P. 1
Dampak masuknya budaya asing ke indonesia

Dampak masuknya budaya asing ke indonesia

|Views: 939|Likes:
Published by Popi Akina
dalam masuknya budaya asing terdapat berbagai dampak, mulai dari dampak positif maupun negative. melalui ringkasan singkat ini kami mencoba menjabarkan hal-hal yang dianggap perlu.
dalam masuknya budaya asing terdapat berbagai dampak, mulai dari dampak positif maupun negative. melalui ringkasan singkat ini kami mencoba menjabarkan hal-hal yang dianggap perlu.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Popi Akina on Dec 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2014

pdf

text

original

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF MASUKNYA BUDAYA ASING KE INDONESIA

 Globalisasi

adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal

batas wilayah.
 Globalisasi

pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian

ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia. (Menurut Edison A. Jamli dkk.Kewarganegaraan.2005) Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang.internet.public jurnal.september 2005). Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.
 Pengaruh

positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme

1. Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.

meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Dari globalisasi aspek ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. terbukanya pasar internasional.2. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin.dll.nilai nasionalisme 1. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang 2. Coca Cola. 4. Dari aspek globalisasi ekonomi. 3. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. 5. Pizza Hut.  Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai.) membanjiri di Indonesia. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. . Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. 3.

Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka seharihari. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Hal ini ditunjukkan dengan gejala. ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Tetapi jika tidak. Karena globalisasi menganut . Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional.pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia.remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan.hari anak muda sekarang. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa. kita akan mendapat kerugian. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis.  Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Dan sekarang ini. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas. Dilihat dari sikap. Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna.jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita.Pengaruh.gejala yang muncul dalam kehidupan sehari. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone. Dari cara berpakaian banyak remaja. Misal untuk membuka situs-situs porno. banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa. Bukan hanya internet saja.

langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa.adilnya. . Dengan adanya langkah. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa.  Antisipasi Pengaruh Negatif Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme Langkah. sosial budaya bangsa. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat. 5. Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan. 2. 4. mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme? Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. ekonomi. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik.nilai Pancasila dengan sebaik.kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme. Menanamkan dan mengamalkan nilai. menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenarbenarnya dan seadil. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa. Mewujudkan supremasi hukum. misal semangat mencintai produk dalam negeri. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik. ideologi. timbul tindakan anarkis antara golongan muda. 3.langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai.baiknya.baiknya.nilai nasionalisme antara lain yaitu : 1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh.

tidak adanya rasa kepedulian terhadap orang lain.dapat mempelajari kebiasaan.terjadinya akulturasi budaya yg mungkin bisa menciptakan kebudayaan baru yg unik. pola pikir dan perilaku bangsa2 yg maju sehingga mampu mendorong kita untuk lebih baik lagi dan maju seperti mereka. DAMPAK NEGATIF MASUKNYA BUDAYA ASING . .menumbuhkan sifat dan sikap individualisme.DAMPAK POSIF MASUKNYA BUDAYA ASING .masuknya budaya asing yg lebih mudah diserap dan ditiru oleh masyarakat baik tua maupun muda. .mudah terpengaruh oleh hal yg berbau barat. .adanya kemudahan untuk memperlihatkan dan memperkenalkan kebudayaan negeri kita sendiri ke luar negeri . Generasi muda lupa akan identitasnya sebagai bangsa Indonesia karena perilakunya banyak meniru budaya barat.adanya globalisasi bisa memungkinkan hilangnya suatu kebudayaan karena adanya percampuran antara kebudayaan lokal dgn kebudayaan dr luar. . dan parahnya yg ditiru biasanya yg jelek2. bisa juga karna memang tidak ada generasi penerus yg melestarikan budaya tsb. Padahal bangsa indonesia dulu terkenal dengan gotong royong. Meniru perilaku yg buruk .

moral. Kalian akan dapat melihat perubahan itu setelah membandingkan keadaan pada beberapa waktu lalu dengan keadaan sekarang. bahasa. melalui cara cara tertentu membuat Dampak Positif dan Dampak Negatif nya sendiri Bagi Bangsa Indonesia. kebudayaan merupakan kompleks yang mencakup pengetahuan. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian. Ruang lingkup perubahan kebudayaan lebih luas dibandingkan perubahan sosial. kepercayaan. seperti peralatan dan perlengkapan hidup. meskipun sebenarnya kita semua memahami bahwa kesenian hanyalah sebagian dari kebudayaan. mata pencaharian. Namun demikian dalam prakteknya di lapangan kedua jenis perubahan perubahan tersebut sangat sulit untuk dipisahkan (Soekanto. maka perubahan kebudayaan dalah segala perubahan yang mencakup unsur-unsur tersebut. yang timbul karena interaksi yang bersifat komunikatif seperti menyampaikan buah pikiran secara simbolik dan bukan warisan karena keturunan (Davis. kesenian. hukum adat istiadat dan setiap kemampuan serta kebiasaan manusia sebagai warga masyarakat. Perubahan dalam masyarakat tersebut wajar. Kebudayaan mencakup segenap cara berfikir dan bertingkah laku. kesenian. Pakem-pakem seni (lokal dan nasional) perlu tetap dilanggengkan. sentuhan-sentuhan nilai-nilai dan nafas baru. mengemukakan bahwa perubahan sosial dan perubahan kebudayaan mempunyai aspek yang sama yaitu keduanya bersangkut paut dengan suatu cara penerimaan cara-cara baru atau suatu perbaikan dalam cara suatu masyarakat memenuhi kebutuhannya. Terutama dalam Bidang Kebudayaan.Pendahuluan Perubahan dirasakan oleh hampir semua manusia dalam masyarakat. 1990). Masyarakat adalah sistem hubungan dalam arti hubungan antar organisasi dan bukan hubungan antar sel. untuk meningkatkan ketahanan budaya bangsa. maka Pembangunan Nasional perlu bertitik-tolak dari upaya-upaya pengembangan kesenian yang mampu melahirkan “nilai-tambah kultural”. sistem pengetahuan. bahkan menjadi wujud dan ekspresi yang menonjol dari nilai-nilai budaya. rekoreografi. Oleh karena itu. Apabila diambil definisi kebudayaan menurut Taylor dalam Soekanto (1990). . revitalisasi. Melalui dekomposisi dan rekonstruksi. 1960). Akan tetapi perubahan tersebut tidak mempengaruhi organisasi sosial masyarakatnya. Karena semakin terkikisnya nilai – nilai Budaya kita oleh pengaruh budaya Asing yang masuk ke Negara kita. renovasi. teknologi. Hal ini tentulah karena kesenian memiliki bobot besar dalam kebudayaan. Soemardjan (1982). filsafat dan lainnya. kesenian sarat dengan kandungan nilai-nilai budaya. ilmu pengetahuan. yang meliputi kesenian. Latar belakang Pertama-tama perlu saya kemukakan bahwa masih banyak di antara masyarakat awam kita yang mengartikan “kebudayaan” sebagai “kesenian”. refungsionalisasi. disertai improvisasi dengan aneka hiasan. sistem kemasyarakatan. Dan di tengah Maraknya arus Globalisasi yang masuk ke Indonesia. Pendapat tersebut dikembalikan pada pengertian masyarakat dan kebudayaan. Perubahan itu dapat terjadi di berbagai aspek kehidupan. Perubahan kebudayaan bertitik tolak dan timbul dari organisasi sosial. serta religi/keyakinan. karena berakar dalam budaya masyarakat. mengingat manusia memiliki kebutuhan yang tidak terbatas. Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan budaya.

