidak diridai Allah. bantu membantu. tingkah laku dan perbuatannya. Tanggung jawab kepada Allah. Konsekuensi dari empat pemeliharaan hubungan dalam rangka ketakwaan tersebut adalah bahwa manusia harus selalu menumbuhkan dan mengembangkan dalam dirinya empat T yakni empat (kesadaran) tanggung jawab yaitu : 1. lapang dada. 5. 3. Tanggung jawab kepada hati nurani sendiri 3. Beribadah kepada-Nya dengan jalan melaksanakan shalat lima kali sehari semalam. dan menegakkan keadilan dan berlaku adil terhadap diri sendiri dan orang lain. Taqwa juga berarti takut. Diantaranya : sabar.

Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Mufid AR. Mochtar. Pendidikan Agama Islam SMA Kelas X. Jakarta : CV Toha Putra Semarang. Akidah Akhlak. 2006. 1975. 2008.BAB IV DAFTAR PUSTAKA Al-Qur’an dan Terjemah. MGMP. Yakub U.A Drs. Mustafa. Amin. 2008. . Ahmad. Hasanuddin H.H. 1999. Msi Pendiidkan Agama Islam. 2008. Bandung: CV Pustaka Setia. 2006.M Drs. Jakarta: Bulan Bintang. Ahmad. Anwar. Etika (Ilmu Akhlak). Aqidah Akhlak. Bandung Rosda Karya. dkk. Drs. PAI Kab Kuningan. Departemen Agama Republik Indonesia. Yogyakarta : Insan Madani. Rosihan.Muhammad Idris DM. Tanya Jawab Aqidah Islamiah. Hakikat Islam Sebuah Pengantar Meraih Islam Kaffah. Bandung: Pustaka Setia. Husein. 1989. Akhlak Tasawuf.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->