Kelompok 3
Bagas Christanta A  Lelyta Damayanti  Ari Purnamasari  Muh. Masyhuri

0911310006 0911310017 0911310033 0911310052

Membaca Kritis merupakan kegiatan membaca untuk mendapatkan informasi yang relevan dan diperlukan untuk tulisan yang akan dikembangkan

Membaca Teliti untuk Informasi Rinci . Membaca cepat untuk informasi khusus. Membaca cepat atau sekilas untuk membaca topik . 2. 3.Ragam Membaca Kritis 1.

.Membaca cepat atau sekilas untuk membaca topik . Dalam hal ini. Dari kegiatan membaca cepat ini. Kita bisa membaca tulisan dengan cepat/secara sekilas dari awal sampai akhir. kita mendapat ide tentang topik tulisan yang kita baca. Membaca cepat bertujuan untuk mengetahui informsi secara umum yang dibicarakan dalam tulisan. perlu memfokuskan perhatian pada bagian-bagian tertentu.

.Membaca cepat untuk informasi khusus Membaca cepat juga bisa dilakukan jika kita menginginkan informasi khusus dari sebuah tulisan. Bagianbagian yang mengandung informasi yang tidak dinginkan tidak mendapat perhatian dari kita. Perhatian kita hanya tertuju pada bagian-bagian yang kita inginkan.

Saat kita sampai pada bagian tersebut. Bagian-bagian lain yang tidak kita perlukan tidak perlu dibaca lebih lanjut. . kegiatan membaca difokuskan pada bagian yang mengandung informasi yang kita ketahui secara rinci.Membaca Teliti untuk Informasi Rinci Ketika ingin mendapatkan informasi rinci tentang suatu hal dalam. kita membacanya dengan teliti sampai kita benarbenar memahami informasi yang kita dapatkan.

Membaca Kritis Tulisan atau Artikel Ilmiah Tulisan ilmiah biasanya berisi informasi yang merupakan hasil penelitian. . Ini berbeda dengan jenis tulisan lain yang informasinya bisa berupa pendapat dan kesan pribadi yang belum dibuktikan melalui penelitian dan prosedur ilmiah.

Hal yang mungkin perlu diperhatikan dalam membaca tulisan atau artikel ilmiah • Menggali tesis atau pernyataan masalah • Meringkas butir-butir penting setiap artikel • Memahami konsep-konsep penting ( pandangan ahli. hasil penelitian.dan teori) • Menentukan bagian yang akan dikutip • Menentukan implikasi dari bagian/sumber yang di kutip • Menentukan posisi penulis sebagai pengutip .

Menggali tesis atau pernyataan masalah Tulisan atau artikel ilmiah biasanya mempunyai tesis atau pernyataan umum tentang masalah yang dibahas. Sebuah tesis biasanya diungkapkan dengan sebuah kalimat dan menilai apakah penulisannya berhasil atau tidak dalam membahas atau memecahkan masalah yang diajukan .

.Meringkas butir-butir penting setiap artikel Meringkas butir-butir penting setiap artikel yang kita baca perlu dilakukan karena ringkasan itu bisa dikembangkan untuk mendukung pernyataan yang kita buat. kita juga tidak perlu lagi membaca artikel secara keseluruhan kalau kita memerlukan informasi dari artikel yang bersangkutan. Dengan adanya ringkasan.

Dengan memahami konsep-konsep penting dari sebuah tulisan ilmiah. kita juga dapat lebih memahami konsep-konsep yang akan kita kembangkan dalam tulisan .Memahami konsep-konsep penting Memahami konsep-konsep penting dari tulisan ilmiah perlu dilakukan untuk mendukung tesis atau pernyataan umum tulisan.

Menentukan bagian yang akan dikutip Mengutip pendapat orang lain merupakan kegiatan yang sering kita lakukan dalam menulis. . Dalam mengutip bagian dari sebuah tulisan ilmiah juga perlu memperhatikan relevansi bagian tersebut dengan tulisan kita.