Budaya lokal Indonesia sangat membanggakan karena memiliki keanekaragaman yang sangat bervariasi serta memiliki keunikan tersendiri.Masyarakat sekarang lebih memilih makanan-makanan yang berasal dari luar seperti KFC.Masyarakat menganggap makananmakanan tersebut higinis.Berikut beberapa hal yang dapat kita simak dalam rangka melestarikan budaya. budaya lokal harus terus dijaga keaslian maupun kepemilikannya agar tidak dapat diakui oleh negara lain. Seiring berkembangnya zaman. misalnya masuknya budaya asing.Akan tetapi akaibat masuknya budaya luar mengakibatkan budaya tersebut berubah. Dan juga supaya budaya asli negara kita tidak diklaim oleg negara lain. ataupun adat istiadat yang dianut.modern. menjaga. Dimasa sekarang ini banyak sekali budaya-budaya kita yang mulai menghilang sedikit demi sedikit. Namun pada kenyataannya budaya asing mulai mendominasi sehingga budaya lokal mulai dilupakan.Hal ini mengakibatkan makin langkanya berbagai jenis makanan tradisional. Banyak faktor yang menyebabkan budaya lokal dilupakan dimasa sekarang ini. Pembahasan masalah Kebudayaan lokal Indonesia yang sangat beranekaragam menjadi suatu kebanggaan sekaligus tantangan untuk mempertahankan serta mewarisi kepada generasi selanjutnya. alat musik.akan mengundang apresiasi dan menumbuhkan sikap posesif terhadap pembaharuan dan pengayaan karya-karya seni. Tiap daerah memiliki ciri khas budayanya. . Sebagai identitas bangsa. Akibatnya.steak. tarian. Faktor lain yang menjadi masalah adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peranan budaya lokal.Tanpa kita sadari makanan-makanan tersebut juga telah menjadi menu keseharian dalam kehidupan kita.Sekarang berpakaian yang menbuka aurat serasa sudah menjadi kebiasaan yang sudah melekat erat didalam masyarakat kita. Masuknya budaya asing ke suatu negara sebenarnya merupakan hal yang wajar. 1. Budaya lokal yang dimiliki Indonesia berbeda-beda pada setiap daerah.dan lain-lain. seperti rumah adat. Semua itu dapat dijadikan kekuatan untuk dapat memperkokoh ketahanan budaya bangsa dimata Internasional. Di sinilah awal dari kesenian menjadi kekayaan budaya dan “modal sosial-kultural” masyarakat. Walaupun demikian. serta mewarisi budaya lokal dengan sebaik-baiknya agar dapat memperkokoh budaya bangsa yang akan megharumkan nama Indonesia.Dulunya dalam budaya kita sangatlah mementingkan tata cara berpakaian yang sopan dan tertutup. Tugas utama yang harus dibenahi adalah bagaimana mempertahankan. masyarakat lebih memilih kebudayaan baru yang mungkin dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal.Sebagai contoh budaya dalam tata cara berpakaian. pakaian adat. Kekuatan  Keanekaragaman budaya lokal yang ada di Indonesia Indonesia memiliki keanekaragaman budaya lokal yang dapatdijadikan sebagai ke aset yang tidak dapat disamakan dengan budaya lokal negara lain. tidak menutup kemungkinan budaya asing masuk asalkan sesuai dengan kepribadian negara karena suatu negara juga membutuhkan input-input dari negara lain yang akan berpengaruh terhadap perkembangan di negranya. asalkan budaya tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa. Budaya lokal adalah identitas bangsa.Bila hai ini terus terjadi maka tak dapat dihindarkan bahwa anak cucu kita kelak tidak tahu akan jenis-jenis makanan tradisional yang berasal dari daerah asal mereka.Hal ini sangatlah berkaitan erat dngan masuknya budaya-budaya ke dalam budaya kita. melestarikan.burger.dan praktis. menimbulkan perubahan pola hidup masyakat yang lebih modern.Sebagai contoh lain jenis-jenis makanan yang kita konsumsi juga mulai terpengaruh budaya luar.

Minimnya komunikasi budaya ini sering menimbulkan perselisihan antarsuku yang akan berdampak turunnya ketahanan budaya bangsa. Kekhasan budaya lokal ini sering kali menarik pandangan negara lain. kita dapat mengetahui pentingnya budaya lokal dalam membangun budaya bangsa serta bagaiman cara mengadaptasi budaya lokal di tengan perkembangan zaman.  Kemajuan pariwisata Budaya lokal Indonesia sering kali menarik perhatian para turis mancanegara. ataupun adat istiadat yang dianut.  Multikuturalisme Dalam artikelnya. Masyarakat lebih memilih budaya asing yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman. Budaya lokal juga dapat di sesuaikan dengan perkembangan zaman. harus ditanamkan sejak dini. 4. Namun sekarang ini banyak yang sudah tidak menganggap penting mempelajari budaya lokal. Hal ini bukan berarti budaya lokal tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Tantangan .  Kurangnya pembelajaran budaya Pembelajaran tentang budaya. Akan tetapi hal ini juga harus diwaspadai karena banyaknya aksi pembajakan budaya yang mungkin terjadi. Misalnya rumah adat. juga dapat memperkokoh persatuan. memperkokoh rasa persatuan Usaha masyarakat dalam mempertahankan budaya lokal agar dapat memperkokoh budaya bangsa. alat musik. Terbukti banyaknya turis asing yang mencoba mempelajari budaya Indonesia seperti belajar tarian khas suat daerah atau mencari barang-barang kerajinan untuk dijadikan buah tangan. 3. Dua pilar yang mendukung pemahaman ini adalah pendidikan budaya dan komunikasi antar budaya. tetapi banyak budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Kelemahan  Kurangnya kesadaran masyarakat Kesadaran masyarakat untuk menjaga budaya lokal sekarang ini masih terbilang minim. Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning. 2. Ini membuktikan bahwa budaya bangsa Indonesia memiliki cirri khas yang unik. budaya lokal harus tetap dijaga serta diwarisi dengan baik agar budaya bangsa tetap kokoh. Padahal melalui pembelajaran budaya. Kekhasan budaya Indonesia Kekhasan budaya lokal yang dimiliki setiap daerah di Indonesia memliki kekuatan tersediri. pakaian adat. Karena adanya saling menghormati antara budaya lokal sehingga dapat bersatu menjadi budaya bangsa yang kokoh.  Kebudayaan Lokal menjadi sumber ketahanan budaya bangsa Kesatuan budaya lokal yang dimiliki Indonesia merupakan budaya bangsa yang mewakili identitas negara Indonesia. tarian. asalkan masih tidak meningalkan cirri khas dari budaya tersebut.  Kuatnya budaya bangsa. mengatakan bahwa multikulturalisme meberikan peluang bagi kebangkitan etnik dan kudaya lokal Indonesia. Riau. Peluang  Indonesia dipandang dunia Internasional karena kekuatan budayanya Apabila budaya lokal dapat di jaga dengan baik. Indonesia akan di pandang sebagai negara yang dapat mempertahankan identitasnya di mata Internasioanal. Ini dapat dijadikan objek wisata yang akan menghasilkan devisa bagi negara. Dr Junaidi SS MHum. Untuk itu.  Minimnya komunikasi budaya Kemampuan untuk berkomunikasi sangat penting agar tidak terjadi salah pahaman tentang budaya yang dianut.

makna globalisasi itu sudah sedemikian terasa. Misalnya. bahkan secara kreatif terus berkembang tanpa harus tertindas proses modernisasi. maka kesenian kita pun mulai bergeser ke arah kesenian yang berdimensi komersial. dan dvd yang berasal dari manca negara pun makin marak kehadirannya di tengah-tengah kita. Di saat yang lain dengan teknologi informasi yang semakin canggih seperti saat ini. Peristiwa transkultural seperti itu mau tidak mau akan berpengaruh terhadap keberadaan kesenian kita. Fakta yang demikian memberikan bukti tentang betapa negara-negara penguasa teknologi mutakhir telah berhasil memegang kendali dalam globalisasi budaya khususnya di negara ke tiga. dari nilai-nilai yang bersifat homogen menuju pluralisme nilai dan norma social merupakan salh satu dampak dari adanya globalisasi. pola piker serta pola hidup masyakrkat juga ikt berubah  Kemajuan Teknologi Meskipun dipandang banyak memberikan banyak manfaat. Ada berbagai kesenian yang masih menunjukkan eksistensinya. dll melalui stasiun televisi di tanah air. Komunikasi dan sarana transportasi internasional telah menghilangkan batas-batas budaya setiap bangsa. dan globalisasi informasi. bukan berarti semua kesenian tradisional kita lenyap begitu saja. Jepang. Belum lagi siaran tv internasional yang bisa ditangkap melalui parabola yang kini makin banyak dimiliki masyarakat Indonesia. kemajuan teknologi ternyata menjadi salah satu factor yang menyebabkan ditinggalkannya budaya lokal. Perubahan lingkungan alam dan fisik Perubahan lingkungan alam dan fisik menjadi tantangan tersendiri bagi suatu negara untuk mempertahankan budaya lokalnya. Sementara itu. peran budaya lokal diperlukan sebagai penyeimbang di tengah perkembangan zaman. Kebudayaan setiap bangsa cenderung mengarah kepada globalisasi dan menjadi peradaban dunia sehingga melibatkan manusia secara menyeluruh. kesenian-kesenian populer lain yang tersaji melalui kaset. sistem sasi (sistem asli masyarakat dalam mengelola sumber daya kelautan/daratan) dikawasan Maluku dan Irian Jaya. Perubahan budaya dan arus globalisasi mengakibatkan beberapa budaya tersingkirkan Perubahan budaya yang terjadi di dalam masyarakat tradisional. Misalnya saja bentuk-bentuk ekspresi kesenian etnis Indonesia. Sekalipun demikian.  Masuknya Budaya Asing Masuknya budaya asing menjadi tantangan tersendiri agar budaya lokal tetap terjaga. Kondisi yang demikian mau tidak mau membuat semakin tersisihnya kesenian tradisional Indonesia dari kehidupan masyarakat Indonesia yang sarat akan pemaknaan dalam masyarakat Indonesia. Dengan parabola masyarakat bisa menyaksikan berbagai tayangan hiburan yang bersifat mendunia yang berasal dari berbagai belahan bumi. Kesenian-kesenian yang bersifat ritual mulai tersingkir dan kehilangan fungsinya. Sekarang ini setiap hari kita bisa menyimak tayangan film di tv yang bermuara dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat. namun hal ini mulai tidak di lupakan oleh masyarakatnya. yang mungkin lebih menarik jika dibandingkan dengan kesenian tradisional kita. Misalnya saja khusus dalam bidang hiburan massa atau hiburan yang bersifat masal. . yakni perubahan dari masyarakat tertutup menjadi masyarakat yang lebih terbuka. Korea. Ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah dunia secara mendasar. Karena seiring perubahan lingkungan alam dan fisik. Sistem sasi mengatur tata cara sertamusim penangkapan iakn di wilayah adatnya. vcd. Dengan datangnya perubahan sosial yang hadir sebagai akibat proses industrialisasi dan sistem ekonomi pasar. kita disuguhi oleh banyak alternatif tawaran hiburan dan informasi yang lebih beragam. selalu berkaitan erat dengan perilaku ritual masyarakat pertanian. Dalam hal ini. baik yang rakyat maupun istana. Padahal kesenian tradisional kita merupakan bagian dari khasanah kebudayaan nasional yang perlu dijaga kelestariannya.

