P. 1
rumah sakit

rumah sakit

|Views: 229|Likes:
Published by cweet_ichigo
mangement
mangement

More info:

Published by: cweet_ichigo on Dec 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/27/2015

pdf

text

original

LAPORAN HASIL SGD BLOK 23 LBM 3

STEP 1 1. Yanmed : pelayanan medis

2. Dokter mitra : dokter yang juga ikut serta dalam mengembangkan kemajuan pelayanan kesehatan dalam sebuah institusi , LI ???? 3. Manajemen marketing : suatu badan yang mengatur tentang pemasaran, suatu sistem yang mengatur tentang pemasaran STEP 2 STEP 3 1. Definisi dokter mitra LI 2. Peran dan fungsi dari dokter mitra di RS Meningkatkan pendapatan RS Meningkatkan pelayanan Meningkatkan mutu kesehatan Meningkatkan promosi RS Peningkatan pelayanan medis dan manajemen marketing Upaya peningkatan kinerja marketing dan pelayanan medis Peran dokter mitra sebagai salah satu upaya peningkatan pelayanan medis dan manajemen marketing

3. Tujuan adanya dokter mitra LI 4. Apakah setiap RS punya dokter mitra ? Belum tentu ! alasannya LI !!!

5. Upaya apa yang dilakukan oleh RS apabila tanpa dokter mitra ? Melakukan promosi Meningkatkan kinerja manajemen marketing RS Mencari dokter mitra dan memberikan fasilitas

Definisi marketing ? Suatu sistem pemasaran yang dirancang untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di RS 10. Langkah-langkah untuk mewujudkan pelayan kesehatan yang bermutu dan menciptakan hubungan mitra dengan pasien? Komitmen thd pelayanan dan pelanggan Membudaya organisasi yg berkomitmen tinggi terhadap pelayanan mutu Mengembangkan struktur organisasi Memberikan umpan balik Melatih tim efektif  ex : manajer sebagai contoh/tim efektif ????? pelatihan apa ??? LI Dokter tetap Dokter mitra Dokter honorer Dokter tamu Dokter paruh waktu Dokter tetap bukan pegawai 9. Definisi komitmen organisasi ? Suatu keinginan yg kuat dari suatu anggota organisasi secara sukarela dan berusaha untuk kepentingan organisasi tsb yg merupakan proses kelanjutan dimana para anggota menyumbangkan kontribusi thd kemajuan organisasi tsb . Tipe dokter yang ada di RS ? 8.6. Siapa saja yang termasuk dr mitra ? Dokter spesialis LI kabeh 7. Proses manajemen marketing di bidang promosi RS ? Melalu media massa Menetapkan konsumen Menetapkan target pasaran LI 11.

Bagaiman manajemen keuangan di RS yg berkaitan dg skenario? Disesuaikan dg pendapatan ndek RS (semakin banyak pendapatan . Faktor2 yg mempengaruhi komitmen dr spesialis ? Motivasi kerja Kepribadian Faktor organisasi (leadership. tdk terlalu memikirkan keuntungan yg ndek dapat dri pasien Mendedikasikan pekerjaannya untuk pasien 14. Macam2 komitmen LI STEP 4 RS Manjemen keuangan SDM marketing Dokter mitra Kompensasi komitmen STEP 5 LI SEMUA promosi . Faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen ? Rasa saling memiliki Menggunakan logika Menggunakan perasaan . semakin banyak juga peningkatan fasilitas yg ada) 16. Bagaiman manajemen SDM di RS yg berkaitan dengan kasus ini ? Tanya dok baehaqi yaaa 17.12.spesialis dalam memberikan pelayanan di RS ? Menggunakan perasaan  tdk meninggalkan pekerjaana Mendedikasikan  menerapkan ilmu yg dia dapat untuk pasien 13. Bagaimana komitmen dr. iklim bekerja dan kompensasi) 15.

Baik .STEP 6 BELAJAR MANDIRI STEP 7 1. Peran dan fungsi dari dokter mitra di RS Mempunyai kewenangan memeriksa dan mengobati pasien serta dapat berperan serta dalam tugas dan fungsi rumah sakit. Definisi dokter mitra 2. Staf madik ini dapat dianggap sebagai jantungnya rumah sakit.

Upaya apa yang dilakukan oleh RS apabila tanpa dokter mitra ? Melakukan promosi Meningkatkan kinerja manajemen marketing RS Mencari dokter mitra dan memberikan fasilitas 6.buruknya pangorganisasian staf medik akan secara langsung mempengaruhi mutu pelayanan medik. Tujuan adanya dokter mitra 4. Apakah setiap RS punya dokter mitra ? Belum tentu ! alasannya LI !!! 5. Tipe dokter yang ada di RS ? - . 3. Siapa saja yang termasuk dr mitra ? Dokter spesialis Dokter spesialis tp tdk tetap 7.

- 8. Langkah-langkah untuk mewujudkan pelayan kesehatan yang bermutu dan menciptakan hubungan mitra dengan pasien? .

Promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara. PERSI tidak melarang rumah sakit melakukan promosi berupa iklan asalkan iklan tersebut bersifat informatif. Definisi marketing ? Pemasaran: analisis. perencanaan. dan hal tersebut menyebabkan cara-cara promosi yang umum. tidak berlebihan. berpijak pada dasar yang nyata. ketika rumah sakit memutuskan untuk beriklan. kemanusiaan dan sosial yang diembannya. Namun bolehkan rumah sakit beriklan? Selama ini pengelola rumah sakit. dimensi perilaku yang penting dan dapat digunakan untuk menilai keterikatan karyawan pada perusahaan. sikap yang merefleksikan loyalitas karyawan . usaha perumahsakitan memiliki ciri khasnya sendiri. Kenyataannya rumah sakit tidak memiliki larangan untuk memasang iklan. implementasi dan pengendalian dari program yg dirancang secara hati2 utk pertukaran nilai dengan target pasar utk mencapai tujuan organisasi target pasar dengan harga. meski banyak yang menjadikan rumah sakit sebagai ladang bisnis. Proses manajemen marketing di bidang promosi RS ? Jika dibandingkan dengan bidang lain. baik pemerintah maupun swasta berpedoman dan meyakini bahwa rumah sakit tidak boleh beriklan. tidak komparatif. antara lain akan menjadi tidak etis jika rumah sakit mengharapkan kesakitan dari pasien untuk kemudian pasien tersebut datang ke rumah sakit yang mereka kelola. salah satunya adalah iklan. tingkat kemauan karyawan untuk mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan. rumah sakit harus benar-benar siap. namun rumah sakit tidak bisa begitu saja melepaskan misi sosial dan kemanusiaan. yang dapat diterapkan pada bidang bisnis lain tidak dapat sepenuhnya dilaksanakan di bidang perumahsakitan.9.Definisi komitmen organisasi ?kekuatan relatif dari keterlibatan karyawan dan identifikasi karyawan terhadap perusahaan dimana ia bekerja. dan keinginannya untuk melanjutkan partisipasi secara aktif dalam perusahaan tersebut. Karena pada dasarnya kegiatan promosi dilaksanakan untuk menjaga komunikasi antara pihak rumah sakit dengan masyarakat luas. terutama dalam tanggung jawab moral. Jika tidak. Banyak alasan yang dikemukakan.Namun. dan berdasarkan kode etik rumah sakit Indonesia. mereka akan berhadapan dengan undang-undang perlindungan konsumen 10. 9.komunikasi dan distribusi yg efektif. Oleh sebab itu.

komitmen kepada organisasi dinyatakan dalam tiga dasar kelekatan yang terpisah: compliance identification. prestasi kerja. ketika organisasi memberikan pengaruh dalam sosialisasi dan membentuk pengalaman terhadap perasaan tanggung jawab pekerja untuk tetap bekerja pada organisasi tersebut. komitmen tumbuh didahului dengan adanya niat untuk bekerja dalam organisasi. maka kinerjanya akan semakin baik. Compliance mengarah kepada kelekatan instrumental dalam bentuk . keterlibatan aktif. keterikatan yang kuat dan berorientasi pada pencapaian tujuan. yaitu sebuah orientasi afektif terhadap organisasi (affective commitment).Faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen ? Komitmen terhadap perusahaan tercermin dalam kinerja karyawan. Disamping itu. dan tanggung jawab moral untuk tetap dalam organisasi (normative commitment). sehingga memenuhi tujuan dan keinginan organisasi. turn over. komitmen pekerja. dan produktivitas kerja. misalnya adanya pelatihan.absensi. definisi komitmen yang mencerminkan tiga hal umum.semakin tinggi komitmen karyawan. keterlibatan kerja. penyebab dari continuance commitment dan normative comitment tidak berhubungan dengan pengalaman kerja. affective commitment berkorelasi positif dengan kesesuaian harapan antara karyawan dengan imbalan yang diberikan organisasi. dan partisipasi manajemen yang diperoleh merupakan penyebab munculnya normative commitment.spesialis dalam memberikan pelayanan di RS ? 12. dan internalization. komitmen karyawan juga akan terkait dengan masa kerja karyawan. Hal ini berkaitan dengan moral dan yang benar. dorongan social. Penyebab dari affective commitment lebih berhubungan kepada kebutuhan psikologis pekerja untuk merasa nyaman dalam perannya dan kompeten dalam tugasnya. ketergantungan terhadap organisasi. Bagaimana komitmen dr. Weiner (dalam Prabowo. Weiner juga menyatakan bahwa normative commitment dapat berkembang akibat investasi organisasi pada karyawannya. Karyawan yang mempunyai komitmen tinggi ditandai dengan tingkat kehadiran tinggi. pertimbangan tentang biaya jika meninggalkan organisasi (continuance commitment).pada organisasi dan proses berkelanjutan di mana anggota organisasi mengekspresikan perhatiannya terhadap organisasi dan keberhasilan serta kemajuan yang berkelanjutan. 2004) mendefinisikan hal ini sebagai tekanan normative yang terinternalisasi secara keseluruhan untuk bertingkah laku tertentu. subsidi kuliah atau sosialisasi pengalaman yang menekankan nilai loyalitas 11.

Karakteristik personal. Wiener (dalam Oktorita. Pengalaman kerja terbukti berkorelasi positif dengan komitmen terhadap perusahaan sejauh menyangkut taraf seberapa besar karyawan percaya bahwa perusahaan memperhatikan minatnya. dan sifat karyawan itu sendiri . lama kerja sebagai pekerja profesional dan masa jabatan. Rossyid. karakteristik organisasi kerjanya . rencana pensiun. mencakup: usia. tantangan pekerjaan. Fasilitas yang diberikan perusahaan seperti keamanan pekerjaan. 2001) menyebutkan komitmen terhadap perusahaan dipengaruhi oleh dua hal yaitu personal predisposition dan corporate intervention. Lestari. tingkat partisipasi dalam pengambilan keputusan. kesempatan promosi. Lestari. dan karyawan lebih rajin masuk kerja sehingga mengurangi absensi dan menurunkan turn over. jumlah anak yang bersekolah.reward khusus. masa kerja. dan jabatan 4. Administrasi rumah sakit daerah akan mengikuti mekanisme keuangan daerah. 1990). dan standar akuntansi untuk pemerintahan  Administrasi Keuangan Rumah Sakit akan meliputi proses perencanaan. umpan balik. dimensi inti pekerjaan . jenis kelamin. identification mengarah pada kelekatan berdasarkan keinginan untuk bergabung dengan organisasi. O’Reilly dan Chatman lebih jauh menunjukkan bahwa konsekuensi dari komitmen tergantung kepada dasar kelekatan individu. Rossyid. Personal predisposition mengandung pengertian kemampuan perusahaan menyeleksi orang-orang yang lebih mempunyai komitmen. motif berprestasi.persepsi pekerja tentang bagaimana perusahaan tersebut percaya kepada mereka dimana semakin tinggi kepercayaan yang diperoleh dari organisasi. tunjangan dan lingkungan kerja Selanjutnya. mencakup: derajat formalisasi. ketergantungan fungsional. 2001) menyebutkan bahwa komitmen yang kuat dapat membawa dampak positif. fungsi kontrol dalam perusahaan . pelaksanaan dan pertanggungjawaban  Perencanaan dan pelaksanaan akan melibatkan bagian perencanaan/ program dan bagian keuangan/ bendahara  Pertanggungjawaban akan melibatkan bagian akuntansi Pendukung Administrasi Rumah Sakit  Sumber Daya Manusia . merasakan adanya kepentingan pribadi dengan perusahaan. suasana partisipatif. sikap positif terhadap kelompok kerja. Karakteristik pekerjaan. produktivitas kerja. antara lain: peningkatan prestasi kerja. Bagaiman manajemen keuangan di RS yg berkaitan dg skenario?  Administrasi Keuangan merupakan pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh suatu entitas atau organisasi sehingga penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan sesuai dengan yang telah direncanakan dalam anggaran. sementara corporate intervention mengandung arti sejauh mana perusahaan mampu melakukan sesuatu yang membuat karyawan memiliki komitmen. Karakteristik struktural. desentralisasi. dan internalization mengarah kepada kesamaan antara nilai individu dan organisasi. serta kesempatan untuk menunjukkan keahlian dan kemampuan dalam pekerjaan (Schultz dan Schultz. Pengalaman kerja. Pengalaman kerja dipandang sebagai kekuatan sosialisasi yang penting. maka akan semakin tinggi pula harapan pekerja bahwa semakin banyak usaha yang mereka lakukan untuk mencapai tujuan organisasi maka akan diupah secara adil. meliputi: kejelasan serta keselarasan peran.jobenrichment. 13.kekuasaan. kesempatan berinteraksi. dan pertemanan dalam komunitas di organisasi 2. ras. 3. motivasi kerja. Administrasi Keuangan Rumah Sakit mengikuti badan hukum dari rumah sakit itu sendiri. yang mempengaruhi kelekatan psikologis karyawan terhadap perusahaan. faktor kepribadian. Steers (dalam Oktorita. 1. tingkat pekerjaan. Faktor2 yg mempengaruhi komitmen dr spesialis ? 14. dan seberapa besar harapan-harapan karyawan dapat terpenuhi dalam pelaksanaan pekerjaannya 5.

Penetapan besaran ini dilakukan melalui Job-evaluation yang rumit. insentif berdasarkan kinerja pekerjaan. sehingga data dapat terintegrasi  Infrastruktur Fisik  SOP. dan (2) ekstrinsik yang berasal dari lembaga tempat bekerja. Berbagai jenis penghargaan ini dapat dipunyai seorang pekerja. Contoh penghargaan instrinsik adalah kepuasan bekerja di perusahaan. Mengapa penghargaan materi berbeda-beda antar profesi? Hal ini disebabkan perbedaan risiko pekerjaan. seperti listrik. mendapat tanggung jawab lebih besar. adalah menerapkan strategi kompensasi dan benefit (komben) yang tepat kepada karyawan. Namun. keluwesan dalam jam kerja. Pendapatan seorang perawat berbeda dengan pendapatan seorang pegawai administrasi. lanjut Warno. diberi hak untuk menggunakan kartu nama hingga mendapat sekretaris sendiri. Apabila infrastruktur ini tidak terpenuhi maka akan muncul hambatan dalam mengelola keuangan dengan baik 15. Penghargaan dari tempat bekerja ini terbagi dua kelompok besar. Bagaiman manajemen SDM di RS yg berkaitan dengan kasus ini ? Dalam teori manajemen sumber daya manusia (Cenzo dan Robbins. Di rumah sakit. 1996) lembaga menggunakan penghargaan untuk memotivasi sumber daya manusia. Pendapatan seorang dokter subspesialis bedah berbeda dengan pendapatan dokter umum di bangsal rumah sakit dan berbeda pula dengan pendapatan seorang manajer instalasi. Secara garis besar ada dua macam penghargaan. lamanya pendidikan dan pelatihan. dan sebagainya. Di samping itu. di Indonesia belum ada standar pendapatan dokter. SDM yang dibutuhkan Rumah Sakit untuk menjalankan administrasi keuangan diharapkan memiliki pendidikan formal di bidang akuntansi dan manajemen keuangan  SDM Manajemen harus memiliki kemampuan untuk mengatur unit-unit/ bagianbagian dari RS yang berkaitan dengan keuangan dan pertanggungjawabannya. Beda pendapatan antara dokter spesialis dengan seorang perawat dapat sangat jauh. Hal ini pernah dibahas pada seminar mengenai standardisasi pendapatan spesialis oleh Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan tahun 2000. . Penghargaan dari perusahaan yang berwujud bukan keuangan antara lain ruangan kantor yang nyaman. Jenis pekerjaan mempengaruhi besarnya pendapatan. kesempatan mengembangkan pribadi dan bekerja sesuai dengan keyakinan pribadi. yaitu: (1) intrinsik yang merupakan penghargaan diri sendiri terhadap pekerjaannya. kebutuhan akan besarnya penghargaan materi dalam bentuk pendapatan tergantung pada jenis profesi. Penghargaan keuangan antara lain gaji. gedung dsb diharapkan tidak mengalami kendala apapun. Kesimpulan yang diperoleh memang belum ada standar pendapatan dokter Salah satu penerapan dari semangat ‘memanusiakan manusia ini’. jumlah profesi yang ada. ada pula Peraturan Pemerintah atau standar yang dapat diacu. berbagai program perlindungan sosial dan kesehatan. adanya ruang kerja sendiri. yaitu: perhargaan uang dan penghargaan nonuang. Di Ramsay Health Care. Sistem Informasi dan Dokumentasi  SOP (standar operating prosedure)  Sistem Informasi  Dokumentasi  Infrastruktur Pendukung Lainnya  Infrastruktur pendukung lainnya.

Terakhir. Hal ini mungkin karena kehilangan senioritas atas promosi atau . Dengan begitu. dokterspesialis berbeda dengan karyawan pada umumnya“Untuk dokter spesialis yang full time. yang kami berikan harus bisa bersaing di industri yang sama. memberikan penghargaan atas prestasi sekecil apa pun serta memberikan alert system atas tindakan ketidakdisiplinan. “Misalnya. mereka diminta mengetahui detail pekerjaan serta menyinkronkan dengan tim kerjanya. strategi komben harus sesuai dengan kemampuan perusahaan.selain didukung oleh karyawan yang melekat kepada struktur organisasi. Maksudnya adalah. person. 16. kebijakan ini hanya salah satu faktor dalam mencapai tekad manajemen untuk menjadikan the best employer.Ketiga. identifikasi.Warno menambahkan. atau James Gwee. Bahkan. Affective commitment adalah keterikatan emosional karyawan. yaitu : affective commitment. Rumah sakit berusaha membesarkan dokter ini dengan memberikan jadwal untuk menangani klien-klien perusahaan. “Artinya.” ungkapnya. turba bisa membantu mencari insight yang sedang terjadi di antara karyawan. setiap tahun kami melakukan penyesuaian gaji. juga diperkuat oleh SDM dokter spesialis yang dianggap sebagai mitra kerja atau partner bisnis. ini paket komben juga harus kompetitif secara ekternal. Acaranya serius tapi santai.Hal ketiga. Dan. dia tinggal melakukan praktik berdasarkan tugasyang diberikan. RS Premier pun dituntut untuk mengikuti perubahan tersebut. pihaknya berupaya keras agar para dokter spesialis memiliki loyalitas yang tinggi. “Di samping bisa mengakrabkan diri dengan karyawan.Warno mengungkapkan.” paparnya. Continuance commitment adalah komitmen berdasarkan kerugian yang berhubungan dengan keluarnya karyawan dari organisasi. 2. tutur Warno lagi. manajemen dituntut untuk menciptakan keseimbangan bagi para dokter spesialis yang jadwalnya super padat ini. Untuk itulah tiap tiga tahun sekali kami mengikuti salary survey. Macam2 komitmen Allen dan Meyer (dalam Luthans.Perubahan budaya yang dimaksudkan Warno mencakup empat hal. sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. pemberian komben harus sesuai dengan konsep adil secara internal. di mana kami berkumpul membicarakan perkembangan pekerjaan maupun mendatangkan motivator-motivator seperti Mario Teguh. Gde Prama. lanjutnya. dilanjutkan acara santap siang bersama dan kami siapkan door prize. kami memberi income secure tiap bulan. Untuk itulah. lanjut pria kelahiran Madiun. Meski disebut full time. dan performance). Menurut Warno. satu bulan sekali kami mengadakan gathering. Dan terakhir. Di dalamnya terdapat dua kategori dokter spesialis. Tugas ini melekat kepada setiap manajer karena mereka juga di tuntut sebagai Manajer HR. mengaktifkan forum discussion group di tiap-tiap unit kerja. Kedua. Mulyadi mengakui. pihaknya merencanakan joint program di mana dokter atau perawat bisa bekerja sambil menimba ilmu di rumah sakit luar negeri yang sudah tergabung dalam Grup Ramsay International. continuance commitment. Ketika kami hire. dan keterlibatan dalm organisasi. 2006) membedakan komitmen organisasi atas tiga tipe. jumlah dokter spesialis di RS Premier Group berjumlah sekitar 100-an orang untuk setiap rumah sakit. mengintensifkan komunikasi sebagai perekat hubungan interaksi di antara para karyawan. yakni komite yang beranggotakan dokter spesialis. Namun demikian. Singapura maupun India. Kedua. lanjut Mulyadi.” ujar Warno sambil menambahkan. “Di antaranya kami memiliki program doctor up grade di mana para dokter ini dikirim ke rumah sakit di luar negeri seperti Australia. Yang lebih penting adalah perubahan culture.” imbuh Warno. membudayakan “turba” alias turun ke bawah untuk level eksekutif.” tambahnya. kerja sama seperti itu diperlukan mengingat pesatnya perkembangan teknologi di industri rumah sakit.” ujar Mulyadi. yakni full time dan part time. Sehingga.” ujar Insinyur lulusan Universitas Negeri Malang. “Dokter spesialis ini sifatnya inter-dependent. tugas dokter spesialis menimbulkan stres yang tinggi. 1.” Mulyadi seharihari adalah bagian dari Komite Medis di RS Premier Bintaro. mau tidak mau. Pertama. yang tidak kalah penting. ia melanjutkan.Dengan jadwal dan beban kerja dokter spesialis yang ketat dan lingkungan kerja yang selalu berhadapan dengan orang sakit. ini. untuk meningkatkan kompetensinya. atau memberikan jadwal on call. “Dari kebijakan kompensasi dan benefit yang tepat diharapkan bisa mendorong tercapainya tujuan perusahaan yang diinginkan. Pertama. mengacu kepada prinsip 3-P (positioning. sehingga diharapkan ia memiliki pasien yang banyak dan pada akhirnya memberikan kontribusi kepada perusahaan. strategi komben di RS Premier mengakomodasi empat hal. dan normative commitment. Sedangkan untuk perawat kami memiliki program beasiswa hingga ke jenjang Master.

benefit. . Normative commitment adalah perasaan wajib untuk tetap berada dalam organisasi karena memang harus begitu. 3. tindakan tersebut merupakan hal yang benar yang harus dilakukan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->