Mengenal Bahan Organik Lebih Jauh..!!

Kata “bahan Organik” atau biasanya disingkat dengan kata BO sering kita dengar bahkan ucapkan dalam kaitannya dengan masalah kehutanan. Bahan organik sendiri merupakan bahanbahan yang dapat diperbaharui, didaur ulang, dirombak oleh bakteri-bakteri tanah menjadi unsur yang dapat digunakan oleh tanaman tanpa mencemari tanah dan air. Bahan organik tanah merupakan penimbunan dari sisa-sisa tanaman dan binatang yang sebagian telah mengalami pelapukan dan pembentukan kembali. Bahan organik demikian berada dalam pelapukan aktif dan menjadi mangsa serangan jasad mikro. Sebagai akibatnya bahan tersebut berubah terus dan tidak mantap sehingga harus selalu diperbaharui melalui penambahan sisa-sisa tanaman atau binatang. Adapun sumber primer bahan organik adalah jaringan tanaman berupa akar, batang, ranting, daun, dan buah. Bahan organik dihasilkan oleh tumbuhan melalui proses fotosintesis sehingga unsur karbon merupakan penyusun utama dari bahan organik tersebut. Unsur karbon ini berada dalam bentuk senyawa-senyawa polisakarida, seperti selulosa, hemiselulosa, pati, dan bahan- bahan pektin dan lignin. Selain itu nitrogen merupakan unsur yang paling banyak terakumulasi dalam bahan organik karena merupakan unsur yang penting dalam sel mikroba yang terlibat dalam proses perombakan bahan organik tanah. Jaringan tanaman ini akan mengalami dekomposisi dan akan terangkut ke lapisan bawah serta diinkorporasikan dengan tanah. Tumbuhan tidak saja sumber bahan organik, tetapi sumber bahan organik dari seluruh makhluk hidup.

populasi mikroba tanah. lignin 10-30% dan lemak 1-8%. Bagian padatan sekitar 25% dari hidrat arang 60%. akan tersebut memberikan perbedaan pengaruh yang disumbangkannya ke dalam tanah. H dan O. hidrogen dan abu masing-masing sekitar 8%. Hal itu berkaitan erat dengan komposisi atau susunan dari bahan organik tersebut. Fauna terlebih dahulu harus menggunakan bahan organik tanaman setelah itu barulah menyumbangkan pula bahan Perbedaan sumber bahan organik tanah organik.Sumber sekunder bahan organik adalah fauna. sisa dari sebagian besar residu tanaman . Ditinjau dari susunan unsur karbon merupakan bagian yang terbesar (44%) disusul oleh oksigen (40%). keadaan drainase tanah. dan pengelolaan tanah. suhu. Kandungan bahan organik dalam setiap jenis tanah tidak sama. Jaringan tumbuhan sebagian besar tersusun dari air yang beragam dari 60-90% dan rata-rata sekitar 75%. tipe vegetasi yang ada di daerah tersebut. Humus merupakan salah satu bentuk bahan organik. Definisi humus yaitu fraksi bahan organik tanah yang kurang lebih stabil. Pada umumnya jaringan binatang akan lebih cepat hancur daripada jaringan tumbuhan. protein 10%. Humus biasanya berwarna gelap dan dijumpai terutama pada lapisan tanah atas. Hal ini tergantung dari beberapa hal yaitu. Jaringan asli berupa tubuh tumbuhan atau fauna baru yang belum lapuk terus menerus mengalami serangan-serangan jasad mikro yang menggunakannya sebagai sumber energinya dan bahan bangunan tubuhnya. Komposisi atau susunan jaringan tumbuhan akan jauh berbeda dengan jaringan binatang. Susunan abu itu sendiri terdiri dari seluruh unsur hara yang diserap dan diperlukan tanaman kecuali C. curah hujan. Hasil pelapukan bahan asli yang dilakukan oleh jasad mikro disebut humus.

