Tujuan Instruksional Umum 1. Dapat memahami dan menghayati pentingnya komunikasi dalam oprganisasi. 2.

Dapat mengerti dan memahami tentang peran komunikasi secara inter-personal, proses komunkasi dan tunuan komunikasi.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

DRS. ALI MASHAR, MM SEMINAR MSDM

MM SEMINAR MSDM . dan tentang permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan. Peran Komunikasi Inter-Personal 1. Sebagai Wahana dalam Problem Solving dan Innovating Banyak permasalahan yang dapat diselesaikan oleh setiap karyawan yang menggunakan keahliannya dan keterampilannya.BERKOMUNIKASI Sistem tak akan mungkin berfungsi tanpa komunikasi. yaitu : komunikasi interpersonal (Interversonal Communication disingkat IC). ALI MASHAR. masalah-masalah yang menyangkut perencanaan jangka panjang. Manajer berkewajiban untuk menjamin terjadinya arus informasi dalam sistem sumberdaya manusia. bahkan kejadian Pusat Pengembangan Bahan Ajar . komunikasi dapat dilihat sebagai : Sistem informasi manajemen yang formal Sistem informasi yang operasional Organization development. Manajer berfungsi sebagai pusat komunikasi dalam kegiatan koordinasi dan bertanggung jawab atas sampainya informasi kepada karyawan tentang tujuan dan sasaran perusahaan. dan Sistem komunikasi yang informal Komunikasi dapat juga dinilai dari sifatnya pada tingkat perorangan (individu) khususnya dalam kaitannya dengan hubungan antara atasan-bawahan. khususnya komunikasi antar unsur. IC tentunya harus didorong agar setiap orang dapat menguraikan seluk beluk pekerjaannya kepada sejawatnya dalam rangka organisasi dan dalam kaitannya dengan pekerjaannya. Sebagai Media Koordinasi Jika terdapat sejumlah manusia yang bekerja untuk satu tujuan yang sama. 2. Dari segi organisasi. OD. setiap kegaitan dari setiap orang harus terkoordinasi. proyek-proyek rekayasa. Pada tetap muka ini kita akan mendahulukan proses komunikasi antara atasan dan bawahan ini. Namun demikian.UMB DRS.

peran komunikasi adalah sebagai pendorong umpan balik. Kedua sistem tersebut. 4. sampai kepada informasi interpersonal. Pada keadaan seperti ini. telpon. papan pengumuman. Komunikasi yang diperlukan itu berkisar dari mulai yang formal dan rumit. setiap pemecahan yang memakai cara-cara yang inovatif harus dapat dirangsang oleh komunikasi antar anggota kelompok.demi kejadian sehari-hari. dan lain-lainnya. Tingkat komunikasi yang paling rendah dapat diobservasi pada hubungan atasan-bawahan. Sistem ini memberikan petunjuk pelaksanaan komunikasi pada seluruh karyawan yang dalam pelaksanaan tugasnya sangat memerlukan informasi tertentu. MM SEMINAR MSDM . dan umpan balik sebagai alat bantu memonitor kejadian. Pada tingkat yang lebih makro (besar) dapat saja terjadi komunikasi yang lebih formal. Sebagai Ejawantah Kepemimpinan Untuk memberitahukan dan untuk mempengaruhi bawahan. Pesan yang sama harus diinformasikan kepada seluruh karyawan. yang sering dilakukan melalui memo. Sistem selebaran ini dimaksudkan untuk menyebarluaskan sasaran dan tujuan dari perusahaan. Manajer hendaknya dapat menonjolkan situasi yang mendorong bawahan untuk berprestasi melalui cara-cara berkomunikasi tersebut. 3. atau bahkan tatap muka. Sebagai Wahan untuk Evaluasi dan Regulasi Komunikasi dapat menampilkan sarana untuk memberikan evaluasi keragaan para karyawan. Komunikasi yang menghubungkan seluruh karyawan dalam perusahaan dengan pandangan dan idealisme dari para pimpinannya. yaitu sistem selebaran dan sistem formal. kertas selebaran. Sangat penting adalah kemampuan untuk menyusun ketentuan-ketentuan tentang pelaksanaan SDM. biasanya berbentuk selebaran saja. Media yang dapat menyampaikan informasi itu berbentuk koran perusahaan. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . didukung oleh sistem komunikasi interpersonal yang memberikan semacam klasifikasi (bertambah tinggi kemampuan sebarnya).UMB DRS. Disini. sehingga mereka dapat mengambil langkah-langkah perbaikan seperlunya. seorang manajer seharusnya mempunyai kemampuan dan gaya berkomunikasi dengan baik dan tepat. ALI MASHAR. dilakukan oleh upaya kelompok. dalam bentuk informasi kepada manajer dan kepada para karyawan perihal unjukkerja masing-masing. Komunikasi dapat terjadi pada setiap tingkat organisasi dalam sistem perusahaan secara keseluruhan.

