LAPORAN PPL BAHASA INGGRIS

UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN STATEGI READING ALOUD BAGI SISWA KELAS XII i DI SMK 2 PGRI PONOOGO TAHUN AJARAN 2009-2010 LAPORAN INDIVIDUAL PPLK II Diajukan Kepada Ketua Program Studi Pendidikan Agama IslamTadris Bahaa Inggris Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Ponorogo Untuk Memenuhi Tugas PPLK II Tentang Latihan Mengajar Berbasis PTK

OLEH SITI SAMSIYAH NIM: 24906289 JURUSAN TARBIYAH Program Studi Tadris Bahasa Inggris SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PONOROGO NOVEMBER 2009

LEMBAR PERSETUJUAN GURU PAMONG DAN KEPALA SEKOLAH Laporan PPLK II tentang Latihan Mengajar Berbasis PTK. Atas nama saudara: Nama : Siti Samsiyah NIM : 249062089 Jurusan : Tarbiyah Program Studi : Tadris bahasa Inggris ( TI ) Judul : Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Dengan menggunakan Strategi Reading aloud Bagi Siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010 Telah Diperiksa Dan Disetujui Untuk Dijadikan Laporan. Guru Pamong

( Sumiati )

Tanggal Kepala Sekolah

( Drs. PIRNGADI, B.A )

Tanggal

HARJALI. M.Pd I . Atas nama saudara: Nama : Siti Samsiyah NIM : 249062089 Jurusan : Tarbiyah Program Studi : Tadris Bahasa Inggris ( TI ) Judul : Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Dengan menggunakan Strategi Reading aloud Bagi Siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010 Telah Diperiksa Dan Disetujui Untuk Dijadikan Laporan. Drs.Pd Dosen Pembimbing Lapangan HARISUL WATHON. M.LEMBAR PERSETUJUAN DPL DAN KAPRODI Laporan PPLK II tentang Latihan Mengajar Berbasis PTK. Ponorogo : Ketua Program Studi TI STAIN Ponorogo.

2. taufiq. Pd I. Bapak Harisul Wathon. menyadari masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam laporan ini. Penulis. November 2009 . PIRNGADI. Sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW sang revolusioner sejati yang mampu melahirkan sebuah peradaban baruperadaban tinggi yang telah mampu menjunjung tinggi norma-norma yaitu peradaban islam. M. serta dapat menyelesaikan penulisan laporan individu ini. Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada : 1. Bapak Drs. selaku kepala sekolah STM 2 PGRI Ponorogo. selaku Ketua Program Studi TI Di STAIN PONOROGO. 3. yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengadakan penelitian di STM 2 PGRI Ponorogo. M. Bapak Drs. Harjalai. yang telah membimbing dan membekali penulis dengan Metodologi Penelitian Kependidikan yang sangat berguna dan bermanfaat.Pd. Bu Sumiati. Amin.A. dan hidayahnya kepada kita semua. 5.KATA PENGANTAR Alhamdulillahirobbilaalamin. 4. B.. Selaku Dosen Pembimbing kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) II di STM 2 PGRI Ponorogo. Akhirnya semoga diridhoi oleh alloh swt dan menjadi rahmad seluruh alam. satu dianytaranya tugas akademis berupa praktek pengalaman lapangan kependidikan (PPLK) II Di STM 2 PGRI Ponorogo. segala puji bagi Allah swt. Ponorogo. sehingga penulis dapat melaksanakan berbagai aktivitas. selaku Guru Pamong Kegiatan Pplk II Di STM 2 PGRI Ponorogo atas segala bantuan. Yang telah melimpahkan rahmat. maka dari itu kritik dan saran konstruktif sangat penulis harapkan demi kesempurnaan laporan ini. Guru karyawan dan seluruh keluarga besar STM 2 PGRI Ponorogo. saran serta bimbinganya kepada kami. yang telah memberi bimbingan serta membekali penulis dengan pesan dan sarannya.

. RPP III. 1 B. Manfaat hasil penelitian tindakan kelas …………………….……………………. Metodologi penelitian tindakan kelas …………………….. i HALAMAN PERSETUJUAN …………………………………………………. 4 E.3 D. Tekhnik pengumpulan data ………………………………5 4.…. Batasan masalah …………………………………………….. Hipotesis tindakan kelas …………………………………….RPP II... Kesimpulan ……………………………………………… 27 B. vii BAB I : PENDAHULUAN A. Latar belakang masalah ……………………………………. Identifikasi masalah …………………………………………3 C. Gambaran Setting Penelitian……………………………… 21 B. Dan RPP VI .5 3..penulis DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL ………………………………………………………….. 4 G. 5 1. 9 BAB III : HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS A. 4 F. Proses Analisis Data Per-Siklus ……………………………23 D.. iv DAFTAR ISI ……………………………………………………………………. Penjelasan Persiklus ……………………………………… 21 C. Objek tindakan kelas ……………………………………. Tujuan penelitian tindakan kelas …………………………. 5 2. ii HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING DAN KAPRODI …… iii HALAMAN KATA PENGANTAR ………………………………………. Saran ……………………………………………………. Pembahasan Dan Pengambilan Keputusan ……………… 26 BAB VI : PENUTUP A. Setting/lokasi/subjek tindakan kelas ……………………. 27 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN • RPP I.. Kajian teori ………………………………………………….. 6 BAB II : KAJIAN PUSTAKA A. Tekhnik analisis data……………………………………. v DAFTAR LAMPIRAN …………………………………..

Kondisi seperti inilah yang pada umumnya terjadi pada pembelajaran . memiliki keunikan masing-masing yang tidak sama dengan orang lain. tidak secara perorangan atau kelompok anak. Hal ini juga disebabkan karena pendidikan langsung berurusan dengan pembentukan manusia. Guru adalah tenaga kependidikan yang tugas utamanya menyampaikan bahan ajar. Kehidupan kelompok dam kehidupan individu. Serta mampu mengembangkan ragam potensi yang terpendam dalam dalam diri anak didik. sehingga pembelajaran benar-benar dapat merubah kondisi anak dari yang tidak tahu menjadi tahu. pendidikan menentukan mode pembentukan manusia yang akan dihasilkannya. Hal ini terlihat dari perhatian sebagian guru/pendidik yang cenderung memperhatikan kelas secara keseluruhan.• Transkrip hasil pengamatan kegiatan pembelajara RPP I. selama ini kurang mendapat perhatian di kalangan pendidik. • Catatan feed back dari guru pamong dan siswa/ siswi dari kelas yang di ajar. RPP III. Anak didik merupakan individu yang berbeda satu sama lain. Gejala yang lain terlihat pada kenyataan banyaknya guru yang menggunakan metode pengajaran yang cenderung sama setiap kali pertemuan di kelas berlangsung. dari yang tidak paham menjadi paham serta dari yang berperilaku kurang baik menjadi baik. pendidikan juga me. Oleh karena itu pembelajaran hendaknya memperhatikan perbedaan-perbedaan individual anak tersebut. Pembelajaran yang kurang memperhatikan perbedaan individual anak dan didasarkan pada keinginan guru. pada waktu pembelajaran tertentu pula.20 tahun 2003adalah mengembangkan kemampuan mengembangkan kemampuan dan membentuk waktu serta peradaban bangsa yang bernartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pembelajaran pada dasarnya merupakan upaya untuk mengarahkan anak didik ke dalam proses belajar sehingga mereka dapat memperoleh tujuan belajar sesuai dengan apa yang diharapkan. sehingga perbedaan individual kurang mendapat perhatian.mberikan kontribusi yang sanggat besar terhadap kemajuan bangsa dan merupakan wahana dalam menerjemahkan dalam pesan-pesan konstitusi serta sarana dalm membangun watak bangsa. akan sulit untuk dapat mengantarkan anak didik ke arah pencapaian tujuan pembelajaran. Pendidikan dapat dilihat dan diraskan secara langsung dalam perkembangankehidupan masyarakat. LATAR BELAKANG MASALAH Fungsi Pendidikan nasional menurut undang-undang RI No. Pembelajaran hendaknya memperhatikan kondisi individu anak karena merekalah yang akan belajar. Kondisi riil anak seperti ini. BAB I PENDAHULUAN A. RPP II. Apabila hal ini diabaikan maka hasil belajar atau prestasi siswa dalam mempelajari sesuatu juga kurang maksimal. Karena salah satu tujuan dari hasil belajar adalah untuk mengetahui sejauhmana siswa dalam memahami materi tertentu. RPP VI. kepada peserta didik baik yang bersifat akademis maupun semi akademis atau yangt bersifat keterampilan.

B. • Ada pengaruh Antara Metode Reading aloud dalam memotivasi guru bahasa Inggris dalam mengembangkan kompetensinya. sehingga dalam proses belajarnya siswa siswa senantiasa merangkul dan menunjukkan ketekunan keantusiasan serta berperan secara aktif. sehingga sistem belajar tuntas terabaikan. salah satu diantaranya adalah reading aloud. Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah di atas. maka penulis dapat merumuskan beberapa masalah : 1. Strategi pembelajaran yang ditawarkan adalah strategi belajar aktif (active learning strategy). Konsekuensi dari pendekatan pembelajaran seperti ini adalah terjadinya kesenjangan yang nyata antara anak yang cerdas dan anak yang kurang cerdas dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Berdasarkan dari fenomena di atas maka penulis mengambil judul: Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Dengan menggunakan Strategi Reading aloud Bagi Siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010. BATASAN MASALAH. Reading aloud sangat cocok diterpkan bagi anak didik yang mempunyai kesulitan membaca dan juga sekaligus mengetes kemmpuan membaca siswa yang lain. Hal ini Juga yang mendorong peneliti untuk memakai reading aloud sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan maembaca siswa di SMK 2 PGRI pnorogo. Apakah metode Reading aloud berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan membaca siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010 ? 2. Apakah metode Reading aloud dapat memotivasi Guru Bahasa Inggris. Menyadari kenyataan seperti ini maka yang diperlukan untuk mencari dan merumuskan strategi yang dapat merangkul semua perbedaan yang dimiliki oleh anak didik. Active learning strategy mempunyi banyak sekali metode. untuk mengembangkan kompetensinya terutama dalam mengembangkan metode pembelajaran? C. IDENTIFIKASI MASALAH Dari permasalah di atas dapat di identifikasi sebagai berikut : 1. • Adanya pengaruh Reading aloud dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Bagaimana guru bahasa inggris menyusun program peningkatan prestasi belajar bahasa inggris? 3. Bagimana guru bahasa inggris menyusun program pembelajaran dengan metode jigsaw learning dalam KBM bahasa inggris? 2. Kondisi seperti ini mengakibatkan tidak diperolehnya ketuntasan dalam belajar.konvensional. Bagaimana guru bahasa inggris melakukan usaha-usaha dalam peningkatan keefektifan Pembelajaran bahasa inggris? D. HIPOTESIS TINDAKAN KELAS • Ada pengaruh antara metode Reading aloud dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Yang salah satu tujuannya untuk mengatasi kebosanan siswa. . Hal ini membuktikan terjadinya kegagalan dalam proses pembelajaran di sekolah. karena ditemukan banyak sekali siswa yang toidak bisa membaca teks bahasa inggri dengan benar.

b. a. di SMK 2 PGRI Ponorogo khususnya kelas XII i. .membantu siswa dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajarnya b. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. c. c. 1. Bagi siswa.Membantu dalam menguasai materi pelajran dengan baik. yakni dapat dijadikan sebagai acuan pertimbangan dalam menembah cakrawala berfikir. siswa bosan. Untuk mendiskripsikan. Adapun tindakan yang diteliti adalah : a. Secara Praktis: a. b. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan beberapa metode yang relevan dengan penelitian ini yakni : . 3. Jl. Obyek tindakan kelas. Pengembangan penelitian lebih lanjut. G. secara spesifik tujuan penelitian ini adalah : 1. . bahan pertimbangan dalam mengajar.dengan metode yang berfariasi tidak membuat.ponorogo kelas XII i dengan jumlah 45 siswa. Setting atau lokasi PTK ini adalah di SMK 2 PGRI Ponorogo.Siswa lebih berperan aktif dalam proses pembelajaran . Sebagai sumbangan pikiran dan untuk menambah referensi perpustakaan berupa hasil penelitian. Soekarno Hatta . . Untuk mengetahui pelaksanaan KBM STM PGRI Ponorogo dalam pembelajaran bahasa inggris pada siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010 ? 2. Berdasarkan hipotesis tindakan kelas diatas maka Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menemukan model pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. 2. b.E. Bagi Guru a. Secara teoritis. Keaktifan siswa dan sikap kooperatif selama mengikuti pembelajaran 2. Kerjasama dalam mengkomunikasikan Hasil Belajarnya c. Bagi Sekolah. Tekhnik Pengumpulan Data Dalam pembelajaran berbasis PTK tugas guru tidak hanya mengajar saja melainkan juga harus meneliti. Setting/lokasi/subyek penelitian tindakan kelas. keekfektifan dari penerapan metode Reading aloud dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa di SMK 2 PGRI Ponorogo tahun ajaran 2009-2010 F. Untuk menggetahui kemampuan membaca siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010 ? 3. Kemampuan membaca siswa dalam bahasa inggris. meningkatkan model pembelajaran dalam KBM. dan membimbing siswa untuk mengupayakan dalam peningkatan mutu pendidikan. mendorong. METODOLOGI PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Mata pelajaran Pendidikan Bahasa Inggris pokok bahasan manual instrution semester Gasal tahun ajaran 2009/2010. TUJUAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS. mendapat informasi tentang kemampuan siswa. sebagai wahana dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. MANFAAT HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS.

bertatap muka.a. Dalam hal ini wawancara dilakukan dengan menyampaikan pertanyaan –pertanyaan tentang kemampuan membaca siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010. Mempersiapkan Fasilitas Dan Sarana Pendukung Yang Diperlukan Dikelas (4)mempersiapkan instrument untuk mrekam dan manganalisis data mangenai proses dan hasil tindakan. Setelah Judul Perencanaan Kegiatan Pembelajaran berbasis PTK di rumuskan. Seorang guru/pendidik harus melakukan observasi awal untuk(a)menemukan masalah. c. Tekhnik observasi Observasi adalah alat pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematik gejala-gejala yang diselidiki. Melaksanakan Pengamatan (Observing) . (c) menentukan batasan masalah. Menyusun Perencanaan (Planning) Yaitu meliputi (1) penetapan materi pembelajarn PAI. 4. sumber ini terdiri dari dokumen dan rekaman. (d) menganalisis masalah dengan menentukan factor-faktor yang diduga sebagai penyebab utama terjadinya masalah. Tekhnik dokumentasi Tekhnik dokumentasi ini dilakukan untuk mengumpulkan data dari sumber noninsani. observasi (observing) dan refleksi(reflecting). kegiatan inti. b.(b) melakukan identifikasi masalah. yang dilaksanakan melalui proses pengkajian berdaur yang terdiri dari 4 (empat ) tahap. Dalam hal ini mengamati tentang kemampuan membaca siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010. Tekhnik wawancara Wawamcara adalah proses Tanya jawab dalam penelitian yang berlangsung secara lisan dengan dua orang atau lebih . mendengarkan langsungi nformasi –informasi atau keterangan –keterangan. b. langkah berikutnya adalah: a. Metode ini digunakan untuk memperoleh data atau informasitentang gambaran umum kemampuan membaca siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010. c. Logika 4 (empat) tahap tersebut adalah sebagai berikut Sebelum melakukan pembelajaran berbasis PTK. (f) menentukan pilihan hipotesis tindakan pemecahan masalah (g) merumuskan judul perencanaan kegiatan pembelajaran berbasis PTK. (e) merumuskan gagasan pemecahan masalah dengan merumuskan hipotesis-hipotesis tindakan pemecahan. dan kegiatan penutup. (2) Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)(3). tindakan(acting). Tekhnik Analisis Data . Tekhnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis logika PTK. Melaksanakan Tindakan (Acting ) yaitu meliputi seluruh proses kegiatan belajar-mengajar melalui model pembelajaran active learningatau melaksanakan tindakan yang telah dirumuskan pada RPP dalam situasi yang actualyang meliputi kegiatan awal. yaitu perencanaan (planning).

d. to psikokogy yang dikutip Ngalim Purwanto. BAB II KAJIAN TEORITIK A. Untuk mengatasi hal itu maka diperlukan pembelajaran active learning. maka Anda akan semakin menyukai kegiatan membaca itu sendiri. . semakin baik anda dalam melakukannya. dan melatih. maupun di sekolah (selama si anak menempuh pendidikan sekolah) Read aloud merupakan suatu kegiatan yang asangat penting kareana • Semakin banyak anda membaca. dan semakin banyak Anda tahu. Guru juga memiliki kesatuan peran dan fungsi yang tidak terpisahkan antara kemampuan mendidik. serta transfer of knowledge. pengajar. Reading Aloud Research di Amerika menunjukkan bahwa kebiasaan membaca akan mengalami penurunan yang sangat drastis seiring dengan bertambahnya usia si anak Sekolah tidak menciptakan apa yang dinamakan ‘lifetime readers’ – melainkan menciptakan ’schooltime readers’. sebagai suatu hasil dan latihan/pengalaman. sebagai pendidik. 2. membimbing. Salah satu tugas guru adalah mendidik yang didalamnya terdapat interaksi antara guru dan murid. yaitu: 1. mengajar dan melatih. agar materi yang diterimanya bisa maksimal. 1. Kegiatan ini harus dilakukan baik di rumah. Pada akhirnya. yaitu mereka yang membaca hanya agar dapat lulus di sekolah Di dalam hasil penelitian ‘Becoming a Nation of Readers’ ditemukan dua hal. memantau kegiatan siswa dan mengamati pemahaman masing-masing ank terhadap penguasaan materi pembelajaran. KAJIAN TEORI Didalam lembaga pendidikan formal. analisis hasil pembelajaran sekaligus menyusun rencana pada siklus selanjutnya. mengevaluasi hasil observasi. dan pembelajaranya tidak monoton maka di perlukanlan pembelajaran yang bervariasi sehingga tidak hanya guru saja yang aktif melainkan juga peserta didik. Anda akan semakin sering membaca. Semakin baik anda melakukannya. mengemukakan belajar adalah setiap perubahan yang relative menetap dalam tingkah laku yang terjadi.yaitu dilaksanakan bersamaan dengan proses pembelajaran yang meliputi actifitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. semakin banyak Anda tahu. dalam proses transfer of knowledge guru harus memahami keadaan siswa. Yaitu meliputi kegiatan mencatat hasil observasi. Untuk istilah belajar para ahli pendidikan sangat beragam dalam memberi batasan. gurumenjalankan tugas pokok dan fungsinya yang bersifat multi peran yaitu. Melakukan Refleksi. • Semakin banyak Anda membaca. antara lain pendidikan morgan dalam buku introduction. Satu-satunya kegiatan yang paling penting untuk dapat meningkatkan pengetahuan agar seseorang pada akhirnya menjadi gemar membaca adalah melalui kegiatan ‘reading aloud’ yang dilakukan sejak anak-anak.