Menentukan implikasi dari bagian/sumber yang di kutip Dalam mengutip bagian dari sebuah artikel perlu menyadari implikasinya. apakah kutipan itu mendukung gagasan yang akan kita kembangkan dalam tulisan atau sebaliknya. .

menyetujui atau tidak menyetujui pernyataan yang kita kutip. perlu secara jelas meletakkan posisi kita.Menentukan posisi penulis sebagai pengutip Dalam mengutip pernyataan yang ada sebuah artikel. . Apakah kita bersikap netral.

mengorganisasi secara kritis. menilai secara kritis.Karakteristik Membaca Kritis • • • • • menginterpretasi secara kritis. menganalisis secara kritis. menerapkan konsep secara kritis .

tokoh-tokoh cerita dan sifatsifatnya. • Kemampuan memahami atau menginterpretasi makna tersirat • Kemampuan menganalisis • Kemampuan menilai isi bacaan .Teknik-teknik yang digunakan untuk meningkatkan sikap kritis • Kemampuan mengingat dan mengenali ide pokok paragraf.

serta maksud yang terkandung dalam pikiran.Menulis Ilmiah kegiatan menyusun serta merangkaikan kalimat agar pesan. gagasan. dan pendapat penulis dapat disampaikan dengan baik . informasi.

mengumpulkan dan mencari informasi. menentukan arah dan fokus tulisan. membaca. merumuskan masalah. mengamati dan lain-lain yang akan memperkaya masukan kognitifnya yang akan diproses pada tahap selanjutnya. sekurang-kurangnya memuat 4 tahap • Tahap persiapan ketika seseorang merencanakan. berdiskusi. mengolah informasi. .Penulisan karya ilmiah dan penyusunan laporan tulisan ilmiah. menarik tafsiran dan inferensi terhadap realitas yang dihadapinya.

sehingga mengantarkannya pada kemampuan untuk menyelesaikan masalah. • Tahap iluminasi Tahap ketika datangnya inspirasi. yaitu gagasan yang muncul secara tiba-tiba dan dilakukan tahap verifikasi atau evaluasi yaitu apa yang dituliskan sebagai hasil dari tahap iluminasi diperiksa kembali. diseleksi dan disusun sesuai dengan fokus laporan atau tulisan yang diinginkan .• Tahap inkubasi Tahap ketika sesorang memproses informasi yang telah dimilikinya.

baik dalam letter. proseding. Di dalam karya ilmiah. paper. Penulis harus menulis daftar referensi yang ada di domain publik yang dapat dibaca oleh pembaca. jurnal. disertasi .Teknik Mengenali Identitas Referensi Referensi adalah cara standar untuk mengakui sumber informasi dan ide-ide yang telah digunakan dalam karya ilmiah yang dibuat oleh peneliti. citation) harus dilakukan dengan baik karena pembaca harus dapat mengecek sumber aslinya mengenai ide atau informasi yang digunakan di dalam karya ilmiah tersebut. thesis. skripsi. penulisan referensi (citation mark.

(3) membaca dengan cermat bab II yang berkaitan dengan masalah belajar. misalnya Masalah Peningkatan Gairah Belajar di Perguruan Tinggi. Langkah yang ditempuh (1) membuka daftar isi. misalnya ditemukan di bab II. Teknik daftar isi. Judul buku Belajar di Perguruan Tinggi. (2) mencari bab dan subbab yang membahas hal belajar. dan bab lain diabaikan . yakni cara daftar isi.Cara menelaah buku yang telah ditemukan Ada cara yang dapat dilakukan.

. maka kata-kata tambahan itu harus dicetak lain (tebal. penulis dapat membuat catatan singkat dalam tanda [sic!] disisipkan di belakang kata yang salah cetak itu.Prinsip-prinsip membuat kutipan • Jangan mengadakan perubahan • Bila dalam teks asli ada kejanggalan atau kesalahan cetak. miring atau renggang) dan diberi catatan kaki yang menyatakan bahwa huruf yang dicetak lain itu adalah dari penulis. • Bila penulis terpaksa harus membuat perubahan atau tambahan. bukan teks asli.

antara lain dengan cara memberi nomor dan catatan kaki.+. harus diberi tanda titik-titik berspasi dalam tanda *…. • Harus dijelaskan sumber asalnya dengan formatformat tertentu.• Bila ingin menghilangkan bagian-bagian tertentu. .

Pada kutipan langsung. kata demi kata dan kalimat demi kalimat. . kalimat yang dikutip itu harus diberi tanda kutip. Pendapat atau gagasan orang lain dimuat secara lengkap. Kutipan langsung tidak boleh terlalu panjang. baik bahasa maupun ejaannya. sesuai dengan teks yang asli.Jenis-jenis kutipan • Kutipan langsung Kutipan langsung adalah kutipan yang ditulis sama persis dengan sumber aslinya. sebaiknya dicantumkan sebagai lampiran ( misalnya sampai satu halaman atau lebih ).

dan diakhiri dengan nomor halaman (Penulis. tahun terbitan.• Kutipan yang panjangnya kurang dari empat baris dimasukkan ke dalam teks – Diketik seperti ketikan teks – Diawali dan diakhiri dengan tanda petik (“) – Sumber rujukan ditulis langsung sebelum atau sesudah teks kutipan – Rujukan ditulis diantara tanda kurung. . spasi. titik dua. Tahun:Halaman). dimulai dengan nama akhir sebagaimana tercantum dalam daftar pustaka. tanda koma.

........Contoh spasi……………………………………………………………………… …………………………………………………………………………… ………………………….........……………………… …………………………………………………………………..…………………………………..……”kecemasan adalah keadaan emosional transisi yang ditandai oleh perasaan subyektif ketegangan dan ketakutan” (Anastasi dan Urbaina... 1998:27)....……… …………………………………………………………………………… ......

• Kutipan yang panjangnya terdiri dari empat baris atau lebih • Diketik satu spasi • Dimulai tujuh ketukan dari batas tepi kiri • Sumber rujukan ditulis langsung sebelum teks kutipan • Apabila pengutip memandang perlu untuk menghilangkan beberapa bagian kalimat. pada bagian itu diberi titik sebanyak tiga buah .

maka pada bagian yang dihilangkan tersebut diganti dengan titik-titik sepanjang satu barisApabila pengutip ingin memberi penjelasan atau menggarisbawahi bagian yang dianggap penting. Titik-titik sepanjang satu baris menandai penghilangan sebuah kalimat. Keterangan tersebut berada diantara tanda kurung. titik-titik sebanyak tiga menandai penghilangan kata. dapat dinyatakan dengan menuliskan symbol (sic!) langsung setelah kesalahan tersebut Kutipan langsung ditampilkan untuk mengemukakan konsep atau informasi sebagai data. . misalnya: (garis bawah oleh pengutip) • Apabila penulis menganggap bahwa ada satu kesalahan dalam kutipan. dan (sic!) menandai adanya kesalahan dalam kalimat.• Bila pengutip ingin menghilangkan satu kalimat atau lebih. pengutip harus memberikan keterangan.

ketakutan... dan kekhawatiran. 1979: 17)..… ..... …………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………...... • “Kecemasan adalah bentuk reaksi yang menggambarkan reaksi emosional yang terdiri dari perasaan subyektif terhadap ketegangan........... dan dengan sendirinya mempertinggi sistem kerja urat syaraf” (Spielberger...contoh • spasi…………………………………………………………………… …………………………………………………………………………… …………………………………....

.Kutipan tidak langsung • kutipan yang hanya mengambil pokok pikiran dari sumber yang dikutip untuk dinyatakan kembali dengan kalimat yang disusun oleh pengutip.

diikuti dengan tahun terbitan diantara tanda kurung . nama akhir sebagaimana tercantum dalam daftar pustaka masuk ke dalam teks.Caranya : • Kalimat-kalimat yang mengandung kutipan ide tersebut ditulis dengan spasi rangkap sebagaimana teks biasa • Semua kutipan harus dirujuk • Sumber sumber rujukan dapat ditulis sebelum atau sesudah kalimat-kalimat yang mengandung kutipan • Apabila ditulis sebelum teks kutipan.

dan diakhiri dengan tahun terbitan . rujukan ditulis di antara tanda kurung.• Apabila ditulis sesudah teks kutipan. dimulai dengan nama akhir sebagaimana tercantum dalam daftar pustaka. titik dua.

Contoh
spasi………………………………………………………..……bahw a kecemasan adalah hal yang wajar dirasakan oleh setiap orang, namun jika sudah terjadi gangguan terhadap kecemasan itu sendiri maka perlu mendapat perhatian yang serius, gangguan kecemasan secara umum diartikan sebagai perasaan cemas yang terus menerus dan berlebihan terhadap sesuatu tanpa alasan yang jelas (Baldwin, 2003: 12).………………………………………………………….

Daftar rujukan
• Daftar rujukan merupakan daftar yang berisi buku, makalah, artikel, atau bahan lainnya yang dikutip baik secara langsung maupun tidak langsung. Bahan-bahan yang dibaca akan tetapi tidak dikutip tidak dicantumkan dalam daftar rujukan, sedangkan semua bahan yang dikutip secara langsung ataupun tidak langsung dalam teks harus dicantumkan dalam daftar rujukan.

Yang harus ditulis
• nama penulis ditulis dengan urutan: nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik • Tahun penerbitan • Judul, termasuk anak judul (subjudul) • Kota tempat penerbitan • Nama penerbit • Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabet, berturut-turut dari atas ke bawah, tanpa menggunakan angka arab (1,2,3, dan seterusnya).

Setelah judul buku diberi tanda titik (. baru nama depan) • Tulislah tahun terbit buku. • Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Setelah nama penerbit diberi tanda titik .).) • Tulislah judul buku (dengan diberi garis bawah atau cetak miring). Setelah tahun terbit diberi tanda titik (. Diantara kedua bagian itu diberi tanda titik dua (:).Cara penulisan daftar rujukan • Tulis nama pengarang (nama pengarang bagian belakang ditulis terlebih dahulu.

maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit. baru buku yang terbit kemudian. Di antara kedua sumber pustaka itu dibutuhkan tanda garis panjang .• Apabila digunakan dua sumber pustaka atau lebih yang sama pengarangnya.

Berasal dari sumber internet – Nama Pengarang – Tanggal revisi terakhhir – Judul Makalah – Media yang memuat – URL yang terdiri dari protocol/situs/path/file – Tanggal akses .

dan dengan huruf besar pada awal setiap kata. kecuali kata penghubung. Judul buku ditulis dengan huruf miring. . Tempat penerbitan dan nama penerbit dipisahkan dengan titik dua (:).Rujukan dari buku Tahun penerbitan ditulis setelah nama penulis dan diakhiri dengan titik.

• Nurgiyantoro. Jakarta: PT. A. .Contoh • Hardjana. B. 1998. Gramedia. Kritik Sastra Sebuah Pengantar. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra.Yogyakarta: BPFE. 1991.

ditulis oleh orang yang sama dan diterbitkan dalam tahun yang sama.Jika ada beberapa buku yang dijadikan sumber. data tahun penerbitan diikuti oleh lambang a. dan seterusnya yang urutannya ditentukan secara kronologis atau berdasarkan abjad judul bukunya. c. b. .

L. • Cornet. & Weeks. Atlanta. Planning Career Ladders: Lessons from the Stales. 1985b. & Weeks. Atlanta.contoh • Cornet. GA. K. Career Ladder Plans: Trends and Emerging lssues-1985. L. . Career Ladder Clearinghouse. GA: Career Ladder Clearinghouse. 1985a. K.

di antara nama penulis dan tahun penerbitan .) jika ada satu editor dan (Eds.) jika editornya lebih dari satu.Rujukan dari Buku yang Berisi Kumpulan Artikel (Ada Editornya) • Menulis rujukan dari buku yang berisi kumpulan artikel (ada editornya) sama dengan menulis rujukan dari buku tetapi ditambah dengan tulisan (Ed.

• Letheridge. 1990. Malang: MSKI Komisariat Malang dan YA3. (Eds) 1980.contoh • Aminuddin (Ed. Pengembangan Penelilian Kualitalif dalam Bidang Bahasa dan Sastra. New York Praeger .R. Bilingual Education: Teaching English as a Second Language. S. & Cannon.). C.

diberi keterangan (Ed. Judul buku kumpulannya ditulis dengan huruf miring.) bila lebih dari satu editor.) .. Nama editor ditulis seperti menulis nama biasa.. dan nomor halamannya disebutkan dalam kurung (.Rujukan dari Artikel dalam Buku Kumpulan Artikel (Ada Editornya) • Nama penulis artikel ditulis di depan diikuti dengan tahun penerbitan.) bila hanya satu editor. Judul artikel ditulis tanpa cetak miring. dan (Eds.

Marker. Contemporary Issues and New Directions in Adult Development of Learning and Memory. 1990. Washington. D. & Walsh.).O.contoh • Hartley. M.: American Psychological Association.T.C.Z. J. . • Hasan. 239-252). Aging in the 1980s: Psychological Issues (hlm. 12-25). Karakteristik Penelitian Kualitatif Dalam Aminuddin (Ed). Poon (Ed. D.. Malang: HISKI Komisariat Malang dan YA3. Dalam L. Pengembangan Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bahasa dan Sastra (hlm.W.A 1980. J.

. dan huruf awal dari setiap katanya ditulis dengan huruf besar kecuali kata hubung.Rujukan dari Artikel dalam Jurnal • Nama penulis ditulis paling depan diikuti dengan tahun dan judul artikel yang ditulis dengan cetak biasa. tahun ke berapa. Judul ditulis dengan cetak miring. Bagian akhir berturut-turut ditulis judul. dan huruf besar pada setiap awal kata. nomor berapa (dalam kurung). dan nomor halaman dari artikel tersebut.

A. Partisipasi dalam Siaran Pedesaan dan Pengadopsian Inovasi Forum Penelitian.contoh • Hanafi. 1989. . 1(1): 33-47.

.Rujukan dari Artikel dalam Jumal dari CD-ROM • Penulisannya di daftar rujukan sama dengan rujukan dari artikel dalam jumal cetak ditambah dengan penyebutan CD-ROMnya dalam kurung.

& Scarcella. R 1979. S.contoh • Krashen. Rate and Eventual Attainment in Second Language Acquisition TESOL Quarterly. . Long.1997). 13:573-82 (CD-ROM: TESOL QuarterlyDigital.. Age. M.

bulan. diikuti oleh tanggal. dan tahun (jika ada). Nomor halaman disebut pada bagian akhir. dan huruf besar pada setiap huruf awal kata. Judul artikel ditulis dengan cetak biasa.Rujukan dari Artikel dalam Majalah atau Koran • Nama penulis ditulis paling depan. Nama majalah ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pertama setiap kata. dan dicetak miring. kecuali kata hubung. .

C. hlm. 70-76. Info Komputer. hlm. • Suryadarma. Prosesor dan Interface: Komunikasi Data. 1990. M. • Huda.contoh • Gardner. 6. Jawa Pos. Do Babies Sing a Universal Song? Psychology Today. . 13 November. S. H. 1991. IV (4): 46-48.V. 1981. Menyiasati Krisis Listrik Musim Kering.

.Rujukan dari Koran Tanpa Penulis • Nama koran ditulis di bagian awal. dan tahun ditulis setelah nama koran. tanggal. kemudian judul ditulis dengan huruf besarkecil dicetak miring dan diikuti dengan nomor halaman. bulan.

Wanita Kelas Bawah Lebih Mandiri.contoh • Jambi Independen. . 3. 22 April. hlm. 1995.

diikuti tahun penerbitan dokumen. . kota penerbit dan nama penerbit.Rujukan dari Dokumen Resmi Pemerintah yang Diterbitkan oleh Suatu Penerbit Tanpa Penulis dan Tanpa Lembaga • Judul atau nama dokumen ditulis di bagian awal dengan cetak miring.

.contoh • Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa 1978. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Pedomon Penulisan Laporan Penelitian.

Rujukan dari Lembaga yang Ditulis Atas Nama Lembaga Tersebut • Nama lembaga penanggungjawab langsung ditulis paling depan. judul karangan ditulis dengan cetak miring. nama tempat penerbitan. . dan nama lembaga yang bertanggungjawab atas penerbitan karangan tersebut. diikuti dengan tahun.

contoh • Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa 1978. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Pedomon Penulisan Laporan Penelitian. .

Rujukan Berupa Karya Terjemahan • Nama penulis asli ditulis paling depan. nama penerjemah. Apabila tahun penerbitan buku asli tidak dicantumkan. judul terjemahan yang dicetak miring. ditulis dengan kata tanpa tahun. diikuti tahun penerbitan karya asli. tahun terjemahan. nama tempat penerbitan. dan nama penerbit terjemahan. .

. Jacobs. Tanpa tahun.C. L.contoh • Ary. Pengantar Penelitian Pendidikan. A. & Razavieh. . 1982. Surabaya: Usaha Nasional. D. Terjemahan oleh Arief Furchan.

dan nama fakultas serta nama perguruan tinggi. tesis. atau disertasi tidak diterbitkan. diikuti tahun yang tercantum pada sampul. nama kota tempat perguruan tinggi. . Tesis. tesis atau disertasi ditulis dengan cetak miring diikuti dengan pernyataan skripsi.Rujukan Berupa Skripsi. judul skripsi. atau Disertasi • Nama penulis ditulis paling depan.

. Tesisi tidak diterbitkan. Malang: Fakultas Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. A. Tindak Tutur Siswa SLTP Santg Timur dalam Komunikasi di Sekolah. 2001.contoh • Sinaga.

dilanjutkan dengan tahun.". dan tanggal serta bulannya.. judul makalah ditulis dengan cetak miring.. nama pertemuan. tempat penyelenggaraan. Penataran. atau Lokakarya • Nama penulis ditulis paling depan.Rujukan Berupa Makalah yang Disajikan dalam Seminar. lembaga penyelenggara. kemudian diikuti pernyataan "Makalah disajikan dalam . .

Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Unibersitas Jambi. Jambi.contoh • Dewi. 2003. Bahasa dalam Bidang Ilmu Hukum. Y. . Makalah disajikan dalam Seminar Bulan Bahasa di Lingkungan FKIP Universitas Jambi. 24 Oktober 2003.

Rujukan dari Internet berupa Karya Individual • Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak. judul karya tersebut (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (Online). diikuti secara berturut-turut oleh. tahun. di antara tanda kurung. dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses. .

(Online). 1990-95: The Calm before the Storm.contoh • Hitchcock. A Survey of SIM Online Journals. (http: // journal. html.. W. Carr. ecs. . uk / survey / survey. soton. ac. diakses 12 Juni 1996). S. & Hall. 1996. L.

nama jurnal (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (Online). . di antara tanda kurung. diikuti secara berturut-turut oleh tahun.Rujukan dari Internet berupa Artikel dari Jurnal • Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak. judul artikel. dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses. volume dan nomor.

edu/epaa/. 4. Vol. Education Policy Analysis Archives. No.cd. No. diakses 20 Januari 2000). (Online).contoh • Griffith. 3. .I. 1.ac. Jurnal Ilmu Pendidikan. (http://olam. • Kumaidi.id. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Coordinating Family and School: Mothering for Schooling. (http://www.malang. A.diakses 12 Februari 1997). Jilid 5. (Online).asu. 1995. 1998.

Rujukan dari Internet berupa Bahan Diskusi • Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak. . topik bahan diskusi. nama bahan diskusi (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (Online). tahun. diikuti secara berturut-turut dengan tanggal. dan diakhiri dengan alamat e-mail sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses. di antara tanda kurung. bulan.

(NETTRAIN@ubvm. (Online). D. Summary of Citing Internet Sites. NETTRAIN Discussion List.cc. 20 November 1995. .contoh • Wilson. diakses 22 Nopember 1995).edu.buffalo.

nama yang dikirimi disertai keterangan dalam kurung (alamat e-mail yang dikirimi). topik isi bahan (dicetak miring).Rujukan dari Internet berupa E-mail Pribadi • Nama pengirim (jika ada) dan disertai keterangan dalam kurung (alamat e-mail pengirim). . diikuti secara berturut-turut oleh tanggal. tahun. bulan.

id) 1 Oktober 1997.net.edu. E-mail kepada Ali Saukah (jippsi@mlg. Dali S. Artikel untuk JIP.ywcn.or id) .E-mail kepada Alisor Hunter (huntera@usq. • Naga. (a. Learning to Use Web Authoring Tools. 10 Juni 1996.au). A.contoh • Davis. (ikip-jkt@indo.davis@uwts.edu.au).