baik secara fisika. Bahan organik cenderung mampu meningkatkan jumlah air yang dapat ditahan di dalam tanah dan jumlah air yang tersedia pada tanaman. . Humus memiliki kontribusi terbesar terhadap durabilitas dan kesuburan tanah. Tetapi tidak seperti liat yang kebanyakan kristalin. Bahan tersebut dapat berupa pupuk organik. Bahan organik dapat diperoleh dari residu tanaman sepert akar. Fungsi: bahan organik adalah: 1. yang dikembalikan ke tanah. Disamping itu bahan organik adalah sumber energi dari sebagian besar organisme tanah. Akhirnya bahan organik merupakan sumber energi bagi jasad mikro. Sebagai granulator. Bahan organik adalah bahan pemantap agregat tanah yang sangat baik. Bahan organik merupakan bahan penting dalam menciptakan kesuburan tanah. 1983). yaitu memperbaiki struktur tanah. dan merupakan sumber dari unsur hara tumbuhan. yaitu bermuatan negatif. humus selalu amorf (tidak beraturan bentuknya). 5% tetapi pengaruhnya terhadap sifat-sifat tanah besar sekali. Tanpa bahan organik semua kegiatan biokimia akan terhenti (Doeswono. Pengaruh Bahan Organik Terhadap Produksi Tanaman Bahan organik merupakan perekat butiran lepas dan sumber utama nitrogen. yang proses perubahannya dapat terjadi secara alami atau buatan. batang. dalam bentuk inilah bahan organik banyak terakumulasi dalam tanah. kimia maupun dari segi biologi tanah. daun yang gugur. Humuslah yang aktif dan bersifat menyerupai liat. Humus merupakan bentuk bahan organik yang lebih stabil.terdekomposisi. fosfor dan belerang.

sisa tanamna lebih banyak dikembalikan ke lahan dan disini lebih banyak penutupan oleh tanaman selama musim pertumbuhan. 3. P. . 5. serta peranan fisik di dalam memperbaiki struktur tanah dan lainnya. tetapi untuk nutrisi tanaman yang efisien. 4. Hasil tanaman yang lebih besar terutama dimana hanya biji-bijian saja yang dipanen. Menambah kemampuan tanah untuk menahan unsurunsur hara (Kapasitas tukar kation tanah menjadi tinggi). Sebab bahan organik berasal dari tanaman yang tertinggal. Bahan organik mempengaruhi struktur tanah dan cenderung untuk menjaga menaikkan kondisi fisik yang diinginkan. Menambah kemampuan tanah untuk menahan air. Bahan organik tidak mutlak dibutuhkan di dalam nutrisi tanaman. kimia dan biologis dari tanah. Hewan-hewan tanah tergantung pada bahan organik untuk makanan dan mendukung kondisi fisik yang diinginkan dengan mencampur tanah membentuk alur-alur. terdapat suatu peningkatan yang besar hasil tanaman pada beberapa negara. P dan S untuk tanaman peranan biologis di dalam mempengaruhi aktifitas organisme mikroflora dan mikrofauna. peranannya tidak boleh ditawar lagi. Mereka memiliki peranan kimia di dalam menyediakan N. sisa . unsur mikro dan lain-lain.2. Sumber energi bagi mikroorganisme. berisi unsur-unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Sumber unsur hara N. Bahan organik memainkan beberapa peranan penting di tanah. Sejak perang dunia ke dua. S. Sumbangan bahan organik terhadap pertumbuhan tanaman merupakan pengaruhnya terhadap sifatsifat fisik.

makin tinggi jumlah liat maka makin tinggi kadar bahan organik dan N tanah. Hal itu disebabkan akumulasi bahan organik memang terkonsentrasi di lapisan atas. faktor yang penting adalah kedalaman tanah. Makin ke daerah dingin.Perlu dipelajari juga faktor yang mempengaruhi kadar bahan organik dan nitrogen tanah. Tekstur tanah juga cukup berperan. Bahan organik merupakan . oksidasi terhambat karena kondisi aerasi yang buruk. Tanah berpasir memungkinkan oksidasi yang baik sehingga bahan organik cepat habis. Disamping itu vegetasi penutup tanah dan adanya kapur dalam tanah juga mempengaruhi kadar bahan organik tanah. bila kondisi lainnya sama. Vegetasi hutan akan berbeda dengan padang rumput dan tanah pertanian. Faktor iklim yang berpengaruh adalah suhu dan curah hujan. biologis. Faktorfaktor ini saling berkaitan. yaitu sifat fisik. dan sifat kimia tanah. dimana air berlebih. Kadar bahan organik terbanyak ditemukan di lapisan atas setebal 20 cm (15-20%). Semakin ke bawah kadar bahan organik semakin berkurang. Pada tanah dengan drainase buruk. kadar bahan organik dan N makin tinggi. sehingga sukar menilainya sendiri (Hakim et al. iklim. Pada kondisi yang sama kadar bahan organik dan N bertambah 2 hingga 3 kali tiap suhu tahunan rata-rata turun 100C. kadar bahan organik dan N juga bertambah. Peranan bahan organik bagi tanah adalah dalam kaitannya dengan perubahan sifat-sifat tanah. Kedalaman lapisan menentukan kadar bahan organik dan N. tekstur tanah dan drainase. bila kelembaban efektif meningkat. Hal itu menunjukkan suatu hambatan kegiatan organisme tanah. 1986). Bahan organik berperan penting untuk menciptakan kesuburan tanah. Hal ini menyebabkan kadar bahan organik dan N tinggi daripada tanah berdrainase baik.

Kadar air optimal bagi tanaman dan mikroorganisme adalah 0. Menurut Arsyad (1989) peranan bahan organik dalam pembentukan agregat yang stabil terjadi karena mudahnya tanah membentuk kompleks dengan bahan organik. diantaranya jamur dan cendawan. Pengaruh Bahan Organik pada Sifat Fisika Tanah Meningkatkan kemampuan tanah menahan air. Bahan organik adalah bahan pemantap agregat tanah yang tiada taranya. Peningkatan secara fisik butir-butir prima . yaitu memperbaiki struktur tanah. Melalui penambahan bahan organik.5 bar/ atmosfer. Miselia atau hifa cendawan tersebut mampu menyatukan butir tanah menjadi agregat.pembentuk granulasi dalam tanah dan sangat penting dalam pembentukan agregat tanah yang stabil. Salah satu peran bahan organik yaitu sebagai granulator. tanah yang tadinya berat menjadi berstruktur remah yang relatif lebih ringan. Air tanah mempengaruhi mikroorganisme tanah dan tanaman di atasnya. Demikian pula dengan aerasi tanah yang menjadi lebih baik karena ruang pori tanah (porositas) bertambah akibat terbentuknya agregat. karena bahan organik digunakan oleh mikroorganisme tanah sebagai penyusun tubuh dan sumber energinya. Pergerakan air secara vertikal atau infiltrasi dapat diperbaiki dan tanah dapat menyerap air lebih cepat sehingga aliran permukaan dan erosi diperkecil. Hal ini dapat dikaitkan dengan sifat polaritas air yang bermuatan negatif dan positif yang selanjutnya berkaitan dengan partikel tanah dan bahan organik. sedangkan bakteri berfungsi seperti semen yang menyatukan agregat. Hai ini berlangsung melaluime kanisme : Penambahan bahan organik dapat meningkatkan populasi mikroorganisme tanah.

unsur hara. kemudian tersedia kembali.P.S diikat dalam bentuk organik atau dalam tubuh mikroorganisme. Peningkatan secara kimia butir-butir liat melalui ikatan antara bagian negatif liat dan bagian positf dari senyawa organik berbentuk rantai polimer. Peningkatan KTK akibat penambahan organik akan bahan organik dikarenakan pelapukan bahan humus (koloid organik) yang menghasilkan mempunyai permukaan dapat menahan unsur hara dan air sehingga dapat dikatakan bahwa pemberian bahan organik dapat menyimpan pupuk dan air yang diberikan di dalam tanah. Berbeda dengan pupuk komersil dimana biasanya ditambahkan dalam jumlah yang banyak karena sangat . Sekitar setengah dari kapasitas tukar kation (KTK) tanah berasal dari bahan organik. Dengan cara ini pembentukan struktur tanpa adanya fraksi liat dapat terjadi dalam tanah. Peningkatan secara kimia butir-butir liat melalui ikatan bagian-bagian pada senyawa organik yang berbentuk rantai panjang. sehingga terhindar dari pencucian. Peningkatan KTK menambah kemampuan tanah untuk menahan unsur. Bahan organik dapat meningkatkan kapasitas tukar kation dua sampai tiga puluh kali lebih besar daripada koloid mineral yang meliputi 30 sampai 90% dari tenaga jerap suatu tanah mineral.oleh miselia jamur dan aktinomisetes. Peningkatan secara kimia butir-butir liat melalui ikatan antar bagian negatif liat dengan bagian negatif (karbosil) dari senyawa organik dengan perantara basa dan ikatan hidrogen. Unsur N. Pengaruh Bahan Organik pada Sifat Kimia Tanah Meningkatkan daya jerap dan kapasitas tukar kation (KTK).

fosfor dan belerang diikat dalam bentuk organik dan asam humus hasil dekomposisi bahan organik akan mengekstraksi unsur hara dari batuan mineral. hal ini ditambahkan. nutrien yang tersimpan dalam residu organik tidak larut dalam air sehingga dilepaskan oleh proses mikrobiologis. Penurunan pH tanah akibat penambahan bahan organik dapat terjadi karena dekomposisi bahan organik yang banyak menghasilkan asam-asam dominan. Sedangkan kenaikan pH akibat penambahan bahan organik yang terjadi pada tanah masam dimana kandungan aluminium tanah tinggi . Bahan organik berperan sebagai penambah hara N. P. Meningkatkan kation yang mudah dipertukarkan dan pelarutan sejumlah unsur hara dari mineral oleh asam humus. jenis Penambahan tanah dan bahan bahan organik organik dapat yang meningkatkan atau malah menurunkan pH tanah. K bagi tanaman dari hasil mineralisasi oleh mikroorganisme. Sebagai hasilnya kandungan nitrogen tersedia stabil pada level intermediet dan mengurangi bahaya kekurangan dan kelebihan. seperti nitrogen pada protein menjadi amonium atau nitrit. Nitrogen. terjadi . immobilisasi.larut air sehingga pada periode hujan terjadi kehilangan yang sangat tinggi. Melalui mineralisasi. Bahan organik dapat menjaga keberlangsungan suplai dan ketersediaan hara dengan adanya kation yang mudah dipertukarkan. Mineralisasi merupakan merupakan lawan kata dari oleh Mineralisasi transformasi mikroorganisme dari sebuah unsur pada bahan organik menjadi anorganik. Mempengaruhi kemasaman bergantung atau pada pH. unsur hara menjadi tersedia bagi tanaman. Kehilangan karena pencucian tidak seserius seperti yang terjadi pada pupuk komersil.

lemak. pemberian bahan organik dapat pertumbuhan yang aktivitas di mikroorganisme. Bahan organik segar yang ditambahkan ke dalam tanah akan dicerna oleh berbagai jasad renik yang ada dalam tanah dan selanjutnya didekomposisisi jika faktor . Kegiatan jasad mikro dalam membantu dekomposisi bahan organik meningkat. resin. minyak. Pengaruh Bahan Organik pada Sifat Biologi Tanah Jumlah meningkatkan bagi dan aktivitas metabolik dan organisme tanah meningkat. Akumulasi residu tanaman dan hewan sebagai bahan organik dalam tanah antara lain terdiri dari karbohidrat. lilin. tanin. Bahan organik merupakan sumber energi dan bahan makanan mikroorganisme hidup Mikroorganisme tanah saling berinteraksi dengan kebutuhannya akan bahan organik karena bahan organik menyediakan karbon sebagai sumber energi untuk tumbuh.karena bahan organik mengikat Al sebagai senyawa kompleks sehingga tidak terhidrolisis lagi . Secara umum. pigmen dan mineral. Peranan bahan organik terhadap perbaikan sifat kimia tanah tidak terlepas dalam kaitannya dengan dekomposisi bahan organik. Proses yang terjadi dalam dekomposisi yaitu perombakan sisa tanaman atau hewan oleh miroorganisme biomassa tanah atau enzim-enzim dan lainnya. senyawa N. akumulasi pelepasan akhir. dalam tanah. sehingga hal ini dapat menambahkan unsur-unsur hara dalam tanah. karena pada proses ini terjadi perubahan terhadap komposisi kimia bahan organik dari senyawa yang kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana. lignin. serta peningkatan organisme.

Peranan Bahan Organik Bagi Tanaman Bahan organik memainkan beberapa peranan penting di tanah. Bahan organik mempengaruhi struktur tanah dan cenderung untuk menjaga menaikkan kondisi fisik yang diinginkan. Sebab bahan organik berasal dari tanaman yang tertinggal. Setelah arti penting mengetahui bahan uraian mengenai bahan organik dengan ikut diharapkan menambah pengetahuan untuk berbagai pihak akan organik tentang sehingga bahan diharapkan rekayasa-rekayasa organik dapat berpartisipasi untuk meningkatkan produktivitas lahan. Peranan bahan organik ada yang bersifat langsung terhadap tanaman. Oleh : Taufik Ansori 05/187101/KT/05776 . Dekomposisi berarti perombakan yang dilakukan oleh sejumlah mikroorganisme (unsur biologi dalam tanah) dari senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana. Makin banyak bahan organik maka makin banyak pula populasi jasad mikro dalam tanah. tetapi sebagian besar mempengaruhi tanaman melalui perubahan sifat dan ciri tanah. Hasil dekomposisi berupa senyawa lebih stabil yang disebut humus.lingkungan mendukung terjadinya proses tersebut. berisi unsur-unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.