berbangsa. Jalur Intrakurikuler dilakukan dengan menjadikan seni dan budaya daerah sebagai substansi mata kuliah. pada mereka harus bersemayam suatu kesadaran kultural sehingga keberlanjutan negara bangsa Indonesia dapat dipertahankan. menurut saya.Pesatnya laju teknologi informasi atau teknologi komunikasi telah menjadi sarana difusi budaya yang ampuh. Pembentukan kesadaran kultural mahasiswa antara lain dapat dilakukan dengan pengoptimalan peran mereka dalam pelestarian seni dan budaya daerah. ketoprak termasuk kesenian tradisional yang telah terbukti mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. bukan ketoprak panggung.Mahasiswa memiliki kedudukan dan peranan penting dalam pelestarian seni dan budaya daerah. Keberanian stasiun televisi Indosiar yang sejak beberapa tahun lalu menayangkan wayang kulit setiap malam minggu cukup sebagai bukti akan besarnya minat masyarakat terhadap salah satu khasanah kebudayaan nasional kita. sekaligus juga alternatif pilihan hiburan yang lebih beragam bagi masyarakat luas. Dari segi bentuk pementasan atau penyajian. misalnya saja kesenian tradisional “Ketoprak” yang dipopulerkan ke layar kaca oleh kelompok Srimulat. baik itu kaset rekaman pementasannya. Akibatnya masyarakat tidak tertarik lagi menikmati berbagai seni pertunjukan tradisional yang sebelumnya akrab dengan kehidupan mereka. Kenyataan di atas menunjukkan kesenian ketoprak sesungguhnya memiliki penggemar tersendiri. Di sisi lain. Beberapa dalang wayang kulit terkenal seperti Ki Manteb Sudarsono dan Ki Anom Suroto tetap diminati masyarakat. Hal ini sangat disayangkan mengingat wayang merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional Indonesia yang sarat dan kaya akan pesan-pesan moral. Museum Nasional. Selain ketoprak masih ada kesenian lain yang tetap bertahan dan mampu beradaptasi dengan teknologi mutakhir yaitu wayang kulit. sedangkan jalur ekstrakurikuler dapat dilakukan melalui pemanfaatan unit kegiatan mahasiswa (UKM) kesenian dan keikutsertaan mahasiswa dalam . Bahkan Museum Nasional pun tetap mempertahankan eksistensi dari kesenian tradisonal seperti wayang kulit dengan mengadakan pagelaran wayang kulit tiap beberapa bulan sekali dan pagelaran musik gamelan tiap satu minggu atau satu bulan sekali yang diadakan di aula Kertarajasa. Contoh lainnya adalah kesenian Ludruk yang sampai pada tahun 1980-an masih berjaya di Jawa Timur sekarang ini tengah mengalami “mati suri”. melainkan juga dalam berbagai ekspresi kesenian tradisional di berbagai tempat di Indonesia. dan bernegara Indonesia. Misalnya saja kesenian tradisional wayang orang Bharata. Sebagai intelektual muda yang kelak menjadi pemimpinpemimpin bangsa. Optimalisasi peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah dapat dilakukan melalui dua jalur. maupun pertunjukan secara langsung. Peran mahasiswa dalam kebudayaan Kita sebagai seorang mahasiswa yang aktif dan kreatif tentunya tidak ingin kebudayaan kita menjadi pudar bahkan lenyap karena pengaruh dari budaya-budaya luar. Hal ini didasari oleh asumsi bahwa mahasiswa merupakan anak bangsa yang menjadi penerus kelangsungan kehidupan bermasyarakat. Sekalipun demikian bukan berarti semua kesenian tradisional mati begitu saja dengan merebaknya globalisasi. Bisa jadi fenomena demikian tidak hanya dialami oleh kesenian Jawa tradisional. ada beberapa seni pertunjukan yang tetap eksis tetapi telah mengalami perubahan fungsi. dan merupakan salah satu agen penanaman nilai-nilai moral yang baik. Ada pula kesenian yang mampu beradaptasi dan mentransformasikan diri dengan teknologi komunikasi yang telah menyatu dengan kehidupan masyarakat. yaitu intrakurikuler dan ekstrakulikuler. yang terdapat di Gedung Wayang Orang Bharata Jakarta kini tampak sepi seolah-olah tak ada pengunjungnya. Wayang orang dan ludruk merupakan contoh kecil dari mulai terdepaknya kesenian tradisional akibat globalisasi. terutama ketoprak yang disajikan dalam bentuk siaran televisi.

Mahasiswa-mahasiswa yang telah mendapatkan pemahaman yang mencukupi terhadap seni dan budaya daerah dapat berkiprah langsung dalam pelestarian dan pengembangan seni dan budaya daerah. misalnya batik Semarang. khususnya yang berasal dari program studi Sejarah. Jalur Intrakurikuler Untuk mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah diperlukan adanya pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daerah. Latihan-latihan secara rutin sebagai salah satu bentuk kegiatan UKM kesenian daerah (Jawa misalnya) yang pada gilirannya akan berujung pada pementasan atau pergelaran merupakan bentuk nyata dari pelestarian seni dan budaya daerah. Lembaga kemahasiswaan itu merupakan wahana yang sangat strategis untuk upaya-upaya tersebut. b. dan sen. artinya seni dan budaya daerah dijadikan sebagai salah satu substansi atau materi pembelajaran dalam satu mata kuliah atau dijadikan sebagai mata kuliah. dalam tiga tahun terakhir sebagian telah membantu merevitalisasi seni budaya yang tumbuh dan berkembang di Semarang. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya. Dengan kegiatan-kegiatan semacam itu pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daearah akan meningkat yang juga telah melakukan pelestarian. . dan membantu mempromosikan perkumpulan Wayang Orang Ngesthi Pandhawa. Tanpa adanya pemahaman yang baik terhadap hal itu. mendokumentasi. Beberapa mata kuliah yang secara khusus dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman terhadap seni dan budaya daerah adalah Masyarakat dan Kesenian Indonesia. arsitektur Semarang. manusia dan peradaban. pimpinan perguruan tinggi perlu mendorong pembentukan UKM Kesenian Daerah. mengapresiasi. Melalui mata kuliah-mata kuliah itu. dan Ilmu Budaya Dasar dan Antropologi Budaya bagi mahasiswa program studi ilmu sosial. Manusia dan Kebudayaan Indonesia. Sehubungan dengan hal itu.Kemungkinan yang kedua tampaknya telah diakomodasi dalam kurikulum program studi-program studi yang termasuk dalam rumpun ilmu budaya seperti program studi di lingkungan Fakultas Sastra atau Fakultas Ilmu Budaya. Jalur Ekstrakurikuler Pembentukan dan pemanfaatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Jawa (Daerah Lainnya) merupakan langkah lain yang dapat ditempuh untuk mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah.kegiatan-kegiatan seni dan budaya yang diselenggarakan oleh berbagai pihak untuk pelestarian seni dan budaya daerah. sains teknologi. Peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daerah dapat dilakukan melalui jalur intrakurikuler. Dalam dua mata kuliah itu terdapat beberapa pokok bahasan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daerah yaitu tentang manusia dan kebudayaan. Jalur intrakurikuler lainnya yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman bahkan mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). karena mereka adalah mahasiswa yang benarbenar berminat dan berbakat dalam bidang seni tradisi. dan Masyarakat dan Kebudayaan Pesisir. mahasiswa dapat diberi penugasan untuk melihat. memahami. Kuliah Kerja Profesi (KKP) yang merupakan bentuk lain dari KKN di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro telah digunakan untuk berperan serta dalam pelestarian dan pengembangan seni dan budaya daerah. a. mustahil mahasiswa dapat menjalankan peran itu dengan baik. dan manusia. Kemungkinan yang pertama dapat dilakukan melalui mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) bagi mahasiswa program studi eksakta. dan membahas seni dan budaya daerah.

Agar budaya kita tetap terjaga dan tidak diambil oleh bangsa lain. Padahal sesungguhnya Budaya Lokal yang kita miliki ini dapat menjadikan kita lebih bernilai dibandingkan bangsa lain karena betapa berharganya nilai – nilai budaya lokal yang ada di negara ini. Selain itu kita harus memahami arti kebudayaan serta menjadikan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia sebagai sumber kekuatan untuk ketahanan budaya bangsa.Forum-forum festival seni mahasiswa semacam Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Nasional (Peksiminas) merupakan wahana yang lain untuk pengoptimalan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah. Untuk itu seharusnya kita bisa lebih tanggap dan peduli lagi terhadap semua kebudayaan yang ada di indonesia ini. Karena kekayaan bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya itu dan tidak pula dimiliki oleh bangsa-bangsa asing. . sebagai generasi muda. Oleh sebab itu. yang merupakan pewaris budaya bangsa. Kesimpulan Dari Penulisan Makalah ini saya dapat menyimpulkan Bahwa Perubahan Dinamis dan arus Globalisasi yang tinggi menyebabkan Masyarakat kita sebagai bangsa indonesia yang memiliki banyak dan beragam kebudayaan kurang memiliki kesadaran akan pentingnya peranan budaya lokal kita ini dalam memperkokoh ketahanan Budaya Bangsa. hendaknya memelihara seni budaya kita demi masa depan anak cucu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->