Dan ini akan lebih mudah dilakukan saat seseorang masih belia (anak2) dibandingkan saat ia sudah dewasa Langkah – langkah teknik reading aloud : a) Pili satu tyeks yang cukup menarik untuk dibaca dengan keras. . Yang penting untuk diingat adalah kita perlu menanamkan minat membaca.Lakukan interupsi dan buatkan tantangan kecil.Siswa seringkali memberi pengertian lain dari halt yang dimaksudkan guru. f) Akhiri proses denga bertanaya kepada siswa apa yang ada dalam teks.Guru sukar mengetahui sampai dimana siswa telah mengerti arah pembicaraanya. dan pengingatan. metode ceramah Metode ceramah atu metode khotbah. b. Mamaksimalkan pemahaman antara lain : .Mengajukan soal cerita. d) Undang beberapa siswa ntukmembaca bagian yang berbeda-beda.Gunakan cadangan visual c. Usahakan teks tidak terlalu panjang. e) Ketka bacaan sedang berlangsyung. Salah satu cara untuk mengefektifkan pengajaran dengan metode ceramah yaitu terlebih dahulu membangkitkan minat. .Menyajikan materi secara jelas. untuk lebih jelasnya sebagai berikut : 1. antara lain : . Beri siswa untuk berdiskusi jika mereka menunjukkan ketertarikan trhadap pon tersebut.Mengajukan pertanyaan penguji. untuk bertanya atau memberi contoh.Guru dapat menguasai seluruh arah kelas . Membangkitkan minat. berhenti pada bebebrapa tempat untuk menenknkan arti penting poin-poin tertentu.semakin pintar lah Anda.Susunlah headline atau kepala berita. c) Bagi teks dengan paragraph atau yang lain. Beri tanda poin-poin atau is-isu yang menarik untuk didiskusikan. Berikut adalah sejumlah pilihan untuk melakukan hal itu : a.Memaparkan kisah atau tayangan menarik. Tanya jawab. Juga memerlukan beberapa metode antara lain: metode ceramah. . Metode Tanya jawab adalahsalah satu cara mengajar yang dapat membantu kekurangankekurangan yang terdapat pada metode ceramah. melibatkan yang telah disajikan. 2. b) Berikan teks kepada siswa. metode ini disebut one man show method adalah suatu cara penyampaian bahan pelajaran secara lisan. .Organisasi kelas sederhana • Kelemahanya: . Melibatkan siswa selama penceramahan. • Kelebihanya : . yang oleh sebagian para ahli. Dari beberapa metode dalam model pembelajaran Reading aloud. memaksimakan pemahaman.Berikan gambaran nyata contoh dan analogi. oleh guru di depan kelas atau kelompok. Tanya jawab. . . antara lain : . • Kelebihanya : .

Dengan demikian. Banyaknya pengetahuan ini tentu akan sangat membantu si anak dalam menjalani hari-harinya kemudian. 3. Pada tingkatan yang lebih luas. Denmark. pertanyaan dapat membangkitkan hasrat untuk meneliti. jelaslah bahwa kemampuan membaca anak sangat penting perannya bagi keberhasilan dirinya sendiri. Pertanyaan pikiran yang meminta jawaban yang harus di pikirkan. Pengertian Bahasa Inggris Bahasa Inggris adalah bahasa Jermanik Barat. • Kekurangannya. Perancis Utara. Waktu sering banyak terbuamg. Melalui aktivitas membaca yang baik dan benar. anak bisa mendapatkan sesuatu dari aktivitas membaca yang ia lakukan. Siswa merasa takut. yang berasal dari Inggris. Generasi muda yang tidak mampu membaca dengan baik dan benar tentunya akan berakibat fatal pada kualitas SDM kita dan kita akan sulit berkompetisi dengan generasi muda dari negara-negara lain. Saxon dan Anglo dari abad ke-6 sampai 10. b. Metode Tanya jawab tepat digunakan untukmata pelajaran pendidikan agama islam. Pengertian Kemampuan membaca Kampuan membaca dalah Jika seseorang mampu membaca suatu artikel / bacaan dan mengerti serta mampu mencerna maksud dari bacaan tersebut.: a. sang penakluk dari Normandia. Lalu pada tahun 1066 dengan ditaklukkan Inggris oleh William the Conqueror.. Sampai di sini. Pertanyaan membangkitkan minat. Dari seluruh kosakata bahasa Inggris modern. Tidak mudah membut pertanyaan yang sesuai dengan tingkat berpikir dan mudah dipahami oleh siswa. tantangan abad 21 mensyaratkan individu mampu memilah-milah dan mengkritisi informasi.Mengembangkan keberanian dan keterampilan siswa. diperkirakan ±50% berasal dari bahasam Perancis dan Latin. Oleh karena itu memiliki keistimewaan-keistimewaan sebagai berikut : 1.Pertanyaan dapat menarik dan memusatkan perthatian siswa . anak akan mampu mengambil intisari dari bahan bacaannya. 2. kemampuan nalar (reasoning) anak juga akan berkembang dengan pesat ketika ia berhasil mendapatkan informasi melalui bahan bacaannya. bahkan bisa mempengaruhi kemajuan negaranya. 3. c. 4. pertanyaan yang meminya jawaban yang bersifat reproduktif.Merangsang siswa untuk melatih dan mengembangkan daya piker termasuk daya ingatan. maka bahasa Inggris dengan sangat intensif mulai dipengaruhi bahasa Latin dan bahasa Perancis. Semakin banyak intisari yang bisa dipahami dari bahan bacaannya maka semakin banyak pula pengetahuan yang anak peroleh. 2. Selain itu. . jawaban yang salah langsung dapat dikoreksi. maka hal itu menunjukkan bahwa ia juga mampu menangkap dan mengerti maksud lawan bicaranya saat berbicara dengan orang lain. Bahasa ini merupakan kombinasi antara beberapa bahasa lokal yang dipakai oleh orang-orang Norwegia. Kemampuan membaca yang baik dan benar sangat penting peranannya dalam membantu anak mempelajari berbagai hal. .

Perencanaan Yaitu meliputi penetapan materi pembelajaran bahasa Inggris aspek speaking materi mnual instruction dengan alokasi waktu 2x 45 menit. 4. Gambaran setting penelitian. 3..BAB III HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS A. observasi dan refleksi. Tindakan Peningkatan kemampuan membaca dengan menggunakan model pembelajaran reading aloud dengan beberapa metode yang ada di dalamnya.menjelaskan KBM secara umum . 2. B. dalam pelaksanaanya mengikuti alur sebagai berikut : 1. dan sekaligus menyusun rencana pada siklus selanjutnya . pengembangan materi. dihasilkan dalam siklus sebagai berikut. Refleksi Refleksi Yaitu meliputi kegiatan analisis hasil pembelajaran. Observasi Dilaksanakan bersamaan denganm proses pembelajaran meliputi: aktivitas siswa.menjelaskan indicator yang inggin dicapai . Siklus I Menggunakan Strategi Reding aloud No Perencanaan Tindakan Observasi Refleksi 1 .menyusun rencana program pengajaran . tindakan.mengamati perilaku siswa tehadap penggunaan . dan hasil belajar siswa. Penelitian Tindakan Kelas Yang Mengambil Setting Di SMK 2 PGRI Ponorogo. Penjelasan Persiklus Penelitian tindakan kelas (PTK) dengan alur/tahapan perencanaan .

guru menunjuk 1 siswa untuk membacany dengan keras sambil berdiri. . sebagai hasil dari penelitian yang diperoleh secar sistematis yang meliputi.mencatat hasil observasi. dan prestasi belajarnya dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pada mata pelajaran bahasa inggris yang tersaji dalam siklus sebagai berikut. apabila anak tidak bisa membaca denan bnar atau tidak bias membenarkan bacaan yang salah maka anak tersebut mendapat niilai kurang pada indicatorindikator yang anak tersebut tidak bisa menjawab. antusiame siswa (minat). sedangkan siswa lain mengoreksi jika ada bacan yang salah. Siklus I .Menyiapkan Blanko Observasi.siswa dapat menjawab perrtanyaan : 30 siswa Dalam menggunakan metode reading aloud terlihat ada peningkatan prestasi siswa dengan hasil sebagai berikut : Hasil Evaluasi siklus I No Nama Nilai KKM Keterangan 1 Hermawan 70 70.Menyiapkan Blanko Evaluasi ( lembar observasi dan transkrip refleksi pembelajaran. Guru mengklarifiasi bacaan yang benar -Mengamati prroses sharing membac dan kemampuan siswa lain yang membenarkan cara membaca. .1 remidi . Selain dari pada itu.Menganalisis Proses Pembelajaran. tes dilakukan menggunakan tes lisan yang mana siswa harus membaca bagian yang ditunjuk oleh guru atau mengoreksi bacaan yang salah dari siwa yang telah membaca.Memberikan Hand Out Materi -Mengamati Proses membaca di depan kelas dan siswa lain yang aktif merepon. Angket.Siswa membca hand out materi yang telah dibagikan. kemudian memberikan tanggapan bacaan yang salah.w peserta PPLK yang sebelumnya mengajar dikelas tersebut tentang keadaan dan konsisi siswa saat KBM berlangsung. Untuk mengetahui pemahaman siswa maka perlu adanya evaluasi kepada siswa sehingga guru bias mengetahui kemempuan siswa. Wawancara. Dalam hal ini.mengevaluasi hasil membaca . -Memperbaiki Kelemahan – Kalemahan Yang Ada Sebagai rujukan siklus selanjutnya. .siswa dapat memperbaiki bacan teman : 28 siswa . Selain dari buku panduan. kkm. keaktifan serta kemampuan membaca siswa. Dari tes tersebut menghasilkan nilai akhir yang dapat dilihat dibawah ini : . dan soal/resitasi .Dan melakukan wawancara dengan vacky p. keaktifan siswa. hand out materinya merupakan penggembangan dari kumpulan materi-materi bahasa inggris SMK kelas XII. Kemudian guru menunjuk salah 1 murid untuk membaca s kalimat dengan keras. dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.model belajar .siswa dapat membaca dengan benar : 27 siswa . Dalam pembelajaran pada siklus pertama pengenalan materi dilakukan dengan menggunakan metode reading aloud yang mana siswa diberikan hand out materi. Setelah itu. .menjelaskan role of playing .) . Proses Analisis Data Persiklus Proses analisis data.menyiapkan.memantau siswa dalam membaca dan memahami materinya . a. Siswa yang lain menyimak. kemudian dipelajari oleh masing-masing siswa. . juga untuk mengetahui antusiasme.

2 Heru Cahyono 72 70.1 tuntas 30 Misbakul m 90 70.1 tuntas 8 Ibnu R 95 70.1 tuntas 25 M.1 tuntas 24 Lukman p 86 70.1 tuntas 35 M Ysuf 83 70.1 tuntas 4 Heru Purwanto 81 70.1 tuntas 22 Lilis P 79 70.1 tuntas 26 Maksum 84 70.1 remidi 39 M.1 tuntas 28 Abrur Abadi 78 70. mustajkim 85 70.1 tuntas 3 Heru Priyanto 80 70.1 remidi 20 Kurrniananto 86 70.1 tuntas 23 Luki mardiansah 90 70. Latif H.1 tuntas 27 Maliki 88 70.1 tuntas Selain itu untuk mengetahui sejauh mana siswa dapat menangkap materi selama kegiatan pembelajaran berlangsung maka siswa harus mengerjakan evaluasi (resitasi) dengan hasil yang sangat Memuaskan (lihat lampiran evaluasi siswa) .1 remidi 16 Juli Utomo 88 70.1 tuntas 34 M. Safii 86 70.1 tuntas 18 Kamim ikwanul 87 70.1 tuntas 17 Katuji 72 70.1 tuntas 32 Muhrifan 76 70.1 tuntas 5 Heru Setiawan a 70. 77 70.1 tuntas 14 Joko setyon 90 70.1 tuntas 13 Joko Rudi 72 70.1 tuntas 21 Leo Indra 95 70.1 tuntas 36 M.1 tuntas 29 Mator C 90 70.1 tuntas 38 M.1 tuntas 41 Mukromul H 87 70.safarudin 86 70.1 tuntas 15 Joko setyono i 70.1 remidi 6 Heru Supriono 72 70.1 tuntas 37 M.1 tuntas 42 Iwan p 75 70.1 tuntas 10 Indra Puji 86 70.1 tuntas 9 Imam hanafi 81 70. ansori 72 70.1 tuntas 33 Muamamar 85 70.1 tuntas 40 M. Isnani 95 70.1 tuntas 7 Hidin Wahyudi 85 70.1 tuntas 31 M.1 tuntas 11 Irfan Laksono 90 70.1 tuntas 12 Iwan S 98 70.1 tuntas 19 Krisfilove i 70. Yusuf 88 70. Nasron i 70.

dan siswa lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi pertanyaan guru yang acak dan tak terduga jadi kesiapan siswa lebih dan itu muncul murni dari tanggung jawab siswa sendiri dalam mengikuti pembelajaran. . suasana yang menyenangkan. maka semakin meningkat pula minat membaca bahasa inggris. Tanya jawab dan Reading aloud. maupun keefektifan membaca siswa. dari hasil penyusunan. dan tugas guru adalah memahami situasi dan kondisi siswa dengan cepat. dan pengamatan pada KBM . pelaksanaan. santai tetapi tetap serius sehingga minat siswa dalam mengikuti pembelajaran cenderung meningkat. b. secara tidak langsung mendorong guru khususnya guru bahasa inggris. apabila minat siswa dalam membca meningkat. maka menigkat pula kemampuan ebcaca karena sering berlatih. Model pembelajaran reading aloud dapat memeberikan suasana yang baru bagi siswa . Pembahasan Dan Pengambilan Kesimpulan. hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang sangat signifikan. BAB VI PENUTUP A. semangat. hal ini terjadi sebagai evaluasi yang dilakukan oleh guru. Yang materinya dari buku paket SMK kels XII semester 1 serta buku penunjang lainnya yang terangkum dalam hand out materi. Model pembelajaran Reading aloud dapat mengubah siswa berperan active dalam pembelajarn. dan belajar dari pengalaman kemarin (pada siklus 1) maka pembelajaran pada kali ini materi yang diberikan menggunkan ceramah. D. dan semua indicator dapat dikuasai oleh siswa hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yang dilakukan table diatas Dan dapat dikatakan jika pembelajaran kali ini dinyatakan maksimal.Siswa dapat menjawab perrtanyaan: 35 siswa Interpretasi : Pada penyampaian siklus yang ini hasil pembelajarannya sangat memuaskan.Siswa dapat memperbaiki bacan teman: 34 siswa . maka peneliti dapat menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut : a. d. Model pembelajaran Reading aloud meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca bacacan bahasa inggris. dalam kelas XII i ini PTK benar-benar bisa diterapkan hal ini di sebabkan karena kondisi siswa sebenarnya antara kemarin dan hari ini (siklus 1) berbeda.siswa dapat membaca dengan benar: 33 siswa dari 39. baik aktivitas. Dalam proses pembelajaran pada siklus yang ke II ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam membaca teks bahasa inggris dengan menggunakan model pembelajaran reading aloud adalah sanggat memuaskan. Strategi reading aloud. tepat dan terpusat maka dalam pembelajaran ini PTK murni dalam artian bisa menggunakan metode reading aloud secara penuh: . c. Secara keseluruhan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan. untuk selalu memperbaiki proses pembelajarannya.b. Kesimpulan Dari hasil penelitian dan pembahasan diatas. Siklus II. apabila minat dan kesadaran siswa meningkat.

Undang-undang Ri Nomor 20. Sisdiknas . Syaiful Bahri Jamarah. 2005. Jakarta: PT. H. Buku Pedoman pelaksanaan PPLK II Berbasis PTK Jurusan Tarbiyah STAIN Ponorogo . Jakarta: PT. Bandung : Nusa Media.Dan Moedjiono.Siberman. Abu ahmadi. Hasibuan.Madrasah Dan Pendidikan Anak Bangsa. Nasar. Saran. 1. Strategi Belejar Mengajar. Bandung : Remaja Rosdakarya. Bandung: Alfabeta. Dengan melihat hasil pembelajaran model reading aloud ini. Irama Widya. 1997. Penelitian Tindakan Kelas. 2006.. Sugiono.. 1994 Abdul Rahman Shaleh. Bandung: CV. PAI Berbasis Kompetensi (Bandung : PT. DAFTAR PUSTAKA Depdiknas. Abu Ahmadi dan Joko Tri Prasetyo. Active Learning 101 Cara Siswa Belajar Active. Bandung: Pustaka Setia. Menjadi Guru Profesional. Ponrogo: STAIN PO. Kerja kolaborative dalam PTK dapat dipakai sebagai wahana penggembangan profesionalisme guru dalam pembelajaran. 2006.Jakarta : Rineka Cipta. dian andayani. Raja Grafindo Persada. 2008. Melvin. .berlangsung (siklus) Sehingga disadari atau tidak guru termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi siswa dalam wujud pembelajaran active learning. 1995.L.JJ. Remaja rosdakarya. 3. Prestasi Belajar Dan Kompetensi Guru. Uzer Usman. sudah saatnya diaganti dengan reading aloud dan di implementasikan kedalam pembelajaran sehari-hari.metodologi penelitian.107 Zainal Aqib. Pembelajaran bahasa inggris khususnya aspek skill membaca yang selama ini hanya menggunakan cara –cara konvensional dan semi PTK.Proses Belejar Mengajar Siswa Active. Bandung: Rosdakarya. tentunya bisa dikembangkan dengan pendekatan model atau variasi (inovasi) pembelajaran lainnya. B. 2004 Cholid Narbuko. 2004. Memahami Penelitian Kualitatif. 1998 Abdul majid. Jakarta : Bumi aksara 2006. Merancang Pembelajarab aktif dan Kontekstual Berdasarkan SISKO 2006 . 2. Gramedia Widia Sarana.Jakarta: Depdiknas. Moh. 2006.

1990 Depdikbud. Jakarta : Balai Pustaka. dian andayani.Google. Psikologi Pendidikan. Petunjuk penggunaan peralatan ( minimal dua manual ) diungkapakan kembali dengan kata-kata sndiri secara tepat. www.Remaja Rosdakarya. Memahami penggunaan peralatan Indikator : 3.Merespon teks tentang penggunaan maual alat .4. 2006). Zuhairi. Bandung : Remaja Rosdakarya.com. Abdul majid.. Mata Pelajaran : Bahasa Inggis Kelas / Semester : XII i/ 1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Standar Kompetensi : 3. Jakarta : rineka cipta. E. (Bandung : PT. Tujuan Pada akhir pembelajaran siswa dapat : .1 Pertanyaan yang terkait debngan isi manual penggunaan alat dijawab dengan benae 3. 198.dkk. Ngalim Purwanto..4. Metodologi research Yogyakarta :fakultas psikologi1991 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) BERBASIS PTK Judul : Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Dengan menggunakan Strategi Reading aloud Bagi Siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010. 1997. Remaja rosdakarya. Depag. Proses Belajar Mengajar Di Sekolah.. Jakarta : rineka cipta. I. 2004) Suryo subroto.metodologi penelitian (Jakarta : Bumi aksara 2006). PAI Berbasis Kompetensi (Bandung : PT.Menjawab pertanyaan – pertanyaan seputar teks .Metodologi Pendidikan Agama.Kamus Besar Bahasa Indonesia. Mahfudz. dirjen lembaga islam. 1997.Mulyasa. Sutrisno.2. Cholid narbuko. Syaiful Bahri Jamarah Dan Anwar Zain. Abu ahmadi.hadi. Remaja Rosdakarya. Suryosubroto. Beerkomunikasi dengan bahasa inggris secara level intrermediate Kompetensi Dasar : 3. Proses Belajar Mengajar Di Sekolah. Artikel Pendidikan oleh Darliana MSi. Menjadi Guru Professional.filsafat pendidikan islam. Jakarta : rineka cipta 1995. 2002. Stategi Belajar Mengajar.4.Nana Sudjana Penilaian Proses Hasil Belajar Mengajar(Bandung: PT.shalahuddin.

kertas .Lesson starts with the question . Guru menunjuk salah satu siswa untuk membaca dengan keras 10 . Materi a) Manuals Telphone installation¬ Computer installation¬ b) Keywords Printer¬ Hooked up¬ Connect¬ Plug¬ Unplug¬ Switch¬ Tiurn on¬ c) Using printer Using printer¬ Install¬ Hooked up¬ Set the page¬ Fill the ink¬ III.Reading aloud IV. Guru mengucapkan salam 3 menit .hand out materi 2. Kegiatan Strategi / Metode Waktu Sumber / Bahan / Kebutuhan 1. Langka-Langkah Pembelajaran a..Mengidentifikasi teks II.pulpen . Kegiatan awal No.Ceramah . Metode / Strategi Pembelajaran . Guru mengabsensi siswa 3 menit 3 Guru memberikan pertanyan kepada siswa seputar materi yang akan dibahas Learning stsrts with quetion 4.absensi 2. Kegiatan Strategi / Metode Waktu Sumber / Bahan / Kebutuhan 1. Kegiatan Inti No. indicator yang akan dicapai dan pembelajaran hari ini 4 menit b. Guru membagikan hand out materi yang berisi bacaan yang berhubungan dengan materi Reading aloud 10 menit . Siswa mempelajarai hand out matei yang tlah dibagikan 10 menit 3.

Sumber / Bahan Alat / Kebutuhan 1.Hand out materi . Penilaian . media cetak (buku) VI.pulprn .papan 7 Siswa menjodohkan kart dengan jodohnya 5 menit c. Buku Univrse of English SMK kelas XII 3.dobl tip . Lampiran . 4. Salam penutup 4 menit V. papan tulis. spidol.Instrument penilaian lengkap soal dan jawaban . kursi.kartu . Guru menyimpulkan materi yang sudah dibahas tadi Ceramah 3 menit Guru 2.Lembar analisis indikator lengkap dengan KKM setiap indicator. Guru memberikan kesempatan kepada murid untuk menanyakan apa yang belum paham Tanya jawab 3 menit Murid 3. Kegiatan Penutup No. Guru memberikan tugas kepada murid yang berkaitan dengan materi tadi sekaligus memotivasi siswa untuk giat belajar Ceramah 5 menit 4.Menjodohkan VII. Guru meninjuk siswa lain untuk megomentaari atu membetulkan bacaan yang salah pada siswa 1 10 menit 5 Memberikamn ulasan secukupnya 10 menit 6 Guru membagikan kartu yang berisi kata-kata yang berhubungan denagn materi Card shot 5 menit . Hand out materi 2. Media Pembelajaran.spidol . Kegiatan Strategi / Metode Waktu Sumber / Bahan / Kebutuhan 1. Mengetahui Ponorogo. Alat Pembelajaran Meja.Tes lisan .4. 30 November 2009 Guru Pamong Ttd SUMIATI SITI SAMSIYAH NIM 249062089 .

Catatan Pengamatan Didalam penggunaan metode reading aloud. sehingga kepercayaan diri siswa sudah terbangun sejak dini.3-09. deg-degan. Petunjuk penggunaan peralatan ( minimal dua manual ) diungkapakan kembali dengan kata-kata sndiri secara tepat. akan kemampuanya. semangat. tidak tenang dll hal itu disebabkan karena mereka kurang percaya diri. pertama-tama. padahal mereka bisa membaca dengan tepat.adanya penggunaan metode pembiasaan yang bersifat active learning salah satunya (reading aloud).2. Refleksi perlu .Instumen Perekam Data Perekam Data Selama Kegiatan Dengan Menggunakan Observasi Mendalam Judul penelitian : Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Dengan menggunakan Strategi Reading aloud Bagi Siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010. mungkin factor kebiasaan yang mempengaruhinya.4. _____________________ SITI SAMSIYAH NIM 249062089 . Peneliti/ peserta PPLK : Siti Samsiyah Hari/ tanggal penelitian : Selasa. 03 November 2009 Siklus : I Waktu pengamatan : 07.4. agak pucat.1 Pertanyaan yang terkait debngan isi manual penggunaan alat dijawab dengan benae 3. anak didik merasa antusias.00 Tempat pengamatan : Di Kelas XII IPS I di SMK 2 PGRI Ponorogo Kompetensi dasar : Memahami penggunaan peralatan Indikator : 3. tatapi pada sesi pertanyaan lisan ada sebagian siswa kira-kira 30% dari siswa kelas XII IPS 1. disamping itu keuntungan dari readiong aloud adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa Mengetahui guru Pamong Sumiati Ponorogo.

00 diruang perpustakaan. Pada pukul 10. walaupun terkesan memaksa siswa.bahwasannya metode tersebut telah optimal.3-09.2.4. Peneliti/ peserta PPLK : Siti Samsiyah Hari/ tanggal penelitian : Selasa. akan tetapi lebih menekankan siswa untuk berani membaca di depan umum khususnya menggunakan bahasa inggris. tidak punya kesiapan maka akan malu sama teman dan juga guru PPLK . apabila siswa tidak siap dalam artian. _____________________ SITI SAMSIYAH 249062089 Instumen Perekam Data Perekam Data Selama Kegiatan Dengan Menggunakan Observasi . karena secara tidak langsung membuat siswa untuk berani membaca .1 Pertanyaan yang terkait debngan isi manual penggunaan alat dijawab dengan benae 3.4.Instumen Perekam Data Perekam Data Selama Kegiatan Dengan Menggunakan Wawancara Judul penelitian : Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Dengan menggunakan Strategi Reading aloud Bagi Siswa Kelas XII i di SMK 2 PGRI Ponorogo Tahun Ajaran 2009-2010.00 Tempat pengamatan : Di Kelas XII IPS I di SMK 2 PGRI Ponorogo Kompetensi dasar : Memahami penggunaan peralatan Indikator : 3. tetapi pada hakikatnya metode ini bukan memaksa siswa . 03 November 2009 Siklus : I Waktu pengamatan : 07. informan mengatakan bahwasannya penggunaan metode reading aloud pada mata pelajaran bahasa inggris yang diadakan dikelas XII IPS i. Refleksi Dalam penggunaan metode reading aloud . oleh karenanya metode ini cocok digunakan kareana membuat keberanian siswa btambah dan mrnambah kekritisan siswa karena bias melihat kesalahan siswa lain dan memperbaikinya Mengetahui guru Pamong SUMIATI Ponorogo. Petunjuk penggunaan peralatan ( minimal dua manual ) diungkapakan kembali dengan kata-kata sndiri secara tepat Transkrip wawancara Dari hasil wawancara pada hari selasa 03 November 2009 dengan seorang siswa kelas XII IPS i yang bernama iwan.

Petunjuk penggunaan peralatan ( minimal dua manual ) diungkapakan kembali dengan kata-kata sndiri secara tepat Bukti Dokumentasi Refleksi siswa dan siswi kelas XII IPS i. Mengetahui guru Pamong SUMIATI Ponorogo.3-09. _____________________ SITI SAMSIYAH 249062089 http://iznanew. sedang membaca dengan serius serta mempelajari hand out materi yang mereka terima sebelum mereka mebaca did epan kelas.com/2011/07/laporan-ppl-bahasa-inggris.2.4.blogspot.1 Pertanyaan yang terkait debngan isi manual penggunaan alat dijawab dengan benae 3. 03 November 2009 Siklus : II Waktu pengamatan : 07. Peneliti/ peserta PPLK : Siti Samsiyah Hari/ tanggal penelitian : Selasa.4.Mendalam Judul penelitian : Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dengan menggunakan Strategi jigsaw Learning Bagi Siswa Siswi Kelas XII IPS 1 di SMA BAKTI Ponorogo Tahun Ajaran 2008-2009.html .00 Tempat pengamatan : Di Kelas XII IPS I di SMK 2 PGRI Ponorogo Kompetensi dasar : Memahami penggunaan peralatan Indikator : 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful