KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita haturkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmatnya penulis dapat menyusun dan menyelesaikan makalah Material Teknik. Makalah Material Teknik ini disusun sebagai salah satu syarat penilaian dalam mata kuliah Material Teknik yang menjadi mata kuliah softskill, dengan mkalah ini mahasiswa menulis bisa dijadikan acuan bagi pembaca untuk menambah pengetahuan teknik,khususnya mahasiswa teknik mesin. Penulis mengakui adanya kekurangan dalam penyusunan makalah ini, untuk itu penulis mengharapkan adanya kritik dan saran dari para pembaca agar penulis dapat menyempurnakan penulisan makalah ini.

Jakarta, 2010

Penulis

BAB I PENDAHULUAN KERAMIK Keramik memiliki karakteristik yang memungkinkannya digunakan untuk berbagai aplikasi termasuk :

b amorf). Vibrasi atom akan mempengaruhi gerakan atom-atom lain di tetangganya dan hasilnya adalah gelombang yang bergerak dengan kecepatan cahaya yakni fonon. Jenis ikatan yang dominan (ionik atau kovalen) dan struktur internal (kristalin atau amorf) mempengaruhi sifat-sifat bahan keramik. sedang dalam material amorf mungkin keteraturan jarak pendeknya ada. misalnya SiO2. Keramik amorf yang mengandung banyak cacat kristal menyebabkan fonon selalu terhambur sehingga keramik merupakan konduktor panas yang buruk. Sifat termal Sifat termal penting bahan keramik adalah kapasitas panas. yang dominan pada logam. (lihat gambar. yakni ikatan ionik dan kovalen. Hantaran panas dalam padatan melibatkan transfer energi antar atom-atom yang bervibrasi. konduktor bahkan superkonduktor Sifatnya dapat magnetik dan non-magnetik Keras dan kuat. Sifat keseluruhan material bergantung pada ikatan yang dominan. namun pada jarak jauh keteraturannya tidak ada. Klasifikasi Bahan keramik dapat dibedakan menjadi dua kelas : kristalin dan amorf (non kristalin). Panas yang diserap disimpan oleh padatan antara lain dalam bentuk vibrasi (getaran) atom/ion penyusun padatan tersebut. Keramik biasanya memiliki ikatan yang kuat dan atom-atom yang ringan. Kapasitas panas bahan adalah kemampuan bahan untuk mengabsorbsi panas dari lingkungan. Contoh paling baik penggunaan keramik untuk insulasi panas adalah pada pesawat ruang angkasa. Dalam material kristalin terdapat keteraturan jarak dekat maupun jarak jauh. namun rapuh. a struktur yang kristalin. koefisien ekspansi termal.kapasitas panas yang baik dan konduktivitas panas yang rendah. semikonduktor. tidak dominan di keramik karena elektron di keramik sebagian besar terlokalisasi. Beberapa keramik dapat berada dalam kedua bentuk tersebut. Mekanisme hantaran panas oleh elektron. Hampir semua permukaan pesawat tersebut dibungkus keramik yang terbuat dari serat . Fonon bergerak dalam bahan sampai terhambur baik oleh interaksi fonon-fonon maupun cacat kristal. Jadi getaran-getaran atom-atomnya akan berfrekuensi tinggi dan karena ikatannya kuat maka getaran yang besar tidak akan menimbulkan gangguan yang terlalu banyak pada kisi kristalnya. Dua jenis ikatan dapat terjadi dalam keramik. Tahan korosi Sifat listriknya dapat insolator. dan konduktivitas termal.

translusen. Material dengan gap energi lebih besar 3.8 sampai 3. bila didalam selang waktu yang lebih panjang disebut fosforisensi. Gap antara pita valensi dan pita konduksi disebut gap energi. atau opaque. Bahan itu akan tampak transparan dan berwarna. Bahan bervariasi dalam kemampuan untuk mentransmisikan cahaya. Pembelokan cahaya ini adalah akibat perubahan kecepatan rambat yang asal mulanya dari polarisasi elektronik.8 eV akan opaque. Titik leleh aluminium adalah 660 oC.silika amorf. Ubin menjaga suhu tabung pesawat yang terbuat dari Al pada atau dibawah 175 oC. atau dipantulkan. Dalam padatan elektron yang energinya tertinggi ada dalam orbital-orbital dalam pita valensi dan orbital-orbital yang tidak terisi biasanya dalam pita konduksi. walaupun eksterior pesawat mencapau 1400 oC. Karena polarisasi meningkat dengan naiknya ukuran atom. Bila terjadi dalam selang waktu yang pendek disebut flouresensi. Tampak bahan tersebut berwarna kuning-oranye. seperti gelas. Contohnya. Dua mekanisme penting interaksi cahaya dengan partikel dalam padatan adalah polarisasi elektronik dan transisi elektron antar tingkat energi. Gelas yang mengandung ion-ion berat (seperti kristal timbal) memiliki indeks bias yang . dan selanjutnya panas.4 eV dan mengabsorbsi komponen cahaya biru dan violet dari sinar tampak. sebagian energi dikonversikan menjadi deformasi elastik (fonon). Cahaya yang diemisikan dari transisi elektron dalam padatan disebut luminesensi. diabsorbsi. Absorbsi energi menghasilkan perpindahan elektron dari tingkat dasar ke tingkat tereksitasi. Cahaya yang ditransmisikan dari satu medium ke medium lain. Bahan dengan gap energi kurang dari 1.1 eV. gap energi CdS sekitar 2. mentransmisikan cahaya dengan difus. Ketika elektron kembali ke keadaan dasar disertai dengan pemancaran radiasi elektromagnetik. Range energi cahaya tampak 1. Polarisasi adalah distorsi awan elektron atom oleh medan listrik dari cahaya. sebab semua cahaya tampak akan diabsorbsi. misalnya dari gelas ke air akan mengalami pembiasan.1 eV tidak akan menyerap range sinar tampak dan akan tampak transparan dan tak berwarna. Material yang transparan. Sebagai akibat polarisasi. seperti gelas terfrosted. dan biasanya dideskripsikan sebagai transparan. disebut bahan translusen. Batuan yang opaque tidak mentransmisikan cahaya. Bahan dengan gap energi di daerah ini akan mengabsorbsi energi yang berhubungan. Sifat Optik Bila cahaya mengenai suatu obyek cahaya dapat ditransmisikan. Seperti dalam atom elektron-elektron dalam bahan berada dalam tingkat-tingkat energi tertentu.

Hamburan semacam ini terjadi antara lain di batas butiran. Akhirnya serat optik mentransmisikan percakapan telepon dan data komputer yang didasarkan atas refleksi internal total sinyal cahaya.lebih besar dari gelas yang mengandung atom-atom ringan (seperti gelas soda). Aplikasi struktural keramik maju termasuk komponen untuk mesin mobil dan struktur pesawat. Material yang sangat kuat seperti alumina (Al2O3) dan silikon karbida (SiC) digunakan sebagai abrasif untuk grinding dan polishing. TiC mempunyai kekerasan 4 kali kekerasan baja. Transparansi gelas membuatnya bermanfaat untuk jendela. karena kombinasi ikatan ion dan kovalen. Keterbatasan utama keramik adalah kerapuhannya. Misalnya. membuat keramik merupakan material struktural yang menarik. dalam keramik. Banyak aplikasi memanfaatkan sifat optik bahan keramik ini. Ini merupakan masalah khusus bila bahan ini digunakan untuk aplikasi struktural. Pengubahan antara cahaya dan listrik adalah dasar penggunaan bahan semikonduktor seperti GaAs dalam laser dan meluasnya penggunaan LED dalam alat-alat elektronik. alat masak. dan keras dan juga tahan korosi. Jadi. BAB II SIFAT MEKANIK KERAMIK Keramik biasanya material yang kuat. dan pori-pori. lensa. kawat baja dalam struktur pesawat dapat diganti dengan kawat TiC yang mampu menahan beban yang sama hanya dengan diameter separuhnya dan 31 persen berat. Keramik fluoresensi dan fosforisensi digunakan dalam lampu-lampu listrik dan layar-layar tv. Hal inilah yang memungkinkan logam terdeformasi di bawah pengaruh tekanan. yakni kecenderungan untuk patah tiba-tiba dengan deformasi plastik yang sedikit. partikel-partikelnya tidak mudah bergeser. keduanya dapat dibentuk ketika basah namun ketika kering akan menghasilkan objek yang lebih keras dan lebih kuat. Sifat-sifat ini bersama dengan kerapatan yang rendah dan juga titik lelehnya yang tinggi. Semen dan tanah liat adalah contoh yang lain. dan objek-objek seni. filter. Hamburan cahaya internal dalam bahan yang sebenarnya transparan mungkin dapat mengakibatkan bahan menjadi translusen atau opaque. . batas fasa. Dalam logam. Tapi. elektron-elektron yang terdelokalisasi memungkinkan atom-atomnya berubah-ubah tetangganya tanpa semua ikatan dalam strukturnya putus. Keramiknya dengan mudah putus bila gaya yang terlalu besar diterapkan. alat lab.

Sebaliknya. Material yang amorf tidak memiliki butiran dan bidang kristal yang teratur. yakni superkonduktor temperatur kritis tinggi ditemukan. Medan listrik yang diperlukan untuk menghasilkan kerusakan itu disebut kekuatan dielektrik. Sifat Hantaran Listrik. Beberapa isolator keramik (seperti BaTiO3) dapat dipolarisasi dan digunakan sebagai kapasitor. Kekuatan tekan keramik biasanya lebih besar dari kekuatan tariknya. terbakar atau menguap. Kekuatan dielektrik bahan adalah kemampuan bahan tersebut untuk menyimpan elektron pada tegangan tinggi. Tahun 1986. Dalam padatan kristalin. Sebagian besar hantaran listrik dalam padatan dilakukan oleh elektron. Sifat listrik bahan keramik sangat bervariasi.Porselain misalnya sampai 160 kV/cm. sehingga sebagian besar keramik adalah isolator. retakan tumbuh melalui butiran (trans granular) dan sepanjang bidang cleavage (keretakan) dalam kristalnya. Beberapa keramik mempunyai kekuatan dielektrik yang sangat besar. Bahan jenis ini di bawah suhu kritisnya memiliki hambatan = 0. Bila hal ini terjadi arus mengalir dalam kapasitor. konduktivitas keramik dapat ditingkatkan dengan memberikan ketakmurnian. maka hambatan logam meningkat pula dengan kenaikan suhu. Namun dengan tegangan tinggi dapat mengeksitasi elektron dari pita valensi ke pita konduksi. sehingga permukaan putus kemungkinan besar mulus penampakannya. . keramik jenis baru. Untuk memperbaiki sifat ini biasanya keramik di-pretekan dalam keadaan tertekan. elektron penghantar dihamburkan oleh vibrasi termal meningkat dengan kenaikan suhu. Keramik dikenal sangat baik sebagai isolator. Akhirnya. Sering pula digunakan bahan yang disebut dielektrik. Bila kapasitor dalam keadaan bermuatan penuh. Material semacam ini digunakan untuk menyimpan muatan listrik. dan oleh karena itu disebut semikonduktor. Di logam. dan mungkin disertai dengan kerusakan material karena meleleh. Namun. Permukaan tempat putus yang dihasilkan mungkin memiliki tekstur yang penuh butiran atau kasar. Keramik lain menghantarkan elektron bila energi ambangnya dicapai. keramik yang disebut sebagai piezoelektrik dapat menghasilkan respons listrik akibat tekanan mekanik atau sebaliknya. Bahan ini adalah isolator yang dapat dipolarisasi pada tingkat molekular.Faktur rapuh terjadi bila pembentukan dan propagasi keretakan yang cepat. Kekuatan tekan penting untuk keramik yang digunakan untuk struktur seperti bangunan. hampir tidak ada arus yang lewat. elektron valensi dalam keramik tidak berada di pita konduksi. Energi termal juga akan mempromosikan elektron ke pita konduksi.

yang ditemui pada mikrofon. phospatat dll. 2. Efek domino ini menekankan ketergantungan dari sifat akhir produk keramik dalam karakteristik semua tahapan pemrosesan. Semua ketidak-sempurnaan pada bahan baku diperbanyak kedalam pembesaran ketidaksempurnaan dalam produk yang disinter. Dalam bahan piezoelektrik. Bagaimanapun juga. atau mineral-mineral lain dimana dapat berubah menjadi oksida-oksida luluh. Kemampuan penghantaran ion didasarkan kemampuan keramik tertentu untuk memungkinkan anion oksigen bergerak. Zirkonia. Pada dasarnya. seperti hidroksida. konduktivitas meningkat (hambatan menurun) dengan kenaikan suhu. atau kelistrikan tekan. dan sebagainya. ZrO2.2 Mineralogi Keramik Keramik secara tradisional berdasar pada mineral oksida. Bahan piezoelektrik digunakan untuk tranduser. 2. secara harfiah bila terdapat kesalahan dalam satu tahap pemrosesan keramik maka akan mempengaruhi secara nyata hasil akhir keramiknya. penerapan gaya atau tekanan dipermukaannya akan menginduksi polarisasi dan akan terjadi medan listrik. muatan listrik dapat juga dihantarkan oleh ion-ion.sehingga dalam keramik. hampir . sementara pada waktu yang sama tetap berupa isolator. bahan baku keramik yang digunakan untuk produksi mempunyai banyak kendala yang mempengaruhi pada sifat akhir benda jadi dibandingkan dengan kelompok bahan lain misal logam atau polimer. adalah contoh padatan ionik. dan merupakan dasar banyak aplikasi komersial. dan secara umum dalam karakteristik bahan baku. Sifat ini merupakan bagian bahan "canggih" yang sering digunakan sebagai sensor. jadi bahan tersebut mengubah tekanan mekanis menjadi tegangan listrik. tidak seperti logam (peleburan – pembekuan – deformasi plastik). “apa yang masuk – itulah yang keluar”. Sifat ini dapat diubahubah dengan merubah komposisi. Salah satu teknologi yang paling prominen adalah sel bahan bakar. karbonat. Hal ini dikarenakan tidak terdapat tahapan penghalusan lanjut untuk keramik. berkenaan dengan keunggulan oksigen dalam kerak bumi. halida.1 Serbuk Keramik Silikat Efek Domino pada Pemrosesan Keramik Sesuai dengan sifat alami keramik. Beberapa keramik memiliki sifat piezoelektrik. dari sensor zat kimia sampai generator daya listrik skala besar. Mineral-mineral ini merupakan gabungan dari sebagian besar unsur yang ada dipermukaan bumi ini. yang distabilkan dengan kalsia (CaO). Dalam bahan keramik. sulfida.

setengah unsur yang telah dikenali terjadi secara normal sebagai oksida. kita dapat secara nyata mengatakan bahwa “ separo dari dunia ini adalah keramik…”Deret unsur-unsur relatif besar dimana sering terdapat dalam keramik meliputi: O. Ca. dan sebaliknya: magnesia adalah tidak umum dalam batuan asidik. Sebagai contoh. hal ini dipercaya dimana kerusakan dari beberapa silikat. Struktur silikat meliputi sejumlah besar unsur-unsur dalam tabel periodik. dan dengan silika rendah (dan biasanya mengandung magnesia yang tinggi {[3. Tidak ada mineralmineral yang digunakan dalam pemrosesan tradisional keramik dapat diperlakukan sebagai “komposisi tetap”. silika SiO2. Bagaimanapun juga. bahwa beberapa keramik penting menunjukkan konsentrasi yang agak tinggi pada air laut. seperti halnya granit atau basal dimana kristal terbentuk dari magma (siapa tahu lumpur lapindo merupakan bahan baku keramik maju yang tersedia…). Jadi. mereka tidak mempunyai komposisi yang diberikan oleh formula kimia. Kristalisasi dari batuan beku dari perapian menjadikan formasi dari silikat dan mineral-mineral lain penting dalam pemrosesan keramik.1% dari kerak bumi] dan/atau kalsia [5. dan Fledspars (K. Sungguh. Keseimbangan dipengaruhi oleh komponen yang mudah menguap (air dan organiks). Yaitu. kandungan silika pada lepung Kaolin secara umum bervariasi pada 45% berat sampai 50% berat. diikuti dengan sedimentasi. dan beberapa industri kimiawi lain. yaitu secara signifikan menurunkan titik lebur yang mengkontaminasi bahan. Si. Batu-batu ini adalah silikat kompleks. membentuk formasi mineral tanah liat. K. Ti. sebagian besar MgO dengan kemurnian tinggi (suatu bahan tahan api yang penting) sekarang ini disediakan dari air laut. Mg. dari 10% berat sampai 15% berat. Hal ini sangat menguntungkan untuk produksi bahan tahan api khususnya: kontaminasi silang dari batuan dasar dan asidik akan menyebabkan kehilangan ketahanan api yang signifikan. alkali dll. dan alumina 35 % berat sampai 40% berat. mengandung 16% berat) dikenal dengan nama asidik (acidic). alumina. Istimewanya. Hal ini menarik untuk dicatat.Bahan baku dasar untuk keramik tradisional termasuk lempung. dimana komposisi dapat menggambarkan kandungan dari oksida biner sederhana seperti silika. Al.7% dari kerak bumi]): didefinisikan sebagai dasar. . Silika. oksida yang relatif besar di Bumi (62% berat dari kerak kontinental Bumi) adalah dasar dari klasifikasi ini. Na. biasanya oksida kompleks seperti silikat. Batu dengan proporsi SiO2 yang tinggi (dan biasanya mengandung alumina yang tingi – dimana merupakan komponen kedua terbesar di kerak Bumi. sebagian besar mineral penting dalam keramik berasal dari transformasi batu beku dari perapian (igneous rock). Alumina agak tidak umum dalam batuan dasar. Na) AlSi3O8.

bijih krom. organik) dengan menempatkan dan/atau pemisahan magnetik. kaolin kalsinasi. barium karbonat.5)2 (OH)2 Ilit Al2-xMgxK-1-x-y(Si1. talek. sirkon. wolastonit. salah satu pencemar yang paling tidak dikehendaki dalam kaolin adalah oksida besi. sirkonia kalsinasi stabil.67 Na0. pigmen sirkon kalsinasi. Bola lempung pada umumnya lebih banyak mengandung bahan organik (menunjukkan “hilangnya” permulaan .3 Pemrosesan Mineral Teknik modern dan keramik unggul membutuhkan serbuk kemurnian tinggi dimana akan sangat menguntungkan dan mempunyai karakteristik tertentu (keuntungan dijabarkan dalam seluruh proses penggilingan (milling) dan klasifikasi prosedur serbuk keramik). Sebagai contoh. ubin. feldspar. abu soda. dan banyak lagi yang lain Industri Kimia: alumina kalsinasi (dari proses Bayer). bentonit dimurnikan. lempung hasil proses mempunyai variasi yang lebar dalam komposisi dan ukuran partikel. bola. batu api tembikar (potter’s flint). magnesia fusi. Kaolin Georgia kualitas tinggi dikenal akan kemurniannya (rendah besi) dan sifat perapian putih bagus. silikon karbida (proses Acheson). bentonit). Secara alami. dimana akan secara efektif menghitamkan barang yang putih. ferit kalsinasi. pigmen sirkonia. serpihan. kaolin.5-yAl0. alumina fusi. pasir kaca. piropilit. nepelin syenit. bauksit mentah. kianit mentah. rutil.33 Mg0. Salah satu kemungkinan klasifikasi dari bahan baku keramik berhubungan dengan teknik pemrosesan maju/unggul yaitu: Mineral mentah (crude minerals): tanah liat (gerabah. bauksit. Operasi peremukan dan penggerindaan awal pada deposit mineral ditujukan membebaskan komponen yang tidak dikehendaki (ketidak-murnian. kianit.Jumlah ini dapat dibandingkan dengan formula kimiawi ideal dari mineral-mineral silikat terpilih berikut: Mineral Formula Kimia Ideal Kaolinit Al2(Si2O5)(OH)4 Halosit Al2(Si2O5)(OH)4 2H2O Piropillit Al2(Si2O5)2(OH)2 Monmorilonit (Al1. dolomit. Mineral Industri: bola lempung dimurnikan. dan pengumpulan partikel-halus mineral murni (misal lempung) dengan pengambangan (floating). titania.33)(Si2O5)2(OH)2 Mika Al2K(Si1.5Al0. oksida besi. tergantung pada lokasi dan pemrosesan mineral. magnesia kalsinasi (dari air laut).5+YO5)2(OH)2 2. spodumen. titaniat kalsinasi.

keramik kristalin dan amorf (non kristalin). Secara umumnya. mudah dimengerti dan supaya dapat diterima oleh para pembaca. sedang dalam material amorf mungkin keteraturan jarak pendeknya ada. namun pada jarak jauh keteraturannya tidak ada. (lihat gambar. . Dalam pembuatan makalah ini. misalnya SiO2. makalah ini yang baik haruslah mempunyai harapan-harapan yang tinggi. BAB III KESIMPULAN Makalah ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang keramik. a struktur yang kristalin. Mahasiswa juga dapat menimba pengatahuan dan sifat-sifat material keramik. mahasiswa dituntut supaya bersifat mandiri untuk meningkatkan pengetahuan yang berguna dan membawa kemajuan kepada kehidupan sehari-hari.dalam diagram komposisional) dan lebih plastik. Beberapa keramik dapat berada dalam kedua bentuk tersebut. b Kesimpulannya. Dalam material kristalin terdapat keteraturan jarak dekat maupun jarak jauh. Makalah ini telah mencapai aspek-aspek yang telah dikemukakan dan berpotensi untuk menjadi pengetahuan yang popular dikalangan masyarakat sekarang.

kimianet.lipi.akprind.dosen.ac.DAFTAR PUSTAKA http://ellyawan.id/ .id/?p=19 http://www.go.