Manajer menggunakan komunikasi untuk menyakinkan bawahan untuk melaksanakan tugasnya melakukan perintahnya dengan kesungguhan. Tujuan berkomunikasi adalah : Memberitahu Memberikan penilaian Menyakin Mencari tahu (umpan balik) Dalam situasi kerja sehari-hari manajer memberi informasi tentang perkembangan baru dan meminta informasi tentang keadaan yang sesungguhnya dari penugasan mereka. ALI MASHAR. Sistem komunikasi antar kelompok dapat terjalin jika terdapat banyak kontrak interpersonal dan dengan demikian memperbanyak garis atau titik singgung yang memberikan dampak positif bagi terjalinnya kerjasama dan meningkatnya unjuk kerja. Jadi sering komunikasi dalam dunia usaha dikembangkan untuk meningkatkan keyakinan seseorang akan tugasnya dan tugas orang lain. Semua individu dalam organisasi menyalurkan penilaian karyawan dan situasi kerja. memberikan bobot dan relevansi pada perilaku masing-masing.Sistem komunikasi pada tingkat interpersonal. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Komunikasi terjadi apabila mereka yang terkait dengan komunikasi. si pengerim berita dan si penerima pesan. dalam menyampaikan ide. tetapi juga perasaan dan sikap dapat tersalurkan juga.UMB DRS. Apakah komunikasi itu ? IC adalah proses dari hubungan seseorang dengan orang lain. Tidak saja informasi itu tersalurkan. MM SEMINAR MSDM . Sebaliknya bawahan juga menggunakan komunikasi untuk menyakinkan atasannya akan pentingnya proposal mereka dijalankan diperusahaan tersebut. dapat dilihat dari kemampuan : Sistem indera secara fisiologik dan spikologik Interprestasi terhadap pesan Encoding dan docoding dari setiap pesan Kemampuan seluruh komunikasi Kecepatan dan ketepatan responsi. konsepsi. citra atau rasa. dan Penerimaan dan penyaluran pesan.

apa yang kita terima sebagai informasi. Berlebihan. berupa fakta yang nyata (hard facts). adanya data yang diajukan secara berulang-ulang. Seringkali. Kemutakhirannya. kemungkinan berhasilnya komunikasi sangat tinggi.UMB DRS. perbedaan yang konsisten dengan data yang sesungguhnya. Data lebih merupakan fakta yang bisa diperoleh pada setiap file. apakah tidak dikotori oleh data yang tidak diperlukan. ALI MASHAR. sejauh mana data itu masih berlaku. Jika kita hanya menyampaikan satu ide saja. Kualitas informasi sangat dipengaruhi oleh : Kebenarannya. apakah data itu terlalu berlebih-lebihan. ada kelainannya. Apakah Pesan atau Message itu ? Pesan adalah berkas informasi yang disalurkan melalui media informasi dari si pengirim kepada si penerima. rellability. dan sikap manusia. perbedaan antara yang sesungguhnya dengan yang dikomunikasikan. apakah suatu data menggambarkan sesungguhnya. MM SEMINAR MSDM . Ketepatannya. Namun apabila kita mengirim ide dalam Pusat Pengembangan Bahan Ajar . dan didukung oleh data lainnya yang memadai. Komputer hanya dapat menerima data. Dalam memberikan pesan itu harus diperhatikan. Banyaknya ide dalam satu pesan. accuracy. Bias. tetapi komputer dinamakan mengkomunikasikan informasi kepada seorang manajer apabila manajer tersebut menggunakan komputer itu sebagai keluaran untuk pengambilan keputusan (jadi bahan masukan bagi decision making). validity. Tingkat berlakunya. kepercayaan. informasi itu ada distorsinya. atau media simpan lainnya. Kita berkomunikasi melalui informasi. sangatlah berbeda dengan yang sesungguhnya. da n Kemurniannya. 1. Karena itu kita harus mencarikan keadaan yang sebenarnya.Apakah Informasi itu ? Kita membedakan data dengan informasi dalam hal. bahwa informasi merupakan data yang mempengaruhi perilaku.

ALI MASHAR. Dalam kecapakan. Hubungan antar ide. dan dikomunikasikan dengan setepat-tepatnya. si pendengar mungkin tidak akan menangkap apa yang kita katakan. Jangan terjadi kelebihan informasi. dan jika sipendengar tidak pintar-pintar mendengarkannya. dan karenanya melihat kehidupan.jumlah yang banyak. karena si penerima akan bingung menerimanya. akan mudah terjadi salah paham. 5. Sebagai manajer kita harus dapat menyeleksi mana informasi yang diperlukan dan mana yang tidak diperlukan. kemungkinan berhasilnya sangat tipis. 2. 4. Tingkat cakupannya. pengarang besar. Tingkat-tingkat pentingnya ide yang harus dikomunikasikan. Beri contoh bagaimana manajer produksi membuat urutan-urutan berbagai ide dalam bidang produksi komoditas perdagangannya. Info yang besar cakupannya memerlukan media yang lebih besar pula. dan isi dari setiap ide akan tercampur satu sama lain. sering dipakai sebagai sumber rujukan. Dalam menyampaikan ide. tinggi rendahnya nada orang berbicara. dan karenanya kita harus berwawasan luas untuk dapat memilah informasi secara objektif. Bagaimana kita melihat sekeliling. sangat tergantung dari latarbelakang. Ide yang saling terkait dikelompokkan kedalam satu ketegori. covarage. 3. Saringan dan persepsi selektif dari karyawan. 3. Rujukan sumber. ide yang berhubungan secara berurutan tentu saja dikemukakan dengan urutan yang tepat. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Kita berkomunikasi dengan kata-kata dan dalam percakapan (verbal) apa yang dimaksud sering dinyatakan dengan kiasan. Segi-Segi Psikologik dari IC 1. apabila kita berbicara terlalu cepat. memerlukan amplification yang lebih besar pula. kita harus menyusun tingkat prioritas dari ide tersebut didalam pesan ide yang terpenting tentu harus menduduki posisi teratas. Luasnya cakupan data yang hendaknya dipertimbangkan dalam penyebarluasan melalui komunikasi. Karenanya perlu diperhatikan bahasa badan. dengan kebalikan. Komunikasi verbal dan non-verbal. Tanpa sadari ada semacam filter yang menyaring informasi yang masuk. dan lain-lain pentujuk yang biasa kita amati pada orang yang sedang bicara. Setiap orang yang kurang merasa yakin akan kebenaran suatu pesan akan berusaha untuk merujuk kepada sumber yang lebih bisa dipercaya. pengalaman dan tentu pengaruh lainnya dalam kehidupan. Pejabat. Kecepatan dari arus informasi. dengan smile. Manajer saring memberi informasi yang berlebihan dan mendetail sehingga sering terjadi semacam tumpukan data yang tidak tertata dengan baik.UMB DRS. 2. MM SEMINAR MSDM .

Kekuasan dalam komunikasi mempunyai pengaruh yang besar. dan rasaan jika terjadi sesuatu. 4. 3. Cari tempat pertemuan yang menyenangkan kedua belah pihak. kemana-mana tanpa dapat dikendalikan. biarkanlah karyawan yang bicara. Menyampaikan tujuan dan sasaran organisasi dan tanggung jawab perorangan. Jadualkan pertemuan berkala yang baik. dapat dipercaya. Memberikan arahan kepada para karyawan. yang menyenangkan bagi kedua belah pihak. mewawancari mereka yang terkena PHK. Kiat Memperbaiki Komunikasi dengan para Karyawan 1. segi waktu dan segi semantik sangat berpengaruh terhadap efektifitas komunikasi. mutakhir. 7. juklak dan juknis. 6. 2. Jika seseorang berbicara. Dalam setiap pertemuan. Benarkan demikian ? 5. prosedur. Membangun rasa saling mempercayai antara atasan dan bawahan. Kembangkan suatu rencana kerja atau program yang menyeluruh untuk seluruh lapisan karyawan diperusahaan. sedang lainnya menjadi pendengar.4. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . dan praktek-praktek perusahaan yang baku. Jangan ngelatur. Salah satu cara counseling dan guiding. Mendengarkan keluhan dari para karyawan. Jangan terlalu banyak bicara. Segi fisik. 3. Berikan pertanyaan-pertanyaan yang tepat. rencana plot diskusi dengan baik. yang memberikan kenyamanan tertentu. MM SEMINAR MSDM . maka tingkat kesadaran si pendengar dalam memahami pesan. tidak bias. 4. Mencari fakta dengan data yang tepat. benar. 5. Lihatlah body languagenya secara hati-hati.UMB DRS. Mendisiplinkan para pegawai. Exit interview. dan saling mengandalkan informasi. dan dengarkan dengan baik. 6. Tujuan dari Komunikasi Atasan Bawahan 1. 2. 5. dan segi-segi lain dari kebenaran suatu data untuk mengadakan pendekatan kepada karyawan. Kekuasan. yang dapat mendorong terjadinya interaksi yang baik. sangat mempengaruhi keberhasilan komunikasi. ALI MASHAR. Menyampaikan kebijakan. sehingga terjadi kontakkontak yang beraturan. Mendengarkan.

Berikan justifikasi. 8. atau tidak sempurna. terbentuknya kelompok (klik) antar karyawan. dan karenanya sering memberikan latihan kepada karyawan bahwa komunikasi yang baik antara pengirim pesan dengan penerima pesan harus ada medianya. dan pembangkangan. ada kerangka acuan. seandainya ada topik yang tidak enak dibicarakan terbuka. keterangan untuk setiap kebijakan yang mungkin merugikan dan yang dianggap berdampak mengurangi hak mereka. Kita sepakat dengan beberapa pengertian yang baku. ada umpan balik. 9. dan beritahu sebelumnya kemungkinan yang terjelek yang bisa terjadi. Semuanya itu mengandung keunggulan dan kelemahan yang perlu kita pelajari sebelumnya. Ada pula pimpinan unit kerja yang mengharuskan stafnya mengefektifkan komunikasi (arus perintah dan laporan) dengan memo atau tidak tertulis.UMB DRS. citra buruk mengenai pimpinan unit kerja. 12. Akhiri pertemuan dengan perasaan bebas dari ganjalan dan tetap mempertahankan hubungan baik. rancu. 10. Buatlah rangkuman pada setiap pertemuan. tersendat-sendat. Jangan lupa follow-up Komunikasi yang Lugas untuk Membina Hubungan antar Manusia (disarikan dari paper mahasiswa) Banyak masalah pada organisasi yang hanya disebabkan oleh komunikasi yang buntu. sering mendorong dijadikannya komunikasi sebagai kambing hitam. Persoalan yang berkaitan dengan disiplin karyawan. masalah SARA. dan lain-lain sejenisnya. macet. Beritahu sebelumnya topik yang akan didiskusikan. ALI MASHAR.7. Bahkan ada juga yang menyelenggarakan rapat untuk setiap pengambilan keputusan. 11. hambatan. terangkan alasannya. Padahal mungkin kita hanya ingin mengurangi kemangkiran dan keterlambatan yang dikaitkan dengan produktivitas. 13. Masih banyak pimpinan unit kerja yang merasa tidak puas atas tingkat tercapainya komunikasi yang mereka bina. dan diselenggarakan dengan sedapat mungkin menghindarkan rintangan. MM SEMINAR MSDM . gangguan. ada keterbukaan serta kepekaan. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Bersiaplah dengan tantangan. Namun ternyata cara-cara itu tidak menjamin adanya peningkatan keterampilan berkomunikasi. Jadilah pendengar yang baik.

tidak terbatas pada penguasaan kata-kata. sikap agresif itu akan dapat dibenahi untuk menjadi assertif atau lugas. Budaya dan tradisi sering dianggap sebagai penyebab kita berlaku tidak assertif. MM SEMINAR MSDM . Sebaliknya.Komunikasi tidak berdiri sendiri. menerima pujian berarti kesombongan. Sikap demikian dianggap sebagai sikap hormat seseorang kepada yang lebih tua. dan suasan hatinya pada saat berkomunikasi. dominan. yang lebih dihormati. terlalu mengalah. ALI MASHAR. sulit menolak. mental. sulit membantah. dan non-assertif. dan mungkin timbul niat membalas sehingga orang yang nrimo itu malah akan menjadi agresif. tidak mau berdebat. Perilaku yang lugas atau assertif menunjang Pusat Pengembangan Bahan Ajar . menolak permohonan berarti egoisme. ada gaya berkomunikasi yang lugas atau assertive. dan sehingga positif dalam berkomunikasi. tantangan mengembangkan suatu pola dan iklim komunikasi dalam suatu lingkungan organisasi.UMB DRS. Nurani berontak. mereka yang termasuk nonassertive berkomunikasi dengan gaya terlalu pasif. gerak langkah dan perbuatan. Sering kita dididik untuk tidak membantah. oleh kebiasaan dan tradisi. Sikap agresif juga bisa diwarnai oleh budaya. kasar cenderung merebut hak orang lain. ekspresi wajah dan bahasa tubuh saja. tidak boleh menatap muka orang jika berbicara. sulit mengungkapkan isi hatinya secara jujur dan lugas. atau “nrimo”. Tantangan yang besar justru datang dari berfikir. Pertentangan pendapat berarti ketidakserasian dan kerugian. dan perilakunya yaitu faktor-faktor psikologik bagaimana orang melihat citra dirinya. yaitu mereka yang dapat menjewantahkan percaya diri sehingga berani dan lugas dalam mengungkapkan keyakinan. namun sebenarnya dengan pengenalan dan pendidikan yang benar. ternyata nilai-nilai itu membuat kita frustasi karena sifat dan perilaku kita dapat dimanipulasi oleh orang lain. dan tidak menunjukkan emosi kita. Pada waktu kita terjun ke masyarakat. Mereka yang tergolong berkomunikasi dengan gaya agresif melakukan komunikasi dengan terlalu cepat. gaya orang berkomunikasi sangat tergantung dari pikiran. emosi. Oleh karena itu. sulit menyatakan “tidak”. citra pihak lain. Sedangkan diantara mereka. keyakinan. dan cenderung direbut hak perorangannya. kondisi fisik. emosi dan perilaku yang tepat untuk suatu budaya dan lingkungan kerja suatu organisasi atau unit kerja. terlalu aktif. Para pakar psikologis menyederhanakan konsep komunikasi yang dilatarbelakangi gaya komunikasi ini dengan pembagian : agresif. bagaimana seseorang berkomunikasi. tambah dalam mempertahankan pendapatnya. assertif.

MM SEMINAR MSDM . mendorong keterbukaan dan kejujuran. menanamkan penghargaan dan pengakuan akan prestasi orang lain dan prestasi kita.prospek karir karena pola kebiasaan mengacu kepada sikap percaya diri yang sehat. menerima penghargaan. apabila memang diperlukan. saling menghormati hak dan kewajiban. dan setiap gaya tentu berdampak berbeda pula. akan terbentuk budaya kerja dan etos kerja yang mapan. dan meningkatkan kemampuan komunikasi secara efektif.UMB DRS. menghilangkan prasangka buruk. menyampaikan penghargaan. membangun sikap dan berfikir positif. Kemungkinan setiap karyawan diperkenalkan kepada teknik-teknik untuk. Untuk melembagakan pola komunikasi dalam suatu organisasi. mengabaikan yang tidak penting. latihan dan motivasi yang kuat. mengajukan permintaan. menyampaikan berita buruk. Membiasakan diri berkomunikasi secara lugas ini memerlukan waktu. berpegang secara teguh kepada tatakrama dan etika pergaulan yang baik. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . antara lain : meredam kemarahan mengungkapkan diri dengan tepat merubah kritik dengan pertanyaan mencari titik-titik untuk kompromi menonjolkan titik yang penting. kita perlu memulainya dengan menanamkan keyakninan bahwa setiap karyawan atau peserta organisasi mempunyai hak dan kewajiban yang harus dihormati (cognitive assertion). mereka yang telah terbiasa. Dalam pekerjaan. Pesan komunikasi tersebut dapat diungkapkan dengan gaya berbeda. Memang melembagakan perilaku baru tidaklah mudah. menolak permintaan. ALI MASHAR. dengan gaya lugas dapat dengan tepat mengungkapkan ketidaksepakatan. Jika pimpinan unit kerja dapat memberikan dorongan dan rangsangan kuat dalam berkomunikasi secara lugas. dan sebagainya. menyatakan pendapat.

MM SEMINAR MSDM .Pusat Pengembangan Bahan Ajar .UMB DRS. ALI MASHAR.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful